cover
Contact Name
Sugeng Setia Nugroho
Contact Email
sugengsnugroho@uny.ac.id
Phone
+62274513092
Journal Mail Official
majora@uny.ac.id
Editorial Address
GPLA FIK UNY Jl. Colombo No. 1, Karangmalang Yogyakarta 55281, Indonesia
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Majalah Ilmiah Olahraga (MAJORA)
ISSN : 08532273     EISSN : 2722337X     DOI : -
Majalah Ilmiah Olahraga (MAJORA) is a journal published by the Faculty of Sport Science, Universitas Negeri Yogyakarta. Jurnal Keolahragaan bianually publishes research on various aspects of the sport sciences, health and well-being, as well as coaching and talent identification and physical education. The Journal also publishes review articles and book reviews.
Articles 65 Documents
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN SD NEGERI BLIGO 1 KECAMATAN NGLUWAR: PERSPEKTIF SUMBER DAYA DAN KOMUNIKASI Roikhanah, Ida; Utami, Nur Sita; Broto, Danang Pujo
Majalah Ilmiah Olahraga (MAJORA) Vol. 30 No. 2 (2024): September
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/majora.v30i2.81879

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran PJOK di kelas V SD Negeri Bligo 1, Kecamatan Ngluwar. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan informan utama terdiri dari kepala sekolah, guru PJOK, dan lima siswa kelas V. Data dikumpulkan melalui wawancara, kemudian dianalisis menggunakan metode triangulasi sumber yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pelaksanaan Kurikulum Merdeka pada pembelajaran PJOK di kelas V mencakup dua aspek utama: (1) dukungan dari sumber daya manusia dan fasilitas yang tersedia, serta (2) komunikasi yang efektif melalui sosialisasi Kurikulum Merdeka kepada guru dan siswa.IMPLEMENTATION OF THE INDEPENDENT CURRICULUM IN PHYSICAL EDUCATION LEARNING AT BLIGO 1 PUBLIC ELEMENTARY SCHOOL, NGLUWAR SUBDISTRICT: A RESOURCE AND COMMUNICATION PERSPECTIVE AbstractsThis study aims to describe the implementation of the Merdeka Curriculum in Physical Education, Sports, and Health (PJOK) learning in Grade V at SD Negeri Bligo 1, Ngluwar Subdistrict. This research employs a qualitative descriptive method, with primary informants consisting of the principal, PJOK teacher, and five Grade V students. Data were collected through interviews and analyzed using source triangulation, which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings reveal that the implementation of the Merdeka Curriculum in PJOK learning involves two main aspects: (1) support from human resources and available facilities, and (2) effective communication through socialization of the Merdeka Curriculum to teachers and students.
FAKTOR PENGHAMBAT BELAJAR SENAM LANTAI MATERI GULING DEPAN PESERTA DIDIK KELAS VII DI SMP NEGERI 4 YOGYAKARTA Mulyaningsih, Farida; Indriarti, Meynanda; Utama, AM Bandi; Purnomo, Eddy
Majalah Ilmiah Olahraga (MAJORA) Vol. 30 No. 2 (2024): September
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/majora.v30i2.82471

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penghambat belajar senam lantai materi guling depan peserta didik kelas VII di SMP Negeri 4 Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Instrumen penelitian menggunakan angket tertutup. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII SMP Negeri 4 Yogyakarta yang berjumlah 160 peserta didik. Pengambilan jumlah sampel menggunakan teknik total sampling. Teknik analisis data mengunakan analisis statistik deskriptif kuantitatif dengan presentase. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat faktor yang menghambat pelaksanaan belajar senam lantai materi guling depan peserta didik kelas VII di SMP Negeri 4 Yogyakarta.  Faktor yang menjadi penghambat dalam belajar senam lantai materi guling depan adalah faktor internal yang terdiri dari fisik dengan hasil persentase 29,4%, dan psikologis dengan hasil persentase 24,3%, sedangkan pada faktor eksternal terdapat guru dengan hasil persentase 13,4%, sarana dan prasarana dengan persentase16,8%, serta lingkungan sekolah dengan persentase 16,1%. OBSTRUCTING FACTORS IN GYMNASTICS LEARNING IN THE FORWARD ROLL MATERIAL FOR THE SEVENTH GRADE STUDENTS OF SMP NEGERI 4 YOGYAKARTA AbstractThis research aims to determine the obstructing factors in gymnastics learning in the forward roll material for seventh grade students of SMP Negeri 4 Yogyakarta (Yogyakarta 4 Junior High School). The type of this research was a descriptive quantitative study with a survey method. The research instrument used a closed questionnaire. The research population was seventh grade students of SMP Negeri 4 Yogyakarta totaling 160 students. The number of samples was taken by using the total sampling technique. The data analysis technique used descriptive quantitative statistical analysis with a percentage. The research findings indicate  that there are obstructing factors in the implementation of gymnastics learning in the forward roll material for seventh grade students of SMP Negeri 4 Yogyakarta. The obstructing factors in the gymnastics learning in forward roll material are internal factors consisting of physical obstruction with a percentage of 29.4%, and psychological obstruction with a percentage of 24.3%, while external factors include teachers with a percentage of 13.4%, facilities and infrastructure with a percentage of 16.8%, and the school environment with a percentage of 16.1%.
PENURUNAN KADAR ASAM LAKTAT PASCA PEMBERIAN MINUMAN DENGAN KADAR VITAMIN C 1000 MG PADA RESIMEN MAHASISWA JAWA TIMUR Wibawa, Junian Cahyanto
Majalah Ilmiah Olahraga (MAJORA) Vol. 30 No. 2 (2024): September
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/majora.v30i2.81955

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penurunan kadar asam laktat pasca pemberian minuman dengan kadar vitamin C 1.000 mg pada Resimen Mahasiswa Jawa Timur. Penelitian ini adalah true experiment dengan rancangan penelitian the randomized control group posttest-only design dengan menggunakan subjek 24 laki-laki usia 19-23 tahun, IMT 18.5-24.9 kg/m2 dan secara random dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu kontrol (n=8, pemberian exercise), Vit. C 500 mg (n=8, pemberian exercise + Vit. C 500 mg) dan Vit. C 1.000 mg(n=8, pemberian exercise + Vit. C 1.000 mg). Pemberian exercise dengan cara subjek berlari dengan jarak 2.400 meter yang dilakukan pukul 06.00 WIB. Pemberian minuman yang menggandung Vit. C dilakukan setelah exercise dengan dosis 500 mg dan 1.000 mg. Pengukuran kadar asam laktat dilakukan 60 menit pasca pemberian vit. C menggunakan Accutrend Plus Meter. Teknik analisis data menggunakan One Way-ANOVA dan dilanjutkan uji Tukey's HSD post hoc test dengan taraf signifikan (p<0.05). Hasil didapatkan rerata kadar asam laktat pada kelompok kontrol (3.89±0.47) mmol/L, Vit. C 500 mg (3.06±0.59) mmol/L, Vit. C 1000 mg (2.74±0.35) mmol/L dan (p=0.000). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian minuman dengan kandungan Vit. C 500 mg dan Vit. C 1.000 mg menurunkan kadar asam laktat 60 menit post-exercise.
THE PERSPECTIVE OF SPORT ACTIVITY IN DEVELOPING THE VALUE OF SPORTIVITY Sridadi, Sridadi; Utami, Nur Sita; Broto, Danang Pujo; Saryono
Majalah Ilmiah Olahraga (MAJORA) Vol. 31 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/majora.v31i1.39998

Abstract

Perspektif aksiologi olahraga dalam pengembangan nilai sportivitas bertujuan menggali informasi dan melakukan analisis kritis guna menumbuhkembangkan nilai yang terkandung dalam olahraga khususnya nilai sportivitas. Nilai sportivitas menjadi bagian penting dalam olahraga, karena setiap insan olahraga harus menjunjung tinggi nilai-nilai yang menjadi bagian dari pengembangan karakter agar menjadi bangsa yang beradab dan berbudaya. Data yang dikumpulkan berupa data primer dan sekunder dari sumber-sumber kepustakaan. Analisis data menggunakan studi hermenautika untuk mendapatkan pemahaman hakekat nilai menggunakan kajian literasi dari sumber kepustakaan. Kepustakaan yang dikaji terkait pandangan nilai-nilai olahraga dari sudut pandang aksiologi. Hasil kajian memberikan ulasan bahwa dengan sudut pandang aksiologi,  olahraga ternyata memiliki banyak sekali nilai yang dapat dipetik dan dikembangkan, salahsatunya adalah sportivitas. Agar nilai sportivitas itu menjadi perilaku yang melekat pada diri seseorang maka harus mulai ditanamkan sejak usia dini melalui pendidikan formal, informal dan nonformal.THE PERSPECTIVE OF SPORT ACTIVITY IN DEVELOPING THE VALUE OF SPORTIVITY AbstractsThe perspective of sports axiology in developing the value of sportsmanship aims to gather information and conduct critical analysis in order to develop the values contained in sports, especially the value of sportsmanship. The value of sportsmanship is an important part of sports, because every sports person must uphold the values that are part of character development in order to become a civilized and cultured nation. The data collected is in the form of primary and secondary data from library sources. Data analysis used hermenautic studies to get an understanding of the nature of values using literacy studies from literature sources. The literature studied relates to the viewpoint of sports values from an axiological point of view. The results of the study provide an overview that from an axiological point of view, sport has many values that can be learned and developed, one of which is sportsmanship. In order for the value of sportsmanship to become a behavior that is inherent in a person, it must be instilled from an early age through formal, informal and non-formal education.
OVERVIEW OF ATHLETIC SPORTS ACHIEVEMENT DEVELOPMENT IN INDONESIA (Qualitative: Comparing and SWOT Analyze) Kurniawan, Dennis Dwi; Mulyaningsih, Farida; Wulandari, Putri Prastiwi
Majalah Ilmiah Olahraga (MAJORA) Vol. 31 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/majora.v31i1.41631

Abstract

Olahraga atletik merupakan ladang medali dalam kejuaraan multievent nasional maupun internasional. Sedangkan pembinaan di Indonesia masih menjadi perhatian besar oleh pecinta olahraga atletik di seluruh Indonesia, dengan melihat prestasi atletik tidak bisa bersaing di kancah regional dan dunia. Dalam naskah narasi ilmiah ini akan dibahas tentang bagaimana analisis perbandingan dan SWOT terhadap pembinaan prestasi olahraga atletik di Indonesia. Data diambil data analisis kebutuhan secara subjektif atau kualitatif, serta literature review terhadap hasil-hasil kejuaraan serta artikel pribadi dari para pemerhati olahraga atletik di Indonesia dan beberapa Negara Maju seperti Jepang dan Amerika. Hasil dari pembahasan dan Analisa Perbandingan serta analisis SWOT terhadap olahraga atletik di Negara Maju dan di Indonesia, maka dapat disimpulkan bahwa Pembinaan Olahraga atletik di Indonesia masih sangat perlu mengadopsi berbagai sistem pembinaan secara terstruktur dan tetap melihat kondisi SDM dan geografis di Indonesia. Perlu adanya kebijakan baru yang inovatif dan tepat sasaran dari KONI, Menpora, PASI Pusat dimulai dari sistem pencarian bakat, pembinaan prestasi di lingkungan terbawah sampai pusat yang teorganisir, serta sistem kompetisi yang berkelanjutan. OVERVIEW OF ATHLETIC SPORTS ACHIEVEMENT DEVELOPMENT IN INDONESIA (QUALITATIVE: COMPARING AND SWOT ANALYZE) AbstractsAthletics is a medal field in national and international multi-event championships. Meanwhile, coaching in Indonesia is still a big concern for athletic sports lovers throughout Indonesia, seeing that athletic achievements cannot compete in the regional and world arenas. In this scientific narrative text, a comparison and SWOT analysis will be discussed on the development of athletic sports achievements in Indonesia. The data is taken from subjective or qualitative needs analysis data, as well as literature reviews of championship results as well as personal articles from observers of athletic sports in Indonesia and several developed countries such as Japan and America. The results of the discussion and Comparative Analysis and SWOT analysis of athletic sports in developed countries and in Indonesia, it can be concluded that the development of athletic sports in Indonesia still needs to adopt various structured coaching systems and keep in view the condition of human resources and geography in Indonesia. There is a need for innovative and targeted new policies from KONI, Menpora, PASI Center starting from the talent search system, fostering achievement in the lowest environment to an organized center, and a sustainable competition system.
ANALISIS TINGKAT SPORTIVITAS ATLET PETANQUE KOTA YOGYAKARTA Srianto, Widha; Siswantoyo, Siswantoyo; Komarudin, Komarudin; Putro, Kukuh Hardopo; Arga, Muhammad Wahyu; Widodo, Hary
Majalah Ilmiah Olahraga (MAJORA) Vol. 31 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/majora.v31i1.45812

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat sportivitas atlet petanque Kota Yogyakarta, penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei, populasi dalam penelitian ini adalah atlet petanque Kota Yogyakarta yang berjumlah 20 orang dengan menggunakan teknik total sampling. Analisis data pada uji validitas dan uji reliabilitas pada penelitian ini menggunakan SPSS. Dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa tingkat sportivitas atlet petanque Kota Yogyakarta dalam kategori tinggi, dengan hasil 1) atlet petanque Kota Yogyakarta memiliki sikap komitmen terhadap olahraga petanque pada kategori tinggi, 2) atlet petanque Kota Yogyakarta memiliki sikap konvensional sosial pada kategori tinggi, 3) atlet petanque Kota Yogyakarta memiliki sikap untuk mentaati peraturan perwasitan pada kategori tinggi, dan 4) atlet petanque Kota Yogyakarta memiliki sikap positif pada lawan pada kategori tinggi. SPORTSMANSHIP LEVEL ANALYSIS OF THE PETANQUE ATHLETES IN THE CITY OF YOGYAKARTA AbstractThe purpose of this study is to determine the sportsmanship level of petanque athletes in the city of Yogyakarta. This research is a quantitative descriptive study by implementing a survey method and the population of the research is 20 people of petanque athletes in the city of Yogyakarta by using total sampling technique. Data analysis on the validity test and reliability test in this study is by utilizing SPSS software. From the results of data analysis, it can be concluded that the sportsmanship level of petanque athletes in the city of Yogyakarta is determined as high category, with the results 1) Petanque athletes in the city of Yogyakarta have the commitment attitude towards petanque sports determined as high category, 2) Petanque athletes in the city of Yogyakarta have social conventional attitudes determined as high category, 3) Petanque athletes in the city of Yogyakarta have the attitude to obey the refereeing regulations determined as high category, and 4) Petanque athletes in the city of Yogyakarta have the positive attitude towards opponents determined as high category.
LATIHAN PLYOMETRIC UNTUK MENINGKATKAN POWER TUNGKAI ATLET BOLA VOLI Majid, Nur Cholis; Fauzi, Fauzi; Komarudin, Komarudin
Majalah Ilmiah Olahraga (MAJORA) Vol. 31 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/majora.v31i1.47253

Abstract

Permainan bola voli merupakan cabang olahraga yang menuntut beragam kemampuan diantaranya fisik, taktik, teknik dan mental. Kondisi fisik atlet yang prima dapat menghasilkan kinerja yang optimal. Salah satu latihan kondisi fisik yaitu dengan latihan plyometric. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan pengaruh latihan plyometric terhadap otot tungkai dalam permainan bola voli. Pelatihan plyometric adalah bentuk teknik pelatihan yang digunakan oleh atlet di semua jenis olahraga untuk meningkatkan adaptasi kinerja. Plyometrics terdiri dari yang cepat peregangan otot (tindakan eksentrik) segera diikuti oleh aksi konsentris atau pemendekan dari otot yang sama. Daya Ledak atau power dipengaruhi oleh latihan plyometric Power otot tungkai merupakan kemampuan seseorang dalam menggunakan otot tungkai untuk menghasilkan kekuatan yang maksimal denga waktu yang sesingkat-singkatnya. Power otot tungkai menjadikan kekuatan, kecepatan,daya ledak serta elastisitas otot meningkat. Latihan plyometric dalam bola voli akan mempengaruhi performa serta kinerja atlet dalam permainan. Kemampuan daya ledak dipengaruhi oleh tingkat kekuatan otot yang tinggi, tingkat kecepatan yang tinggi serta kemampuan kelincahan dalam mengintegrasikan antara kekuatan dan kecepatan otot.     Kemampuan mengeluarka daya tahan yang singkat serta menampilkan kekuatan yang cepat akan menghasilkan power yang maksimal. BUILDING A FEEL OF NATIONALISM IN PLURAL SOCIETY THROUGH FOOTBALL AbstractsVolleyball is a sport that demands a variety of abilities including physical, tactical, technical and mental. The athlete's excellent physical condition can produce optimal performance. One of the physical condition exercises is plyometric training. This study aims to reveal the effect of plyometric training on leg muscles in volleyball games. Plyometric training is a form of training technique used by athletes in all types of sports to improve performance adaptation. Plyometric consists of a rapid stretching of a muscle (eccentric action) immediately followed by a concentric or shortening action of the same muscle. Explosive Power or power is influenced by plyometric training. Leg muscle power is a person's ability to use leg muscles to produce maximum strength in the shortest possible time. Leg muscle power makes strength, speed, explosive power and muscle elasticity increase. Plyometric training in volleyball will affect the performance and performance of athletes in the game. The ability of explosive power is influenced by a high level of muscle strength, a high level of speed and the ability of agility in integrating between muscle strength and speed. The ability to release short endurance and display fast strength will produce maximum power.
MEMBANGUN RASA NASIONALISME DI MASYARAKAT PLURAL MELALUI SEPAKBOLA Arga, Muhammad Wahyu
Majalah Ilmiah Olahraga (MAJORA) Vol. 31 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/majora.v31i1.47373

Abstract

Sepakbola merupakan salah satu cabang olahraga yang sangat digemari oleh masayarakat dari berbagai latar belakang daerah, suku dan budaya. Sepakbola bisa dijadikan salah satu pendekatan yang efektif oleh pemerintah dalam mengantasipasi berbagai macam perbedaan yang ada. Indonesia merupakan negara yang dihuni oleh masyarakat yang sangat plural, mulai dari beragamnya suku, adat, budaya, nahasa, hingga agama. Perbedaan ini kerap menjadikan sumber terjadinya perbedaan pemahaman dan keyakinan sehingga menimbulkan kekacauan yang didasari oleh adanya perbedaan tersebut. Oleh karena itu sepakbola diharapkan dapat menjadi salah satu solusi guna mepersatu padukan perbedaan tersebut melalui kelompok sepakbola yang ada di masing-masing daerah hingga sepakbola dalam kancah nasional. Penelitian ini akan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini akan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menganalisis dan mendiskrisikan mengenai nasionalisme dan sepakbola. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian studi dokumen. Data yang di dapat dari penelitian ini di dapatkan dari berbagai jurnal, buku, maupun website. Sepakbola dapat digunakan oleh pemerintah maupun media masa guna menarik perhatian masyarakat. Pemerintah juga dapat menjadikan sepakbola untuk membuktikan bahwa walaupun dari berbagai macam latar belakang suku, budaya dan lainya, masyarakat sejatinya bisa untuk bersatu dan berjuang atas dasar cita-cita dan tujuan yang sama baik dalam kancah regional dan nasional. BUILDING A FEEL OF NATIONALISM IN PLURAL SOCIETY THROUGH FOOTBALL AbstractsFootball is a sport that is very popular with people from various regional, ethnic and cultural backgrounds. Football can be used as an effective approach by the government in anticipating the various kinds of differences that exist. Indonesia is a country inhabited by a very plural society, ranging from various ethnic groups, customs, cultures, languages, to religions. These differences often become the source of differences in understanding and beliefs, causing chaos based on these differences. Therefore, football is expected to be one of the solutions to unify these differences through football groups in each region to football in the national arena. This study will use a qualitative descriptive method. This study will use a qualitative descriptive approach to analyze and describe nationalism and football. This type of research is a type of document study research. The data obtained from this study were obtained from various journals, books, and websites. Football can be used by the government and the mass media to attract people's attention. The government can also use football to prove that even from various ethnic, cultural and other backgrounds, people can actually unite and fight on the basis of the same ideals and goals both in the regional and national arena.
EFEKTIVITAS MODEL BRAIN JOGGING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF Rizkyanto, Willy Ihsan; Suherman, Wawan Sundawan; Yuliarto, Hari
Majalah Ilmiah Olahraga (MAJORA) Vol. 30 No. 2 (2024): September
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/majora.v30i2.59369

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh latihan model Brain jogging untuk meningkatkan kemampuan berfikir kreatif peserta didik Sekolah dasar. Studi ini adalah studi quasi eksperimental dengan desain kelompok kontrol. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas atas. Peneliti mengambil kelas pararel kelas A dan B untuk ditetapkan masing-masing sebagai kelompok eksperiment dan kelompok control. Kelompok eksperiment diberikan model pembelajaran berbasis brain jogging sedangkan kelompok control mengunakan model direct instruction. Kelompok eksperiment berjumlah 30, begitupun juga untuk kelompok kontrolnya. Sehingga total populasi dalam penelitian ini berjumlah 60 orang. Teknik pengumpulan data  menggunakan metode tes kuantitatif kepada peserta didik data pre-test di masing- masing kelompok experiment dan kelompok control. Berdasarkan output pair 1 diperoleh nilai sig (2 tailed) sebesar 0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan ada perbedaan rata-rata hasil kemampuan berfikir kreatif untuk Pretest kelas experiment dengan kelas post test experiment (Model pembelajaran Brain Jogging). Berdasarkan ouput pair 2 diperoleh nilai sig (2tailed) sebesar 0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan ada perbedaan rata-rata kemampuan berfikir kreatif untuk Pre-est kelas control dengan posttest Kelas Kontrol model pembelajaran konvensional. Berdasarkan uji t post-test diketahui rata-rata hasil belajar kelas ekeperimen sebesar 21,00 dan rata-rata hasil belajar kelas kontrol sebesar 19,18, sehingga dapat diimpulkan bahwa rata-rata hasil belajar kelas eksperimen lebih 1,88 lebih besar dibandingkan dengan kelas kontrol (21.00 > 19,18) dan nilai signifikansinya kurang dari 0,05 (p = 0,000 < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan skor hasil belajar siswa secara signifikan pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. EFFECTIVENESS OF BRAIN JOGGING MODEL TO IMPROVE CREATIVE THINKING ABILITY AbstractThis study aims to examine the effect of the Brain jogging model of training to improve the creative thinking skills of elementary school students. This study is a quasi-experimental study with a control group design. The sample in this study were upper class students. The researcher took parallel classes A and B to be designated as the experimental group and the control group respectively. The experimental group was given a learning model based on brain jogging while the control group used the direct instruction model. The experimental group numbered 30, as well as the control group. So that the total population in this study amounted to 60 people. The data collection technique uses the quantitative test method to pre-test data students in each experimental group and control group. Based on the output of pair 1, it was obtained a sig (2 tailed) value of 0.000 <0.05, so it can be concluded that there is a difference in the average results of creative thinking skills for the experimental class pretest and the post test experiment class (Brain Jogging learning model). Based on the output of pair 2, a sig (2tailed) value of 0.000 <0.05 is obtained, so it can be concluded that there is an average difference in the ability to think creatively for the pre-test control class and the posttest control class with conventional learning models. Based on the post-test t test, it is known that the average experimental class learning result is 21.00 and the control class learning average is 19.18, so it can be concluded that the average experimental class learning result is 1.88 greater than the control class (21.00 > 19.18) and the significance value is less than 0.05 (p = 0.000 <0.05). It can be concluded that there are significant differences in student learning outcomes scores in the experimental class and the control class.
POTENSI PENGEMBANGAN OLAHRAGA REKREASI PASIR DI INDONESIA DAN MALAYSIA Kriswanto, Erwin Setyo; Santoso, Nurhadi; Pambudi, Aris Fajar; Yuliarto, Hari; Sa'adah, Fiki; Safitri, Aziza Puspadewi
Majalah Ilmiah Olahraga (MAJORA) Vol. 31 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/majora.v31i1.73146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui potensi pengembangan olahraga rekreasi pasir di Indonesia dan Malaysia yang dilihat dari faktor lingkungan, faktor akses/transportasi, faktor sarana prasarana, faktor promosi dan faktor pelayanan. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian ini sebanyak 100 subjek dengan teknik random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner tertutup yang dibagikan kepada pengunjung olahraga rekreasi pasir di Indonesia dan Malaysia. Teknik analisis data menggunakan analisis jalur dengan aplikasi Smart PLS versi 3.3.2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas dan reliabilitas dipenuhi lebih dari 0.7 berturut-turut dengan formula Aiken dan Cronbach. Oleh karena itu, analisis mendalam data menunjukkan bahwa: (1) potensi pengembangan olahraga rekreasi pasir di Indonesia dan Malaysia dipengaruhi oleh faktor lingkungan secara signifikan, (2) potensi pengembangan olahraga rekreasi pasir di Indonesia dan Malaysia dipengaruhi oleh faktor akses/transportasi secara signifikan, (3) potensi pengembangan olahraga rekreasi pasir di Indonesia dan Malaysia dipengaruhi oleh faktor sarana prasarana secara signifikan, (4) potensi pengembangan olahraga rekreasi pasir di Indonesia dan Malaysia dipengaruhi oleh faktor promosi secara signifikan, dan (5) potensi pengembangan olahraga rekreasi pasir di Indonesia dan Malaysia dipengaruhi oleh faktor pelayanan secara signifikan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa potensi pengembangan olahraga rekreasi pasir di Indonesia dan Malaysia dipengaruhi oleh faktor lingkungan, faktor akses/transportasi, faktor sarana prasarana, faktor promosi dan faktor pelayanan secara signifikan berkategori baik DEVELOPMENT POTENTIAL OF RECREATIONAL SAND SPORTS IN INDONESIA AND MALAYSIA AbstractsThis research aims to know the potential for developing sand recreational sports in Indonesia and Malaysia viewed from environmental factors, access/transportation factors, infrastructure factors, promotion factors, and service factors. This research is descriptive research with a quantitative approach. The sample for this research was 100 subjects using a random sampling technique. The used research instrument was a closed questionnaire distributed to visitors of sand recreation sports in Indonesia and Malaysia. The data analysis technique used path analysis with the SmartPLS application version 3.3.2. The research results showed that the validity and reliability were more than 0.7 respectively with the Aiken and Cronbach formulas. Therefore, in-depth data analysis showed that: (1) the potential for developing sand recreational sports in Indonesia and Malaysia was significantly influenced by environmental factors, (2) the potential  for developing sand recreational sports in Indonesia and Malaysia was significantly influenced by access/transportation factors, (3) the potential for developing sand recreational sports in Indonesia and Malaysia was significantly influenced by infrastructure factors, (4) the potential for developing sand recreational sports in Indonesia and Malaysia was significantly influenced by promotion factors, and (5) the potential for developing sand recreational sports in Indonesia and Malaysia was significantly influenced by service factors. Based on the research results, it can be concluded that the potential for developing sand recreational sports in Indonesia and Malaysia was influenced by environmental factors, access/transportation factors, infrastructure factors, promotion factors, and service factors which were significant in the good category.