cover
Contact Name
Rudy Pramono
Contact Email
rudypramono@gmail.com
Phone
+6285171561966
Journal Mail Official
registration@pkm-csr.org
Editorial Address
LPPM Universitas Pelita Harapan, Tangerang Banten
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR
ISSN : -     EISSN : 26553570     DOI : https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v4i0
Prosiding PKM-CSR merupakan rangkuman hasil Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibilty (PKM-CSR) yang diselenggarakan setiap tahun oleh kolaborasi beberapa Perguruan Tinggi yaitu Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Pelita Harapan (UPH), Swiss German University (SGU), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Pradipta, Universitas Wijaya Putra (UWP), Universtas Lambung Mangkurat (ULM) dan Tahun 2021 bekerjasama dengan Universitas Dyana Pura Bali (Undhira) sebagai Co Host. Prosiding PKM-CSR memuat artikel mengenai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan corporate social responsibility, dengan topik sebagai berikut : Teknologi Tepat Guna Teknologi Komunikasi dan Informasi Kesehatan Ekonomi Pendidikan Lingkungan dan Kebencanaan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,496 Documents
MODEL EKSPLORASI BAKAT UNTUK MENINGKATKAN KEMATANGAN KARIR ANAK BINAAN DI LPKA MEDAN Siregar, Suri Mutia
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2595

Abstract

Juvenile offenders are aged between 12 and 18 years old and are in conflict with the law. Based on field findings, data showed that juvenile offenders have limited access to education in correctional institutions. Several factors contributing to this situation include: (1) a schedule that does not align with formal school hours; (2) limited facilities and resources for learning; and (3) inadequate educational backgrounds due to insufficient parental attention or financial constraints prior to entering the correctional facility. If not addressed promptly, this situation is expected to hinder their ability to adapt to society after leaving the correctional institution. This service aims to develop a special talent exploration model to enhance career maturity among juvenile offenders. The methods used consist of four main components: (1) interest and talent assessment; (2) career orientation psychoeducation; (3) career planning training; and (4) individual counseling on interests and talents. The results of the service show that the majority of juvenile offenders are better suited for simple and routine jobs. Further findings revealed that most of them have a practical and concrete way of thinking and a primary interest in three fields: social work, music/arts, and fieldwork.
BREAK FROM THE SCREEN: MENJAGA KESEHATAN MENTAL DI ERA DIGITAL Isaputra, Samuel Adiprasetya; Lesmana, Teguh; Helsa, Helsa; Tayori, Allegra
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2596

Abstract

The Child Welfare Institution (LKSA) X is currently facing a serious issue related to social media addiction among its residents. Most of the residents, who are elementary to high school-aged children and adolescents, have begun accessing social media continuously. This behavior has affected their study time, self-confidence, and social relationships. In response, a service program in the form of a training was conducted to raise awareness of the signs of social media addiction and strategies to prevent and reduce its impact. The training methods included simulations, reflections, and group discussions, encouraging both residents and staff to find contextually appropriate ways to manage social media use. Participants were also given space to share their daily challenges and co-create solutions. The training’s effectiveness was evaluated using a pre-test and post-test Social Media Addiction Scale adapted by Agung and Sahara (2023). The analysis showed a decrease in average social media addiction scores, although not statistically significant. These results indicate a positive impact of the training, suggesting the need for a longer intervention period and further evaluation to ensure lasting outcomes.
IMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN PPT BERBASIS GAME TERHADAP PRESTASI AKADEMIK DAN MOTIVASI SISWA BIMBEL KAMPUNG SABI Martha, Kurniawati
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2597

Abstract

Alpha Tutoring (bimbel) is a community service program to help children in Sabi Village understand Mathematics and Science lessons. Many students experience learning difficulties due to economic constraints, lack of supervision at home, and less than ideal school conditions such as frequent empty periods due to teacher absences. These conditions lead to low learning motivation and student understanding of the material. This program aims to provide additional lessons with a fun, game-based approach. This program also serves as a means for Teachers College students to develop teaching skills in the community. This activity is held twice a week, namely on Mondays for Mathematics and Thursdays for Science, starting from September 19, 2024 - May 26, 2025. The methods used are lectures, discussions, questions and answers, and the use of game strategies containing material and questions using PPT media. The purpose of the strategy game with PPT is to check student understanding in a fun way. Based on a questionnaire completed by 41 students, data obtained 85% stated that they were very happy to participate in tutoring. Regarding student learning motivation, data obtained 88% of students were very motivated to use this method. 63% of students found it significantly helpful because they understood the material better. This demonstrates that game-based learning methods can increase motivation and improve student learning outcomes.
EDUKASI PENYAKIT KRONIK DAN PEMERIKSAAN KESEHATAN DI MASYARAKAT DESA FATUKNUTU KABUPATEN KUPANG Olang, Janwar; Saputra, Bima Adi; Fangidae, Erniyati; Pangkey, Ballsy C. A.; Paula, Veronica
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2599

Abstract

Abstrak Penyakit kronik berkembang secara bertahap, berlangsung lama, dan sering kali tidak menunjukkan gejala awal, sehingga terkadang masyarakat tidak menyadari akan hal tersebut. Hipertensi merupakan kondisi dimana tekanan darah sistolik melebihi 140 mmHg dan tekanan diastolik diatas 90 mmHg, namun seringkali tidak menimbulkan gejala dan dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung, gagal ginjal dan stroke. Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai hipertensi dan diabetes melitus, serta pentingnya gaya hidup sehat dan pemeriksaan kesehatan rutin. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pemeriksaan kesehatan serta pre-dan post test. Hasil menunjukkan peserta didominasi usia 51-60 tahun (21.49%) dengan laki-laki lebih banyak dibandingkan perempuan. Nilai rata-rata pre-test adalah 32,87% dengan nilai terendah 20 dan tertinggi 70 sedangkan rata-rata post-test meningkat menjadi 78,16% dengan nilai terendah 60 dan tertinggi 100. Pemeriksaan tekanan darah menunjukkan 43,80% kategori normal dan 28,10% pre-hipertensi, kadar gula darah menunjukkan 91,74% dalam batas normal (70–200 mg/dL), kadar asam urat, 63,64% berada dalam batas normal (1,5–7 mg/dL) dan pemeriksaan kadar kolesterol kolesterol 69,42% dalam batas normal (<200 mg/dL). Diharapkan masyarakat dapat mengaplikasikan pola hidup sehat guna mencegah terjadinya penyakit kronik dan komplikasinya. Kata kunci: Edukasi, Penyakit Kronik, Pemeriksaan Kesehatan
MENINGKATKAN KEMAMPUAN NUMERASI MELALUI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI YANG MENYENANGKAN DI RUMAH BELAJAR VICTORIA, GBI VICTORIA PARK-TANGERANG Purwanti, Christina
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2600

Abstract

Pembelajaran merupakan proses yang kompleks dan dinamis yang melibatkan interaksi antara peserta didik, pendidik, metode, strategi, serta sumber belajar dalam suatu lingkungan belajar yang dirancang secara sistematis. Dalam konteks pendidikan, pembelajaran berperan penting dalam mendukung perkembangan kognitif dan afektif peserta didik dari berbagai jenjang. Salah satu bentuk kompetensi penting yang krusial untuk ditanamkan sejak dini hingga remaja adalah numerasi. Numerasi tidak hanya mencakup keterampilan berhitung, tetapi juga kemampuan untuk menggunakan pengetahuan matematika dalam menyelesaikan persoalan nyata. Untuk menjawab tantangan pembelajaran yang semakin beragam, strategi pembelajaran berdiferensiasi dapat diterapkan guna menyesuaikan pengajaran dengan kesiapan, minat, dan gaua belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan numerasi melalui pendekatan pembelajaran berdiferensiasi yang dikemas dalam suasana menyenangkan. Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Belajar Victoria, dengan melibatkan mahasiswa TC UPH sebagai tutor dan peserta didik dari jenjang SD hingga SMA. Strategi pembelajaran dirancang melalui permainan edukatif, proyek numerasi tematik, dan diskusi interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan ini tidak hanya meningkatkan pemahaman numerasi peserta didik, tetapi juga menumbuhkan semangat belajar serta memperkuat kapasitas pedagogis para tutor.
MODERNISASI USAHA MINUMAN TRADISIONAL MELALUI SENTUHAN TEKNOLOGI MESIN PERAJANG SIWALAN DI HENDROSARI GRESIK Hariyanto, Krisnadhi; Sugiharto, Mulus; Suprobowati, Dewi
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2601

Abstract

Minuman tradisional memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan budaya dan mendukung perekonomian lokal di Indonesia. Salah satu minuman khas yang masih menjadi produk unggulan di wilayah Gresik adalah dawet siwalan. Bu Sumi pemilik UMKM Dawet Siwalan di Desa Hendrosari merupakan pelaku usaha yang berperan dalam menjaga eksistensi minuman ini. Namun, proses produksi yang dilakukan masih manual mulai dari pengupasan hingga perajangan buah siwalan terdapat kendala dalam kapasitas produksi, efisiensi waktu dan mutu produk. Untuk mengatasi masalah tersebut, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini mempunyai tujuan memperkenalkan teknologi tepat guna berupa mesin perajang buah siwalan. Metode kegiatan meliputi identifikasi permasalahan, perancangan dan pembuatan mesin perajang, pelatihan penggunaan mesin serta evaluasi dampak penerapannya. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada produktivitas dan manajemen usaha. Sebelum penerapan teknologi, kapasitas produksi harian sekitar 25 liter dengan waktu kerja 4–5 jam. Setelah penggunaan mesin, produksi meningkat menjadi 40 liter per hari dengan waktu kerja berkurang hingga 60%, yakni sekitar 2–2,5 jam. Kualitas rajangan buah juga lebih halus dan seragam, meningkatkan cita rasa produk. Selain itu, mitra memperoleh pengetahuan baru tentang manajemen usaha dan pemasaran digital sehingga mampu meningkatkan motivasi dan prospek pengembangan usahanya.
PENINGKATAN KUALITAS KESEHATAN MASYARAKAT MELALUI METODE GARDENING THERAPY UNTUK MENURUNKAN GLUKOSA DARAH PADA PENYANDANG DM DI DESA BINONG Sinulingga, Elysabeth; Marulianna Sitorus, Fiolenty B.; Manik, Marisa; Br Surbakti, Juwita Fransiska; Pailak, Heman
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2602

Abstract

The Community Service Activity (PKM) in Binong Village addresses the high prevalence of Type II Diabetes Mellitus (DM) and the limited knowledge of non-pharmacological therapies among patients. This initiative focuses on improving patient health through gardening therapy, which also serves as a practical, low-cost solution to reduce the economic burden of medication. The primary objective of this PKM is to enhance participants' understanding of DM management and increase their physical activity. The program was implemented in two stages. The first stage involved an educational session evaluated with pre- and post-quizzes. The results showed a significant improvement in knowledge, with the average score rising from 53.29 to 66.33 among 40 participants, a gain of 13.04 points. The second stage featured a competition where participants grew herbal plants like bay leaves, basil, and red betel leaves. The judging panel assessed the plants at the participants' homes in the third month. The overall outcomes demonstrate that the activity was effective in boosting participants' knowledge of gardening therapy and encouraged them to use their homegrown herbal plants to help manage their daily blood sugar levels.
EDUCATING FOR IMPACT: COMMUNITY HYGIENE AND SANITATION AWARENESS FOR HOMESTAY READINESS IN WOLOGAI TENGAH Yulius, Kevin Gustian; Sianipar, Rosianna; Pramono, Rudy
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2607

Abstract

This community service program was carried out in Wologai Tengah Village, Ende Regency, to enhance community awareness of hygiene and sanitation as part of early preparation for homestay-based tourism. The activity responded to the growing interest among local residents to participate in tourism by offering accommodations in modern houses located outside the sacred area of Kampung Adat Wologai. The training used lecture and discussion methods, with 20 participants. Training materials focused on personal hygiene, household sanitation, waste management, and water safety. Pre-test and post-test assessments were conducted to measure knowledge improvement. Results show that participants demonstrate significant learning gains, with individual score increases ranging from 50 to 70 percent. These results indicate a high level of community engagement and openness to tourism knowledge. The training serves as a foundation for future tourism readiness efforts and highlights the importance of integrating hygiene education into rural hospitality development. It also emphasizes the need for follow-up programs on guest handling, service quality, and sustainable tourism planning to support long-term goals. This program concludes that Wologai Tengah holds strong potential to grow into a culturally grounded rural tourism destination with the right knowledge support and planning. Keywords: community-based tourism; desa wisata; homestay; hygiene and sanitation
MENJEMBATANI KETERASINGAN: INTERVENSI PSIKOSOSIAL BERBASIS KOMUNITAS (CBPSS) SEBAGAI UPAYA PEMULIHAN HOLISTIK BAGI PENGUNGSI (REFUGEE) AFGHANISTAN PASCAKONFLIK Gomargana, Chrysan
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2608

Abstract

The lives of Afghan refugees in Indonesia as a transit country are marked by limited access to basic rights and heightened psychosocial vulnerability. Prolonged conflict in their homeland, coupled with the uncertainty of their legal status in transit, has led to psychological difficulties such as trauma, anxiety, and social alienation. This program responds to these conditions by designing a Community-Based Psychosocial Support (CBPSS) intervention targeting two primary groups: refugee children and adults. For children, the intervention consisted of play-based emotional regulation and self-expression activities, while adults underwent PHQ-9 screening and individual counseling with professional psychologists. A total of 58 participants were involved, including 28 children and 30 adults. The findings indicate that this approach enhanced children’s ability to express emotions and provided a safe space for adults to process emotional burdens. Techniques such as infinity breathing and progressive muscle relaxation were valued by participants for being simple yet effective. Community feedback reflected an overall improvement in collective psychosocial well-being, with ratings of 4/5 for program communication and 5/5 for its perceived benefits. These results suggest that CBPSS can serve as an adaptive, impactful, and sustainable model for refugee psychosocial recovery.
PEMBERDAYAAN INDUSTRI RUMAH TANGGA DALAM PENGOLAHAN BAKSO DAN DAGING SAPI SLICE BAGI KOMUNITAS UMKM KABUPATEN TANGGERANG Pramono, Rudy; Parhudip, Adolf JN; Soenarjo, Hady; Yuliantoro, Nonot; Handayani, Ratna
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2614

Abstract

Industri rumah tangga atau IRT, merupakan salah satu kelompok industri kecil yang beroperasi di lingkungan masyarakat dan kegiatan produksinya dapat dilakukan di tempat tinggal dengan menggunakan peralatan manual hingga semi otomatis dimana pelaku industri juga berperan sebagai produsen. Industri rumah tangga di Kabupaten Tangerang memiliki potensi besar, terutama dalam sektor olahan daging sapi seperti bakso dan slice daging. Namun, banyak pelaku UMKM menghadapi berbagai kendala, termasuk kurangnya akses terhadap teknologi pengolahan, pengetahuan mengenai standar higienitas, dan strategi pemasaran yang efektif. Program ini bertujuan untuk memberdayakan komunitas UMKM di Kabupaten Tangerang melalui pelatihan dan pendampingan dalam pengolahan bakso dan slice daging sapi. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan produksi, diversifikasi produk, serta efisiensi operasional, yang pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan dan daya saing UMKM di sektor pangan. Teknologi yang diterapkan meliputi penggunaan alat pencetak bakso, mesin slicer, serta penerapan sistem higienitas dan manajemen usaha sederhana. Pelatihan akan dilakukan sebanyak 3 kali dimana dibagi dalam 3 sesi khusus meliputi; pengolahan bakso maupun slice daging, pengawetan alami dan cara menempelkan daging slice serta kemasan produk yang menarik. Kegiatan ini akan dilakukan selama 6 bulan mulai dari persiapan sd pelaporan kegiatan. Luaran PkM berupa publikasi jurnal dan berita media massa online. Program ini diharapkan memberikan kontribusi terhadap pemberdayaan ekonomi lokal dan mendorong keberlanjutan usaha mikro di kawasan tersebut.