cover
Contact Name
Aria Gusti
Contact Email
ariagusti@ph.unand.ac.id
Phone
+6282173932705
Journal Mail Official
editor.jk3l@gmail.com
Editorial Address
Jurusan Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Andalas Jalan Kampus Unand Limau Manis Padang 25613
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan
Published by Universitas Andalas
ISSN : -     EISSN : 27764133     DOI : 10.25077/jk3l
Core Subject : Health,
Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (JK3L) adalah Jurnal ilmiah yang didirikan dan dikelola oleh bagian Keselamatan Kesehatan Kerja dan Kesehatan Lingkungan (K3/Kesling), Jurusan Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Andalas sejak tahun 2020. Terbit dua kali dalam setahun pada bulan Juni dan Desember (e-ISSN: 2776-4133). Sesuai namanya, Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (JK3L) menerima naskah dalam tema umum : 1. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) 2. Kesehatan Lingkungan. 3. Epidemiologi Lingkungan 4. Epidemiologi Kesehatan Kerja
Articles 92 Documents
Draft Analisis Postur Kerja dengan Menggunakan Metode RULA dan ROSA pada Karyawan Bagian Administrasi PT PLN (Persero) UID Jatim Gozali, Ade Justiawan; Martiana, Tri; Parlan, Parlan
Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Vol. 5 No. 2 (2024): Juli - Desember 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jk3l.5.2.151-164.2024

Abstract

Pekerjaan perkantoran memiliki risiko ergonomi yang tinggi dan dampak tersebut tidak terlihat langsung seperti layaknya kecelakaan kerja namun hal ini lah yang mendasari perusahaan untuk menghiraukan risiko ini dengan beralasan perubahan stasiun kerja membutuhkan biaya yang besar. Maka dari itu penelitian dilakukan bertujuan untuk menilai postur kerja karyawan administrasi pada kantor PT PLN (Persero) UID Jawa Timur dengan menggunakan metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA) dan Rapid Office Strain Assesment (ROSA). Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode pendekatan deskriptif observasional dengan pengumpulan data primer melalui observasi dan wawancara langsung yang terstruktur, serta data sekunder dari telaah dokumen. Jumlah sampel sebanyak 7 responden penilaian dengan metode RULA dan 2 responden dengan metode ROSA. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 3 dari 7 (42,8%) dengan penilaian RULA memiliki risiko sedang cedera yang diakibatkan posisi tubuh yang salah saat melakukan pekerjaan terutama pada posisi leher, bahu, punggung dan anggota tubuh lainnya pada bagian atas terdampak work-related musculoskeletal disorders. Sedangkan penilaian dengan metode RULA menujukkan hasil 2 responden (100%) memiliki risiko tinggi cedera yang diakibatkan oleh pengaturan tempat kerja duduk pada area kantor. terdampak work-related musculoskeletal disorders. Berdasarkan hasil penelitian rekomendasi jangka pendek yang dapat dilakukan oleh perusahaan yaitu membuat media promosi dan mensosialisasikan kepada karyawan terkait ergonomi kantor, mengagendakan senam bersama setiap minggunya dan melakukan toolbox meeting per tim saat pagi hari dengan diikuti pemanasan bersama sebelum memulai pekerjaan. Penelitian dilakukan bertujuan untuk menilai postur kerja karyawan administrasi pada kantor PT PLN (Persero) UID Jawa Timur dengan menggunakan metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA) dan Rapid Office Strain Assesment (ROSA). Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode pendekatan deskriptif observasional dengan pengumpulan data primer melalui observasi dan wawancara langsung yang terstruktur, serta data sekunder dari telaah dokumen. Jumlah sampel yang dilakukan analisis sebanyak 7 responden terhadap penilaian dengan metode RULA dan 2 responden dengan metode ROSA. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 3 dari 7 responden atau sebesar 42,8% dengan penilaian RULA memiliki risiko tinggi terdampak work-related musculoskeletal disorders. Sedangkan penilaian dengan metode RULA menujukkan hasil bawah 2 responden atau sebesar 100% responden memiliki risiko tinggi terdampak work-related musculoskeletal disorders. Berdasarkan hasil dari penelitian ini penulis memberikan rekomendasi yang dalam jangka pendek dapat dilakukan oleh perusahaan yaitu, membuat media promosi dan mensosialisasikan kepada karyawan terkait ergonomi kantor, mengagendakan senam bersama setiap minggunya dan melakukan toolbox meeting per tim saat pagi hari dengan diikuti pemanasan bersama sebelum memulai pekerjaan.
Risiko Cemaran Particulate Matter 2.5 pada Pedagang Kaki Lima di Jalan R.A Kartini, Kota Tegal S N, Ilhamnul Zain; Setyono, Prabang; Rachmawati, Siti
Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Vol. 5 No. 2 (2024): Juli - Desember 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jk3l.5.2.165-177.2024

Abstract

Analisis Bibliometrik Perkembangan Penelitian Perubahan Iklim dan Kesehatan Sari, Putri Nilam
Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Vol. 5 No. 2 (2024): Juli - Desember 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jk3l.5.2.141-150.2024

Abstract

Kerentanan masalah kesehatan yang sensitif terhadap perubahan iklim semakin meningkat, akibat banyaknya aktifitas antropogenik yang menghasilkan gas rumah kaca. Analisis perkembangan publikasi diperlukan untuk menganalisis tren studi perubahan iklim dan kesehatan di dunia, tema-tema hangat yang sering dibahas, serta menemukan kesenjangan penelitian yang perlu dikaji lebih lanjut. Penelitian dilakukan dengan mengeksplorasi dokumen bertema "kesehatan dan perubahan iklim" yang dipublikasikan pada artikel ilmiah terindeks Scopus dimana kegiatan pemetaan data bibliometrik  dianalisis menggunakan software VOSviewer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan publikasi yang signifikan mulai tahun 2000 pada artikel jurnal, dimana paling banyak dipublikasikan oleh peneliti di bidang ilmu lingkungan. Amerika Serikat, Britania Raya dan Tiongkok merupakan negara terbanyak yang mempublikasikan tema ini secara berturut-turut. Dari 33.169 artikel yang diekstrak dari database Scopus, terdapat lima kluster kata kunci yang paling relevan mewakili tema penelitian yaitu kesehatan masyarakat, variabel lingkungan, temperatur, cuaca serta risiko iklim. Semua kata kunci terkait kesehatan berhubungan dengan suhu dan kualitas udara, dimana tema yang paling banyak dibahas dalam dua tahun terakhir adalah epidemiologi, temperatur, risiko kesehatan dan anak. Di Indonesia, penelitian yang paling banyak dipublikasikan adalah DBD. Mengingat kesehatan adalah sektor yang sangat rentan akibat perubahan iklim, kondisi ini mengindikasikan perlunya studi yang lebih mendalam mengenai penyakit sensitif iklim lainnya. Untuk itu, sektor kesehatan dapat bekerjasama lintas sektoral dan lintas disiplin ilmu agar kajian yang dilakukan lebih komprehensif dan tepat sasaran untuk memitigasi risiko masalah kesehatan terkait iklim pada masa yang akan datang.
Hubungan Faktor Individu dan Pekerjaan dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders Pada Pekerja Produksi Pabrik Tatakan Telur Firdani, Fea; Khairunisa, Maya; Rahmah, Septia Pristi
Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Vol. 5 No. 2 (2024): Juli - Desember 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jk3l.5.2.178-188.2024

Abstract

Pekerja produksi pabrik tatakan telur mengandalkan kemampuan otot pada setiap tahapan kerja sehingga berisiko mengalami keluhan MSDs. Berdasarkan survei awal, keluhan yang dirasakan pekerja sangat sakit pada bagian bahu kiri dan kanan, pinggang, dan punggung. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan faktor individu dan faktor pekerjaan dengan keluhan MSDs pada pekerja bagian produksi di Pabrik Tatakan Telur Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional, dilakukan pada bulan Januari – Agustus 2023. Pemilihan sampel menggunakan teknik total sampling berjumlah 56 pekerja. Pengolahan data menggunakan analisis univariat, bivariat (chi square), multivariat (regresi logistik ganda). Hasil penelitian menunjukkan 60,7% pekerja berisiko tinggi MSDs, 55,4% kategori usia berisiko, 53,6% perempuan, 50% merokok, 53,6% masa kerja lama, 57,1% IMT tidak normal, 60,7% tidak berolahraga 73,2% postur kerja tidak ergonomis, dan 62,5% beban kerja sedang. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan antara usia (p-value=0,043), masa kerja (p-value=0,004), kebiasaan olahraga (p-value=0,001), postur kerja (p-value=0,026), dan beban kerja (p-value=0,003) dengan keluhan MSDs. Faktor yang paling dominan yaitu usia (OR=16,716). Faktor yang berhubungan dengan keluhan MSDS adalah usia, masa kerja, kebiasaan olahraga, postur kerja, dan beban kerja. Pekerja agar menjaga postur tubuh untuk selalu bekerja dengan ergonomis, menghindari melakukan pengangkatan beban dengan menompangkan pada satu bagian tubuh dan diharapkan pemilik pabrik menyediakan sarana prasarana kerja ergonomis.
Penerapan Reduce, Reuse, Recycle (3R) dan Manajemen Pengelolaan Sampah Perkotaan : A Systematic Literature Review Rahmah, Septia Pristi; Koestoer, Raldi Hendro L; Yusuf, Rully
Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Vol. 5 No. 2 (2024): Juli - Desember 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jk3l.5.2.189-197.2024

Abstract

Kompleksitas yang ditimbulkan akibat permasalahan sampah memerlukan adanya kajian mendasar yang mampu mengidentifikasi topik kajian yang terbaru dari berbagai perspektif tidak hanya satu disiplin ilmu namun juga dalam konteks multidisiplin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kajian yang sering dibahas terkait tema pengelolaan sampah sehingga membantu peneliti mendapatkan kesenjangan masalah dari penelitian-penelitian terdahulu yang telah dilakukan. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR). Pencarian artikel menggunakan mesin pencarian publish or perish dengan sumber scopus. Ditemukan sebanyak 125 artikel dengan kata kunci Reduce, AND Reuse, AND Recycle, AND Municipal, AND Solid, AND Waste, AND Management AND, System. Artikel ditelaah menggunakan diagram PRISMA dan diperoleh hasil 30 artikel untuk diolah dan ditelusuri lebih lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa negara maju telah melakukan kegiatan pengurangan sampah secara efisien sehingga residu yang dibuang ke TPA hanya 1%. Negara maju juga telah berhasil memanfaatkan teknologi untuk mengubah sampah menjadi energi alternatif. Sebaliknya pada negara berkembang hampir memiliki permasalahan yang sama dalam penerapan 3R. Kurangnya kesadaran dan inisiatif masyarakat menjadi tantangan dalam pengelolaan sampah. Selain itu terbatasnya teknologi yang dimiliki, regulasi yang tidak ketat, dan kurangnya dukungan ekonomi menjadi penghambat negara berkembang dalam melakukan pengelolaan sampah berbasis 3R.
Komponen Fisik Rumah yang Berhubungan dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut pada Nelayan Gusti, Aria; Iqbal, Wira; Afifah, Fitrahul
Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Vol. 6 No. 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jk3l.6.1.10-18.2025

Abstract

Tingkat kejadian infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) di wilayah pesisir cenderung lebih tinggi dibanding daerah lain karena kondisi lingkungan fisik rumah yang kurang memadai. Penelitian ini betujuan untuk menganalisis pengaruh kondisi fisik rumah terhadap kejadian ISPA pada keluarga nelayan di Kelurahan Psie Nan Tigo Kota Padang. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah keluarga nelayan di Kelurahan Pasie nan Tigo. Sebanyak 100 orang nelayan dipilih menjadi responden dengan teknik purposive sampling. Pengolahan data menggunakan uji univariat dan bivariat dengan alpha 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 22% responden mengalami kejadian ISPA. Hasil analisis bivariat menjunjukkan bahwa yang berhubungan dengan kejadian ISPA adalah jendela kamar (p=0,03), langit-langir (p=0,016), pencahayaan (p=0,09) dan ventilasi dapur (p=0,034). Ada hubungan antara jendela kamar, langit-langit, pencahayaan dan ventilasi dapur dengan kejadian ISPA pada nelayan di Kelurahan Pasie Nan Tigo Kota Padang. Diharapkan kepada pemerintah daerah untuk memberikan perhatian khusus pada perbaikan kondisi fisik rumah terutama pada komunitas nelayan yang rentan.   
Analisis Risiko Kelelahan Kerja dan Musculoskeletal Disorders pada Pekerja Pabrik Tahu di Kota Kupang Julianto Tanesib, Amran; Luh Putu, Ruliati; Ribka , Limbu
Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Vol. 6 No. 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jk3l.6.1.1-9.2025

Abstract

Penelitian mengenai faktor risiko kelelahan kerja dan musculoskeletal disorders pada pekerja industri tahu masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor risiko kelelahan kerja dan musculoskeletal disorders pada pekerja industri tahu di Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel sebanyak 81 pekerja dipilih menggunakan systematic random sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan kuesioner serta observasi lingkungan kerja, mencakup suhu, pencahayaan, dan kebisingan. Uji chi-square digunakan untuk menganalisis hubungan antarvariabel dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan hubungan signifikan antara jam kerja (p = 0,001), beban kerja (p = 0,000), sikap kerja (p = 0,000), suhu (p = 0,001), dan kebisingan (p = 0,000) dengan kelelahan kerja. Faktor yang sama juga berhubungan dengan gangguan muskuloskeletal, kecuali beban kerja (p = 0,005) dan kebisingan (p = 0,002). Pencahayaan tidak berhubungan dengan kelelahan kerja (p = 1,000) maupun musculoskeletal disorders (p = 0,855). Pihak pabrik disarankan meningkatkan promosi kesehatan, menerapkan rotasi kerja, serta menyediakan fasilitas ergonomis dan peredam suara untuk mengurangi risiko kelelahan dan musculoskeletal disorders pada pekerja.
Faktor Faktor yang Berhubungan dengan Manajemen Pengendalian Bahaya Kimia Sebagai Upaya Pencegahan Bahaya di Laboratorium PT. X Kota Balikpapan Azzahra, Fahriza Nur; Sultan, Muhammad; Lestari, Ida Ayu Indira Dwika; Ramdan, Iwan M; Hardianti, Dewi Novita
Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Vol. 6 No. 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jk3l.6.1.33-41.2025

Abstract

Bahan kimia memiliki berbagai risiko, baik ke manusia maupun ke lingkungan kerja. Oleh karena itu penting dilakukannya pengendalian bahaya kimia. Menurut Kepmenaker RI No. 187 Tahun 1999, Pengendalian bahan kimia berbahaya adalah upaya untuk mengurangi risiko akibat penggunaan bahan kimia berbahaya di tempat kerja kepada tenaga kerja, peralatan maupun lingkungan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, hazard communication¸ standar operasional prosedur, dan pengawasan dengan manajemen pengendalian bahaya kimia di Laboratorium PT. X Kota Balikpapan. Desain penelitian ini ialah penelitian kuantitatif dengan studi cross sectional yang memiliki sampel sebanyak 35 orang dan menggunakan uji Rank Spearman. Hasil penelitian didapatkan bahwa manajemen pengendalian bahaya kimia di Laboratorium PT. X Kota Balikpapan 100% dalam kategori baik. Berdasarkan analisis data, terdapat hubungan antara manajemen pengendalian bahaya kimia dengan pengetahuan (p = 0.033), hazard communication (p = 0.001), standar operasional prosedur (p = 0.049), dan pengawasan (p = 0.001). Dari hasil tersebut, disimpulkan terdapat hubungan antara pengetahuan, hazard communication¸ standar operasional prosedur, dan pengawasan dengan manajemen pengendalian bahaya kimia. value = 0.049), dan pengawasan (p-value = 0.001). Dari hasil tersebut, disimpulkan terdapat hubungan antara pengetahuan, hazard communication¸ standar operasional prosedur, dan pengawasan dengan manajemen pengendalian bahaya kimia.
Penerapan Safety Net sebagai Upaya Pencegahan Kecelakaan Kerja di Proyek Facility Support Telkomsel Smart Office Nuraty, Garnish Nioko; Widiasanti, Irika; Yasinta, Rezi Berliana
Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Vol. 6 No. 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jk3l.6.1.52-58.2025

Abstract

Risiko jatuhnya material dari ketinggian menjadi salah satu penyebab kecelakaan kerja yang signifikan di proyek konstruksi bertingkat. Salah satu alat pelindung kolektif yang digunakan untuk mitigasi adalah safety net (jaring pengaman). Penelitian ini dilakukan pada proyek pembangunan Gedung Facility Support Telkomsel Smart Office di Jakarta Selatan, yang mengalami tiga insiden jatuhnya material selama masa konstruksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas penerapan safety net, mengidentifikasi penyebab ketidaksesuaian pemasangan, serta menyusun rekomendasi peningkatan keselamatan kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi langsung, dokumentasi visual, serta studi Root Cause Analysis (RCA). Informan terdiri dari tim SHE, Produksi, dan QC. Hasil menunjukkan bahwa safety net dipasang dengan spesifikasi yang tidak memenuhi standar SMKK 2023 dan OSHA 1926.502, baik dari segi lebar, posisi, maupun cakupan. Temuan ini mengindikasikan perlindungan tidak optimal dan tingginya potensi risiko kecelakaan. Penelitian merekomendasikan perbaikan spesifikasi material, prosedur pemasangan yang distandarisasi, dan pelatihan berkala bagi pekerja proyek sebagai langkah mitigasi lanjutan.
Dampak Lingkungan dan Perilaku terhadap Kasus Leptospirosis di Wilayah Puskesmas Lepo-lepo Rasyid , Wa Ode Riaataun Hajrah; Hajri, Waode Syahrani; Tosepu, Ramadhan; Mubarak, Mubarak
Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Vol. 6 No. 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jk3l.6.1.42-51.2025

Abstract

Leptospirosis adalah penyakit zoonosis yang ditularkan melalui kontak dengan urin hewan yang terinfeksi bakteri Leptospira, terutama tikus. Penyakit ini banyak terjadi di daerah dengan sanitasi buruk dan lingkungan yang mendukung pertumbuhan populasi tikus. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor lingkungan dan perilaku terhadap kejadian leptospirosis di wilayah kerja Puskesmas Lepo-lepo pada periode 2023–2024. Metode yang digunakan adalah studi deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan meliputi Kepala Puskesmas, Programmer Pengendalian Penyakit Menular, dan Kepala Seksi Pelayanan Terpadu Kecamatan Baruga. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buruknya kondisi lingkungan, seperti selokan tersumbat, genangan air, dan kebersihan yang tidak terjaga, berkontribusi terhadap tingginya kasus leptospirosis. Penanganan kasus dilakukan sesuai prosedur Dinas Kesehatan, dengan diagnosis awal oleh dokter dan konfirmasi laboratorium oleh BTKLPP Kelas I Makassar. Upaya pencegahan meliputi penyuluhan kesehatan dan kegiatan kebersihan lingkungan. Penelitian ini menegaskan perlunya intervensi lebih komprehensif melalui edukasi perilaku hidup bersih dan sehat, pengelolaan sampah, penggunaan alat pelindung diri, serta kolaborasi lintas sektor.

Page 8 of 10 | Total Record : 92