cover
Contact Name
Elan Jaelan
Contact Email
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Phone
+628157000699
Journal Mail Official
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Editorial Address
CV. Widina Media Utama Komp. Puri Melia Asri Blok C3 No. 17 Kec. Solokan Jeruk Kab. Bandung.
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN INDONESIA: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Published by Widina Media Utama
ISSN : -     EISSN : 28073878     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi adalah jurnal peer-review yang memiliki ISSN (2807-3878) yang diterbitkan oleh Penerbit Widina di bawah Badan Hukum CV. Widina Media Utama sejak tahun 2021. JPI merupakan media terintegrasi untuk komunikasi berkelanjutan terkait dengan temuan penelitian baru yang signifikan terkait dengan pendidikan, termasuk: bidang penelitian pendidikan dalam pengajaran, pembelajaran dan pengajaran, pengembangan kurikulum, lingkungan belajar, pendidikan guru, teknologi pendidikan, dan pengembangan pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 258 Documents
Search results for , issue "Vol 5" : 258 Documents clear
Manajemen Kesiswaan SD Amaliah Bogor Gunadi, Gugun; Amalia, Nur
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i6.2202

Abstract

Sekolah harus dapat dikelola dan diberdayakan agar mampu mewujudkan predikat sebagai sekolah yang berprestasi yang mampu memproses peserta didik yang pada akhirnya akan menghasilkan output secara optimal. Dalam mewujudkan sekolah yang berprestasi terdapat faktor-faktor yang dapat mempengaruhinya di antaranya adalah kualitas guru, sarana dan fasilitas pendidikan, dan siswa. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis tentang manajemen kesiswaan SD Amaliah Bogor. Metode yang digunakan adalah Deskriptif Analitik, yaitu studi yang digunakan untuk mengumpulkan data, mendeskripsikan, mengolah, menganalisa, menyimpulkan dan menafsirkan data sehingga memperoleh gambaran yang sistematis. Hasil diketahui bahwa manajemen merupakan salah satu faktor yang menentukan dalam mewujudkan sekolah yang berprestasi. Adapun beberapa upaya yang harus dilakukan oleh seorang kepala sekolah untuk mewujudkan manajemen sekolah yang berprestasi  Kesimpulan yang diambil yaitu untuk dapat mewujudkan sekolah yang berprestasi tidak hanya menjadi tanggung jawab kepala sekolah tetapi juga merupakan tanggung jawab dari tenaga kependidikan, siswa, masyarakat dan pemerintah. Sekolah yang berprestasi tidak dapat diwujudkan dalam waktu yang singkat, tetapi harus melalui proses-proses yang mendukung. Responbilitas dan profesionalitas tenaga kependidikan turut menentukan dalam mewujudkan sekolah yang berprestasi.ABSTRACSchools must be managed and empowered to achieve the title of high-achieving school, capable of processing students who will ultimately produce optimal output. In realizing a high-achieving school, there are factors that can influence it, including the quality of teachers, educational facilities and infrastructure, and students. The purpose of this paper is to determine and analyze the student management ofAmaliahElementary School,Bogor. The method used is Descriptive Analytical, namely a study used to collect data, describe, process, analyze, conclude and interpret data to obtain a systematic picture. The results show that management is one of the determining factors in realizing a high-achieving school. There are several efforts that must be made by a principal to realize high-achieving school management. The conclusion drawn is that realizing a high-achieving school is not only the responsibility of the principal but also the responsibility of educational staff, students, the community and the government. High-achieving schools cannot be realized in a short time, but must go through supporting processes. The responsibility and professionalism of educational staff also determine the realization of high-achieving schools.
Intensitas Penggunaan Social Media dan Social intelligence Siswa: Studi Kuantitatif di MA Miftahul Ulum Mojokerto Alyah, Muhimmatul; Yaqin, Ainul; Alivi, Justsinta Sindi
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1918

Abstract

This study aims to analyze the influence of social media usage intensity on the social intelligence of students at MA Miftahul Ulum. A quantitative approach was employed using simple random sampling on 100 students. A Likert scale questionnaire was used as the instrument, and data was analyzed using simple linear regression through SPSS. Descriptive analysis showed that the mean score for social media usage intensity was 40.41, categorized as moderate (range 28.00-43.99), and the mean score for social intelligence was 58.42, also categorized as moderate (range 37.34-58.67). Based on the simple linear regression test, the significance value was 0.000 0.05. The t-test showed that the calculated t-value (-5.120) was greater than the tabulated t-value (1.660). This indicates that the alternative hypothesis (Ha) is accepted, and the null hypothesis (Ho) is rejected. Therefore, there is a significant influence of social media usage intensity on students' social intelligence. The negative value indicates an inverse relationship between the two variables. An increase in social media usage intensity leads to a decrease in students' social intelligence, and vice versa. Social media usage intensity accounts for 21.1% of the variance in students' social intelligence, while the remaining 78.9% is influenced by other factors not included in this study. This study recommends that students, teachers, and parents should manage social media use more wisely to avoid negative impacts on students' social skills.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas penggunaan social media terhadap social intelligence siswa MA Miftahul Ulum, metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan Teknik simple random sempling terhadap 100 siswa. Instrumen berupa angket skala Likert, dianalisis menggunakan regresi linier sederhana melalui SPSS. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa intensitas penggunaan media sosial siswa nilai mean 40,41 berada pada kategori sedang karena berada pada rentan nilai 28,00-43,99, begitu juga dengan tingkat kecerdasan sosial siswa dengan nilai mean 58,42 berada pada rentan nilai 37,34-58,67. Berdasarkan hasil uji regresi linier sederhana, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05. Dari hasil penelitian uji t menunjukkan bahwasannya nilai t hitung yakni sebesar -5,120 lebih besar dari t tabel yakni sebesar 1,660. Maka menunjukkan Ha diterima dan Ho ditolak, Jadi kesimpulannya, terdapat pengaruh yang signifikan antara intensitas penggunaan social media terhadap social intelligence siswa, Nilai negative tersebut menggambarkan bahwa arah hubungan antara kedua variabel tidak searah atau meningkat. Karena memiliki hubungan yang berlawanan (negative) maka jika intensitas penggunaan social media meningkat maka social intelligent siswa akan menurun begitu pula sebaliknya jika meningkat intensitas penggunaan social media menurun maka social intelligent meningkat. variabel intensitas penggunaan social media mempengaruhi variabel social intelligent siswa sebesar 21,1% sedangkan sisanya 78,9% yang dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.  Penelitian ini menyarankan agar siswa, guru, dan orang tua lebih bijak dalam mengelola penggunaan media sosial agar tidak berdampak negatif terhadap kemampuan sosial siswa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING PADA PESERTA DIDIK DI SD NEGERI CIAWIGEDE Aryani, Wiwik Dyah; Saadah, Neng Siti Nur; Anggraeni, Reni; Alamri, Sazili Mustofa; Setiawan, Rudi; Ihsan, Muhammad Nur
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1742

Abstract

This study aims to apply the Discovery Learning model to students of Ciawigede Elementary School to improve problem-solving skills in Islamic Religious Education learning. The method used is classroom action research with a qualitative descriptive approach using two cycles, where each cycle consists of planning, implementation, observation, and reflection. The results of the study showed a significant increase in students' problem-solving skills before and after the application of this learning model. The average student score increased from 74.3 in cycle I to 79.6 in cycle II, with the percentage of classical learning completion increasing from 86% to 89.66%. This study concludes that the Discovery Learning model is effective in improving student activity and learning outcomes, as well as encouraging students to be more active and creative in the learning process.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menerapkan model pembelajaran Discovery Learning pada siswa SD Negeri Ciawigede untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dalam pembelajaran PAI. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan pendekatan deskriptif kualitatif menggunakan dua siklus, di mana setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan pemecahan masalah siswa sebelum dan setelah penerapan model pembelajaran ini. Rata-rata nilai siswa meningkat dari 74,3 pada siklus I menjadi 79,6 pada siklus II, dengan persentase ketuntasan belajar klasikal meningkat dari 86% menjadi 89,66%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model Discovery Learning efektif dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa, serta mendorong siswa untuk lebih aktif dan kreatif dalam proses pembelajaran.
Efektivitas Metode Contextual Teaching and Learning terhadap Peningkatan Hasil Belajar Fiqih Siswa di MTs Miftahul Ilmiyah Mojowetan Blora Hidayah, Riska Nurul; Azis, Achmad Abdul; Rizal, Ahmad Saiful
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i6.2124

Abstract

Islamic jurisprudence (Fiqih) learning in madrasahs often faces challenges in bridging normative religious material with students’ everyday life contexts, resulting in limited practical understanding. This study addresses this issue by implementing the Contextual Teaching and Learning (CTL) method as an innovative approach to improve students’ learning outcomes in Fiqih at MTs Miftahul Ilmiyah Mojowetan Blora. The purpose of this research is to identify the effectiveness of CTL in enhancing both conceptual understanding and practical application among students. Employing a qualitative approach with a case study design, data were collected through classroom observations, interviews with teachers and students, and documentation of learning activities. Data analysis followed the stages of reduction, display, and inductive conclusion drawing. The results indicate that CTL positively affects all domains of learning outcomes: cognitively, the percentage of students meeting the Minimum Mastery Criteria (KKM) increased from 55% to 73%; affectively, students demonstrated higher motivation and engagement in classroom discussions; and psychomotorically, they were able to apply the principles of Islamic trading law (jual beli) in practice. Furthermore, CTL enhanced students’ motivation and participation, making Fiqih learning more relevant and applicable to their daily lives. These findings affirm that CTL provides a comprehensive impact on students’ cognitive, affective, and psychomotor development, while simultaneously strengthening their character and spirituality. Therefore, this study underscores the importance of context-based Fiqih learning as a pedagogical innovation for advancing Islamic education.ABSTRAKPembelajaran Fiqih di madrasah sering kali menghadapi tantangan dalam menjembatani materi normatif keagamaan dengan konteks kehidupan sehari-hari siswa, sehingga pemahaman praktis siswa cenderung terbatas. Penelitian ini berupaya menjawab persoalan tersebut dengan menerapkan metode Contextual Teaching and Learning (CTL) sebagai pendekatan inovatif untuk meningkatkan hasil belajar Fiqih di MTs Miftahul Ilmiyah Mojowetan Blora. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi efektivitas CTL dalam meningkatkan pemahaman konseptual sekaligus pengamalan praktis peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara dengan guru dan siswa, serta dokumentasi aktivitas pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan CTL berdampak positif pada seluruh ranah hasil belajar: secara kognitif, terjadi peningkatan dari 55% menjadi 73% siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM); secara afektif, siswa lebih termotivasi dan aktif dalam diskusi; dan secara psikomotorik, mereka mampu mempraktikkan hukum jual beli sesuai ketentuan syariat. Selain itu, CTL meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa dalam pembelajaran, sehingga para siswa merasa materi Fiqih lebih relevan dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan CTL memberikan dampak menyeluruh terhadap aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa, serta berkontribusi dalam memperkuat karakter dan spiritualitas mereka. Dengan demikian, Implikasi penelitian ini ini menegaskan pentingnya pembelajaran Fiqih berbasis konteks kehidupan nyata sebagai upaya pengembangan metode pedagogis dalam pendidikan Islam.
Represifisme, Beban Publik, dan Ekonomi Rakyat: Krisis Nilai di Tengah Kekerasan Negara Rifki, Muchamad; Wahyudin, Wahyudin; Pujawa, Aneng Roehanah; Fauziyah, Nita; Juhara, Heri
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i5.2053

Abstract

The wave of demonstrations in Indonesia from late August to early September 2025 reflected public unrest over social injustice, corruption, and weak state governance. The mass demonstrations that took place in various regions prompted a repressive response from security forces, including the use of tear gas, rubber bullets, mass arrests, and even loss of life. This study aims to analyze the crisis of values arising from the clash between the people's right to express their aspirations and state repression. The research method used a descriptive qualitative approach based on observations of literature, online news, and reports from human rights organizations. The results indicate that repression leads to a degradation of democratic values, justice, and humanity. Furthermore, the economic burden on the people is further burdened by the disruption of social and economic activities. This study emphasizes the importance of a humanistic approach in handling demonstrations to prevent further erosion of basic societal values.ABSTRAKGelombang demonstrasi di Indonesia pada akhir Agustus hingga awal September 2025 mencerminkan keresahan publik terhadap ketidakadilan sosial, korupsi, dan lemahnya tata kelola negara. Aksi massa yang berlangsung di berbagai daerah memunculkan respons represif dari aparat keamanan, termasuk penggunaan gas air mata, peluru karet, penangkapan massal, hingga jatuhnya korban jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis krisis nilai yang lahir dari benturan antara hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dengan tindakan represif negara. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis observasi literatur, berita daring, dan laporan lembaga HAM. Hasil kajian menunjukkan bahwa represifisme menimbulkan degradasi nilai demokrasi, keadilan, dan kemanusiaan. Selain itu, beban ekonomi rakyat semakin berat akibat terganggunya aktivitas sosial dan ekonomi. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan humanis dalam penanganan demonstrasi, agar nilai-nilai dasar kemasyarakatan tidak semakin tergerus.
Peran Guru Agama dalam Meningkatkan Akhlak berbasis kearifan lokal: Studi Kasus di SMPN 1 Jepon Kabupaten Blora Sofan, Sofan; Fitriana, Dyah Ayu; Jaya, Arim Irsyadulloh Albin
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i6.2121

Abstract

The phenomenon of moral degradation among adolescents, including junior high school students, has become a serious challenge for Islamic education. This study aims to analyze the role of Islamic Education (PAI) teachers in improving students’ moral character through the integration of local wisdom values at SMP Negeri 1 Jepon, Blora Regency. This research employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through in-depth interviews with Islamic education teachers, observation of school religious activities, and analysis of documents related to moral habituation programs. The data were analyzed using Miles and Huberman’s interactive model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing, along with validity testing through source and technique triangulation. The findings reveal that Islamic education teachers play seven strategic roles in fostering students’ morality, namely as role models, motivators, spiritual guides, initiators of religious habituation, mediators of local cultural values, moral supervisors, and learning innovators. The integration of Islamic values with local wisdom such as Javanese proverbs and songs, the tradition of gotong royong (mutual cooperation), and regular worship practices has proven effective in cultivating students’ discipline, responsibility, solidarity, and politeness. This study concludes that the collaboration between Islamic values and local wisdom serves as an effective and contextually relevant approach to moral education in the modern era.ABSTRAKFenomena degradasi moral di kalangan remaja, termasuk siswa SMP, menjadi tantangan serius bagi dunia pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam meningkatkan akhlak siswa melalui integrasi nilai-nilai kearifan lokal di SMP Negeri 1 Jepon Kabupaten Blora. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru PAI, observasi kegiatan keagamaan sekolah, dan analisis dokumen program pembiasaan. Analisis dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, disertai uji keabsahan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki tujuh peran strategis dalam pembinaan akhlak siswa, yaitu sebagai teladan, motivator, pembimbing rohani, penggerak pembiasaan ibadah, mediator nilai budaya lokal, pengawas moral, dan inovator pembelajaran. Integrasi nilai agama dengan kearifan lokal, seperti pepatah dan tembang Jawa, tradisi gotong royong, serta pembiasaan ibadah rutin, terbukti efektif menumbuhkan kedisiplinan, tanggung jawab, solidaritas, dan sopan santun siswa. Penelitian ini menegaskan bahwa kolaborasi antara nilai Islam dan kearifan lokal dapat menjadi pendekatan efektif dalam pendidikan akhlak kontekstual di era modern.
STUDI ANALISIS KRITERIA KEBENARAN DALAM PENUGASAN KARYA ILMIAH PAI PERSPEKTIF FILSAFAT ILMU DAN KEISLAMAN Pohan, Selamat; Sartina, Sartina; Khairani, Khairani; Nurjannah, Nurjannah; Muslimin, Muslimin
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i6.2264

Abstract

The dichotomy and gap in assessing the truth of Islamic Religious Education (IRE) scientific works has become the latest issue in the academic world. Modern academic standards demand empirical, logical, and pragmatic truth based on the perspective of the philosophy of science. On the other hand, PAI itself relies on revelatory truth and Islamic values that are normative and transcendental. This study uses a qualitative approach with library research. The data analysis techniques applied are qualitative content analysis and hermeneutic analysis. The results of the study show that: 1). The philosophical basis of the nature of scientific truth and its relevance to PAI scientific works is that the theories of truth in the philosophy of science (correspondence, coherence, and pragmatism) are insufficient if applied separately in PAI scientific works. These three theories need to be integrated holistically in order to capture the complexity of religious education, which is not only empirical but also contains transcendental values. 2). The paradigm of truth in Islamic epistemology and its implications for PAI research methodology is that Islamic epistemology offers an integrative paradigm that combines naql (revelation), 'aql (reason), and empirical reality. Revelation serves as the foundation of values and normative guidance, while reason is a tool for critical analysis. 3). Critical synthesis: formulating an integrative framework of scientific-Islamic truth as a standard for assigning PAI scientific works is that based on the synthesis of the two perspectives above, this study successfully formulated an Integrative Framework of Scientific-Islamic Truth with four operational criteria. First, conformity with Islamic values (Islamicity). Second, methodological rigor (academic rigor). Third, contextuality and social relevance. Fourth, honesty and intellectual ethics. The implementation of the research results in the form of PAI scientific work assessment standards integrates scientific truth with revelatory truth into a single, comprehensive framework.ABSTRAKDikotomi dan kesenjangan dalam menilai kebenaran karya ilmiah Pendidikan Agama Islam (PAI) menjadi problematika terbaru dalam dunia akaademis. Standar akademik modern menuntut kebenaran yang bersifat empiris, logis, dan pragmatis berdasarkan perspektif filsafat ilmu. Di sisi lain, PAI sendiri bertumpu pada kebenaran wahyu dan nilai-nilai Islam yang bersifat normatif dan transendental. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis library research. Teknik analisis data yang diterapkan adalah analisis isi kualitatif (qualitative content analysis) dan analisis hermeneutik. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa: 1). Landasan filosofis tentang hakikat kebenaran ilmiah dan relevansinya dengan karya ilmiah PAI adalah bahwa teori kebenaran filsafat ilmu (korespondensi, koherensi, dan pragmatis) tidak cukup jika diterapkan secara terpisah dalam karya ilmiah PAI. Ketiga teori ini justru perlu dipadukan secara holistik agar dapat menangkap kompleksitas realitas pendidikan agama yang tidak hanya empiris tetapi juga mengandung nilai-nilai transendental. 2). Paradigma kebenaran dalam epistemologi islam dan implikasinya terhadap metodologi penelitian PAI adalah bahwa epistemologi Islam menawarkan paradigma integratif yang memadukan naql (wahyu), 'aql (akal), dan realitas empiris. Wahyu berfungsi sebagai fondasi nilai dan panduan normatif, sementara akal menjadi alat analisis kritis. 3). Sintesis kritis: merumuskan kerangka integratif kebenaran ilmiah-islami sebagai standar penugasan karya ilmiah PAI adalah bahwa berdasarkan sintesis kedua perspektif di atas, penelitian ini berhasil merumuskan Kerangka Integratif Kebenaran Ilmiah-Islami dengan empat kriteria operasional. Pertama, kesesuaian dengan nilai-nilai Islam (Islamicity). Kedua, keketatan metodologis (academic rigor). Ketiga, kontekstualitas dan relevansi sosial. Keempat, kejujuran dan etika intelektual. Implementasi hasil penelitian dalam bentuk standar penilaian karya ilmiah PAI yang mengintegrasikan kebenaran ilmiah dengan kebenaran wahyu ke dalam satu kerangka utuh.
Kontribusi Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Kewarganegaraan terhadap Pencapaian SDGs 2030 Zuraida, Zuraida; Makmur, Makmur; Nuraini, Nuraini; Nurlaila, Nurlaila; Pratama, Arizqi Ihsan; Lawang, Karimuddin Abdullah
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i6.2138

Abstract

This article explores the contribution of Islamic Religious Education (PAI) and Civic Education (PKn) to the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs) 2030, particularly Goal 4 (quality education) and Goal 16 (peace, justice, and strong institutions). Employing a literature review method, this study examines scholarly works related to the roles of PAI and PKn in strengthening character, morality, civic literacy, as well as national and religious values. The findings reveal that PAI fosters ethics, spirituality, and religious moderation, while PKn emphasizes democracy, tolerance, and legal awareness. Their synergy creates an educational model that shapes citizens who are both religious and democratic, thus aligning with the objectives of the SDGs 2030. This research contributes theoretically by enriching integrative literature on PAI and PKn, and practically by providing implications for strengthening the national education curriculum based on character, nationalism, and religious values.ABSTRAKArtikel ini membahas kontribusi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 2030, khususnya tujuan ke-4 (pendidikan berkualitas) dan tujuan ke-16 (perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang kuat). Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dengan menelaah berbagai literatur terkait peran PAI dan PKn dalam penguatan karakter, moralitas, civic literacy, serta nilai-nilai kebangsaan dan religiusitas. Hasil kajian menunjukkan bahwa PAI berperan dalam menanamkan akhlak, spiritualitas, dan moderasi beragama, sedangkan PKn menekankan demokrasi, toleransi, dan kesadaran hukum. Sinergi keduanya menghasilkan model pendidikan yang mampu membentuk warga negara religius sekaligus demokratis, sehingga relevan dengan pencapaian SDGs 2030. Penelitian ini menawarkan kontribusi teoritis berupa pengayaan literatur integratif PAI-PKn serta implikasi praktis bagi penguatan kurikulum pendidikan nasional berbasis karakter, kebangsaan, dan nilai keagamaan.
PENDEKATAN DAN STRATEGI PENDIDIKAN NILAI DI ERA GLOBALISASI UNTUK PEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK Rifki, Muchamad; Wahyuni, Neneng Sri; Nasrullah, Fathonah; Hidayatuloh, Abdul Aziz; Hasan, Muhammad
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i6.2054

Abstract

This study examines the urgency of value education in the era of globalization, as well as the approaches and strategies that can be applied in learning processes to shape students’ character. Globalization brings positive impacts such as easier access to information and improved skills, but it also presents challenges including moral degradation, weakened cultural identity, and increasing individualism. Therefore, value education must be positioned as an integral part of the learning process. This research employs a library research method by analyzing literature related to value education, learning approaches, and character-building strategies. The findings indicate that value education can be internalized through approaches such as role modeling, habituation, value dialogue, value clarification, and curriculum integration. This study identifies that the combination of role modeling and habituation represents the most effective strategy within the context of formal education in Indonesia. In addition, active learning, collaborative learning, and project-based learning provide opportunities for students to understand and practice values through real-life experiences. This research offers a conceptual contribution to the development of value-education practices based on curriculum integration and active learning in schools.ABSTRAKPenelitian ini membahas urgensi pendidikan nilai di era globalisasi serta pendekatan dan strategi yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran untuk membentuk karakter peserta didik. Globalisasi membawa dampak positif berupa kemudahan akses informasi dan peningkatan keterampilan, namun juga menimbulkan tantangan seperti degradasi moral, melemahnya identitas budaya, dan meningkatnya individualisme. Oleh karena itu, pendidikan nilai perlu ditempatkan sebagai bagian integral dari pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan menganalisis literatur terkait pendidikan nilai, pendekatan pembelajaran, dan strategi implementasi karakter. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan nilai dapat di internalisasi melalui pendekatan keteladanan, pembiasaan, dialog nilai, klarifikasi nilai, serta integrasi nilai dalam kurikulum. Kajian ini menemukan bahwa kombinasi pendekatan keteladanan dan pembiasaan merupakan strategi yang paling efektif dalam konteks pendidikan formal di Indonesia. Selain itu, strategi pembelajaran aktif, kolaboratif, dan berbasis proyek memberikan ruang bagi peserta didik untuk memahami dan mempraktikkan nilai dalam pengalaman nyata. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual dalam pengembangan praktik pendidikan nilai berbasis integrasi kurikulum dan pembelajaran aktif di sekolah.
Implementasi Teaching at the Right Level (TaRL) dalam Pembelajaran Al-Qur'an pada Generasi Alpha di SMP Islam Assalam Kradenan Grobogan Jawa Tengah Wardhani, Lizza Izzuiana; Nurkayati, Siti; Syaifulloh, Ahmad
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i6.2128

Abstract

The low ability and fluency in reading the Qur'an among Generation Alpha has become a pressing challenge for Islamic educational institutions, particularly given the characteristics of this generation as digital natives who are easily disengaged and prefer visual- and audio-based learning. This study aims to explore the implementation of the Teaching at the Right Level (TaRL) approach in Qur’anic learning at SMP Islam Assalam Kradenan, Grobogan, focusing on mapping students’ reading abilities, designing differentiated learning strategies, and identifying the challenges, strengths, and limitations of the model. Employing a descriptive qualitative approach, the study collected data through observation, in-depth interviews, and documentation, with Islamic education teachers and students as key participants. Data were analyzed through reduction, presentation, and verification stages, while validity was ensured using source and methodological triangulation. The findings reveal that TaRL effectively categorizes students’ Qur’anic reading skills into three levels (basic, intermediate, and advanced) and provides adaptive learning strategies tailored to their needs. This approach was found to enhance learning motivation, strengthen Qur’anic reading competence, and foster active student engagement. Nevertheless, challenges such as time constraints, teacher readiness, and resistance to new methods were also identified. The study concludes that TaRL holds significant potential as an innovative approach to Qur’anic education for Generation Alpha, filling a research gap, while contributing both practically and theoretically to the broader development of Islamic education in response to contemporary learning needs.ABSTRAKRendahnya kemampuan dan kelancaran membaca al-Qur’an di kalangan generasi Alpha menjadi tantangan serius bagi lembaga pendidikan Islam, terutama karena karakteristik generasi ini yang merupakan digital native, mudah bosan, serta lebih menyukai pembelajaran berbasis visual dan audio. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) dalam pembelajaran Al-Qur’an di SMP Islam Assalam Kradenan Grobogan, dengan fokus pada pemetaan kemampuan baca siswa, rancangan strategi pembelajaran diferensiasi, serta identifikasi tantangan, kelebihan, dan keterbatasannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, serta melibatkan guru Pendidikan Agama Islam dan siswa sebagai partisipan utama. Data dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian, dan verifikasi, sementara keabsahan diperkuat dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TaRL mampu memetakan kemampuan baca Al-Qur’an siswa menjadi tiga level (dasar, menengah, mahir) dengan strategi pembelajaran yang adaptif dan berbasis kebutuhan. Pendekatan ini mendorong peningkatan motivasi belajar, memperkuat kompetensi membaca Al-Qur’an, serta menumbuhkan keterlibatan aktif siswa dalam proses belajar. Namun, penelitian juga menemukan adanya tantangan berupa keterbatasan waktu, kesiapan guru, serta resistensi terhadap perubahan metode. Penelitian ini menyimpulkan bahwa TaRL memiliki potensi signifikan sebagai inovasi pembelajaran Al-Qur’an bagi generasi Alpha, mengisi kesenjangan penelitian sebelumnya, sekaligus memberikan kontribusi praktis dan teoretis bagi pengembangan pendidikan Islam yang lebih relevan dengan kebutuhan zaman.

Filter by Year

2025 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 6, No 2 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 3 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 2 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 1 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 6 (2024): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 5 (2024): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 3 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 6 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 5 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 4 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 3 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 2 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 1 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 6 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 5 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 4 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 3 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 2 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 1 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 1, No 3 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 1, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian dan Inovasi Vol 1, No 1 (2021): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi More Issue