cover
Contact Name
Elan Jaelan
Contact Email
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Phone
+628157000699
Journal Mail Official
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Editorial Address
CV. Widina Media Utama Komp. Puri Melia Asri Blok C3 No. 17 Kec. Solokan Jeruk Kab. Bandung.
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN INDONESIA: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Published by Widina Media Utama
ISSN : -     EISSN : 28073878     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi adalah jurnal peer-review yang memiliki ISSN (2807-3878) yang diterbitkan oleh Penerbit Widina di bawah Badan Hukum CV. Widina Media Utama sejak tahun 2021. JPI merupakan media terintegrasi untuk komunikasi berkelanjutan terkait dengan temuan penelitian baru yang signifikan terkait dengan pendidikan, termasuk: bidang penelitian pendidikan dalam pengajaran, pembelajaran dan pengajaran, pengembangan kurikulum, lingkungan belajar, pendidikan guru, teknologi pendidikan, dan pengembangan pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 376 Documents
ANALISIS PERAN GURU DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN INKLUSIF DI SEKOLAH DASAR RAMAH ANAK: STUDI KASUS SD LABSCHOOL UNNES Adikasari, Alifia Edria
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 2 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i2.1971

Abstract

This study aims to analyze the role of teachers in implementing inclusive learning in child-friendly elementary schools. This research is a qualitative descriptive study using a case study design. The data in this study are qualitative data obtained through observations, interviews, questionnaires, documentation, and field notes. The technique for checking the validity of the data in this study uses triangulation. The triangulation carried out in this study includes source triangulation and technical triangulation. The results of the study show that teachers have an important role in realizing inclusive education by implementing child-friendly principles. This role includes the ability to recognize Children with Special Needs (ABK), conduct initial assessments, prepare administration and Individual Education Programs (PPI), and understand appropriate learning strategies. Teachers also need to know assistive technology, collaborate with professionals, and involve parents in the educational process of Children with Special Needs (ABK).ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisa peran guru dalam pelaksanaan pembelajaran inklusif di sekolah dasar ramah anak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang menggunakan desain studi kasus. Data dalam penelitian ini adalah data kualitatif yang diperoleh melalui hasil observasi, wawancara, angket, dokumentasi, dan catatan lapangan. Teknik pemeriksaan keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi. Triangulasi yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi triangulasi sumber dan triangulasi Teknik. Hasil penelitian guru memiliki peran penting dalam mewujudkan pendidikan inklusif dengan menerapkan prinsip ramah anak. Peran tersebut mencakup kemampuan mengenali Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), melakukan asesmen awal, menyusun administrasi dan Program Pendidikan Individual (PPI), serta memahami strategi pembelajaran yang sesuai. Guru juga perlu mengetahui teknologi asistif, bekerja sama dengan tenaga profesional, dan melibatkan orang tua dalam proses pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).
MOZAIK NILAI SEBAGAI FONDASI PENDIDIKAN KARAKTER DI ERA DIGITAL Firmansyah, Tresna Ridwan; Amala, Djodi; Sobariah, Sobariah; Supriadi, Dadi; Rifki, Muchamad
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i5.2052

Abstract

The digital era presents both opportunities and challenges for the world of education, particularly in shaping the character of students. Advances in information technology often give rise to moral crises, ethical degradation, and weak self-control among the younger generation. Therefore, an approach is needed that can bridge the gap between digital development and the instillation of noble values. The concept of a mosaic of values is seen as a relevant strategy, as it brings together various moral, spiritual, social, and cultural values into a unified whole that can shape the character of students. This study aims to examine the urgency of the value mosaic as the foundation of character education in the digital age, emphasizing the importance of integrating religious, ethical, and humanitarian values into the education system. The study method used is qualitative with a literature review approach to education literature, value philosophy, and Islamic perspectives. The results of the study show that the mosaic of values is not just a collection of norms, but a system that complements and strengthens each other, so that it can become a solid foundation in facing the challenges of digital globalization. Thus, character education based on a mosaic of values is expected to produce a generation that is intellectually intelligent, emotionally mature, and has high integrity in social life.ABSTRAKSatu Era digital menghadirkan peluang sekaligus tantangan besar bagi dunia pendidikan, khususnya dalam pembentukan karakter peserta didik. Kemajuan teknologi informasi seringkali memunculkan krisis moral, degradasi etika, serta lemahnya kontrol diri generasi muda. Oleh karena itu, diperlukan suatu pendekatan yang mampu menjembatani antara perkembangan digital dengan penanaman nilai-nilai luhur. Konsep mozaik nilai dipandang sebagai strategi yang relevan, karena menyatukan berbagai nilai moral, spiritual, sosial, dan budaya menjadi satu kesatuan utuh yang dapat membentuk karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji urgensi mozaik nilai sebagai fondasi pendidikan karakter di era digital, dengan menekankan pentingnya integrasi nilai religius, etis, dan kemanusiaan dalam sistem pendidikan. Metode kajian yang digunakan bersifat kualitatif dengan pendekatan studi pustaka terhadap literatur pendidikan, filsafat nilai, dan perspektif Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa mozaik nilai bukan hanya sekadar kumpulan norma, melainkan sebuah sistem yang saling melengkapi dan memperkuat, sehingga mampu menjadi landasan kokoh dalam menghadapi tantangan globalisasi digital. Dengan demikian, pendidikan karakter berbasis mozaik nilai diharapkan dapat melahirkan generasi yang cerdas secara intelektual, matang secara emosional, serta berintegritas tinggi dalam kehidupan bermasyarakat.
PROFIL GAYA BELAJAR SISWA KELAS VII SMP KATOLIK ST. THERESIA KUPANG TAHUN PELAJARAN 2024/2025 DAN IMPLIKASINYA BAGI LAYANAN INFORMASI BIDANG BELAJAR Tonbesi, Veronika Alexadra; Lio, Stefanus; Bone, Matilda Pia
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i5.1969

Abstract

The purpose of this study was to identify the learning style profiles of seventh-grade students at St. Theresia Catholic Junior High School in Kupang for the 2024/2025 academic year and to analyze the implications for learning information services. This study used a quantitative approach, with learning style as the variable. The research population consisted of 165 seventh-grade students, while the sample consisted of 42 students selected through proportional random sampling. Data were collected through interviews and the Non-Cognitive Diagnostic Assessment (Student Learning Styles) questionnaire and analyzed using the SI-BK Edition SMP 2.1 application. The results showed that most students preferred visual learning styles (57%), followed by kinesthetic (26%) and auditory (17%). These results highlight the important role of guidance and counseling teachers in planning and organizing learning information services at school. Thus, these services can be provided more effectively and in accordance with students' learning needs, thereby increasing their understanding and involvement in the learning process.ABSTRACTujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi profil gaya belajar siswa kelas VII di Sekolah Menengah Pertama Katolik St. Theresia di Kupang untuk tahun ajaran 2024/2025 dan untuk menganalisis implikasinya terhadap layanan informasi pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan gaya belajar sebagai variabel. Populasi penelitian terdiri dari 165 siswa kelas VII, sedangkan sampel terdiri dari 42 siswa yang dipilih melalui sampling acak proporsional. Data dikumpulkan melalui wawancara dan kuesioner Penilaian Diagnostik Non-Kognitif (Gaya Belajar Siswa), dan dianalisis menggunakan aplikasi SI-BK Edisi SMP 2.1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa lebih menyukai gaya belajar visual (57%), diikuti oleh kinestetik (26%) dan auditif (17%). Hasil ini menyoroti pentingnya peran guru bimbingan dan konseling dalam merencanakan dan menyelenggarakan layanan informasi pembelajaran di sekolah. Dengan demikian, layanan tersebut dapat disediakan secara lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan belajar siswa, sehingga meningkatkan pemahaman dan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran.
Penggunaan Media Edukasi Sensory Path Dalam Meningkatkan Kemampuan Pengenalan Huruf Vokal Pada Siswa Tunagrahita Kelas VII di SKh PGRI Rangkasbitung Ristanti, Ristanti; Abadi, Reza Febri; Pratama, Toni Yudha
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i5.2074

Abstract

This study was conducted due to problems observed in grade VII at SKh PGRI Rangkasbitung, where students had difficulty recognizing the vowels a, i, u, e, and o. The purpose of this study was to test the improvement in vowel recognition, especially in children with intellectual disabilities, through the use of sensory media. This study used a quantitative experimental approach with the Single Subject Research (SSR) method and an A-B-A research design. The collected data were analyzed descriptively and presented using line graphs. The participant in this study was a seventh-grade student with an intellectual disability, identified by the initial W. The findings indicate that the use of sensory pathway educational media improved the student's ability to recognize vowels. This improvement was reflected in an increase in the average score for both target behaviors. For target behavior 1 (naming vowels), the average score in the baseline-1 phase (A1) was 33%. After the intervention in phase B, the average score rose to 86.63%, and in baseline-2 (A2), the score remained at 73%. For target behavior 2 (pointing to vowels), the average score was 33% in A1, increased to 85.75% during the intervention (B), and then recorded 73% in A2. In conclusion, the results show that sensory path educational media is effective in improving the ability of 7th grade students with intellectual disabilities at SKh PGRI Rangkasbitung to recognize vowels.ABSTRAK Penelitian ini dilakukan karena adanya masalah yang diamati pada kelas VII di SKh PGRI Rangkasbitung, di mana siswa kesulitan mengenali huruf vokal a, i, u, e, dan o. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji peningkatan kemampuan mengenali huruf vokal, khususnya pada anak-anak dengan disabilitas intelektual, melalui penggunaan media pendidikan sensory path. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimental kuantitatif dengan metode Single Subject Research (SSR) dan desain penelitian A-B-A. Data yang dikumpulkan dianalisis secara deskriptif dan disajikan menggunakan grafik garis. Peserta dalam penelitian ini adalah seorang siswa kelas VII dengan gangguan intelektual, yang diidentifikasi dengan inisial W. Temuan menunjukkan bahwa penggunaan media pendidikan sensory path meningkatkan kemampuan siswa dalam mengenali huruf vokal. Peningkatan ini tercermin dalam peningkatan skor rata-rata untuk kedua perilaku target. Untuk perilaku target 1 (menyebutkan vokal), skor rata-rata pada fase baseline-1 (A1) adalah 33%. Setelah intervensi pada fase B, skor rata-rata naik menjadi 86,63%, dan pada baseline-2 (A2), skor tetap pada 73%. Untuk perilaku target 2 (menunjuk huruf vokal), skor rata-rata adalah 33% di A1, meningkat menjadi 85,75% selama intervensi (B), dan kemudian tercatat 73% di A2. Kesimpulannya, hasil menunjukkan bahwa media pendidikan sensory path efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa kelas 7 dengan disabilitas intelektual di SKh PGRI Rangkasbitung dalam mengenali huruf vokal.
Metode Uslubul Jidal sebagai Strategi Dialogis untuk Meningkatkan Kemampuan Berargumentasi Siswa Madrasah Aliyah Basyah, Mursalin
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 2 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i2.2078

Abstract

The implementation of the uslubul jidal method in Arabic language learning at Madrasah Aliyah faces several problems. Students find it difficult to argue because of their lack of mastery of Arabic vocabulary and structure. Learning is still one-way, with minimal dialogue, and teachers are not well trained in this method. The purpose of this study is to describe the implementation of the uslubul jidal method as a dialogical strategy in improving students' argumentation skills in Arabic language learning at Madrasah Aliyah. This study uses library research. The data sources in this study are books, scientific journal articles, and research reports related to the uslubul jidal method. The results of the study show that: 1). The concept of the uslubul jidal method as a dialogical strategy in Arabic language learning at Madrasah Aliyah is that the uslubul jidal method emphasizes dialogue and discussion to improve Arabic language comprehension, train students to express their opinions, and respond to other people's views with appropriate language. This method is effective in creating a dynamic and participatory learning atmosphere. 2). The form of implementation of the uslubul jidal method as a dialogical strategy in Arabic language learning to improve students' argumentation skills in Madrasah Aliyah is that the implementation of uslubul jidal is carried out through structured discussions and debates, training students to construct arguments and respond to opponents. 3). Challenges and Solutions in implementing the uslubul jidal method as a dialogical strategy in Arabic language learning to improve students' argumentation skills in Madrasah Aliyah are that the main challenges include a lack of proficiency in Arabic and difficulty in constructing arguments. The solutions are intensive vocabulary improvement, argument training, and the use of technology, as well as teacher training to facilitate effective discussions.ABSTRAKImplementasi metode uslubul jidal dalam pembelajaran bahasa Arab di Madrasah Aliyah menghadapi beberapa masalah. Siswa kesulitan berargumentasi karena kurangnya penguasaan kosakata dan struktur bahasa Arab. Pembelajaran masih bersifat satu arah, minim dialog, dan guru kurang terlatih dalam metode ini. Tujuan Penelitian adalah untuk mendeskripsikan implementasi metode uslubul jidal sebagai strategi dialogis dalam meningkatkan kemampuan berargumentasi siswa pada pembelajaran bahasa arab di madrasah aliyah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian library research. Sumber data dalam penelitian ini adalah buku, artikel jurnal ilmiah, dan laporan hasil penelitian yang berkaitan dengan metode uslubul jidal. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa: 1). Konsep Metode uslubul jidal Sebagai Strategi Dialogis dalam Pembelajaran Bahasa Arab pada Madrasah Aliyah adalah bahwa metode uslubul jidal menekankan dialog dan diskusi untuk meningkatkan pemahaman bahasa Arab, melatih siswa mengungkapkan pendapat, dan merespons pandangan orang lain dengan bahasa yang tepat. Metode ini efektif dalam menciptakan suasana belajar yang dinamis dan partisipatif. 2). Bentuk Implementasi Metode uslubul jidal Sebagai Strategi Dialogis dalam Pembelajaran Bahasa Arab dalam Meningkatkan Kemampuan Berargumentasi Siswa di Madrasah Aliyah adalah bahwa implementasi uslubul jidal dilakukan melalui diskusi dan debat terstruktur, melatih siswa menyusun argumen dan merespons lawan. 3). Tantangan dan Solusi dalam mengimplementasi Metode uslubul jidal Sebagai Strategi Dialogis dalam Pembelajaran Bahasa Arab dalam Meningkatkan Kemampuan Berargumentasi Siswa di Madrasah Aliyah adalah bahwa tantangan utama meliputi kurangnya penguasaan bahasa Arab dan kesulitan menyusun argumen. Solusinya adalah peningkatan intensif kosakata, pelatihan argumen, dan pemanfaatan teknologi, serta pelatihan guru untuk memfasilitasi diskusi dengan efektif.
ANALISIS MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SKI DALAM PERSPEKTIF METODE PEMBELAJARAN GURU Sapitri, Widya; Khaerunisa, Finka; Billa, Salsa; Sofyan, Ramadhan; Syukur, Ahmad Abdul; Hidayat, Muhamad; Abdurahman, Abdurahman
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i5.2017

Abstract

This study wants to examine students' learning interests in the subject of Islamic Cultural History (SKI) at MA Darul Hikmah Pamulang and the factors that influence it. The background of this research is the low enthusiasm of students in SKI learning which is characterized by a passive attitude, lack of participation, and the assumption that SKI is only limited to memorization. The purpose of this study is to describe the condition of students' learning interest and analyze the causes of this low interest, especially from the aspect of teacher learning methods. The research uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation, and is analyzed using the Miles Huberman model (reduction, presentation, and drawing conclusions). The validity of the data was tested through triangulation. The results of the study show that monotonous learning methods, with the dominance of lectures without variation, are the main factors in low student interest in learning. These findings affirm the importance of learning innovations in SKI that are more creative, interactive, and contextual so that SKI is not only seen as a memorization subject, but also as a means of internalizing moral values and strengthening Islamic identity.ABSTRAKPenelitian ini ingin meneliti minat belajar siswa pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di MI Darul Hikmah Pamulang serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya antusiasme siswa dalam pembelajaran SKI yang ditandai dengan sikap pasif, kurangnya partisipasi, dan anggapan bahwa SKI hanya sebatas hafalan. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kondisi minat belajar siswa serta menganalisis penyebab rendahnya minat tersebut, khususnya dari aspek metode pembelajaran guru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model Miles Huberman (reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan). Keabsahan data diuji melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang monoton, dengan dominasi ceramah tanpa variasi, menjadi faktor utama rendahnya minat belajar siswa. Temuan ini menegaskan pentingnya inovasi pembelajaran SKI yang lebih kreatif, interaktif, dan kontekstual agar SKI tidak hanya dipandang sebagai mata pelajaran hafalan, melainkan juga sebagai sarana internalisasi nilai moral dan penguatan identitas keislaman.
Pengaruh Penggunaan Metode Emo Demo Terhadap Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Pada Anak Kelas 4 dan 5 di SD Negeri Pancuranmas Kabupaten Magelang Ninggar, Karisa Amanda Dara; Triredjeki, Hermani; Hastuti, Tulus Puji; Moh Ridwan, Moh Ridwan; Nurahman, Novema Ashar
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i5.1233

Abstract

Elementary school-aged children are categorized as a vulnerable age group due to their behaviors that can impact health, such as not washing hands properly, especially while at school. The handwashing emo demo method combines elements of emotion and direct demonstration, which can stimulate children's imagination to change their behavior, thus preventing diseases such as worm infections, tuberculosis, hand and mouth infections, respiratory infections, and diarrhea. This study aims to determine the effect of the emo demo method on changes in handwashing with soap (CTPS) behavior in 4th and 5th grade students at SD Negeri Pancuranmas. This study uses a quantitative method with a pre-experimental one-group pretest-posttest design. The sampling technique used is purposive sampling with a total of 66 respondents. The data normality test uses the Kolmogorov-Smirnov test, and the hypothesis test uses the Wilcoxon test. There was a significant difference before the emo demo method was applied, with 22 respondents (33.3%) categorized as having poor behavior. After the emo demo method was applied, all 66 respondents (100%) demonstrated good behavior. The bivariate analysis showed a p-value of 0.000 (p-value 0.05), indicating that the alternative hypothesis (Ha) is accepted, and the null hypothesis (H0) is rejected. There is an effect of the emo demo method on handwashing with soap (CTPS) behavior in 4th and 5th grade students at SD Negeri Pancuranmas.ABSTRAKAnak usia sekolah dasar dikategorikan ke dalam usia rentan karena perilaku mereka yang dapat berdampak pada kesehatan seperti tidak mencuci tangan dengan baik dan benar terutama saat berada di sekolah. Metode emo demo cuci tangan adalah metode menggabungkan unsur emosi dan demonstrasi langsung, yang dapat merangsang daya imajinasi anak untuk merubah perilaku sehingga dapat terhindar dari penyakit seperti cacingan, tuberkulosis, infeksi tangan, mulut, ISPA, diare.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode emo demo terhadap perubahan perilaku cuci tangan pakai sabun (CTPS) pada anak kelas 4 dan 5 di SD Negeri Pancuranmas. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest- posttest. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah responden 66 orang. Uji normalitas data menggunakan Komogorov-Smirnov dan uji hipotesis menggunakan Wilcoxon. Terdapat perbedaan bermakna sebelum dilakukan metode emo demo sebanyak 22 responden (33,3%) kategori perilaku kurang, sedangkan setelah dilakukan metode emo demo 66 responden (100%) menunjukkan perilaku baik. Hasil analisis bivariat nilai p-velue 0,000 (p-value 0,05). Ha diterima dan H0 ditolak, Terdapat pengaruh metode emo demo terhadap perilaku cuci tangan pakai sabun (CTPS) pada anak kelas 4 dan 5 di SD Negeri Pancuranmas.
Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Menurut Persepsi Siswa Terhadap Penyesuaian Diri Siswa Kelas VIII B SMP Negeri 5 Kupang Akhwan, Maria Elisabet; Bone, Matilda Pia; Erlinda, Maria
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i5.1946

Abstract

Self-adjustment refers to students' ability to manage the demands of their school and social environments so that they can function effectively. One factor that influences self-adjustment is parenting style. From the students' perspective, the parenting style applied by parents can determine how well they can adapt in their daily lives, both at school and at home. The purpose of this study was to examine the influence of authoritarian, permissive, and democratic parenting styles based on students' perceptions on the adjustment of eighth-grade students in Class VIII B at SMP Negeri 5 Kupang in the 2024/2025 academic year. This study used a quantitative descriptive method. The population and sample consisted of 32 eighth-grade students at SMP Negeri 5 Kupang, who were selected using a saturated sampling technique. Data were collected through questionnaires, and analysis was performed using multiple linear regression with SPSS for Windows version 26. The results of the analysis show that: (1) the tcount ttable (-0.579 0.361) with a significance level of 0.263 0.05, indicating that there is no influence of authoritarian parenting style on student adjustment; (2) the tcount value ttable (3.972 0.361) with a significance level of 0.000 0.05, indicating that permissive parenting has a significant effect on student adjustment; and (3) the tcount value is greater than the ttable value (3.408 0.361) with a significance level of 0.002 0.05, meaning that democratic parenting also has a significant effect on student adjustment. Based on the analysis and interpretation of the findings, it can be concluded that authoritarian parenting does not affect student adjustment, while permissive and democratic parenting does affect the adjustment of students in class VIII B at SMP Negeri 5 Kupang.ABSTRAKPenyesuaian diri merujuk pada kemampuan siswa untuk mengelola tuntutan lingkungan sekolah dan sosial mereka sehingga mereka dapat berfungsi secara efektif. Salah satu faktor yang mempengaruhi penyesuaian diri adalah gaya pengasuhan orang tua. Dari perspektif siswa, gaya pengasuhan yang diterapkan oleh orang tua dapat menentukan seberapa baik mereka dapat beradaptasi dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh gaya pengasuhan otoriter, permisif, dan demokratis berdasarkan persepsi siswa terhadap penyesuaian siswa kelas VIII B di SMP Negeri 5 Kupang pada tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi dan sampel terdiri dari 32 siswa kelas VIII B di SMP Negeri 5 Kupang, yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner, dan analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan SPSS for Windows versi 26. Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) nilai tcount dari ttable (-0.579 0.361) dengan tingkat signifikansi 0.263 0.05, menunjukkan tidak adanya pengaruh gaya pengasuhan otoriter terhadap penyesuaian diri siswa; (2) nilai tcount ttable (3.972 0.361) dengan tingkat signifikansi 0.000 0.05, menunjukkan bahwa pola asuh permisif memiliki pengaruh signifikan terhadap penyesuaian diri siswa; dan (3) nilai tcount lebih besar dari nilai ttable (3.408 0.361) dengan tingkat signifikansi 0.002 0.05, artinya pola asuh demokratis juga memiliki pengaruh signifikan terhadap penyesuaian diri siswa. Berdasarkan analisis dan interpretasi temuan, dapat disimpulkan bahwa gaya pengasuhan otoriter tidak mempengaruhi penyesuaian siswa, sedangkan gaya pengasuhan permisif dan demokratis memang mempengaruhi penyesuaian siswa kelas VIII B di SMP Negeri 5 Kupang.
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PORTOFOLIO PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Faridah, N. Ai St. Minhatul; Fitriani, Nia; Khadijah, Ifah; Aryani, Wiwik Dyah
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i5.1770

Abstract

The portfolio-based learning model offers a student-centered authentic assessment approach, allowing educators to evaluate learning development holistically. This paper examines the implementation of portfolio-based learning models in the context of Islamic Religious Education (PAI) subjects in elementary schools, supported by theoretical foundations from constructivism, Ausubel's meaningful learning theory, and authentic assessment theory. Through systematic collection and reflection on students' work, portfolios serve as formative and summative tools that empower students to reflect on their Islamic learning, internalize Islamic values, and develop deep understanding. This paper discusses the theoretical relevance, practical implementation steps, benefits, and challenges and solutions in adopting this model to improve the quality of PAI learning at the primary level.ABSTRAKModel pembelajaran berbasis portofolio menawarkan pendekatan penilaian autentik yang berpusat pada siswa, memungkinkan pendidik untuk mengevaluasi perkembangan belajar secara holistik. Makalah ini mengkaji implementasi model pembelajaran berbasis portofolio dalam konteks mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Sekolah Dasar, didukung oleh landasan teoritis dari konstruktivisme, teori belajar bermakna Ausubel, dan teori penilaian autentik. Melalui pengumpulan sistematis dan refleksi terhadap hasil karya siswa, portofolio berfungsi sebagai alat formatif dan sumatif yang memberdayakan siswa untuk merefleksikan pembelajaran PAI mereka, menginternalisasi nilai-nilai Islam, dan mengembangkan pemahaman yang mendalam. Makalah ini membahas relevansi teoritis, langkah-langkah implementasi praktis, manfaat, serta tantangan dan solusi dalam mengadopsi model ini untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PAI di tingkat dasar.
PENGARUH LAYANAN PENEMPATAN DAN PENYALURAN TERHADAP MOTIVASI BERPRESTASI SISWA SMP KATOLIK ST THERESIA KOTA KUPANG Bauk, Yosefina Arina; Erlinda, Maria; Bulor, Rosa Mustika
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i5.1984

Abstract

The purpose of this research is to investigate how placement and distribution services influence students’ motivation to achieve. A descriptive quantitative approach was applied, involving a total population of 120 Grade VIII students at St. Theresia Catholic Junior High School in Kupang. A sample of 30 students was selected using simple random sampling. Data were collected through a Likert-scale questionnaire tested for validity and reliability. The results of a simple linear regression analysis showed a significance value of 0.004 ( 0.05) with a coefficient of determination (R²) of 0.266, indicating that placement and distribution services contributed 26.6% to students’ achievement motivation. Thus, placement and distribution services have a positive and significant effect on students’ achievement motivation. It is recommended that these services be optimized through integrated planning and implementationABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis sejauh mana layanan penempatan dan penyaluran berkontribusi terhadap motivasi berprestasi siswa. Penelitian dilaksanakan dengan pendekatan kuantitatif deskriptif, melibatkan seluruh siswa kelas VIII SMP Katolik Sta. Theresia Kupang yang berjumlah 120 orang sebagai populasi. Sampel penelitian sebanyak 30 siswa ditentukan dengan teknik simple random sampling. Instrumen berupa angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan nilai signifikansi 0,004 ( 0,05) dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,266. Hal ini berarti layanan penempatan dan penyaluran memberikan kontribusi sebesar 26,6% terhadap motivasi berprestasi siswa. Dengan demikian, terdapat pengaruh positif dan signifikan layanan penempatan dan penyaluran terhadap motivasi berprestasi siswa. Disarankan agar layanan ini dioptimalkan melalui perencanaan dan pelaksanaan yang terintegrasi.

Filter by Year

2021 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 5, No 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 3 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 2 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 1 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 6 (2024): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 5 (2024): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 3 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 6 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 5 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 4 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 3 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 2 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 1 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 6 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 5 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 4 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 3 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 2 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 1 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 1, No 3 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 1, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian dan Inovasi Vol 1, No 1 (2021): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi More Issue