cover
Contact Name
Rudy Pramono
Contact Email
rudypramono@gmail.com
Phone
+6285171561966
Journal Mail Official
registration@pkm-csr.org
Editorial Address
LPPM Universitas Pelita Harapan, Tangerang Banten
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR
ISSN : -     EISSN : 26553570     DOI : https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v4i0
Prosiding PKM-CSR merupakan rangkuman hasil Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibilty (PKM-CSR) yang diselenggarakan setiap tahun oleh kolaborasi beberapa Perguruan Tinggi yaitu Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Pelita Harapan (UPH), Swiss German University (SGU), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Pradipta, Universitas Wijaya Putra (UWP), Universtas Lambung Mangkurat (ULM) dan Tahun 2021 bekerjasama dengan Universitas Dyana Pura Bali (Undhira) sebagai Co Host. Prosiding PKM-CSR memuat artikel mengenai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan corporate social responsibility, dengan topik sebagai berikut : Teknologi Tepat Guna Teknologi Komunikasi dan Informasi Kesehatan Ekonomi Pendidikan Lingkungan dan Kebencanaan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,496 Documents
Pendidikan Seksualitas:Pacaran Sehat Pada Remaja Di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Widhya Asih Bali Barat LIDIAWATI, Krishervina Rani
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2646

Abstract

Masa remaja merupakan fase perkembangan yang mengalami berbagai perubahan baik fisik, kognitif dan sosial-emosional. Salah satu aspek penting yang sering menjadi perhatian adalah pola pacaran remaja. Kurangnya pemahaman mengenai pendidikan seksualitas dapat menimbulkan perilaku pacaran yang berisiko, seperti kekerasan dalam hubungan, perilaku seksual pranikah, hingga rendahnya kesadaran menjaga kesehatan reproduksi. Oleh karena itu, pendidikan seksualitas dengan fokus pada pacaran sehat menjadi sangat penting, khususnya bagi remaja yang berada di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) di Bali Barat. PKM kali ini dilakukan di LKSA Widya Asih Melaya yang cenderung rentan mengalami keterbatasan informasi dan membutuhkan bimbingan terkait seksualitas. PKM ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan kesadaran remaja mengenai konsep pacaran sehat melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, serta pemberian poster psikoedukasi baik secara daring dan luring. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman remaja terkait ciri-ciri pacaran sehat, keterampilan berkomunikasi asertif, serta kemampuan mengenali dan menghindari bentuk pacaran yang tidak sehat. Selain itu, remaja juga menunjukkan antusiasme dan keterlibatan aktif dalam setiap sesi. Dengan demikian, pendidikan seksualitas berbasis pacaran sehat terbukti relevan dan bermanfaat untuk membekali remaja di LKSA dalam membangun relasi yang sehat, bertanggung jawab, dan sesuai dengan norma sosial serta nilai-nilai moral yang berlaku.
PENGENALAN BUDIDAYA MAGGOT SEBAGAI SOLUSI PENGELOLAAN SAMPAH DAN PENDUKUNG PARIWISATA BERKELANJUTAN DI DESA CIAKAR, KABUPATEN TANGERANG Then, Julita; Kurniawan, Johannes; Brian, Reagan
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2647

Abstract

Ciakar Village in Panongan District, Tangerang Regency, has great potential as an eco-based agro-tourism area due to its agricultural resources and active community groups such as farmer groups (POKTAN) and women’s associations (PKK). However, the village faces major challenges, including suboptimal management of household organic waste and agricultural residues, as well as the previous failure of Black Soldier Fly (BSF) maggot cultivation. This Community Service Program aims to provide an appropriate technological solution through training on BSF maggot cultivation as an efficient and economically valuable method of organic waste management. The implementation method consists of three stages: (1) interviews and field observations to map existing conditions; (2) technical training on maggot cultivation, organic waste processing, construction of semi-permanent cages using local materials, and socialization of waste separation; and (3) evaluation through reflection and the formation of a sustainable management team. The results show increased knowledge and skills among partners in maggot cultivation and waste management, as well as higher awareness of environmental issues. A prototype BSF maggot cage made from bamboo was produced, and a joint management group from POKTAN and PKK was established. This program creates new economic opportunities and supports the development of Ciakar Village as an educational agro-tourism destination.
PELATIHAN KARAKTER KEPEMIMPINAN PADA SISWA SISWI SMA SEKOLAH DIAN HARAPAN, CIKARANG “MENJADI PEMIMPIN YANG OTENTIK DENGAN INTEGRITAS, NILAI DAN KARAKTER YANG KUAT” Thamrin, Gandadinata
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2649

Abstract

Pada era revolusi industry 4.0 yang penuh dengan dinamika perubahan dan ketidakpastian, terutama bagi Gen Z yang tumbuh dengan perkembangan teknologi dan informasi yang sangat cepat, kepemimpinan otentik menjadi semakin penting. Pemimpin yang memimpin dengan otentik (keaslian), integritas, nilai dan karakter yang kuat tidak hanya membangun kepercayaan tetapi juga memberikan dampak positif dan berkelanjutan pada organisasi maupun komunitas di sekitarnya khususnya lingkungan sekolah. Dengan melihat kebutuhan pemimpin otentik diatas maka SMA Sekolah Dian Harapan Cikarang yang beralamatkan Jalan Palem Kuning Raya 2, Taman Beverli, Lippo Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat 17550 mengadakan workshop pelatihan kepemimpinan dalam mempersiapkan siswa-siswa SMA menjadi pemimpin yang otentik, berintegritas, nilai dan karakter yang kuat. Pelatihan ini dilakukan pada saat kegiatan “UPH Goes to School” yang berjumlah 50 orang dengan tema “Kepemimpinan Otentik dengan integritas, nilai dan karakter yang kuat” pada siswa siswi kelas XI dan XII sehingga mereka dapat mempertahankan karakter kepemimpinan yang terbaik dalam menghadapi persoalan dan tantangan generasi Z dan setia pada nilai-nilai Kristiani dalam organisasi di sekolah ataupun di luar sekolah.
EDUKASI HIPERTENSI DAN LATIHAN SLOW DEEP BREATHING PADA LANSIA Arkianti, Maria Maxmila Yoche; Diannita, Catharina Guinda; Paula, Veronica; Pangkey, Ballsy C. A.; Suntoro, Suntoro
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2650

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang masih memerlukan penanganan. Di wilayah Asia Tenggara, dua pertiga dari semua kematian disebabkan akibat penyakit tidak menular. Salah satu faktor risiko dari hipertensi adalah usia. Riwayat hipertensi dalam keluarga, usia di atas 65 tahun. Provinsi Kalimantan Selatan menduduki peringkat pertama dari provinsi-provinsi yang ada di Indonesia. Upaya untuk menurunkan tekanan darah dapat dilakukan secara farmakologi dan non farmakologi. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan membantu lansia dalam melakukan pencegahan penyakit tidak menular bagi dirinya sendiri maupun keluarga maupun komunitasnya serta mengatasi hipertensi tanpa obat-obatan. Metode pelaksanaan yaitu melalui edukasi kesehatan dan latihan dalam satu kali pertemuan. Hasil dari kegiatan ini, peserta mayoritas perempuan (68%), berusia antara 49-84 tahun, tekanan darah peserta rata-rata dalam klasifikasi hipertensi terisolasi,tekanan darah minimum peserta,berada dalam klasifikasi normal dan tekanan darah maksimun peserta berada pada klasifikasi hipertensi stage 2. Implikasi dari kegiatan ini, peserta menyadari terkait dengan pencegahan dan pengendalian terkait hipertensi. Peserta dapat melakukan latihan slow deep breathing secara mandiri dan teratur di rumah.
PERANCANGAN ANTARMUKA CHATBOT EDUKATIF UNTUK SISTEM TANYA JAWAB SDN KALIDERES 13 PETANG Shanty, Eryca Dhamma; Sugisandhea, Georgia; Mawardi, Viny Christanti
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2651

Abstract

The development of artificial intelligence (AI) has the potential to enhance the effectiveness of learning; however, limitations in infrastructure and the understanding of teachers and students remain obstacles to its implementation in elementary schools. SDN Kalideres 13 Petang, with 314 students from various socio-economic backgrounds, faces challenges in improving effective interactions between students and teachers. The goal of this community service activity is to introduce and assist in the implementation of the educational chatbot EduBuddy as an interactive medium in the learning process. EduBuddy is designed based on a Large Language Model (LLM) and Command R technology, allowing the chatbot to respond to students' questions automatically, quickly, and relevantly. The activities were conducted through socialization, training, and technical assistance for teachers, as well as guidance in using the chatbot for students. Teachers gained skills in integrating the chatbot into teaching activities, while students were directed to utilize it as an interactive learning medium. The results of the activity showed an increase in student engagement, expanded access to information, and significant support for teachers in delivering content. Evaluation was conducted through questionnaires and classroom observations, which indicated positive acceptance from both teachers and students. It is hoped that the success of this activity can serve as a model for digital transformation in elementary education and encourage the broader application of AI technology in the world of education.
PENGUATAN KAPASITAS GURU DALAM MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH: PROGRAM SERVICE LEARNING BERSAMA YAYASAN KAIROS TANAH PAPUA Dwikristanto, Yanuard Putro; Susanti, Asih Enggar
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2652

Abstract

Kairos Foundation of Tanah Papua is committed to providing quality education access for children in West Papua. The main challenges faced by teachers are the limited training in school management, administration, and effective lesson planning. To address these needs, a service-learning program was carried out through an interactive webinar entitled “Sharing Knowledge and Best Practice Experience.” This activity was based on the reflection of pre-service teachers’ field teaching practice after four months of teaching in schools in Jakarta and its surrounding areas, which was then shared with the teachers. The reflection focused on the implementation of School-Based Management (SBM), including student management, curriculum, leadership, and school facilities management. The program was conducted via the Zoom platform with a participatory and collaborative approach, allowing two-way discussions between pre-service teachers and teachers. The results indicated an increase in teachers’ understanding of the principles and practices of SBM, the development of pre-service teachers’ readiness and confidence to enter the field, as well as the establishment of a commitment to fostering a more contextual, effective, and sustainable school management system. Thus, this program contributes to strengthening the capacity of both teachers and pre-service teachers in realizing quality education toward Indonesia Emas.
OPTIMALISASI DIGITAL UMKM JAVAKEUKEN Pratiwi, Lily Indah
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2653

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Surabaya, Indonesia, khususnya di sektor makanan dan minuman, menghadapi tantangan dan peluang yang signifikan, terutama selama perubahan ekonomi seperti pandemi COVID-19. Studi ini berfokus pada optimalisasi teknologi digital untuk UMKM Javakeuken, sebuah UMKM di Surabaya yang menjadi mitra pengabdian kepada masyarakat. Tujuannya yakni guna mengatasi tantangan manajemen keuangan dan pemasaran. Melalui wawancara dengan pemilik UMKM Javakeuken, studi ini mengidentifikasi kurangnya pembukuan akuntansi dan keterbatasan kehadiran pemasaran digital sebagai isu utama. Pentingnya pembukuan dan perencanaan keuangan bagi UMKM sangat ditekankan, karena riset menunjukkan kurangnya kesadaran dan pengetahuan di kalangan pemilik UMKM mengenai praktik manajemen keuangan yang efektif. Untuk mengatasi tantangan ini, studi menggunakan pendekatan multifaset, termasuk penyuluhan, pelatihan, dan sesi pendampingan. Pelatihan difokuskan pada pembelajaran keahlian manajemen keuangan digital dan pembukuan, sementara penyuluhan menekankan pentingnya untuk promosi produk. Studi ini juga bekerja sama dengan mitra untuk menyediakan fasilitas dan dukungan bagi UMKM. Evaluasi pelaksanaan program dilakukan dengan membandingkan kondisi UMKM sebelum dan sesudah intervensi. Hasilnya menunjukkan iklan digital dan pembukuan digital berpotensi meningkatkan basis pelanggan. Studi ini menegaskan pentingnya optimalisasi digital bagi UMKM dalam menghadapi tantangan ekonomi serta meningkatkan kemampuan manajemen keuangan dan pemasaran mereka.
PROSES PRODUKSI KERUPUK RENYAH DI KABUPATEN GRESIK Purnamayudhia, Onny; Hindratmo, Astria; Oktavia, Chendrasari Wahyu; Lestary, Agnes Dwi; Salim, Moch.; Dewi, Suzana
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2655

Abstract

Program Pemberdayaan Masyarakat dalam usulan ini bertujuan mengembangkan usaha kecil mandiri (UKM) produksi Kerupuk Renyah “Mbak Tifa” di Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Permasalahan yang dihadapi Mitra UKM saat ini adalah hasil produksi yang belum ada peningkatan dan hanya mampu memenuhi kebutuhan konsumen pada segmen pasar terbatas. Hal ini disebabkan karena proses pengolahan produk Kerupuk Renyah masih menggunakan peralatan manual. Seiring dengan semakin banyaknya permintaan konsumen terhadap produk Kerupuk Renyah, tim pengusul menawarkan solusi kepada Mitra UKM agar hasil produk diolah dengan alat pengiris kerupuk, agar proses produksi bisa berjalan lebih cepat dan hasil produksi lebih banyak. Selain itu, dengan meningkatnya hasil produksi, maka target penjualan dapat menjangkau wilayah pemasaran yang lebih luas, tidak terbatas pada segmen tertentu seperti pada saat masih menggunakan peralatan manual, sehingga akan meningkatkan pendapatan usaha mitra UKM. Untuk mempertahankan kontinuitas operasional usaha dimasa yang akan datang, juga diperlukan adanya tata kelola manajemen usaha yang lebih baik dan dimungkinkan juga memperdayakan usaha kerjasama dengan mitra lain non wirausahawan. Implementasi program pengabdian ini antara lain meliputi : 1). Memberikan pelatihan produksi Kerupuk, 2). Memberikan pelatihan dan pendampingan pengoperasian alat beserta perawatannya, 4). Meng-evaluasi pemakaian alat, 5). Melakukan pendampingan dalam memilih pasar potensial, promosi dan lokasi penjualan. 6). Memberikan pendampingan pembuatan merek/logo kemasan, 7). Memberikan pelatihan dan pendampingan dalam menentukan biaya produksi, 9). Memberikan pelatihan dan pendampingan dalam penyusunan laporan keuangan, 10). Memberikan Pelatihan dan Pendampingan manajemen Kewirausahaan (Inovasi)
MEMBANGUN RESILIENSI GENERASI Z TERHADAP ADIKSI DENGAN EDUKASI PARTISIPATIF: DESKRIPSI PREFERENSI STRATEGI KOPING Lumbantoruan, Christina; Matahari, David; Cecilia, Jessica; Rania, Nisrina
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2656

Abstract

Generation Z faces high vulnerability to various forms of addiction, including online gambling, substance abuse, and digital dependency. This community service activity aimed to strengthen adolescents’ resilience in preventing and managing addiction risks through a participatory health education approach. The program was conducted with 137 tenth-grade students at a high school in Jakarta, consisting of three stages: interactive presentation, group discussion, and self-reflection. Participants wrote down their personal strategies for addiction prevention, which were then thematically analyzed. A total of 324 strategies were collected and categorized into seven main themes: replacing negative habits with positive ones (33.3%), increasing self-awareness and personal commitment (19.8%), building social support (13.0%), limiting access to sources of addiction (11.4%), avoiding negative influences (9.9%), strengthening spiritual aspects (7.4%), and seeking professional help (5.2%). The results showed that students preferred proactive and practical strategies, with notable differences between males and females. This activity proved effective in empowering adolescents to develop context-appropriate coping strategies, enhance self-awareness, and promote peer learning. The participatory approach can serve as a sustainable model for adolescent addiction prevention programs that are responsive to developmental needs and gender differences.
MEMBANGUN GENERASI TANGGAP DARURAT: EDUKASI DAN PELATIHAN FIRST AID PEMUDA DAN REMAJA GEREJA BETHESDA TO'OH AMABI OEFETO NTT Pangkey, Ballsy Cicilia Albertina; Olang, Janwar; Paula, Veronica; Fangidae, Erniyati
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2657

Abstract

Pertolongan pertama (First Aid) merupakan upaya awal yang dilakukan sebelum dibawa ke Rumah Sakit ketika seseorang mengalami masalah kesehatan seperti kecelakaan, pingsan, digigit serangga, patah tulang, pendarahan, kejang ataupun kondisi yang mengganggu kesehatan seseorang. Kecelakaan maupun gangguan kesehatan dapat terjadi di mana saja dan tidak dapat diprediksi secara pasti, dapat terjadi di rumah maupun lingkungan lainnya termasuk gereja. Pemuda dan remaja di gereja bisa saja menghadapi cedera, patah tulang, pingsan, serta situasi yang akan menimbulkan masalah bagi diri mereka sendiri dan orang lain. Oleh karena itu, langkah-langkah pertolongan pertama secara benar sangat penting. Tujuan: Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini berfokus pada memberikan edukasi dan pelatihan tentang pertolongan pertama di gereja untuk meningkatkan keselamatan jemaat. Metode: Kegiatan PkM menggunakan metode penyuluhan, pelatihan, dan diskusi. Penyuluhan dan pelatihan dipaparkan oleh tim PkM Fakultas Keperawatan UPH. Kegiatan ini diikuti oleh pemuda dan remaja Gereja Bethesda To'oh Amabi Oefeto NTT yang berjumlah 30 orang, dan kegiatan dievaluasi menggunakan pre dan post-test. Hasil: Kegiatan PkM terlaksana dengan baik dan sesuai dengan jadwal yang direncanakan dengan hasil pre/post-test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja setelah diberikan edukasi dan pelatihan dengan nilai rata-rata pre-test 42.91 dan post-test 53.95. Kegiatan yang dilakukan dirasakan berdampak bagi remaja dan pemuda dan diharapkan dilakukan secara berkelanjutan.