cover
Contact Name
Firman
Contact Email
lpkdgeneration2022@gmail.com
Phone
+6281229472841
Journal Mail Official
mahmuda@ugp.ac.id
Editorial Address
Jln. Simpang Kelaping-Lukup Badak-Belang Bebangka, Kecamatan Pegasing, Kab. Aceh Tengah, Provinsi Aceh, 24560
Location
Kab. aceh tengah,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen (JUIIM)
ISSN : 28099400     EISSN : 28099419     DOI : https://doi.org/10.55542/juiim.v4i1
Core Subject : Economy,
Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen (JUIIM) adalah jurnal terbitan berkala yang diterbitkan oleh Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Putih Program Studi Manajemen. Isi jurnal mencakup bidang keilmuan Manajemen meliputi: Manajemen, Manajemen Syariah, Administrasi Keuangan (Perkantoran, Pajak, Hotel, Logistik, Dll), Pemasaran, Manajemen Transportasi, Manajemen Industri, Manajemen Informatika, Kesekretariatan. Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen (JUIIM) terbit dua kali dalam setahun pada bulan Januari dan Juli.
Articles 99 Documents
PENERAPAN KOMUNIKASI EFEKTIF DALAM MANAJEMEN KONFLIK GUNA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS DAN HUBUNGAN KOLABORATIF Tanti Febiola; Zakia Samara; Anggun Dwi Cahyati; Yudo Handoko
Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen (JUIIM)
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/7hhrtz95

Abstract

K onflik merupakan proses penting dalam mengelola perbedaan kepentingan, nilai, dan persepsi dalam interaksi individu maupun kelompok. Konflik sering muncul akibat miskomunikasi, perbedaan persepsi, serta faktor psikologis seperti emosi dan sikap defensif. Oleh karena itu, strategi komunikasi efektif berperan penting dalam menciptakan penyelesaian konflik yang konstruktif. Teknik seperti mendengarkan aktif, penggunaan I-statement , komunikasi nonverbal, serta klarifikasi dan konfirmasi dapat mengurangi kesalahpahaman dan meningkatkan kualitas interaksi. Dalam komunikasi interpersonal, keterbukaan, empati, dan pengelolaan emosi menjadi kunci utama dalam memperkuat hubungan. Sementara itu, dalam komunikasi organisasi, efektivitas dipengaruhi oleh alur komunikasi vertikal, horizontal, dan diagonal, serta struktur dan budaya organisasi. Setiap arah komunikasi memiliki potensi konflik yang berbeda-beda. Dengan demikian, penerapan manajemen konflik dan komunikasi yang efektif mampu menciptakan hubungan yang harmonis, meningkatkan produktivitas, serta mendukung terciptanya lingkungan kerja yang kolaboratif.
Analisis Pengaruh Media dan Kelompok Sosial terhadap Sikap Konsumen Generasi Z pada Produk Skincare GRACE SUMAKUL
Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen Vol 7 No 1 (2026): Periode Jauari-Juni
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/9d3nqp30

Abstract

Industri skincare di Indonesia tumbuh pesat seiring meningkatnya kesadaran konsumen terhadap perawatan diri dan pesatnya penetrasi media sosial. Generasi Z, yang tumbuh dalam lingkungan digital, menjadi target pasar strategis sekaligus konsumen yang sikapnya terhadap produk dapat dibentuk oleh pengaruh media dan pengaruh kelompok. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh media influence dan group influence, baik secara parsial maupun simultan, terhadap sikap konsumen Generasi Z pada produk skincare. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel terdiri atas 112 responden Generasi Z yang dipilih melalui teknik purposive sampling yang pernah menggunakan produk skincare serta pernah menerima informasi mengenai produk skincare melalui media atau kelompok sosial. Data dianalisis menggunakan SPSS melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media influence berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap konsumen Generasi Z terhadap produk skincare. Sebaliknya, group influence tidak berpengaruh signifikan terhadap sikap konsumen. Secara simultan, media influence dan group influence berpengaruh signifikan terhadap sikap konsumen, meskipun nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa kedua variabel hanya menjelaskan sebagian kecil variasi sikap konsumen. Temuan ini menegaskan bahwa sikap Generasi Z terhadap produk skincare lebih banyak dibentuk oleh paparan media dibandingkan tekanan kelompok sosial, karena sifat skincare yang personal dan fungsional mendorong konsumen mencari informasi yang spesifik, kredibel, dan berbasis pengalaman. Secara praktis, perusahaan skincare disarankan memprioritaskan strategi komunikasi berbasis media sosial yang edukatif, transparan, dan kredibel untuk membentuk sikap positif konsumen Generasi Z.
Pengaruh Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD), Dan Pengelolaan Keuangan Daerah Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pada Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Lanny Jaya Roby Manase Wakerkwa; Meinarni Asnawi; Syaikhul Falah
Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen Vol 7 No 1 (2026): Periode Jauari-Juni
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/za5zym75

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dan pengelolaan keuangan daerah terhadap kualitas laporan keuangan pada Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Lanny Jaya, baik secara simultan maupun parsial. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Populasi penelitian terdiri atas seluruh pegawai Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Lanny Jaya sebanyak 37 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh sehingga seluruh anggota populasi dijadikan responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIPD dan pengelolaan keuangan daerah secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan dengan nilai F sebesar 40,058 dan signifikansi kurang dari 0,001. Secara parsial, SIPD berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan dengan koefisien beta sebesar 0,422, sedangkan pengelolaan keuangan daerah berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien beta sebesar 0,543. Nilai adjusted R square sebesar 0,685 menunjukkan bahwa SIPD dan pengelolaan keuangan daerah mampu menjelaskan 68,5% variasi kualitas laporan keuangan, sedangkan 31,5% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Pengelolaan keuangan daerah merupakan variabel yang memiliki pengaruh relatif paling kuat. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas laporan keuangan pemerintah daerah memerlukan dukungan sistem informasi yang terintegrasi serta proses pengelolaan keuangan yang tertib, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan peraturan.
Analisis Penerapan Aplikasi SIPD pada Bidang Perencanaan dan Program Dinas Perhubungan Provinsi Papua Silpha Fince Marani; Arius A. Kambu; Siti Rofingatun
Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen Vol 7 No 1 (2026): Periode Jauari-Juni
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/rkbke728

Abstract

Implementasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) merupakan bagian dari transformasi digital pemerintahan yang bertujuan meningkatkan efektivitas perencanaan, penganggaran, transparansi, dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah. Meskipun telah diterapkan secara nasional, implementasi SIPD masih menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait kesiapan organisasi, kapasitas sumber daya manusia, dan dukungan infrastruktur digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi SIPD pada bidang perencanaan dan program di Dinas Perhubungan Provinsi Papua, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas implementasinya, serta merumuskan strategi penguatan implementasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña dengan perspektif Teori Implementasi Kebijakan Van Meter dan Van Horn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SIPD telah meningkatkan integrasi proses perencanaan dan penganggaran, memperkuat konsistensi data, serta mendukung transparansi administrasi. Namun, efektivitas implementasi masih dipengaruhi oleh keterbatasan kompetensi aparatur, kualitas infrastruktur teknologi informasi, dinamika perubahan regulasi, serta komunikasi dan koordinasi yang belum optimal antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi SIPD ditentukan oleh interaksi antara standar kebijakan, sumber daya, komunikasi, karakteristik organisasi, disposisi pelaksana, dan lingkungan implementasi. Temuan penelitian memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan implementasi kebijakan digital, khususnya pada pemerintah daerah dengan karakteristik geografis dan kapasitas infrastruktur yang beragam.
Analisis Pengelolaan Dana Desa Di Kampung Tahima Soroma Kayo Pulau Distrik Jayapura Selatan Kota Jayapura Valdano Barnabas Buinei; Balthazar Kambuaya; Elsyan R. Marlissa
Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen Vol 7 No 1 (2026): Periode Jauari-Juni
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/ers72k08

Abstract

Kebijakan Dana Desa merupakan salah satu instrumen pemerintah untuk memperkuat pembangunan dan mengurangi kesenjangan antara wilayah perkotaan dan perdesaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan Dana Desa di Kampung Tahima Soroma Kayo Pulau, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, berdasarkan aspek perencanaan, penganggaran, penatausahaan, serta pelaporan dan pertanggungjawaban, sekaligus mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan menggabungkan analisis deskriptif kuantitatif dan analisis kualitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap aparat kampung, BAMUSKAM, pendamping Dana Desa, tokoh masyarakat, dan masyarakat kampung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan Dana Desa secara keseluruhan berada pada kategori baik dengan skor rata-rata 74,20%. Aspek perencanaan memperoleh skor 73,27%, penganggaran 73,29%, penatausahaan 75,80%, serta pelaporan dan pertanggungjawaban 74,46%. Meskipun demikian, masih ditemukan hambatan internal berupa keterbatasan kompetensi aparatur, keterlambatan penyusunan SPJ, RKP, dan APB Kampung, serta belum konsistennya transparansi kepada masyarakat. Hambatan eksternal meliputi belum optimalnya pendampingan, bertambahnya persyaratan pencairan, perbedaan persepsi masyarakat, serta perlunya menyesuaikan program pembangunan dengan adat dan budaya setempat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan Dana Desa telah berjalan baik, tetapi masih memerlukan penguatan kapasitas aparatur, ketepatan administrasi, transparansi, koordinasi, dan partisipasi masyarakat.
Transparansi Pengelolaan Dana Kampung terhadap Partisipasi Masyarakat yang Dimediasi oleh Variabel Kepercayaan di Kota Jayapura   Hans S. Sawamanay; Agustinus Salle; Quiny Kambuaya
Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen Vol 7 No 1 (2026): Periode Jauari-Juni
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/empp8267

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh transparansi pengelolaan Dana Desa/Kampung terhadap partisipasi publik serta menguji peran mediasi kepercayaan masyarakat pada pemerintahan kampung di Kota Jayapura. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei cross-sectional pada 14 kampung. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 100 responden dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, serta pengujian mediasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa transparansi pengelolaan Dana Desa/Kampung dan kepercayaan masyarakat berada pada kategori tinggi, masing-masing dengan nilai rata-rata 4,17, sedangkan partisipasi publik memperoleh nilai rata-rata 4,10. Transparansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap partisipasi publik (t = 3,113; p = 0,002), sedangkan kepercayaan masyarakat tidak berpengaruh signifikan terhadap partisipasi publik (t = 0,414; p = 0,680). Dengan demikian, kepercayaan masyarakat tidak terbukti memediasi pengaruh transparansi terhadap partisipasi publik. Transparansi dan kepercayaan secara bersama-sama menjelaskan 9,3% variasi partisipasi publik. Temuan ini menunjukkan bahwa keterbukaan, kemudahan akses informasi, dan pertanggungjawaban penggunaan Dana Kampung lebih berperan dalam mendorong keterlibatan masyarakat dibandingkan kepercayaan kepada pemerintah kampung. Pemerintah kampung perlu memperkuat transparansi dan menyediakan mekanisme partisipasi yang lebih terbuka, inklusif, dan mudah diakses.
Analisis Rencana Pengembangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Daerah Jayapura Andreas Pekey; Meinarni Asnawi; Halomoan Hutajulu
Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen Vol 7 No 1 (2026): Periode Jauari-Juni
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/daw7eq28

Abstract

RSUD Jayapura merupakan Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua yang telah ditetapkan sebagai Badan Layanan Umum Daerah berdasarkan Keputusan Gubernur Papua Nomor 188.4/151/Tahun 2017. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi internal dan eksternal serta merumuskan strategi pengembangan BLUD RSUD Jayapura untuk meningkatkan kemandirian organisasi. Penelitian menggunakan desain deskriptif analitik dengan melibatkan 91 responden yang berasal dari unsur Dewan Pengawas, manajemen rumah sakit, konsumen, dan mitra eksternal. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, observasi, dan telaah dokumen, kemudian dianalisis menggunakan matriks Internal Factor Evaluation (IFE), External Factor Evaluation (EFE), dan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kekuatan sebesar 1,71 lebih tinggi dibandingkan nilai kelemahan sebesar 1,38, sedangkan nilai peluang sebesar 2,02 lebih tinggi dibandingkan nilai ancaman sebesar 1,28. Hasil tersebut menempatkan BLUD RSUD Jayapura pada Kuadran I atau posisi pertumbuhan (growth), sehingga strategi yang sesuai adalah strategi agresif dan intensif. Matriks SWOT menghasilkan 15 alternatif strategi, dengan prioritas utama berupa penguatan pelayanan spesialistik, subspesialistik, dan layanan unggulan secara bertahap berdasarkan kebutuhan masyarakat, kesiapan sumber daya, kemampuan pembiayaan, serta potensi pendapatan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa BLUD RSUD Jayapura memiliki sumber daya yang cukup kuat untuk dikembangkan, tetapi tetap memerlukan perbaikan pada aspek perencanaan, pengelolaan keuangan, pelayanan, pemeliharaan sarana, dan stabilitas kepemimpinan agar mampu meningkatkan kemandirian dan menghadapi perkembangan rumah sakit pesaing.
Analisis Strategi Efektivitas Penagihan Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor di Provinsi Papua Selatan Kayafas Simbilap; Julius A. Mollet; Syaikhul Falah
Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen Vol 7 No 1 (2026): Periode Jauari-Juni
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/t8tfe359

Abstract

Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) merupakan salah satu sumber penting Pendapatan Asli Daerah. Namun, tingginya jumlah tunggakan masih menjadi kendala dalam optimalisasi penerimaan daerah, khususnya di Provinsi Papua Selatan yang menghadapi keterbatasan infrastruktur, kondisi geografis yang luas, belum optimalnya kualitas data wajib pajak, serta rendahnya kepatuhan sebagian masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat efektivitas penerimaan dan penagihan tunggakan PKB, implementasi strategi penagihan, kendala operasional, serta kontribusi kebijakan insentif terhadap penerimaan daerah. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode studi kasus pada SAMSAT Merauke, Boven Digoel, dan Mappi selama periode 2021–2025. Data diperoleh melalui dokumentasi, observasi, dan studi kepustakaan, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, rasio efektivitas, dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata efektivitas penerimaan PKB mencapai 111,16% di Merauke, 103,37% di Boven Digoel, dan 83,75% di Mappi. Selain itu, penerimaan dari pelunasan tunggakan memberikan kontribusi kumulatif sebesar Rp42,59 miliar. Perbedaan capaian antarwilayah dipengaruhi oleh jumlah kendaraan, tingkat kepatuhan wajib pajak, kondisi geografis, kualitas pelayanan, akurasi data, dan jangkauan penagihan. Penelitian menyimpulkan bahwa peningkatan efektivitas penagihan tunggakan PKB memerlukan integrasi antara penegakan administrasi, peningkatan kualitas pelayanan, digitalisasi pembayaran, pemutakhiran basis data, pemberian insentif yang terukur, dan penguatan sinergi lintas instansi.
Pengaruh Harga dan Daya Tanggap   kepu asan  Konsumen Balik Kabupaten Aceh Tengah  Zainudin, Zainudin; Teniro, Alwin
Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen (JUIIM)
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/62dd3v71

Abstract

Tujuan Peneitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Harga dan daya tanggap Terhadap kepuasan  konsumenpada Hotel Umah Opat  Kabupaten Aceh Tengah. Manfaat penelitian adalah sebagai penambah wawasan dan kemampuan dalam bidang manajemen pemasaran. Sebagai mengembangan pola berpikir dalam meningkatkan kemampuan dalam menambah khasanah keilmuan dengan jumlah sampel sebanyak 73 orang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif  Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Accidental terhadap sejumlah tamu yang pernah menginap di hotel yang menjadi objek penelitian, Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial harga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan tamu, di mana persepsi kesesuaian harga dengan kualitas yang diterima menjadi penilaian utama tamu. Variabel daya tanggap layanan juga memiliki pengaruh positif dan signifikan yang lebih dominan terhadap kepuasan, yang mencerminkan bahwa kecepatan, ketepatan, dan kesigapan staf dalam merespons kebutuhan tamu sangat diharapkan. Secara bersamaan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kepuasan tamu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keseimbangan antara penetapan harga yang wajar serta peningkatan daya tanggap layanan menjadi kunci penting yang perlu diperhatikan pihak manajemen hotel untuk mempertahankan dan meningkatkan kepuasan tamu dan akan berdampak pada loyalitas pelanggan
Students' Experiences of Digital Services and Satisfaction in Higher Education Online Learning Siswohadi; Elia Pranata; Shafira Aulia Rahma; Muhammad Ardewa Abdi Narendra Putra
Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen (JUIIM)
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/dr30kw35

Abstract

The rapid adoption of online learning in higher education has transformed the way universities deliver academic services and interact with students. As digital services become an integral part of the learning process, understanding students' experiences is essential for improving educational quality and satisfaction. This study aims to explore students' experiences with digital services and how these experiences shape their satisfaction in higher education online learning. A qualitative research design was employed using a phenomenological approach to capture the lived experiences of university students. Data were collected through semi-structured interviews with students who had participated in online learning for at least one academic semester. The interview data were analyzed using thematic analysis to identify recurring patterns, perceptions, and meanings related to digital services and student satisfaction. The findings reveal that students' satisfaction is influenced by several interconnected factors, including the accessibility and reliability of digital learning platforms, the responsiveness of academic and technical support, the quality of communication with instructors, and the ease of accessing learning resources. Participants also highlighted challenges such as unstable internet connectivity, technical issues, and limited interaction during online classes, which negatively affected their learning experiences. Despite these challenges, effective digital services were found to enhance students' confidence, engagement, and overall satisfaction with online learning. The study concludes that student satisfaction extends beyond technological infrastructure and depends on how digital services support meaningful learning experiences. These findings provide practical insights for higher education institutions seeking to improve digital service quality and create more student-centered online learning environments.

Page 9 of 10 | Total Record : 99