cover
Contact Name
Choiril Anwar
Contact Email
choirilanwar@unissula.ac.id
Phone
+6281931704317
Journal Mail Official
abdimasku@unissula.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Kaligawe Km 4 Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kedokteran
ISSN : -     EISSN : 2809915X     DOI : http://dx.doi.org/10.30659/abdimasku
Core Subject : Health,
Jurnal ABDIMAS-KU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kedokteran is a peer-reviewed journal that includes the study of the development and application of science and technology aimed at publishing the results of community service activities in the field of: 1. Human resource development in medical and health 2. Community empowerment in medical and health 3. Rural health development 4. Health promotion 5. Technology application in medical and health 6. Business application in medical and health
Articles 69 Documents
Edukasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja terhadap Risiko Cedera pada Pekerja Lepas Pengangkut Sampah di TPST Mulyoagung Kabupaten Malang Ahmad Naufal Fiddien; Nurul Aini Rahmawati; Dike Dwi Ronawati; Nur Laili Sakti Anggraeni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kedokteran Vol 2, No 3 (2023): September
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/abdimasku.2.3.128-133

Abstract

Ergonomi adalah ilmu tentang perilaku manusia dalam bekerja dan sikap dalam bekerja. Pengelolaan sampah adalah bidang yang berkaitan dengan pengelolaan timbulan, penyimpanan, pengumpulan, pemindahan, pengangkutan, pengolahan dan pembuangan akhir sampah. Setiap pekerjaan memiliki bahaya akibat kerja, yang biasanya menimbulkan penyakit akibat kerja yang disebabkan oleh lingkungan kerja atau tempat kerja. Salah satu potensi bahaya di tempat kerja adalah ergonomi. Program pengabdian ini bertujuan memberikan edukasi kepada para pekerja pengangkut sampah di TPST Mulyoagung Kabupaten Malang tentang ergonomi mengenai definisi, gejala, penyebab, pencegahan dan sikap ergonomi yang tepat serta penanganan cedera. Metode yang digunakan dengan memberikan penyuluhan Kesehatan dan Keselamatan Kerja dengan menggunakan media leaflet dan pelaksanaan wawancara pre-test dan post-test berupa pertanyaan kepada para pekerja guna mengukur keefektifan dari penyuluhan yang diberikan. Hasilnya, terdapat peningkatan pengetahuan dan wawasan para pekerja mengenai kesehatan dan keselamatan kerja pada sikap postur tubuh ergonomi ketika bekerja serta cara penanganan ketika mengalami cedera. Ergonomics is the science of human behavior at work and attitudes towards work. Waste management is a field related to the management of generation, storage, collection, transfer, transportation, processing and final disposal of waste. Every job has occupational hazards, which usually result in occupational diseases caused by the work environment or workplace. One of the potential dangers in the workplace is ergonomics. This service program aims to provide education to waste transport workers at TPST Mulyoagung Malang Regency about ergonomics regarding definitions, symptoms, causes, prevention and proper ergonomic attitudes as well as handling injuries. The method used is providing occupational health and safety education using leaflet media and conducting pre-test and post-test interviews in the form of questions to workers to measure the effectiveness of the education provided. As a result, there is an increase in workers' knowledge and insight regarding occupational health and safety regarding ergonomic posture when working and how to handle injuries.
Pencegahan Stunting dengan Pemberian Susu Kambing pada Balita di Dusun Ketawang Magelang Joko Wahyu Wibowo; Heny Yuniarti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kedokteran Vol 2, No 3 (2023): September
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/abdimasku.2.3.93-101

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada Balita yang diakibatkan kekurangan gizi kronis sehingga anak menjadi pendek dibandingkan dengan anak usianya. Angka Stunting di Indonesia pada tahun 2022 masih di atas 21%, dan ditargetkan dapat turun di angka 14% di tahun 2024. Anak dengan stunting memiliki tubuh lebih pendek dari anak normal seusianya dan mengalami keterlambatan dalam berpikir yang dapat menimbulkan kerugian ekonomi bagi negara sebesar 2-3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) per tahun. Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan kesadaran orangtua tentang pentingnya protein hewani, salah satunya dengan susu kambing untuk diberikan pada balita dalam mencegah dan menanganI stunting. Susu kambing memiliki kelebiihan seperti mudah diabsorbsi, tidak menggumpal, memiliki risiko kecil dalam menimbulkan alergi pada anak. Susu kambing memiliki globula lemak yang lebih kecil dan asam lemak rantai pendek dan menengah (MCT) yang lebih pendek daripada susu sapi, dan memiliki kemampuan metabolisme yang baik untuk menyediakan energi pada proses pertumbuhan anak. Metode pengabdian ini meliputi pemberian susu kambing pada balita dan pemberian edukasi pada orangtua balita tentang gizi seimbang pada balita. Kegiatan dilaksanakan di dusun Ketawang Magelang. Pelaksanaan kegiatan ini mendapat respons yang baik dari orangtua Balita maupun kader Kesehatan setempat. Diperlukan kegiatan berkelanjutan sebagai pendampingan dalam membantu orangtua Balita untuk memberikan makanan yang sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang buah hatinya. Stunting is a condition of failure to thrive in toddlers caused by chronic malnutrition so that children are short compared to their age. The stunting rate in Indonesia in 2022 is still above 21% and is targeted to decrease to 14% in 2024. Children with stunting have shorter bodies than normal children of their age and experience delays in thinking which can cause economic losses to the country of 2 -3 percent of Gross Domestic Product (GDP) per year. The purpose of this service is to increase parental awareness about the importance of animal protein, one of which is goat's milk to be given to toddlers in preventing and treating stunting. Goat's milk has advantages such as being easily absorbed, does not clot, and has a small risk of causing allergies in children. Goat's milk has smaller fat globules and shorter short and medium-chain fatty acids (MCT) than cow's milk and has a good metabolic ability to provide energy for the child's growth process. This service method includes giving goat milk to toddlers and providing education to parents of toddlers about balanced nutrition for toddlers. The activity was carried out in the Ketawang village, Magelang. The implementation of this activity received a good response from toddlers' parents and local health cadres. Continuous activities are needed as assistance in helping parents of toddlers to provide food that is by the needs of the growth and development of their children.
Upaya Peningkatan Kesehatan di Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung Kabupaten Demak melalui Pemeriksaan dan Penyuluhan Kesehatan Masfiyah Masfiyah; Sampurna Sampurna; Iwang Yusuf; Kamilia Dwi Utami; Suparmi Suparmi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kedokteran Vol 2, No 3 (2023): September
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/abdimasku.2.3.102-111

Abstract

Timbulsloko merupakan sebuah desa di wilayah pesisir Kecamatan Sayung, Demak, Jawa Tengah, Indonesia yang terdampak banjir rob sehingga seluruh desa tergenang air. Dampak kesehatan yang dialami oleh masyarakat Timbulsloko terlihat dari menurunnya status kesehatan. Genangan air yang setiap hari dilewati menyebabkan banyak masyarakat yang mengeluh penyakit kulit berupa gatal-gatal dan gangguan pencernaan, seperti diare. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) bertujuan untuk meningkatkan kesehatan warga masyarakat melalui penyuluhan kesehatan terkait Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis. Metode pelaksanaan PkM terdiri dari Penyuluhan kesehatan mengenai PHBS khususnya cara mencuci tangan yang baik. Sebagian besar masyarakat yang memeriksakan kesehatannya adalah perempuan 35(81,4%) dengan umur bervariasi dari balita sampai lansia. Prosentase terbesar pasien adalah umur pra lansia dan lansia 32(74,5%). Terdapat 7 (21,9 %) masyarakat yang memeriksakan diri dengan kadar gula darah sewaktu ≥ 200 mg/dl dan terdapat 18(56,3%) dengan kadar asam urat yang melebihi nilai normal. PkM di Desa Timbulsloko, Sayung, Demak bermanfaat sebagai upaya peningkatan kesehatan masyarakat yang memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan. Penyuluhan mengenai PHBS khususnya cara mencuci tangan sesuai metode WHO bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat untuk menjaga kebiasaan cuci tangan agar terhindar dari penyakit infeksi. Pemeriksaaan dan pengobatan gratis sebaiknya dilaksanakan secara berkesinambungan dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan warga Timbulsloko yang memiliki wilayah pemukiman terendam air rob. Dukungan dari semua pihak baik akademisi, pemangku kebijakan dan politisi sangat diperlukan untuk mengangkat derajat warga Timbulsloko. Timbulsloko is a village in the coastal territory of Sayung, Demak, Central Java, Indonesia, entirely submerged by flooding. The deteriorating health status of the Timbulsloko population is evidence of the adverse health effects experienced by that culture. Many people suffer from skin diseases, such as itching, and digestive disorders, such as diarrhea, due to the daily influx of water. The activities of this community service (PkM) seek to improve the health of citizens through health coverage associated with Clean and Healthy Behavior (PHBS), medical examinations, and free medical care. The method of implementing PkM consists of health assessments regarding PHBS, specifically how to cleanse hands properly. Most of those who examined their health were women over 35 (81,4%), ranging in age from young to old. 74.5 percent of patients are younger than 32 years of age. Seven people (21.9%) self-tested for 200 mg/dl blood sugar levels, and eighteen (56.3%) had uric acid levels that exceeded normal. PkM in the villages of Timbulsloko, Sayung, and Demak contributes to improving public health in a region with limited access to health services. Knowledge of PHBS, in particular how to cleanse hands according to WHO methods, is advantageous for increasing public awareness of the importance of hand washing in preventing the spread of infectious diseases. In order to enhance the health of Timbulsloko residents residing in flooded residential areas, free inspections and treatments must be performed continuously and without cost. To raise the standards of the Timbulsloko people, support from all parties, including academics, policymakers, and legislators, is required.
Penyuluhan Penurunan Fungsi Kognitif dan Kecemasan serta Peragaan Senam Otak pada Lansia Meyvita Silviana; Elly Noerhidajati; Ika Rosdiana; Virgi Mayang Maharani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kedokteran Vol 2, No 3 (2023): September
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/abdimasku.2.3.112-119

Abstract

Peningkatan populasi lanjut usia terjadi di seluruh dunia. Seiring pertambahan umur harapan hidup serta populasi lanjut usia, terjadi peningkatan disabilitas akibat penyakit degeneratif. Masalah yang sering terjadi adalah penurunan fungsi kognitif dan kecemasan. Penurunan kinerja otak dapat menyebabkan lansia sulit melakukan aktivitas sehari-hari dalam hal membuat keputusan, daya ingat, konsentrasi dan dapat diperparah atau menyebabkan kecemasan. Lansia yang berada di panti lansia dapat beresiko terjadi kecemasan, disebabkan oleh jauh dari keluarga, kurangnya percaya diri dan motivasi, perasaan tidak berdaya. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan peserta dalam mengetahui faktor resiko serta mencegah kejadian penurunan fungsi kognitif dan kecemasan serta dapat melaksanakan senam otak. Metode yang digunakan yaitu penyuluhan dan screening fungsi kognitif, kecemasan dan faktor resiko dengan sasaran lansia yang tinggal di panti lansia sejumlah 15 orang. Setelah dilakukan screening, didapatkan lansia dengan penurunan fungsi kognitif, kecemasan dan faktor resiko metabolik. Sebelum dan sesudah penyuluhan kami memberikan pertanyaan secara acak mengenai materi penyuluhan, peserta dapat menjawab dengan benar setelah penyuluhan dibandingkan sebelumnya. Seluruh peserta mengikuti dan memperagakan senam otak yang dipandu oleh instruktur. The aging population is increasing worldwide. As life expectancy increases and the elderly population increases, there is an increase in disability due to degenerative diseases. The problems that often occur are decreased cognitive function and anxiety. Decreased brain performance can make it difficult for the elderly to carry out daily activities in terms of making decisions, memory, concentration and can be exacerbated or cause anxiety. Elderly who are in elderly homes can be at risk of anxiety, caused by being away from family, lack of confidence and motivation, feelings of helplessness. The purpose of this activity is to increase participants' knowledge in knowing risk factors and preventing the occurrence of decreased cognitive function and anxiety and to be able to carry out brain exercises. The method used is counseling and screening of cognitive function, anxiety, and risk factors with the target of 15 elderly people living in nursing homes. After screening, the elderly was found to have decreased cognitive function, anxiety, and metabolic risk factors. Before and after the counseling we randomly asked questions about the counseling material, participants were able to answer correctly after the counseling compared to before. All participants followed and demonstrated brain exercises guided by the instructur.
Edukasi dan Pembagian Vitamin C Untuk Peningkatan Sistem Imunitas Pada Masyarakat Desa Prambangan, Gresik Ayly Soekanto; Sukma Sahadewa; Emillia Devi Dwi Rianti; Erny Erny; Fuad Ama; Agusniar Furkani Listyani; Putu Oky Ari Tania; Endrayana Putut Laksminto Emanuel
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kedokteran Vol 2, No 3 (2023): September
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/abdimasku.2.3.120-127

Abstract

Pandemi yang berlangsung pada tahun 2020 sampai dengan 2023 yaitu terjadinya Covid-19 yaitu penyakit infeksi yang disebabkan virus corona. Pandemi ini menyebabkan jumlah penderita yang terus bertambah. Indonesia yang merupakan negara terdampak wabah saat ini. Penyakit infeksi sangat bergantung pada sistem imunitas dari masing-masing individu. Salah satu cara untuk meningkatkan sistem pertahanan tubuh dapat dilakukan dengan memberikan nutrisi dan bahan yang terdiri komplek dari senyawa enzim, mineral, senyawa fenolik , vitamin dan flavonoid yang dapat menghambat perlepasan histamin dengan cara stabilisasi selaput sel lipid. Vitamin C berfungsi membuang radikal bebas kuat dalam plasma, melindungi sel dari zat oksidatif yang merusak karena radikal bebas ROS (reactive oxygen species). Upaya ini dapat meningkatkan sistem imunitas tubuh terutama imunitas selular. Oleh karena itu pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pemberian vitamin C dalam rangka meningkatkan sistem imunitas warga.
Usaha Deteksi Gangguan Penglihatan Siswa SD melalui Kegiatan Pelatihan Pemeriksaan Tajam Penglihatan pada Guru di SDI Siti Sulaechah Bellarinatasari, Nika
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kedokteran Vol 3, No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/abdimasku.3.1.27-32

Abstract

Gangguan penglihatan pada anak usia sekolah dasar akan berpengaruh pasa masa pembelajaran dan berdampak pada produktifitas di masa dewasa. Pemeriksaan tajam penglihatan (visus) berbasis sekolah diperlukan untuk menapis dan mendiagnosis gangguan penglihatan sejak dini. Guru di SD Islam Siti Sulaechah belum pernah mendapat pelatihan pemeriksaan visus sebelumnya. Solusi permasalahan dari permasalahan di atas adalah memberikan penyuluhan pada guru di SDI Siti Sulaechah tentang gangguan penglihatan pada anak usia sekolah dasar dan pelatihan pemeriksaaan visus pada guru di SDI Siti Sulaechah. Penyuluhan mengenai gangguan penglihatan dan tehnik pemeriksaan tajam penglihatan. Peserta penyuluhan ini adalah guru-guru SDI Siti Sulaechah. Sebelum kegiatan dimulai, peserta mengisi kuesioner pretest yang telah disediakan. Kegiatan berupa presentasi dengan powerpoint, dan praktek pemeriksaan tajam penglihatan menggunakan Snellen chart dan trial lens. Kegiatan diisi dengan sesi tanya jawab. Setelah sesi tanya jawab, kegiatan ditutup dengan peserta mengisi kuesioner post test. Hasilnya, ada peningkatan pemahaman mengenai materi dari sebelum penyuluhan sebesar 50% peserta tidak dapat menjawab dengan benar (salah 2) menjadi 57,1% peserta menjawab semua soal kuesioner dengan benar. Kesimpulannya, telah terjadi peningkatan pemahaman guru-guru tentang gangguan penglihatan dan tehnik pemeriksaan tajam penglihatan.Visual impairment in elementary school age children will affect the learning period and impact productivity in adulthood. School-based visual acuity (visus) examinations are needed to screen and diagnose vision problems early. Teachers at Siti Sulaechah Islamic Elementary School had never received visual inspection training before. The solution to the problem above is to provide education to teachers at SDI Siti Sulaechah about vision problems in elementary school age children and training in visual inspection for teachers at SDI Siti Sulaechah. Education regarding visual impairment and visual acuity examination techniques. The participants in this counseling were SDI Siti Sulaechah teachers. Before the activity begins, participants fill out the pretest questionnaire that has been provided. Activities include presentations using PowerPoint, and practical examination of visual acuity using Snellen charts and trial lenses. The activity was filled with a question-and-answer session. After the question-and-answer session, the activity closed with participants filling out the post test questionnaire. As a result, there was an increase in understanding of the material from before the counseling of 50% of participants not being able to answer correctly (2 wrong) to 57.1% of participants answering all questionnaire questions correctly. In conclusion, there has been an increase in teachers' understanding of visual impairment and visual acuity examination techniques.
Penyuluhan bagi Kader PKK Desa Banjardowo tentang Potensi Tanaman Kemangi (Ocinum Sanctum Linn) terhadap Kesehatan Sumarawati, Titiek; Chodidjah, Chodidjah; Widayati, Eni; Soetoko, Anita Soraya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kedokteran Vol 3, No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/abdimasku.3.1.33-38

Abstract

Tanaman Daun Kemangi (Ociumum sanctum Linn) mengandung banyak senyawa aktif seperti golongan alkaloid, terpenoid, fenolik, saponoid, tannin dan flavonoid yang terbukti mempunyai aktivitas sitotoksik, serta memiliki kadar nilai IC50 pada sel MCF-7 sebesar 6,95 µg/ml. Selain itu juga terbukti bahwa ekstrak etanol kemangi mempunyai aktivitas antioksidan yang sangat kuat. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mensosialisasikan terkait dengan hasil penelitian mengenai kandungan zat aktif dalam tanaman kemangi yang mempunyai potensi terhadap Kesehatan. Kelurahan banjardowo merupakan desa binaan Fakultas kedokteran universitas islam sultan Agung sehingga lokasi ini dipilih untuk mensosialisasikan hasil penelitian tentang tanaman kemangi mengingat banyaknya manfaat bagi Kesehatan dan meningkatkan pengetahuan ibu ibu. Metode penyuluhan yang digunakan adalah Metode ceramah dan diskusi kelompok, para ibu ibu kader PKK kelurahan BanjarDowo yang mengikuti penyuluhan sebanyak 23 orang, usia 41- 60 tahun sebanyak 16 orang dan usia 25 – 40 tahun sebanyak 7 orang. Hasil analisis nilai pretest dan postest peserta menunjukan terdapat kenaikan nilai rerata peserta pada postest, yaitu 6,70±1,8, dimana sebelum kegiatan penyuluhan dimulai nilai rerata peserta hanya mencapai angka 4,78±1,9. Dari analisis statistik menunjukan adanya perbedaan yang bermakna antara nilai pretest dan postest peserta dengan nilai p=0,000. Dengan pemberian penyuluhan pada kader PKK di kelurahan Banjardowo tentang potensi tanaman kemangi terhadap Kesehatan menunjukkan hasil adanya nilai peningkatan pengetahuan peserta sebelum diberi penyuluhan dan sesudah penyuluhan.The basil leaf plant (Ociumum sanctum Linn) contains many active compounds such as alkaloids, terpenoids, phenolics, saponoids, tannins and flavonoids which have been proven to have cytotoxic activity, and have an IC50 value in MCF-7 cells of 6.95 µg/ml. Apart from that, it has also been proven that basil ethanol extract has very strong antioxidant activity. The aim of this community service is to disseminate research results regarding the content of active substances in basil plants which have potential for health. Banjardowo sub-district is a village supported by the Faculty of Medicine, Sultan Agung Islamic University, so this location was chosen to disseminate the results of research on basil plants considering the many benefits for health and increasing mothers' knowledge. The counseling method used was the lecture and group discussion method, 23 people from PKK cadres from BanjarDowo sub-district took part in the counseling, 16 people aged 41-60 years and 7 people aged 25-40 years. The results of the analysis of participants' pretest and posttest scores showed that there was an increase in the participants' average score on the posttest, namely 6.70 ± 1.8, where before the counseling activities began, the participants' average score only reached 4.78 ± 1.9. Statistical analysis shows that there is a significant difference between the participants' pretest and posttest scores with a p value = 0.000. By providing counseling to PKK cadres in the Banjardowo sub-district about the potential of basil plants for health, the results showed that there was a value in increasing participants' knowledge before being given the counseling and after the counseling.
Pemeriksaan Kesehatan dan Edukasi tentang Latihan Sendi Bahu untuk Mengatasi Nyeri bagi Warga Getasan Kabupaten Semarang Rosdiana, Ika; Masfiyah, Masfiyah; Listiarini, Dian Ayu; Santosa, Wignyo; Yusuf, Iwang; Suparmi, Suparmi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kedokteran Vol 3, No 2 (2024): Mei
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/abdimasku.3.2.39-46

Abstract

Nyeri bahu merupakan nyeri yang sering terjadi seiring dengan bertambahnya usia. Nyeri tersebut membatasi kemampuan untuk mengangkat lengan di atas kepala atau memutar bahu. Faktor risiko nyeri bahu dilaporkan berhubungan dengan berbagai faktor sosio-demografis, klinis, pekerjaan, dan berbagai paparan fisik dalam pekerjaan. Mata pencaharian penduduk yang sebagian besar bekerja sebagai petani dan bercocok tanam di kebun, serta kondisi geografis yang naik turun memungkinkan seseorang harus berjalan dengan tenaga lebih dibandingkan dengan yang tinggal di perkotaan sehingga berpotensi untuk mengalami nyeri pada sendi sendi. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini adalah untuk memberikan pemeriksaan kesehatan dan edukasi latihan sendi bahu untuk mengurangi nyeri bagi masyarakat Dusun Mulungan. Selain itu, jika dibutuhkan pasien diberikan pengobatan gratis sesuai dengan keluhan yang dialami berdasarkan hasil anamnesa dokter yang terlibat. Metode pelaksanaan PkM terdiri dari 2 tahap: (1) penyuluhan kesehatan mengenai penyakit nyeri bahu dan tatalaksana latihan sederhana, (2) pemeriksaan dan pengobatan gratis. Sebagian besar masyarakat yang memeriksaan kesehatan adalah perempuan 44(77,2%), dan usia lanjut 25 (43,9%). PkM di dusun Mulungan, Getasan, Kabupaten Semarang bermanfaat sebagai upaya peningkatan kesehatan masyarakat yang memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan.A frozen shoulder is a pain that often occurs with age. The pain limits the ability to raise the arm above the head or rotate the shoulder. Risk factors for shoulder pain are reported to be related to various factors, including socio-demographic, clinical, and occupational, as well as different occupational physical exposures. The livelihoods of the population, most of whom work as farmers and grow crops in gardens, as well as the ups and downs of geographical conditions, mean that people have to walk with more energy than those who live in urban areas, so they have the potential to experience joint pain. This community service activity (PkM) aims to provide health checks and education on shoulder joint exercises to reduce pain for the people of Mulungan Hamlet. Apart from that, if necessary, patients are given free treatment according to the complaints they are experiencing based on the results of the anamnesis of the doctors involved. The PkM implementation method consists of 2 stages: (1) health education on shoulder pain and simple exercise management, and the second stage is free examination and treatment. Most who had health checks were women 44 (77.2%), and 25 (43.9%) elderly. PkM in Dusun Mulungan, Getasan, Semarang Regency, helps improve people's health with limited access to health services.
Tingkat Pengetahuan Penyakit Diabetes Mellitus pada Lansia Peserta BPJS di Klinik Mugi Sehat Jatingaleh Semarang Chodidjah, Chodidjah; Sumarawati, Titiek; Soetoko, Anita Soraya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kedokteran Vol 3, No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/abdimasku.3.1.1-5

Abstract

Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit degeneratif atau gangguan metabolisme kronis dengan multi etiologi yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid dan protein sebagai akibat insufisiensi insulin. Klinik Mugi Sehat Jatingaleh merupakan klinik yang melayani peserta BPJS dan tiap bulan dilakukan kegiatan penyuluhan kesehatan bagi lansia penderita Diabetes Mellitus, maka masyarakat lansia peserta BPJS di klinik Mugi Sehat Jatingaleh perlu diberi penyuluhan tentang. Mengenal penyakit Diabetes Mellitus. Metode Penelitian 26 peserta BPJS di Klinik Mugi Sehat Jl. Jatingaleh Semarang sebagai responden dilakukan pretest sebelum diberi penyuluhan post tes setelah penyuluhan, untuk mengetahui tingkat pengetahuan tentang pentingnya pengetahuan penyakit Diabetes Mellitus bagi lansia peserta BPJS di Klinik mugi Sehat Jatingaleh Semarang serta di bagi leaflet untuk belajar menghitung kebutuhan kalori. Hasil pemahaman peserta meningkat setelah di berikan penyuluhan. Kesimpulan Peserta BPJS Lansia yang menderita Diabetes Mellitus memahami dan dapat menghitung kebutuhan kalori untuk mengontrol kadar gula darah.Diabetes mellitus (DM) is a degenerative disease or chronic metabolic disorder with multiple etiologies characterized by blood sugar levels accompanied by metabolic, lipid and protein disorders as a result of insulin insufficiency. Mugi Sehat Jatingaleh Clinic is a clinic that serves BPJS participants and every month health counseling activities are carried out for the elderly with Diabetes Mellitus, so the elderly people who are BPJS participants at the Mugi Sehat Jatingaleh clinic need to be given counseling about. Knowing Diabetes Mellitus. Research Methods 26 BPJS participants at the Mugi Sehat Clinic Jl. Jatingaleh Semarang as a respondent did a pretest before being given counseling after counseling, to determine the level of knowledge about the importance of knowledge about Diabetes Mellitus for the elderly BPJS participants at the Mugi Sehat Clinic Jatingaleh Semarang and distributed leaflets to learn to calculate calorie needs. The results of participants' understanding increased after being given counseling. Conclusion BPJS Elderly participants who suffer from Diabetes Mellitus understand and can calculate calorie needs to control blood sugar levels.
Pendampingan Kader Kesehatan dengan Intervensi Penyuluhan Peduli Cegah Kenali dan Atasi Stroke (Cekatan Stroke) Kelurahan Banjardowo Kecamatan Genuk Kota Semarang Wirastuti, Ken; Sofi, Naili; Rosdiana, Ika
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kedokteran Vol 3, No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/abdimasku.3.1.6-12

Abstract

Stroke merupakan kegawatan neurologi yang merupakan penyebab kematian ke dua di Indonesia, di samping penyebab disabilitas pertama. Meskipun telah dapat menekan morbilitas namun insiden stroke masih tinggi bahkan semakin meningkat. Oleh karena itu dipandang penting upaya preventif terutama di tingkat masyarakat sendiri. Kegiatan ini adalah upaya nyata dalam upaya preventif stroke yang dilakukan oleh mayarakat dan untuk mayarakat, berupa intervensi penyuluhan peduli untuk cegah kenali dan atasi stroke (CEKATAN STROKE kepada kader kesehatan di kelurahan Banjawdowo kecamatan Genuk kota Semarang. Diharapkan dengan meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan sikap para kader kesehatan akan diteruskan dengan diseminasi apa yang sudah didapat kepada masyarakat sekitar tempat tinggalnya sehingga insiden dan kejadian berulang stroke dapat diturunkan. Penyuluhan dilakukan dengan metode berbasis kelompok secara komprehensif oleh pemateri multidisiplin meliputi spesialis saraf, spesialis gizi klinik, spesialis rehabilitasi medis, dan juga mengikutsertakan mahasiswa kedokteran FK UNISSULA. Kegiatan dilakukan secara terukur dan perubahan pengetahuan dan sikap terhadap stroke. Kegiatan telah dilakukan bulan Maret 2022 dengan peserta 25 orang kader kesehatan. Hasil kegiatan: 25 orang kader kesehatan kelurahan Banjardowo mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat ini. Selain mendapat penyuluhan, dilatih melakukan skrining risiko stroke menggunakan Kartu Skrining Risiko Stroke. Pada kesempatan ini juga dibagikan buku saku untuk awam mengenai stroke. Hasil post test: nilai terendah 6 dan tertinggi 10, nilai rata-rata 9,56. Kesimpulan: kegiatan penyuluhan CEKATAN STROKE memberikan hasil yang baik, dengan nilai rata-rata 9,56.Stroke is a neurological emergency which is the second cause of death in Indonesia, in addition to the first cause of disability. Although it has been able to suppress morbidity, the incidence of stroke is still high and even increasing. Therefore, it is considered important preventive efforts, especially at the community level itself. This activity is a real effort in stroke prevention efforts carried out by the community and for the community, in the form of a caring counseling intervention to prevent recognizing and dealing with stroke (CEKATAN STROKE to health cadres in Banjawdowo sub-district, Genuk sub-district, Semarang city. It is hoped that by increasing the knowledge, understanding and attitudes of the health cadres will continue to disseminate what has been obtained to the community around where they live so that the incidence and recurrence of stroke can be reduced. Counseling is carried out using a comprehensive group-based method by multidisciplinary speakers including neurologists, clinical nutrition specialists, medical rehabilitation specialists, and includes medical students from FK. UNISSULA. Activities are carried out in a measurable manner and change knowledge and attitudes towards stroke. The activity was carried out in March 2022 with 25 health cadres as participants. The results of the activity: 25 Banjardowo village health cadres participated in this community service activity. In addition to receiving counseling, they are trained to screen stroke risk using the Stroke Risk Screening Card. On this occasion, pocket books were also distributed for lay people about stroke. Post test results: the lowest score is 6 and the highest is 10, the average value is 9.56. Conclusion: the CEKATAN STROKE extension activity gave good results, with an average value of 9.56.