cover
Contact Name
Saiful Amin
Contact Email
dinamikasosial@uin-malang.ac.id
Phone
+6285815388569
Journal Mail Official
dinamikasosial@uin-malang.ac.id
Editorial Address
Jalan Gajayana No.50, Dinoyo, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
ISSN : -     EISSN : 28284763     DOI : -
Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial merupakan jurnal berkala ilmiah yang mempublikasikan artikel hasil penelitian tugas akhir mahasiswa di bidang Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.
Articles 102 Documents
PENGARUH PROGRAM ADIWIYATA, PENDIDIKAN LINGKUNGAN, DAN PERAN GURU TERHADAP SIKAP PEDULI LINGKUNGAN SISWA Aris Efendi; Yuli Ifana Sari; Roni Alim Ba’diyah Kusufa
Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Environmental awareness is an important aspect in the formation of students' character to support environmental sustainability. The instillation of this attitude can be done through the implementation of the Adiwiyata Program, environmental education, and the role of teachers in schools. However, in Adiwiyata schools such as SMAN 1 Dampit, student behavior is still found to be less reflective of environmental awareness. This study aims to analyze the influence of the Adiwiyata Program, environmental education, and the role of teachers on the environmental awareness attitudes of grade XI students. The study used a descriptive quantitative approach with a sample of 69 students. Data were collected through questionnaires and analyzed using multiple linear regression, correlation tests, F tests, and coefficients of determination. The results showed that partially environmental education had a significant effect on students' environmental awareness attitudes, while the Adiwiyata Program and the role of teachers did not show a significant effect. However, simultaneously, the three variables had a significant effect on environmental awareness attitudes with a contribution of 37.7%. These findings indicate that environmental education plays a dominant role in shaping students' environmental awareness. Therefore, schools need to strengthen the integration of environmental education into learning, improve teacher role models, and optimize student active involvement in the Adiwiyata Program to ensure more effective and sustainable environmental character development. ABSTRAK Sikap peduli lingkungan merupakan aspek penting dalam pembentukan karakter siswa guna mendukung keberlanjutan lingkungan hidup. Penanaman sikap tersebut dapat dilakukan melalui implementasi Program Adiwiyata, pendidikan lingkungan hidup, serta peran guru di sekolah. Namun, pada sekolah Adiwiyata seperti SMAN 1 Dampit masih ditemukan perilaku siswa yang kurang mencerminkan kepedulian lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Program Adiwiyata, pendidikan lingkungan hidup, dan peran guru terhadap sikap peduli lingkungan siswa kelas XI. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan sampel sebanyak 69 siswa. Data dikumpulkan melalui angket dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda, uji korelasi, uji F, serta koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pendidikan lingkungan hidup berpengaruh signifikan terhadap sikap peduli lingkungan siswa, sedangkan Program Adiwiyata dan peran guru belum menunjukkan pengaruh signifikan. Namun, secara simultan ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap sikap peduli lingkungan dengan kontribusi sebesar 37,7%. Temuan ini menunjukkan bahwa pendidikan lingkungan memiliki peran dominan dalam membentuk sikap peduli lingkungan siswa. Oleh karena itu, sekolah perlu memperkuat integrasi pendidikan lingkungan dalam pembelajaran, meningkatkan keteladanan guru, serta mengoptimalkan pelibatan aktif siswa dalam Program Adiwiyata agar pembentukan karakter peduli lingkungan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
ANALISIS SPASIAL TINGKAT KERENTANAN BANJIR DI KABUPATEN KAMPAR, PROVINSI RIAU BERDASARKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) Etika Sihaini; Supriyono Supriyono; Mirna Yunita; Muhammad Alfi; Dedi Guntar
Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/dsjpips.v5i1.24940

Abstract

Flooding is a frequent hydrometeorological disaster in Kampar Regency, Riau Province, causing significant environmental and socio-economic impacts. Lowland topography, high rainfall intensity, and the presence of the Kampar River are the main factors contributing to flood occurrence in this area. This study aims to analyze flood susceptibility levels in Kampar Regency using a Geographic Information System (GIS) approach. A quantitative spatial analysis was conducted using weighted overlay techniques combined with the Geomorphic Flood Index (GFI), incorporating rainfall, slope, elevation, land use, soil type, and distance from rivers as key parameters. The results show that flood susceptibility in Kampar Regency is classified into four zones: flood-free zones, low flood susceptibility zones, moderate flood susceptibility zones, and high flood susceptibility zones. High flood susceptibility zones are mainly located in low-lying areas along the Kampar River and residential areas, while flood-free zones are dominated by upland and forested regions. This study concludes that physical land characteristics play a significant role in determining the spatial distribution of flood susceptibility. The findings are expected to support spatial planning and flood mitigation strategies in Kampar Regency. ABSTRAK Banjir merupakan bencana hidrometeorologi yang sering terjadi di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, yang menyebabkan dampak lingkungan dan sosial-ekonomi yang signifikan. Topografi dataran rendah, intensitas curah hujan yang tinggi, dan keberadaan Sungai Kampar merupakan faktor utama yang berkontribusi terhadap terjadinya banjir di daerah ini. Studi ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerentanan banjir di Kabupaten Kampar menggunakan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG). Analisis spasial kuantitatif dilakukan menggunakan teknik overlay berbobot yang dikombinasikan dengan Indeks Banjir Geomorfik (GFI), dengan memasukkan curah hujan, kemiringan, elevasi, penggunaan lahan, jenis tanah, dan jarak dari sungai sebagai parameter kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerentanan banjir di Kabupaten Kampar diklasifikasikan menjadi empat zona: zona bebas banjir, zona kerentanan banjir rendah, zona kerentanan banjir sedang, dan zona kerentanan banjir tinggi. Zona kerentanan banjir tinggi sebagian besar terletak di daerah dataran rendah di sepanjang Sungai Kampar dan daerah pemukiman, sedangkan zona bebas banjir didominasi oleh daerah dataran tinggi dan berhutan. Studi ini menyimpulkan bahwa karakteristik fisik lahan memainkan peran penting dalam menentukan distribusi spasial kerentanan banjir. Temuan ini diharapkan dapat mendukung perencanaan tata ruang dan strategi mitigasi banjir di Kabupaten Kampar.
PENGARUH INTEGRASI NILAI SARA PATANGUNA DAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF WORDWALL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS Saudin Saudin; Ninik Indawati; Roni Alim Ba’diya Kusufa; Riril Mardiana Firdaus
Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/dsjpips.v5i1.25091

Abstract

Effective learning is not only oriented towards cognitive achievement, but also on the integration of cultural values ​​that play a role in the formation of students' character and identity. However, this integration has not been optimally implemented, especially at SMP Negeri 18 Baubau. The purpose of this study was to analyze the effect of the integration of Sara Patanguna values ​​and the use of interactive learning media Wordwall on the learning outcomes of eighth-grade students at SMP Negeri 18 Baubau in the 2024/2025 academic year. This study uses an explanatory quantitative approach with a sample of 114 students. Data were collected through questionnaires, observations, and documentation, using descriptive analysis and multiple linear regression tests. The results showed that the integration of Sara Patanguna values ​​and the use of media Wordwall significantly influenced student learning outcomes, with a significance value of 0.000 <0.05. This finding indicates that the synergy between local wisdom and learning technology can strengthen the educational process that is contextual, relevant, and meaningful for students. Therefore, schools need to develop learning policies and strategies that consistently integrate local cultural values ​​with the use of educational technology to improve the quality of learning outcomes. ABSTRAK Pembelajaran yang efektif tidak hanya berorientasi pada pencapaian kognitif, tetapi juga pada pengintegrasian nilai-nilai budaya yang berperan dalam pembentukan karakter dan identitas siswa. Namun, integrasi tersebut belum terlaksana optimal, khususnya di SMP Negeri 18 Baubau. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh integrasi nilai Sara Patanguna dan penggunaan media pembelajaran interaktif Wordwall terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) siswa kelas VIII di SMP Negeri 18 Baubau tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan sampel sebanyak 114 siswa. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan dokumentasi, menggunakan analisis deskriptif dan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai Sara Patanguna dan penggunaan media Wordwall berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Temuan ini mengindikasikan bahwa sinergi antara kearifan lokal dan teknologi pembelajaran mampu memperkuat proses pendidikan yang kontekstual, relevan, dan bermakna bagi siswa. Oleh karena itu, sekolah perlu mengembangkan kebijakan dan strategi pembelajaran yang secara konsisten mengintegrasikan nilai budaya lokal dengan pemanfaatan teknologi pendidikan guna meningkatkan kualitas hasil belajar.
PENGARUH PENDAMPINGAN PENGAWAS SEKOLAH, LITERASI GURU, DAN PEMANFAATAN AI TERHADAP KOMPETENSI GURU IPS Nanang Dwyanti; Endah Andayani; Rusno Rusno
Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/dsjpips.v5i2.25219

Abstract

This study aims to determine the effect of school supervisor mentoring, teacher literacy, and the use of AI (Artificial Intelligence) on the competence of social studies teachers in developing differentiated teaching modules. The research method uses a quantitative approach with a correlational survey method, with a research instrument in the form of a questionnaire using a five-point Likert scale. The location of this research was carried out in six public secondary schools in Baubau City, namely SMP Negeri 1 Baubau, SMP Negeri 2 Baubau, SMP Negeri 4 Baubau, SMP Negeri 5, SMP Negeri 7 Baubau, and SMP Negeri 18 Baubau, which are located in two sub-districts, namely Wolio District and Murhum District. The subjects of the study were social studies teachers who received mentoring from school supervisors, had utilized AI (Artificial Intelligence) in learning and had a high level of literacy. Data analysis techniques used descriptive and inferential statistics, using questionnaire scores from the independent and dependent variables. Multiple linear regression analysis was used to analyze the data. The results indicate that school supervisor mentoring, teacher literacy, and the use of AI (Artificial Intelligence) simultaneously and partially influence social studies teachers' competency in developing differentiated teaching modules. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendampingan pengawas sekolah, literasi guru, dan penggunaan AI (Kecerdasan Buatan) terhadap kompetensi guru IPS dalam mengembangkan modul pembelajaran diferensiasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei korelasional, dengan instrumen penelitian berupa kuesioner menggunakan skala Likert lima poin. Lokasi penelitian ini dilakukan di enam sekolah menengah negeri di Kota Baubau, yaitu SMP Negeri 1 Baubau, SMP Negeri 2 Baubau, SMP Negeri 4 Baubau, SMP Negeri 5, SMP Negeri 7 Baubau, dan SMP Negeri 18 Baubau, yang terletak di dua kecamatan, yaitu Kabupaten Wolio dan Kabupaten Murhum. Subjek penelitian adalah guru IPS yang menerima pendampingan dari pengawas sekolah, telah menggunakan AI (Kecerdasan Buatan) dalam pembelajaran dan memiliki tingkat literasi yang tinggi. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan inferensial, dengan menggunakan skor kuesioner dari variabel independen dan dependen. Analisis regresi linier berganda digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan pengawas sekolah, literasi guru, dan penggunaan AI (Kecerdasan Buatan) secara simultan dan parsial memengaruhi kompetensi guru IPS dalam mengembangkan modul pembelajaran yang terdiferensiasi.
KAJIAN GEOGRAFI BUDAYA TRADISI NYADRAN MASYARAKAT DESA SONOAGENG Pradya Purbhorini; Suwito Suwito; Roni Alim Ba’diyah Kusufa
Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/dsjpips.v5i2.25278

Abstract

Nyadran is a traditional ritual that continues to this day. The Nyadran tradition is generally carried out as a means of expressing gratitude to God for abundant crops. This study aims to determine the activities included in the Nyadran ritual, especially in Sonoageng Village. Furthermore, it also examines the Nyadran ritual from a cultural geography perspective. The research method used in this study is descriptive qualitative. Data collection in this study was conducted through interviews, observation, documentation, and literature review. The results of this study have obtained data that the Nyadran tradition in Sonoageng Village has several series of events, including cleaning graves (besik), praying together at the punden (pillar), a tumpeng (rice cone) procession, and cultural performances. The Nyadran activity has numerous positive impacts and should be preserved and introduced to future generations. This article concludes and emphasizes the importance of maintaining local wisdom as a means of sustainable human interaction with the environment and offers recommendations for future research and policy. ABSTRAK Nyadran secara umum merupakan kegiatan turun menurun yang terus dijalankan hingga saat ini. Tradisi Nyadran umumnya dilaksanakan dengan tujuan sebagai sarana mengucapkan syukur kepada Tuhan atas hasil bumi yang melimpah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegiatan-kegiatan yang ada pada rangkaian acara ritual Nyadran khususnya di desa Sonoageng. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengkaji ritual Nyadran jika dilihat dari sudut pandang geografi budaya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini telah didapatkan data bahwa tradisi Nyadran di desa Sonoageng memiliki beberapa rangkaian acara, diantaranya membersihkan makam (besik), doa bersama di punden, arak-arakan tumpeng, dan pertunjukan budaya. Kegiatan Nyadran membawa dampak positif yang sangat banyak dan sudah selayaknya terus dilestarikan dan juga dikenalkan kepada generasi mendatang. Artikel ini menyimpulkan dan juga menekankan bahwa menajaga kearifan lokal sangat penting sebagai wadah interaksi manusia dengan lingkungan yang berkelanjutan serta menawarkan rekomendasi untuk penelitian serta kebijakan di masa mendatang.
PENANAMAN NILAI KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN MELALUI PEMBELAJARAN GEOGRAFI DI MADRASAH ALIYAH Ilmi Firdausi Nuzula
Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/dsjpips.v5i2.25365

Abstract

This study aims to describe the instillation of environmental care character values through Geography learning and to identify the supporting and inhibiting factors at MA Ahmad Yani Jabung Malang, a madrasah located in an industrial area. The research uses a qualitative method with a case study approach. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews with Geography teachers, homeroom teachers, and students, as well as document analysis of teaching modules, schedules, and activity photographs. The findings reveal that the instillation of environmental care character values is carried out through three stages: planning through the development of teaching modules that integrate environmental care values; implementation using lectures, group discussions, presentations, and the habituation of the "LISA" (See Trash, Take It) slogan; and evaluation through AMBAK (What Does It Mean to Me?) reflection and digital poster assignments using Canva. Supporting factors include interactive learning methods and adequate facilities. Inhibiting factors include time constraints of two times thirty minutes per session and fluctuations in student focus. This study recommends strengthening the consistency of habituation and optimizing the supervision of gadget use. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penanaman nilai karakter peduli lingkungan melalui pembelajaran Geografi serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya di MA Ahmad Yani Jabung Malang, sebuah madrasah yang berada di kawasan industri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru Geografi, wali kelas, dan siswa, serta analisis dokumen berupa modul ajar, jadwal, dan foto kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai karakter peduli lingkungan dilakukan melalui tiga tahap: perencanaan melalui penyusunan modul ajar yang mengintegrasikan nilai peduli lingkungan; pelaksanaan menggunakan metode ceramah, diskusi kelompok, presentasi, serta pembiasaan slogan LISA (Lihat Sampah Ambil); dan evaluasi melalui refleksi AMBAK (Apa Manfaatnya Bagiku) serta penugasan poster digital menggunakan Canva. Faktor pendukung meliputi metode pembelajaran interaktif dan sarana prasarana yang memadai. Faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu dua kali tiga puluh menit per pertemuan dan fluktuasi fokus belajar peserta didik. Penelitian ini merekomendasikan penguatan konsistensi pembiasaan dan optimalisasi pengawasan penggunaan gawai.
PENGARUH MEDIA CHROMEBOOK TERHADAP MINAT DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA SEKOLAH INKLUSI Holifah Wahyuni; Sudi Dul Aji; Endang Surjati
Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/dsjpips.v5i2.25501

Abstract

This study aims to analyze the influence of Chromebook media use on learning interests and learning outcomes of inclusive school students. The approach used is quantitative with a quasi-experimental design method using a pretest-posttest nonequivalent control group design. The research subjects amounted to 32 grade V students in three inclusion elementary schools in Cluster 02 of Kraksaan District, which were divided into experimental groups and control groups. Data collection was carried out through learning interest questionnaires, learning outcome tests, and observation of student involvement. Data analysis used descriptive and inferential tests, including normality, homogeneity, paired sample t-test, and independent sample t-test. The results showed that there was a significant difference between the experimental and control groups. The use of Chromebook media was shown to increase students' interest in learning, which was shown by a higher increase in scores compared to the control group. In addition, student learning outcomes also increased with an N-Gain value of 0.60 (medium category) in the experimental group, higher than the control group of 0.24 (low category). These findings suggest that Chromebook media is effective in increasing student interest and learning outcomes in inclusive schools. Therefore, the use of technology-based learning media is recommended as an alternative to adaptive and innovative learning strategies. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media Chromebook terhadap minat belajar dan hasil belajar siswa sekolah inklusi. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi-experimental design) menggunakan desain pretest-posttest nonequivalent control group. Subjek penelitian berjumlah 32 siswa kelas V pada tiga Sekolah Dasar inklusi di Gugus 02 Kecamatan Kraksaan, yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui angket minat belajar, tes hasil belajar, serta observasi keterlibatan siswa. Analisis data menggunakan uji deskriptif dan inferensial, meliputi uji normalitas, homogenitas, paired sample t-test, dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol. Penggunaan media Chromebook terbukti meningkatkan minat belajar siswa, yang ditunjukkan oleh peningkatan skor yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Selain itu, hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan dengan nilai N-Gain sebesar 0,60 (kategori sedang) pada kelompok eksperimen, lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol sebesar 0,24 (kategori rendah). Temuan ini menunjukkan bahwa media Chromebook efektif dalam meningkatkan minat dan hasil belajar siswa di sekolah inklusi. Oleh karena itu, penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi direkomendasikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang adaptif dan inovatif.
KONTRIBUSI MEDIA PEMBELAJARAN AUGMENTED REALITY, MODEL PBL, DAN LINGKUNGAN SEKOLAH TERHADAP MOTIVASI BELAJAR IPS Dherig Singgah Pratama; Sulistyo Sulistyo; Yuli Ifana Sari
Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/dsjpips.v5i2.25565

Abstract

This study aims to analyze the contribution of Augmented Reality (AR) learning media, Problem Based Learning (PBL) models, and school environment to the social studies learning motivation of elementary school students. This study uses a quantitative approach with an ex post facto type of research. The population in this study is all grade V students in Cluster III of Lumbang District, Probolinggo Regency, with a sample of 66 students taken using saturated sampling techniques. The data collection technique uses a questionnaire with a Likert scale that has been tested for validity and reliability. Data analysis was carried out using multiple linear regression to determine the simultaneous and partial contribution between variables. The results of the study showed that AR media, PBL models, and school environment simultaneously contributed significantly to the social studies learning motivation of students with a very strong category. Partially, each variable also showed a significant contribution, with the school environment as the most dominant variable. These findings show that the integration of technology-based learning media, active learning models, and a conducive school environment is very important in increasing student learning motivation. The implications of this research are expected to be a reference for teachers and schools in developing more innovative and effective learning strategies. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi media pembelajaran Augmented Reality (AR), model Problem Based Learning (PBL), dan lingkungan sekolah terhadap motivasi belajar IPS siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Gugus III Kecamatan Lumbang Kabupaten Probolinggo, dengan jumlah sampel sebanyak 66 siswa yang diambil menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda untuk mengetahui kontribusi secara simultan dan parsial antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media AR, model PBL, dan lingkungan sekolah secara simultan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap motivasi belajar IPS siswa dengan kategori sangat kuat. Secara parsial, masing-masing variabel juga menunjukkan kontribusi yang signifikan, dengan lingkungan sekolah sebagai variabel yang paling dominan. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi media pembelajaran berbasis teknologi, model pembelajaran aktif, dan lingkungan sekolah yang kondusif sangat penting dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi guru dan sekolah dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan efektif.
STRATEGI GURU DALAM MENUMBUHKAN COMPETITIVENESS SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS Rahmania Ramadhani Dzikrullooh
Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/dsjpips.v5i2.25829

Abstract

This study aims to analyze the planning of teacher strategies in fostering student competitiveness, the implementation of those strategies in the classroom, and the evaluation methods used by teachers to cultivate student competitiveness within Social Studies lessons. This study employs a qualitative approach with a field research design, conducted at MTs Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. Research subjects were selected through purposive sampling, including the headmaster, vice-head of curriculum, Social Studies teachers, and students actively involved in the learning process. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. Data validity was ensured through source and technique triangulation, while data analysis followed the Miles and Huberman model, encompassing data reduction, data display, and conclusion drawing. The research findings indicate that teacher strategy planning is carried out through the preparation of instructional tools, the setting of clear classroom goals, and the design of activities that encourage student participation and learning challenges. Furthermore, the implementation of these strategies is realized through interactive learning such as discussions, quizzes, and the provision of competitive stimuli capable of fully activating student engagement. Evaluation is utilized not only to measure learning outcomes but also as a foundation for reflection and the continuous improvement of instructional strategies. This study contributes to the strengthening of teaching practices in madrasas, the enrichment of academic studies at universities, and the development of Social Studies learning oriented toward student competitiveness. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk pertama, menganalisis perencanaan strategi guru dalam menumbuhkan competitiveness siswa, kedua menganalisis pelaksanaan strategi guru dalam menumbuhkan competitiveness siswa, dan strategi guru dalam mengevaluasi pembelajaran untuk menumbuhkan competitiveness siswa pada pelajaran IPS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Lokasi penelitian di MTs Bahrul Ulum Tambakberas Jombang. Subjek penelitian dipilih melalui teknik purposive sampling, meliputi kepala madrasah, waka kurikulum, guru IPS dan siswa yang terlibat aktif dalam pembelajaran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, perencanaan strategi guru dilakukan melalui penyusunan perangkat pembelajaran, penetapan tujuan kelas yang jelas, serta perancangan aktivitas yang mendorong partisipasi dan tantangan belajar siswa. Kedua, pelaksanaan strategi diwujudkan melalui pembelajaran interaktif seperti diskusi, kuis, dan pemberian stimulus kompetitif yang mampu mengaktifkan keterlibatan siswa secara menyeluruh. Ketiga, evaluasi dimanfaatkan tidak hanya untuk mengukur hasil belajar, tetapi juga sebagai dasar refleksi dan perbaikan strategi pembelajaran secara berkelanjutan. Penelitian ini berkontribusi dalam penguatan praktik pembelajaran di madrasah, pengayaan kajian akademik di universitas, serta pengembangan pembelajaran IPS yang berorientasi pada daya saing siswa.
ANALISIS PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF TERHADAP PEREKONOMIAN MASYARAKAT: STUDI KASUS EVENT JEMBER FASHION CARNAVAL Kurnia Maulidi Noviantoro; Inaz Khusnul Khotimah; Chalia Chistella
Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/dsjpips.v5i2.29282

Abstract

The creative economy has become a crucial sector in the Indonesian economy, with the Jember Fashion Carnival (JFC) being a prominent example of an event contributing to local economic growth. This study aims to analyze the impact of JFC on the economy of Jember Regency, particularly on the tourism and UMKM sectors. This study employed a qualitative approach with observation, interviews, and literature review methods to collect data related to the economic impact before, during, and after the JFC. The research results show that JFC plays a significant role in increasing tourist visits, which has a positive impact on income in various sectors such as tourism and business actors in the culinary, service and handicraft sectors. Furthermore, JFC also encourages the promotion of local cultural potential at the national and international levels. JFC is not only a cultural event but also plays a role as a driver of regional economic growth. The sustainability of JFC needs to be supported through collaboration between the government, business actors, and the community to maintain its economic benefits for Jember Regency. This research is expected to serve as a reference for the development of culture-based events as a strategy to improve the creative economy in other regions. ABSTRAK Ekonomi kreatif telah menjadi sektor penting dalam perekonomian Indonesia, dengan Jember Fashion Carnaval (JFC) sebagai salah satu contoh event yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak JFC terhadap perekonomian Kabupaten Jember, khususnya pada sektor pariwisata dan UMKM. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan studi literatur untuk mengumpulkan data terkait dampak ekonomi sebelum, selama, dan setelah pelaksanaan JFC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa JFC berperan signifikan dalam meningkatkan kunjungan wisatawan, yang berdampak positif pada pendapatan di berbagai sektor seperti sektor pariwisata maupun pelaku UMKM di bidang kuliner, jasa, dan kerajinan tangan. Selain itu, JFC juga mendorong promosi potensi budaya lokal ke tingkat nasional dan internasional. JFC tidak hanya menjadi ajang budaya, tetapi juga berperan sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Keberlanjutan JFC perlu didukung melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat guna menjaga manfaat ekonominya bagi Kabupaten Jember. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan event berbasis budaya sebagai strategi peningkatan ekonomi kreatif di daerah lain.

Page 10 of 11 | Total Record : 102