cover
Contact Name
Elan Jaelan
Contact Email
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Phone
+628157000699
Journal Mail Official
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Editorial Address
CV. Widina Media Utama Komp. Puri Melia Asri Blok C3 No. 17 Kec. Solokan Jeruk Kab. Bandung.
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN INDONESIA: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Published by Widina Media Utama
ISSN : -     EISSN : 28073878     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi adalah jurnal peer-review yang memiliki ISSN (2807-3878) yang diterbitkan oleh Penerbit Widina di bawah Badan Hukum CV. Widina Media Utama sejak tahun 2021. JPI merupakan media terintegrasi untuk komunikasi berkelanjutan terkait dengan temuan penelitian baru yang signifikan terkait dengan pendidikan, termasuk: bidang penelitian pendidikan dalam pengajaran, pembelajaran dan pengajaran, pengembangan kurikulum, lingkungan belajar, pendidikan guru, teknologi pendidikan, dan pengembangan pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 376 Documents
MODEL PENDIDIKAN LITERASI KEUANGAN SYARIAH BAGI KELUARGA DAN GENERASI MUDA MUSLIM Lasawedy, Aslamuddin
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i5.2051

Abstract

The model of sharia financial literacy education plays a crucial role in fostering healthy, sustainable financial awareness rooted in Islamic values. This study aims to formulate a relevant model of sharia financial planning literacy education for Muslim families, school students, and university learners through a literature review. The research method applied is library research by analyzing academic articles, books, and scientific publications published between 2019 and 2024. The findings reveal that sharia financial literacy encompasses not only technical skills such as cash flow management, debt control, emergency funds, takaful, halal investment, and wealth distribution through zakat, hibah, waqf, and inheritance, but also character building and the internalization of Islamic values in financial decision-making. This educational model is expected to enhance literacy, awareness, and competence among Muslim families and the younger generation in managing finances according to sharia principles, thereby achieving financial well-being aligned with spiritual and social sustainability. Thus, sharia financial literacy can serve as a strategic instrument to strengthen the economic resilience of the Muslim community while reinforcing Islamic values in daily life.ABSTRAKModel pendidikan literasi keuangan syariah memiliki peran penting dalam membangun kesadaran finansial yang sehat, berkelanjutan, dan berlandaskan nilai-nilai Islam. Penelitian ini bertujuan merumuskan model pendidikan literasi perencanaan keuangan syariah yang relevan bagi keluarga Muslim, siswa, dan mahasiswa melalui kajian literatur. Metode penelitian menggunakan library research dengan penelusuran artikel akademik, buku, dan publikasi ilmiah pada periode 2019–2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa literasi keuangan syariah tidak hanya mencakup keterampilan teknis, seperti pengelolaan arus kas, pengendalian utang, dana darurat, takaful, investasi halal, serta distribusi kekayaan melalui zakat, hibah, wakaf, dan warisan, tetapi juga pembentukan karakter dan internalisasi nilai Islami dalam pengambilan keputusan finansial. Model pendidikan ini diharapkan dapat meningkatkan literasi, kesadaran, dan kompetensi keluarga Muslim serta generasi muda dalam mengelola keuangan sesuai syariah, sehingga tercapai kesejahteraan finansial yang selaras dengan keberlanjutan spiritual dan sosial. Dengan demikian, literasi keuangan syariah dapat menjadi instrumen strategis dalam memperkuat ketahanan ekonomi umat sekaligus meneguhkan nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Pengaruh Pembelajaran Rotating Trio Exchange (RTE) dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Jaringan Hewan pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Panawangan Sumantri, Hendra; Marissa, Erlinda Isulis
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i5.2126

Abstract

This study aims to investigate the effect of the Rotating Trio Exchange (RTE) learning model on eighth-grade students' understanding of animal network concepts. A quantitative approach was used, with a single group pre-test and post-test design. The sample consisted of 30 students selected through purposive sampling. The measuring instruments used included a learning achievement test and an observation sheet designed to evaluate the implementation of the RTE model. The data were analyzed using simple linear regression. The results showed a significant increase in students' academic achievement after the implementation of the Rotating Trio Exchange (RTE) strategy. The average score increased from 67.25 to 86.40, and the proportion of students who achieved mastery increased from 58% to 94%. Findings from regression and ANOVA analyses showed that the RTE model had a positive and statistically significant effect on student learning outcomes. The RTE strategy proved to be effective in improving conceptual understanding and can serve as an active learning model in Biology teaching. The findings show that RTE encourages greater student participation, reduces misunderstandings, and strengthens conceptual mastery. Practically, Biology teachers are encouraged to adopt RTE as an interactive and collaborative learning approach, especially for subject matter that requires intensive discussion and teamwork.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh model pembelajaran Rotating Trio Exchange (RTE) terhadap pemahaman siswa kelas VIII terhadap konsep jaringan hewan. Pendekatan kuantitatif digunakan, dengan desain satu kelompok pra-tes dan pasca-tes. Sampel terdiri dari 30 siswa yang dipilih melalui teknik sampling purposif. Alat ukur yang digunakan meliputi tes pencapaian belajar dan lembar observasi yang dirancang untuk mengevaluasi implementasi model RTE. Data dianalisis menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam prestasi akademik siswa setelah penerapan strategi Rotating Trio Exchange (RTE). Skor rata-rata meningkat dari 67,25 menjadi 86,40, dan proporsi siswa yang mencapai penguasaan meningkat dari 58% menjadi 94%. Temuan dari analisis regresi dan ANOVA menunjukkan bahwa model RTE memiliki pengaruh positif dan secara statistik signifikan terhadap hasil belajar siswa. Strategi RTE terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konseptual dan dapat berfungsi sebagai model pembelajaran aktif dalam pengajaran Biologi. Temuan menunjukkan bahwa RTE mendorong partisipasi siswa yang lebih besar, mengurangi kesalahpahaman, dan memperkuat penguasaan konseptual. Secara praktis, guru Biologi didorong untuk mengadopsi RTE sebagai pendekatan pembelajaran interaktif dan kolaboratif, terutama untuk materi pelajaran yang memerlukan diskusi intensif dan kerja tim.
Penerapan Deep learning dengan Metode Jigsaw untuk Meningkatkan Pemahaman Peserta Didik pada Mata Pelajaran PAIBP di SMP N 2 Blora Firmansyah, Yusuf; Syaifullah, Ahmad; Nurkayati, Siti
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i5.2123

Abstract

This study examines the application of the deep learning approach through the jigsaw method to improve students' understanding of Islamic Religious Education and Morality (PAIBP) at SMP Negeri 2 Blora. This study stems from the problem that PAIBP teaching often emphasizes only cognitive aspects, resulting in a lack of deep and applicable understanding among students. Therefore, a learning strategy that can develop conceptual understanding and collaborative skills is needed. A qualitative descriptive method was used in this study. The learning process involved the application of the jigsaw technique with ninth-grade students at SMP Negeri 2 Blora. Data were collected through classroom observations, in-depth interviews with the curriculum coordinator, teachers, and students, as well as documentation of learning activities. Analysis was conducted using an interactive model, including data reduction, data presentation, and conclusion drawing, to produce a comprehensive picture of the research subject. The results of the study indicate that the integration of the in-depth learning approach with the jigsaw method effectively improves students' understanding of PAIBP material. This improvement can be seen from the students' more active participation during group discussions, their ability to relate the subject matter to real-life situations, and the development of collaboration and individual responsibility within their groups.ABSTRAKPenelitian ini mengkaji penerapan pendekatan deep learning melalui metode jigsaw untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAIBP) di SMP Negeri 2 Blora. Penelitian ini berangkat dari permasalahan bahwa pengajaran PAIBP seringkali hanya menekankan aspek kognitif, sehingga menyebabkan kurangnya pemahaman yang mendalam dan aplikatif di kalangan siswa. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang dapat mengembangkan pemahaman konseptual dan keterampilan kolaboratif. Metode deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Proses pembelajaran melibatkan penerapan teknik jigsaw dengan siswa kelas IX di SMP Negeri 2 Blora. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara mendalam dengan koordinator kurikulum, guru, dan siswa, serta dokumentasi aktivitas pembelajaran. Analisis dilakukan dengan model interaktif, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, untuk menghasilkan gambaran komprehensif tentang subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi pendekatan deep learning dengan metode jigsaw secara efektif meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi PAIBP. Peningkatan ini terlihat dari partisipasi siswa yang lebih aktif selama diskusi kelompok, kemampuan mereka menghubungkan materi pelajaran dengan situasi nyata, serta perkembangan kolaborasi dan tanggung jawab individu di dalam kelompok mereka.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share terhadap Hasil Belajar Peserta Didik dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Studi Eksperimen pada Siswa SMP 'Ain, Arina Qurrota; Syaifulloh, Ahmad; Nurkayati, Siti
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i5.2107

Abstract

Islamic Religious Education plays an important role in shaping students' attitudes and understanding. However, students' lack of attention during the learning process in class often results in suboptimal learning outcomes. This study was designed to analyze the impact of implementing the Think Pair Share (TPS) cooperative learning model on the learning achievement of seventh-grade students in subjects at SMP Negeri 2 Jepon. The approach used was quantitative, with a quasi-experimental design in the form of a pretest-posttest control group design. The research sample included two classes, namely the experimental class that received the TPS model intervention and the control class that used conventional learning methods. The data collection tool was an achievement test, while data analysis was performed using an independent t-test. The results showed that the Sig. value (two tails) of 0.000 was less than 0.05, indicating a significant difference between the two groups. The average learning score in the experimental class reached 78.42, while in the control class it was 71.42, with an increase of 7 points. These results prove that the TPS model is effective in improving student understanding and engagement. Therefore, Islamic Education teachers can adopt TPS as an interactive learning strategy that facilitates collaboration among students and supports continuous improvement in learning achievement.ABSTRAKPendidikan Agama Islam berperan penting dalam membentuk sikap dan pemahaman siswa. Namun, kurangnya perhatian siswa selama proses pembelajaran di kelas sering kali mengakibatkan hasil akhir belajar yang kurang optimal. Penelitian ini dirancang untuk menganalisis dampak penerapan model pembelajaran kooperatif Think Pair Share (TPS) terhadap prestasi belajar siswa kelas VII di SMP Negeri 2 Jepon. Pendekatan atau metode yang digunakan adalah kuantitatif, dengan desain quasi eksperimen berupa pretest-posttest control group design. Sampel penelitian meliputi dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang mendapat intervensi model TPS dan kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Alat pengumpul data adalah tes hasil belajar, sedangkan analisis data dilakukan dengan menggunakan uji-t independen. Hasil penelitian menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05, menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Rata-rata nilai belajar pada kelas eksperimen mencapai 78,42, sedangkan pada kelas kontrol sebesar 71,42, dengan peningkatan sebesar 7 poin. Hasil ini membuktikan bahwa model TPS efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterlibatan siswa. Oleh karena itu, guru Pendidikan Islam dapat mengadopsi TPS sebagai strategi pembelajaran interaktif yang memfasilitasi kolaborasi antar siswa dan mendukung peningkatan prestasi belajar secara berkelanjutan.
IMPLEMENTASI PROGRAM PENGEMBANGAN PROFESIONAL GURU MELALUI LESSON STUDY DI SEKOLAH DASAR NEGERI Ulum, Apri Pil Bahrul
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i5.2157

Abstract

This study examines the implementation of lesson study in public elementary schools as a model for teacher professional development that is relevant to the Merdeka Curriculum. The objectives of this study are to describe lesson study practices, analyze supporting and inhibiting factors, and assess its impact on teachers' pedagogical competencies. The method used is a literature study by reviewing various national and international studies in the last five years. The results of the study show that lesson study encourages teachers to make more careful planning, structured implementation, and meaningful critical reflection. The main supporting factors include collaboration between teachers and support from the principal, while the obstacles that often arise are time constraints, teacher resistance to open evaluation, and a lack of supporting facilities. The impact of implementation is seen in improved pedagogical competence, the formation of a reflective culture in the school environment, and increased student engagement and learning outcomes. Overall, lesson study has proven to be a simple, inexpensive, yet effective professional development strategy. However, its success is greatly influenced by institutional support and a collaborative culture that enables teachers to work together consistently in designing, implementing, and reflecting on learning. These findings confirm that lesson study can be a sustainable solution for improving the quality of basic education in Indonesia.ABSTRAKPenelitian ini mengkaji implementasi lesson study di sekolah dasar negeri sebagai model pengembangan profesional guru yang relevan dengan Kurikulum Merdeka. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan praktik lesson study, menganalisis faktor pendukung dan penghambat, serta menilai dampaknya terhadap kompetensi pedagogik guru. Metode yang digunakan berupa studi pustaka dengan menelaah berbagai penelitian nasional dan internasional dalam lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa lesson study mendorong guru melakukan perencanaan lebih matang, pelaksanaan terstruktur, serta refleksi kritis yang bermakna. Faktor pendukung utama meliputi kolaborasi antarguru dan dukungan kepala sekolah, sedangkan hambatan yang sering muncul adalah keterbatasan waktu, resistensi guru terhadap evaluasi terbuka, dan kurangnya sarana pendukung. Dampak implementasi terlihat pada peningkatan kompetensi pedagogik, terbentuknya budaya reflektif di lingkungan sekolah, serta meningkatnya keterlibatan dan hasil belajar siswa. Secara keseluruhan, lesson study terbukti sebagai strategi pengembangan profesional yang sederhana, murah, namun efektif. Namun, keberhasilannya sangat dipengaruhi oleh dukungan kelembagaan dan budaya kolaboratif yang memungkinkan guru bekerja sama secara konsisten dalam merancang, melaksanakan, dan merefleksikan pembelajaran. Temuan ini menegaskan bahwa lesson study dapat menjadi solusi berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar di Indonesia.
Efektivitas Teknik Diskusi dalam Layanan Informasi untuk Meningkatkan Perencanaan Karir SISWA Kelas VII SMPN 11 Mendonca, Theodora Dulce; Erlinda, Maria; Doni, Yohanes Demon
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i5.1958

Abstract

Research Method This research is a quantitative study using a one-group pre- test and post-test design. The variables in this study consist of the independent variable (X) Implementation of Discussion Techniques through Guidance Services and the dependent variable (Y) Career Planning. The population consists of 58 students from classes VIII-C and VIII-D, with a sample of 8 students. Data were analyzed using a paired sample t-test. Research Results The results showed a significance value (2-tailed) of 0.000 0.05, indicating that the null hypothesis (Ho) is rejected and the alternative hypothesis (Ha) is accepted. This means that the discussion technique through guidance services is effective in improving students’ understanding of career planning in Grade VIII-C and VIII-D at UPTD SMP Negeri 11 Kupang in the 2024/2025 academic year. Suggestions Based on Research Findings a) School Principals are encouraged to provide concrete support to guidance counselors in delivering information services, particularly by creating a conducive environment and issuing policies that support student career development programs. b) Guidance Counselors are expected to use the results of this research as a basis for designing and developing more focused and sustainable guidance service programs, particularly to assist students in identifying and planning their careers more thoroughly. c) Students are expected to be more active in participating in guidance services provided at school, and to use these opportunities to explore their interests, talents, and career goals. Active engagement will help them gain a better understanding of the steps they need to take to achieve their future aspirations.ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas penerapan teknik diskusi melalui layanan informasi untuk peningkatan perencanaan karir peserta didik kelas VIII-C dan VIII-D di UPTD SMP Negeri 11 Kupang tahun pelajaran 2024/2025. Dengan rumusan masalah apakah penerapan teknik diskusi melalui layanan informasi efektif untuk peningkatan perencanaan karir peserta didik kelas VIII-C dan VIII-D di UPTD SMP Negeri 11 Kupang tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain one group pre-test and post-test. Variabel dalam penelitian ini adalah variabel bebas (X) Penerapan Teknik Diskusi Melalui Layanan Informasi variabel terikat (Y) Perencanaan Karir. Populasi penelitian ini berjumlah 58 peserta didik kelas VIII-C dan VIII-D dengan sampel penelitian berjumlah 8 orang. Alat pengumpul data yang digunakan berupa angket perencanaan karir. Penelitian ini dianalisis menggunakan uji beda berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan nilai sign (2-tailed) sebesar 0,000 0,05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya teknik diskusi melalui layanan informasi efektif untuk peningkatan pemahaman perencanaan karir peserta didik kelas VIII-C dan VIII-D UPTD SMP Negeri 11 Kota Kupang tahun pelajaran 2024/2025. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti memberi saran kepada: a) Kepala sekolah dapat memberikan dukungan nyata kepada guru BK dalam pelaksanaan layanan informasi, terutama dengan menciptakan lingkungan yang kondusif dan memberikan kebijakan yang mendukung program pengembangan perencanaan karir peserta didik. b) Guru BK diharapkan dapat menjadikan hasil penelitian ini sebagai dasar untuk merancang dan mengembangkan program layanan informasi yang lebih terarah dan berkelanjutan, khususnya dalam membantu peserta didik mengenali dan merencanakan karir secara lebih matang. c) Peserta didik diharapkan lebh aktif mengikuti layanan informasi yang diberikan di sekolah, serta memanfaatkan kesempatan ini untuk menggali minat, bakat, dan tujuan karir mereka. Keterlibatan aktif akan membantu mereka memiliki pemahaman yang lebih baik tentang langkah-langkah yang perlu di ambil untuk meraih cita- cita di masa depan.
Manajemen Kesiswaan SD Amaliah Bogor Gunadi, Gugun; Amalia, Nur
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i6.2202

Abstract

Sekolah harus dapat dikelola dan diberdayakan agar mampu mewujudkan predikat sebagai sekolah yang berprestasi yang mampu memproses peserta didik yang pada akhirnya akan menghasilkan output secara optimal. Dalam mewujudkan sekolah yang berprestasi terdapat faktor-faktor yang dapat mempengaruhinya di antaranya adalah kualitas guru, sarana dan fasilitas pendidikan, dan siswa. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis tentang manajemen kesiswaan SD Amaliah Bogor. Metode yang digunakan adalah Deskriptif Analitik, yaitu studi yang digunakan untuk mengumpulkan data, mendeskripsikan, mengolah, menganalisa, menyimpulkan dan menafsirkan data sehingga memperoleh gambaran yang sistematis. Hasil diketahui bahwa manajemen merupakan salah satu faktor yang menentukan dalam mewujudkan sekolah yang berprestasi. Adapun beberapa upaya yang harus dilakukan oleh seorang kepala sekolah untuk mewujudkan manajemen sekolah yang berprestasi  Kesimpulan yang diambil yaitu untuk dapat mewujudkan sekolah yang berprestasi tidak hanya menjadi tanggung jawab kepala sekolah tetapi juga merupakan tanggung jawab dari tenaga kependidikan, siswa, masyarakat dan pemerintah. Sekolah yang berprestasi tidak dapat diwujudkan dalam waktu yang singkat, tetapi harus melalui proses-proses yang mendukung. Responbilitas dan profesionalitas tenaga kependidikan turut menentukan dalam mewujudkan sekolah yang berprestasi.ABSTRACSchools must be managed and empowered to achieve the title of high-achieving school, capable of processing students who will ultimately produce optimal output. In realizing a high-achieving school, there are factors that can influence it, including the quality of teachers, educational facilities and infrastructure, and students. The purpose of this paper is to determine and analyze the student management ofAmaliahElementary School,Bogor. The method used is Descriptive Analytical, namely a study used to collect data, describe, process, analyze, conclude and interpret data to obtain a systematic picture. The results show that management is one of the determining factors in realizing a high-achieving school. There are several efforts that must be made by a principal to realize high-achieving school management. The conclusion drawn is that realizing a high-achieving school is not only the responsibility of the principal but also the responsibility of educational staff, students, the community and the government. High-achieving schools cannot be realized in a short time, but must go through supporting processes. The responsibility and professionalism of educational staff also determine the realization of high-achieving schools.
Intensitas Penggunaan Social Media dan Social intelligence Siswa: Studi Kuantitatif di MA Miftahul Ulum Mojokerto Alyah, Muhimmatul; Yaqin, Ainul; Alivi, Justsinta Sindi
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1918

Abstract

This study aims to analyze the influence of social media usage intensity on the social intelligence of students at MA Miftahul Ulum. A quantitative approach was employed using simple random sampling on 100 students. A Likert scale questionnaire was used as the instrument, and data was analyzed using simple linear regression through SPSS. Descriptive analysis showed that the mean score for social media usage intensity was 40.41, categorized as moderate (range 28.00-43.99), and the mean score for social intelligence was 58.42, also categorized as moderate (range 37.34-58.67). Based on the simple linear regression test, the significance value was 0.000 0.05. The t-test showed that the calculated t-value (-5.120) was greater than the tabulated t-value (1.660). This indicates that the alternative hypothesis (Ha) is accepted, and the null hypothesis (Ho) is rejected. Therefore, there is a significant influence of social media usage intensity on students' social intelligence. The negative value indicates an inverse relationship between the two variables. An increase in social media usage intensity leads to a decrease in students' social intelligence, and vice versa. Social media usage intensity accounts for 21.1% of the variance in students' social intelligence, while the remaining 78.9% is influenced by other factors not included in this study. This study recommends that students, teachers, and parents should manage social media use more wisely to avoid negative impacts on students' social skills.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas penggunaan social media terhadap social intelligence siswa MA Miftahul Ulum, metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan Teknik simple random sempling terhadap 100 siswa. Instrumen berupa angket skala Likert, dianalisis menggunakan regresi linier sederhana melalui SPSS. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa intensitas penggunaan media sosial siswa nilai mean 40,41 berada pada kategori sedang karena berada pada rentan nilai 28,00-43,99, begitu juga dengan tingkat kecerdasan sosial siswa dengan nilai mean 58,42 berada pada rentan nilai 37,34-58,67. Berdasarkan hasil uji regresi linier sederhana, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05. Dari hasil penelitian uji t menunjukkan bahwasannya nilai t hitung yakni sebesar -5,120 lebih besar dari t tabel yakni sebesar 1,660. Maka menunjukkan Ha diterima dan Ho ditolak, Jadi kesimpulannya, terdapat pengaruh yang signifikan antara intensitas penggunaan social media terhadap social intelligence siswa, Nilai negative tersebut menggambarkan bahwa arah hubungan antara kedua variabel tidak searah atau meningkat. Karena memiliki hubungan yang berlawanan (negative) maka jika intensitas penggunaan social media meningkat maka social intelligent siswa akan menurun begitu pula sebaliknya jika meningkat intensitas penggunaan social media menurun maka social intelligent meningkat. variabel intensitas penggunaan social media mempengaruhi variabel social intelligent siswa sebesar 21,1% sedangkan sisanya 78,9% yang dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.  Penelitian ini menyarankan agar siswa, guru, dan orang tua lebih bijak dalam mengelola penggunaan media sosial agar tidak berdampak negatif terhadap kemampuan sosial siswa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING PADA PESERTA DIDIK DI SD NEGERI CIAWIGEDE Aryani, Wiwik Dyah; Saadah, Neng Siti Nur; Anggraeni, Reni; Alamri, Sazili Mustofa; Setiawan, Rudi; Ihsan, Muhammad Nur
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1742

Abstract

This study aims to apply the Discovery Learning model to students of Ciawigede Elementary School to improve problem-solving skills in Islamic Religious Education learning. The method used is classroom action research with a qualitative descriptive approach using two cycles, where each cycle consists of planning, implementation, observation, and reflection. The results of the study showed a significant increase in students' problem-solving skills before and after the application of this learning model. The average student score increased from 74.3 in cycle I to 79.6 in cycle II, with the percentage of classical learning completion increasing from 86% to 89.66%. This study concludes that the Discovery Learning model is effective in improving student activity and learning outcomes, as well as encouraging students to be more active and creative in the learning process.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menerapkan model pembelajaran Discovery Learning pada siswa SD Negeri Ciawigede untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dalam pembelajaran PAI. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan pendekatan deskriptif kualitatif menggunakan dua siklus, di mana setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan pemecahan masalah siswa sebelum dan setelah penerapan model pembelajaran ini. Rata-rata nilai siswa meningkat dari 74,3 pada siklus I menjadi 79,6 pada siklus II, dengan persentase ketuntasan belajar klasikal meningkat dari 86% menjadi 89,66%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model Discovery Learning efektif dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa, serta mendorong siswa untuk lebih aktif dan kreatif dalam proses pembelajaran.
Implementasi Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka pada Mahasiswa Terbuka dan Jarak Jauh sebagai Upaya dalam Menciptakan Mahasiswa Berkarakter dan Profesional Halimah, Siti; Zulfitria, Zulfitria
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v4i1.757

Abstract

This research aims to examine the implementation of the Independent Campus Learning (MBKM) program at the Open University as an effort to create students with character and professionalism. The main issue addressed in this research is how distance education can support the objectives of the MBKM program, which seeks to improve the quality of human resources through an adaptive and flexible learning outcomes-based curriculum. The research method employed is a descriptive qualitative approach, which aims to holistically understand phenomena through descriptions in the form of words and language. The novelty of this research lies in the application of the MBKM program in the context of open and distance education, an area that has not been extensively studied before. The findings of this research indicate that the Open University has successfully implemented the MBKM program through various activities, such as online short courses provided by the Indonesia Cyber Education Institute (ICE-I) and the student entrepreneurship program. These programs offer flexibility and opportunities for students to develop skills and competencies relevant to industry needs, thereby producing graduates with strong character and professionalism.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Universitas Terbuka sebagai upaya menciptakan mahasiswa yang berkarakter dan profesional. Persoalan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana pendidikan jarak jauh dapat mendukung tujuan dari program MBKM, yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui kurikulum berbasis capaian pembelajaran yang adaptif dan fleksibel. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, yang bertujuan untuk memahami fenomena secara holistik dengan deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada penerapan MBKM di konteks pendidikan terbuka dan jarak jauh yang belum banyak diteliti sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Universitas Terbuka berhasil mengimplementasikan program MBKM melalui berbagai kegiatan seperti short course online yang disediakan oleh Indonesia Cyber Education Institute (ICE-I) dan program mahasiswa wirausaha. Program-program ini memberikan fleksibilitas dan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan dan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri, sehingga mampu mencetak lulusan yang berkarakter dan profesional.

Filter by Year

2021 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 5, No 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 3 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 2 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 1 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 6 (2024): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 5 (2024): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 3 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 6 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 5 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 4 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 3 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 2 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 1 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 6 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 5 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 4 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 3 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 2 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 1 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 1, No 3 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 1, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian dan Inovasi Vol 1, No 1 (2021): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi More Issue