cover
Contact Name
Ahmad Rustam
Contact Email
ahmad.rustam1988@gmail.com
Phone
+6285399507330
Journal Mail Official
ahmad.rustam1988@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.ardenjaya.com/index.php/ajsh/1
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora
Published by Arden Jaya Publisher
ISSN : 28081447     EISSN : 28081307     DOI : 10.57250
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora (AJSH) menerbitkan karya hasil penelitian dan kajian ilmiah pada ruang lingkup ilmu sosial dan ilmu humaniora diantaranya: antropologi, kajian bisnis, kajian komunikasi, tata kelola perusahaan, kriminologi, kajian lintas budaya, demografi, kajian ekonomi pembangunan, studi pendidikan dan etika, geografi sosial, studi manajemen teknologi informasi, hubungan industrial, hubungan internasional, studi hukum, studi media, ilmu politik, studi dinamika kependudukan, studi psikologi, studi administrasi publik, sosial kesejahteraan, studi agama dan linguistik. Nama terbitan berkala : Arus Jurnal Sosial dan Humaniora (AJSH) Bulan dan tahun pertama kali terbit : Agustus (2021) Edisi berlaku ISSN yang di ajukan : Vol. 1, No. 2, Aguatus (2021) Frekuensi terbitan : 3 Kali dalam Setahun Bahasa untuk artikel yang diterbitkan : Indonesia dan Inggris Media terbitan (cetak/elektronik) : Cetak dan Elektronik Alamat url terbitan : http://jurnal.ardenjaya.com/index.php/Ajsh
Articles 104 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 1: April (2025)" : 104 Documents clear
Proses Adopsi Inovasi Adaptasi Digital Tokyo Game Show 2020 Ivanka, Ananda Martin Gregorious; Sakariah, Dewi Saraswati
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.1127

Abstract

Pandemi COVID-19 mempercepat proses digitalisasi di berbagai sektor, termasuk industri event budaya. Salah satu studi kasus penting adalah Tokyo Game Show (TGS) 2020, yang untuk pertama kalinya diselenggarakan sepenuhnya secara digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses adopsi inovasi digital dalam penyelenggaraan TGS 2020 menggunakan teori Diffusion of Innovations oleh Everett M. Rogers (1983). Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, studi ini menelaah lima tahapan adopsi inovasi—knowledge, persuasion, decision, implementation, dan confirmation—beserta lima karakteristik persepsi inovasi yang memengaruhi respons pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi TGS 2020 menunjukkan keunggulan dalam jangkauan global, efisiensi biaya, dan kompatibilitas dengan budaya digital industri game. Namun, beberapa tantangan muncul, seperti hilangnya pengalaman fisik yang imersif, kesenjangan akses teknologi, dan kesulitan dalam evaluasi kualitatif. Berdasarkan waktu adopsi dan jenis inovasinya, TGS 2020 dikategorikan sebagai early adopter dan bentuk preventive innovation. Temuan ini menegaskan bahwa inovasi digital tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga membentuk norma baru dalam penyelenggaraan event budaya yang adaptif, partisipatif, dan berkelanjutan.
Analisis Pengembangan Sektor Ekonomi Unggulan Berbasis Komoditi Ekspor di Provinsi Sulawesi Tenggara Nur, Muh; Efendi, Haerul; Masse, Ambo; Paluala, Kusman
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan penelitian ini akan dilakukan sebagai upaya dalam membantu pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam memecahkan persoalan ekonomi yang didasari pada usaha peningkatan pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai melalui  identifikasi  sektor-sektor ekonomi yang masuk kategori sektor basis.           Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengkaji dan menganalisis sektor-sektor ekonomi yang menjadi sektor sektor basis di di Sulawesi Tenggara. (2). Mengkaji dan menganalisis pengembangan sektor-sektor ekonomi yang memiliki komoditi unggulan di Provinsi Sulawesi Tenggara. (3) Mengkaji dan menganalisis komoditi unggulan yang memiliki unggulan peluang ekspor di Sulawesi Tenggara. Penelitian ini menggunakan analisis Location Quotient (LQ) dan analisis RCA (Revealed Comparative Advantage). Penelitian ini diharapkan mampu menunjukkan bahwa kajian sektor ekonomi basis dapat  mengidentifikasi pengembangan sektor-sektor ekonomi yang ada di beberapa daerah sehingga potensi sektor ekonomi unggulan yang dominan dapat dikembangkan menjadi komoditi ekspor. Karena  kajian pengembangan sektor-sektor  ekonomi basis dengan sendirinya dapat meningkatkan  pertumbuhan ekonomi dan berkontribusi besar terhadap Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) masing-masing daerah.                   Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1). Identifikasi  beberapa sektor  ekonomi yang terdiri dari sektor pertanian, kehutanan dan perikanan, sektor pertambangan dan penggalian, sektor industri pengolahan, sektor pengadaan listrik dan gas, sektor pengadaan air dan sektor ekonomi lainnya menunjukkan bahwa sebagian besar komoditi ekonomi disetiap  daerah kabupaten/kota yang ada di seluruh wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara  dapat  menghasilkan  komoditi yang berada dalam kategori basis atau komoditi unggulan daerah.  (2) Hasil perekonomian daerah sebagian besar berasal dari sektor-sektor ekonomi dari sektor pertanian, kehutanan dan perikanan, sektor pertambangan dan penggalian memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan menjadi komoditi unggulan daerah sehingga dapat memberikan kontribusi yang sangat berarti bagi peningkatan nilai komoditas ekspor daerah Sulawesi Tenggara. (3) Komoditi unggulan daerah tersebar dibeberapa sektor ekonomi yang memiliki peluang ekspor  yang dapat memberikan  kontribusi besar terhadap nilai ekspor secara nasional  namun belum menujukkan keunggulan komparatif adventage daerah, disebabkan karena nilai komoditi ekspor daerah masih didominasi oleh komoditi ekspor dari sektor pertambangan.
Hak Imunitas Advokat dan Prinsip Equality Before the Law: Telaah Hukum Pidana Islam dan Hukum Positif dalam Kasus Obstruction of Justice Juniar Sidiki; Kasim, Nur Mohamad; Amrain, Fitran
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.1130

Abstract

Artikel ini membahas tentang hak imunitas advokat dan prinsip equality before the law dalam konteks hukum positif Indonesia dan hukum pidana Islam, dengan fokus pada kasus obstruction of justice. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis sejauh mana hak imunitas advokat dapat dipertahankan tanpa merusak prinsip kesetaraan di depan hukum, serta mengkaji batasan-batasan hak imunitas dalam kaitannya dengan tindakan penghalangan proses peradilan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual untuk menganalisis norma hukum yang berlaku dalam sistem hukum Indonesia dan hukum pidana Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun hak imunitas advokat bertujuan untuk melindungi kebebasan profesi, hak ini tidak bersifat mutlak. Hak imunitas advokat harus dibatasi ketika digunakan untuk merintangi proses peradilan, seperti dalam kasus obstruction of justice. Dalam hukum positif Indonesia, tindakan penghalangan peradilan diatur dalam Pasal 221 KUHP, sementara hukum pidana Islam menekankan prinsip al-adl (keadilan) yang mengharuskan setiap individu, termasuk advokat, bertanggung jawab atas perbuatannya, tanpa memandang kedudukan sosial atau profesi. Oleh karena itu, meskipun hak imunitas diberikan, tindakan yang merusak sistem peradilan harus tetap dihukum. Artikel ini menyimpulkan bahwa prinsip equality before the law harus dijaga untuk memastikan keadilan dalam sistem peradilan, dan hak imunitas advokat tidak boleh disalahgunakan untuk menghalangi jalannya keadilan.
Implementasi Prinsip Sustainable Development dalam Proyek Gorr Provinsi Gorontalo Dilihat dari Persfektif Hukum Lingkungan Tri Maharani Himam
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.1131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi prinsip pembangunan berkelanjutan (sustainable development) dalam proyek Gorontalo Outer Ring Road (GORR) Provinsi Gorontalo dari perspektif hukum lingkungan. Metode yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif dan empiris, dengan pendekatan deskriptif analitis untuk menelaah regulasi terkait, terutama Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UUPPLH), serta menganalisis dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh proyek tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun proyek GORR memiliki potensi untuk mendongkrak perekonomian daerah, implementasi prinsip pembangunan berkelanjutan belum sepenuhnya tercermin dalam perencanaan dan pelaksanaannya. Proyek ini berisiko melanggar ketentuan dalam UUPPLH, seperti tidak terkelolanya dampak lingkungan dengan baik, serta kurangnya pengawasan terhadap mitigasi yang sudah direncanakan. Potensi pelanggaran juga teridentifikasi dalam hal pembalakan liar dan kerusakan ekosistem hutan yang dapat memperburuk masalah deforestasi dan perubahan iklim. Oleh karena itu, disarankan agar pengelola proyek memperhatikan aspek lingkungan lebih seksama, melakukan evaluasi AMDAL secara berkala, serta melibatkan masyarakat dalam pengelolaan dan perencanaan proyek.
Analisis Proses Seleksi dan Penempatan Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan pada Yayasan Perguruan Pembda Nias Telaumbanua, Herlinawati; Mendrofa, Syah Abadi; Gea, Jeliswan Berkat Iman Jaya; Telaumbanua , Aferiaman
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.1132

Abstract

Proses seleksi dan penempatan tenaga pendidik serta tenaga kependidikan merupakan elemen krusial dalam meningkatkan kualitas pendidikan. SMK Swasta Pembda Nias menghadapi tantangan dalam memastikan bahwa tenaga pendidik yang direkrut memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan institusi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme seleksi dan penempatan tenaga pendidik serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, serta analisis dokumen terhadap kebijakan rekrutmen dan penempatan di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses seleksi dilakukan melalui beberapa tahap, meliputi perekrutan, seleksi administrasi, tes kompetensi, wawancara, dan penempatan berdasarkan keahlian. Namun, beberapa kendala ditemukan, seperti ketidakseragaman dalam metode seleksi, keterbatasan referensi calon tenaga pendidik, serta keterbatasan anggaran yang mempengaruhi rekrutmen. Kesimpulannya, seleksi dan penempatan tenaga pendidik di SMK Swasta Pembda Nias masih memerlukan perbaikan untuk meningkatkan efektivitasnya. Diperlukan standarisasi prosedur seleksi, peningkatan akses referensi calon tenaga pendidik, serta optimalisasi alokasi anggaran guna menjamin tenaga pendidik yang lebih berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan sekolah.
Hutan Adat Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 35/PUU-X-2012 : Konsekuensi Hukum dan otoritas Pemanfaatan Oleh Masyarakat Mutiara I.Kadir; Hippy, Janwar
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.1141

Abstract

Jaminan terhadap pengakuan dan penghormatan terhadap kedudukan masyarakat hukum adat telah diamanatkan dalam Pasal 18B ayat (2) UUD NRI 1945. Selanjutnya norma tersebut dituangkan dalam UU Kehutanan. Akan tetapi, lahirnya UU ini memposisikan masyarakat hukum adat pada posisi yang dilematis, sebab harus mengalah terhadap kepentingan umum melalui kepemilikan negara. Lahirnya Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 35/PUU-X/2012 kemudian menjadi terobosan hukum dalam proses pembaharuan hukum terhadap hak-hak masyarakat hukum adat. Permasalahan dalam penelitian ini adalah pertama, bagaimana pertimbangan hukum hakim konstitusi pada putusan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 35/ PUU-X/ 2012 dalam menjamin hak-hak masyarakat hukum adat?. Kedua, bagaimana implikasi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 35/PUU-X/2012 terhadap kebijakan turunan pemerintah dan manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat hukum adat?. Penelitian ini merupakan penelitian normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan, pendekatan sejarah serta pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 35/PUU-X/2012, hak atas hutan adat menjadi sepenuhnya dimiliki oleh masyarakat hukum adat setelah MK mengabulkan sebagaian permohonan dengan menghapus frasa kata ‘negara’ dalam kepemilikan hutan. Oleh sebab itu, putusan MK tersebut meretas konsekuensi hukum berupa lahirnya peraturan turunan oleh kementerian terkait dan menjadikan masyarakat hukum adat memiliki otoritas berupa kebebasan tersendiri untuk mengelola dan memanfaatkan seluruh hasil alam yang terdapat dalam wilayah hutan adat sebagai proses pemberdayaan masyarakat hukum adat.
Obstruction of Justice dalam Proses Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi Pada Kasus Kebocoran Dokumen di Kementerian ESDM Nur Azmi Kurnia Amili; Puluhulawa, Irlan
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.1142

Abstract

Tindak lanjut yang berbeda leh Dewas KPK dan Polda Metro Jaya dalam penanganan persoalan kebocoran dokumen KPK di Kementerian ESDM menunjukkan bahwa tindakan obstruction of justice sejatinya penting untuk diselesaikan secara selaras agar tidak mengganggu proses penanganan perkara korupsi yang dilakukan oleh KPK. Focus kajian akan dilakukan pada pertama, dampak hukum akibat tindakan obstruction of justice terhadap penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi?, kedua, bagaimana mekanisme yang seharusnya dilakukan oleh KPK dalam mencegah tindakan obstruction of justice dari internal KPK?. Kedua persoalan tersebut akan dikaji secara normative dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, serta pendekatan konseptual. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder, dimana teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan. Hasil penelitian berkesimpulan bahwa tindakan obstruction of justice terhadap penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh lembaga penegak hukum berdampak pada beberapa hal yakni proses penegakan hukum yang dilakukan oleh KPK menjadi terganggu, serangan balik oleh koruptor dan lingkungan disekitarnya kepada KPK, hingga menunrunkan tingkat kepercayaan public terhadap KPK ketika obstruction of justice tersebut justru dilakukan oleh pihak internal KPK. Oleh sebab itu, kewenangan yang besar dimiliki oleh Dewas KPK dalam melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap pimpinan dan pegawai KPK seharusnya menjadi langkah awal yang seharusnya dilakukan oleh KPK dalam mencegah tindakan obstruction of justice dari internal KPK.
Kajian Tentang Kota Berkelanjutan di Indonesia (Studi Kasus di Kota Metro, Lampung) Maulidya, Ade
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.1147

Abstract

Pembangunan kota berkelanjutan merupakan salah satu agenda global yang tercermin dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada tujuan ke-11. Kota Metro sebagai salah satu kota kecil di Indonesia menunjukkan dinamika urbanisasi yang memerlukan evaluasi terhadap prinsip-prinsip keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana Kota Metro mengadopsi prinsip kota berkelanjutan dengan menggunakan indikator dari UN-Habitat yang mencakup dimensi sosial, ekonomi, lingkungan, dan kelembagaan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif-deskriptif dengan pengumpulan data melalui studi dokumentasi, observasi lapangan, dan telaah literatur ilmiah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Kota Metro telah memiliki perencanaan tata ruang yang mempertimbangkan zonasi hijau dan perlindungan lahan pertanian, masih terjadi gejala urban sprawl di kawasan pinggiran. Sistem transportasi publik belum optimal, namun terdapat upaya perbaikan melalui pengembangan jalur sepeda dan trotoar. Pemanfaatan energi terbarukan dan pengelolaan sampah menunjukkan kemajuan awal, tetapi partisipasi masyarakat dan dukungan kebijakan masih perlu ditingkatkan. Dalam aspek sosial, partisipasi warga telah difasilitasi melalui Musrenbang, namun keterlibatan kelompok rentan masih minim.
Pengembangan Media Abiqu dengan Gamifikasi Pada Materi Cerita Pendek Kartikasari, Ratna Dewi; Minarziyan, Rutiko Omar; Sarah, Siti
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.1162

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan: 1) Media pembelajaran Abiqu dengan gamifikasi pada materi cerita pendek SMA, 2) tingkat kelayakan dan respon terhadap produk yang dikembangkan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minimnya pemahaman penerapan media gamifikasi pada materi cerita pendek dan masih terdapat pembelajaran dengan media yang kurang menarik. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan tahapan 1) Analysis, 2) Design, 3) Devlopment of Production, 4) Implementation or Delivery and 5) Evaluation (ADDIE). Penelitian ini menggunaan Teknik pengumpulan data yaitu mencari literatur, internet, jurnal dan di perkuat secara nyata dengan wawancara kepada pengajar bahasa Indonesia untuk memperoleh data kebutuhan. Adapun sumber data terdiri dari ahli Materi, ahli media, guru dan peserta didik. Hasil validasi produk diperoleh 1) Validasi ahli materi memperoleh presentasi 83% dengan kriteria sangat layak, 2) Validasi ahli media memperoleh 84% dengan kriteria sangat layak, 3) Uji coba Luas memperoleh 85%. Berdasarkan data yang diperoleh menunjukan bahwa pengembangan abiqu dengan gamifikasi mendapatkan respon yang baik. Dapat disimpulkan bahwa pengembangan media abiqu dengan gamifikasi pada materi cerita pendek layak digunakan sebagai media pembelajaran cerpen siswa SMA/Sederajat.
Analisis Green Leadership Calon Kepala Daerah se-Sulawesi Tenggara pada Pilkada Serentak Tahun 2024 Djabbari, Muhammad Hidayat; Fauzi, Rizal; Tamrin, Saddam Husain
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.1163

Abstract

Pemilihan Kepala Daerah Sulawesi Tenggara 2024 menjadi momen penting dalam menentukan arah kepemimpinan daerah yang tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Green Leadership dalam visi dan misi calon kepala daerah di 16 kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode analisis konten untuk mengidentifikasi komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan berdasarkan indikator Green Leadership. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas calon kepala daerah mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam kebijakan mereka, dengan fokus pada pengelolaan sumber daya alam yang ramah lingkungan, pembangunan infrastruktur berkelanjutan, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan ekonomi hijau. Beberapa daerah juga menunjukkan komitmen terhadap inovasi dan kebijakan pro-lingkungan, serta pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pengambilan keputusan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Green Leadership menjadi fokus utama dalam visi dan misi calon kepala daerah, yang diharapkan dapat mendukung pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Tenggara.

Page 10 of 11 | Total Record : 104