cover
Contact Name
Yulia Febriyati
Contact Email
yuliafebriyati27@gmail.com
Phone
+6285363850807
Journal Mail Official
yuliafebriyati27@gmail.com
Editorial Address
JL. Elak Batugajah Airmolek Kec. Pasirpenyu kab. Indragiri Hulu Riau 29352
Location
Kab. indragiri hulu,
Riau
INDONESIA
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
ISSN : 19078285     EISSN : 26862387     DOI : 10.55558
Core Subject : Education,
Education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 231 Documents
PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) BERBASIS MULTIKULTURAL Faisal Amir Toedien; Andi Murniati
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 18 No. 2 (2023): Oktober: Al-Ihda': Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55558/alihda.v18i2.216

Abstract

Penelitian ini menkaji tentang pengembangan Kurikulum pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang berbasis multikultural dengan metode studi kepustakaan yang menggunakan jurnal dan buku terkait. Kurikulum ini dirancang sebagai konstruksi pedagogis yang secara proaktif mengintegrasikan nilai-nilai keberagaman, seperti toleransi, empati, dan kemampuan berpikir kritis, ke dalam pembelajaran. Dengan landasan filosofis, psikologis, sosiologis, dan epistemologis yang kokoh, kurikulum ini bertujuan membentuk individu yang tidak hanya menguasai pengetahuan agama, tetapi juga memiliki kompetensi sosial-emosional yang kuat. Pendekatan interdisipliner, meliputi studi budaya, sastra, bahasa, dan pendidikan moral, diterapkan untuk menciptakan generasi muda yang mampu beradaptasi dan berkontribusi positif dalam masyarakat majemuk. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kurikulum ini menjadi upaya strategis untuk menanamkan nilai-nilai multikultural dalam proses pendidikan, sehingga mendorong harmoni dan penghargaan terhadap keberagaman.
PERBANDINGAN KONSEP METAFISIKA IMAM AL-GHAZALI DAN SEYYED HOSSEIN NASR Rusiah; Abu Anwar
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 18 No. 2 (2023): Oktober: Al-Ihda': Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55558/alihda.v18i2.237

Abstract

This article aims to discuss a comparison of metaphysical concepts between Imam Al-Ghazali and Seyyed Hossein Nasr, two great thinkers in the Islamic philosophical tradition who made significant contributions to understanding the nature of reality and the relationship between God and the universe. This research uses a descriptive qualitative research library approach. The results of the analysis show that Imam Al-Ghazali, in his works such as Tahafut al-Falasifah, criticized the rationalism of Greek philosophers and emphasized the limitations of human reason in understanding God, while proposing the concept of the world as God's creation which is continuously renewed by His will. In contrast, Seyyed Hossein Nasr developed a metaphysical approach that combines elements of Islamic mysticism and perennialist philosophy, viewing the universe as a manifestation of the infinite reality of God and emphasizing the unity between science and spirituality. Both figures agree that metaphysical pursuits must involve deep spiritual understanding, although their methods and approaches differ
REVOLUSI PARADIGMA DALAM ILMU PENGETAHUAN: TELAAH KRITIS TERHADAP PEMIKIRAN THOMAS S. KHUN Sinaga, Mitha Shaskila Sinaga; Usman
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 20 No. 2 (2025): Oktober: Al-Ihda': Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55558/al-ihda.v20i2.268

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan tidak selalu bersifat linier dan kumulatif, melainkan mengalami perubahan revolusioner ketika paradigma lama tidak lagi mampu menjelaskan fenomena baru. Thomas S. Kuhn memperkenalkan konsep revolusi ilmiah sebagai respons terhadap keterbatasan pandangan positivisme dan falsifikasi dalam menjelaskan dinamika ilmu. Melalui pendekatan studi kepustakaan, penelitian ini mengkaji secara kritis pemikiran Kuhn tentang revolusi paradigma dalam ilmu pengetahuan. Hasil telaah menunjukkan bahwa paradigma berperan sebagai kerangka berpikir yang memandu komunitas ilmiah dalam menyelesaikan teka-teki ilmiah, namun bersifat sementara dan dapat digantikan oleh paradigma baru melalui proses anomali, krisis, dan revolusi ilmiah. Pemikiran Kuhn juga relevan dalam konteks keilmuan Islam, yang menuntut pembaruan paradigma agar ajaran Islam tetap kontekstual dan responsif terhadap tantangan zaman. Kata Kunci: Paradigma, Revolusi Ilmiah, Thomas Kuhn
PODCAST SEBAGAI MEDIA AJAR DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Nor Fadhila Herniyanti; Aditya Syahputra; Dian Nur Hikmah; SUPIAN, Sofieta Ria; Jasiah
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 20 No. 2 (2025): Oktober: Al-Ihda': Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55558/al-ihda.v20i2.270

Abstract

Seiring dengan berkembangnya zaman, media sosial juga bisa dimanfaatkan sebagai media pembelajaran, banyak sekali media-media pembelajaran yang dapat digunakan oleh guru seperti media Podcast pada aplikasi Spotify. Dalam aplikasi Spotify terdapat fitur yang bisa digunakan untuk membuat media pembelajaran yaitu Podcast. Oleh karena itu pembelajaran PAI dengan menggunakan Podcast Spotify ini akan membuat para siswa menjadi lebih tertarik dan mudah memahami materi pembelajaran dengan cara diputar berkali-kali dalam aplikasi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Teknik pengumpulan data menggunakan data pustaka dengan mengumpulkan penelitian yang berkaitan dengan topik. Penerapan dengan fitur Podcast di Spotify dapat menjadi langkah baru bagi para pendidik/guru, dan mudah untuk memberikan pemahaman kepada siswa pada pembelajaran PAI.
AKREDITASI SEBAGAI INSTRUMEN PEMBANGUNAN MUTU MADRASAH (TELAAH KEBIJAKAN DAN REKOMENDASI STRATEGIS) Frisca Alamanda; Muhammad Syaifudin; Asmuri
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 20 No. 2 (2025): Oktober: Al-Ihda': Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55558/al-ihda.v20i2.271

Abstract

This study critically evaluates the policy of madrasah accreditation within the framework of Indonesia’s national education quality assurance system. Employing a qualitative-descriptive method and document analysis, the research explores policy content, implementation challenges, stakeholder responses, and the effectiveness of accreditation as a quality enhancement instrument. Ten major regulations are reviewed, including Law No. 20/2003, GR No. 19/2005, GR No. 32/2013, GR No. 17/2010, MoEC Regulations No. 59/2012 and 13/2018, MoRA Regulation No. 90/2013, MoEC Decrees No. 193/2012 and 1005/2020, and BAN-S/M Decree No. 215/2021 on IASP 2020. The findings reveal that despite regulatory progress, implementation remains administratively driven, lacks contextual responsiveness, and provides insufficient institutional support. A paradigm shift toward a transformative, participatory, and empowerment-based accreditation model is urgently needed.
PENGELOLAAN KELAS DAN ASPEK – ASPEK DALAM KELAS Tiara, Mutiara Ayu Pratiwi; Agus , Agus Susanto; Nasywa, Nasywa Raysha Putri; Safira , Safira Nur Azizah; Salvina , Salvina Cahya Az-Zahra
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 20 No. 2 (2025): Oktober: Al-Ihda': Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55558/al-ihda.v20i2.274

Abstract

Pengelolaan kelas merupakan salah satu aspek krusial dalam menunjang keberhasilan proses pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam konsep dan praktik pengelolaan kelas yang efektif, serta aspek-aspek manajerial yang terlibat di dalamnya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif berbasis studi kepustakaan, dengan teknik analisis isi dan interpretatif terhadap berbagai sumber literatur akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan kelas mencakup pendekatan preventif dan kuratif, serta penerapan fungsi- fungsi manajerial seperti perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian. Selain itu, perencanaan ruang kelas yang efektif juga menjadi faktor penting dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif. Dengan memahami dan mengimplementasikan prinsip- prinsip pengelolaan kelas secara menyeluruh, guru diharapkan mampu membentuk lingkungan pembelajaran yang tidak hanya mendukung pencapaian akademik, tetapi juga pengembangan karakter dan keterampilan sosial peserta didik
PENGARUH MOTIVASI EKSTERINSIK TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN FIQIH KELAS VII DI MADRASAH TSANAWIYAH MIFTAHUL HIDAYAH PEKANBARU erni kurnia, risma sulistia aini; Risnawati; Fikri Hamdani
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 20 No. 2 (2025): Oktober: Al-Ihda': Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55558/al-ihda.v20i2.276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi ekstrinsik terhadap minat belajar siswa dalam pembelajaran Fiqih kelas VII di Madrasah Tsanawiyah Miftahul Hidayah Pekanbaru. Motivasi ekstrinsik yang dimaksud meliputi faktor-faktor seperti penghargaan, dukungan orang tua, lingkungan belajar, dan metode pengajaran guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 30 siswa kelas VII sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara motivasi ekstrinsik dengan minat belajar siswa. Faktor dukungan orang tua dan metode pengajaran guru menjadi elemen yang paling berpengaruh dalam meningkatkan minat belajar siswa. Analisis data menunjukkan nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 18,9%, yang berarti motivasi ekstrinsik memberikan kontribusi sebesar 18,9% terhadap minat belajar siswa, sedangkan 81,1% dipengaruhi oleh faktor lain. Penelitian ini menegaskan bahwa pemberian motivasi eksternal yang tepat dapat membantu meningkatkan minat belajar siswa, terutama pada mata pelajaran Fiqih. Implikasinya, pendidik dan orang tua diharapkan memberikan dukungan yang berkelanjutan agar siswa lebih termotivasi dalam proses pembelajaran.
MUHAMMAD ABDUH’S CONCEPT OF MODERNIZATION ISLAMIC EDUCATION pane, astrianasitoruspane; Eva Dewi; Sutarmo
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 20 No. 2 (2025): Oktober: Al-Ihda': Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55558/al-ihda.v20i2.282

Abstract

Islamic education plays a crucial role in instilling the values of Islamic teachings within the educational sphere. This study aims to analyze and describe Islamic educational thought from the perspective of Muhammad Abduh. The research employs a library-based approach, using data collection techniques such as documentation from books, scholarly journal articles, and other documents relevant to the research theme. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The findings indicate that Muhammad Abduh was a prominent modern Islamic thinker who initiated various reforms, particularly in the areas of social and political education for Muslims, who at the time were experiencing stagnation. This stagnation was largely due to the influence of jumud—a rigid, unchanging mindset—that Abduh viewed as a form of ignorance. According to him, the Qur’an contains numerous verses that encourage Muslims to think critically, as it is through thinking that knowledge is born. He also supported the views of some Western writers who argued that the decline of the Muslim world was caused by the ideology of jabariyyah (fatalism). To address this, Abduh reformed the education system, including its curriculum and goals. He believed that the traditional education model widely applied in many institutions needed renewal, starting with the education system at Al-Azhar, which he considered the center of Islamic education globally.
TUJUAN PENDIDIKAN ISLAM DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN zulaikha, Siti; Nurasikin Pratiwi; Nursyavika Auni; Ervina
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 20 No. 2 (2025): Oktober: Al-Ihda': Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55558/al-ihda.v20i2.284

Abstract

Pendidikan agama islam merupakan pondasi yang sangat penting dalam kehidupan Umat ​​Islam berupaya menciptakan manusia yang bermoral baik dan mengikuti petunjuk Allah SWT. Tujuan pendidikan dibahas dalam artikel ini dari sudut pandang Al-Qur'an. yang diyakini sebagai pedoman hidup bagi umat muslim. Dengan memahami tentang tujuan pendidikan islam, umat islam dapat memahami secara mendalam tentang pendidikan agama dalam pandangan al-qur’an. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review atau studi kepustakaan. Teknik pengumpulan data melalui pengambilan dari penelitian sebelumnya seperti jurnal, buku dan sembr lainnya yang relevan dan sesuai dengan topik pembahasan. Teknik analisanya menggunakan analisis deskriptif. Kesimpulan dari topik pembahasan ini bahwa didalam Al-Qur'an menekankan bahwa tujuan pendidikan islam yaitu menyucikan jiwa dan mengembangkan akhlak mulia, mengembangkan ilmu pengetahuan dan hikmah, membangun karakter dan kepribadian yang baik, menghargai dan menghormati orang lain. Kata Kunci : Tujuan, Pendidikan Agama Islam, Perspektif Al-Qur’an
PERKAWINAN ENDOGAMI DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN SOSIOLOGI MAX WEBER: STUDI PADA JAMAAH SALAFI KABUPATEN SEMARANG TAHUN 2025 Aptian Surya Muammar
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 20 No. 2 (2025): Oktober: Al-Ihda': Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55558/al-ihda.v20i2.285

Abstract

Penelitian ini membahas praktik perkawinan endogami dalam komunitas Salafi di Kabupaten Semarang, yaitu pernikahan antaranggota kelompok yang sama, yang umumnya dilakukan melalui perjodohan tanpa pacaran. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan praktik tersebut dan menganalisisnya dari perspektif hukum Islam dan teori tindakan sosial Max Weber. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan normatif-empiris melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pernikahan endogami di kalangan Salafi didorong oleh nilai agama, kafaah, dan kehati-hatian terhadap interaksi bebas. Dalam hukum Islam, praktik ini sah dan sesuai syariat, sementara menurut Weber, tindakan tersebut didorong oleh orientasi nilai. Praktik ini menjadi bentuk kontrol sosial dan penjagaan nilai keislaman dalam kehidupan pernikahan.