cover
Contact Name
E Sutandar
Contact Email
Erwin_sutandar@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
fanypuspabella@student.untan.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia. E-mail: jmts@teknik.untan.ac.id
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
ISSN : -     EISSN : -     DOI : https://dx.doi.org/10.26418/jelast.v9i1.53691
Core Subject : Engineering,
Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, Kota Pontianak termasuk ke dalam daerah dengan gempa ringan. Setiap perancangan bangunan di Kota Pontianak saat ini harus memperhitungkan parameter gaya gempa. Sehingga dilakukan perhitungan struktur gedung 7 lantai Sekolah Santu Petrus untuk mendapatkan dimensi komponen struktur yang tahan terhadap beban gempa. Perancangan gedung ini merupakan struktur beton bertulang dengan Sistem Rangka Pemikul Momen dan dimodelkan dengan bantuan program analisis struktur. Struktur dianalisis terhadap beban yang bekerja pada gedung tersebut. Pada analisis pengaruh gempa, gedung ini termasuk kategori desain seismik KDS D, maka dalam analisisnya akan mengikuti persyaratan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Hasil kontrol perilaku struktur terdapat ketidakberaturan struktur tipe 2 dan 3 serta ketidakberaturan vertikal struktur tipe 2. Dimensi struktur pelat lantai setebal 100 mm, balok induk 300/600 mm dan 450/800 mm, balok anak 300/600 mm dan 200/400 mm, serta kolom persegi 700/700 mm dan kolom bundar diameter 700 mm. Fondasi yang digunakan adalah fondasi dalam tiang pancang karena sesuai dengan kondisi tanah di Kota Pontianak.
Arjuna Subject : -
Articles 1,475 Documents
PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG DAN FASUM MAPOLRES KUBURAYA Reski, Lidiya; Nuh, Safaruddin M.; Rafie, Rafie
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i1.53764

Abstract

Penulisan ini merupakan pemaparan hasil penelitian kuantitatif mengenai penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja pada proyek pembangunan gedung dan fasum mapolres Kuburaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja di proyek tersebut. Selain itu, penelitian yang bersifat deskriptif ini juga ditujukan untuk mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dihadapi saat pelaksanaan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa secara umum pelaksanaan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja di proyek tersebut berjalan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Namun, masih terdapat beberapa hal yang menghambat seperti kurangnya kesadaran individu akan pentingnya K3 terutama dispilin penggunaan Alat Pelindung Diri.Masih tingginya angka kecelakaan di bidang konstruksi serta adanya tuntutan global dalam perlindungan tenaga kerja diperlukan upaya-upaya ke depan untuk mewujudkan tercapainya kecelakaan nihil pada kegiatan pelaksanaan konstruksi, sejak dikeluarkannya peraturan pemerintah tentang keselamatan dan kesehatan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja pada proyek pembangunan gedung dan fasum Mapolres Kuburaya serta mengetahui faktor-faktor sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja terhadap tingkat kecelakaan kerja pada proyek pembangunan tersebut.Key Words: Penerapan, Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Proyek Pembangunan Gedung
ANALISIS ANGKUTAN SEDIMEN DASAR PADA SUNGAI SEKADAU Septiadi, Sakti; Nurhayati, Nurhayati; Herawati, Henny
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v11i1.76616

Abstract

Kondisi Sungai Sekadau dipengaruhi oleh pemanfaatan ruang dan aktivitas penduduk pada lingkungan Sungai Sekadau. Seiring dengan meningkatnya aktivitas manusia di Sungai Sekadau telah berdampak pada ekosistem perairan seperti pembukaan lahan, pertanian, perkebunan dan pertambangan. Hal ini meningkatkan erosi di sepanjang aliran sungai yang menyebabkan peningkatan jumlah sedimen di sungai dan menyebabkan sedimentasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik dan besarnya laju sedimen dasar di Sungai Sekadau. Penelitian ini menggunakan data sekunder yaitu peta DAS Sekadau dan menggunakan data primer yaitu kecepatan aliran, lebar penampang sungai, kedalaman penampang sungai, dan sampel sedimen dasar. Analisis laju sedimentasi digunakan metode Meyer Peter Muller. Karakteristik sedimen di Sungai Sekadau memiliki gradasi partikel butiran halus D35 berkisar 0,100 mm - 0,188 mm, D50 berkisar 0,100 mm - 0,220 mm, dan D90 berkisar 0,190 mm - 0,393 mm. Berat jenis sedimen berkisar antara 2,53 ton/m ³ - 2,57 ton/m ³, sedangkan kecepatan jatuh partikel sedimen menunjukan dengan nilai kecepatan 0,01 m/detik - 0,048 m/detik. Berdasarkan hasil analisis laju sedimen dasar pada Sungai Sekadau untuk nilai laju sedimen dasar tertinggi bagian Hilir sebesar 1,42 kg/detik dan nilai terendah di bagian Hulu sebesar 0,099 kg/detik.
PERHITUNGAN VOLUME TIMBUNAN TANAH LATERIT SKALA LABORATORIUM MENGGUNAKAN SENSOR LiDAR DAN SKETCHUP Palviyoruspane, Christian Frederic; Syafrianto, Muhammad Khalid; Mukhtar, Wahdaniah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i3.67962

Abstract

LiDAR merupakan penginderan jauh aktif yang memanfaatkan pemancaran energi ke/objek/yang berada pada permukaan bumi untuk kembali ditangkap oleh sensor. Penginderaan jauh adalah proses pengumpulan informasi mengenai/objek tanpa menyentuh objek secara langsung. Perhitungan volume timbunan kerap menjadi permasalahan pada kegiatan pertambangan seperti memakan waktu yang lama atau biaya yang besar. Penelitian..ini bertujuan untuk mengetahui keakurasian sensor LiDAR dengan membandingkan volume timbunan menggunakan perhitungan aktual, sensor LiDAR dan software SketchUp. Metode/yang/digunakanupadaLpenelitian iniLadalahLmetode kuantitatif dengan sampel timbunan tanah laterit dengan volume aktual sebesar 4,9 liter. Timbunan terdiri dari 3 timbunan asli dan 2 timbunan hasil quartering dari 3 timbunan asli. Volume timbunan tanah laterit yang didapat dari sensor LiDAR pada timbunan 1, 2 dan 3 masing-masing sebesar 4,24 liter, sedangkan timbunan 4 dan 5 sebesar masing-masing 4,53 liter. Volume timbunan tanah laterit yang diperoleh dari perhitungan menggunakan software SketchUp pada timbunan 1 dan 2 masing-masing sebesar 4,33 liter, timbunan 3 sebesar 4,27 liter, timbunan 4 sebesar 4,45 liter dan timbunan 5 sebesar 4,52 liter. Tingkat akurasi volume sensor LiDAR terhadap volime actual sebesar 88,9% dan tingkat akurasi volume dari software SketchUp sebesar 89,4%.
STUDI PENANGANAN JALAN KABUPATEN BERBASIS METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) DI KABUPATEN KUBU RAYA Zaki, Sheva Naufal; Kadarini, S. Nurlaily; Azwansyah, Heri
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i1.62848

Abstract

Kabupaten Kubu Raya memiliki luas wilayah 70 kali lebih luas dari Kota Pontianak dan letak geografis yang dipisahkan oleh sungai   menyebabkan kegiatan penanganan jalan sulit berjalan optimal. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis dan mendapatkan urutan prioritas penanganan jalan Kabupaten. Untuk menentukan urutan prioritas pemeliharaan jalan digunakan metode Analitycal Hierarchy Process (AHP). Beberapa kriteria yang dibandingkan (tingkat kepentingannya) adalah kondisi jalan, alokasi anggaran, tata guna lahan, volume lalu lintas, dan faktor kebijakan. Dalam penelitian ini perhitungan bobot prioritas penanganan jalan menggunakan software expert choice. Dengan menggunakan metode AHP maka urutan prioritas penanganan jalan di Kabupaten Kubu Raya berdasarkan nilai bobot tertinggi sampai dengan bobot terendah adalah ruas jalan Rasau Jaya "“ Parit Sarem bobot 15,40%, ruas jalan Sungai Kakap "“ Tanjung Intan bobot 10,70%, ruas jalan Cendana bobot 8,70%, ruas jalan Sekunder C "“ Bintang Mas I bobot 7,40%, ruas jalan Kuala Dua "“ Parit Ngabeh bobot 6,70%, ruas jalan Bhakti bobot 6,50%, ruas jalan Batu Ampar "“ Karang Anyar bobot 6,40%, ruas jalan Madusari bobot 6,10%, ruas jalan Pinang Luar "“ Pinang Dalam bobot 6,00%, ruas jalan Sungai Kerawang "“ Muara Tiga bobot 6,00%, ruas jalan Air Putih - Ambawang bobot 5,80%, ruas jalan Supadio "“ Sekunder C bobot 5,70%, ruas jalan Hutan Kota - Sekunder C bobot 5,00%, dan urutan terakhir adalah ruas jalan Kampung Baru - Air Putih bobot 3,60%.
IDENTIFIKASI OBJEK DAYA TARIK WISATA DI PANTAI TANJUNG BURUNG KABUPATEN MEMPAWAH Aditya Putera Luwansah; Riska Aprilia Ayuningtyas; Gusti Zulkifli Mulki
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i3.57703

Abstract

Pantai Tanjung Burung merupakan salah satu objek daya tarik wisata baru yang ada di Kabupaten Mempawah. Pantai Tanjung Burung memiliki potensi pantai yang ditumbuhi pohon mangrove dan pohon kelapa yang menjadi daya tarik wisata yang ada di Pantai Tanjung Burung. Selain itu Pantai Tanjung Burung memiliki beberapa fasilitas seperti gazebo, jembatan titan, spot foto, dan berbagai fasilitas lainnya. Pengembangan objek daya tarik wisata Pantai Tanjung Burung yang belum maksimal menyebabkan objek wisata ini kurang menarik. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi objek dan daya tarik wisata berdasarkan konsep 4A yaitu Atraction (atraksi), Amenity (fasilitas), Accessibility (aksesibilitas), Anciliary (pelayanan tambahan). Pendekatan pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil identifikasi dari objek daya tarik wisata Pantai Tanjung Burung didapatkan atraksi yang ditawarkan dari wisata Pantai Tanjung Burung yaitu keindahan alam yang masih alami dengan ditumbuhi pohon mangrove. Selain itu wisatawan dapat menanam mangrove, bersantai, berfoto, dan memancing di Pantai Tanjung Burung. Fasilitas yang ada di Pantai Tanjung Burung memiliki kondisi yang kurang memadai. Beberapa fasilitas seperti gazebo juga rusak terkena abrasi pantai. Kondisi air bersih, listrik dan telkomunikasi juga belum ada. Aksesibilitas Pantai Tanjung Burung memiliki dua rute. Salah satu rute memiliki kondisi jalan yang rusak. Pantai Tanjung Burung dikelola oleh lembaga Mangrove Pantai Tanjung Burung (MPTB).
ANALISIS KUAT TEKAN RESIN EPOKSI CAMPURAN AGREGAT HALUS PASIR SILIKA DAN PASIR BIASA PADA MORTAR POLIMER Aditia, Candyda Renny; Elvira, Elvira; Rustamaji, Rustamaji
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i4.79558

Abstract

Mortar adalah campuran yang terdiri dari pasir, bahan perekat serta air, dan diaduk sampai homogen. Mortar mempunyai fungsi yang penting dalam suatu bangunan seperti pada pekerjaan pasangan pondasi, pasangan batubata ataupun pada pekerjaan dinding. Khusus untuk pekerjaan dinding, sekarang banyak dijumpai pekerjaan dinding yang retak pada plesterannya dan tidak kedap air, akibat dari retaknya plesteran yang ada pada pasangan dinding akan mengakibatkan pada pasangan dinding ini selalu terlihat basah akibatnya rembesan air dari bagian luar dinding dapat menyebabkan rusaknya cat dan timbulnya jamur pada dinding tersebut. Saat ini campuran mortar yang banyak dipakai untuk plesteran dinding menggunakan perbandingan semen dan pasir adalah 1 : 2, hingga 1 : 6, tetapi dengan campuran yang ada ini masih terdapat banyak kelemahannya Masyarakat masih sering menggunakan semen portland sebagai bahan pengikat utama dalam pembuatan mortar. Penggunaan bahan pengikat lain terkadang ditambahkan di dalam pembuatan mortar. Salah satunya adalah dengan penambahan kapur yang berfungsi sebagai bahan ikat mortar yang mengurangi jumlah semen dan menaikkan kuat tekan mortar. Oleh karena itu perlu dicoba bahan tambah lain yang fungsinya hampir sama dengan kapur dan semen portland yang berfungsi sebagai bahan pengikat yang mengurangi penggunaan semen portland. Peneliti akan mengadakan penelitian mengenai penggunaan epoksi sebagai bahan matrik pengganti semen pada pembuatan mortar. Resin epoksi banyak digunakan untuk bahan komposit di beberapa bagian struktur, resin ini juga dipakai sebagai bahan campuran pembuatan kemasan, bahan cetakan (moulding compound) dan perekat. Resin epoksi sangat baik digunakan sebagai matriks pada komposit dengan penguat serat gelas. Pengunaan resin epoksi pada beton dapat mempercepat proses pengerasan, karena resin epoksi menimbulkan panas sehingga membantu percepatan pengerasan. Penelitian ini diharapkan didapat campuran yang menghasilkan kuat tekan optimum.    
KAJIAN KELAYAKAN EKONOMI PENAMBANGAN HYDRAULIC MINING DI WILAYAH USULAN PERTAMBANGAN RAKYAT KABUPATEN KETAPANG KALIMANTAN BARAT Elsu, Edo Oktavianus; Purwoko, Budhi; Aprillia, Ricka
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i3.67237

Abstract

Usaha pertambangan masyarakat pada wilayah usulan pertambangan rakyat yang ada di Kabupaten Ketapang menerapkan metode tambang semprot (hydraulic mining) sudah diterapkan sejak tahun 1990-an. Tambang rakyat pada usulan wilayah pertambangan rakyat (WPR) ini tidak melakukan perhitungan biaya dan permodalan, sehingga terjadi kurang maksimalnya produksi dan belum sesuai dengan peraturan PP No. 96 Tahun 2021 Pasal 65. Operasional penambangan dan konsentrat emas perlu diketahui, kemudian dilakukan analisa kelayakan ekonomi. Analisa kelayakan ekonomi dilakukan menggunakan pendekatan observasi kuantitatif dengan membuat cashflow dan menghitung nilai NPV, MARR, IRR dan PbP. Penambangan dilakukan dengan menyedot material sudah tersemprot kemudian dialirkan menuju sluice box dengan mesin dong feng 24 HP atau fuso 120 PS guna mendapatkan konsentrat emas yang bernilai ekonomi. Kadar emas rata-rata yang diperoleh yaitu 0,0205 gr/m3. Nilai NPV pada penambangan dong feng 24 HP selama 5 tahun sebesar Rp. 3.203.627.526,25, MARR sebesar 15,830%, IRR sebesar 94,169% dan PbP selama 0,845 tahun. Nilai NPV pada penambangan fuso 120 PS selama 5 tahun sebesar Rp. 3.959.520.023,34, MARR sebesar 14,583%, IRR sebesar 92,904% dan PbP selama 0,728 tahun. Nilai NPV pada penambangan fuso 120 PS selama 3 tahun berdasarkan 1 IPR sebesar Rp. 2.152.114.196,03, MARR sebesar 14,583%, IRR sebesar 145,267% dan PbP selama 0,728 tahun
ANALISIS TINGKAT KERUSAKAN JALAN SEBAGAI DASAR PENENTUAN JENIS PEMELIHARAAN YANG SESUAI MENGGUNAKAN METODE BINA MARGA DAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) (STUDI KASUS RUAS JALAN SIDAS "“ TANJUNG STA 8 + 000 s/d STA 12 + 000) Rizqullah, Muhammad Taufiq; Akhmadali, Akhmadali; Azwansyah, Heri
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i1.61869

Abstract

Ruas jalan Sidas "“ Tanjung merupakan jalan Nasional. Hasil analisis menggunakan metode Bina Marga adalah segmen 1 s/d segmen 22, segmen 24 sampai dengan segmen 40 yaitu urutan prioritas A dengan rekomendasi penanganan pemeliharaan rutin,dan segmen 23 yaitu urutan prioritas B dengan rekomendasi penanganan pemeliharaan berkala. Hasil analisis menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI) adalah segmen 1, 10, 20, 33, dan 39 adalah sedang (fair), segmen 2, 3, 5, 8, 12 s/d 19, 22, 24, 25, 28 s/d 32, 35, 36, dan 38 adalah sempurna (excellent), segmen 4 dan 21 adalah sangat baik (very good), segmen 6, 34, dan 37 adalah buruk (poor), segmen 7 dan 23 adalah gagal (failed), Segmen 9, 11, 26, 40 adalah baik (good), segmen 27 adalah sangat buruk (very poor). Rekomendasi penanganan jalan metode Pavement Condition Index (PCI) dengan metode Asphalt Institute MS-17 yaitu pemeliharaan rutin pada segmen 2, 3, 5, 8, 12 s/d 19, 22, 24, 25, 28 s/d 32, 35, 36, dan 38, tambalan dan lapis tambahan pada segmen segmen 1, 4, 6, 9 s/d 11, 20, 21, 26, 27, 33, 34, 37, 39, 40, dan rekonstruksi pada segmen 7 dan 23.
POLA PERKEMBANGAN KAWASAN PERDAGANGAN DI KECAMATAN PONTIANAK TIMUR Haliza, Nur Ayu; Wulandari, Agustiah; Purnomo, Yudi
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i1.52350

Abstract

Berbagai aspek mempengaruhi pola perkembangan sarana perdagangan di Kecamatan Pontianak Timur berdasarkan arah kecenderungan perkembangan wilayah. Oleh karena itu berdasarkan fenomena dan permasalahan tersebut maka tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola perkembangan kawasan perdagangan di Kecamatan Pontianak Timur. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan analisis SIG (Sistem Informasi Geografis) untuk mendapatkan gambaran mengenai jenis dan persebaran sarana perdagangan di Kecamatan Pontianak Timur. Berdasarkan hasil penelitian, jumlah sarana perdagangan di Kecamatan Pontianak Timur tahun 2021 sebanyak 416 sarana. Sarana tersebut didominasi toko/warung yang berjumlah 276 sarana, kemudian pertokoan berjumlah 138 sarana dan pusat pertokoan/pasar lingkungan berjumlah 2 sarana. Pertambahan bangunan terbanyak terjadi pada tahun 2016-2021 sebanyak 117 sarana. Perkembangan sarana perdagangan di Kecamatan Pontianak Timur cenderung berkembang dari arah timur ke barat, yakni dari Jalan Panglima Aim ke Jalan Tanjung Raya II dan ke Jalan Yam Sabran. Pola perkembangan di wilayah penelitian cenderung berpola acak (Leap-frog Development) dan memanjang (Linear Development). Pola Acak terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Tanjung Raya II dan Jalan Yam Sabran sedangkan pola memanjang terjadi di Jalan Panglima Aim.    Kata Kunci:   Kecamatan Pontianak Timur, pola perkembangan, sarana perdagangan  
KAJIAN ANGKUTAN SEDIMEN DASAR (BED LOAD) PADA PARIT LINTANG KECAMATAN SUNGAI KAKAP Marantias, Donny Septian; Yulianto, Eko; Kartini, Kartini Kartini
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i4.68800

Abstract

ABSTRAKParit Lintang merupakan saluran yang berada di sepanjang Jalan Karya Tani dan bermuara pada Sungai Kakap. Parit Lintang terletak di kawasan padat penduduk yang juga digunakan oleh masyarakat untuk transportasi air, bahkan tempat pembuangan limbah domestik dan organik. Hal ini mengakibatkan terjadinya pengikisan di sepanjang Parit Lintang, sehingga menyebabkan bertambahnya jumlah sedimen yang berdampak pada terjadinya pengendapan dan pendangkalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya angkutan sedimen dasar (Bed load) yang dipengaruhi pasang surut di Parit Lintang. Analisa angkutan sedimen dasar menggunakan metode Meyer Peter Muller. Lokasi pengamatan berada pada 3 titik, yaitu titik Hilir, Tengah dan Hulu pada saat kondisi pasang dan surut. Berdasarkan hasil analisa angkutan sedimen dasar di titik Hilir pada kondisi pasang di dapat hasil sebesar 0,4262 ton/hari, di titik Tengah pada kondisi pasang sebesar 0,6066 ton/hari dan di titik Hulu pada kondisi pasang sebesar 0,7278 ton/hari. Sedangkan angkutan sedimen dasar di titik Hilir pada kondisi surut sebesar 0,4006   ton/hari, di titik Tengah pada kondisi surut sebesar 0,5470 ton/hari dan di titik Hulu pada kondisi surut sebesar 0,7157 ton/hari. Perbedaan jumlah angkutan sedimen dasar (Bed Load) pada setiap titik dan kondisi dipengaruhi oleh ukuran butiran sedimen, berat jenis sedimen dan kecepatan aliran saluran.Kata kunci : Parit Lintang, Pasang Surut, Sedimen Dasar.

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026 Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025 Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025 Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025 Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025 Vol 11, No 4 (2024): JeLAST Edisi Desember 2024 Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024 Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024 Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024 Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023 Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023 Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023 Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023 Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022 Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022 Vol 9, No 2 (2022): JeLAST EDISI JUNI 2022 Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022 Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021 Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021 Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020 Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020 Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020 Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019 Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019 Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019 Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018 Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018 Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017 Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016 Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016 Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016 Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015 Vol 3 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI DESEMBER 2015 Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN Vol 3, No 2 (2014): VOL 3 NO 2 DESEMBER 2014 Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Edisi Februari 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan More Issue