cover
Contact Name
I Nyoman Tri Anindia Putra
Contact Email
trianindiaputra@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
info@jurnalwidyalaksmi.com
Editorial Address
Br. Srijati No 15, Kel. Sibang Gede, Kec. Abiansemal, Badung - Bali
Location
Kab. badung,
Bali
INDONESIA
Jurnal WIDYA LAKSMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)
ISSN : 27750191     EISSN : 27749940     DOI : -
Core Subject : Education,
WIDYA LAKSMI (Jurnal Pengadian Kepada Masyarakat) Journal is a scientific multidisciplinary journal published by Yayasan Lavandaia Dharma Bali twice a year; January and July. It is a national journal that covers a lot of common problems or issues related to community services. The aim of this journal is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Authors are required to register prior to submitting articles. Authors who want to submit their manuscript to the editorial office of WIDYA LAKSMI (Jurnal Pengadian Kepada Masyarakat) Journal should obey the writing guidelines. The editors will only accept the manuscripts which meet the assigned format.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 147 Documents
IMPLEMENTASI VIRTUAL REALITY UNTUK PEMBELAJARAN IMERSIF DI SEKOLAH DASAR KABUPATEN BANGLI Hartawan, I Nyoman Buda; G, Ni Luh Wiwik Sri Rahayu; Suryati, Kadek
Jurnal Widya Laksmi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal WIDYA LAKSMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) - Inpress
Publisher : Yayasan Lavandaia Dharma Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59458/jwl.v5i1.132

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan penerapan teknologi dalam pendidikan di SD Negeri 1 Bunutin dan SD Negeri 2 Taman Bali, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli. Hasil kuesioner dan wawancara menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki motivasi dan konsentrasi yang rendah dalam pembelajaran, sementara guru meskipun telah menggunakan internet, kesulitan dalam mencari media ajar digital yang efektif. PKM ini melibatkan pengembangan media ajar digital, pelatihan pengelolaan data digital, dan implementasi Virtual Reality (VR) untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa para guru kini telah mampu menggunakan teknologi secara lebih efektif dalam pembelajaran, termasuk memanfaatkan VR untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif. Guru-guru di kedua sekolah mitra juga menunjukkan peningkatan keterampilan dalam mengembangkan media ajar digital dan mengelola data pendidikan. Siswa, di sisi lain, sangat antusias dan senang menggunakan VR dalam kegiatan pembelajaran mereka. Mereka menunjukkan peningkatan motivasi dan keterlibatan yang signifikan, menjadikan pembelajaran lebih menyenangkan dan efektif. Selain itu, pelatihan pengelolaan data digital juga memperkuat kemampuan guru dalam manajemen informasi pendidikan. Secara keseluruhan, kegiatan ini telah berhasil meningkatkan kompetensi digital guru dan kualitas pembelajaran, yang sejalan dengan transformasi pendidikan melalui Kurikulum Merdeka dan program Rapor Pendidikan.
MEMBANGUN IDENTITAS VIBRA (VISUAL DAN BRANDING) BERBASIS KEARIFAN LOKAL UNTUK KELOMPOK SADAR WISATA DESA WISATA BENGKALA (KAMPUNG KOLOK ) SINGARAJA Andriyani, Anak Agung Ayu Dian; Pandawana, I Dewa Gede Agung; Ardiantari, Ida Ayu Putri Gita; Maulina, Ni Made Intan; Putra, Bagus Putu Pramana; Dwipa, I Made Suryana
Jurnal Widya Laksmi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal WIDYA LAKSMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) - Inpress
Publisher : Yayasan Lavandaia Dharma Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59458/jwl.v5i1.137

Abstract

Desa Bengkala, di Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, Bali, dikenal sebagai destinasi wisata edukasi karena kekhasan masyarakat Kolok (tuli-bisu) yang menarik wisatawan dan peneliti. Untuk mengoptimalkan potensi desa, dibentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) "Bhaskara Weda" dan kelompok tani "Mandi Madu." Namun, kedua kelompok ini menghadapi tantangan dalam pelayanan tamu akibat kurangnya struktur organisasi, keterbatasan kemampuan bahasa asing, dan penerapan hospitality. Program pengabdian ini bertujuan membangun identitas dan branding lokal, menyusun struktur organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan melalui aplikasi Digital Hospitality Service (DIHOSE) dan SALOKA untuk menginventarisasi kosakata Kolok. Pelatihan Janger Kolok juga dilakukan guna melestarikan budaya lokal. Kelompok tani didukung melalui sistem irigasi tetes (SIRAT), mesin penggiling padi, dan pelatihan tumpang sari. Selain itu, Demplot Aquaponik bertenaga surya dikembangkan untuk mendukung peningkatan gizi masyarakat Kolok dan menanggulangi stunting.Pendekatan yang diterapkan meliputi Transfer Knowledge (TK), Technology Transfer (TT), dan Entrepreneurship Capacity Building. Hasil pengabdian mencakup kebijakan tiket masuk yang dikelola Pokdarwis, peningkatan keterampilan SDM di bidang pariwisata, serta peluncuran DIHOSE dan SALOKA. Regenerasi kesenian Janger Kolok juga terwujud melalui pelatihan untuk anak-anak. Tahap lanjutan akan difokuskan pada pemasaran, pembuatan paket wisata, dan virtual tour berbasis situs web untuk mendukung pemberdayaan berkelanjutan bagi Pokdarwis.
PDB DESA ANTIGA KELOD DALAM MEWUJUDKAN COASTAL-AQUA BUSINESS BERBASIS KERAKYATAN MELALUI OPTIMALISASI SENTRA GARAM RAKYAT (SEGARA) DAN GRIYA VCO Pandawana, I Dewa Gede Agung; Partama, I GD. Yudha; Sasadara, Maria Malida Vernandes; Prawitasari, Putu Putri; Joni, I Dewa Made Adi Baskara; Budayasa, I Putu Gede
Jurnal Widya Laksmi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal WIDYA LAKSMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) - Inpress
Publisher : Yayasan Lavandaia Dharma Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59458/jwl.v5i1.138

Abstract

Desa Antiga Kelod di Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Bali, memiliki potensi besar dalam mengembangkan usaha berbasis sumber daya lokal melalui produksi garam dan minyak kelapa (VCO). Meski demikian, keterbatasan teknologi dan manajemen menjadi kendala bagi kelompok usaha setempat untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas produk sesuai kebutuhan pasar pariwisata. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan Sentra Garam Rakyat (SEGARA) dan Griya VCO melalui transfer teknologi serta pelatihan manajemen usaha. Program ini mencakup instalasi Smart Greenhouse Salt Tunnel (SGST) untuk produksi garam dan penggunaan metode enzimatis dalam pembuatan VCO, yang diiringi pelatihan manajemen keuangan digital dan branding. Pemetaan potensi wisata berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) juga dilakukan untuk mendukung integrasi produk lokal dengan pariwisata edukatif. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan teknis, efisiensi produksi, serta kesadaran pasar pada kelompok usaha desa. Selain itu, pengetahuan yang diperoleh memungkinkan mereka untuk mengembangkan pemasaran berbasis digital dan meningkatkan daya tarik produk secara visual dan komersial. Saran yang diusulkan adalah pengembangan pelatihan berkelanjutan yang meliputi strategi pemasaran digital dan pengelolaan wisata, guna mendukung keberlanjutan ekonomi desa secara menyeluruh.
STRATEGI PEMBERDAYAAN UMKM OLEH KELOMPOK TANI SALAK DI KELURAHAN BOBO, KOTA TIDORE KEPULAUAN Buamonabot, Irfandi; Fahri, Johan; Jabid, Abdullah W.; Bailusy, Muhsin N.
Jurnal Widya Laksmi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal WIDYA LAKSMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) - Inpress
Publisher : Yayasan Lavandaia Dharma Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59458/jwl.v5i1.139

Abstract

Banyak program pembangunan yang terus dilakukan oleh pemerintah, yang tujuannya agar kehidupan masyarakat berubah menjadi lebih baik. Pembangunan merupakan sebuah upaya atau cara yang dikerjakan yang terencana untuk melaksanakan perubahan demi mencapai tujuan. Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu program yang sedang menjadi mainstream dalam proses pembangunan di Indonesia. Pemberdayaan masyarakat bertujuan agar masyarakat bisa menggali dan mengembangkan potensi dan menjadikan masyarakat mandiri. Salah satu bentuk pemberdayaan adalah melalui UMKM yang dianggap memiliki peran yang sangat penting bagi kesejahteraan masyarakat dengan membuka lapangan kerja dan menambah pendapatan masyarakat sekitar sehingga mencukupi kehidupan sehari-hari seperti pangan, maupun kehidupan lainnya. Dari analisis situasi dan permasalahan yang dihadapi oleh petani salak di Desa Bobo Kota Tidore Kepulauan adalah belum banyak yang memahami potensi usaha yang dikembangkan oleh kelompok tani salak, kurangnya kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan hasil olahan salak itu sendiri dan keterbatasan sarana dan prasarana dalam meningkatkan usaha menuju UMKM, sehingga sebagai langkah awal adalah menjelaskan peluang ketika menuju ke UMKM dan mencari solusi untuk permasalahan atas permasalahan yang terjadi di petani salak. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode sosialisasi partisipatif. Berdasarkan hasil pengabdian yang telah dibahas maka strategi pengembangan usaha untuk keberlanjutan usaha salak dapat menyesuaikan berdasarkan faktor tantangan dan keberhasilan yang telah dilakukan oleh para petani salak di Kelurahan Bobo Kota Tidore Kepulauan. Selain itu juga sangat dibutuhkan atensi dari Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan guna keberlanjutan usaha, baik dari sisi sertifikasi, perluasan lahan, dan komoditi unggulan.
INOVASI BUKU MENGGAMBAR DAN MEWARNAI SEBAGAI MEDIA REGENERASI PELUKIS DAN PROMOSI LUKISAN WAYANG KAMASAN Pascima, Ida Bagus Nyoman; Ariningsih, Kadek Ayu; Putra, I Gusti Lanang Agung Raditya; Masdiantini, Putu Riesty; Putri, Ni Putu Meyka Pradnya; Putra, I Komang Apriyatama Sukarma; Wiguna, I Wayan Adi Maha
Jurnal Widya Laksmi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal WIDYA LAKSMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) - Inpress
Publisher : Yayasan Lavandaia Dharma Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59458/jwl.v5i1.140

Abstract

Desa Kamasan merupakan salah satu desa di Kabupaten Klungkung Bali yang sejak zaman kerajaan telah dipercaya memproduksi barang-barang kerajinan tangan untuk digunakan di kerajaan. Barang tersebut berupa olahan logam dan lukisan diatas kain bertemakan wayang yang terkenal dengan nama Lukisan Wayang Kamasan. Tahun 90an, lukisan wayang mengalami puncak kejayaan dan banyak wisatawan yang membeli karya tersebut. Namun sekarang pelukis wayang Kamasan memiliki berbagai masalah diantaranya: 1).Minimnya regenerasi pelukis, 2) masyarakat Terdapat dari desa lain, dari kabupaten lain ataupun wisatawan yang memiliki minat untuk belajar namun terkendala jarak ke sanggar untuk belajar, 3) terkendala dalam bidang pemasaran, 4) kurangnya teknologi dan inovasi pemasaran, 5) kurangnya inovasi media lukis. Sekalipun memiliki berbagai permasalahan, desa Kamasan memiliki beberapa potensi seperti, SDM terampil, budaya, filosofi hidup masyarakat, agama, dll. Beranjak dari potensi dan permasalahan maka dilakukan pengabdian dengan tujuan: 1) meningkatkan keteampilan pemasaran dan branding, 2) bersama berinovasi untuk metode pemasaran dengan buku sektsa dan buku mewarnai, 3) mengadaptasi teknologi untuk memperkenalkan lukisan wayang kamasan, 4 mempengaruhi generasi muda dalam menghancurkan budaya melukis wayang dan mempermudah gerenasi muda dalam belajar dengan harapan regenerasi generasi penerus.
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN INOVATIF DALAM MENINGKATKAN PELESTARIAN RIAS PENGANTIN BALI Meinarni, Ni Putu Suci; Mutiarani, Rizkita Ayu; Aristamy, I Gusti Ayu Agung Mas; Anggarawati, Putu Ratna; Mahardika, Putu Arya Aditya; Sanjaya, Wayan Putra Adi
Jurnal Widya Laksmi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal WIDYA LAKSMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) - Inpress
Publisher : Yayasan Lavandaia Dharma Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59458/jwl.v5i1.141

Abstract

Budaya Bali memiliki kekayaan adat yang unik, termasuk variasi riasan pengantin yang berbeda-beda di setiap daerah. Gianyar, Buleleng, dan Badung dikenal dengan karakteristik riasan pengantin yang mencerminkan identitas lokal dan keunikan budaya masing-masing. Dalam upaya melestarikan dan memperkenalkan tradisi ini, teknologi Augmented Reality (AR) dimanfaatkan untuk menyajikan riasan pengantin Bali secara interaktif kepada masyarakat. Program pengabdian ini bertujuan untuk menciptakan aplikasi berbasis AR yang mendukung pelestarian dan promosi riasan pengantin di tiga kabupaten tersebut, bekerja sama dengan Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (HARPI). Metode yang digunakan mencakup identifikasi kebutuhan, pengumpulan data aset 3D, pengolahan data aset, desain UI/UX, pengembangan aplikasi, dan pengujian. Aplikasi AR yang dihasilkan memungkinkan pengguna berinteraksi dengan model 3D riasan pengantin melalui marker khusus. Hasilnya menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital ini berhasil meningkatkan apresiasi, pelestarian, dan promosi riasan pengantin Bali. Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) juga memberikan nilai tambah pada produk budaya ini. Program ini menegaskan bahwa penerapan teknologi digital yang tepat dapat membantu melestarikan dan mempromosikan tradisi budaya di tengah arus modernisasi. Di era globalisasi, teknologi seperti AR menawarkan peluang besar dalam mendukung pelestarian budaya tradisional, seperti riasan pengantin Bali, melalui pengalaman interaktif yang menarik.
STRATEGI PEMASARAN DIGITAL UMKM PANGAN LOKAL SAGU DI KELURAHAN GURAPING, KECAMATAN OBA UTARA, KOTA TIDORE KEPULAUAN Arilaha, Muhammad Asril; Buamonabot, Irfandi; Thahrim, Muhammad; Syahdan, Rinto; Amarullah, Dudi
Jurnal Widya Laksmi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal WIDYA LAKSMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) - Inpress
Publisher : Yayasan Lavandaia Dharma Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59458/jwl.v5i1.142

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu mengatasi permasalahan kelompok lokal sagu di kelurahan Guraping, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan terkait masih terbatasnya pasar dari produk yang dihasilkan dengan harapan dapat meningkatkan pemahaman tentang konsep digital marketing serta mampu menerapkannya untuk menjangkau pasar yang lebih luas dan meningkatkan daya saing pada level nasional dan internasional. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi adalah diskusi, wawancara, dan edukasi terkait digital marketing. Mayoritas peserta dalam kegiatan ini adalah perempuan dengan dominasi usia antara 38,89 persen. Selanjutnya, hasil akhir dari setelah kegiatan ini dilaksanakan adalah meningkatnya pemahaman tentang digital marketing dalam hal sosial media (Facebook, TikTok dan Instagram) sebagai akun media sosial juga sebagai wadah untuk mempromosikan dan menjual pangan sagu lokal. Terkahir, tim juga membantu membuatkan akun Facebook, TikTok dan Instagram dalam rangka memudahkan proses pemasaran dengan menggunakan sosial media.
MANAJEMEN STOK KAJA KANGIN WARUNG BERBASIS WEBSITE Saraswati, Ni Wayan Sumartini; I Dewa Made Krishna Muku; Wayan Dharma Suryawan; Dewa Ayu Kadek Pramita; I Kadek Agus Bisena
Jurnal Widya Laksmi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal WIDYA LAKSMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) - Inpress
Publisher : Yayasan Lavandaia Dharma Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59458/jwl.v5i1.143

Abstract

Kaja Kangin Warung adalah sebuah usaha kuliner di Desa Singakerta, Ubud, yang menyajikan menu khas seperti bakso balung babi serta aneka menu ayam. Meskipun menawarkan pengalaman kuliner yang unik dengan bahan baku berkualitas dari supplier lokal terpercaya, warung ini menghadapi tantangan dalam manajemen stok bahan baku, penghitungan Harga Pokok Penjualan (HPP), dan penentuan harga jual yang selama ini dilakukan secara manual. Proses manual ini tidak hanya rawan kesalahan tetapi juga kurang efisien dan memakan waktu. Untuk mengatasi masalah ini, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk merancang sebuah sistem manajemen stok berbasis website yang dapat mendukung pengelolaan stok bahan baku, penghitungan HPP, dan penentuan harga jual secara otomatis. Sistem ini memungkinkan pemantauan stok secara real-time serta penyediaan HPP yang akurat. Dengan fitur otomatisasi, sistem ini mampu menyederhanakan proses yang kompleks, meningkatkan efisiensi waktu, dan meminimalkan kesalahan. Agar sistem dapat digunakan secara optimal, pelatihan khusus akan diberikan kepada pemilik dan karyawan warung, mencakup cara input data, monitoring stok, dan pemanfaatan fitur otomatisasi. Dengan implementasi sistem ini, diharapkan Kaja Kangin Warung dapat mengelola operasionalnya secara lebih efektif dan fokus pada pengembangan strategi bisnis untuk meningkatkan daya saing di pasar. Adapun hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah dibangunnya aplikasi web manajemen stok yang telah sesuai dengan rancangan yang diajukan.
DARI LOKAL KE GLOBAL: STRATEGI PENINGKATAN PRODUKTIVITAS JAHE Laksana, Feri Febria; Hastono, Tri; Puspasari, Diah Ayu; Hartiningsih, Subekti; Rouf, Abdul; Anam, Khoirul; Arisanto, Fauzan; Rifangi, Ahmad
Jurnal Widya Laksmi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal WIDYA LAKSMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) - Inpress
Publisher : Yayasan Lavandaia Dharma Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59458/jwl.v5i1.144

Abstract

Kelompok Wanita Tani (KWT) “Rukun Sari” di Padukuhan Malangan, Bantul, menghadapi tantangan dalam meningkatkan kualitas dan produktivitas jahe emprit untuk bersaing di pasar ekspor. Program Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan oleh Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta, Universitas PGRI Yogyakarta, dan Dunia Industri bertujuan untuk memberdayakan KWT “Rukun Sari” melalui penerapan teknologi modern seperti MySmartDryer dan sistem informasi berbasis Internet of Things (IoT). Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil program menunjukkan bahwa MySmartDryer meningkatkan efisiensi pengeringan jahe, sementara pelatihan manajemen usaha dan pemasaran produk ekspor memberikan wawasan baru bagi anggota kelompok. Kesimpulannya, program ini berhasil meningkatkan kapasitas produksi dan pengetahuan anggota kelompok, membuka peluang pasar ekspor, dan memberikan dampak positif pada kesejahteraan ekonomi dan sosial mereka.
REDUKSI TINGKAT FATALITAS KECELAKAAN MELALUI PROGRAM SOSIALISASI KAPATUHAN LALU LINTAS PADA GENERASI Z DI LOMBOK TENGAH Ratsuko, Putu Gde Caka Pratyaksa; Siregar, Aswin A.; Tjahjono, Tri
Jurnal Widya Laksmi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal WIDYA LAKSMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) - Inpress
Publisher : Yayasan Lavandaia Dharma Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59458/jwl.v5i1.146

Abstract

Jumlah penduduk dengan rentang usia 12 tahun sampai 27 tahun mendominasi dengan jumlah 32% di Lombok Tengah. Dari hasil observasi langsung di wilayah sekitaran Lombok Tengah diketahui banyak remaja (generasi z) yang berkendara tanpa helm yang membahayakan diri mereka sendiri serta berpotensi membahayakan orang lain. Terkait dengan kecelakaan lalu lintas, data yang tersaji pada Resor Lombok Tengah mengungkap bahwa di Lombok Tengah telah terjadi 296 kasus kecelakaan pada tahun 2023. Sehingga Tahun 2023 mencetak rekor dengan kejadian kecelakaan lalu lintas terbanyak sepanjang lima tahun terakhir. Oleh karena itu, pengabdian kepada masyarakat melalui program sosialisasi tertib lalu lintas menjadi urgensi dalam rangka reduksi tingkat fatalitas kecelakaan pada generasi z di Lombok Tengah. Kegiatan dilakukan dengan metode sosialisasi di sekolah SMAN 4 Praya, pelatihan perilaku berkendara hingga pemantauan secara langsung di lapangan. Berdasarkan perbandingan jumlah angka kecelakaan lalu lintas di tahun 2023 dan di tahun 2024 dapat disimpulkan bahwa kegiatan telah berlangsung dengan baik.

Page 10 of 15 | Total Record : 147