cover
Contact Name
Elan Jaelan
Contact Email
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Phone
+628157000699
Journal Mail Official
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Editorial Address
CV. Widina Media Utama Komp. Puri Melia Asri Blok C3 No. 17 Kec. Solokan Jeruk Kab. Bandung.
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN INDONESIA: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Published by Widina Media Utama
ISSN : -     EISSN : 28073878     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi adalah jurnal peer-review yang memiliki ISSN (2807-3878) yang diterbitkan oleh Penerbit Widina di bawah Badan Hukum CV. Widina Media Utama sejak tahun 2021. JPI merupakan media terintegrasi untuk komunikasi berkelanjutan terkait dengan temuan penelitian baru yang signifikan terkait dengan pendidikan, termasuk: bidang penelitian pendidikan dalam pengajaran, pembelajaran dan pengajaran, pengembangan kurikulum, lingkungan belajar, pendidikan guru, teknologi pendidikan, dan pengembangan pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 489 Documents
Inovasi Kurikulum dan Integrasi Ilmu Pengetahuan Modern dalam Pendidikan Islam: Kajian Literatur Taufiq, Ridwan; Wahyudi, Adji Wahab; Asiyah, Getta Siti; Suherman, Usep; Sukandar, Ahmad
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1671

Abstract

The primary objective of this study is to identify the key aspects of curriculum transformation, challenges in implementation, and the benefits of integrating scientific and religious values. This research employs a qualitative-descriptive approach through literature review. The findings reveal that interdisciplinary approaches, the use of technologies such as artificial intelligence (AI) and e-learning, and competency-based assessment constitute the core strategies of curriculum innovation. Moreover, the integration of modern scientific knowledge with Islamic values demonstrates strong potential in creating holistic and contextual education. The challenges encountered include teacher readiness, unequal access to technology, and resistance to change. In conclusion, an integrative curriculum model not only enhances the quality of learning but also contributes to the development of Muslim learners who are adaptive, competitive, and ethically grounded.ABSTRAKTujuan utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi aspek-aspek perubahan kurikulum, tantangan implementasinya, serta manfaat integrasi nilai-nilai sains dan agama. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah kualitatif-deskriptif dengan pendekatan kajian pustaka. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pendekatan interdisipliner, penggunaan teknologi seperti AI dan e-learning, serta penilaian berbasis kompetensi menjadi strategi utama dalam inovasi kurikulum. Selain itu, konsep integrasi ilmu pengetahuan modern dengan nilai-nilai Islam menunjukkan potensi dalam menciptakan pendidikan yang holistik dan kontekstual. Tantangan yang dihadapi mencakup kesiapan guru, akses teknologi yang belum merata, serta resistensi terhadap perubahan. Simpulan dari makalah ini adalah bahwa inovasi kurikulum yang integratif tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga membentuk generasi Muslim yang adaptif, kompetitif, dan berakhlak mulia.
Peran Penggunaan Bahasa Indonesia Sebagai Kontrol Sosial Untuk Menghindari Perundungan di SMA Negeri 6 Palopo Yusni, Yusni; Nasir, Citra; Mattoliang, Ridwan Andi
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1680

Abstract

Bullying involves the abuse of power to harm individuals or groups through verbal, physical, or psychological means, causing victims to feel depressed, traumatized, and helpless. Adolescents who experience bullying are at higher risk of developing various health problems, both mental and physical. Victims often experience mental health challenges such as depression, anxiety, and sleep disorders, as well as physical symptoms such as headaches, muscle tension, insecurity in the school environment, and decreased interest and academic performance. Incidents of bullying among students are increasing at all levels of education, highlighting the urgent need for effective prevention and intervention strategies. These efforts include utilizing the Indonesian language as a tool to convey the causes and harmful effects of bullying behavior. The goal of this initiative is to raise awareness about basic knowledge of bullying by emphasizing the role of language as a form of social control. By increasing students' understanding and awareness, it is hoped that they will be better able to avoid becoming involved in or becoming victims of bullying in the school environment. Sustained socialization efforts are expected to support students in using language responsibly as a means of maintaining social harmony.ABSTRAKPerundungan melibatkan penyalahgunaan kekuasaan untuk menyakiti individu atau kelompok melalui cara verbal, fisik, atau psikologis, yang membuat korban merasa tertekan, trauma, dan tidak berdaya. Remaja yang mengalami perundungan berisiko lebih tinggi mengalami berbagai masalah kesehatan, baik mental maupun fisik. Korban sering mengalami tantangan kesehatan mental seperti depresi, kecemasan, dan gangguan tidur, serta gejala fisik seperti sakit kepala, ketegangan otot, ketidakamanan di lingkungan sekolah, dan penurunan minat dan prestasi akademik. Insiden perundungan di kalangan siswa meningkat di semua tingkatan pendidikan, menyoroti kebutuhan mendesak akan strategi pencegahan dan intervensi yang efektif. Upaya ini termasuk memanfaatkan bahasa Indonesia sebagai alat untuk menyampaikan penyebab dan dampak merugikan perilaku perundungan. Tujuan inisiatif ini adalah untuk meningkatkan kesadaran tentang pengetahuan dasar mengenai perundungan dengan menekankan peran bahasa sebagai bentuk kontrol sosial. Dengan meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa, diharapkan mereka akan lebih mampu menghindari terlibat dalam atau menjadi korban perundungan di lingkungan sekolah. Upaya sosialisasi yang berkelanjutan diharapkan dapat mendukung siswa dalam menggunakan bahasa secara bertanggung jawab sebagai sarana untuk menjaga harmoni sosial.
Peran Kompetensi Dosen dalam Implementasi Manajemen Pembelajaran Berbasis Outcome-Based Education (OBE) di UINSI Samarinda Halim, Muh Faisal
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1892

Abstract

The implementation of learning management based on Outcome-Based Education (OBE) is crucial to ensure the quality of graduates that aligns with the demands of the workforce. This study aims to explore the role of faculty competence in the implementation of OBE at UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda, as well as the challenges faced by faculty in executing this system. This research uses a qualitative method with a case study approach, which includes in-depth interviews, classroom observations, and curriculum document analysis. The main findings of this study indicate that although faculty at UINSI Samarinda have a good understanding of OBE principles, the biggest challenges faced are in designing competency-based assessments and active learning methods that align with OBE goals. About 60% of faculty have implemented active methods, while the remaining 40% still rely on lectures. Additionally, the integration of OBE principles in the curriculum is still suboptimal, as some courses have overly general learning objectives. This study also identifies the need for ongoing faculty training to improve competence in designing assessments and using more participatory methods. In conclusion, although faculty competence plays a significant role in OBE implementation, the practical challenges faced require greater attention in faculty professional development and curriculum structuring. This research contributes to the development of higher education policies that better support OBE training and management, especially in Islamic-based higher education institutions.ABSTRAKPenerapan manajemen pembelajaran berbasis Outcome-Based Education (OBE) menjadi penting untuk memastikan kualitas lulusan yang relevan dengan tuntutan dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran kompetensi dosen dalam implementasi OBE di UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda, serta tantangan yang dihadapi dosen dalam melaksanakan sistem ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yang mencakup wawancara mendalam, observasi kelas, dan analisis dokumen kurikulum. Temuan utama penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun dosen di UINSI Samarinda memiliki pemahaman yang baik mengenai prinsip OBE, tantangan terbesar yang dihadapi adalah dalam merancang asesmen berbasis kompetensi dan metode pembelajaran aktif yang sesuai dengan tujuan OBE. Sekitar 60% dosen sudah mengimplementasikan metode aktif, sementara 40% lainnya masih mengandalkan ceramah. Selain itu, integrasi prinsip OBE dalam kurikulum masih kurang optimal karena beberapa mata kuliah memiliki tujuan pembelajaran yang terlalu umum. Penelitian ini juga mengidentifikasi perlunya pelatihan dosen yang berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi dalam merancang asesmen dan menggunakan metode yang lebih partisipatif. Kesimpulannya, meskipun kompetensi dosen sangat berpengaruh terhadap penerapan OBE, tantangan praktis yang dihadapi membutuhkan perhatian lebih dalam hal pengembangan profesional dosen dan penataan kurikulum yang lebih terstruktur. Penelitian ini memberikan kontribusi untuk pengembangan kebijakan pendidikan tinggi yang lebih mendukung pelatihan dan pengelolaan OBE, khususnya di perguruan tinggi berbasis Islam.
Strategi Peningkatan Kompetensi Pajak melalui Pembelajaran Kontekstual pada Siswa SMK Widiyohening, Caecilia Rosma; Ayuningtyas, Pratika
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1720

Abstract

The low level of tax competence among vocational high school (SMK) students poses a significant challenge to fostering early tax awareness. This study aims to design and implement a Contextual Teaching and Learning (CTL)-based instructional strategy to enhance students' tax competencies across cognitive, psychomotor, and affective domains. Employing a participatory descriptive approach, the study was conducted with 64 tenth-grade students at SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo through four instructional phases: guided lecture and discussion, case study simulations, hands-on practice, and reflective evaluation and feedback. The results indicate substantial improvements in conceptual understanding of Value Added Tax (VAT), practical skills such as VAT calculation and journal entry, and positive shifts in students’ attitudes toward tax obligations. The integration of CTL strategies effectively bridges the gap between theory and practice, cultivating applicable tax competencies aligned with industry demands. This study contributes to the development of adaptive vocational pedagogy and supports the advancement of a tax-aware culture in Indonesia.ABSTRAKRendahnya kompetensi perpajakan di kalangan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menjadi tantangan dalam membangun kesadaran pajak sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan strategi pembelajaran berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) guna meningkatkan kompetensi pajak siswa SMK, mencakup dimensi kognitif, psikomotorik, dan afektif. Menggunakan pendekatan deskriptif partisipatif, kegiatan dilaksanakan pada 64 siswa kelas X SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo melalui empat tahapan pembelajaran: kuliah dan diskusi terbimbing, simulasi studi kasus, latihan praktik, serta evaluasi dan umpan balik reflektif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep PPN, keterampilan praktis seperti penghitungan dan pencatatan PPN, serta perubahan sikap positif terhadap kewajiban perpajakan. Integrasi strategi CTL terbukti mampu menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik, serta membentuk kompetensi pajak yang aplikatif dan relevan dengan dunia kerja. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan pedagogi vokasional yang adaptif, serta mendukung penguatan budaya sadar pajak di Indonesia.
Perencanaan Ruang dan Ketimpangan Akses Pendidikan: Studi tentang Absennya Sekolah di Kawasan Urban Fringe Djufri, Djufri
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1721

Abstract

Urban fringe areas often become areas of urban expansion characterized by unequal access to public facilities, one of which is education. This research aims to understand the dynamics of space production in spatial planning in Makassar that contribute to the absence of schools in urban fringe areas. Using a critical ethnographic approach, this research combines semi-structured interviews, participatory observation, and spatial document analysis. Results show that the dominance of economic interests and investment logic in spatial planning leads to the marginalization of basic social needs such as education. Residents reacted through resistance strategies such as informal classes and community solidarity, but still faced structural limitations. This research recommends the need for spatial planning that is responsive, inclusive and oriented towards social justice.ABSTRAKWilayah urban fringe kerap menjadi area ekspansi perkotaan yang diwarnai oleh ketimpangan akses terhadap fasilitas publik, salah satunya adalah pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika produksi ruang dalam perencanaan tata ruang di Makassar yang berkontribusi terhadap absennya sekolah di wilayah urban fringe. Dengan menggunakan pendekatan etnografi kritis, penelitian ini menggabungkan wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan analisis dokumen tata ruang. Hasil menunjukkan bahwa dominasi kepentingan ekonomi dan logika investasi dalam perencanaan ruang menyebabkan terpinggirkannya kebutuhan sosial dasar seperti pendidikan. Warga bereaksi melalui strategi resistensi seperti kelas informal dan solidaritas komunitas, namun tetap menghadapi keterbatasan struktural. Penelitian ini merekomendasikan perlunya perencanaan ruang yang responsif, inklusif, dan berorientasi pada keadilan sosial.
Menakar Ulang Kebijakan Pendidikan Islam: Studi Literatur atas Ketidaksesuaian Regulasi dan Praktik Lapangan Badruzaman, Tjetjep Ismail; Maulana, Muhammad Rizal; Fauzi, Wildi Ahmad; Suherman, Usep; Sukandar, Ahmad
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1696

Abstract

The disharmony between national education policies and the specific characteristics of Islamic education remains a fundamental issue in the development of Indonesia’s education system. This study aims to critically examine the dynamics of policy and reform in Islamic education amid the challenges of globalization, digital transformation, and decentralized governance. A qualitative-descriptive approach was employed using a library research method, analyzing policy documents, scholarly articles, and statistical data from the Ministry of Religious Affairs and the Central Statistics Agency (BPS). The findings reveal significant implementation gaps in curriculum design, funding schemes, digitalization, and teacher certification, which have negatively affected the quality and effectiveness of Islamic educational institutions. These policy misalignments have led to the marginalization of madrasahs in regional autonomy, the weakening of social legitimacy for Islamic education, and insufficient integration of Islamic values within the national education framework. The study recommends a value-based, participatory, and context-sensitive policy harmonization to strengthen the role of Islamic education in national development.ABSTRAKStudi ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis dinamika kebijakan dan reformasi pendidikan Islam di tengah tantangan globalisasi, transformasi digital, dan desentralisasi pendidikan. Metode yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif, melalui penelusuran dokumen kebijakan, artikel jurnal ilmiah, serta data statistik dari Kementerian Agama dan BPS. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan implementatif pada aspek kurikulum, pendanaan, digitalisasi, dan sertifikasi guru madrasah yang berdampak pada rendahnya kualitas dan efektivitas lembaga pendidikan Islam. Implikasi dari disharmoni ini mencakup marginalisasi madrasah dalam sistem otonomi daerah, rendahnya legitimasi sosial pendidikan Islam, dan lemahnya integrasi nilai-nilai keislaman dalam kebijakan pendidikan umum. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya harmonisasi kebijakan yang berbasis nilai, partisipatif, dan kontekstual, guna memperkuat peran pendidikan Islam dalam pembangunan bangsa.
Pengembangan Media Catur Konstitusi untuk Meningkatkan Berpikir Kritis dalam Pembelajaran PPKn Alanur, Shofia Nurun; Jamaludin, Jamaludin; Sukmawati, Sukmawati; Nasran, Nasran
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1786

Abstract

The ever-evolving needs of students require the development of innovative, contextual, and engaging learning media. This article describes the development process and results of the Constitutional Chess learning tool, proposed as an alternative learning medium for Civic Education (PPKn) aligned with the Merdeka Curriculum. This study employs a Research and Development (RD) approach, applying the ADDIE model with students from Grade X of SMA Negeri 3 Palu as the research subjects. Data was collected through surveys and interviews with teachers and students. The research findings indicate that the Constitution Chess tool effectively enhances students' critical thinking skills and reinforces the values outlined in the Pancasila Student Profile particularly in the area of critical reasoning. By presenting constitutional content through an interactive and strategic game format, this media facilitates active and meaningful learning experiences. It is hoped that the results of this study will contribute valuable insights to the development of contextual and value-oriented educational media within the Merdeka Curriculum framework.ABSTRAKKebutuhan siswa yang terus berkembang memerlukan pengembangan media pembelajaran yang inovatif, kontekstual, dan menarik. Artikel ini menjelaskan proses pengembangan dan hasil dari alat pembelajaran Catur Konstitusi, yang diusulkan sebagai media pembelajaran alternatif untuk Pendidikan Kewarganegaraan (PPKn) yang selaras dengan Kurikulum Merdeka. Studi ini menggunakan pendekatan Penelitian dan Pengembangan (RD), menerapkan model ADDIE dengan siswa kelas X SMA Negeri 3 Palu sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui survei dan wawancara dengan guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Catur Konstitusi secara efektif meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dan memperkuat nilai-nilai dalam Profil Siswa Pancasila terutama dalam bidang penalaran kritis. Dengan menyajikan konten konstitusional melalui format permainan interaktif dan strategis, media ini memfasilitasi pengalaman belajar yang aktif dan bermakna. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi berharga bagi pengembangan media pendidikan yang kontekstual dan berorientasi nilai dalam konteks Kurikulum Merdeka.
Efek Moderasi Parental Involvement pada Hubungan Academic Stress dengan Dissatisfaction Response Siswa SMP X Rosmawaty, Shinta; Fikri, Aldinel
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1793

Abstract

This study aims to examine the effect of academic stress on students’ dissatisfaction responses and whether parental involvement moderates this relationship. A quantitative approach with a cross-sectional design was employed. The sample consisted of 30 students from 10 classes at SMP X, and the data were analyzed using multiple regression and Moderated Regression Analysis (MRA) with SPSS version 30. The regression analysis showed that academic stress significantly affected all four dimensions of dissatisfaction response: Exit, Voice, Loyalty, and Neglect. However, the MRA results indicated that parental involvement did not moderate the relationship between academic stress and any of the four responses (p 0.05). The R-Square values for each MRA model were: Exit = 0.3237; Voice = 0.5884; Loyalty = 0.1869; and Neglect = 0.0209. These findings suggest that while parental involvement is generally important in education, it did not significantly strengthen or weaken the impact of academic stress on students’ dissatisfaction responses in this context.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh stres akademik terhadap respons ketidakpuasan siswa serta apakah keterlibatan orang tua memoderasi hubungan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel terdiri dari 30 siswa SMP X dari 10 kelas, dan data dianalisis menggunakan regresi berganda serta Moderated Regression Analysis (MRA) melalui SPSS versi 30. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa stres akademik berpengaruh signifikan terhadap keempat dimensi dissatisfaction response, yaitu Exit, Voice, Loyalty, dan Neglect. Namun, hasil MRA menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua tidak berperan sebagai moderator dalam hubungan antara stres akademik dan keempat respons tersebut (p 0,05). Nilai R-Square pada masing-masing model MRA adalah: Exit = 0,3237; Voice = 0,5884; Loyalty = 0,1869; dan Neglect = 0,0209. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun keterlibatan orang tua penting dalam pendidikan, dalam konteks ini tidak terbukti dapat memperkuat atau memperlemah pengaruh stres akademik terhadap respons ketidakpuasan siswa.
Profil Kompetensi Sosial Guru BK Dalam Penyelenggaraan Layanan Bimbingan dan Konseling di SMP Negeri 11 Kota Kupang Menurut Persepsi Guru Mata Pelajaran Tahun Pelajaran 2024/2025 Maia, Romana Rozaria; Erlinda, Maria; Lejap, Gracianus E.T.P
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1818

Abstract

The aim of the research is to determine: Social Competence of Guidance and Counseling Teachers in Providing Guidance and Counseling Services at SMP Negeri 11 Kupang City according to the perception of subject teachers. The method used in this research is quantitative descriptive and data collection tools in the form of interviews, observations and social competency questionnaires for guidance and counseling teachers. The research data analysis technique uses the central tendency formula. The results of research data analysis show that the average profile score is 136, which is between the score range 129–158, which is in the very high category. It can be concluded that the guidance and counseling teachers at SMP Negeri 11 Kupang City for the 2024/2025 academic year have good social competence in providing guidance and counseling services.ABSTRAKTujuan penelitian untuk mengetahui: Kompetensi Sosial Guru BK dalam Penyelenggaraan Layanan Bimbingan dan Konseling di SMP Negeri 11 Kota Kupang menurut persepsi guru Mata pelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan alat pengumpul data berupa wawancara, observasi dan angket kompetensi sosial guru BK. Teknik analisis data penelitian menggunakan rumus kecenderungan pusat. Hasil analisis data penelitian menunjukkan skor rata-rata profil sebesar 136 berada di antara rentangan skor 129–158 termasuk kategori sangat tinggi. Hal ini dapat disimpulkan bahwa bapak/ibu guru BK SMP Negeri 11 Kota Kupang tahun pelajaran 2024/2025 memiliki kompetensi sosial yang baik dalam menyelenggarakan layanan bimbingan dan konseling. 
Analisis Kebutuhan Bahasa Inggris dalam Praktik Klinis Mahasiswa Keperawatan: Studi Deskriptif Kualitatif di Rumah Sakit Solihin, Rully Khoeru
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 6 (2024): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v4i6.1681

Abstract

This study aims to analyze the English language needs of nursing students during their clinical practice in hospitals. English proficiency, particularly in medical and professional contexts, plays a crucial role for nursing students in facing global communication challenges and understanding international nursing literature. This research employs a descriptive qualitative method, using questionnaires, interviews, and observations involving final-year nursing students undergoing clinical practice. The findings indicate that the most essential language skills in clinical settings are speaking and listening, especially for communicating with foreign patients, explaining nursing procedures, and understanding doctors' instructions. Additionally, the study reveals that the English materials taught in class are not fully aligned with real-world needs, particularly in medical terminology and clinical communication. The study recommends that the ESP curriculum for nursing programs be revised to better reflect the authentic language demands faced by students in clinical environments, thus making English learning more contextual and applicable.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan Bahasa Inggris yang dihadapi oleh mahasiswa keperawatan dalam konteks praktik klinis di rumah sakit. Kemampuan Bahasa Inggris, khususnya dalam konteks profesional medis, menjadi aspek penting bagi mahasiswa keperawatan dalam menghadapi tantangan komunikasi global dan memahami literatur keperawatan internasional. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner, wawancara, dan observasi terhadap mahasiswa keperawatan Universitas Sindang Kasih Majalengka tingkat akhir yang sedang menjalani praktik klinis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berbahasa yang paling dibutuhkan di lapangan adalah berbicara dan mendengarkan, khususnya untuk komunikasi dengan pasien asing, menjelaskan prosedur keperawatan, serta memahami instruksi dokter. Selain itu, ditemukan bahwa materi Bahasa Inggris yang diajarkan di kelas belum sepenuhnya relevan dengan kebutuhan di lapangan, terutama dalam hal penggunaan istilah medis dan komunikasi klinis. Penelitian ini merekomendasikan agar kurikulum ESP di program studi keperawatan disesuaikan dengan kebutuhan autentik mahasiswa selama praktik klinis, agar pembelajaran lebih kontekstual dan aplikatif.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 6, No 2 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 3 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 2 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 1 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 6 (2024): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 5 (2024): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 3 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 6 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 5 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 4 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 3 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 2 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 1 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 6 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 5 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 4 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 3 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 2 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 1 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 1, No 3 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 1, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian dan Inovasi Vol 1, No 1 (2021): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi More Issue