cover
Contact Name
Aprezo Pardodi Maba
Contact Email
aprezopm@gmail.com
Phone
+6282289566677
Journal Mail Official
aprezopm@gmail.com
Editorial Address
Jl. Penyu RT. 020 RW. 008 Kelurahan Yosodadi Kecamatan Metro Timur
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Berkala Ilmiah Pendidikan
Published by Kuras Institute
ISSN : -     EISSN : 27755312     DOI : https://doi.org/10.51214/bip
Core Subject : Education,
Berkala Ilmiah Pendidikan (Online ISSN 2775-5312) publishes original articles on the latest issues and trends occurring in education curriculum, instruction, learning, policy, and preparation of teachers with the aim to advance our knowledge of education theory and practice. Moreover, this journal also covers the issues concerned with environmental education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 130 Documents
Potensi dan Tantangan Implementasi Media Pembelajaran PAI berbasis Augmented Reality Lutfiah, Husna
Berkala Ilmiah Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2024): Berkala Ilmiah Pendidikan
Publisher : Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/bip.v4i3.1303

Abstract

Pendidikan Agama Islam di era digital menghadapi Tantangan dan membutuhkan inovasi untuk memastikan relevansi dan efektivitasnya. Penelitian ini mengkaji potensi dan tantangan dalam implementasi media pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis Augmented Reality (AR) melalui studi kepustakaan. Perkembangan teknologi AR membuka peluang baru dalam metode pengajaran PAI, namun juga menimbulkan berbagai tantangan dalam penerapannya. Melalui analisis literatur terkini dengan studi kepustakaan, penelitian ini mengidentifikasi potensi AR dalam meningkatkan engagement siswa, visualisasi konsep abstrak, dan pengalaman belajar interaktif dalam konteks PAI. Tantangan yang dibahas meliputi keterbatasan infrastruktur, kebutuhan pelatihan guru, dan pertimbangan etis terkait penggunaan teknologi dalam pendidikan agama. Hasil studi menunjukkan bahwa meskipun AR menawarkan inovasi signifikan dalam pembelajaran PAI, implementasinya memerlukan pendekatan yang hati-hati dan terencana untuk memastikan keselarasan dengan nilai-nilai dan tujuan pendidikan Islam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi AR dalam pembelajaran PAI memiliki potensi besar namun membutuhkan keseimbangan antara inovasi teknologi dan prinsip-prinsip pendidikan Islam.
Modernisasi Pendidikan Agama Islam di Indonesia Sebuah Keniscayaan Heni Yuliana Wati
Berkala Ilmiah Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2023): Berkala Ilmiah Pendidikan
Publisher : Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/bip.v3i3.1311

Abstract

Modernisasi pendidikan agama Islam merupakan suatu upaya dalam melaksanakan proses perubahan komponen-komponen sistem pendidikan Islam, mulai dari kurikulum, materi ajar, metodologi dan sebagainya serta perubahan dari konsep pendidikan Islam yang klasik atau tradisional ke arah yang lebih baik tersistem dan profesional sesuai dengan kondisi yang ada pada saat itu. Sebuah keniscayaan terhadap modernisasi pendidikan agama Islam tidak menutupi adanya permasalahan-permasalahan yang timbul akibat ketidak siapan individunya maupun kelompoknya. Dalam hal ini ada beberapa problematika yang muncul dan dapat diidentifikasi, diantaranya rendahnya kualitas tenaga pendidik, tidak mengedepankan jiwa profesional dalam bertugas sebagai guru, kurangnya reward (penghargaan) masyarakat terhadap profesi guru, dan tingkat kesejahteraan kehidupan guru relatif masih rendah.
Pengaruh Gadget Terhadap Perkembangan Sosial Pada Anak Usia Dini Rahayu, Resty; Maba, Aprezo Pardodi; Ariyati, Ika
Berkala Ilmiah Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2023): Berkala Ilmiah Pendidikan
Publisher : Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/bip.v3i3.1015

Abstract

Penggunaan gadget secara terus-menerus akan berdampak buruk pada pola perilaku anak dalam kesehariannya sehingga, menjadikan anak ketergantungan terhadap penggunaan gadget. Maka dari itu, penggunaan gadget pada anak usia dini perlu mendapatkan perhatian khusus dari para orangtua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh gadget terhadap perkembangan sosial pada anak usia dini. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan analisis regresi linear sederhana yang dilakukan di TK Widya Bhakti Terbanggi Besar dengan melibatkan sampel sebanyak 10 siswa dari jumlah populasi 30 siswa. Pengambilan sampel menggunakan tehnik simple random sampling. Penelitian ini menunjukan nilai koefisien determinasi .533 dengan tingkat signifikansi .281 > 0.05 korelasi sebesar .730 dan Alfa Crombach sebesar (.94). Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh dari gadget terhadap perkembangan sosial pada anak usia dini di TK Widya Bhakti di Terbanggi Besar
Hidroterapi Wudhu Sebagai Manfaat Kesehatan Fisik dan Mental Andika Saputra
Berkala Ilmiah Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2023): Berkala Ilmiah Pendidikan
Publisher : Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/bip.v3i3.1218

Abstract

Wudhu merupakan ritual penyucian dalam Islam yang dilakukan sebelum beribadah, yang ternyata juga memiliki manfaat kesehatan yang signifikan dalam perspektif medis dan psikologis. Praktik ini dapat dikaji sebagai bentuk hidroterapi sederhana, karena kontak air dengan tubuh memberikan efek positif pada kesehatan fisik dan mental. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manfaat hidroterapi wudhu bagi kesehatan fisik dan mental, serta bagaimana praktik ini dapat dijadikan sebagai solusi terapi mandiri yang terjangkau. Metodologi yang digunakan adalah studi literatur yang mencakup kajian teoritis dari penelitian ilmiah terkait wudhu dan manfaat hidroterapi pada kesehatan manusia, serta analisis reflektif mengenai pengalaman spiritual yang dirasakan oleh individu yang rutin berwudhu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wudhu memiliki manfaat yang signifikan dalam meningkatkan sirkulasi darah, menjaga kebersihan kulit, merangsang titik refleksi pada kaki, serta menurunkan tingkat stres dan meningkatkan keseimbangan emosi. Dari segi spiritual, wudhu juga berfungsi untuk penyucian jiwa dan memperbaharui niat yang membawa dampak positif pada kesehatan mental. Dengan demikian, hidroterapi wudhu merupakan praktik yang tidak hanya memenuhi kebutuhan spiritual tetapi juga mendukung kesejahteraan fisik dan mental.
Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Modeling Untuk Mencegah Pernikahan Dini Pada Remaja di Desa Siku Anggi Pratiwi Yulanda; Zhila Jannati; Emi Puspita Dewi
Berkala Ilmiah Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): Berkala Ilmiah Pendidikan
Publisher : Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/bip.v4i1.1256

Abstract

Penelitian ini berjudul “Layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling untuk mencegah pernikahan dini pada Remaja di Desa Siku”. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu: pertama, untuk mengetahui bagaimana gambaran pemahaman tentang pernikahan dini pada remaja di Desa Siku sebelum dilaksanakan layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling. Kedua, untuk mengetahui bagaimana penerapan layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling untuk mencegah pernikahan dini pada remaja di Desa Siku. Ketiga, untuk mengetahui Bagaimana gambaran pemahaman tentang pernikahan dini pada remaja di Desa Siku setelah dilaksanakan layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling. Penelitian ini metode deskriptif kualitatif. Pendekatan deskriptif kualitatif mengacu pada teknik yang digunakan untuk merumuskan masalah dengan cara menggambarkan fenomena atau kondisi yang ada secara mendalam dengan menyajikan hasil observasi secara naratif tanpa mengandalkan statistik atau angka. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun hasil yang didapat gambaran pemahaman tentang sebelum diterapkannya layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling, tingkat pernikahan dini di kalangan remaja di Desa Siku masih tergolong rendah. Penerapan layanan bimbingan kelompok dengan Teknik modeling untuk mencegah pernikahan dini pada remaja di Desa Siku berjalan dengan lancar dan baik serta remaja berperan aktif selama kegiatan bimbingan kelompok. Gambaran pemahaman pernikahan dini pada remaja di Desa Siku Setelah penerapan layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling, terjadi perubahan yang signifikan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menggunakan layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling remaja mengalami perubahan secara signifikan mengenai pemahaman tentang pernikahan dini.
Bibliometric Analysis of the Integration of Da'wah Values and Digital Literacy in Formal Islamic Education in Yogyakarta 2020-2024 Wicaksono, Ardhitya Furqon; Pratama, Yoga Anjas; Rahayu, Katty Febriliani; Waris, Abdul
Berkala Ilmiah Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Berkala Ilmiah Pendidikan
Publisher : Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/bip.v5i1.1371

Abstract

The rapid digital transformation has significantly reshaped education, communication, and religious practices, including the landscape of formal Islamic education. Traditional da’wah methods, such as mosque-based preaching, are increasingly supplanted by digital platforms like social media and podcasts, necessitating innovative approaches to engage Millennials (born 1981-1996) and Generation Z (born 1997-2012). This study maps trends in the integration of da’wah values and digital literacy within Yogyakarta’s Islamic education system from 2020 to 2024 through a bibliometric analysis guided by the PRISMA protocol. From an initial pool of 150 articles retrieved from Scopus, SINTA, and Google Scholar, 68 were included following rigorous screening and eligibility assessment. Findings indicate a publication surge in 2022, reflecting accelerated post-pandemic digital adoption. TikTok and Instagram emerged as the dominant platforms for digital da’wah (featured in 65% of studies), displacing conventional preaching methods. While many madrasahs have begun integrating digital literacy into curricula, 45% still lack technical implementation guidelines, and only 30% of studies discuss educator training initiatives. Bibliometric mapping highlights strong thematic linkages between “digital da’wah,” “Islamic education transformation,” and “social media,” signalling a pedagogical paradigm shift. However, the scarcity of evaluative studies (only 8%) reveals a critical need for field-based research to assess the effectiveness of these digital strategies. This study offers a systematic literature foundation to inform curriculum design and advocates for collaborative policymaking among educators, scholars, and government bodies to advance digitally responsive Islamic education.
The Influence of TikTok Media Exposure on Body Image and Self-Esteem in Adolescents Mita Yunani; Ika Ariyati; Kus Hendar; Faridah Pardi; Emi Puspita Dewi; Nera Leiya Maisuri
Berkala Ilmiah Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Berkala Ilmiah Pendidikan
Publisher : Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/bip.v5i1.1386

Abstract

TikTok is among the most widely used social media platforms by adolescents, featuring unique elements such as algorithm-driven short videos and appearance enhancing filters that differentiate it from other platforms. These characteristics render TikTok particularly influential in shaping adolescents’ perceptions of body image and self-esteem. This study aims to examine the impact of TikTok media exposure on body image and self-esteem among adolescents aged 15 to 18 years. A quantitative method was employed using multivariate linear regression analysis. The sample comprised 172 active TikTok users from Taruna Gajah Mada High School, Metro, Indonesia, with data collected through an online questionnaire. The instruments used included the Media and Technology Usage and Attitudes Scale (MTUAS), the Body Image Scale, and the Rosenberg Self-Esteem Scale. The results revealed that TikTok exposure significantly affected body image (F = 98.697; p < 0.001) and self-esteem (F = 110.177; p < 0.001), with a combined explained variance of 31.3%. Exposure to idealized body-related content fosters social comparison, adversely impacting adolescents’ self-image and confidence. This study underscores the importance of digital literacy and psychosocial support in encouraging healthy social media use among adolescents. It concludes that TikTok exposure plays a substantial role in shaping how adolescents perceive their bodies and assess their self-worth, highlighting the media’s influence on self-concept and psychological well-being.
Impact of Artificial Intelligence on Academic Literacy among University Students in Indonesia: A Case Study A Fadel Muhammad; Nur Astiana Hidayat Ardi; Nitswat, Nurhaliza; Sri Hardianti Nur; Razak, Annisa Zhalila; Fatjri Nur Tajuddin; Anzar Aquil; Moch. Nur Syahrus Syahbana
Berkala Ilmiah Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Berkala Ilmiah Pendidikan
Publisher : Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/bip.v5i1.1393

Abstract

The rapid adoption of Artificial Intelligence (AI) tools in higher education has transformed learning practices, prompting concerns about their influence on students’ critical thinking, originality, and independent engagement with academic materials. This study explores the perceived impact of AI on academic literacy among Indonesian university students, with particular attention to critical thinking, originality, and independent learning. Employing a qualitative approach, the study captures students' experiences and perspectives, revealing that while AI tools such as ChatGPT and Grammarly are perceived to enhance learning efficiency, they may also diminish deeper engagement with academic content and critical thinking processes. Many participants reported a tendency to rely on AI-generated summaries, which they associated with reduced independent analysis and creativity. Nevertheless, the findings suggest that when AI tools are integrated with thoughtful pedagogical strategies, they can support the development of academic literacy within ethical boundaries. The study underscores the importance of implementing AI literacy programs and ethical guidelines to foster responsible and reflective use of AI in academic contexts.
Exploring Problem-Based Learning within Physical Education in Indonesia: A Content Analysis Rozi, Fatkhur; Wulansari, Dasih Ayu; Daryanto, Daryanto; Sukmana, Muhammad Endra; Syahputri, Aulia Maris; Hasan, Siti Nur Syahiirah; Hasan, Siti Nur Syafiqah; Ramadhan, Fathurrohman Syahrul; Zuhri, Syarifuddin
Berkala Ilmiah Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Berkala Ilmiah Pendidikan
Publisher : Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/bip.v5i1.1395

Abstract

The Problem-Based Learning (PBL) model plays a crucial role in developing critical thinking and problem-solving skills, which are essential for 21st-century education. This study aims to analyze the content of field research focusing on the application of the PBL model in physical education (PE) in Indonesia. Although numerous articles have been published on PBL, few have conducted content analyses on this topic. Therefore, this study explores the implementation of PBL in Indonesian physical education using a content analysis approach. The research employed a content analysis design, with the primary data source consisting of articles from SINTA-indexed PE journals. A total of 13 articles published between 2006 and 2023 met the criteria for analysis. The findings highlight significant opportunities for further PBL research in Indonesian PE, particularly using qualitative methods. Notably, there is a lack of studies involving grade 9 or 12 students. Most existing research focuses on learning outcomes, uses a variety of intervention types, and frequently relies on questionnaires and test sheets. Additionally, some quasi-experimental studies were found to use inappropriate data analysis techniques. This review provides critical baseline evidence to guide future research and pedagogical innovation in PE by identifying current gaps and methodological limitations in how PBL is applied and studied in Indonesia.
Emotional and Psychological Impacts on Bullying Perpetrators Waluyo Widodo; Sugiarto, Sugiarto; Kus Hendar; As'ari Latif; Mohamad Ardin Suwandi
Berkala Ilmiah Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Berkala Ilmiah Pendidikan
Publisher : Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/bip.v5i1.1500

Abstract

This study aims to explore the emotional and psychological impacts experienced by bullying perpetrators and to analyze the influence of parenting styles on the development of such behavior within the context of Madrasah Aliyah (Islamic Senior High Schools). Using a qualitative case study approach, data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation involving perpetrators, guidance and counseling (BK) teachers, and school staff. The findings indicate that bullying perpetrators often experience emotional distress, including feelings of guilt, remorse, and behavioral changes such as social withdrawal following disciplinary actions. Contributing factors to these behaviors include unsupportive parenting styles, poor family communication, and social environmental pressures. Notably, several perpetrators demonstrated a willingness to change after undergoing counseling and engaging in personal reflection. This study underscores the importance of a comprehensive rehabilitative approach that goes beyond punitive measures, emphasizing the need for ongoing emotional and psychological support to effectively address bullying behavior.

Page 13 of 13 | Total Record : 130