cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
livana.ph@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JLH/about/editorialTeam
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Language and Health
ISSN : 27220311     EISSN : 27223965     DOI : https://doi.org/10.37287/jlh
Core Subject : Health, Education,
Journal of Language and Health (JLH) is a peer-reviewed journal which promotes discussion on a broad range of the relationships between language and health. Catering for the linguistic expressions of health condition (including clinical and pathological), the journal publishes conceptual and empirical articles in the area. Submissions may include experimental, review, and theoretical discussion articles, with studies of either quantitative and/or qualitative frameworks. Articles may relate to any area of the intersections between language and health with regard, but not limited, to etiological issues, diagnosis, intervention, and theoretical frameworks.
Articles 342 Documents
Penerapan Algoritma Naïve Bayes untuk Prediksi Penyakit Depresi pada Mahasiswa gama, Adie Wahyudi Oktavia; Grren, Agustini Degni Melsy; Paramartha, I Gusti Ngurah Darma; Prathama, Gede Humaswara; Widnyani, Ni Made; Dananjaya, Md. Wira Putra
Journal of Language and Health Vol 6 No 2 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i2.6926

Abstract

Depression is one of the most serious mental health problems among college students, but it often goes unnoticed due to social stigma and limited access to psychological services. This study aims to apply the Naïve Bayes algorithm to predict depression in college students based on various factors, such as academic pressure, sleep duration, eating habits, financial stress, and family history of mental disorders. The model was built using 502 data obtained from the Kaggle platform, through the stages of data preprocessing, transformation, classification using Gaussian Naïve Bayes, and evaluation using a confusion matrix. The implementation process was carried out in Google Colab using the scikit-learn library. The evaluation results showed very good model performance with an accuracy of 97%, precision of 96%, recall of 98%, and F1-score of 97%. These findings indicate that the Naïve Bayes algorithm can be used effectively as an anonymous and efficient early screening tool for depression and has the potential to support increased awareness and mental health interventions in the college student environment.
Pengaruh Pemberian Susu Kedelai pada Ibu Nifas terhadap Peningkatan Berat Badan Bayi Lamdayani, Rinda; Aini, Apriyanti; Apriyanti, Popy
Journal of Language and Health Vol 6 No 2 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i2.6732

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) adalah suatu emulsi lemak dalam larutan protein, laktosa, dan garam-garam anorganik yang disekresikan oleh kelenjar mamae ibu, yang berguna sebagai makanan bagi bayinya. Salah satu upaya memperbanyak ASI adalah dengan meningkatkan asupan makanan yaitu mengkonsumsi sayuran dan buah- buahan yang mengandung laktagogum, vitamin C, vitamin A, protein, kalium, fosfor, asam folat akan dapat membantu meningkatkan produksi ASI seperti susu kedelai. Isoflavon dalam olahan kedelai dipercaya dapat meningkatkan produksi ASI dan mengurangi resiko kanker payudara. Susu kedelai merupakan minuman olahan dari sari pati kacang kedelai yang memiliki banyak kandungan gizi dan manfaat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian susu kedelai pada ibu nifas terhadap peningkatan berat badan bayi. Penelitian ini menggunakan desain one group pre test and post test design, yaitu suatu penelitian yang dilakukan dengan melibatkan kelompok perlakuan pre dan posttest. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Desember-Januari 2025. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa kelompok perlakuan sebelum pemberian susu kedelai sebesar 3176,47 dan setelah pemberian susu kedelai sebesar 3705,88 dengan p value 0,007 < 0,05, yang artinya Ha diterima yaitu ada pengaruh pemberian susu kedelai pada ibu nifas terhadap peningkatan berat badan bayi di wilayah kerja Puskesmas Bunga Mayang Martapura.
An Analysis of Students Reading Comprehension Difficulties Wulandari, Riski; Azmi, Aulia; Aisyah, Noor; Azhimia, Faida
Journal of Language and Health Vol 6 No 2 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i2.6827

Abstract

Schools, as key educational institutions, play a vital role in fostering 21st-century skills, notably the 4Cs: critical thinking, creativity, communication, and collaboration. Among these, reading ability stands out as a fundamental skill in elementary education, essential for students' overall learning success. This study investigates the reading comprehension difficulties experienced by students at Sekolah Dasar Teologi Kristen Galilea Banjarmasin. The study aims to analyze these difficulties in depth to provide insights into improving reading instruction and enhancing student learning outcomes. Objective to determine the reading difficulties of grade five students at SDTK Galilea Banjarmasin. Quantitative descriptive method research design. The population is the grade five at SDTK Galilea Banjarmasin, with a total sample of fitteen students. This research was conducted by distributing questions to children. Based on the data it can be know that 53,32% students has difficulties in determining main idea, 36,66% of students has difficulties in understanding vocabulary, 29,99% of students has difficulties in finding detail information, 28,33% students has difficulties in locating references, 26,66% students has difficulties in making inferences. Based on the analysis of students’ reading comprehension test result at SDTK Galilea Banjarmasin it can be concluded that students face challenges in various aspects of reading comprehension. They particulary struggle with identifying main idea, identifying references, making references, locating detailed information in the text. These finding suggest that students’ overall reading comprehension is still low, indicating a need for targed instructional strategies to addres these issues in the learning procces.
Peningkatan Mutu dengan Pendekatan Syariah sebagai Solusi Etis dan Holistik Setiawan, Yahmin; Handriyanto, Nova Tri; Solihah, Maratu; Winarto, Herry Octa; Novitalia, Dyan
Journal of Language and Health Vol 6 No 2 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i2.6932

Abstract

Perkembangan dunia medis menuntut peningkatan mutu pelayanan di rumah sakit. Namun, aspek etis sering diabaikan. Pendekatan Syariah menawarkan solusi yang menyelaraskan aspek teknis dan moral dalam pelayanan kesehatan, namun integrasinya masih kurang dieksplorasi, terutama di Indonesia. Pendekatan Syariah menawarkan sebuah kerangka kerja etis yang mendasar dalam Islam, yang tidak hanya menekankan aspek teknis dan profesional, tetapi juga aspek moral dan spiritual, tujuan penelitian untuk mengkaji integrasi prinsip-prinsip Syariah dalam mutu wajib rumah sakit, mengidentifikasi tantangan dan hambatan dalam implementasi, Menganalisis dampak penerapan pendekatan Syariah terhadap kepuasan pasien. Membuat rekomendasi untuk praktisi kesehatan dan pembuat kebijakan. Desain Penelitian kuantitatif dengan menggunakan accidental sampling, korespoden yang digunakan adalah pasien yang dirawat di Rumah Sakit X Kota Serang. Melakukan wawancara mendalam, survei, observasi, dan analisis dokumen. Menggunakan analisis data statistik deskriptif. Hasil ditemukan bahwa integrasi Syariah dalam mutu wajib meningkatkan kepuasan pasien. Integrasi prinsip-prinsip Syariah dalam mutu wajib rumah sakit adalah pendekatan yang layak dan menjanjikan. Dengan dukungan yang tepat, ini bisa menjadi solusi untuk menyediakan pelayanan kesehatan yang unggul dan etis.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan secara Demonstrasi: Memandikan Bayi terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu Post Partum Hamranani, Sri Sat Titi; Anggraini, Retno; Permatasari, Devi
Journal of Language and Health Vol 6 No 2 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i2.6939

Abstract

Memandikan bayi merupakan upaya yang dilakukan untuk menjaga agar tubuh bayi bersih, terasa segar, dan mencegah kemungkinan infeksi. Namun, banyak ibu post partum yang belum mengerti tentang cara memandikan bayi dikarenakan kurangnya pengetahuan. Memandikan bayi memiliki tantangan tersendiri bagi orang tua, rasa khawatir dan takut karena belum mempunyai pengalaman dalam memandikan bayi baru lahir. Tujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan secara demonstrasi memandikan bayi terhadap tingkat pengetahuan pada ibu post partum di Ruang Kana RSUD Wonosari. Desain Penelitian Quasi eksperimen, dengan teknik pengambilan sampel secara accidental sampling sebanyak 30 orang ibu post partum di Ruang Kana RSUD Wonosari. Analisis bivariat menggunakan uji statistik dengan uji Paired T Test dan Independen Sample T Test. Rata-rata umur responden pada kelompok intervensi 25,13 ± 4,98 dan kelompok kontrol 26,4 ± 4,92. Mayoritas responden memiliki berpendidikan tingkat SMA (53,3%), multipara (63,3%), cara persalinan SC (66,7%), dan tidak bekerja (80%). Rerata peningkatan pengetahuan pada kelompok intervensi sebesar 8,45 dan pada kelompok kontrol sebesar 5,72. Hasil analisa melalui uji Paired T Test data pengetahuan sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok intervensi didapatkan p-value 0,000 dan pada kelompok kontrol didapatkan p-value 0,000. Hasil analisa pengaruh pendidikan kesehatan didapatkan hasil p-value 0,001 < 0,05, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Terdapat pengaruh pemberian pendidikan kesehatan secara demonstrasi terhadap tingkat pengetahuan ibu post partum di Ruang Kana RSUD Wonosari.
Analisis hubungan literasi kesehatan ibu dengan perkembangan Balita Putri, Anggie Pradana; Iswahyuni, Sri; Rejo, Rejo; AM, Ady Irawan
Journal of Language and Health Vol 6 No 2 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i2.6972

Abstract

Latar Belakang: Periode usia nol sampai lima tahun merupakan masa emas perkembangan anak yang menentukan fondasi kognitif, motorik, bahasa, dan sosial-emosional. Literasi kesehatan ibu berperan penting dalam mendukung praktik pengasuhan yang optimal pada masa ini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat literasi kesehatan ibu dan perkembangan balita. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan melibatkan 187 pasangan ibu-anak usia 0–59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sukoharjo. Literasi kesehatan ibu diukur menggunakan HLS-EU-SF12-Indonesia, sedangkan perkembangan anak dinilai melalui Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Mayoritas ibu memiliki literasi kesehatan kategori inadequate (37,4%) dan problematic (34,8%). Sebanyak 35,8% balita menunjukkan perkembangan yang meragukan atau menyimpang. Hasil uji Chi-Square menunjukkan hubungan yang signifikan antara literasi kesehatan ibu dan perkembangan balita (χ² = 21,84; p = 0,000), di mana tingkat literasi yang lebih baik berkorelasi dengan proporsi perkembangan anak yang lebih sesuai. Kesimpulan: Literasi kesehatan ibu berhubungan signifikan dengan perkembangan balita. Peningkatan literasi kesehatan ibu melalui intervensi edukatif yang kontekstual sangat penting untuk mendukung pengasuhan dan tumbuh kembang anak secara optimal. Background: The early childhood period zero to five years is known as the golden age, which plays a vital role in shaping children’s cognitive, motor, language, and socio-emotional development. Mothers, as primary caregivers, have a significant influence on child development, especially through their level of health literacy. Maternal health literacy, defined as the ability to obtain, understand, assess, and apply health information, has been shown to affect parenting quality and the developmental outcomes of children. Objective: This study aimed to analyze the relationship between maternal health literacy and child development among mothers with children aged 0–59 months in the working area of Sukoharjo Public Health Center, Indonesia. Methods: A cross-sectional quantitative approach was employed with 187 mother–child pairs selected using stratified random sampling. Maternal health literacy was measured using the HLS-EU-SF12-Indonesia instrument, while child development was assessed with the Pre-Screening Developmental Questionnaire (KPSP). Data were analyzed using descriptive statistics and Chi-Square tests with SPSS 22.0. Results: The majority of mothers had low to problematic levels of health literacy (inadequate: 37.4%, problematic: 34.8%), while only 9.1% had excellent literacy. Meanwhile, 35.8% of children were found to have questionable or delayed development. A significant relationship was found between maternal health literacy and child developmental status (χ² = 21.84; df = 3; p < 0.001), with higher literacy levels associated with a greater proportion of children achieving age-appropriate developmental milestones. Conclusion: Maternal health literacy is significantly associated with child development. Mothers with higher literacy levels are more likely to provide optimal caregiving and stimulation, leading to better developmental outcomes in their children. Strengthening maternal health literacy should become a strategic component in public health interventions to support early childhood development.
Penanganan Fimosis pada Anak: Sebuah Studi Kasus Kusumawinakhyu, Titik
Journal of Language and Health Vol 6 No 2 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i2.7000

Abstract

Fimosis, yaitu kondisi di mana kulup tidak bisa ditarik sepenuhnya dari ujung penis, merupakan kelainan urologi yang sering ditemukan pada anak laki-laki. Walaupun fimosis yang bersifat fisiologis seringkali membaik seiring waktu, kondisi fimosis patologis memerlukan penanganan medis. Penelitian studi kasus ini bertujuan untuk menguraikan ciri-ciri klinis, metode diagnostik, dan hasil terapi pada tujuh pasien anak yang mengalami fimosis dan berkunjung ke Klinik Pratama X. Data retrospektif dikumpulkan dari catatan medis pasien yang menerima penanganan fimosis antara Januari 2024 hingga Mei 2025. Dari ketujuh kasus yang dianalisis, rentang usia pasien adalah 8 hingga 11 tahun, dengan keluhan utama meliputi kesulitan berkemih, balanitis berulang, dan akumulasi smegma. Analisa dalam penelitian ini menggunakan Analisa deskriptif berdasarkan hasil intervensi. Semua pasien menjalani prosedur sirkumsisi, sembuh dengan baik dan 2 mendapatkan terapi kortikosteroid topikal dan antibiotik oral,di karena adanya peradangan yang belum sembuh dikarenakan terlambat control untuk membuka kasa verban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sirkumsisi berhasil memberikan resolusi total pada semua kasus yang dioperasi. Keterlambatan membuka balutan kasa memerlukan pemantauan lebih lanjut dan lebih lama penyembuhannya. Studi ini menekankan pentingnya deteksi dini, penentuan penanganan yang disesuaikan dengan kondisi individu, dan edukasi orang tua untuk mencapai hasil terbaik pada anak dengan fimosis. Selain itu dokter wajib mengetahui kategori fimosis fisiologis dan patologis, agar keberhasilan pemelihan prosedur tepat dipilih dan tercapai waktu kesembuhan yang cepat.
Therapeutic Pitfalls of Nicardipine (Calcium Channel Blocker) in Hypertensive Emergency with Low Ventricular Ejection Fraction: A Case Of Refractory Cardiogenic Shock Sukmara, Uta Provinsiana; Mulyawan, Nabila
Journal of Language and Health Vol 6 No 2 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i2.7029

Abstract

Nicardipine, a member of the dihydropyridine class of calcium channel blockers, is frequently employed for acute blood pressure control in hypertensive emergencies due to its potent and rapid vasodilatory effects. However, its use in patients with compromised cardiac function particularly those with significantly diminished left ventricular ejection fraction (LVEF) warrants caution, given its potential to depress myocardial contractility. This report presents the clinical course of a 72-year-old female patient with long-standing coronary artery disease and chronically reduced LVEF who was admitted in hypertensive crisis accompanied by respiratory failure. This study seeks to explore and understand the effects of intravenous nicardipine on vulnerable patients whose hearts are already weakend particulary those with severaly reduced left ventricular ejection fraction (LVEF). She was administered intravenous nicardipine at a conservative starting dose of 2 mg/hour. Within six hours, the blood pressure dropped precipitously from 252/138 mmHg to 88/46 mmHg. Despite prompt discontinuation of the drug and initiation of vasopressor support with norepinephrine and dobutamine, the patient’s condition rapidly worsened, progressing to cardiogenic shock and culminating in cardiac arrest on the sixth day in the intensive care unit. This case exemplifies the potential dangers of administering vasodilatory agents like nicardipine to patients with severely limited myocardial reserve. The convergence of systemic vasodilation, reduced inotropic support, and poor compensatory response likely precipitated the hemodynamic collapse.
Ikterus Obstruktif Iswadi, Iswadi
Journal of Language and Health Vol 6 No 2 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i2.5802

Abstract

Ikterus adalah perubahan warna kekuningan pada kulit dan mukosa akibat peningkatan kadar bilirubin dalam plasma. Berdasarkan penyebabnya, ikterus dibagi menjadi tiga jenis: pre-hepatik, hepatic/intrahepatic, dan hepatic/ekstrahepatic. Ikterus obstruktif terjadi akibat obstruksi bilier, yang dapat disebabkan oleh kondisi seperti koledocholithiasis, kanker pankreas, dan pankreatitis. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus untuk menggali kondisi klinis seorang pria berusia 61 tahun mengalami gejala ikterus obstruktif, nyeri perut, dan kesulitan BAB. Diagnosis awal mencakup ikterus obstruktif, Sindrom Mirizzi, dan tumor periampullary, dengan kondisi meteorismus. Penatalaksanaan melibatkan pemberian cairan infus, analgesik, serta terapi untuk hipertensi portal dan pencegahan infeksi. Diagnosis diferensial, seperti tumor periampullary, penting untuk memastikan diagnosis. Penanganan melibatkan prosedur bedah dan endoskopi, dengan perhatian pada pencegahan komplikasi dan pengaturan cairan tubuh. Tujuan utama adalah meredakan gejala dan mendukung pemulihan pasien.
Mirror Therapy untuk Pasien Stroke dengan Kelemahan Anggota Gerak Bagian Atas: Literatur Review” Zuraida, Siti; Musniati, Musniati; Kusumawardani, Diny
Journal of Language and Health Vol 6 No 2 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i2.6801

Abstract

Stroke merupakan penyebab utama kecacatan jangka panjang, dengan lebih dari 80% pasien mengalami kelemahan anggota gerak atas. Mirror therapy (MT) adalah metode rehabilitasi non-invasif yang menggunakan ilusi visual melalui cermin untuk merangsang aktivitas motorik dan neuroplastisitas. Meskipun hasil studi menunjukkan potensi positif, efektivitas MT masih bervariasi dan belum ada protokol standar yang diterima secara luas.Tujuan: Meninjau dan menganalisis bukti ilmiah terbaru mengenai efektivitas mirror therapy terhadap pemulihan fungsi anggota gerak atas pada pasien stroke.Metode: Literatur review sistematis menggunakan database PubMed, Scopus, ScienceDirect, dan Google Scholar dengan kriteria inklusi artikel terbit 2019–2024, menggunakan desain RCT atau quasi-eksperimen, dan membahas terapi cermin untuk ekstremitas atas. Proses telaah dimulai dari identifikasi, seleksi dan ektraksi berdasarkan desain, sampel, durasi, dan hasil terapi. Hasil: Didapatkan ada 11 artikel yang sudah dilakukan telaah, hasilnya sebagian besar studi menunjukkan bahwa MT berdampak signifikan terhadap peningkatan fungsi motorik, kekuatan otot, koordinasi, dan aktivitas sehari-hari. Efektivitas terapi dipengaruhi oleh durasi (minimal 4 minggu), frekuensi, fase stroke, dan keterlibatan kognitif pasien.Kesimpulan: Mirror therapy merupakan terapi rehabilitasi yang efektif dan ekonomis untuk meningkatkan pemulihan fungsi anggota gerak atas pada pasien stroke.