cover
Contact Name
Ahmad Rustam
Contact Email
ahmad.rustam1988@gmail.com
Phone
+6285399507330
Journal Mail Official
ahmad.rustam1988@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.ardenjaya.com/index.php/ajup/1
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Arus Jurnal Pendidikan
Published by Arden Jaya Publisher
ISSN : 28079566     EISSN : 28079558     DOI : 10.57250
Core Subject : Education, Social,
Arus Jurnal Pendidikan atau di singkat dengan (Ajup) adalah jurnal ilmiah yang memuat artikel-artikel hasil-hasil penelitian, kajian literatur, review buku pada bidang pendidikan secara umum, pendidikan yang berkaitan dengan masalah pendidikan baik siswa, guru, sekolah. selain itu, media, metode, model pembelajaran sampai kepada penilaian dan evaluasi pendidikan. Arus Jurnal Pendidikan (Ajup) terbit 3 (tiga) kali dalam setahun yaitu bulan April, Agustus, dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 180 Documents
The Suicide Behaviours Questionnaire dan Brief Symptom Inventory: Validasi Skala Kontekstual pada Mahasiswa di Indonesia Setyaningtyas, Angelina Dyah Arum; Anggraeni, Dewi Soerna; Rahmawan, Ridwan
Arus Jurnal Pendidikan Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v6i1.2398

Abstract

This study aims to validate the Suicide Behaviors Questionnaire-Revised (SBQ-R) and the Brief Symptom Inventory (BSI) in the context of Indonesian university students. A quantitative approach with a cross-sectional survey design was employed. Participants consisted of 365 active students aged 18–25 years, selected through purposive sampling. The validity and reliability of both instruments were examined using Cronbach's alpha analysis, inter-item correlations, and group difference tests. Results indicated that SBQ-R demonstrated high reliability (α = 0.834) for assessing suicide risk, while BSI showed very high reliability (α = 0.973) in evaluating psychological distress. These findings confirm that both instruments are valid and reliable tools for Indonesia's cultural context. This study contributes significantly to the development of evidence-based screening tools for preventing suicide risk and psychological distress among students, emphasizing the importance of culturally sensitive approaches in mental health interventions.
Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru di SMP Islam Al-Azhar 24 Kota Makassar Nur, Dwi Utami Hidaya
Arus Jurnal Pendidikan Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v6i1.2415

Abstract

It is the purpose of this study to determine the description of the principal's managerial competence in improving teachers’ performance in SMP Islam Al-Azhar 24 Makassar and to find out the supporting and inhibiting factors of the principal's managerial competence. This study is a descriptive qualitative research. The source of the data was obtained from the school principal, vice principal and teachers at SMP Islam Al-Azhar 24 in Makassar City. Data collection techniques used were interviews, observation and documentation. This study found that planning, organizing, implementing and supervising were strategies applied by the principal during his leadership time in schools to improve teachers’ performance in classroom learning. The principle prepared school activities programs and engaged teachers and staff to participate in the program during the drafting process, hence teachers’ competencies can be honed better as well as their performance. The improvements implemented not only in learning time but also in the school activity. In addition, maximizing the use of facilities and infrastructure for teachers and the implementation of program activities in order to improve teacher performance were the principle’s main concern for the sake of teachers’ performance. In the principal's managerial competence there were also factors that support and inhibit it. Principal's leadership, solid teamwork, organized work systems and school conditions or situations are factors that support the principal in implementing his managerial competence in the school. Whilst, for the inhibiting factors such as situational or conditions; like the appearance of competitors, make the principal felt more challenged in improving his managerial competence for the better.
Spiritualitas dan Strategi Koping Generasi Z dalam Menghadapi Tantangan Kehidupan Modern: Studi Korelasional Masitoh, Dwi; Pratama, Mahsa Ramadhan; Habibi, Muhammad Luthfiannoor; Ningsih, Nony Wahyu
Arus Jurnal Pendidikan Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v6i1.2449

Abstract

Perubahan sosial dan perkembangan teknologi digital yang cepat telah membentuk dinamika kehidupan generasi Z yang sarat dengan tekanan psikologis, seperti kecemasan, stres, dan kebingungan identitas. Kondisi tersebut menuntut individu memiliki kemampuan adaptif untuk menghadapi berbagai tuntutan kehidupan modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara spiritualitas dan strategi coping dalam menghadapi tantangan kehidupan modern pada mahasiswa generasi Z. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto. Responden penelitian berjumlah 60 mahasiswa generasi Z berusia 18–25 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner skala Likert yang terdiri dari 30 butir pernyataan yang mencakup tiga variabel, yaitu spiritualitas, strategi coping, dan tantangan generasi Z. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spiritualitas memiliki hubungan positif dan signifikan dengan strategi coping (r = 0,378; p < 0,05). Spiritualitas juga memiliki hubungan signifikan dengan tantangan generasi Z (r = 0,201; p < 0,05), meskipun dengan kekuatan hubungan yang relatif rendah. Sementara itu, strategi coping menunjukkan hubungan yang kuat dengan tantangan generasi Z (r = 0,726; p < 0,05). Analisis regresi menunjukkan bahwa spiritualitas dan strategi coping secara simultan memberikan kontribusi sebesar 53,9% terhadap kemampuan generasi Z dalam menghadapi tantangan kehidupan modern. Temuan ini menunjukkan bahwa spiritualitas dapat memberikan makna hidup dan ketenangan psikologis, sedangkan strategi coping berperan penting dalam membantu individu mengelola tekanan secara adaptif. Oleh karena itu, penguatan spiritualitas dan pengembangan keterampilan coping perlu menjadi perhatian dalam upaya mendukung kesehatan mental mahasiswa di lingkungan pendidikan tinggi.
Strategi Ustadz dalam Meningkatkan dan Mempertahankan Hafalan Al-Quran Santri Pondok Pesantren Markiz Daarul Quran Amin, Muhammad Adzin Al; Napisah, Siti Novi
Arus Jurnal Pendidikan Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v6i1.2450

Abstract

Tahfidz Al-Qur’an merupakan salah satu proses pendidikan untuk mendekatkan santri kepada sang pencipta melalui  kitab suci-Nya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana strategi Ustadz dalam meningkatkan dan menjaga hafalan Al-Qur’an pada santri di pondok pesantren Markiz Daarul Qur’an Was Sunnah dan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif melalui studi kasus. Hal ini dikarenakan penulis memiliki minat untuk mengetahui langsung bagaimana pembelajaran tahfidz berjalan di pesantren, kemudian dengan kondisi pondok pesantren Markiz itu sendiri yang sangat sederhana, dan dengan notabene beragam karakter santri dan fasilitas pesantren yang masih terbatas. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi untuk memperoleh pemahaman tentang bagaimana guru tahfidz merancang, melaksanakan dan mengawasi proses setoran dan murajaah harian para santri. Analisis data terjadwal ke proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memberikan gambaran sistematis tentang strategi pembelajaran tahfidz yang digunakan oleh para pengajar atau ustadz tahfidz di pondok tersebut.
Efektivitas Penerapan Elektronik Kinerja (Ekinerja) di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tolitoli Furqan, Muh; Hattab , Syahruddin; Susanti, Ani
Arus Jurnal Pendidikan Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v6i1.2452

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Efektivitas Penerapan Elektronik Kinerja (e-Kinerja) Di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tolitoli. Penelitian ini mengkaji tentang efektivitas penerapan elektronik kinerja (e-Kinerja) dengan mengacu kepada teori Edy Sutrisno yang mengukur efektivitas dari indikator Pemahaman Program, Tepat Sasaran, Tepat Waktu, Tercapainya Tujuan dan Perubahan Nyata. Jenis penelitian yang digunakan Adalah penelitian analisis kualitatif, yaitu jenis penelitian menggunakan metode pemecahan masalah yang diteliti dengan memberikan Gambaran secara sistematis, faktual dan akurat mengenani keadaan objek penelitian terhadap gejala-gejala yang terjadi pada objek yang diteliti berdasarkan fakta-fakta yang ada pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tolitoli. Penetapan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive yaitu dengan cermat memilih dan menentukan orang-orang yang lebih mengetahui masalah yang diteliti dan untuk memberikan data yang aktual dan akurat. Data yang disajikan dalam penelitian ini Adalah data yang diperoleh langsung dilapangan berupa data wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan Efektivitas Penerapan Elektronik Kinerja (e-Kinerja) di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tolitoli dari indikator tepat sasaran, tercapainya tujuan, dan perubahan nyata telah berjalan dengan baik namun terdapat kendala yaitu dalam indikator pemahaman program dan pemahaman program dan tepat waktu belum tercapai secara maksimal karena masih ada sebagian ASN yang terlambat melakukan pengisian yang telah ditetapkan batas pengisian dan juga belum memahami program.
Analisis Kecemasan Siswa Kelas X dalam Membaca dan Menghafal Al-Qur’an pada Pembelajaran PAI Anggela, Mira; Mubarokah , Rosi; Hayqel, Muhammad; Hidayat, Royan; Rani, Muhamad Fahresa; Surawan , Surawan
Arus Jurnal Pendidikan Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v6i1.2461

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan keimanan peserta didik, salah satunya melalui kegiatan membaca dan menghafal Al-Qur’an. Namun, dalam proses pembelajaran, sebagian siswa masih mengalami kecemasan ketika diminta membaca Al-Qur’an di depan kelas, seperti merasa gugup, takut melakukan kesalahan, dan kurang percaya diri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kecemasan siswa kelas X saat membaca dan menghafal Al-Qur’an dalam pembelajaran PAI.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas X dan guru PAI. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian siswa mengalami kecemasan dalam membaca Al-Qur’an di depan kelas, yang ditandai dengan rasa gugup, kurang percaya diri, dan takut melakukan kesalahan. Meskipun terdapat siswa yang mampu membaca dengan lancar, masih ditemukan siswa yang kurang lancar dan menunjukkan tingkat kecemasan yang bervariasi, yaitu rendah, sedang, dan tinggi. Faktor yang mempengaruhi kecemasan antara lain rasa takut melakukan kesalahan, perasaan bahwa kemampuan teman lebih baik, serta kurangnya kebiasaan membaca di depan banyak orang. Dengan demikian, guru PAI perlu menciptakan suasana pembelajaran yang mendukung melalui pemberian motivasi, bimbingan, serta latihan membaca secara bertahap agar kepercayaan diri siswa meningkat dan kecemasan dapat berkurang.
Kontinuitas Santri dalam Pelaksanaan Sholat Dhuha dan Implikasinya terhadap Kedisiplinan (Studi Kualitatif di Pondok Pesantren Tahfizh Al-Qur’an Al-Amin Deli Serdang) Hakim, Muhammad Amirul; Ginanjar, Taufiq Fauzan
Arus Jurnal Pendidikan Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v6i1.2464

Abstract

Sholat Dhuha sebagai ibadah sunnah memiliki dimensi spiritual dan pedagogis yang berpotensi membentuk sikap disiplin santri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses kontinuitas pelaksanaan sholat Dhuha pada santri serta menganalisis implikasinya terhadap kedisiplinan santri di Pondok Pesantren Tahfizh Al-Qur’an Al-Amin Deli Serdang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi pimpinan pesantren, ustadz/ustadzah, dan santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan sholat Dhuha dilaksanakan secara terstruktur melalui penjadwalan rutin, keteladanan guru, dan pengawasan berkelanjutan. Kontinuitas tersebut berimplikasi positif terhadap kedisiplinan santri, khususnya dalam disiplin waktu, ketaatan terhadap tata tertib, serta tanggung jawab dalam kegiatan belajar dan ibadah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kontinuitas dalam pelaksanaan sholat Dhuha berperan penting dalam membentuk karakter disiplin santri.
Penerapan Metode Talaqqi dalam Pembelajaran Membaca dan Menghafal Quran Pada Anak Tingkat SD Di Ajman Gustami, Belina Anggia; Ihsan, Abd. Qahhar Aqilah
Arus Jurnal Pendidikan Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v6i1.2466

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode talaqqi dalam pembelajaran membaca dan menghafal Al-Qur’an pada anak tingkat Sekolah Dasar di Ajman, Uni Emirat Arab, serta mengkaji hasil dan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan termasuk dalam kategori studi lapangan (field research). Subjek penelitian adalah dua peserta didik tingkat Sekolah Dasar yang mengikuti program privat hafalan Al-Qur’an. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode talaqqi efektif dalam meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur’an dan kualitas bacaan peserta didik, meskipun mereka belum mampu membaca Al-Qur’an secara mandiri. Penerapan talaqqi secara konsisten membantu peserta didik menghafal surat-surat pendek hingga mencapai surat Al-Lail, serta memperbaiki ketepatan makhraj dan kelancaran bacaan. Namun, dalam pelaksanaannya ditemukan beberapa kendala, seperti keterbatasan waktu, perbedaan kemampuan peserta didik, kurangnya muroja’ah di rumah, dan lingkungan belajar yang kurang kondusif. Oleh karena itu, metode talaqqi perlu didukung dengan peran aktif orang tua serta dipadukan secara bertahap dengan pembelajaran huruf hijaiyah agar peserta didik tidak hanya mampu menghafal, tetapi juga dapat membaca Al-Qur’an secara mandiri di masa mendatang.
Dinamika Kedisiplinan Santri: Antara Ketegasan Pesantren Dan Karakter Generasi Z Di Pondok Pesantren Muhammadiyah Boarding School (MBS) Bumiayu Setiawan, Ilham Dwi; Mahyani, Aang
Arus Jurnal Pendidikan Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v6i1.2478

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika kedisiplinan santri di Pondok Pesantren Muhammadiyah Boarding School (MBS) Bumiayu yang berada di antara ketegasan sistem pesantren dan karakter santri Generasi Z. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan antara ketegasan tata tertib pesantren yang telah dirumuskan secara formal dengan realitas perilaku santri yang masih menunjukkan berbagai bentuk pelanggaran disiplin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi yang melibatkan pengasuh pesantren, musyrif dan musyrifah, wali kelas, serta santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketegasan pesantren di MBS Bumiayu telah dibangun melalui tata tertib pesantren dan pakta integritas wali santri, namun implementasinya belum berjalan optimal akibat lemahnya konsistensi pendampingan oleh musyrif dan musyrifah. Respons santri Generasi Z terhadap ketegasan pesantren sangat dipengaruhi oleh kedekatan emosional dengan pendamping, sehingga kurangnya pendekatan humanis memunculkan kepatuhan semu dan perilaku menyimpang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembinaan kedisiplinan santri di pesantren memerlukan keseimbangan antara ketegasan aturan dan pendekatan humanis yang berorientasi pada internalisasi nilai tauhid, iman, dan ibadah.
Peran Pengajar dalam Perkembangan Hifzhul Qur’an di Madrasah Tahfizhul Qur’an Magelang Amirudin; Mukarom
Arus Jurnal Pendidikan Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v6i1.2480

Abstract

Penyelenggaraan program menghafal Al-Qur'an memerlukan peran pengajar yang strategis dalam mengelola bimbingan dan motivasi santri guna menjaga kualitas hafalan secara konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam peran pengajar dalam proses bimbingan, pemberian motivasi, serta sistem evaluasi hafalan di Madrasah Tahfizhul Qur'an Minhajus Sunnah Magelang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari tiga orang pengajar yang memiliki pengalaman mengajar selama sepuluh hingga lima belas tahun serta para santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengajar menerapkan metode talaqqi dengan pembagian jadwal yang ketat antara setoran hafalan baru dan hafalan lama untuk menjaga kualitas kemutkinan. Selain itu, pengajar berperan sebagai motivator utama melalui pendekatan personal dan spiritual guna mengatasi kendala psikologis santri seperti rasa malas atau penurunan semangat. Sistem evaluasi dilakukan secara kontinu setiap hari menggunakan instrumen buku pantauan hafalan yang mencatat perkembangan ayat, tingkat kelancaran, serta melibatkan koordinasi aktif dengan orang tua melalui catatan dan paraf. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas peran pengajar sebagai pembimbing dan motivator sangat menentukan keberhasilan santri dalam mencapai target hafalan, di mana sinergi antara bimbingan metode yang tepat, motivasi yang intensif, dan evaluasi yang terukur mampu mengatasi berbagai hambatan dalam proses menghafal Al-Qur'an.