cover
Contact Name
Nasrul ZA
Contact Email
nasrulza@unimal.ac.id
Phone
+6282164699680
Journal Mail Official
cejs@unimal.ac.id
Editorial Address
Jalan Batam nomor 02 Laboratorium Teknik Kimia Universitas Malikussaleh Bukit Indah Lhokseumawe
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)
ISSN : -     EISSN : 28074068     DOI : https://doi.org/10.29103/cejs.v1i4.6176
Core Subject : Engineering,
Chemical Engineering Journal Storage adalah jurnal akses terbuka yang menerbitkan makalah tentang Teknik Kimia. Topik-topik berikut termasuk dalam ilmu-ilmu ini: 1. Proses Kimia 2. Teknik Reaksi Kimia 3. Perpindahan massa dan panas, 4. Pemodelan 5. Material 6. Lingkungan 7. Teknologi Bioproses 8. Review Artikel.
Articles 420 Documents
Simulation and Optimization of an Equalization Basin for Textile Wastewater Treatment Kingsley Atsomeh; Olutoye M.A; Azeez O.S; Dim P.E
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 02 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i02.24973

Abstract

Textile wastewater poses a significant environmental health risk due to it's complex composition, including multiple dyes, organic and inorganic salts and toxic effluent. Controlling these effluents is crucial for the economy and environmental protection. The Equalization Basin is a necessary facility for effective wastewater management. This study developed a Simulation equation to determine the load and volume of a combined wastewater flow. The Rippl diagram was used in determining the optimal Basin volume needed for a combined domestic and industrial wastewater (Textile Company) management. At 6000 cubic metres, the Basin can be operated with flexibility to meet discharge requirements with minimal hydraulic shock on the treatment plant enhancing treatment efficiency and also enough holding time to enable effluent discharge meeting existing limits. After a 5 days retention period, analytical experiment shows the BOD and COD of the discharged wastewater dropped from 175 and 280 to 25 and 160mg/litre respectively, the pH of the solution for 8.4 to 7.2 and the ionic concentration from 22 to 11.8mg/litre.
Produksi Bioetanol dari Limbah Kertas HVS (Houtvrij Schrijf papier) melalui Proses Hidrolisis Asam Klorida (HCl) Adit, Aditya Maulana; Meriatna; Maulinda, Leni; Faisal; Muhammad; Zulmiardi
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 02 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i02.26102

Abstract

Produksi kertas di Indonesia berdasarkan Balai Besar Pulp dan Kertas (BBPK) mencapai 12,98 juta ton/tahun.Kertas yang telah digunakan dan dibuang dapat menimbulkan masalah bagi lingkungan. Kandungan selulosa pada kertas sangat tinggi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku bioetanol. Limbah kertas HVS merupakan salah satu jenis limbah padat yang mengandung selulosa tinggi dan berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan bioetanol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbandingan hidrolisis asam HCl terhadap bahan baku serta waktu fermentasi terhadap kadar, densitas, dan viskositas bioetanol yang dihasilkan. Proses hidrolisis dilakukan menggunakan larutan HCl dengan perbandingan 1:2, 1:3, 1:4 dan 1:5 antara asam dan kertas HVS, kemudian difermentasi menggunakan mikroorganisme Saccharomyces cerevisiae selama 3, 5, dan 7 hari. Setelah fermentasi selesai, hasil cairan dianalisis meliputi kadar bioetanol tertinggi pada perbandingan 1:5 pada waktu fermentasi selama 5 hari dengan nilai 7,22% menggunakan piknometer, densitas (0,7881g/mL), dan viskositas (1,135mPa·s) menggunakan viskosimeter Ostwald..
Pengaruh Variasi Pati Sukun (Artocarpus Altilis) dan Gliserol terhadap Karakteristik Edible Film Fibarzi, Wiza Ulfa; Rizka Nurlaila; Andira, Riza; Hasfita, Fikri; Sulhatun; Afred, Merymistika Yufrani
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 02 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i02.26798

Abstract

Peningkatan limbah plastik yang sulit terdegradasi menjadi permasalahan serius bagi lingkungan, khususnya dalam sektor pengemasan pangan. Oleh karena itu, diperlukan alternatif kemasan ramah lingkungan yang bersifat biodegradable, seperti edible film berbasis pati. Meskipun pemanfaatan pati dan plasticizer telah banyak diteliti, kajian mengenai pengaruh kombinasi pati sukun (Artocarpus altilis) dengan plasticizer campuran serta keterkaitannya terhadap sifat mekanik dan biodegradabilitas masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi konsentrasi pati sukun (3, 4, 5, dan 6 gr) dan gliserol (2, 3, 4 dan 5 ml) dengan penambahan sorbitol terhadap karakteristik edible film. Karakterisasi meliputi kadar air, swelling, kuat tarik, elongasi, biodegradabilitas, serta analisis gugus fungsi menggunakan FTIR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air pati sebesar 11,92% telah memenuhi standar. Nilai kuat tarik berkisar antara 0,80–1,11 MPa, sedangkan elongasi 7,44–9,58%. Peningkatan konsentrasi gliserol menurunkan kuat tarik namun meningkatkan fleksibilitas film. Nilai swelling terendah sebesar 11,26% diperoleh pada formulasi 3 gram pati dan 2 mL gliserol. Seluruh sampel menunjukkan biodegradabilitas yang sangat baik dengan degradasi 100% dalam waktu kurang dari satu minggu. Analisis FTIR menunjukkan tidak terbentuknya gugus fungsi baru, sehingga interaksi yang terjadi bersifat fisik. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi pati sukun dan plasticizer campuran berpotensi menghasilkan edible film dengan biodegradabilitas tinggi, meskipun diperlukan pengembangan lebih lanjut untuk meningkatkan sifat mekaniknya agar memenuhi standar yang berlaku.
Pengaruh Temperatur Operasi terhadap Proses Densifikasi Biopelet Serbuk Kayu Karet Tanpa Perekat Menggunakan Pelletizer Screw Conveyor Debi Anggun Sari; Melati Ireng Sari; Dwi Indah Lestari; Zeolita Prabu Putri; Rara Eka Dyla Putri
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 02 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i02.26904

Abstract

Biomassa terus dikembangkan sebagai sumber energi alternatif untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Serbuk kayu karet merupakan limbah lignoselulosa yang berpotensi dijadikan biopelet tanpa perekat karena kandungan lignin yang berfungsi sebagai pengikat alami. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh temperatur operasi terhadap karakteristik biopelet yang dihasilkan melalui proses densifikasi menggunakan pelletizer tipe screw conveyor. Bahan baku dikeringkan dan diayak hingga ukuran 60 mesh, kemudian diproses pada variasi temperatur 310°C, 330°C, 350°C, 370°C, dan 390°C. Karakteristik biopelet diuji berdasarkan kadar air, kadar abu, zat terbang, dan karbon tetap (fixed carbon). Hasil menunjukkan bahwa peningkatan temperatur operasi mempengaruhi sifat biopelet, ditandai dengan penurunan kadar air, abu, dan zat terbang, serta peningkatan fixed carbon hingga kondisi optimum. Temperatur 350°C menghasilkan biopelet terbaik dengan kadar air 8,33%, abu 1,53%, zat terbang 8,04%, dan fixed carbon 82,10%. Dengan demikian, suhu operasi berperan penting dalam menentukan kualitas biopelet.
Biomass-Derived Activated Carbon: Synthesis, Influencing Factors, and Applications in Environmental Remediation – A Review Pisceselia, Dian Febrianti; Putri, Rara Eka Dyla; Gayatri, Rianyza
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 02 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i02.26954

Abstract

Pencemaran lingkungan akibat limbah industri yang mengandung logam berat, zat warna, dan senyawa organik berbahaya merupakan isu global yang memerlukan teknologi pengolahan yang efektif dan berkelanjutan. Karbon aktif merupakan material berpori dengan luas permukaan tinggi yang memiliki kemampuan adsorpsi unggul, sehingga banyak dimanfaatkan dalam pengolahan limbah dan pengembangan material fungsional. Kajian ini berfokus pada perkembangan sintesis karbon aktif berbasis biomassa, faktor-faktor yang memengaruhi karakteristiknya, serta aplikasinya dalam penyisihan polutan. Pendekatan yang digunakan berupa analisis literatur dari berbagai penelitian terkini. Hasil kajian menunjukkan bahwa kinerja karbon aktif ditentukan oleh jenis bahan baku, metode aktivasi, serta kondisi proses dan operasional. Biomassa lignoselulosa seperti tempurung kelapa, sekam padi, dan bagasse tebu memiliki potensi besar sebagai bahan baku berkelanjutan. Karbon aktif terbukti efektif dalam mengadsorpsi logam berat, zat warna, dan senyawa organik, serta berpotensi dikembangkan dalam aplikasi energi seperti superkapasitor. Secara keseluruhan, karbon aktif berbasis biomassa merupakan solusi yang menjanjikan, meskipun masih diperlukan optimasi untuk implementasi skala industri.
Pembuatan Kitosan dari Limbah Kulit Udang serta Pemanfaatannya sebagai Adsorben Kolesterol pada Lemak Kambing Raudhatul Ulfa; Siti Zubaidah Sirait; Annisya Insani; Wusnah; Suryati; Ishak Ibrahim
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 02 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i02.26443

Abstract

Kitosan merupakan biopolimer alami hasil deasetilasi kitin yang memiliki potensi besar sebagai adsorben karena adanya gugus amina dan hidroksil aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis kitosan dari limbah kulit udang serta mengkaji pengaruh variasi konsentrasi NaOH dan suhu deasetilasi terhadap karakteristik kitosan, serta aplikasinya dalam menurunkan kadar kolesterol pada lemak kambing. Proses sintesis kitosan dilakukan melalui tahapan demineralisasi, deproteinasi, dan deasetilasi menggunakan larutan NaOH dengan variasi konsentrasi. Karakteristik kitosan yang dijelaskan meliputi kadar udara, kelarutan, derajat deasetilasi, dan gugus fungsi menggunakan spektroskopi FTIR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi NaOH berpengaruh terhadap peningkatan derajat deasetilasi kitosan, dengan nilai tertinggi sebesar 74,17% pada konsentrasi NaOH 55%. Kitosan yang dihasilkan memiliki kadar air rendah sebesar 0,01–0,09% dan kelarutan dalam asam asetat 1% sebesar 73,00–83,00%, yang persyaratan memenuhi mutu kitosan berdasarkan Standar Nasional Indonesia. Analisis FTIR menunjukkan adanya gugus fungsi khas kitosan, yaitu gugus OH dan NH, serta penurunan intensitas gugus tengah yang menandakan keberhasilan proses deasetilasi. Aplikasi kitosan sebagai adsorben menunjukkan kemampuan yang baik dalam menurunkan kadar kolesterol pada lemak kambing dengan efisiensi penurunan mencapai 82,6%. Dengan demikian, kitosan dari limbah kulit udang berpotensi dimanfaatkan sebagai adsorben alami untuk meningkatkan kualitas lemak hewani.
Pengolahan Limbah Pickling PT XY Menggunakan Metode Netralisasi Ca(OH)2 dan Media Filtrasi Granular untuk Penurunan Fe2+ Jihaan Faadhilah; Meka Saima Perdani; Alfieta Rohmaful Aeni; Irfan Maulana Ibrahim
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 02 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i02.26609

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menurunkan kadar ion Fe²⁺ melalui proses netralisasi, presipitasi, dan filtrasi menggunakan media batuan granular yaitu karbon aktif, pasir aktif, ferrolite greensand, pasir silika, dan zeolit. Proses netralisasi dan presipitasi dilakukan dengan variasi kecepatan pengadukan 300, 600, dan 900 RPM selama 10, 15, dan 20 menit, serta penambahan Ca(OH)₂ dan polimer polyacrylamide (PAM) pada dosis 3, 4 dan 5 g serta volume 20, 40, dan 60 mL. Analisis statistik menggunakan ANOVA dua faktor tanpa replikasi menunjukkan bahwa variasi waktu, kecepatan pengadukan, dosis Ca(OH)₂, dan volume PAM berpengaruh signifikan terhadap penurunan kadar Fe²⁺ (p-value < 0,05). Filtrasi menggunakan media batuan granular menurunkan kadar Fe²⁺ hingga 8,3775 g/L tanpa mengubah pH.
Analisa Efektivitas Adsorben Kulit Bawang Putih (Allium Sativum) Terhadap Pemurnian Minyak Jelantah Iqbal Kamar; Putri Shavira; Sujaka Retno; Faisal; Wiza Ulfa Fibarzi; Muhammad Rafi Adjie
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 02 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i02.22572

Abstract

Minyak jelantah merupakan limbah dari penggunaan minyak goreng berulang yang dapat berdampak buruk terhadap kesehatan dan lingkungan sekitar apabila tidak mendapatkan penanganan yang tepat. Penelitian ini bertujuan memurnikan minyak jelantah menggunakan metode adsorbsi dengan memanfaatkan limbah kulit bawang putih (KBP) sebagai adsorben alami yang kaya antioksidan. Penelitian ini berfokus dalam menganalisis pengaruh variasi waktu pengadukan (15 menit, 30 menit, 45 menit) massa adsorben (18gr, 20gr, 22gr, 24gr) terhadap kualitas minyak pemurnian berdasarkan uji secara kimia dan fisika. Hasil terbaik setelah penambahan adsorben KBP terhadap kadar FFA, bilangan asam dan bilangan peroksida pada variasi massa adsorben 24gr dan waktu pengadukan 45 menit secara berurutan, yaitu 0,370%, 0,578 mg NaOH/g, dan 4,44 mek O2/kg. Analisis menggunakan SEM dengan perbesaran 2000x menunjukkan bahwa permukaan KBP memiliki struktur pori yang halus dan tidak beraturan. Hasil uji organoleptik juga menunjukkan bahwa warna dan bau yang dihasilkan telah memenuhi persyaratan SNI 7709:2019, yaitu kuning-oranye dan normal (tidak tengik). Studi ini menunjukkan bahwa KBP dapat berfungsi sebagai adsorben alternatif untuk memurnikan minyak jelantah yang alami, efektif, dan ramah lingkungan.
Pembuatan Bioplastik Berbahan Dasar Pati Biji Alpukat dan Selulosa dari Limbah Kertas Dengan Metode Melt Intercalation Faisal; Iqbal Kamar; Fatima zahra sitompul zahra; Raudhatul Ulfa; Muhammad Nuzan Rizki; Firza Ahmad Kurniawan
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 02 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i02.23613

Abstract

Peningkatan penggunaan plastik berbasis petrokimia telah menimbulkan permasalahan lingkungan yang serius akibat sifatnya yang sulit terdegradasi secara alami. Salah satu alternatif yang dapat dikembangkan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah bioplastik yang berasal dari sumber daya terbarukan dan mudah terurai. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan pati biji alpukat (Persea americana) sebagai matriks polimer dan selulosa dari limbah kertas HVS sebagai bahan penguat dalam pembuatan bioplastik menggunakan metode melt intercalation. Selain meningkatkan nilai tambah limbah biomassa, pemanfaatan kedua bahan tersebut juga mendukung konsep ekonomi sirkular dan pengurangan limbah padat. Bioplastik dibuat dengan komposisi tetap 5 g pati biji alpukat dan 1 g carboxymethyl cellulose (CMC), sedangkan massa selulosa divariasikan sebesar 0; 0,5; 1; dan 1,5 g. Sorbitol digunakan sebagai plasticizer dengan 5 g. Proses pembuatan dilakukan dengan mencampurkan seluruh bahan dalam 100 mL aquades, kemudian dipanaskan dan diaduk selama 30 menit hingga terjadi gelatinisasi. Campuran yang terbentuk dicetak dan dikeringkan hingga diperoleh film bioplastik. Karakterisasi dilakukan melalui pengujian sifat mekanik yang meliputi kuat tarik, elongasi, dan modulus Young. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan massa selulosa berpengaruh signifikan terhadap sifat mekanik bioplastik. Nilai kuat tarik meningkat dari 0,1387 MPa menjadi 1,4068 MPa seiring bertambahnya massa selulosa hingga 1,5 g. Sebaliknya, nilai elongasi menurun dari 18,16% menjadi 11,52%, menunjukkan berkurangnya fleksibilitas material akibat meningkatnya interaksi antarmolekul antara pati dan selulosa. Nilai modulus Young juga mengalami peningkatan yang mengindikasikan terbentuknya struktur bioplastik yang lebih kaku dan kuat. Peningkatan sifat mekanik tersebut disebabkan oleh peran selulosa sebagai reinforcing filler yang memperkuat matriks pati melalui pembentukan ikatan hidrogen. Meskipun demikian, nilai kuat tarik dan elongasi yang diperoleh masih belum memenuhi persyaratan SNI 7818:2014 untuk plastik biodegradable. Secara keseluruhan, penambahan selulosa limbah kertas terbukti mampu meningkatkan karakteristik mekanik bioplastik berbasis pati biji alpukat dan berpotensi dikembangkan sebagai material ramah lingkungan yang berkelanjutan.  
Inovasi Edible Coating Berbasis Pektin Pisang dan Sorbitol dalam Memperpanjang Umur Simpan Anggur Hijau (Vitis Vinifera L.) Rizka Nurlaila; Wiza Ulfa Fibarzi; Gita Padusy Mantoffani; Iqbal Kamar; Yohana Dian Putri; Zulmiardi
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 02 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i02.27507

Abstract

Anggur bersifat mudah rusak dan memiliki umur simpan yang terbatas jika disimpan dalam kondisi segar. Suhu optimal untuk penyimpanan anggur adalah antara -1°C hingga 4°C dengan umur simpan selama 4–6 minggu. Sedangkan jika buah disimpan pada suhu ruang umur simpan hanya mencapai 3-6 hari. Edible coating adalah sebuah metode pelapisan buah menggunakan bahan pelapis yang dapat dikonsumsi dan diaplikasikan secara langsung pada permukaan produk yang berupa lapisan tipis. Metode coating dapat dilakukan dengan metode pencelupan (dipping method). Pada penelitian ini akan mengkaji pengaruh perbandingan konsentrasi pektin pisang (2%,4% dan 6%) dan sorbitol (2% dan 3%) terhadap umur simpan pada buah anggur hijau (vitis vinifera linn). Dari penelitian tersebut diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa tingkat konsentrasi memiliki pengaruh signifikan terhadap umur simpan yang diukur dengan tingkat susut bobot, kadar vitamin C dan total padatan terlarut (TPT). Dimana semakin tinggi konsentrasi pelapisan pektin maka susut bobot, vitamin C dan total padatan terlarut (TPT) semakin rendah terhadap lama penyimpanan. Nilai susut bobot paling rendah dimiliki oleh konsentrasi 6% : 2% dengan umur simpan 9 hari yaitu 15,355%, nilai vitamin C paling rendah dimiliki oleh konsentrasi 4% : 3% dengan umur simpan 9 hari yaitu 0,008%, dan nilai total padatan terlarut (TPT) paling rendah dimiliki oleh konsentrasi 6% : 2% dengan umur simpan 9 hari yaitu 6,8°brix.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 02 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2026 Vol. 6 No. 01 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Febuari 2026 Vol. 5 No. 06 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2025 Vol. 5 No. 05 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-October 2025 Vol. 5 No. 4 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Agustus 2025 Vol. 5 No. 3 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-June 2025 Vol. 5 No. 2 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Mei 2025 Vol. 5 No. 1 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2025 Vol. 4 No. 6 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2024 Vol. 4 No. 5 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - October 2024 Vol. 4 No. 4 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2024 Vol. 4 No. 3 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Juni 2024 Vol. 4 No. 2 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Mei 2024 Vol. 4 No. 1 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2024 Vol 3, No 6 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Desember 2023 Vol. 3 No. 6 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Desember 2023 Vol 3, No 5 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Oktober 2023 Vol 3, No 4 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2023 Vol 3, No 3 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Juni 2023 Vol 3, No 2 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Mei 2023 Vol 3, No 1 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - April 2023 Vol. 2 No. 5 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Desember 2022 Vol 2, No 4 (2022): Chemical Engineering Journal Storage - Oktober 2022 Vol 2, No 3 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2022 Vol. 2 No. 3 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2022 Vol 2, No 2 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Juni 2022 Vol 2, No 1 (2022): Chemical Engineering Journal Storage - Mei 2022 Vol 2, No 1 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Mei 2022 Vol 1, No 4 (2022): Chemical Engineering Journal Storage - April 2022 Vol 1, No 4 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - April 2022 Vol 1, No 3 (2021): Chemical Engineering Journal Storage Desember 2021 Vol 1, No 3 (2021): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Desember 2021 Vol 1, No 2 (2021): Chemical Engineering Journal Storage Oktober 2021 Vol 1, No 2 (2021): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Oktober 2021 Vol 1, No 1 (2021): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2021 Vol 1, No 1 (2021): Chemical Engineering Journal Storage Agustus 2021 Vol. 1 No. 1 (2021): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2021 More Issue