cover
Contact Name
Aria Gusti
Contact Email
ariagusti@ph.unand.ac.id
Phone
+6282173932705
Journal Mail Official
editor.jk3l@gmail.com
Editorial Address
Jurusan Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Andalas Jalan Kampus Unand Limau Manis Padang 25613
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan
Published by Universitas Andalas
ISSN : -     EISSN : 27764133     DOI : 10.25077/jk3l
Core Subject : Health,
Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (JK3L) adalah Jurnal ilmiah yang didirikan dan dikelola oleh bagian Keselamatan Kesehatan Kerja dan Kesehatan Lingkungan (K3/Kesling), Jurusan Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Andalas sejak tahun 2020. Terbit dua kali dalam setahun pada bulan Juni dan Desember (e-ISSN: 2776-4133). Sesuai namanya, Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (JK3L) menerima naskah dalam tema umum : 1. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) 2. Kesehatan Lingkungan. 3. Epidemiologi Lingkungan 4. Epidemiologi Kesehatan Kerja
Articles 92 Documents
Sumber Air Bersih, Jamban, Sampah dan Sarana Pembuangan Air Limbah di Permukiman Kumuh Kota Padang Putri, Novia Wirna; Ardiningrum, Areta
Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Vol. 6 No. 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jk3l.6.1.59-69.2025

Abstract

Sanitasi adalah elemen yang penting untuk menunjang kesehatan masyarakat. Kondisi sanitasi seperti sumber air bersih, kondisi dan kepemilikan jamban, pengelolaan sampah dan Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL) sangat perlu mendapat perhatian terutama di lingkungan permukiman kumuh agar tidak menjadi faktor risiko kejadian penyakit berbasis lingkungan. Tujuan penelitian ini untuk melihat gambaran distribusi frekuensi sumber air bersih, kondisi dan kepemilikan jamban, pengelolaan sampah dan SPAL di wilayah permukiman kumuh Kota Padang. Desain penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah permukiman kumuh Kota Padang pada bulan April-Oktober tahun 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat yang berada pada wilayah pemukimah kumuh Kota Padang yaitu 3.354 KK dari 22 kelurahan. Sampel pada penelitian ini sebanyak 373 responden dari 11 kelurahan terpilih dengan teknik pengambilan sampel proportional random sampling. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Sebanyak 39,4 % sumber air bersih responden berasal dari sumur gali, sebanyak 16,1 % memiliki jamban, namun bukan leher angsa, tidak ada tutup, dan disalurkan ke sungai/kolam, sebanyak 20,4 % responden tidak memiliki sarana pembuangan sampah dan 77,7 % memiliki SPAL yang terbuka. Pemerintah Kota Padang perlu mempertimbangkan upaya untuk memperbaiki dan memperluas akses terhadap sumber air bersih yang lebih aman dan berkelanjutan, serta perlu upaya edukasi tentang perilaku hidup bersih dan sehat dengan pendekatan yang lebih komprehensif terutama di lingkungan permukiman kumuh.
Pengaruh Desain Jalur Evakuasi 3D Terhadap Lama Waktu Evakuasi Diri Keadaan Darurat Kebakaran Pada Pekerja Weaving Di PT. X Miftachurrohman, Miftachurrohman; Chahyadhi, Bachtiar; Gustav, Jordan Syah
Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Vol. 6 No. 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jk3l.6.1.85-93.2025

Abstract

Penyebab terjadinya kebakaran di berbagai sektor industri adalah adanya proses yang melibatkan mesin dan bahan yang mudah terbakar. Banyaknya korban kebakaran disebabkan kurangnya fasilitas keadaan darurat, salah satunya adalah jalur evakuasi. Pengendalian untuk mengatasi banyaknya korban kebakaran yaitu pembuatan desain jalur evakuasi 3D yang dapat memberikan gambaran visual proses evakuasi melalui jalur yang efektif dan durasi waktu yang lebih cepat. Jenis penelitian ini yaitu eksperimental dengan pendekatan quasi experimental design pre-test dan post-test. Penelitian ini menggunakan teknik Simple Random Sampling dengan jumlah 82 sampel. Pengukuran lama waktu evakuasi menggunakan stop watch dalam satuan detik pada saat simulasi kebakaran. Teknik analisis data menggunakan uji paired sampel t-test dan independent sampel t-test. Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan paired sampel t-test didapatkan nilai p value = 0,000 (p < 0,05). Kemudian pada uji independent sampel t-test terdapat perbedaan rata-rata post-test antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan nilai p value = 0,000 dimana (p < 0,05). Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat pengaruh desain jalur evakuasi 3D terhadap lama waktu evakuasi diri keadaan darurat kebakaran pada pekerja weaving di PT. X, dengan perbedaan rata-rata yang signifikan pada kelompok eksperimen sebesar 80,9 detik lebih cepat daripada kelompok kontrol.
Optimalisasi Penerapan Program Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di Laboratorium Kimia dan Mikrobiologi Poltekkes Kemenkes Gorontalo Jahja, Sitti Rhomlah; Hasili, Abdul Sulhadi; Faizah, Atyaf Umi; Yunus, Fitriah Ayu Magfirah
Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Vol. 6 No. 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jk3l.6.1.94-107.2025

Abstract

Laboratorium pendidikan berperan sebagai fasilitas penunjang akademik, namun memiliki potensi bahaya yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan mengoptimalisasi pelaksanaan program K3 di Laboratorium Kimia dan Mikrobiologi Poltekkes Kemenkes Gorontalo. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei sampai Agustus 2024. Metode yang dilakukan yaitu deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan pada pengguna laboratorium menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria spesifik yang diwakili oleh sejumlah 300 responden. Teknik pengumpulan data secara triangulasi teknik melalui observasi kondisi laboratorium secara langsung, survey pada pengguna laboratorium, dan dokumentasi kondisi laboratorium. Hasilnya menunjukkan mayoritas responden memahami program K3, namun beberapa aspek perlu ditingkatkan, seperti konsistensi penggunaan APD, pemahaman fasilitas K3 dan alat tanggap darurat, serta kepatuhan terhadap prosedur pembuangan limbah kimia. Optimalisasi meliputi sosialisasi dan pelatihan rutin, penyusunan pedoman komprehensif, dan peningkatan kepatuhan terhadap standar keselamatan kerja untuk menciptakan lingkungan laboratorium yang aman.
Faktor Tindakan Tidak Aman pada Pekerja Pertambangan: Tinjauan Literatur Sistematis Susanto, Arif; Pasaribu, Gloria Cassandra
Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Vol. 6 No. 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jk3l.6.1.70-84.2025

Abstract

Industri pertambangan merupakan sektor strategis dengan risiko kecelakaan kerja yang signifikan, di mana 34,43% disebabkan oleh tindakan tidak aman (TTA). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi TTA pada pekerja pertambangan. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis (SLR) ini berdasarkan artikel ilmiah terbitan 2018-2024 yang dianalisis menggunakan kerangka TCCM (Theory, Context, Characteristics, Methods). Hasil penelitian menunjukkan bahwa TTA dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan tentang prosedur keselamatan, rendahnya motivasi penggunaan alat pelindung diri (APD), pelatihan keselamatan yang tidak memadai, dan kelelahan kerja. Selain itu, faktor organisasi seperti pengawasan yang lemah serta kondisi lingkungan dan teknis, seperti peralatan yang rusak, turut berkontribusi. Kesimpulan penelitian ini adalah TTA pada pekerja pertambangan disebabkan oleh interaksi kompleks antara faktor manusia, organisasi, dan lingkungan kerja.
Metodologi Kajian Aspek Kesehatan Masyarakat dalam Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) Sari, Putri Nilam
Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Vol. 6 No. 2 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jk3l.6.2.108-118.2025

Abstract

Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup menegaskan bahwa setiap rencana usaha dan/atau kegiatan wajib mengkaji potensi dampak penting terhadap lingkungan, termasuk dampak terhadap kesehatan masyarakat. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi metode kajian aspek kesehatan masyarakat agar lebih mudah diterapkan dalam proses penyusunan dokumen AMDAL. Data dapat dikumpulkan melalui kombinasi sumber primer (wawancara, FGD, observasi, dan uji kualitas media lingkungan) serta sekunder (demografi, fasilitas dan tenaga kesehatan, data penyakit, sanitasi, dan vektor) untuk menjamin kelengkapan informasi rona lingkungan awal. Analisis dilakukan dengan menilai hubungan sebab-akibat antara kegiatan dengan perubahan kesehatan masyarakat melalui Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan (ARKL) dan estimasi berdasarkan hasil studi sebelumnya. Besaran dampak kemudian dihitung berdasarkan perubahan kualitas lingkungan menggunakan skala risiko khusus kesehatan (kemungkinan × besarnya dampak). Penentuan sifat penting dampak kesehatan mengacu pada tujuh kriteria sesuai Undang-undang no 32 tahun 2009. Pendekatan ini memastikan penilaian kesehatan dalam AMDAL dilakukan secara komprehensif, ilmiah, dan akuntabel, sekaligus memberikan dasar bagi penyusunan rencana pengelolaan dan pemantauan kesehatan masyarakat yang efektif bagi suaru rencana usaha/kegiatan.
Implementasi Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Perusahaan Logistik PT. X Marseva, Amalia Dwi; Sumarlina, Sumarlina; Napitupulu, Tia Sofiani
Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Vol. 6 No. 2 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jk3l.6.2.119-125.2025

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam operasional perusahaan logistik. Hal tersebut berkaitan dengan perlindungan terhadap tenaga kerja, operasional, dan keberlangsungan bisnis perusahaan. PT. X merupakan perusahaan logistik di Jakarta dengan aktivitas usaha pada penyediaan layanan angkutan, distribusi barang, dan manajemen pergudangan dalam skala internasional. Operasional PT. X terutama aktivitas bongkar muat, pengangkutan, dan penyimpanan barang rentan terhadap risiko kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan manajemen K3 di PT. X. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif untuk menggambarkan dan memahami fenomena secara mendalam. Data dikumpulkan melalui observasi lapang, wawancara, serta studi dokumentasi prosedur dan kebijakan keselamatan yang berlaku di perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. X telah menerapkan sistem manajemen K3 sesuai dengan peraturan yang berlaku diantaranya penerapan SOP, penyediaan APD, perawatan pelatan dan pengujian emisi kendaraan, instalasi proteksi kebakaran, penyediaan asuransi, pelaksanaan pelatihan, pemantauan parameter lingkungan, serta pelaporan secara berkala. Hal tersebut menunjukkan ketaatan dan perusahaan terhadap peraturan yang berlaku dan komitmen budaya kerja yang sehat dan aman. Implementasi berbagai upaya yang dilakukan oleh PT. X berkontribusi terhadap rendahnya tingkat kecelakaan kerja di PT. X. Pada tahun 2023 tidak ada kecelakaan kerja di PT. X. Meskipun demikian, perusahaan harus menjaga konsistensi, penguatan budaya kerja, serta keberlanjutan implementasi K3 dalam jangka panjang.
Mitigasi Resiko Kategori Extreme dari Hasil Analisis HIRA (Hazard Identification and Risk Assessment) pada Industri Aviasi Budiman, Rizka; Handoko, Fourry; Laksmana, Dimas Indra
Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Vol. 6 No. 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jk3l.6.1.19-32.2025

Abstract

Selama 4 tahun terakhir, PT XYZ 32, Pakis Malang, yang bergerak di industri aviasi penerbangan mengidentifikasi kurangnya perhatian terhadap kesehatan dan keselamatan kerja. Hal ini tercermin dari temuan berbagai faktor bahaya dan risiko yang berpotensi menyebabkan kecelakaan kerja. Analisis HIRA sebelumnya menunjukkan lima risiko extreme (H13, H17, H25, H26, dan H33). Penelitian ini bertujuan untuk mitigasi risiko extreme tersebut menggunakan pendekatan SECI dan metode Management of Change. Jenis penelitian ini kuantitatif deskriptif dengan mengumpulkan data dari 18 partisipan yaitu safety officer, manajer operasional, teknisi pemeliharaan pesawat, petugas ground handling dan personel dari departemen manajemen risiko. Hasil analisis statistik korelasi Spearman digunakan untuk memahami hubungan antar variabel sepanjang skala ordinal dengan pendekatan SECI menghasilkan socialization (Y2 : SOP terkait risiko-risiko extreme, Y3 : pengawasan dan inspeksi rutin untuk memastikan kepatuhan terhadap SOP, Y4 : teknologi dan pengaturan ulang area, kerja, Y5 : memperketat protokol penanganan limbah berbahaya); externalization (Y7 : pengembangan materi pelatihan dan sosialisasi); combination (Y11 : conceptual knowledge assets) dan internalization (Y15 : promosi keselamatan kerja (K3) yang ditingkatkan). Sedangkan rekomendasi dari implementasi MOC meliputi peningkatan pelatihan dan kesadaran, penguatan prosedur keselamatan, pembaruan peralatan, serta keterlibatan semua level organisasi untuk memastikan keselamatan kerja yang konsisten.
Analisis Multilevel Terhadap Determinan Kejadian Diare Pada Balita di Kabupaten Pesisir Selatan Sari, Sri Mici Indah Permata; Gusti, Aria; Djafri, Defriman
Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Vol. 6 No. 2 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jk3l.6.2.138-147.2025

Abstract

Kabupaten Pesisir Selatan dipilih karena tingginya angka diare pada balita serta kerentanannya terhadap faktor lingkungan dan sosial ekonomi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi determinan kejadian diare pada balita melalui analisis multilevel di Kabupaten Pesisir Selatan tahun 2024. Desain penelitian adalah cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh dari survei individu balita, karakteristik rumah tangga, dan data wilayah Dinas Kesehatan. Analisis dilakukan pada tiga level: individu (umur, status gizi, imunisasi dasar, dan riwayat ASI eksklusif), rumah tangga (pendidikan ibu, pekerjaan orang tua, status ekonomi, dan penerapan PHBS), serta wilayah (cakupan air bersih dan ketinggian wilayah). Data dianalisis secara univariat, bivariat (uji chi-square), dan multilevel modeling menggunakan SPSS dan STATA. Hasil menunjukkan status gizi dan riwayat ASI eksklusif berhubungan signifikan dengan kejadian diare (p<0,05). Pada level rumah tangga, pendidikan ibu dan status ekonomi keluarga juga berhubungan bermakna (p<0,05), sedangkan cakupan air bersih dan ketinggian wilayah tidak signifikan (p>0,05). Faktor dominan yang memengaruhi kejadian diare adalah status gizi balita. Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor individu dan rumah tangga lebih berperan dibanding faktor wilayah. Upaya pencegahan perlu difokuskan pada peningkatan gizi anak, promosi ASI eksklusif, pendidikan ibu, dan ekonomi keluarga.
Analisis Kecelakaan Kerja pada Divisi Metal Stamping di PT. XYZ Menggunakan Metode Systematic Cause Analysis Technique (SCAT) Tiway, Moch. Fahmi Husaini; Ratriwardhani, Ratna Ayu; Ayu, Friska; Sahri, Moch.
Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Vol. 6 No. 2 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jk3l.6.2.167-177.2025

Abstract

Dalam industri manufaktur, penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sangat krusial seiring kemajuan teknologi dan meningkatnya risiko kecelakaan. PT. XYZ, perusahaan manufaktur komponen plastik dan logam di Kabupaten Malang, mencatat angka kecelakaan kerja tinggi pada tahun 2024, terutama di Divisi Metal Stamping. Laporan internal menunjukkan tiga kasus kecelakaan berat, termasuk insiden pekerja terjepit mesin pres hingga amputasi jari. Penelitian ini bertujuan menganalisis kecelakaan kerja di divisi tersebut menggunakan metode Systematic Cause Analysis Technique (SCAT). Pendekatan deskriptif kualitatif dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pekerja, supervisor, kepala HCGA, serta korban, disertai observasi lapangan dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan kecelakaan paling sering berupa terjepit mesin pres, luka berat pada tangan, dan amputasi jari. Penyebab langsung mencakup tindakan tidak aman seperti kelelahan, kurang fokus, dan tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), serta kondisi tidak aman berupa desain mesin tidak ergonomis dan perangkat keselamatan yang kurang memadai. Penyebab dasar meliputi minimnya pelatihan, lemahnya pengawasan, budaya kerja abai terhadap K3, serta penempatan pekerja baru tanpa pembekalan. Rekomendasi meliputi peningkatan pelatihan, penegakan penggunaan APD, pemeliharaan alat keselamatan rutin, dan pengawasan ketat. Metode SCAT terbukti efektif mengidentifikasi akar masalah dan merancang strategi pencegahan kecelakaan kerja yang lebih baik.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Sanitasi Kapal di Pelabuhan Teluk Bayur Padang Elfirayanti, Febby Dwi; Azkha, Nizwardi; Handiny, Febry
Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Vol. 6 No. 2 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jk3l.6.2.159-166.2025

Abstract

Sanitasi kapal merupakan aspek penting untuk mencegah penyebaran penyakit. Mengingat tingginya lalu lintas kapal di Pelabuhan Teluk Bayur Padang diperlukan penerapan standar sanitasi yang baik. Menurut Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Padang (2023), beberapa kapal masih belum memenuhi standar karena ditemukan vektor penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan sanitasi kapal di Pelabuhan Teluk Bayur Padang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel sebanyak 96 ABK diambil dengan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 22,9% ABK dengan kondisi sanitasi kapal kurang baik, 40,6% memiliki pengetahuan rendah, 60,4% memiliki sikap negatif, dan 54,2% menyatakan pengawasan kurang baik. Uji statistik menunjukkan hubungan signifikan antara pengetahuan (p = 0,001) dan sikap (p = 0,010) dengan sanitasi kapal, tetapi tidak ada hubungan signifikan antara pengawasan dengan sanitasi kapal (p = 1,000). Disimpulkan bahwa pengetahuan dan sikap ABK berperan penting dalam sanitasi kapal, sementara pengawasan tidak menunjukkan hubungan signifikan. Diperlukan peningkatan edukasi dan pelatihan bagi ABK mengenai pentingnya sanitasi kapal untuk mendukung kesehatan lingkungan pelabuhan.

Page 9 of 10 | Total Record : 92