cover
Contact Name
Rudy Pramono
Contact Email
rudypramono@gmail.com
Phone
+6285171561966
Journal Mail Official
registration@pkm-csr.org
Editorial Address
LPPM Universitas Pelita Harapan, Tangerang Banten
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR
ISSN : -     EISSN : 26553570     DOI : https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v4i0
Prosiding PKM-CSR merupakan rangkuman hasil Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibilty (PKM-CSR) yang diselenggarakan setiap tahun oleh kolaborasi beberapa Perguruan Tinggi yaitu Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Pelita Harapan (UPH), Swiss German University (SGU), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Pradipta, Universitas Wijaya Putra (UWP), Universtas Lambung Mangkurat (ULM) dan Tahun 2021 bekerjasama dengan Universitas Dyana Pura Bali (Undhira) sebagai Co Host. Prosiding PKM-CSR memuat artikel mengenai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan corporate social responsibility, dengan topik sebagai berikut : Teknologi Tepat Guna Teknologi Komunikasi dan Informasi Kesehatan Ekonomi Pendidikan Lingkungan dan Kebencanaan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,496 Documents
PELATIHAN PEMBUATAN SABUN RAMAH LINGKUNGAN UNTUK DESA WISATA BATULAYANG C. Nathalia, Theodosia; Kristiana, Yustisia; Yuliantoro, Nonot; Lugiman, Kelly Emmanuela
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2616

Abstract

Salah satu desa wisata yang mendapatkan sertifikasi desa wisata berkelanjutan adalah Desa Wisata Batulayang yang terletak di kawasan Puncak Cisarua pada tahun 2020. Desa ini memiliki berbagai daya tarik wisata alam dan terus dikembangkan oleh masyarakatnya. Permasalahan yang dihadapi oleh Desa Wisata Batulayang adalah kualitas produk yang diberikan oleh Desa Wisata Batulayang belum sepenuhnya memenuhi konsep berkelanjutan yang diusung Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Desa Wisata Batulayang memiliki homestay yang disewakan bagi wisatawan yang datang. Sebagai desa wisata berkelanjutan, amenities yang ada di homestay belum tergolong produk ramah lingkungan. Untuk mengatasi permasalah tersebut, kegiatan pelatihan pembuatan sabun ramah lingkungan dinilai mampu meningkatkan kesadaran akan penggunaan sumber daya yang efsien dan mendukung perlindungan lingkungan. Metode yang dilakukan pada pelatihan ini adalah sosialisasi mengenai sabun ramah lingkungan, pelatihan cara membuat produk sabun ramah lingkungan dan terakhir adalah pendampingan proses pembuatan produk dan evaluasi dengan cara test yang dilakukan sebelum pelatihan (pre-test) dan sesudah pelatihan (post-test). Pelatihan pembuatan produk sabun ramah lingkungan ini diikuti 27 peserta yang tergabung dalam Pokdarwisa Desa Wisata Batulayang yang memiliki homestay di area desa wisata. Peserta mengikuti kegiatan pelatihan selama 2 (dua) hari dan merasa mendapatkan manfaat dari pelatihan yang diberikan. Hal ini mendorong masyarakat desa untuk terus melakukan inovasi terhadap produk-produk ramah lingkungan yang berpedoman pada keberlanjutan pariwisata.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGEMBANGAN KAMPUNG EDUWISATA SODONG YANG BERKELANJUTAN Kristiana, Yustisia
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2617

Abstract

Desa Sodong, yang terletak di Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, merupakan kawasan dengan potensi besar untuk pengembangan pariwisata edukatif yang mengintegrasikan pendidikan, budaya lokal, dan praktik pertanian ramah lingkungan melalui konsep Kampung Eduwisata. Desa ini menawarkan pengalaman wisata yang memadukan kegiatan pertanian, pengenalan budaya, serta interaksi langsung dengan masyarakat desa. Tantangan utama dalam pengembangan Kampung Eduwisata Sodong adalah terbatasnya pengelolaan potensi lokal yang belum terstruktur dan rendahnya pemanfaatan teknologi digital untuk promosi kegiatan wisata. Untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dan pengelolaan desa wisata secara berkelanjutan, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan: (1) meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengidentifikasi potensi lokal; (2) meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola kegiatan wisata berkelanjutan; dan (3) memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jangkauan promosi. Metode kegiatan meliputi sosialisasi dengan pengelola wisata, pelatihan pengelolaan wisata dan pemanfaatan teknologi digital, pendampingan pelaksanaan kegiatan wisata, evaluasi, serta keberlanjutan program dengan tersedianya materi promosi digital dan produk wisata berkelanjutan. Pelibatan masyarakat dilakukan melalui partisipasi sebagai peserta pelatihan, panitia pelaksana, serta peningkatan kualitas produk wisata yang ditawarkan. Hasil yang diharapkan mencakup pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan keterampilan pengelolaan wisata, dan penguatan daya tarik Kampung Eduwisata Sodong sebagai daya tarik wisata inklusif dan adaptif terhadap perkembangan tren pariwisata.
SIABISA SEBAGAI STRATEGI EDUKASI PERLINDUNGAN ANAK USIA DINI DARI RISIKO PELECEHAN SEKSUAL DI SURABAYA Purwaningtyas, Fifin Dwi
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2618

Abstract

Pelecehan seksual terhadap anak usia dini merupakan ancaman serius yang sering tidak disadari oleh lingkungan sekitar, termasuk di satuan pendidikan anak. Anak-anak di usia TK belum memiliki kemampuan yang cukup untuk mengenali dan menolak tindakan yang berpotensi membahayakan diri mereka. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anak dalam mengenali dan menolak pelecehan seksual melalui program SIABISA (Si Anak Berani Bicara dan Asertif). Subyek kegiatan terdiri dari anak usia 4–6 tahun dan guru TK sebagai pendamping utama. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan siswa dan guru mengenai pendekatan asertif dan perlindungan anak, penerapan simulasi interaktif berbasis cerita dan permainan peran, serta observasi perilaku anak sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan anak dalam menyampaikan ketidaknyamanan, mengenali sentuhan yang tidak pantas, dan menolak ajakan yang tidak sesuai. Guru juga mengalami peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam mendampingi anak secara responsif dan protektif. Program SIABISA terbukti efektif sebagai upaya preventif dalam membentuk karakter asertif anak dan memperkuat peran guru dalam perlindungan anak usia dini.
PENINGKATAN KUALITAS DAN KAPASITAS USAHA KERIPIK PISANG DALAM MENDUKUNG KEMANDIRIAN BANGSA BERBASIS EKONOMI HIJAU DI DESA SIDOWUNGU KECAMATAN MENGANTI KABUPATEN GRESIK Aristyanto, Erwan; Hariyanto, Krisnadhi; Anggraini, Desy Ismah
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2619

Abstract

Kegiatan PKM ini mendukung salah satu bidang fokus utama Pengabdian kepada Masyarakat 2025 yaitu Kemandirian Bangsa Berbasis Ekonomi Hijau pada pengolahan limbah kulit dan batang pisang menjadi pupuk organik serta memberikan mitra TTG Mesin keripik pisang. Mitra dalam PKM ini adalah Bapak Budi Sutiawan pemilik usaha keripik pisang Al-Maulana, beralamat di Desa Sidowungu, Menganti, Gresik yang berjarak 11 KM dari Kampus UWP. Urgensi dari kegiatan ini kapasitas produksi yang rendah dan produk yang dihasilkan kurang baik sehingga memerlukan sentuhan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas dan kualitas produksi mitra dan meningkatkan omset mitra. Permasalahan prioritas, yaitu; bidang Produksi; peralatan produksi masih tradisional dan tidak ergonomis, boros bahan bakar, kurang sehat dan tidak hiegienis, ruang persediaan kotor dan banyak hewan pengerat, pekerja tidak memakai APD; bidang Pemasaran; penjualan tidak stabil, kemasan masih menggunakan plastik tipis, label dan merk kurang menarik, bidang Manajemen Usaha; belum ada pencatatan keuangan dan belum memahami kesehatan pangan. Solusi yang ditawarkan; peningkatan kapasitas dan kualitas produk melalui pengembangan TTG Mesin Keripik Pisang, peningkatan kemampuan usaha, peningkatan luasan pemsaran, perbaikan kemasan, label dan merk, belum ada pencatatan keuangan. Metode pelaksanan dengan pengembangan TTG Mesin Keripik Pisang, pelatihan, pendampingan dan kemitraan. Hasil pelaksanaan kegiatan dalam program ini, antara lain koordinasi pelaksanaan program bersama mitra, diseminasi TTG Mesin Keripik Pisang, pengadaan peralatan dan pelatihan produksi sehat, diseminasi TTG Tabung Komposter pengolah limbah, pelatihan dan pendampingan penjualan online dan offline, pelatihan dan pendampingan pembuatan label dan logo, pelatihan dan pendampingan pencatatan transaksi keuangan usaha. Dampak kegiatan ini adalah adanya peningkatan kapasitas dan kualitas produk mitra sebesar 30 %, peningkatan jumlah omzet mitra sebesar 30%, peningkatan pengetahuan dan ketrampilan mitra sebesar 50%.
PEMBERIAN DUKUNGAN PSIKOSOSIAL PADA REMAJA DI LPKA KARANGASEM, BALI Simanjuntak, Erni Julianti; Anna, Jessica Amelia; Lidiawati, Krishervina Rani; Agatha, Levina; Setiawan, Virginia Verona; Jolixta, Secillia Gratia; Veronica, Monica Susana; Dwijayanti, Artha
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2620

Abstract

Lembaga Pembinaan Khusus Anak adalah lembaga pemasyarakatan tempat anak binaan yang menjalani masa hukuman mendapatkan pembinaan khusus dengan rentang usia anak 14-18 tahun. Tanpa mengesampingkan kesalahan hukum yang dilakukan, anak binaan remaja membutuhan pendampingan secara psikosial dalam menjalani masa tahanan di LPKA. Sehingga salah satu upaya yang dapat dilakukan melalui pengabdian kepada masyarakat dengan pendampingan dan pemberian dukungan kepada remaja di LPKA Karangasem, Bali. Bentuk kegiatan yang dilakukan adalah pemberian seminar psikoedukasi berkaitan dengan pengenalan diri, makna hidup dan pengharapan akan masa depan. Dukungan yang diberikan berupa pendampingan dan bentuk peer counseling untuk membantu anak binaan berefleksi, mengenal dan menerima diri, menemukan makna hidup serta menetapkan tujuan dan memiliki pengharapan akan masa depan. Evaluasi menunjukkan umpan balik positif dari peserta terkait relevansi materi dan kebermanfaatan kegiatan. Secara keseluruhan, pelatihan ini berhasil memenuhi harapan dan kebutuhan peserta, serta meningkatkan minat mereka untuk berpartisipasi dalam program serupa di masa mendatang.
PENDAMPINGAN PSIKOLOGIS BAGI IBU WARGA BINAAN MENJELANG PEMBEBASAN UNTUK TRANSISI DAN PENYESUAIAN DI MASYARAKAT Theresia, Allessandra
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2623

Abstract

Ibu warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) merupakan kelompok yang sangat rentan terhadap tekanan psikologis menjelang pembebasan, seperti kecemasan tinggi, kehilangan harga diri, serta ketakutan akan penolakan sosial dari keluarga maupun masyarakat. Minimnya dukungan emosional dan psikososial membuat sebagian merasa tidak layak untuk memulai kembali kehidupan yang bermakna. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memberikan pendampingan psikologis melalui pendekatan reflektif, afirmatif, dan berbasis narasi diri. Program dilaksanakan dalam tiga sesi: satu kali luring di LAPAS Perempuan Kerobokan Bali pada Maret 2025, serta dua kali daring pada April–Mei 2025. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap: (1) analisis kebutuhan dengan wawancara dan asesmen awal; (2) penyusunan modul intervensi, yaitu Saya & Kekuatan Saya, Merawat Luka, Memeluk Harapan, dan Langkah Kecil, Kekuatan Besar; serta (3) pelaksanaan pelatihan partisipatif berbasis diskusi, penulisan reflektif, afirmasi, dan peta hidup. Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, dan umpan balik peserta. Hasil pre-test menunjukkan dari 47 peserta, 42 orang (89,4%) memahami konsep pemikiran negatif, sedangkan 5 orang (10,6%) berada pada kategori baik. Pasca-pelatihan, 43 orang (91,5%) mampu mengenali distorsi kognitif, sementara 4 orang (8,5%) masih memerlukan pendampingan. Evaluasi kualitatif menegaskan penguatan aspek positif (40%), kemampuan mengubah pikiran negatif (16%), pengendalian pikiran (10%), pengendalian diri (6%), serta kesadaran diri (8%). Program ini terbukti efektif meningkatkan kesiapan mental, resiliensi, dan optimisme warga binaan untuk reintegrasi sosial yang adaptif. Kata kunci: Ibu warga binaan; pendampingan psikologis;pengabdian; resiliensi; refleksi diri.
EDUKASI LITERASI BACA-TULIS MELALUI PELATIHAN DAN PERLOMBAAN PENULISAN—PEMBACAAN CERPEN PADA SISWA SDN 5 TIGARAKSA Sitorus, Jonter Pandapotan
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2625

Abstract

Kecakapan literasi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia karena kecakapan itu akan membantu kehidupan manusia menjadi lebih baik. Tantangan yang terjadi adalah kecakapan literasi khususnya di Indonesia masih menjadi perhatian penting karena nyatanya hasil dari kecakapan literasi masih terhitung rendah. Kenyataan itu juga terjadi pada siswa SDN 5 Tigaraksa Tangerang. Oleh karena itu, dilakukan usaha untuk peningkatan kecakapan literasi baca-tulis khususnya kepada peserta didik. Bentuk literasi baca-tulis yang dimaksudkan ditempuh melalui pembagian informasi dalam bentuk pelatihan dan perlombaan. PkM telah terlaksana dengan baik dengan menjadi sarana dan wadah penting bagi peserta didik yang langsung mendapatkan informasi penting tentang literasi baca-tulis, memberikan ruang untuk melatih kemampuan melalui penulisan cerpen dengan gabungan teknik penulisan Pentigraf-Cilukba, dan memberikan ruang untuk menghasilkan karya cerpen dan membacakannya dengan teknik membaca cerpen nyaring dan kreatif. Berdasarkan pelaksanaan PkM di SDN 5 Tigaraksa Tangerang, disimpulkan bahwa adanya sikap antusias siswa dalam mengikuti pelatihan literasi baca- tulis melalui pembacaan dan penulisan cerpen tiga paragraf (pentigraf). Hasil lomba penulisan dan pembacaan pentigraf menunjukkan adanya potensi yang baik pada peserta didik karena mampu menuliskan pentigraf dan membacakan pentigraf sesuai dengan rubrik yang telah ditentukan.
ANALISIS TINGKAT NUMERASI SISWA DI BIMBEL ETA RW 16 BINONG Sitompul, Henni
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2626

Abstract

Numerasi merupakan kemampuan untuk memproses, menginterpretasi, dan menggunakan informasi berbasis angka dalam berbagai konteks kehidupan guna mengambil keputusan yang logis dan efektif. Dalam laporan OECD 2023, Indonesia berada di peringkat ke-71 dari 81 negara peserta PISA dengan skor rata-rata matematika 366. Nilai ini berada dibawah rata-rata OECD yaitu 472. Hal ini merupakan masalah serius karena keterbatasan dalam kemampuan numerasi dapat berdampak pada kualitas Pendidikan secara umum, serta menghambat kesiapan siswa menghadapi isu-isu di Era Global ini. Oleh karena itu diperlukan upaya untuk meningkatkan tingkat numerasi siswa, salah satunya adalah melalui bimbingan belajar. Bimbingan belajar ETA adalah bimbingan belajar Gratis yang diberikan oleh Fakultas Ilmu pendidikan, Universitas Pelita Harapan kepada warga Binong khususnya yang berada di sekitar RW 16. Upaya meningkatkan numerasi siswa dilakukan dengan belajar matematika yang dibantu oleh tutor setiap hari Sabtu, pukul 14.00 – 15.30 WIB di balai warga. Pengukuran tingkat numerasi siswa dilakukan melalui tes yang dilakukan kepada siswa sesuai dengan kelasnya kemudian dianalisis berdasarkan tiga indikator numerasi. Berdasarkan hasil tes, diketahui sebesar 75% siswa telah memiliki tingkat numerasi yang baik, namun 25% siswa masih butuh dukungan yang lebih untuk meningkatkan tingkat numerasinya. Salah satu faktor yang mendukung peningkatan tingkat numerasi siswa di Bimbel ETA adalah penggunaan alat permainan matematika yang kerap digunakan oleh tutor saat mengajar maupun digunakan siswa secara mandiri.
PELATIHAN KONSELING DASAR DAN DUKUNGAN PSIKOLOGIS AWAL BAGI PENDAMPING REMAJA DI LKSA YAYASAN WIDHYA ASIH Dewi, Rindy Murti
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2627

Abstract

Masa remaja merupakan fase perkembangan yang penuh dinamika dan rentan terhadap tantangan psikologis. Remaja di panti asuhan memiliki kebutuhan pendampingan yang khusus untuk mendukung kesehatan mental dan perkembangan adaptif mereka. Program pelatihan pendampingan remaja di LKSA Widya Asih Melaya bertujuan meningkatkan kapasitas staf, mentor, dan guru dalam memahami perkembangan remaja secara holistik serta mengembangkan keterampilan komunikasi asertif dan dukungan psikologis awal. Pelatihan berlangsung dalam empat sesi interaktif dengan metode ceramah, diskusi, simulasi, dan supervisi profesional. Evaluasi menggunakan pre-test, post-test, observasi, dan wawancara menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam pendampingan remaja. Hasil ini menegaskan pentingnya pelatihan berkelanjutan yang mengintegrasikan teori, praktik, dan refleksi untuk membangun pendamping yang adaptif dan empatik.
PENGUATAN LITERASI DIGITAL UNTUK REMAJA DI PONDOK BENOWO INDAH RT 03 RW 08 Probowati, Yeni
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2630

Abstract

The advancement of information technology has a major influence on social interaction patterns among teenagers while also impacting the spread of hoaxes and cyberbullying. This activity supports one of the leading areas of Community Service, namely Regional and Village Development. Partners in this activity are youth of Pondok Benowo Indah RT 03 RW 08. Low digital literacy among the youth of Pondok Benowo Indah RT 03 RW 08 triggers vulnerability to information that is not properly verified and can affect their mindset and social behavior. Teenagers have different reasons why they use their gadgets, some want to seek pleasure or entertainment, some want to fulfill their need for information and some simply fulfill their social desires by interacting on social media and of course not forgetting online games. These pleasurable activities are what trigger someone to become addicted to consuming the internet, especially social media and online games. The methods used in this activity are socialization, training and mentoring on digital literacy, hoax identification, the impact of the spread of false information and ethics in social media and playing online games. The purpose of this activity is to increase the understanding and awareness of teenagers in Pondok Benowo Indah RT 03 RW 08 in preventing hoaxes and cyberbullying when they surf the internet. At the end of this activity, it is hoped that teenagers have responsibility and critical thinking regarding the use of digital technology to support the formation of the golden generation of 2045.