cover
Contact Name
Yunardi Kristian Zega
Contact Email
yunardichristian@gmail.com
Phone
+6281213076611
Journal Mail Official
yunardikzega@sttrealbatam.ac.id
Editorial Address
Jl. Ahmad Yani, Komplek House of Glory Belakang Ruko Eden Park, Taman Baloi, Batam Kota, Batam City, 29432 Kec. Batam Kota, Kotamadaya Batam, Kepulauan Riau.
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Real Coster
ISSN : -     EISSN : 28076044     DOI : -
Real Coster : Journal of Community Service receives all articles regarding Community Service reports from lecturers, both within the Batam Real Theological College, as well as other Christian religious colleges.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 72 Documents
Memahami Pengembangan Proyek Penguatan Profile Pelajar Pancasila Lao, Hendrik A.E; Syahputra, Andrian Wira; Neno, Yoksan Edison
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 2: September 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/realcoster.v7i2.593

Abstract

This training is to provide understanding to school principals and teachers about the importance of developing the Pancasila student profile which is currently in effect in the independent curriculum. The targets for this Community Service group activity are leaders, teaching staff and education staff at SDN Oeteas, Rote Ndao Regency. The activity was carried out for 2 days from 7-8 September 2023. The main material presented was to provide education and workshops through assisting Pancasila student profile project creators and providing practice/simulations regarding concrete steps in preparing teaching modules and Pancasila student profile projects. The method used in carrying out activities is Participatory Action Research (PAR). The PKM activities were applied with lecture activities and strengthened through FGD (Focus Group Discussion) discussions and questions and answers between presenters/stakeholders and participants. The number of participants who took part in the training was 35 teachers. The results of the training show that the participants have understood and mastered the material regarding the creation of the Pancasila student profile project module and have resulted in the Pancasila student project module directly practicing the concrete steps in preparing all the documents required in the module. The training participants were very enthusiastic in taking part in this activity because it was a requirement in the independent curriculum.Keywords: development; pancasila student profile; strengtheningAbstrakPelatihan ini untuk memberikan pemahaman kepada kepala sekolah dan guru akan pentingnya pengembangan profile pelajar Pancasila yang saat ini sedang berlaku pada kurikulum merdeka. Sasaran dalam kegiatan kelompok Pengabdian Kepada Masyarakat ini yaitu para pimpinan, tenaga pendidik maupun kependidikan di SDN Oeteas Kabupaten Rote Ndao. Kegiatan dilaksanakan selama 2 Hari mulai tanggal 7–8 September 2023. Materi pokok yang disampaikan adalah untuk memberikan edukasi dan workshop lewat pendampingan pembuat proyek profile pelajar pancasila dan memberikan praktek/simulasi mengenai langkah-langkah konkrit dalam mempersiapkan modul ajar dan proyek profile pelajar Pancasila. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan yaitu Participatory Action Research (PAR). Kegiatan PKM tersebut, diaplikasikan dengan aktifitas ceramah dan dikuatkan melalui diskusi FGD (Focus Group Discussion) serta tanya jawab antara pemateri/stakeholders dengan peserta. Jumlah peserta yang mengikuti pelatihan sebanyak 35 orang guru. Hasil Pelatihan menunjukkan bahwa pemahaman dan penguasaan materi tentang pembuat modul proyek profile pelajar Pancasila sudah dipahami oleh peserta dan menghasil modul proyek pelajar Pancasila  mempraktekkan secara langsung langkah-langkah kongkrit dalam mempersiapkan semua dokumen yang dipersyaratkan dalam modul. Para peserta pelatihan sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini dikrenakan menjadi tuntutan dalam kurikulum merdeka.Kata Kunci: pengembangan; profile pelajar pancasila; penguatan
Pelatihan Pengajaran Pra-Calistung Sebagai Upaya Peningkatan Keterampilan Guru Kb Tk Bintang Nusantara Mary, Eirene; Nainupu, Astrid Maryam Yvonny; Sitepu, Ria Ferdika; Yulianti, Sri
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 1: Maret 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/realcoster.v7i1.436

Abstract

Early childhood education teaching should be implemented in accordance with the characteristic of early childhood pupils.  There are several things to be considered such as learning while playing, understanding of concrete concepts to the abstract and habituation.  The implementation of those things will maximize the result of the learning process.  These principles also applied in the teaching of reading, writing and mathematics.  There is a need for the learning methods that can improve the understanding and the skills of the pupils in those subjects.  Teaching methods implemented in Bintang Nusantara Early Child Education School have considered the characteristics of early childhood pupils.  Nevertheles, the teachers should be equipped in terms of teaching early reading, early writing and early mathematics.  Team from STT Simpson Ungaran held a training program for teaching early reading, early writing and early mathematics to enchance the teaching skills of the Bintang Nusantara Early Childhood Education School teachers.  The training conducted using interactive lecture methods and hands-on practice of the methods and activities learned.  The teachers gained new knowledge and insights about the teaching reading, writing and mathematics methods for early childhood education.  Some of them put into practice of what they have learned in the training.Keywords: Childhood education; pre Reading/Writing/CountingAbstrakPembelajaran untuk PAUD memiliki karakteristik yang sesuai dengan karakter anak PAUD.  Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam melaksanakan pembelajaran PAUD yakni bermain sambil belajar, pemahaman konsep konkrit ke abstrak dan pembiasaan.  Penerapan hal tersebut dalam proses pembelajaran akan memaksimalkan hasil pembelajaran.  Demikian pula halnya dengan pembelajaran membaca, menulis dan berhitung, perlu memperhatikan hal-hal tersebut.  Diperlukan metode pembelajaran yang dapat menunjang pemahaman dan keterampilan calistung untuk anak PAUD.  Proses pembelajaran yang dilakukan di KB-TK Bintang Nusantara sudah menerapkan metode pembelajaran yang cocok untuk PAUD.  Akan tetapi masih harus terus dilengkapi dalam hal pengajaran pra calistung.  Tim pengabdian kepada masyarakat prodi PAK STT Simpson Ungaran mengadakan pelatihan pengajaran pra calistung untuk meningkatkan keterampilan guru-guru KB-TK Bintang Nusantara.  Pelatihan dilakukan dengan metode ceramah interaktif dan praktek langsung metode-metode pengajaran pra calistung.  Para guru KB-TK Bintang Nusantara mendapatkan wawasan dan pengetahuan baru tentang pola pengajaran pra calistung.  Beberapa dari pola tersebut bahkan sudah dipraktekkan dalam kegiatan mengajar.Kata Kunci: Pembelajaran PAUD; pra calistung
Edukasi Wawasan Kebangsaan: Tanggung Jawab Sosial Umat Kristen Dalam Pemilu 2024 Setiawan, Tjutjun; Stefanus, Tonny Andrian; Rachmat, Ronald; Kurniawan, Andreas; Simon, Simon
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 2: September 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/realcoster.v7i2.572

Abstract

Indonesia, as a democratic nation, regularly holds elections to select legislative and executive members. The 2024 elections mark a significant moment, especially for Christians, who have a social responsibility to actively participate. This participation is crucial, as the election results will greatly impact the lives of the people and the nation. Hence, this community service initiative aims to increase Christian participation in the 2024 elections and raise awareness about their social responsibilities within the democratic context. The activity was held through a seminar at GKPB Fajar Pengharapan, Bandung, featuring speakers from diverse backgrounds. The methods used include presentations, discussions, and QA sessions, supported by descriptive qualitative data from various literature sources. The goal is to raise awareness among Christians about the importance of participating in the 2024 elections and understanding their social responsibilities. The education effort also targets first-time voters (millennials) to help them make informed voting decisions. This educational initiative stimulates awareness and commitment among Christians to actively participate in the 2024 elections. With a better understanding of their roles and social responsibilities, it is hoped that Christians will contribute to fair and honest elections and elect leaders capable of bringing positive change to Indonesia.Keywords: church; politics; social responsibility Christians; electionsAbstrak Indonesia sebagai negara demokrasi, rutin mengadakan pemilihan umum untuk memilih anggota legislatif dan eksekutif. Pemilu 2024 merupakan momentum penting, terutama bagi umat Kristen yang memiliki tanggung jawab sosial untuk berpartisipasi aktif. Partisipasi ini sangat penting mengingat hasil pemilu berdampak besar pada kehidupan masyarakat dan negara. Itulah pentingnya PkM ini untuk meningkatkan partisipasi umat Kristen dalam Pemilu 2024 dan memberikan pemahaman tentang tanggung jawab sosial mereka dalam konteks demokrasi. Kegiatan ini dilaksanakan melalui sarasehan di GKPB Fajar Pengharapan, Bandung, dengan menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang. Metode yang digunakan adalah penyampaian materi, diskusi, dan tanya jawab, yang didukung oleh data kualitatif deskriptif dari berbagai literatur. Membangkitkan kesadaran umat Kristen tentang pentingnya partisipasi dalam Pemilu 2024 dan memahami tanggung jawab sosial mereka. Edukasi ini juga ditujukan untuk pemilih pemula (milenial) agar mereka dapat menggunakan hak pilih dengan bijaksana. Kegiatan edukasi ini merangsang kesadaran dan komitmen umat Kristen untuk berpartisipasi aktif dalam Pemilu 2024. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang peran dan tanggung jawab sosial mereka, diharapkan umat Kristen dapat berkontribusi dalam pemilu yang jujur dan adil, serta memilih pemimpin yang mampu membawa perubahan positif bagi bangsa Indonesia.Kata Kunci: gereja; politik; tanggung jawab sosial; umat Kristen; pemilu
Signifikansi Pelatihan Baca Gali Alkitab di SMA Negeri 1 Sipora Mentawai Pada Semarak Ramadhan 2023 Keluanan, Yane Henderina; Belo, Yosia; Moimau, Aprianus Ledrik; Sakerebau, Immerius; Manurung, Jendri Leddoin; Ginting, Gundari
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6, No 2: September 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/realcoster.v6i2.379

Abstract

This activity was carried out at State High School Negeri 1 Sipora, in Sioban, Mentawai Regency, West Sumatra. The activity was given with the aim that the training participants, namely students, have a simple and practical understanding and method in understanding the message of the Bible. As a writing, the Bible certainly requires a way of understanding and finding the message contained in it. Because the writings in it are related to many things according to the context of authorship such as language, culture and habits, geography and even the purpose of the writing for early readers. Therefore, the Bible Reading Digging (BRD) training is considered necessary to be delivered to participants. The activity method uses the form of a workshop and begins with the presentation of BGA material and steps. During the training, participants seemed enthusiastic including timely arrival, passion for working in groups and presentation of group work results in a polite, calm and directed manner. Not to forget the role of the teachers who accompanied the group from start to finish so that participants in the group were more enthusiastic. As a result, the presentation of each group showed satisfactory results because the excavation carried out was in accordance with the BRD method taught. Trainees understand the methods provided and are able to do the task.Keywords: BRD; Sipora High School; Mentawai; Youth; BibleAbstrakKegiatan ini dilaksanakan di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Sipora, di Sioban, Kabupaten Mentawai, Sumatera Barat. Kegiatan diberikan dengan tujuan agar peserta pelatihan yakni siswa-siswi memiliki pemahaman dan metode yang sederhana dan praktis dalam memahami pesan Alkitab. Sebagai suatu tulisan Alkitab tentu memerlukan cara memahami dan menemukan pesan yang ada di dalamnya. Sebab tulisan-tulisan di dalamnya terkait banyak hal sesuai konteks kepenulisan misalnya bahasa, budaya dan kebiasaan, geografi bahkan tujuan tulisan itu bagi pembaca awal. Karenanya pelatihan Baca Gali Alkitab (BGA) dipandang perlu disampaikan kepada peserta. Metode kegiatan menggunakan bentuk workshop dan diawali dengan pemaparan materi dan langkah-langkah BGA. Selama pelatihan peserta nampak antusias peserta diantaranya dengan kedatangan tepat waktu, gairah bekerja di kelompok serta presentasi hasil kerja kelompok dengan santun, tenang dan terarah. Tidak ketinggalan peran para Guru yang turut mendampingi kelompok dari awal hingga selesai sehingga peserta dalam kelompok kian semangat. Hasilnya, presentasi dari tiap kelompok menunjukkan hasil yang memuaskan karena penggalian yang dilakukan telah sesuai dengan metode BGA yang diajarkan. Peserta pelatihan memahami metode yang diberikan dan mampu mengerjakan tugas.Kata Kunci: BGA; SMA Sipora; Mentawai; Pemuda; Alkitab 
Pendampingan dan Penyiapan Akreditasi Sekolah/Madrasha bagi SMP Negeri 1 Semau Selatan Lao, Hendrik A.E.; Syahputra, Andrian Wira; Saingo, Yakobus Adi; Neno, Yoksan Edison
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 1: Maret 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/realcoster.v7i1.419

Abstract

This training is to provide understanding to school principals and teachers about the importance of preparing school accreditation in order to improve the quality and quality of school education. The targets for this Community Service group activity are leaders, teaching staff and education staff at SMP Negeri 1 Semau Selatan. The activity was carried out for 2 days starting from 7 until 8 August 2023. The main material presented was to provide education through assistance regarding the School/Madrasha Accreditation system and procedures for SMP Negeri 1 Semau Selatan and provide practice/simulation regarding concrete steps in preparing School/Madrasha Accreditation for SMP Negeri 1 Semau Selatan. The method used in carrying out activities is Participatory Action Research (PAR). The PKM activities were applied with lecture activities and strengthened through FGD (Focus Group Discussion) discussions and questions and answers between presenters/stakeholders and participants. The number of participants who took part in the training was 35 teachers. The results of the training show that participants understand and mastery of the material regarding creditation, starting from the accreditation system and procedures, and the participants also practice directly the concrete steps in preparing all the documents required for school accreditation. The training participants were very enthusiastic about taking part in this activity because one of the factors is that the school will enter a reaccreditation period in the near future in 2023.Keywords: accompaniment; preparation; accreditationAbstrakPelatihan ini untuk memberikan pemahaman kepada kepala sekolah dan guru akan pentingnya penyiapan akreditasi sekolah demi meningkatkan mutu dan kualitas Pendidikan Sekolah. Sasaran dalam kegiatan kelompok Pengabdian Kepada Masyarakat ini yaitu para pimpinan, tenaga pendidik maupun kependidikan di SMP Negeri 1 Semau Selatan. Kegiatan dilaksanakan selama 2 Hari mulai tanggal 7 sampai dengan 8 Agustus 2023. Materi pokok yang disampaikan adalah, untuk memberikan edukasi lewat Pendampingan mengenai sistim dan prosedur Akreditasi Sekolah/Madrasha Bagi SMP Negeri 1 Semau Selatan dan memberikan praktek/simulasi mengenai langkah-langkah konkrit dalam mempersiapkan Akreditasi Sekolah/Madrasha Bagi SMP Negeri 1 Semau Selatan. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan yaitu Participatory Action Research (PAR). Kegiatan PKM tersebut, diaplikasikan dengan aktifitas ceramah dan dikuatkan melalui diskusi FGD (Focus Group Discussion) serta tanya jawab antara pemateri/stakeholders dengan peserta. Jumlah peserta yang mengikuti pelatihan sebanyak 35 orang guru. Hasil Pelatihan menunjukkan bahwa pemahaman dan penguasaan materi tentang kreditasi Mulai dari sistim dan prosedur akreditasi sudah dipahami oleh para peserta dan peserta juga mempraktekkan secara langsung langkah-langkah kongkrit dalam mempersiapkan semua dokumen yang dipersyaratkan dalam akreditasi sekolah. Para peserta pelatihan sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini dikrenakan salah satu faktor adalah sekolah sudah memasuki masa reakreditasi dalam waktu dekat ditahun 2023 ini.Kata Kunci: pendampingan; penyiapan; akreditasi
Pembimbingan Jemaat Di GKSI Isa Almasih Taman Mini Dalam Menolak Politik Uang Zega, Yanuar Ada; Silaen, Riste Tioma
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 2: September 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/realcoster.v7i2.577

Abstract

In Indonesia, money politics remains a serious issue, even within religious communities like GKSI Isa Almasih Taman Mini. The impact of money politics not only undermines the integrity of democracy but also erodes the ethical values that religious communities should uphold. The main problem lies in the congregation's lack of awareness and critical understanding of the negative effects of money politics, as well as the weak moral education to reject such practices. This Community Service (PkM) aims to provide guidance and education to the congregation on the dangers of money politics and the importance of maintaining integrity as responsible citizens. This study highlights the vital role of the church in shaping a congregation that is both ethically sound and politically conscious. The PkM was conducted using a participatory approach through interviews, sermons, discussions, and simulations. The uniqueness of this research lies in its holistic approach based on Exodus 23:8, combining spiritual guidance with political education, a method rarely applied within the church context. The results showed an increase in the congregation’s understanding of money politics and their commitment to reject such practices, along with a significant change in their attitudes and actions towards safeguarding the integrity of democracy.Keywords: congregational guidance; monetary politics; political participation; church integrityAbstrakDi Indinesia, politik uang masih menjadi masalah yang cukup serius termasuk dalam komunitas keagamaan seperti di GKSI Isa Almasih Taman Mini. Dampak dari politik uang tidak hanya merusak integritas demokrasi tetapi juga nilai-nilai etika yang seharusnya dipegang teguh oleh umat beragama. Problematika utamanya ialah kurangnya kesadaran dan pemahaman kritis jemaat terhadap dampak negatif politik uang serta lemahnya edukasi moral dalam menolak praktik tersebut. Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan pembimbingan dan edukasi kepada jemaat tentang bahaya politik uang dan pentingnya menjaga integritas sebagai warga negara yang bertanggung jawab. Penelitian ini menyoroti peran penting gereja dalam membentuk jemaat yang berintegritas dan sadar politik. PkM dilaksanakan dengan metode partisipatif melalui wawancara, khotbah, diskusi, dan simulasi. Keunikan penelitian ini terletak pada pendekatan holistik berbasis Keluaran 23:8, yang menggabungkan pembinaan spiritual dengan edukasi politik, suatu metode yang jarang diterapkan dalam konteks gereja. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman jemaat terhadap politik uang dan komitmen mereka untuk menolak praktik tersebut, serta perubahan signifikan dalam sikap dan tindakan jemaat dalam menjaga integritas demokrasi.Kata Kunci: pembimbingan jemaat; politik uang; partisipasi politik; integritas gereja
Menilik Pembinaan Pemuda Terhadap Tanggung Jawab Melayani di Gereja Pada Masa Kini Blegur, Romelus; Sari, Linda Nung; Doni, Doni; Pini, Pini
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6, No 2: September 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/realcoster.v6i2.357

Abstract

This Community Service activity aims to look at the responsibility of youth in the church today, because the church is facing a crisis in the role of youth as figures who are expected to make new breakthroughs in the church facing the challenges of progress in today. This situation was also experienced by GKII Gloria Ganjang Kanan, Tanah Pinoh with the decline in the active role of youth in ecclesiastical services due to the influence of the present era with the spread of a strong digital culture that attracts the tastes of young people. To respond to this, coaching was carried out for the youth of GKII Gloria Ganjang Kanan, Tanah Pinoh to provide an understanding of the current situation and its challenges, as well as increase their awareness and responsibility to the church. This activity uses the lecture method through prepared materials and interactions to deepen the understanding of the youth. The result of this activity is that the formation of youth seems effective in fostering their awareness and responsibility towards the church. This can be seen through the youth's understanding of the material presented and as a follow-up they also actively participate in service in the church and are responsible for the duties of the ministry given.Keywords: church; responsibility; Christian youth; today; CoachingAbstrakKegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan menilik tanggung jawab pemuda di gereja zaman now, sebab gereja tengah menghadapi krisis akan peran pemuda sebagai figur yang diharapkan dapat membuat terobosan baru dalam gereja menghadapi tantangan kemajuan di zaman now. Situasi tersebut pun turut dialami oleh GKII Gloria Ganjang Kanan, Tanah Pinoh dengan menurunnya peran aktif pemuda dalam pelayanan gerejawi oleh karena pengaruh zaman now dengan merebaknya budaya digital yang kuat menggaet selera para pemuda. Untuk menyikapinya, maka dilakukan pembinaan kepada para pemuda GKII Gloria Ganjang Kanan, Tanah Pinoh guna memberikan pemahaman tentang situasi zaman now dan tantangannya, serta meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab mereka terhadap gereja. Kegiatan ini menggunakan metode ceramah melalui materi yang disiapkan dan interaksi guna memperdalam pemahaman para pemuda. Hasil dari kegiatan ini adalah, bahwa pembinaan terhadap pemuda tampak efektif untuk memupuk kesadaran dan tanggung jawab mereka terhadap gereja. Hal tersebut tampak melalui pemahaman pemuda tentang materi yang disampaikan dan sebagai tindaklanjutnya mereka pun turut aktif dalam pelayanan di gereja dan bertanggung jawab atas tugas-tugas pelayanan yang diberikan.Kata Kunci: gereja; tanggung jawab; pemuda Kristen; zaman now; pembinaan
Psikoedukasi Emosi dalam Meningkatkan Social Awareness Pemuda Remaja Gereja di Era VUCA Mengga, Ruth Caroline; Ria, Natal; Mengga, Maria Josephine; Hermanto, Yanto Paulus
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 1: Maret 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/realcoster.v7i1.519

Abstract

Life in the Vuca era demands sensitivity to rapid changes, including sensitivity in social relations because friction and harsh competition in life make social problems increase. This kind of thing is very likely to be experienced also by church youth. Due to biological factors, at the age of youth, teenagers are very vulnerable to emotional outbursts that can result in the disruption of their relationships with others. Understanding the Word of God about self-control needs to be accompanied by proper education so that the results are maximized it is very important to have emotional education to improve social awareness skills obtained by managing emotions correctly, to minimize conflict in the face of instability in the Vuca era. No emotion is useless, but emotions need to be managed so as not to damage. Therefore, emotional psychoeducation is needed to help recognize emotions and manage them properly. Emotional psychoeducation using quizzes and real-life illustrations and techniques for managing emotions will be very useful in responding to spontaneous emotions to avoid destructive emotional outbursts, including damaging social relationships. Keywords: emotion psychoeducation; social awareness; vuca; church youthAbstrakKehidupan di era Vuca menuntut kepekaan terhadap perubahan yang cepat, termasuk juga kepekaan dalam relasi sosial karena gesekan dan persaingan hidup yang keras membuat masalah sosial meningkat. Hal seperti ini sangat mungkin dapat dialami juga oleh pemuda remaja gereja. Karena faktor biologis, di usia pemuda remaja sangat rentan meledak secara emosi yang dapat mengakibatkan terganggunya relasi dirinya dengan orang lain. Pemahaman Firman Tuhan tentang penguasaan diri, perlu dibarengi dengan pendidikan yang tepat, agar hasilnya maksimal sehingga penting sekali pendidikan emosi untuk meningkatkan kemampuan social awareness yang didapat dengan pengelolaan emosi yang benar, sehingga dapat meminimalkan konflik dalam menghadapi ketidastabilan di era Vuca. Tidak ada emosi yang tidak berguna, tetapi emosi perlu dikelola agar tidak merusak. Sebab itu diperlukan psikoedukasi emosi yang bermanfaat membantu mengenali emosi serta dapat mengelolanya dengan baik. Psikoedukasi emosi dengan menggunakan kuis serta ilustrasi nyata dan teknik mengelola emosi akan sangat berguna dalam respon emosi spontan sehingga dapat menghidarkan diri dari ledakan emosi yang merusak, termasuk merusak relasi sosial.Kata Kunci: Psikoedukasi Emosi; Kepekaan Sosial; Vuca; Pemuda Remaja Gereja
Meningkatkan Spiritualitas Hidup Melalui Pujian: Pembinaan Rohani Kelompok Kategorial Dewasa Gereja-Gereja Di Kalimantan Barat Melalui Kegiatan Borneo Bermazmur Sekolah Tinggi Teologi Abdi Tuhan Injili (ATI) Blegur, Romelus; Gading, Nico Pabayo; Wahyudi, Hari; Karo, Dinar Br; Sinaga, Rajokiaman; Kotte, Yohanis; Sugihyarto, Sugihyarto; Polan, Sevior Sampe; Warni, Rosma
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 2: September 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/realcoster.v7i2.567

Abstract

Spiritual development is a fundamental aspect of the church aimed at fostering a strong spiritual life to face contemporary challenges that threaten the character of God's people. This is particularly significant for the adult catechetical groups of churches in West Kalimantan, as reflected in the ministry reports from Sekolah Tinggi Theologia Abdi Tuhan Injili (STT ATI) Pontianak. The objective of the community service program (PkM) through the Borneo Bermazmur initiative of STT ATI is to enhance the spirituality of adult church members around West Kalimantan through the praxis and meaningful interpretation of worship songs. Worship can inspire God's people to reflect on God's goodness, transform their lives, and positively impact the broader community. The methods employed in this activity include monologue sermons, lectures, and interactive discussions. The results indicate that the PkM activities through Borneo Bermazmur had a positive impact by addressing the participants' spiritual needs. Furthermore, participants showed great enthusiasm for the PkM program and warmly embraced its implementation. This is evident from the survey results, which reflect highly positive responses, with participants feeling blessed by the event.Keywords: spirituality; worship; spiritual developmentAbstrakPembinaan rohani merupakan hal yang mendasar bagi gereja guna meningkatkan spiritualitas hidup yang kuat untuk menghadapi tantangan zaman yang mengancam karakter umat Allah. Hal ini penting bagi kelompok ketegorial dewasa gereja-gereja di Kalimantan Barat, sebab berdasarkan hasil laporan pelayanan Sekolah Tinggi Theologia Abdi Tuhan Injili (STT ATI) Pontianak. Tujuan kegiatan PkM melalui Borneo Bermazmur STT ATI yaitu meningkatkan spiritualitas kelompok dewasa gereja-gereja di sekitar Kalimantan Barat melalui praksis dan pemaknaan puji-pujian, sebab pujian dapat mendorong umat Allah untuk menghayati kebaikan Allah, mengubah hidup, serta berdampak bagi masyarakat luas. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah khotbah yang bersifat monolog, serta ceramah dan diskusi yang bersifat dialog. Hasil dari kegiatan tersebut adalah bahwa, kegiatan PkM melalui Borneo Bermazmur (BBMz) berdampak baik melalui materi-materi yang menjawab kebutuhan spiritual peserta. Selain itu, para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap kegiatan PkM, serta menyambut dengan baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Hal tersebut tampak melalui hasil survei terhadap kegiatan PkM yang menunjukkan tanggapan yang sangat baik dan para peserta merasa diberkati dengan kegiatan tersebut.Kata Kunci: spiritualitas; pujian; pembinaan rohani
Pembinaan Pemuda Kristen Milenial pada Era Artificial Intelligence di Sekolah Tinggi Teologi Mawar Saron Lampung Hasibuan, Serepina Yoshika; Larosa, Setiaman; Marbun, Saedo; Walean, Rudy Roberto; Jhoni, Jhoni; Pratama, Andrean Hangga; Kati, Dida Hae; Nael, Yonathan Natan
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 1: Maret 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/realcoster.v7i1.482

Abstract

Technology cannot be stopped from progressing from time to time. In the course of its development. Artificial Intelligence is one of the advances in technology that currently dominates human life. Artificial Intelligence or what is known as Artificial Intelligence (AI) is widely used by computer devices for automated programming, such as the Google platform, drones, smart cars and so on. With the convenience provided by this AI service, it makes human work easier. However, AI has a negative influence if it is not used wisely. This can be seen from the performance of the AI system with data accuracy and satisfactory work results as well as efficient and very short time. On the other hand, there is an opinion that AI will make humans lazy because the work they do has been taken over by AI, and will result in a lower quality of human work. Human activities will be replaced by devices that use AI systems and will result in unemployment. Therefore, in this PKM activity it is very important for the millennial generation in the era of Artificial Intelligence to be given guidance and introduction to AI so that it can be used and provide good benefits, especially in terms of following its developments in accordance with the practice of their Christian faith. Based on the evaluation results, PKM activities have positive benefits in developing the spirituality of Christian youth in the AI era. Keywords: technology;  christian youth development; artificial intelligence           AbstrakTeknologi tidak dapat dibendungi kemajuannya dari masa ke masa. Dalam perjalanan perkembangannya.  Artificial Intelligence merupakan salah satu kemajuan di bidang teknologi yang saat ini menguasai kehidupan manusia. Artificial Intelligence atau yang dikenal dengan Kecerdasan Buatan (AI) banyak digunakan oleh perangkat-perangkat komputer guna pemrograman yang otomatisasi, seperti platform google, drone, mobil pintar dan sebagainya. Dengan kemudahan yang diberikan oleh layanan AI ini, membuat pekerjaan manusia lebih mudah. Namun, AI nemberikan pengaruh negatif apabila tidak digunakan dengan bijak. Hal ini telihat bagaimana kinerja yang dilakukan oleh sistem AI dengan keakuratan data dan hasil kerja yang memuaskan serta waktu yang efisien dan sangat singkat. Di sisi lain, ada anggapan bahwa AI akan membuat manusia bermalas-malasan karena perkerjaan yang dilakukan telah diambil alih oleh AI, serta akan mengakibatkan rendahnya kualitas kerja manusia. Kegiatan manusia akan digantikan oleh perangkat yang menggunakan sistem AI dan akan mengakibatkan pengangguran. Oleh sebab itu, dalam kegiatan PKM ini sangat penting bagi generasi milenial di era Artifical Intelligence untuk diberikan pembinaan dan pengenalan AI agar dapat digunakan dan memberikan manfaat yang baik, terkhusus dalam hal mengikuti perkembangannya sesuai dengan pengamalan iman Kristennya. Berdasarkan hasil evaluasi, kegiatan PKM bermanfaat positif dalam membina kerohanian pemuda Kristen di era AI.Kata Kunci: teknologi; pembinaan pemuda kristen; arificial intelligence