cover
Contact Name
Rudy Pramono
Contact Email
rudypramono@gmail.com
Phone
+6285171561966
Journal Mail Official
registration@pkm-csr.org
Editorial Address
LPPM Universitas Pelita Harapan, Tangerang Banten
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR
ISSN : -     EISSN : 26553570     DOI : https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v4i0
Prosiding PKM-CSR merupakan rangkuman hasil Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibilty (PKM-CSR) yang diselenggarakan setiap tahun oleh kolaborasi beberapa Perguruan Tinggi yaitu Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Pelita Harapan (UPH), Swiss German University (SGU), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Pradipta, Universitas Wijaya Putra (UWP), Universtas Lambung Mangkurat (ULM) dan Tahun 2021 bekerjasama dengan Universitas Dyana Pura Bali (Undhira) sebagai Co Host. Prosiding PKM-CSR memuat artikel mengenai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan corporate social responsibility, dengan topik sebagai berikut : Teknologi Tepat Guna Teknologi Komunikasi dan Informasi Kesehatan Ekonomi Pendidikan Lingkungan dan Kebencanaan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,496 Documents
PELATIHAN PEMBUATAN MOCKTAIL TRADISIONAL DI DESA CURUG WETAN Goeltom, Vasco A.H.; Situmorang, Jimmy Muller Hasoloan; Yulius, Kevin Gustian
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2632

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan wujud kontribusi perguruan tinggi dalam menyebarluaskan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat. PKM yang dilaksanakan oleh Fakultas Pariwisata Universitas Pelita Harapan mengangkat tema “Pelatihan Pembuatan Mocktail Tradisional di Desa Curug Wetan.” Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan edukasi mengenai konsep dasar mocktail, pemanfaatan bahan lokal tanpa alkohol, serta peningkatan kreativitas dalam penyajian minuman. Metode pelaksanaan terdiri dari penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung bersama peserta. Materi yang diberikan meliputi pemahaman dasar tentang mocktail, teknik pengolahan berbasis bahan lokal, serta keterampilan pencampuran, pengukuran, dan penyajian secara higienis dan menarik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam meracik mocktail serta munculnya kreativitas dalam menciptakan variasi rasa yang memiliki potensi pasar. Melalui pelatihan ini, masyarakat Desa Curug Wetan diharapkan mampu mengembangkan keterampilan tersebut menjadi peluang usaha berbasis potensi lokal, sehingga dapat meningkatkan perekonomian sekaligus mendukung pengembangan wisata kuliner.
PENINGKATAN KAPASITAS DAN KUALITAS UMKM OPAK JEPIT BERBASIS EKONOMI HIJAU DI GRESIK ANGGRAINI, DESY ISMAH; Kholili, Navik; Aristyanto, Erwan
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2633

Abstract

Mitra dalam PKM ini adalah UMKM opak jepit dengan merek Dua Putri, di Dusun Karang Ploso, Desa Klampok Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik. Urgensi dari kegiatan ini adalah kapasitas produksi yang masih rendah dan kualitas kematangan produk yang kurang sempurna sehingga memerlukan sentuhan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas dan kualitas produk mitra dan meningkatkan omset mitra. Permasalahan prioritas, 1) Peralatan produksi yang mudah berkarat, tidak higienis, kapasitas rendah, tidak ergonomis, dan tingkat kematangan produk tidak sama, 2) Wadah adonan menggunakan bahan plastik, 3) tempat pengemasan produk masih d lantai dialasi karpet, 4) karyawan tidak menggunakan APD, 5) Label dan merek masih kurang menarik, dan 6) belum ada pencatatan. Metode pelaksanaan dengan mengembangkan TTG mesin opak jepit, pelatihan dan pendampingan. Dampak kegiatan ini adalah adanya peningkatan kapasitas produksi mitra sebesar 60%, peningkatan omzet mitra sebesar 60%, peningkatan pengetahuan mitra sebesar 60%, dan peningkatan keterampilan mitra sebesar 60%.
EFEKTIVITAS LIFE REVIEW THERAPY TERHADAP DEPRESI DAN KECEMASAN PADA LANSIA Paula, Veronica; Yoche A, Maria Maxmila; Hasibuan, Shinta Yuliana; Ayu Florensa, Maria Veronika; Saputra, Bima Adi; Olang, Janwar; Debby, Chryest; Dewi, Ira
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2634

Abstract

Lansia merupakan kelompok usia yang rentan menghadapi berbagai tantangan psikologis, seperti kesepian, kehilangan peran sosial, serta gejala depresi yang dapat menurunkan kualitas hidup mereka. Kondisi ini membutuhkan intervensi yang tidak hanya fokus pada aspek fisik, tetapi juga mendukung kesejahteraan psikologis. Life Review Therapy (LRT) merupakan salah satu pendekatan yang efektif dalam membantu lansia merefleksikan pengalaman hidup, menemukan makna baru, serta meningkatkan harga diri dan keterhubungan sosial. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis lansia melalui penerapan LRT secara terstruktur. Program dilaksanakan dengan melibatkan lansia yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu. Intervensi dilakukan dalam beberapa sesi yang mencakup eksplorasi pengalaman masa lalu, proses refleksi, hingga penyusunan narasi kehidupan yang bermakna. Selain itu, kegiatan penunjang seperti menebak lagu-lagu lawas dan bernyanyi bersama turut diberikan untuk membangun suasana positif dan memperkuat interaksi sosial. Evaluasi dilaksanakan dengan membandingkan kondisi psikologis peserta sebelum dan sesudah program menggunakan Mini Mental State Exam (MMSE). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kesejahteraan psikologis lansia. Peserta melaporkan penurunan gejala depresi, peningkatan rasa percaya diri, serta terbentuknya keterhubungan sosial yang lebih baik. Temuan ini mengindikasikan bahwa LRT tidak hanya memberikan manfaat individual, tetapi juga berkontribusi pada terciptanya lingkungan yang lebih ramah lansia. Program ini direkomendasikan untuk diperluas di komunitas lain dengan melibatkan pelatihan bagi fasilitator lokal agar keberlanjutan kegiatan tetap terjaga dan memberikan dampak jangka panjang.
MERANGKUL EMOSI UNTUK HIDUP LEBIH BERMAKNA: PSIKOEDUKASI EMOSI DAN EKSPRESINYA DI LKSA SINGARAJA, BALI Princen, Princen; Sinaga, Nurtaty; Lidiawati, Krishervina Rani; Wongkar, Careninna Angela; Karina, Yoan; Christabel, Aretha
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2635

Abstract

Adolescents living in Child Welfare Institutions (LKSA) often face challenges in recognizing and expressing their emotions. This Community Service (PkM) initiative aimed to enhance emotional competence among 56 adolescents at LKSA Widhya Asih Singaraja, Bali, through psychoeducational sessions. Conducted five times over five months, the program covered emotional awareness, empathy, and regulation. Pre- and post-test evaluations revealed no statistically significant improvements in emotion regulation. Nevertheless, qualitative feedback indicated participants’ enthusiasm and a positive perception of the material. The psychoeducation sessions were found to be communicative and relevant, although greater impact may be achieved with extended duration and frequency.
PELATIHAN PEMBUATAN MINUMAN KOPI COLD BREW DI KAMPUNG TAMAN BACA KELUARGA , CIMONE Hasoloan Situmorang, Jimmy Muller; Goeltom, Vasco Adato H.; Yulius, Kevin Gustian
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2638

Abstract

Community Service (PKM) is one of the implementations of the Tri Dharma of Higher Education, aimed at providing tangible benefits to society. This PKM activity was conducted by a group of instructors from the Faculty of Tourism, Universitas Pelita Harapan, at Kampung Taman Baca Keluarga, Cimone. The theme of the program was Cold Brew Coffee Making Training, designed to improve the community’s skills in preparing coffee-based beverages. Cold brew is a coffee brewing method that involves steeping ground coffee in cold water for a specific period, resulting in a smooth flavor with low acidity. Through this training, participants were expected to gain new knowledge about the cold brew process, understand proper basic techniques, and develop creativity in presentation. In addition to providing insights into coffee beverage innovation, this activity was also intended to open business opportunities for the local community. The implementation results of PKM showed high enthusiasm among participants, as reflected in their active involvement during practice and discussion. Participants found the materials relevant, easy to apply, and beneficial for improving daily skills. Thus, this activity positively contributes to community empowerment by enhancing competencies in modern beverage preparation.
PPM OPTIMALISASI PRODUKSI DAN MANAJEMEN "SOES CRUNCHY AZKIA" DI SURABAYA Sarie, Rena Febrita; Fadhil, Achmad Zaki; Aristyanto, Erwan
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2641

Abstract

Mitra PPM ini adalah ibu Nur Afida, pemilik usaha camilan Soes Crunchy Azkia yang beralamat di Jl. Gading Indah Utara gg I0 no 5, Kecamatan Bulak Kenjeran Surabaya. Usaha kue kering ini didirikan sejak tahun 2020. Seiring dengan tingginya minat beli konsumen terhadap camilan soes kering, permintaan produk semakin meningkat. Namun demikian dengan keterbatasan alat produksi dan pemahaman manajemen yang masih sederhana maka peningkatan kapasitas dan kualitas produksi masih belum optimal. Kegiatan Pemberdayaan Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran untuk memiliki inisiatif, kreatif, dan inovasi dalam mengelola usaha, guna mewujudkan ekonomi yang kuat berprestasi, mandiri dan sukses. Permasalahan dari PPM ini adalah 1) Peningkatan Kuantitas Produk, 2) Belum ada diversifikasi produk, 3) Belum ada pembrandingan, Bidang Pemasaran: 4) Segmen pasar yang terbatas pada pemesanan 5) Belum adanya promosi, Bidang Manajemen: 6) Mitra masih minim pengetahuan tentang modal kerja dan perhitungan laba rugi, 7) Tenaga kerja yang keluar masuk. Metode Pelaksanaan PPM adalah : Sosialisasi, Pelatihan, Penerapan teknologi, Pendampingan dan evaluasi, Keberlanjutan program Luaran yang ditargetkan 1) laporan kemajuan dan laporan akhir, 2) video kegiatan, 3) poster kegiatan PPM tersertifikasi Hak Cipta, 4) Konferensi Nasional ke-11 PKM-CSR tahun 2025.
PENANGANAN ANSIETAS PADA PENYAKIT KRONIK DI RUMAH APUNG Suntoro, Suntoro; Hasibuan, Shinta Yuliana; Florensa, Maria Ayu; Dewi, Ira; Indah, Evanny; Heman, Heman; Zega, Windy; Olang, Janwar; Paula, Veronica
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2643

Abstract

Muara Angke, as a fishing port in Jakarta, experiences high levels of nighttime activity, which risks affecting the health of the local community. Chronic diseases such as diabetes, hypertension, and heart disease are on the rise, causing anxiety in patients. Anxiety in chronic diseases is triggered by the psychological and physical effects of these conditions. Research shows that anxiety is twice as high in patients with chronic diseases compared to the general population. A holistic approach to treating anxiety and chronic diseases is very important. This Community Service (PkM) activity aims to increase understanding and treatment of chronic diseases and anxiety in Muara Angke. The methods include health checks and counseling on chronic diseases and anxiety, with stages of preparation, implementation, and evaluation. A total of 56 participants took part. The results showed an increase in knowledge about chronic diseases and anxiety management based on pre- and post-tests. The evaluation also showed the community's enthusiasm and hope for similar activities in the future. In conclusion, a holistic approach that integrates physical and mental care has proven to be effective in improving the quality of life of the community in Muara Angke, while emphasizing the importance of regular health checks and proper anxiety management.
SEKOLAH PENGASUHAN CERDAS: PENGUATAN ORANGTUA DALAM PENGASUHAN HOLISTIK DAN TRANSFORMATIF Grahani, Firsty Oktaria; Agustini, Ardianti; Putrih, Nabilla Maydina; Khosiyah, Mitsliatun
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2644

Abstract

In the modern era, characterised by technological advances, complex social dynamics, and increasing economic and psychological pressures, child-rearing practices face increasingly diverse challenges. Parents now play dual roles as breadwinners and primary educators, which has led to a decline in the quality of interaction and consistency in parenting styles. This phenomenon has given rise to various parenting issues such as permissive, authoritarian, and even neglectful parenting styles. Various studies show common problems in parenting today, including: inconsistency in parental attitudes, lack of understanding of child development, use of violence as discipline, weak supervision in the use of gadgets, minimal quality time with children, limited access to parenting education, and gender inequality in parenting. The problems that arise are a decline in the quality of parent-child interaction; inconsistency in parenting styles; a lack of parental knowledge about child development; the use of violence as a method of discipline in parenting; weak digital supervision and guidance; limited access to parenting education; and gender role inequality between fathers and mothers. The solutions and desired outcomes are to provide parents with additional knowledge and insights into comprehensive parenting at every stage of their child's development through presentations, case studies, and discussions; to provide parents with an understanding of effective and communicative parenting through case studies and sharing sessions. The methods used in the parent strengthening programme in holistic and transformative parenting are baseline measurements to identify the parenting practices used so far so that appropriate and needs-based psychoeducation can be designed (pre-post test); developing an empowerment programme to be implemented; providing parents with an understanding of holistic and transformative parenting and effective communication with children from early childhood to adulthood in the form of material presentation, video screening and discussion; Sharing sessions on each parent's child-rearing experiences to enrich the knowledge of each parent and provide assistance in the form of counselling related to obstacles or problems or even progress encountered during the implementation of parenting. The results showed an increase in understanding among parents and SOTH managers, particularly in terms of parenting, as evidenced by the pre- and post-test results. The provision of various psychoeducation methods through role-play, sharing sessions, and case studies made it easier for parents and managers to understand the material presented. The method of sharing parenting experiences made psychoeducation more applicable, thereby improving inappropriate parenting patterns that had been practised at home.
PEMANFAATAN APLIKASI TINY PRONOUNCE UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU RA HIDAYATULLAH DALAM PENGAJARAN PELAFALAN BAHASA INGGRIS Astutik, Ari; Azizah, Anisa' Nur; Sulistiyani, Sulistiyani
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2645

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di RA Hidayatullah, sebuah lembaga pendidikan anak usia dini yang berdiri sejak 2003 di Surabaya. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, ditemukan berbagai permasalahan dalam pengajaran pelafalan bahasa Inggris, antara lain keterbatasan penguasaan fonetik karena latar belakang pendidikan guru yang bukan dari bidang bahasa Inggris, kesulitan melafalkan bunyi yang tidak terdapat dalam bahasa ibu, minimnya pelatihan profesional, serta rendahnya rasa percaya diri guru. Selain itu, peserta didik juga menghadapi tantangan dalam ketepatan pelafalan, kurangnya metode pembelajaran yang interaktif, serta keterbatasan sumber daya pendukung. Melalui program ini dikembangkan aplikasi Tiny Pronounce sebagai media pembelajaran berbasis teknologi yang dapat membantu guru dalam mengajarkan pelafalan bahasa Inggris sesuai standar International Phonetic Alphabet (IPA). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi guru sebesar 40% dalam aspek keterampilan melafalkan vokal, konsonan, intonasi, dan penekanan, kemampuan mengevaluasi pelafalan, serta penggunaan aplikasi dalam pembelajaran. Selain itu, terjadi peningkatan pengetahuan guru terkait motivasi, kepercayaan diri, sikap terbuka terhadap inovasi, dan empati dalam pengajaran. Aspek kelembagaan didukung dengan tersedianya perangkat APE berbasis teknologi serta sarana pendukung jaringan internet. Dengan demikian, pemanfaatan aplikasi Tiny Pronounce terbukti mampu meningkatkan kompetensi guru RA Hidayatullah dalam mengajar pronunciation secara lebih efektif, menarik, dan sesuai kebutuhan pembelajaran anak usia dini.
PENDIDIKAN SEKSUALITAS:PACARAN SEHAT PADA REMAJA DI LEMBAGA KESEJAHTERAAN SOSIAL ANAK (LKSA) WIDHYA ASIH BALI BARAT Lidiawati, Krishervina Rani; Wijaya, Meira Emily; Justine, Leticia; Ciaputra, Dylan Kerry; Lesmana, Teguh; Simanjuntak, Erni Julianti
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2646

Abstract

Masa remaja merupakan fase perkembangan yang mengalami berbagai perubahan baik fisik, kognitif dan sosial-emosional. Salah satu aspek penting yang sering menjadi perhatian adalah pola pacaran remaja. Kurangnya pemahaman mengenai pendidikan seksualitas dapat menimbulkan perilaku pacaran yang berisiko, seperti kekerasan dalam hubungan, perilaku seksual pranikah, hingga rendahnya kesadaran menjaga kesehatan reproduksi. Oleh karena itu, pendidikan seksualitas dengan fokus pada pacaran sehat menjadi sangat penting, khususnya bagi remaja yang berada di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) di Bali Barat. PKM kali ini dilakukan di LKSA Widya Asih Melaya yang cenderung rentan mengalami keterbatasan informasi dan membutuhkan bimbingan terkait seksualitas. PKM ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan kesadaran remaja mengenai konsep pacaran sehat melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, serta pemberian poster psikoedukasi baik secara daring dan luring. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman remaja terkait ciri-ciri pacaran sehat, keterampilan berkomunikasi asertif, serta kemampuan mengenali dan menghindari bentuk pacaran yang tidak sehat. Selain itu, remaja juga menunjukkan antusiasme dan keterlibatan aktif dalam setiap sesi. Dengan demikian, pendidikan seksualitas berbasis pacaran sehat terbukti relevan dan bermanfaat untuk membekali remaja di LKSA dalam membangun relasi yang sehat, bertanggung jawab, dan sesuai dengan norma sosial serta nilai-nilai moral yang berlaku.