cover
Contact Name
E Sutandar
Contact Email
Erwin_sutandar@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
fanypuspabella@student.untan.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia. E-mail: jmts@teknik.untan.ac.id
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
ISSN : -     EISSN : -     DOI : https://dx.doi.org/10.26418/jelast.v9i1.53691
Core Subject : Engineering,
Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, Kota Pontianak termasuk ke dalam daerah dengan gempa ringan. Setiap perancangan bangunan di Kota Pontianak saat ini harus memperhitungkan parameter gaya gempa. Sehingga dilakukan perhitungan struktur gedung 7 lantai Sekolah Santu Petrus untuk mendapatkan dimensi komponen struktur yang tahan terhadap beban gempa. Perancangan gedung ini merupakan struktur beton bertulang dengan Sistem Rangka Pemikul Momen dan dimodelkan dengan bantuan program analisis struktur. Struktur dianalisis terhadap beban yang bekerja pada gedung tersebut. Pada analisis pengaruh gempa, gedung ini termasuk kategori desain seismik KDS D, maka dalam analisisnya akan mengikuti persyaratan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Hasil kontrol perilaku struktur terdapat ketidakberaturan struktur tipe 2 dan 3 serta ketidakberaturan vertikal struktur tipe 2. Dimensi struktur pelat lantai setebal 100 mm, balok induk 300/600 mm dan 450/800 mm, balok anak 300/600 mm dan 200/400 mm, serta kolom persegi 700/700 mm dan kolom bundar diameter 700 mm. Fondasi yang digunakan adalah fondasi dalam tiang pancang karena sesuai dengan kondisi tanah di Kota Pontianak.
Arjuna Subject : -
Articles 1,475 Documents
ANALISIS KEBUTUHAN JALUR PEDESTRIAN DALAM RANGKA PENINGKATAN KEAMANAN DAN KESELAMATAN PEJALAN KAKI DI KECAMATAN PONTIANAK TIMUR (STUDI KASUS : JL. TANJUNG RAYA I – JL. TANJUNG RAYA II – JL. PANGLIMA AIM) Ahmad Ravi Anjasmoro; Slamet Widodo; Siti Nurlaily Kadarini
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i4.60369

Abstract

Jalur pedestrian merupakan prasarana yang sangat penting bagi pejalan kaki, maka harus di desain sedemikian   rupa sehingga memungkinkan bagi pejalan kaki merasa nyamanan saat melalui jalur tersebut. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui tingkat kebutuhan jalur pedestrian Di Kecamatan Pontianak Timur tepatnya di ruas Jalan Tanjung Raya I, Jalan Tanjung Raya II, dan Jalan Panglima Aim. Metode yang digunakan yaitu metode survei dan metode angket (kuesioner). Metode survei pada penelitian ini adalah dengan cara melakukan pengamatan dan pengambilan data secara langsung menggunakan bantuan perangkat CCTV (Closed Circuit Television) pada titik-titik lokasi penelitian yang telah ditentukan untuk mengetahui aktivitas dari pejalan kaki, jumlah pejalan kaki, dan waktu tempuh dari pejalan kaki tersebut. Metode analisis data yang digunakan yakni metode HCM 1985 untuk mengetahui karakteristik pejalan kaki yang ada. Sedangkan analisis data survei menggunakan metode Skala Likert untuk mengetahui tingkat kenyamanan dan keamanan pejalan kaki berdasarkan presepsi responden. Hasil perhitungan perencanaan dimensi lebar jalur pedestrian didapatkan lebar jalur pedestrian pada Jalan Tanjung Raya I dan Panglima Aim dengan lebar 2 meter, sedangkan pada Jalan Tanjung Raya II dengan lebar 2,2 meter. Berdasarkan perhitungan karakteristik pejalan kaki dari ketiga ruas jalan tersebut, dapat direncanakan tingkat pelayanan jalur pedestrian dengan standar A atau LOS A.
ANALISIS KELAYAKAN POTENSI OBJEK WISATA DANAU LAET DI KABUPATEN SANGGAU (STUDI KASUS: DESA SUBAH) Andini, Fitra; Mulki, Gusti Zulkifli; Septianti, Anthy
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i1.53763

Abstract

Danau Laet ialah salah satu objek wisata baru di Kabupaten Sanggau yang memanfaatkan alam sebagai daya tarik utamanya. Danau Laet merupakan danau tadah hujan yang memiliki luas 800 ha dengan kedalam air 4,5 meter. Pada saat ini objek wisata Danau Laet mulai diketahui oleh masyarakat sekitar maupun luar daerah. Dalam pengembangannya terdapat permasalahan dalam penyediaan fasilitas yang belum optimal. Adapun yang menjadi tujuan dalam melakukan penelitian ini untuk mengidentifikasi dan menilai tingkat kelayakan pengembangan objek wisata Danau Laet. Pendekatan yang digunakan antara lain deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan metode analisis 3A (atraksi, aksesibilitas, amenitas) dan metode ADO-ODTWA PHKA Tahun 2003. Hasil penelitian menunjukkan bahwa objek wisata Danau Laet termasuk dalam tingkat tinggi atau layak dikembangkan menjadi objek wisata dengan perolehan indeks nilai sebesar 74,97%. Namun, dalam penilaian potensi tersebut terdapat beberapa kriteria yang sedang atau belum layak antara lain aksesibilitas, iklim, akomodasi dan daya dukung kawasan. Oleh karena itu, kedepannya diperlukan perhatian khusus untuk pengembangannya untuk mewujudkan kawasan ini menjadi objek daya tarik wisata alam.  Kata kunci: Analisis ADO-ODTWA, Danau Laet, tingkat kelayakan, wisata baru
NERACA AIR DI SEKUNDER CIMINAH DARAT DAERAH IRIGASI RAWA (DIR) KAPUAS KECIL II Hamiah, Wan; Nurhayati, Nurhayati; Gunarto, Danang
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v11i1.76599

Abstract

DIR Kapuas Kecil II yang berpotensi sebagai daerah pertanian diharapkan dapat menunjang ketahanan pangan di Kabupaten Kubu Raya khususnya di Kecamatan Sungai Kakap. DIR Kapuas Kecil II memiliki luas sebesar 2125 Ha. Pertanian di DIR Kapuas Kecil II sering mengalami genangan air saat pasang air laut mencapai titik tertinggi dan selama musim hujan, menyebabkan kerugian dan kegagalan bagi petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji imbangan air (water balance) dan evaluasi debit aliran. Analisis imbangan air menggunakan ketersediaan air dengan probabilitas 80%. Evaluasi debit aliran dilakukan dengan membandingkan data debit real (lapangan) dan debit rencana. . Evapotranspirasi potensial (ETo) Bulan Januari-Bulan Desember pada tahun 2011-2021, dengan rata-rata maksimum terjadi pada Bulan September, yaitu sebesar 3,666 mm/hari. Debit bulanan maksimum dari tahun 2010-2021 adalah pada bulan Desember, yaitu sebesar 2,554 m3/detik.  Imbangan air (water balance) Daerah Irigasi Rawa Kapuas Kecil II pada saluran sekunder Ciminah Darat dengan pola tanam padi-padi dan kelapa mengalami kekurangan air (defisit) terbesar yang terjadi pada bulan Maret yaitu 156,43 lt/detik. Pemenuhan debit pada   saluran sekunder Ciminah Darat dengan luas layanan 116,71 ha mampu memenuhi sebanyak 60,05% sehingga pada saluran sekunder Ciminah Darat mengalami kekurangan debit sebanyak 38,95%.
EVALUASI GEOMETRI JALAN ANGKUT TAMBANG PT. LABAI PERSADA TAMBANG SITE BALAI BERKUAK KABUPATEN KETAPANG PROVINSI KALIMANTAN BARAT budi, Budi; Nirmala, Azwa; Syafrianto, M. Khalid
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i3.67642

Abstract

                                              ABSTRAKPT. Labai Persada Tambang adalah perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan bauksit. Permasalahan pada PT. Labai Persada Tambang yaitu kurang lancarnya pergerakan alat angkut saat melewati jalan angkut tambang untuk itu perlu dilakukan kajian mengenai kondisi geometri jalan angkut tambang dan memberikan rekomendasi sesuai standar AASHTO.Pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif berupa data   primer dan sekunder. Data  primer diperoleh dari pengukuran menggunakan alat Total Station untuk mendapatkan data-data geometri jalan angkut tambang dan data sekunder berupa data alat angkut dan alat muat. Setelah itu dilakukan kajian sesuai standar AASHTO untuk lebar jalan, superelevasi, kemiringan jalan (grade) dan kemiringan melintang (cross slope).Hasil pengamatan dilapangan untuk geometri jalan dari front Makah ke Washing Plant STA 0+000 sampai STA 1+575 terdapat geometri jalan yang belum memenuhi standar seperti lebar tikungan 3,5,8 , maka perlu dilebarkan sebesar 0,31 m "“ 2,52, penambahan nilai cross slope 2,2% - 3,7, superelevasi yang disarankan 4%, dan grade nilai maksimalnya adalah 8% maka perlu dikoreksi dari -5,03% - 8,00%.  Kata kunci: Geometri, Grade, Superelevasi
STUDI PERILAKU DEFORMASI LATERAL TURAP DI ANGKUR (ANCHORED SHEET PILE) DI LERENG SUNGAI KAPUAS Rifaldi, Muhammad Arif; Priadi, Eka; Aprianto, Aprianto
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i1.62757

Abstract

Dinding penahan tebing menggunakan Turap diangkur (Anchored Sheet Pile) selain dirancang menahan beban aksial, juga harus dirancang dengan memperhitungkan beban lateral yang antara lain berupa tekanan tanah pada sheet pile dan beban benturan dari kapal. Sheet pile adalah suatu konstruksi yang berupa lembaran beton pracetak menerus yang dibuat dengan cara menyambung potongan "“ potongan yang saling terkait yang bertujuan untuk menahan gaya horizontal akibat tekanan tanah dan air. Selain berfungsi untuk menahan tanah, sheet pile diangkur juga berfungsi untuk menahan masuknya air ke dalam lubang galian sehingga cocok digunakan di daerah pesisir laut atau sungai. Penelitian ini dilakukan pada pengerjaan sheet pile yang diperkuat dengan jangkar sebagai penahan tebing Sungai yang dilakukan di sisi Sungai kapuas Jl.Adi Sucipto, Kabupaten Kubu Raya. Pekerjaan ini telah selesai dan pekerjaan pengurukan dilakukan di sisi tebing Sungai Kapuas, Mako Brimob Polda KALBAR Kabupaten Kubu raya. Sebagai hasil dari pekerjaan, bagian dari tumpukan lembaran sheet pile telah bergerak ke arah sungai atau terlihat miring dan bagian lainnya masih berdiri tegak. Dampak pengurukan terhadap bangunan mengakibatkan pergerakan lateral atau deformasi ke arah Sungai kapuas namun struktur bangunan tidak rusak. Analisis ini dilakukan dengan menggunakan metode elemen hingga menggunakan software Plaxis 8.6 software lpile ensoft dan analisis manual.Kata-kata kunci: Anchored Sheet Pile, Deformasi Lateral ,gaya Lateral, Plaxis 8.6, Urugan Pasir.  Cliff retaining walls using anchoring retaining walls in addition to being designed to withstand axial loads, must also be designed taking into account lateral loads, among others, in the form of soil pressure on the pavement and impact loads from ships. Retaining walls are constructions in the form of continuous precast concrete slabs made by joining interlocking pieces that aim to withstand horizontal forces due to soil and water pressure. In addition to functioning to hold the ground, anchoring retaining walls also serve to hold the entry of water into the dug hole so that it is suitable for use in coastal areas of the sea or river. This study was conducted on the construction of retaining walls that are reinforced with term as retaining River cliffs conducted on the kapuas River side Jl.Adi Sucipto, Kubu Raya Regency. This work has been completed and backfilling work was carried out on the cliff side of the Kapuas River, Mako Brimob Polda KALBAR Kubu raya regency.As a result of the work, part of the sheet pile sheet pile has moved towards the river or looks tilted and the other part is still standing upright. The impact of backfill on the building resulted in lateral movement or deformation towards the kapuas River but the structure of the building was not damaged. This analysis was performed using finite element method using Plaxis 8.6 software lpile ensoft software and Manual analysis. This analysis was done by finite element method using Plaxis 8.6 lpile ensoft software and manual analysis.Keyword : Anchored Sheet Pile, Lateral Deformation, Lateral style, Plaxis 8.6, sand fill.
PERENCANAAN TEKNIS REKLAMASI PADA PENAMBANGAN EMAS PT SATRIA PRATAMA MANDIRI KECAMATAN KAPUAS DAN KECAMATAN MUKOK KABUPATEN SANGGAU PROVINSI KALIMANTAN BARAT Andri Triono; Budhi Purwoko; Septami Setiawati
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 2 (2022): JeLAST EDISI JUNI 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i2.55557

Abstract

PT Satria Pratama Mandiri memiliki izin usaha pertambangan operasi produksi seluas 8.054 ha. Penambangan dengan sistem tambang terbuka. Oleh karena itu penelitian bertujuan untuk 1) mengidentifikasi keadaan situasi rona awal, 2) menentukan volume tailing yang dibutuhkan dan 3) mendeskripsikan proses tahapan kegiatan reklamasi. Metode penelitian yang digunakan metode kuantitatif yang merupakan metode penelitian sistematis, terencana, dan terstruktur. Data yang diambil berupa pengamatan rona awal lokasi penelitian, dan spesifikasi alat. Data luasan area reklamasi didapatkan dari peta bukaan PT Satria Pratama Mandiri dan diolah dengan aplikasi AutoCAD 2007 dan dilakukan digitasi untuk mengetahui luas area reklamasi. Luas area reklamasi ± 2,41 Ha. Berdasarkan hasil analisis metode reklamasi yang direkomendasikan adalah metode penataan lahan dengan tailing sebanyak 67.082,50 m3 atau 83.853,12 LCM dengan kemiringan 3,8% menggunakan peralatan mekanis (2 dump truck, 1 excavator, 2 bulldozer), perawatan lahan dengan 2000 kg pupuk kompos untuk menurunkan PH dari lahan, dilanjutkan penanaman vertiver 6.025 bibit sebagai penahan laju erosi dan penyerap logam berat. Kebutuhan pupuk untuk penanaman pohon karet dengan sistem pot 27,61 kg Urea, 25,10 kg SP36, 17,57 kg KCl dan 10,04 kg. Penanaman karet sebanyak 1.004 batang, kebutuhan tenaga kerja 35 orang dan waktu yang dibutuhkan dari kegiatan penataan hingga penanaman 7 bulan.
IDENTIFIKASI KEPENDUDUKAN DAN KONDISI PERMASALAHAN AIR BERSIH DOMESTIK DI DESA PAWIS HILIR KECAMATAN JELIMPO KABUPATEN LANDAK Prihatiningsih, Angrila; Nurhidayati, Ely; Hernovianty, Firsta Rekayasa
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v11i1.71162

Abstract

Masyarakat desa Pawis Hilir Kecamatan Jelimpo Kabupaten Landak memiliki Karakteristik Kependudukan, Kondisi dan permasalahan sumber air bersih domestik yang beragam. Hal ini yang kemudian menjadi sasaran dari penelitian yang dilakukan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan memanfaatkan sumber-sumber data yang didapat melalu observasi, wawancara, kuisioner, dokumentasi, serta kepustakaan. Hasil penelitian menunjukan karakteristik kependudukan desa mayoritas berjumlah lima jiwa dalam satu rumah dengan rata-rata pendidikan masyarakat adalah SMA (Sekolah Menengah Atas). Selain itu, mayoritas pekerjaan masyarakat adalah petani atau pekebun. Selain itu, pendapatan masyarakat mayoritas sebesar Rp. 1.000.000-2.000.000. Selanjutnya penelitian ini juga menunjukan Sumber air yang dimanfaatkan masyarakat Desa Pawis Hilir berasal dari Sungai Tapor Nabor, Bendungan Srijak, Bendungan Bedigok dan Air Hujan. Kondisi air yang dihasilkan oleh sumber air tersebut terbilang baik, hal ini dikarenakan sumber air tersebut memiliki kondisi jernih, tidak berbau, dan tidak berasa. Namun, masing-masing sumber air mengalami permasalahan, seperti adanya aktivitas PETI (Penambangan Emas Tanpa Izin) di aliran sungai, adanya lahan perkebunan sawit di sekitar sungai dan bendungan, kurangnya perawatan dan kerusakan pada saluran perpipaan bendungan serta berkurangnya aliran air yang keluar saat terjadinya musim kemarau.Kata Kunci: Desa Pawis Hilir, Kondisi Dan Permasalahan Sumber Air, Karakteristik Kependudukan
DESAIN PEMBUATAN KERAMBA JARING APUNG MENGGUNAKAN BAHAN DASAR PVC Rahmadhani, Ridwan; Lestari, Arfena Deah; Danial, Mochammad Meddy
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i3.68053

Abstract

ABSTRAKKeramba jaring apung memberikan lingkungan budidaya ikan yang terkendali. Keramba jaring apung meningkatkan produksi, memudahkan pengawasan dan pemeliharaan, dan melindungi dari predator. Design keramba jaring apung dapat menggunakan bahan Polyvinyl Chloride (PVC) selain drum dan kayu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendesain keramba jarring apung dan mengevaluasi daya apung PVC. Metode untuk menghitung daya apung keramba jaring apung yang terbuat dari bahan PVC menggunakan prinsip daya apung hukum Archimedes. Desain keramba jaring apung yang telah dibuat dengan tinggi 1 m, lebar 1,83 m dan panjang 1,83 m. Berat total keramba yaitu 21,2 kg, volume keramba 0,1040 m3 dan volume keramba yang tercelup 0,0273 m3. Analisa daya apung dari prinsip Archimedes diperoleh 𝑊 = 207,988 N dan  = 267,373 N. Hal ini dapat disimpulkan bahwa keramba jaring apung dapat terapung dengan baik, karena 𝑊 . Sebagai data pendukung, kedalaman perairan dengan pasang tertinggi yaitu 2,5 m dan pasang terendah 1 m. Hal ini dapat dijelaskan bahwa dengan tinggi keramba 1 m, maka bagian yang terbendam di dalam air yaitu 0,52 m. Budidaya ikan air tawar dengan keramba jaring apung, perairan harus memenuhi berbagai standar kualitas, termasuk pH, suhu, DO, dan salinitas.Kata kunci: hukum archimedes, keramba jaring apung, polyvinyl chloride
PENGGUNAAN SILICAFUME UNTUK MENINGKATKAN KUAT TEKAN BETON NORMAL DENGAN AGREGAT BATU SUNGAI KAPUAS HULU Sy M Arrasul Bulqiah; Aryanto Aryanto; Cek Putera Handalan
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i1.63429

Abstract

Beton merupakan material konstruksi yang digunakan dalam pembangunan seperti untuk pembangun jalan, jembatan, bandara, pelabuhan, gedung, bendungan, perumahan, dan pembangunan lainya. Pada umumnya beton yang sering di gunakan adalah agregat batu pecah, tetapi tidak semua daerah terdapat batu pecah seperti di daerah Kabupaten Kapuas Hulu. Silicafume digunakan sebagai bahan tambahan dalam campuran beton untuk mengubah satu atau lebih dari sifat beton, sewaktu dalam keadaan segar atau setelah mengeras. Perhitungan campuran beton mengunakan metode SNI 7656 2012 dengan kuat tekan rencana (fc’) 25 Mpa. Penelitian menggunakan 5 variasi campuran, yaitu campuran agregat kasar batu pecah, batu sungai, batu sungai dengan penambahan Silicafume 7,5%, 10,0% dan 12,5% dari berat semen. Benda uji berbentuk silinder dengan ukuran Ø10 cm dengan tinggi 20 cm dan Ø15 cm dengan tinggi 30 cm. Pengujian benda uji meliputi uji slump,  kuat tekan, modulus elastisitas. Hasil pengujian slump untuk masing-masing variasi sebesar 8,5 cm, 8,1 cm, 8,8 cm, 7,7 cm dan 8,6 cm. Nilai kuat tekan beton rata-rata pada umur 28 hari untuk beton dengan setiap variasi masing-masing adalah 33,885 MPa, 27,587 MPa, 30,163 MPa, 30,743 Mpa dan 37,891 Mpa. Nilai modulus elastisitas beton untuk setiap variasi 35819,834; 27200,434; 26807,108; 31096,123 dan 30891,833 MPa. Dari keseluruhan pelaksanaan dan hasil penelitian beton dengan agregat kasar batu sungai mencapai mutu yang di rencanakan yaitu (fc’) 25 MPa sehingga dapat digunakan sebagai pengganti batu pecah pada pembuatan beton normal, dan direkomendasikan menggunakan silicafume guna meningkatkan kuat tekan beton.
ANALISA MODULUS ELASTISITAS DALAM MEMPREDIKSI BESARNYA KERUNTUHAN LATERAL DINDING PENAHAN TANAH PADA LAPISAN BATUAN Harbin Simbolon; Eka Priadi; Aprianto -
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i3.56633

Abstract

Tanah ialah bagian sangat berarti bagi kehidupan manusia. Guna membangun sesuatu konstruksi dibutuhkan tanah dengan keadaan yang baik serta kokoh buat mendukung sesuatu konstruksi dalam melaksanakan fungsinya. Batu ialah benda alam yang tersusun atas kumpulan mineral yang menyatu secara padat. Pembuatan batu ialah hasil proses alam. Dinding penahan tanah ialah sesuatu konstruksiyang dibentuk guna mengurangi akibat longsoran maupun perpindahan tanah khususnya wilayah lereng maupun tebing sungai. Komponen penting dalam tanah yang mempengaruhi kekokohannya dalam menopang sesuatu dinding penahan tanah yaitu niali modulus elastisitas( E) tanah tersebut, diperlukan tanah dengan modulus yang cocok agar bisa menopang dinding penahan tanah supaya berperan dengan baik. Pada program Plaxis data input akan membagikan hasil yang bermacam-macam pula, sehingga diperlukan sesuatu batas khusus supaya didapatkan hasil yang mendekati dengan kondisi sesungguhnya. Penyelidikan kali ini difokuskan pada modifikasi nilai modulus (E), seperti nilai modulus (E) terbesar, nilai modulus elastisitas terkecil (E), nilai secant modulus terbesar, nilai secant modulus terkecil, serta nilai modulus elastisitas dari nilai N- SPT (EN- SPT) dari hasil uji ilustrasi yang didapatkan di lapangan.

Page 90 of 148 | Total Record : 1475


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026 Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025 Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025 Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025 Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025 Vol 11, No 4 (2024): JeLAST Edisi Desember 2024 Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024 Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024 Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024 Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023 Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023 Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023 Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023 Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022 Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022 Vol 9, No 2 (2022): JeLAST EDISI JUNI 2022 Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022 Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021 Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021 Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020 Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020 Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020 Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019 Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019 Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019 Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018 Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018 Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017 Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016 Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016 Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016 Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015 Vol 3 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI DESEMBER 2015 Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN Vol 3, No 2 (2014): VOL 3 NO 2 DESEMBER 2014 Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Edisi Februari 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan More Issue