cover
Contact Name
OTONG KARYONO
Contact Email
okar@unma.ac.id
Phone
+622338891517
Journal Mail Official
pps@unma.ac.id
Editorial Address
Jl. K.H. Abdul Halim No. 103 Telpn. 02338891517 Majalengka Jabar
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Dialogika Manajemen dan Administrasi
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 27163563     EISSN : 27209865     DOI : https://doi.org/10.31949/dialogika
Jurnal DIALOGIKA : Manajemen dan Administrasi as a scientific media in the field of management and administration, for academics, researchers, practitioners and observers to publish research articles or conceptual articles (ideas) on problems and developments in management and administration in Indonesia. The scope of the articles published in this journal includes: Management, Public Administration, Education Management, and other fields
Articles 78 Documents
PENGARUH PENGAWASAN MELEKAT TERHADAP DISIPLIN KERJA PEGAWAI DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT, DESA, PEREMPUAN, DAN PERLINDUNGAN ANAK (DPMDPPA) KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG Asyatul Rahmi; Hariyanti Hamid; Lukman
DIALOGIKA Vol 6 No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dialogika.v6i2.15313

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pengawasan melekat terhadap disiplin kerja pegawai di Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Perempuan, dan Perlindungan Anak Kabupaten Sidenreng Rappang. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif dengan teknik sampling jenuh pada 38 pegawai. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, dan studi pustaka, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, dan regresi linear sederhana melalui SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan melekat berada dalam kategori baik dengan capaian 67%, dan disiplin kerja pegawai sebesar 61%. Uji ANOVA memperoleh Fhitung 21,974 dan signifikansi 0,000, serta uji t menunjukkan thitung 5,780 > ttabel 1,688, yang berarti terdapat pengaruh signifikan. Nilai R square sebesar 61,6% menunjukkan kontribusi pengawasan terhadap disiplin kerja. Temuan ini menegaskan bahwa semakin optimal pengawasan atasan, semakin tinggi pula tingkat kedisiplinan pegawai.  
ANALISIS PENILAIAN KINERJA GURU PADA MADRASAH ALIYAH Zuhroh , Fathimahtuz; Cahyadi , Nur
DIALOGIKA Vol 6 No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dialogika.v6i2.15754

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penilaian kinerja guru di Madrasah Aliyah XYZ dengan fokus pada faktor-faktor penyebab penurunan dan kenaikan kinerja guru selama kurun waktu tiga tahun terakhir (2022-2024). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang didukung oleh data wawancara, observasi, dan dokumentasi dari 18 guru mata pelajaran di madrasah tersebut. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penurunan kinerja guru pada tahun 2023 disebabkan oleh beberapa faktor utama, yaitu tingginya beban kerja administratif, kurangnya motivasi, komunikasi yang kurang efektif antara guru dan manajemen sekolah, serta minimnya dukungan pelatihan yang aplikatif sesuai kondisi pembelajaran di kelas. Selain itu, kekurangan guru dan kondisi fisik yang kurang mendukung juga turut berkontribusi menurunnya kinerja guru. Sebaliknya, kenaikan kinerja guru pada tahun 2024 berkaitan dengan penerapan teknologi pembelajaran berbasis e-learning, adanya peningkatan motivasi dan disiplin kerja guru, serta dukungan fasilitas yang memadai. Dampak positif yang terlihat antara lain peningkatan nilai rata-rata dan keaktifan siswa, suasana pembelajaran yang lebih interaktif, serta meningkatnya kepuasan siswa terhadap proses pembelajaran. Penelitian ini merekomendasikan perlunya evaluasi dan pengembangan sistem penilaian kinerja guru yang lebih sistematis dan berorientasi pada pengembangan profesionalisme, serta peningkatan dukungan pelatihan yang relevan demi meningkatkan mutu pembelajaran dan profesionalisme guru di Madrasah Aliyah XYZ.
BUDAYA ORGANISASI DALAM PELAYANAN PENERBITAN KARTU IDENTITAS ANAK DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG Ryan Saputra; Adnan , A. Astinah; Hardianti, Hardianti
DIALOGIKA Vol 6 No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dialogika.v6i2.16479

Abstract

Penelitian ini membahas tentang budaya organisasi dalam pelayanan penerbitan Kartu Identitas Anak di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidenreng Rappang. Permasalahan yang diangkat adalah rendahnya kesadaran masyarakat dan belum optimalnya pelayanan akibat kurangnya sosialisasi serta sarana dan prasarana yang belum memadai. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan budaya organisasi serta faktor pendukung dan penghambat dalam pelayanan penerbitan Kartu Identitas Anak. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi berperan penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan, namun masih terdapat hambatan berupa keterbatasan sumber daya manusia, komunikasi internal yang belum optimal, dan minimnya motivasi aparatur. Kesimpulannya, budaya organisasi yang kuat dan berorientasi pada pelayanan publik perlu diperkuat untuk mewujudkan pelayanan yang efektif, transpan dan berkeadilan
INTEGRASI SDM ISLAMI DAN KESELAMATAN KESEHATAN KERJA (K3) UNTUK MEWUJUDKAN LINGKUNGAN KERJA AMAN DAN PRODUKTIF Azzah, Fitriani; Fitria, Anis Fitria; Mardiyah, Mardiyah; Stefany, Putri Dewi; Syamsiyah, Nayla Eka
DIALOGIKA Vol 6 No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dialogika.v6i2.16537

Abstract

Manajemen sumber daya manusia (SDM) yang efektif tidak hana menekankan aspek aministratif, tetapi juga penciptaan lingkungan kerja yang aman, harmonis, dan produktif. Penelitianini mengkaji antara manejemn SDM Islami dan penerapan keselamatan serta kesehatan kerja (K3) sebagai stratgei meningkatkan kualitas kerja. Dalam perspektif Islam, pengelolaan SDM berlandaskan nilai amanah, tanggung jawa, dan keberkahan, sedangkan K3 berperan mencegah kecelakaan serta melindungi pekerja. Dengan metodi studi pustaka dan pendekatan deskriptif-analisis, penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai Islami memperkuat budaya kerja yang adil dan etid, sementara penerapan K3 meningkatkan kinerja dan keselamatan kerja. Sinergi antara SDM Islami dan K3 menghasilkan lingkungan kerja yang professional, sehat, dan bernilai spiritual, sekaligur mendorong peningkatan loyalitas, produktivitas, dan keberlanjutan organisasi. Integrase keduanya menjadi strategi penting dalam mewujudkan lingkungan kerja yang berkualitas dan berkeadilan.
STRATEGI PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MELALUI FAKTOR PREDIKTOR SUPERVISI AKADEMIK DAN EFIKASI DIRI GURU Kamaludin, Kamaludin; Dulyapit, Apit; Takdir, Muh.
DIALOGIKA Vol 6 No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dialogika.v6i2.16558

Abstract

Kompetensi guru merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dasar. Salah satu upaya strategis yang dapat dilakukan adalah melalui supervisi akademik yang efektif. Namun, efektivitas supervisi akademik dalam meningkatkan kompetensi guru dapat dimediasi oleh efikasi diri guru. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh supervisi akademik terhadap kompetensi guru dengan efikasi guru sebagai variabel intervening di SD Negeri se-Kota Depok. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara cluster random sampling terhadap guru-guru SD Negeri di Kota Depok. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis jalur (path analysis) untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antara variabel supervisi akademik, efikasi diri, dan kompetensi guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Supervisi akademik memberikan kontribusi sebesar 58,7% terhadap peningkatan kompetensi guru dengan nilai koefisien regresi 0,523. Kemudian, supervisi akademik memberikan kontribusi sebesar 40,4% terhadap efikasi diri guru dengan nilai Koefisien regresi 0,528. Sedangkan efikasi diri memiliki kontribusi besar, yaitu 61,1%, terhadap peningkatan kompetensi guru dengan nilai koefisien regresi 0,643. Berdasarkan hal tersebut maka pengaruh langsung supervisi akademik terhadap kompetensi guru (0,523) lebih besar dibandingkan pengaruh tidak langsung melalui efikasi diri (0,339). Dengan demikian, efikasi diri tidak berperan sebagai mediator signifikan dalam hubungan supervisi akademik dan kompetensi guru. Artinya, supervisi akademik dapat meningkatkan kompetensi guru secara langsung tanpa bergantung pada adanya perubahan efikasi diri
EVALUASI PENERAPAN PRINSIP PELAYANAN PUBLIK DALAM KINERJA APARATUR DI UPT BAPENDA KECAMATAN KULO Andi Fatmawati; Syarifuddin, Haeruddin; Jabbar, Abdul
DIALOGIKA Vol 7 No `1 (2025): Desember 2025 (in press)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dialogika.v7i`1.16660

Abstract

Pelayanan publik merupakan fungsi utama birokrasi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, namun praktik di tingkat daerah masih menghadapi kendala transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penerapan prinsip-prinsip pelayanan publik dalam kinerja aparatur di UPT Bapenda Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidenreng Rappang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei terhadap 54 responden melalui total sampling. Instrumen penelitian mencakup variabel penerapan prinsip pelayanan publik (kesederhanaan, kejelasan, kepastian waktu, akurasi, keamanan, tanggung jawab, kelengkapan sarana, kemudahan akses, kedisiplinan, kenyamanan) dan variabel kinerja aparatur (kualitas kerja, kuantitas kerja, konsistensi, kerjasama, sikap aparatur). Hasil analisis deskriptif menunjukkan rata-rata penerapan prinsip pelayanan publik sebesar 77,78% (kategori baik), dengan skor tertinggi pada aspek kenyamanan (85,1%) dan terendah pada kepastian waktu (70,4%). Kinerja aparatur memperoleh rata-rata 75,86% (kategori baik), dengan kekuatan utama pada sikap aparatur (79,6%) dan kelemahan pada konsistensi serta kerjasama (74,1%). Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa pelayanan publik di UPT Bapenda Kecamatan Kulo telah berjalan baik, namun masih perlu peningkatan pada aspek kepastian waktu, konsistensi, dan koordinasi tim. Rekomendasi diarahkan pada penguatan SOP, monitoring kinerja, pelatihan teamwork, serta pemanfaatan teknologi informasi untuk mempercepat proses pelayanan.
SINERGI PENDEKATAN DAN TEKNIK SUPERVISI PENDIDIKAN: KAJIAN KOMPARATIF EFEKTIVITAS SUPERVISI KLINIS DAN KOLABORATIF DALAM PENINGKATAN MUTU GURU Aprilia, Fira Wulandari; Fitria , Nur; Arrahmah, Novia Hilda Fitri; Arwani, Mas Muhammad Ulinnuha
DIALOGIKA Vol 6 No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dialogika.v6i2.16959

Abstract

Supervisi pendidikan berperan penting dalam meningkatkan mutu pembelajaran dan profesionalisme guru. Perkembangan paradigma pendidikan modern menempatkan supervisi tidak lagi sebagai pengawasan administratif, melainkan sebagai proses pembinaan yang bersifat reflektif, humanis, dan kolaboratif. penelitian ini bertujuan mengkaji secara komparatif efektivitas supervisi klinis dan supervisi kolaboratif dalam meningkatkan mutu guru melalui pendekatan kajian literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah yang relevan dengan konsep, teknik, dan praktik supervisi pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa supervisi klinis efektif dalam membantu guru mengidentifikasi dan memperbaiki permasalahan pembelajaran secara sistematis melalui observasi dan umpan balik terstruktur. Sementara itu, supervisi kolaboratif mendorong keterlibatan aktif guru melalui dialog profesional, refleksi bersama, dan kerja sama sejawat. Integrasi kedua pendekatan tersebut terbukti lebih adaptif dan relevan dalam menjawab kebutuhan lapangan serta berkontribusi pada peningkatan profesionalisme guru secara berkelanjutan.
PERSONALISASI PENGALAMAN KERJA MELALUI KECERDASAN BUATAN: OTOMATISASI ADMINISTRATIF MENUJU PENGEMBANGAN KARYAWAN YANG ADAPTIF Darmawan, Didit; Pangestu, Iqbal; Bahri, Muhammad Syamsul; Paramita, Amelia Salsabila; Mardikaningsih, Rahayu
DIALOGIKA Vol 7 No 2 (2026): Juni 2026 (in Press)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dialogika.v7i2.18045

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana kecerdasan buatan berfungsi sebagai sistem strategis untuk menciptakan pengalaman karyawan yang dipersonalisasi melalui prediksi kebutuhan pengembangan, perencanaan karir berbasis data, dan dukungan kesejahteraan adaptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian kepustakaan untuk mengeksplorasi peran strategis kecerdasan buatan dalam personalisasi pengalaman karyawan. Temuan mengungkapkan bahwa AI mengintegrasikan kinerja, kompetensi, pembelajaran, dan data strategis untuk merekomendasikan intervensi yang disesuaikan. Pasar bakat internal mencocokkan keterampilan karyawan dengan peluang di seluruh organisasi sambil memproyeksikan jalur karir alternatif dari data historis. Dukungan kesehatan menggunakan data perilaku tidak langsung untuk mendeteksi tanda-tanda kelelahan dini dan memberikan intervensi yang dipersonalisasi dengan mekanisme eskalasi manusia. Keberhasilan bergantung pada kualitas data, perlindungan privasi, mitigasi bias algoritma, penerimaan karyawan, keseimbangan sentuhan manusia, perubahan budaya yang mendukung, dan evaluasi berkelanjutan menggunakan metrik yang relevan. AI tidak menggantikan interaksi manusia tetapi membebaskan manusia untuk fokus pada aktivitas bernilai tinggi. Organisasi yang berhasil memanfaatkan AI untuk ersonalisasi mendapatkan keunggulan kompetitif dalam menarik, mengembangkan, dan mempertahankan bakat. Transparansi privasi, dan kontrol karyawan atas data pribadi mewakili fondasi kepercayaan yang memungkinkan personalisasi. Mitigasi bias memerlukan audit teknis dan tinjauan manusia terhadap rekomendasi AI berisiko tinggi.