cover
Contact Name
Purwono
Contact Email
purwono@uhb.ac.id
Phone
+6285327779177
Journal Mail Official
pimas@uhb.ac.id
Editorial Address
Jl. Raden Patah No.100, Kedunglongsir, Ledug, Kec. Kembaran, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53182
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 28280814     EISSN : 28280814     DOI : https://doi.org/10.35960/pimas.v1i1
Ruang lingkup Jurnal Pengabdian Masyarakat (PIMAS) adalah Kesehatan, Bisnis, Sains Teknologi, Sosial, Pendidikan, Ekonomi dan semua kegiatan pengabdian masyarakat. Jurnal ini memuat hasil-hasil pengabdian masyarakat berbasis penelitian seperti PAR (Participatory Action Research), ABCD (Asset Based Community Development), CBR (Community-Based Research), Service Learning, Community Development, dan metodologi lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 194 Documents
Edukasi Preventif Diabetes Melitus : Perubahan Gaya Hidup Dan Pemanfaatan Terapi Herbal Di Kabupaten Banyumas Prabandari, Rani; Theophani Bagas Pradana; Sistia Asfa Fiqrotinnisa; Sevryandi Ega Noer Rachmat Syah; Puput Ma’rifah; Sarjito Hidayat
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v5i1.2220

Abstract

Diabetes mellitus is a major health challenge globally and in Indonesia, where 2021 data reported 19.4 million cases and 236,711 deaths. In Banyumas Regency, cases reached 22,836 by 2024, notably in East Purwokerto and Sokaraja. This community service initiative aimed to enhance public knowledge of diabetes prevention and management through health promotion. Conducted by pharmacist professional students from Universitas Harapan Bangsa in Kranji and Kalikidang Villages, the program followed a three-stage methodology: preparation involving problem analysis, implementation using PowerPoint and discussions, and evaluation. Educational materials covered diabetes types, risk factors, lifestyle modifications, and the use of herbal drinks as low-side-effect alternative treatments. Results indicated successful implementation and high community enthusiasm. Most participants were unemployed women over 30, identified as a high-risk group due to insufficient physical activity. The evaluation emphasized that using simple language and mastering herbal medicine topics are crucial for meeting practical community needs. In conclusion, health promotion effectively increases public understanding as a vital preventive measure to reduce diabetes prevalence in the Purwokerto. This activity demonstrates that structured educational intervention, when tailored to local demographics and practical interests like herbal remedies, can significantly strengthen community-based efforts in managing chronic metabolic diseases and improving overall public health outcomes
Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Tentang Bahaya Rokok dan Vape Pada Siswa di SMKN 1 Banyudono Rahma Soleman, Sitti; Endrat Kartiko Utomo, Kartiko; Firdaus, insanul
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v5i1.2227

Abstract

ABSTRACT Smoking and the use of electronic cigarettes (vaping) among Indonesian adolescents remain serious health issues influenced by low knowledge and permissive environmental attitudes. This community service activity aims to improve knowledge and change students' attitudes to be more negative towards smoking and vaping behaviors. The activity was conducted at SMKN 1 Banyudono, involving 24 students as participants. The implementation method included interactive counseling, participatory discussions, and pre-test and post-test measurements covering knowledge and attitude variables. The results showed a significant increase in both variables. The average knowledge score increased from 54.1 (poor category) to 87.5 (good category). Meanwhile, the average pro-health attitude score increased from 48.5 (hesitant/permissive attitude) to 82.0 (anti-smoking/vaping attitude). Participants showed a shift in perspective, viewing vaping no longer as a modern lifestyle but as a health threat that could hinder future careers. In conclusion, comprehensive health education relevant to the professional world is effective in forming anti-smoking attitudes among vocational students. Keywords: Adolescents, Smoking, Vaping, Knowledge, Attitude ABSTRAK Merokok dan penggunaan rokok elektrik (vape) di kalangan remaja Indonesia masih menjadi masalah kesehatan serius yang dipengaruhi oleh pengetahuan yang rendah dan sikap permisif lingkungan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta mengubah sikap siswa menjadi lebih negatif terhadap perilaku merokok dan vaping. Kegiatan dilaksanakan di SMKN 1 Banyudono dengan melibatkan 24 siswa sebagai peserta. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan interaktif, diskusi partisipatif, serta pengukuran pre-test dan post-test yang mencakup variabel pengetahuan dan sikap. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kedua variabel. Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 54,1 (kategori kurang) menjadi 87,5 (kategori baik). Sementara itu, rata-rata skor sikap mendukung kesehatan meningkat dari 48,5 (sikap ragu-ragu/permisif) menjadi 82,0 (sikap menolak rokok/vape). Peserta menunjukkan perubahan pandangan bahwa vape bukan lagi gaya hidup modern, melainkan ancaman kesehatan yang dapat menghambat karir masa depan. Kesimpulannya, edukasi kesehatan yang komprehensif dan relevan dengan dunia kerja efektif dalam membentuk sikap anti-rokok pada siswa SMK. Kata kunci : Remaja, Rokok, Vape, Pengetahuan, Sikap
Evaluasi Kelelahan Subjektif Akibat Paparan Faktor Kimia Pada Pekerja Bengkel Kendaraan Ringan di Mojokerto Mochamad Sahril; Kurniawan, Mokhammad Ferry; Friska Ayu
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v5i1.2240

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kelelahan subjektif pada pekerja bengkel kendaraan ringan yang terpapar faktor kimia serta kondisi lingkungan kerja yang kurang optimal. Program dilaksanakan di Bengkel Eddy Garage Mojokerto dengan melibatkan empat pekerja aktif melalui teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lingkungan kerja, pengisian kuesioner kelelahan subjektif, serta edukasi keselamatan kerja. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa 75% pekerja berada pada kategori kelelahan rendah dan 25% pada kategori sedang. Faktor yang berkontribusi meliputi paparan uap bahan bakar, oli, emisi knalpot, ventilasi yang terbatas, postur kerja statis, serta penggunaan alat pelindung diri yang belum konsisten. Meskipun sebagian besar berada pada tingkat rendah, terdapat indikasi risiko kesehatan kerja sehingga diperlukan upaya preventif melalui edukasi dan perbaikan lingkungan kerja.
Peningkatan Kualitas Air Sumur Gali Pascabanjir melalui Edukasi Penyehatan Air dan Penerapan Teknologi Chlorine Diffuser di Desa Tanggirejo: penelitian Fortuna, Dewi; Bayu Aji, Singgih; Novika Indah Sari, Hesty; Rois, Ibnu; Mulyaningsih, Tri; Narto, Narto
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v5i1.2092

Abstract

Akibat peningkatan konsentrasi bakteri Coliform dan kekeruhan air, kualitas air sumur gali menurun akibat banjir yang terjadi di Tanggirejo, Kabupaten Grobogan. Sayangnya, banyak masyarakat masih mengonsumsi air sumur yang tidak diolah, sehingga membahayakan kesehatan mereka. Dalam upaya meningkatkan kualitas air sumur pascabanjir, proyek pengabdian masyarakat ini akan mengedukasi masyarakat dan menerapkan teknologi diffuser klorin. Metode kegiatannya meliputi edukasi tentang risiko mengonsumsi air tercemar, pembuatan dan penggunaan alat diffuser klorin dasar dari PVC dan kalsium hipoklorit (Ca(ClO)₂), serta pengujian kualitas air sebelum dan sesudah penerapan teknologi. Setelah menggunakan diffuser selama 24 jam, hasil kegiatan memperlihatkan penurunan kadar Coliform dan peningkatan pemahaman masyarakat tentang disinfeksi air. Meningkatkan kualitas air sumur bor menjadi lebih mudah dan hemat biaya dengan teknologi ini. Masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir dapat menjadikan proyek ini sebagai contoh pengelolaan air berkelanjutan.