cover
Contact Name
Ahmad Rustam
Contact Email
ahmad.rustam1988@gmail.com
Phone
+6285399507330
Journal Mail Official
ahmad.rustam1988@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.ardenjaya.com/index.php/ajup/1
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Arus Jurnal Pendidikan
Published by Arden Jaya Publisher
ISSN : 28079566     EISSN : 28079558     DOI : 10.57250
Core Subject : Education, Social,
Arus Jurnal Pendidikan atau di singkat dengan (Ajup) adalah jurnal ilmiah yang memuat artikel-artikel hasil-hasil penelitian, kajian literatur, review buku pada bidang pendidikan secara umum, pendidikan yang berkaitan dengan masalah pendidikan baik siswa, guru, sekolah. selain itu, media, metode, model pembelajaran sampai kepada penilaian dan evaluasi pendidikan. Arus Jurnal Pendidikan (Ajup) terbit 3 (tiga) kali dalam setahun yaitu bulan April, Agustus, dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 160 Documents
The Effect of Gratitude Journaling on Depressive Symptoms among University Students Dewanto, Aji Cokro
Arus Jurnal Pendidikan Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v5i3.1951

Abstract

Depression among university students has emerged as a prominent mental health concern, frequently compounded by academic pressures, social transitions, and emotional distress. The present study examined the effect of a brief gratitude journaling intervention on depressive symptoms among Indonesian university students. A quasi-experimental non-equivalent control group design was employed, with ten nursing students aged 17–21 years being assigned to either an experimental group, comprising five participants, or a control group, comprising five participants. The experimental group was tasked with writing three things they were grateful for each night over a period of seven consecutive days, while the control group received no intervention. The severity of depressive symptoms was measured using the Patient Health Questionnaire-9 (PHQ-9) before and after the intervention. The Wilcoxon signed-rank test revealed a significant reduction in depressive symptoms in the experimental group (Z = –2.032, p = .042), whereas no significant change occurred in the control group. The Mann–Whitney U test confirmed a significant difference in gain scores between groups (U = 0.000, p = .009), with a large effect size (r = .83). These findings suggest that gratitude journaling is an effective intervention for reducing depressive symptoms, even when implemented over a brief period. The study emphasizes the potential of gratitude-based interventions as cost-effective and culturally adaptable strategies to promote emotional well-being in higher education contexts.
Implikasi fungsi Manajerial Kepala Sekolah dalam Membangun Budaya Pendidikan Agama Kristen (Pak) yang Kuat: Studi Kasus di Sekolah Kristen Kurniawan, Garry; Siagian, Jans Pandapotan; Samosir, Lustani
Arus Jurnal Pendidikan Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v5i3.1952

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis fungsi manajerial kepala sekolah dalam membangun budaya Pendidikan Agama Kristen (PAK) yang kuat pada sekolah Kristen. Fokus utama penelitian ini adalah memahami bagaimana implikasi berbagai fungsi manajemen meliputi perencanaan, pengorganisasian, penggerakkan dan pengawasan dapat mendukung terbentuknya budaya pendidikan yang berakar pada nilai-nilai kristiani. Penelitian ini menerapkan metode tinjauan pustaka melalui analinis terhadap beberapa sumber literatur yang relevan secara sistematis. Pendekatan ini bertujuan untuk memahami perkembangan terkini dalam bidang manajemen pendidikan Kristen, mengidentifikasi kesenjangan pengetahuan yang ada, serta membangun dasar konseptual dan praktis bagi penelitian lanjutan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan fungsi manajerial kepala sekolah yang konsisten, komunikatif, dan berorientasi nilai menjadi kunci dalam membangun budaya pendidikan agama Kristen yang kuat. Kepala sekolah berperan strategis sebagai pemimpin rohani sekaligus manajer organisasi pendidikan, yang mampu menanamkan nilai-nilai iman Kristen melalui kebijakan, keteladanan, dan sistem kerja yang terarah dalam berbagai fungsi manajemen. Dengan demikian, fungsi manajerial yang dijalankan secara integratif dapat menciptakan budaya sekolah kuat terhadap nilai-nilai spiritual dan karakter kristiani pada organisasi sekolah.
Tiang-Tiang Bermakna: Eksplorasi Etnomatematika dalam Struktur Masjid Tua Muna Ekadayanti, Waode; Ardi, Ridwan; Hayunira, Sasadara; Sisi, La; Hijriani
Arus Jurnal Pendidikan Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v5i3.2075

Abstract

Matematika sering dipandang abstrak dan sulit dipahami karena kurangnya keterkaitan dengan pengalaman nyata siswa. Salah satu pendekatan yang dapat menjembatani hal tersebut adalah etnomatematika, yakni pengintegrasian konsep matematika dengan budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi nilai-nilai etnomatematika yang terdapat pada struktur dan tradisi Masjid Tua Muna, khususnya pada lima tiang utama penyangga masjid. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksploratif dengan pendekatan etnometodologi. Data diperoleh melalui wawancara dengan tokoh masyarakat, kemudian diuji keabsahannya menggunakan teknik triangulasi sumber, serta dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masjid Tua Muna mengandung konsep matematika, antara lain: (1) konsep geometri persegi panjang pada denah masjid; (2) kombinasi balok dan limas segi empat pada struktur atap; (3) bangun ruang tabung pada bentuk tiang penyangga; serta (4) konsep bilangan yang terintegrasi dalam tradisi keagamaan masyarakat Muna. Temuan ini memperlihatkan bahwa arsitektur dan tradisi lokal tidak hanya bernilai religius dan budaya, tetapi juga dapat dijadikan sumber belajar matematika yang kontekstual. Disarankan agar pendidik dan peneliti selanjutnya mengembangkan bahan ajar berbasis etnomatematika Masjid Tua Muna untuk meningkatkan pemahaman konseptual siswa sekaligus menumbuhkan apresiasi terhadap budaya lokal.
Penerapan Strategi Pembelajaran Pdeode dengan Bantuan Kit untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Ipas Di Kelas V Sd Negeri 9 Lawa Basmala, Mohamad; Sisi, La; Parisu, Chairan Zibar L.
Arus Jurnal Pendidikan Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v5i3.2076

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan strategi pembelajaran PDEODE (Predict, Discuss, Explain, Observe, Discuss, Explain) dengan bantuan KIT IPAS terhadap hasil belajar peserta didik pada materi cahaya di kelas V SD Negeri 9 Lawa. Penelitian menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design yang melibatkan dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan strategi PDEODE dengan bantuan KIT dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes awal (pretest), tes akhir (posttest), observasi, serta dokumentasi, dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan pada nilai tes awal antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Namun, terdapat perbedaan signifikan pada nilai tes akhir, di mana kelas eksperimen memperoleh rata-rata 79,9, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang memperoleh rata-rata 74,3. Nilai N-Gain kelas eksperimen juga lebih tinggi dan signifikan dibandingkan kelas kontrol (0,7 kategori sedang-tinggi). Temuan ini menunjukkan bahwa strategi pembelajaran PDEODE dengan bantuan KIT efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi cahaya. Dengan demikian, strategi PDEODE direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran aktif yang mampu meningkatkan pemahaman konsep dan keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran IPAS.
Evaluasi Kebijakan Bantuan Pendidikan (Program Indonesia Pintar/BOS) Dalam Mengatasi Anak tidak Sekolah dan Peningkatan Angka Partisipasi Kasar / Angka Partisipasi Murni (APK/APM) Di Indonesia Fadillah, Labibah Jilan; Putri, Alfina Triana; Fauziah , Habibah; Fajriansyah , Raihan; Arpan , Muhammad; Iqbal , Nur Muhammad
Arus Jurnal Pendidikan Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v5i3.2077

Abstract

Pendidikan merupakan fondasi pembangunan nasional di Indonesia, namun tantangan seperti Anak Tidak Sekolah (ATS) dan rendahnya Angka Partisipasi Kasar (APK) serta Angka Partisipasi Murni (APM) masih menjadi masalah utama, terutama di daerah terpencil dan keluarga miskin. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas Program Indonesia Pintar (PIP) dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dalam mengatasi ATS serta meningkatkan APK/APM. Menggunakan model evaluasi CIPP dan Discrepancy Model, penelitian ini menganalisis implementasi, kontribusi, dampak, dan kendala program berdasarkan data BPS, penelitian terkait, dan studi kasus di beberapa daerah seperti Kabupaten Pekalongan, Mamuju Utara, dan Desa Sidoharjo. Hasil menunjukkan bahwa PIP dan BOS telah berkontribusi signifikan dalam menurunkan ATS dari 4,6 juta anak pada 2020, dengan penurunan angka putus sekolah di jenjang SD dari 0,13% pada 2022 menjadi 0,11% pada 2023, serta peningkatan APK di beberapa wilayah. Namun, kendala seperti keterlambatan pencairan dana, ketidakakuratan data DTKS, dan lemahnya pengawasan di daerah 3T masih menghambat efektivitas. Rekomendasi meliputi peningkatan koordinasi antarinstansi, validasi data, dan sosialisasi intensif untuk mencapai pemerataan pendidikan yang lebih optimal. Penelitian ini memberikan dasar bagi penyempurnaan kebijakan pendidikan nasional.
Pengembangan Media dan Hasil Belajar Peserta Didik melalui Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Septia, Gita; Jasiah
Arus Jurnal Pendidikan Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v5i3.2085

Abstract

Pendidikan di era abad 21 menuntut integrasi antara teknologi dan pedagogi yang mampu menstimulasi kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan berbagai media pembelajaran interaktif yang berbasis pada model Problem Based Learning (PBL) serta dampaknya terhadap hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotorik peserta didik. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah sintesis dari berbagai penelitian pengembangan (Research and Development) yang menggunakan model ADDIE, 4D, dan Borg & Gall. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi media pembelajaran seperti aplikasi mobile, flipbook digital, video animasi, dan multimedia interaktif dengan sintaks PBL terbukti valid dan praktis untuk digunakan. Temuan utama menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada hasil belajar peserta didik, yang dibuktikan dengan perolehan skor N-Gain dalam kategori sedang hingga tinggi. Selain itu, penggunaan media berbasis masalah ini mampu meningkatkan motivasi, keaktifan, dan kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam memecahkan masalah kontekstual.
Enhancing Statistical Thinking through Cooperative Mathematics Learning on Data Dispersion: A Classroom Action Research Study (2025) Supratman; Rustam, Ahmad; Ramlan, Andi Mariani; Sirad, La Ode
Arus Jurnal Pendidikan Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v5i3.2095

Abstract

 Statistical thinking is a fundamental competency in mathematics education, particularly in enabling students to interpret, analyze, and make decisions based on data. One essential topic that supports the development of statistical thinking is data dispersion, which includes measures such as range, variance, standard deviation, and interquartile range. However, many elementary students experience difficulties in understanding these concepts due to abstract explanations and teacher-centered instructional practices. This study aims to enhance students’ statistical thinking skills through the implementation of cooperative learning in mathematics instruction focusing on data dispersion. The research employed Classroom Action Research (CAR) conducted in 2025 with fourth-grade students at a public elementary school in Indonesia. The study was implemented across three cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection stages. Data were collected through statistical thinking tests, observation sheets, and learning achievement assessments. The findings reveal a significant improvement in students’ statistical thinking abilities and learning outcomes across cycles, with classical mastery increasing from 61.1% in Cycle I to 83.3% in Cycle III. The results indicate that cooperative mathematics learning effectively facilitates conceptual understanding of data dispersion and fosters active engagement, reasoning, and collaboration among students. This study contributes to mathematics education research by providing empirical evidence on the role of cooperative learning in strengthening statistical thinking at the elementary level.
Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Implementasi Sistem Informasi Manajemen Pendidikan di Seribu Bulan Boarding School Tenjo – Bogor Samsudin; Subagyo, Ahmad; Aghnia, Lulu Azmi; Sibthi, Humam Rasyidu
Arus Jurnal Pendidikan Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v5i3.2099

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen sumber daya manusia (SDM) dalam implementasi Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (SIM-P) di Seribu Bulan Boarding School Tenjo, Bogor. Fokus penelitian terletak pada strategi pengelolaan SDM, kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan, pemanfaatan SIM-P dalam proses administrasi dan akademik, serta faktor pendukung dan penghambat. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SIM-P sangat dipengaruhi oleh kualitas SDM, kesiapan sekolah dalam pengembangan kompetensi digital, dan model manajemen berbasis kolaborasi. Faktor pendukung meliputi kepemimpinan kepala sekolah, budaya organisasi yang terbuka terhadap inovasi, serta ketersediaan infrastruktur digital. Adapun hambatan yang ditemukan adalah variasi kompetensi SDM, resistensi terhadap perubahan, dan keterbatasan pelatihan berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan manajemen perubahan, pelatihan rutin, dan pengembangan unit kerja khusus SIM-P.
Pengembangan Program Summercamp bagi Anak-anak Yatim Menggunakan Model ADDIE di Yayasan Satu Benih Tenjo, Bogor Samsudin; Subagyo , Ahmad; Aghnia, Lulu Azmi; Sibthi, Humam Rasyidu; Wicaksono, Dirgantara
Arus Jurnal Pendidikan Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v5i3.2175

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan Program Summercamp bagi anak-anak yatim di Yayasan Satu Benih sebagai wahana pembinaan karakter, spiritualitas, kerja sama, dan kemandirian melalui kegiatan liburan yang bermakna dan membahagiakan. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah anak-anak yatim peserta Summercamp yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Summercamp yang dikembangkan layak dan efektif dalam menumbuhkan nilai berbagi kebahagiaan, meningkatkan sikap spiritual, memperkuat karakter positif, serta mengembangkan kemampuan kerja sama dan kemandirian peserta. Program ini memberikan pengalaman belajar nonformal yang kontekstual, menyenangkan, dan relevan dengan kebutuhan psikososial anak-anak yatim. Dengan demikian, program Summercamp berbasis model ADDIE dapat menjadi alternatif inovatif dalam pengembangan pendidikan karakter dan pembinaan holistik anak yatim pada lembaga sosial dan pendidikan nonformal.
Mengukur Storytelling Literasi Numerasi Siswa Sekolah Dasar Berbasis Interpersonal Siswa Untuk Penguatan Keterampilan Abad 21 Zulaeha, Ode
Arus Jurnal Pendidikan Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v5i3.2279

Abstract

Kemampuan storytelling merupakan keterampilan penting dalam pembelajaran literasi dan numerasi karena mengintegrasikan kemampuan berbahasa, penalaran logis, serta interaksi sosial siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kemampuan storytelling literasi–numerasi siswa sekolah dasar berbasis interpersonal sebagai upaya penguatan keterampilan abad 21 di Kota Ternate. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-korelasional. Subjek penelitian melibatkan siswa sekolah dasar di Kota Ternate yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa rubrik asesmen storytelling literasi–numerasi dan angket interpersonal siswa yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan analisis korelasi untuk mengetahui hubungan antara kemampuan storytelling dan aspek interpersonal siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan storytelling literasi–numerasi siswa berada pada kategori sedang hingga tinggi, dengan dimensi interpersonal—seperti komunikasi, empati, dan kerja sama—memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap kualitas storytelling. Temuan ini mengindikasikan bahwa penguatan aspek interpersonal berperan penting dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi siswa sebagai bagian dari keterampilan abad 21. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi guru dalam mengembangkan asesmen autentik dan strategi pembelajaran literasi–numerasi yang berorientasi pada penguatan kemampuan interpersonal siswa, khususnya dalam konteks pendidikan dasar di Kota Ternate.