cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
jaheeducation85@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai NO 23 Bangkinang
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal Of Human And Education (JAHE)
ISSN : 27767876     EISSN : 27765857     DOI : -
Journal of Human And Education (JAHE) merupakan wadah penerbitan naskah ilmiah terbaik mengenai kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat. Naskah ini diharapkan dapat memuat berbagai kegiatan dalam menghadapi dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan dan permasalahan yang ada di masyarakat sehingga dapat memberikan kesempatan untuk berbagi wawasan dari berbagai disiplin ilmu dan praktik terkait pengabdian masyarakat dan pelibatan masyarakat (Multidisiplin). Jurnal memiliki ISSN Online 2776-5857 dan ISSN Cetak 2776-7876
Articles 1,340 Documents
Optimalisasi Self Efficacy Akseptor KB melalui Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Penggunaan Kontrasepsi di Desa Cadaskertajaya Karawang Salman, Salman; Wariah, Uway; Pasaribu, Irma Hamdanyani; Sakina, Irene Virda; Anugerah, Giga
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 2 (2024): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i2.814

Abstract

Ledakan populasi penduduk di tahun 2030 berpotensi meningkatkan angka kematian ibu (AKI), karena merupakan salah satu faktor penyebab kematian ibu di Indonesia dan juga di dunia. Laju pertumbuhan penduduk di kabupaten karawang sejak tahun 2010-2020 mencapai 1,33%, Dengan total penduduk 2.44 Juta Jiwa yang didominasi oleh penduduk Usia produktif (15-64) tahun sebesar 71.35% angka ini lebih besar dari jawa barat yang hanya sebesar 70,68% sehingga kabupaten karawang saat ini masih dalam masa bonus demografi. Tingginya pertumbuhan penduduk ini dapat diatasi salah satunya dengan upaya mengendalikan fertilitas yaitu penggunaan Kontrasepsi. Tujuan pengabdin ini untuk meningkatkan jumlah pengguna kontrasepsi dan mengurangi kejadian unmet need KB pada akseptor KB melalui peningkatan pengetahuan dan efikasi diri. Bentuk kegiatan dengan memberikan edukasi kesehatan berupa penyuluhan, curah pendapat, dan tanya jawab mengenai kesehatan reproduksi dan penggunaan kontrasepsi kepada 76 akseptor KB yang bertempat di Desa Cadaskertajaya Kabupaten Karawang. Hasil kegiatan menunjukan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan akseptor KB setelah dilakukan pretest dan post test pada kegiatan penyuluhan. Sedangkan pada hasil efikasi diri menunjukan adanya peningkatan yang signifikan. Oleh karena itu, kegiatan ini membuktikan bahwa penyuluhan mampu meningkatkan pengetahuan dan efikasi diri pada akseptor KB di Desa Cadaskertajaya Kabupaten Karawang.
Pendampingan Penerapan Good Corporate Governance Pada Koperasi Pensiunan Bank BJB Rahmat, Rahmat
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 4 (2023): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v3i4.353

Abstract

Berdasarkan wawancara dan pengamatan, permasalahan yang dihadapi oleh mitra saat ini adalah belum diterapkannya GCG secara Formal karena dalam pelaksanaanya belum ada Pedoman GCG, Hal ini akan berdampak pada perkembangan Koperasi yang baik dalam jangka panjang , kurang baik nya tata kelola pekerjaan akan berdampak negatif pada terciptanya kelangsungan Koperasi yang baik. Program ini memiliki tujuan meningkatkan sistem organisasi yang mendasari untuk pengelolaan koperasi yang menciptakan suasana koperasi yang baik, sesuai Prinsip GCG: Transparansi, Akuntabilitas, Responsibilitas, Independen, dan Fairness sehingga tercipta Sumber Daya Manuasia yang professional, tangguh, mandiri, bertanggungajwab, Prinsip GCG yang didukung dengan pemanfaatan teknologi akan tercipta efisien dan efektiftasnya pengendalian di koperasi dan dapat meningkatkan SHU bagi anggota koperasi. Kegiatan ini menggunakan dua pendekatan yaitu pendekatan pelatihan dan pendampingan. Pendampingan penyusunan pedoman staffing model untuk meningkatkan efisiensi usaha pada Koperasi Pensiunan bank BJB yang beralamat di Jalan Kejaksaan Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat 40111 telah Selesai dilakukan. Beberapa indikator capaian program pengabdian telah diperoleh, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia mitra, peningkatan produktifitas sumber daya manusia mitra, serta peningkatan efisiensi usaha mitra.
Sosialisasi, Edukasi dan Pemberian Obat Cacing untuk Siswa Kelas VI/A di SD Negeri Pannara” Awaluddin, Nurhikma; Thayeb, Andi Meinar Dwirantisari; Hanfirs, Rahmatia; Awaluddin, Akbar
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 2 (2024): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i2.605

Abstract

Penularan penyakit usus yang disebabkan oleh cacing kebanyakan terjadi pada wilayah yang mempunyai iklim subtropis dan tropis yang memiliki iklim basah dimana kurangnya kesadaran pada masyarakatnya akan menjaga kesehatan dan menghiraukan akan sanitasi lingkungan sekitarnya. Penyakit ini dapat disebarkan oleh telur yang ada pada kotoran manusia yang terdapat pada tanah dan air, oleh karena itu kesadaran akan hidup bersih dan saniter sangat berpengaruh, proses atau pola pembuangan tinja sangat sangat berpengaruh juga dalam penyebaran kecacingan ini. Tinggi angka pencemaran tanah oleh Ascaris yang mencapai hingga >70% dapat juga disebabkan oleh kotoran yang dibuang di sembarang tempat seperti di semak-semak atau sekitar rumah dekat dengan tempat tinggal. Peningkatan infeksi cacingan di Indonesia terus meningkat seiring waktu, terutama pada anak-anak. Selain pemerintah, peran guru dan orang tua sangatlah penting untuk memberi pemahaman atau pengetahuan mengenai penyakit cacingan agar lebih disiplin. Adapun tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada siswa kelas VI/A SD N Pannara tentang bahaya cacingan dan cara pencegahannya serta Pemberian Obat Cacing.
PENSIGAMA: Pendidikan Inklusivitas Beragama di PAUD (Internalisasi Toleransi Beragama anak dalam menghadapi paham ekstrimisme dan intoleransi) di Solo Raya Provinsi Jawa Tengah Subandji, Subandji; Utami, Tri; Shofa, Mila Faila
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 3 (2024): Journal of Human And Education
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i3.634

Abstract

Dalam konteks Indonesia yang memiliki heterogenitas yang sangat tinggi yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 serta semboyan Bhinneka Tunggal Eka yang menjunjung tinggi nilai toleransi beragama, baik antar sesama pemeluk satu agama maupun antar pemeluk agama-agama yang berbeda, maka pengembangan pendidikan inklusi ke ranah keberagamaan yang inklusif dan moderat di seluruh jenjang pendidikan di Indonesia merupakan keniscayaan yang tidak dapat diabaikan lagi untuk menjaga persatuan, kesatuan dan keutuhan bangsa dan negera. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah mensosiasilisasikan pentingnya pendidikan inklusivitas beragama sejak usia dini kepada pendidik PAUD, mengimplementasikan pendidikan inklusivitas beragama sejak usia dini untuk internalisasi toleransi beragama anak dalam menghadapi paham ekstrimisme dan intoleransi. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa Para pendidik PAUD baik dari guru IGRA, IGTKI, dan HIMPAUDI merasa terbantu dengan adanya sosialisasi pentingnya Pendidikan inklusivitas Bergama sejak anak usia dini dan dengan adanya buku seri cerita karakter untuk anak dengan judul internalisasi karakter moderat pada anak usia dini dapat dijadikan sebagai media dalam penanaman inklusvitas beragama pada anak. Selain itu dengan adanya buku panduan guru yang focus pada STPPA yang didalamnya telah memuat nilai-nilai moderat pada anak sangat membantu guru dalam merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi pembelajaran khususnya dalam penanaman moderasi beragama pada anak.
Fasilitasi PTK PAUD: Pendampingan Pembelajaran Pendidikan di Abad 21 Mutaqin, Moh Fikri Tanzil; Solihat, Anisa; Nuraini, Eviatun; Rohyati, Rohyati; Madaniah AS, Ida; Sumarni, Nini; Liawati, Liawati; Sulehah, Sulehah; Julaehah, Julaehah; Jannah, Rodiatul; Khotimah, Husnul; Alfiah, Alfiah; Mulyani, Yeni
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 3 (2024): Journal of Human And Education
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i3.697

Abstract

Pendidikan anak usia dini (PAUD) di abad ke-21 memerlukan pendekatan yang relevan dengan tuntutan zaman. Dalam konteks globalisasi dan perkembangan teknologi, pendidik PAUD harus mampu mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran, memahami keberagaman budaya dan sosial anak, serta memperhatikan perkembangan psikologis anak yang semakin kompleks. Pendampingan pembelajaran menjadi salah satu pendekatan yang relevan dalam mengatasi tantangan tersebut. Melalui pendampingan pembelajaran, pendidik PAUD dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang kebutuhan individual anak, meningkatkan kualitas interaksi dengan anak-anak, serta memperluas repertoar strategi pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan anak di abad ke-21. Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan PAUD di abad ke-21. Program ini bertujuan untuk memberikan pendidikan dan pelatihan kepada pendidik PAUD tentang pendampingan pembelajaran yang relevan dengan tuntutan zaman. Bahwa melalui program ini, pendidik PAUD mampu memberikan pendidikan yang lebih relevan dan berkualitas kepada anak-anak, sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan baik di abad ke-21. Dengan demikian, kami berharap dapat memberikan kontribusi yang positif bagi pendidikan anak usia dini di Indonesia
Edukasi Pemanfaatan Air Rebusan Daun Mint Dalam Emesis Gravidarum Rahayu, Septiana; Contesa, Lina; Eriyani, Novi Rida
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 3 (2024): Journal of Human And Education
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i3.800

Abstract

Emesis gravidarum merupakan hal yang wajar dan ditemukan pada lebih dari 70% ibu hamil. Kondisi ini tidak akan membahayakan janin dan bisa membaik dengan sendirinya seiring bertambahnya usia kehamilan. Banyak ibu hamil yang mulai sering merasa mual saat memasuki usia enam minggu kehamilan dan merasakan puncaknya pada minggu kesembilan. Tujuan pengabdian masyarakat ini memberikan edukasi dan meningkatkan pengetahuan ibu tentang pentingnya pemanfaatan air rebusan daun mint dalam mengurangi emesis gravidarum pada ibu hamil. Sangatlah penting melakukan penyuluhan dan edukasi ini sebagai upaya untuk mencegah terjadinya emesis gravidarum pada ibu hamil. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan memberikan penyuluhan atau pendidikan kesehatan yang dilakukan pada ibu hamil di PMB Sri Gundarti Palembang berjumlah 12 orang. Media yang digunakan adalah leafleat yang berisikan tentang informasi rebusan daunt mint. Hasil dari penyuluhan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu yang sebelumnya saat pretest sebesar 64 %, setelah dilakukan penyuluhan mencapai 95%. hal ini menunjukkan adanya peningkatan sebesar 31% dari penyuluhan materi tentang pentingnya rebusan daunt mint untuk mengurangi emesis gravidarum. Sebagai petugas kesehatan perlunya melakukan edukasi kepada masyarakat dan memberikan informasi yang akurat tentang pentingnya pemnberian daun mint dengan sasaran yang tepat sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan skill masyarakat dalam menangani permasalahan yang dihadapi semasa kehamilan.
Pelatihan Musik Tebah Unop Pada Sanggar Di Desa Lingga Kabupaten Kubu Raya Putra, Zakarias Aria Widyatama; Olendo, Yudhistira Oscar; Ghozali, Imam
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 3 (2024): Journal of Human And Education
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i3.806

Abstract

Pelatihan musik Tebah Unop sebagai salah satu musik tradisional Dayak di Kalimantan Barat dilakukan sebagai wujud dari program kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang menjadi agenda periodikal dengan tujuan untuk menyebarluaskan seni tradisi yang dimiliki oleh Kalimantan Barat kepada masyarakat. Alasan kegiatan pelatihan ini adalah sebagaimana masyarakat lintas daerah di Kalimantan Barat juga dapat memiliki pengalaman untuk mempraktikkan dan mengembangkan musik tradisional Tebah Unop. Metode yang digunakan adalah pelatihan dengan proses kegiatan mencakup dua tahap yakni sosialisasi materi musik Tebah Unop dan pelatihan musik Tebah Unop. Sasaran pihak mitra pengabdian kepada masyarakat adalah Sanggar Muara Talino dan Malahiya sebagai representasi masyarakat Ambawang di Desa Lingga. Hasil kegiatan adalah bahwa masyarakat Ambawang dan peserta dari Sanggar memberikan apresiasi dan mendukung pelatihan musik Tebah Unop. Bentuk apresiasi adalah dilakukannya pertunjukan kolaborasi dari peserta dan tim pengabdian dalam memainkan musik Tebah Unop sedangkan, dukungan pelatihan disampaikan oleah Dewan Adat Dayak Ambawang maupun perangkat Desa yang berharap dari tim pengabdian dapat memberikan pelatihan seni-seni tradisi yang lain sehingga masyarakat Ambawang dan umumnya masyarakat Kalimantan Barat dapat mengetahui dan mempalajari kesenian tradisional yang dimiliki di tiap daerah serta dapat melestarikannya.
Pendampingan Pembuatan Media Pembelajaran Game Edukasi bagi Guru SLB se-Kota Jambi Rizki, Hedia; Meirisa Sahanata; Elis Muslimah Nuraida; Ali Murtadlo; Fitri Kumala Dewi
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 2 (2024): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i2.809

Abstract

Kemampuan seorang guru dalam membuat dan memilih media pembelajaran sangat berperan penting dalam menentukan keberhasilan hasil belajar siswa. Khusunya guru yang mengajar di Sekolah Luar Biasa (SLB). Namun, penggunaan media pembelajaran interaktif masih kurang. Dari hasil survey awal, hanya 35% guru SLB yang mengaku pernah mengikuti pelatihan pembuatan media pembelajaran. Solusi yang diberikan dalam kegiatan pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah pendampingan pelatihan game edukasi. Tujuan pelatihan ini adalah, (1) mengenalkan dan melatih guru-guru SLB menggunakan aplikasi media pembelajaran berbasis game edukasi yang interaktif, (2) memubuat produk media pembelajaran berbasis game edukasi yang dapat diterapkan dalam pembelajaran, (3) mengetahui respon guru terhadap pelaksanaan pendampingan pelatihan media pembelajaran berbasis game edukasi. Pendekatan PkM yang dilakukan pada pelatihan ini adalah Participatory Action Research (PAR) yang dilaksanakan pada Oktober-November 2023. Peserta pelatihan adalah guru SLB se-Kota Jambi yang berjumlah 15 orang. Media pembelajaran berbasis game edukasi yang dilatih adalah wordwall dan kahoot. Data evaluasi dari hasil kegiatan PkM menunjukkan persepsi yang positif terhadap kegiatan ini baik dari segi tujuan pelatihan, materi pelatihan, dan instruktur yang memberikan pelatihan. Hal ini dapat dilihat dari hasil evaluasi dengan rata-rata jawaban sangat setuju dan setuju.
Pemberdayaan Remaja Tentang Pencegahan Nyeri Dismenore Dengan Metode Pillex (Pillates Exercise) Di SMA Kesatrian 1 Semarang Mariyana, Widya; Oktiningrum, Mudy; Sari, Deasy Virka
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 2 (2024): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i2.812

Abstract

Pemberdayaan remaja tentang pencegahan nyeri dismenorea dengan metode pillex (pillates exercise) di SMA Kesatrian 1 Semarang merupakan program kemitraan masyrakat dalam pengabdian masyarakat. Dismonerea merupakan keluhan yang dialami Perempuan pada bagian perut bawah. Dismenorea tidak hanya terjadi pada bagian bawah perut bawah saja. Beberapa remaja merasa nyeri pada punggung bagian bawah, pinggang dan pinggul. Angka kejadian dimsenorea di Indonesia sebanyak 55%. Nyeri dismenorea banyak terjadi dikalangan usia reproduktif berkisar 45-95%. Angka keajdian dismenorea primer rata-rata 54,85% dan sisanya mengalami dismneorea sekunder. Dapat dikatakan sebanyak 90% remaja di Indonesia pernah mengalami dismenore. Cara mengatasi Dismenorea salah satu nya dengan metode Pillex (pillates Exercise). Pilates adalah metode binaraga yang mengutamakan kekuatan otot-otot bagian tengah tubuh, terutama otot perut bagian depan dan belakang. Otot perut dianggap sebagai otot yang memainkan peran penting dalam mengkoordinasikan, menstabilkan, dan menyeimbangkan gerakan di berbagai bagian tubuh. Pilates pertama kali dikembangkan pada tahun 1920 oleh Joseph Hubert Pilates, seorang pelatih pendidikan jasmani (binaraga, tinju, gulat, yoga, senam, seni bela diri) di Studio Pilates di New York. Pilates memiliki pola gerakan dasar yang menitik beratkan pada gerakan otot panggul dan perut. Karena Pilates menganggap panggul dan perut sebagai otot yang paling stabil, gerakan dasar ini sering disebut sebagai inti yang stabil. Pelaksanaan PKM diawali dengan kordiansi dengan Kepala sekolah dan bidang kemahasisswa SMA 1 Kestarian semarang sebanyak 4 kali pertemuan, peserta dalam kegiatan berjumlah 50 siswi. Pada pertemuan pertama dibagikan kuesioner untuk melihat pengetahuan siswa SMA tentang dismenorea, selanjutnya dilaksanakan kegiatan kedua yaitu tentang pendidikan kesehatan tentang cara mengatasi dismenorea dengan pillates exercise, Pada pertemuan ketiga dilakukan intervensi tentang pillates exercise, pada pertemuan keempat dilakukan pendampingan pillates exercise secara perkelompok pada siswi SMA 1 Kestarian Semarang, selama pelaksanaan kegiatan peserta selalu antusias dan bersemangat mengikuti semua rangkain kegiatan. Setelah selesai pelaksanaan PKM para siswi telah mampu melakukan senam pillates exercise. Kata Kunci:Remaja,Dismenorea, Pillates Exercise
Zero Bullying Dengan Peningkatan Kapasitas Guru Untuk Menciptakan Sekolah Ramah Anak Susanto, Dias Andris; Setyaji, Arso; Sukmaningrum, Rahmawati; Hawa, Faiza
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 2 (2024): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i2.813

Abstract

Bullying merupakan tindakan kekerasan terhadap fisik maupun mental yang dilakukan dengan menyalahgunakan kekuatan dari yang lebih kuat ke yang lemah. Bullying membawa dampak besar terhadap korban yang menyebabkan si korban mengalami trauma, stress, melukai diri sendiri dan tak jarang si korban pada akhirnya bunuh diri karena merasa malu dan dikucilkan oleh lingkungan. Bentuk-bentuk bullying berupa kekerasan fisik maupun verbal, dan cyber bullying yang kerap kali terjadi. Secara tak sadar, sering kita lihat dan dengar physical bullying dan verbal bullying yang dilakukan oleh siswa disekolah dasar. Memukul, menendang, mencakar, menggigit dan aktifitas menyakiti fisik lainnya merupakan bentuk dari perundungan fisik yang dilakukan anak sekolah dasar. Sedangkan untuk verbal bullying, acap kali anak-anak mengolok-olok temannya dengan memanggil nama anak tersebut maupun nama orang tuanya, mencela, berkata kasar merupakan sebagian contoh dari verbal bullying. Sayangnya, kejadian seperti contoh diatas dianggap wajar sebagai kenakalan anak-anak. Berangkat dari fenomena ini, tim pengabdian masyarakat memberikan solusi dengan mengadakan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menghadapi dan mengatasi bullying yang terjadi disekolah dengan strategi yang tepat. Solusi dilakukan dengan menggunakan 2 cara, yakni meningkatkan peran guru sebagai komunikator yang baik dengan siswa, sebagai pemberi nasehat, dan pembimbing dalam bersikap dan bertingkah laku bagi siswa. Yang kedua adalah dengan melaksanakan strategi dengan melakukan pembiasaan baik dikelas yang bersifat relijius, membentuk karakter dan kepribadian siswa, dan memberikan art therapy bagi siswa sebagai upaya untuk mengatasi trauma bullying. Dengan pelatihan ini, guru menjadi lebih ‘dewasa’ dan bijak dalam menyikapi bullying, mampu menerapkan solusi dan strategi yang tepat dalam menghadapi bullying dan meminimalisir dampaknya terhadap korban bully

Page 41 of 134 | Total Record : 1340