cover
Contact Name
Henly Yulina
Contact Email
agrotatanen@unibba.ac.id
Phone
+6285759946691
Journal Mail Official
agrotatanen@unibba.ac.id
Editorial Address
Jl. Raden AA Wiranatakusumah No.7, Baleendah, Bandung, Jawa Barat 40375
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Agro Tatanen
ISSN : 26548224     EISSN : 27976793     DOI : 10.55222
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agro Tatanen ini adalah jurnal yang berfokus dalam bidang pertanian dengan topik ilmu tanah, agronomi, pemuliaan tanaman, hama dan penyakit tanaman serta bidang agroteknologi lainnya.
Articles 94 Documents
KEPADATAN POPULASI DAN INTENSITAS SERANGAN HAMA WERENG BATANG COKLAT (Nilaparvata lugens Stal.) PADA UJI ADAPTASI BEBERAPA GALUR HARAPAN TANAMAN PADI (Oryza sativa L.) PADA SAWAH TADAH HUJAN DI DESA KENDAYAKAN KECAMATAN TERISI INDRAMAYU Roh, Nur; Dwimartina, Fina; Sumarna, Pandu
AGRO TATANEN | Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 6 No. 1 (2024): AGRO TATANEN Edisi Januari 2024 | Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Program Studi Agroteknologi Faperta UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55222/agrotatanen.v6i1.1277

Abstract

Padi (Oryza sativa L.) merupakan salah satu dari beberapa tanaman penghasil makanan pokok bagi sebagian besar penduduk di Indonesia. Padi menjadi salah satu komoditas utama yang sangat potensial di Indonesia. Wereng batang coklat sering merusak tanaman padi karena tanaman padi umumnya berdaun lebat dan selalu hidup di tempat yang berair (lembab), dan biasanya sambil menunggu adanya tanaman padi, wereng batang coklat mampu bertahan pada rumput atau tanaman yang lembab lainnya. Maksud dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh tingkat kepadatan populasi dan intensitas serangan hama wereng batang coklat (Nilaparvata lugens Stal.) pada uji adaptasi beberapa galur harapan tanaman padi (Oryza sativa L.) pada sawah tadah hujan, serta pengaruhnya pada pertumbuhan tanaman padi. Percobaan ini dilaksanakan di Desa Kendayakan Kecamatan Terisi Kabupaten Indramayu, pada bulan Desember 2021 sampai bulan Mei 2022. Metode penelitian menggunakan metode eksperimen dengan rancangan lingkungan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari 8 perlakuan yang masing-masing diulang 4 kali. Adapun 8 perlakuan tersebut adalah V1, V2, V3, V4, V5, V6, V7 dan V8. Dimana masing-masing perlakuan diulang sebanyak 8 kali. Dengan demikian terdapat 64 unit percobaan. Hasil yang diperoleh yaitu kepadatan populasi hama wereng batang coklat pada uji adaptasi beberapa galur harapan tanaman padi pada sawah tadah hujan di Desa Kendayakan Kecamatan Terisi Kabupaten Indramayu. Hasil pertumbuhan tinggi tanaman per rumpun yaitu umur 21, 35 dan 49 HST ditunjukkan oleh perlakuan V6 yaitu 75,11 cm, 91,30 cm dan 109,82 cm. Jumlah anakan per rumpun umur 21, 35 dan 49 HST, perlakuan terbanyak V5 yaitu 26,10, 24,80 dan 22,10 batang. Jumlah anakan produktif per rumpun perlakuan terbanyak V5 yaitu 13,60, sedangkan perlakuan terendah ditunjukan oleh V3 yaitu 8,90. Panjang malai tertinggi perlakuan V2 yaitu 93,97 cm dan malai terpendek V4 yaitu 20,45 cm. Jumlah gabah per malai terbanyak V6 yaitu 369,25 butir dan terendah V1 yaitu 141,80 butir. Kepadatan populasi hama wereng batang coklat tertinggi, yaitu V7 32,30% sedangkan dari intensitas serangan hama wereng batang coklat tertinggi, yaitu V7 dan V8 0,85%, sedangkan Galur V1, V2, V3, V4, V5 dan V6 aman tidak terserang hama wereng batang coklat. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Galur V1, V2, V3, V4, V5 dan V6 paling tahan terhadap wereng dibandingkan Ciherang dan Inpari.
PERTUMBUHAN DAN HASIL EDAMAME (Glycine max L.) VARIETAS RYOKKO AKIBAT PERLAKUAN PUPUK KANDANG AYAM DAN NITROGEN Kantikowati, Endang; Karya; Minangsih, Dian Murti; Santoso, Joko; Mutiawati, Radita
AGRO TATANEN | Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 6 No. 1 (2024): AGRO TATANEN Edisi Januari 2024 | Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Program Studi Agroteknologi Faperta UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55222/agrotatanen.v6i1.1285

Abstract

Produksi edamame (Glycine max L.) memerlukan input eksternal untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasilnya, salah satunya dengan memberikan pupuk nitrogen. Pupuk kandang ayam diketahui dapat meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk nitrogen karena mengandung unsur yang sama dan meningkatkan aktivitas bakteri pemfiksasi nitrogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk kandang ayam dan pupuk nitrogen terhadap pertumbuhan dan hasil edamame (Glycine max (L.) Merrill) varietas Ryokko serta pengaruh mandiri dari dosis pupuk kandang ayam atau pupuk nitrogen yang dapat memberikan pengaruh paling baik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman edamame (Glycine max (L.) Merrill) varietas Ryokko. Penelitian dilakukan di Desa Margahurip, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, dengan ketinggian tempat ± 800 meter diatas permukaan laut, dengan curah hujan C3 menurut Oldeman. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimen dengan rancangan percobaan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial yang diulang 3 kali. Faktor pertama adalah dosis pupuk kandang ayam yang terdiri dari 3 taraf (0 ton/ha, 10 ton/ha, dan 20 ton/ha), sementara faktor kedua adalah dosis nitrogen (0 kg/ha, 75 kg/ha, dan 150 kg/ha). Hasil penelitian tidak terjadi interaksi antara perlakuan pemberian dosis pupuk kandang ayam dan pupuk nitrogen. Pengaruh mandiri pemberian dosis pupuk nitrogen berbeda nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 42 hari setelah tanam (HST) dan jumlah cabang pada umur 42 HST.
ANALISIS NILAI TAMBAH BERAS KETAN (Oryza sativa.var.glutinose) PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA DI DESA CIKONENG KECAMATAN CIPARAY KABUPATEN BANDUNG Kundrat; Fetia Wardhani, Wini; Sumarti, Lily; Burhanudin; Anggraeni, Fitri
AGRO TATANEN | Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 6 No. 1 (2024): AGRO TATANEN Edisi Januari 2024 | Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Program Studi Agroteknologi Faperta UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55222/agrotatanen.v6i1.1308

Abstract

Nilai Tambah adalah pertambahan nilai suatu komoditas karena mengalami proses pengolahan, penyimpanan, pengangkutan dalam proses produksi. Pada proses pengolahan nilai tambah dapat didefinisikan sebagai selisih antara nilai produk dengan nilai biaya bahan baku dan input lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah : (1) Untuk mengetahui keuntungan dari industri rumah tangga rengginang di Desa Cikoneng Kecamatan Ciparay. (2) Untuk mengetahui besar nilai tambah rengginang beras ketan pada industri rumah tangga di Desa Cikoneng Kecamatan Ciparay. Penelitian ini dilakukan sejak April 2023 sampai dengan Juni 2023 dan berlokasi di Desa Cikoneng Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung. Metode penelitian yang digunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Metode pengambilan sampel menggunakan metode sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan secara langsung dengan cara observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan perhitungan usaha pengolahan rengginang di Desa Cikoneng Kecamatan Ciparay kabupaten Bandung menguntungkan untuk diusahakan. Rata-rata pendapatan pengusaha rengginang sebesar Rp 27.308.916,93 dalam satu bulan proses produksi dengan nilai R/C ratio sebesar 2,21. Pada tingkat penjualan rengginang sebanyak 1.426 kg dengan harga Rp 35.000,00 per kg. Nilai tambah yang diperoleh dari pengolahan 1 kg beras ketan menjadi rengginang adalah Rp 14.050,00 per kg, dengan ratio nilai tambah yang diperoleh adalah 38,9 %. Kata Kunci : Analisis, Nilai Tambah, Beras Ketan, Rengginang.
IDENTIFIKASI GULMA PADA LAHAN BUDIDAYA TANAMAN HORTIKULTURA DI KECAMATAN TARAKAN TIMUR Aditya Murtilaksono; Amarullah; Rahim, Abdul; Adiwena, Muh; Santoso, Dwi; Nurul; Hasanah, Fatiatul; Mumpuni Anggrayni, Irra
AGRO TATANEN | Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 6 No. 2 (2024): AGRO TATANEN Edisi Juli 2024 | Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Program Studi Agroteknologi Faperta UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55222/agrotatanen.v6i2.1336

Abstract

Sistem pertanian budidaya di Tarakan Timur didominasi tanaman hortikultura yang rentan terhadap serangan Organisme Pengganggu Tanaman sehingga berakibat pada penurunan produksi. Salah satu OPT yang berkaitan langsung dengan budidaya hortikultura adalah gulma dengan segala jenis, dampak, dan biologinya. Oleh sebab itu perlu tindakan identifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan identifikasi gulma dengan mengetahui spesies gulma dan spesies gulma yang dominan dimana pelaksanaan penelitian ini pada lahan budidaya tanaman hortikultura di Kecamatan Tarakan Timur. Pengambilan sampel gulma menggunakan metode kuadrat secara acak, sebanyak 50 sampel dengan ukuran petakan 1 m x 1 m. Hasil penelitian menemukan 39 jenis gulma, 24 spesies termasuk gulma golongan berdaun lebar, 12 spesies rumputan dan 3 jenis diantaranya golongan teki. Spesies gulma dominan adalah gulma Cyperus compressus dengan nilai SDR tertinggi sebesar 23,11%.
PENGARUH KONSENTRASI NUTRISI ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAMUR MERANG (Volvariella volvaceae L.) VARIETAS MAJA Yudi Yusdian; Kantikowati, Endang; Santoso, Joko; Erfan; Solihin
AGRO TATANEN | Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 6 No. 2 (2024): AGRO TATANEN Edisi Juli 2024 | Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Program Studi Agroteknologi Faperta UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55222/agrotatanen.v6i2.1420

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari dan mengetahui pengaruh konsentrasi nutrisi organik terhadap pertumbuhan dan hasil jamur merang (Volvariella volvaceae L.) varietas Maja dan untuk mendapatkan konsentrasi nutrisi organik yang paling baik yang dapat memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil jamur merang (Volvariella volvaceae L.) Varietas Maja. Penelitian dilaksanakan di Dusun Pasirbuah Desa Pasirmulya Kecamatan Majalaya Kabupaten Karawang Provinsi Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 7 perlakuan dan 4 kali ulangan. Adapun taraf perlakuan konsentrasi nutrisi organik yaitu : A (kontrol), B (50 ml/l air leri ketan cucian pertama), C (50 ml/l air leri ketan cucian kedua), D (50 ml/l air leri ketan cucian ketiga), E (50 ml/l air leri inpari cucian pertama), F (50 ml/l air leri inpari cucian kedua) dan G (50 ml/l air leri inpari cucian ketiga). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi nutrisi organik 50 ml/l Air Leri Inpari Cucian Pertama yang di coba memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap tinggi badan buah jamur, diameter badan buah jamur, bobot badan buah jamur per sampel dan bobot badan buah jamur per plot. Kata kuci : jamur, konsentrasi, air leri, pertumbuhan, hasil Abstract The purpose of this study was to determine the effect of organic nutrient concentration on the growth and yield of edible mushroom (Volvariella volvaceae L.) of the Maja variety and to obtain the best concentration of organic nutrients that could affect the growth and yield of edible mushroom (Volvariella volvaceae L.) Maja variety. The research was carried out in Pasirbuah Hamlet Pasirmulya Village, Majalaya District, Karawang Regency, West Java Province. The research method used was an experimental method using a Randomized Block Design (RBD) consisting of 7 treatments and 4 replications. The treatment levels of organic nutrients concentration were: A (control), B (50 ml/l first washed glutinous leri water), C (50 ml/l second glutinous leri water), D (50 ml/l glutinous leri water third wash), E (50 ml/l leri inpari first wash water), F (50 ml/l second wash inpari leri water) and G (50 ml/l third wash inpari leri water).The results showed that the concentration of organic nutrients 50 ml/l inpari the first leri water gave a better effect on mushroom fruiting height, mushroom fruiting body diameter, mushroom fruit body weight per sample and mushroom fruit body weight per plot. Keywords: mushroom, concentration, leri water, growth, yield
PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PT SIKI COFFEE BERKAH ALAM KECAMATAN CIMAUNG KABUPATEN BANDUNG Wardhiani, Wini Fetia; Kundrat; Sumarti, Lily; Febryane, Rimelke Rahmadea; Burhanudin; Chasanah , Eva Nur
AGRO TATANEN | Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 6 No. 2 (2024): AGRO TATANEN Edisi Juli 2024 | Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Program Studi Agroteknologi Faperta UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55222/agrotatanen.v6i2.1423

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh meningkatnya kedai kopi di Kabupaten Bandung serta diselaraskan dengan tingginya tingkat konsumsi kopi diseluruh kalangan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, dengan tujuan untuk menganalisis: (1) Pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja karyawan, (2) Pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan, dan (3) Seberapa besar pengaruh kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan di PT Siki Coffee Berkah Alam. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 12 responden yaitu seluruh karyawan di PT Siki Coffee Berkah Alam. Analisis data yang digunakan adalah uji instrumen penelitian, uji asumsi klasik, uji regresi linier berganda, uji koefisien determinasi dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara kepemimpinan terhadap kinerja karyawan. (2) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara motivasi kerja terhadap kinerja karyawan. (3) Variabel kepemimpinan dan motivasi kerja memiliki pengaruh sebesar 0,895 atau 89,5% terhadap kinerja karyawan di PT Siki Coffee Berkah Alam. Kata Kunci: Kedai Kopi, Kepemimpinan, Motivasi Kerja, Kinerja Karyawan.
KARAKTERISTIK PERTUMBUHAN DAN HASIL BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.) VARIETAS BALITSA 1 AKIBAT PERLAKUAN PUPUK ORGANIK KASGOT DAN PUPUK HAYATI Kantikowati, Endang; Minangsih, Dian Murti; Karya; Hamami, Hadad
AGRO TATANEN | Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 6 No. 2 (2024): AGRO TATANEN Edisi Juli 2024 | Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Program Studi Agroteknologi Faperta UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55222/agrotatanen.v6i2.1424

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh pupuk organik kasgot dan pupuk hayati terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman buncis (Phaseolus vulgaris L.) varietas Balitsa 1. Penelitian dilaksanakan di Desa Margahurip, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, dengan ketinggian tempat ±800 meter diatas permukaan laut, dengan zona agroklimat C3 menurut Oldeman. Metode Penelitian yang digunakan yaitu metode Rancangan Acak Kelompok. Pola faktorial dengan 3 kali ulangan. Faktor I: Dosis pupuk organik kasgot (k0 = 0 ton/ha, k1 = 5 ton/ha, k2 = 10 ton/ha). Faktor II : Dosis pupuk hayati (h0 = 0 kg/ha, h1 = 8 kg/ha, h2 = 16 kg/ha). Hasil penelitian menunjukkan terjadi interaksi antara perlakuan pupuk organik kasgot dan pupuk hayati dengan taraf perlakuan dosis pupuk organik kasgot 10 ton/ha dan dosis pupuk hayati 16 kg/ha pada jumlah daun pada umur 14 HST dan jumlah polong per tanaman. Secara mandiri perlakuan pupuk organik kasgot pada dosis 10 ton/ha berbeda nyata terhadap jumlah daun umur 42 HST dan jumlah polong per tanaman, sedangkan pengaruh mandiri perlakuan pupuk hayati pada dosis 16 kg/ha berbeda nyata terhadap tinggi tanaman umur 14 dan 42 HST, jumlah daun 42 HST, jumlah polong per tanaman dan panjang polong per tanaman.
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (ZEA MAYS SACCHARATA STURT) AKIBAT PEMBERIAN DOSIS PUPUK MAJEMUK NPK Solihin, Eso; Sudirja, Rija; Yuniarti, Anni
AGRO TATANEN | Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 6 No. 2 (2024): AGRO TATANEN Edisi Juli 2024 | Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Program Studi Agroteknologi Faperta UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55222/agrotatanen.v6i2.1435

Abstract

Sweet corn (Zea mays saccharata Sturt) is one of the food crops that is needed to meet food needs. Efforts to increase the quantity and quality of sweet corn can be done through fertilization. To ensure that sweet corn's nutritional requirements for nitrogen (N), phosphorus (P) and potassium (K) are met, fertilizer such as NPK can be applied. This research aims to analyze the effect of various doses of NPK fertilizer on the growth and yield of sweet corn. The research was carried out at the Ciparanje Experimental Garden, Faculty of Agriculture, Padjadjaran University, Jatinangor, Sumedang, from November 2023 to March 2024. The research used a Complete Randomized Block Design (RAK) with ten treatments and three replications. The treatments given include: Control (without N, P, K), Standard N, P, K (Urea, SP-36, and KCl), and NPK fertilizer with varying doses (¼, ½, ¾, 1, 1 ¼, 1 ½ , 1 ¾, and 2). The research results showed that the application of NPK compound fertilizer had a significant effect on growth parameters, yield components and sweet corn yield. Meanwhile, the most effective dose in increasing plant yields was H treatment (1 ½ doses of NPK).
PENGARUH DOSIS PUPUK VERMIKOMPOS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Allium Ascalonicum L.) VARIETAS BIMA Afansya, Irre; Mahmud , Yudhi; Dwimartina, Fina
AGRO TATANEN | Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 7 No. 1 (2025): AGRO TATANEN Edisi Januari 2025 | Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Program Studi Agroteknologi Faperta UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55222/agrotatanen.v7i1.1501

Abstract

Shallots are a horticultural crop that is used as a spice for cooking every day. The community's demand for shallots continues to increase, but the production level is still low. Efforts that can be made to increase the production of shallot plants are by using vermicompost fertilizer. Vermicompost fertilizer is a fertilizer from composting organic waste whose fermentation process is assisted by earthworms, so it is useful for increasing onion production. This study aims to determine the effect of vermicompost fertilizer dosage on the growth and yield of the best shallot plants. The research was carried out in the rice fields of Pekandangan Village, Indramayu Regency, in March – May 2024. The experimental design used in this study was a Group Random Design (RAK) consisting of 5 treatments that were repeated 5 times each. The 5 treatments of vermicompost fertilizer doses are V0 = control, V1 = 10 tons/ha, V2 = 20 tons/ha, V3 = 30 tons/ha, and V4 = 40 tons/ha. The results showed that there was an effect of the use of vermicompost fertilizer on all components of the growth and yield of shallot plants at the best dose of 30 tons/ha, with a yield of 0.33 tons/ha. Keywords: Vermicompost Fertilizer, Growth and Yield, Shallot Plants, Bima Varieties, Horticulture.
KERAGAMAN TANAMAN EDAMAME (Glycine max L. Merrill) VARIETAS RYOKO TERHADAP PERLAKUAN JARAK TANAM DAN DOSIS PUPUK KANDANG AYAM Yudi Yusdian; Karya; Santoso, Joko; Erfan; Joestia Zhahiran, Alyanisa
AGRO TATANEN | Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 7 No. 1 (2025): AGRO TATANEN Edisi Januari 2025 | Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Program Studi Agroteknologi Faperta UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55222/agrotatanen.v7i1.1527

Abstract

This research aims to determine the growth and yield response of Edamame (Glycine max L. Merrill) cv. Ryoko to plant spacing and chicken manure dosage. This research was conducted in Margahurip Village, Banjaran District, Bandung Regency, West Java Province with an altitude of 800 m above sea level, pH 6.06 (slightly acidic) and rainfall of 2,481 mm/year. This research used a factorial Randomized Block Design (RBD) method with 3 replications. First factor: Planting Distance (j1= 30 cm x 10 cm, j2= 30 cm x 20 cm, j3= 30 cm x 30 cm). Second factor: Chicken Manure Fertilizer Dosage (k1 = 0 tons/ha, k2 = 10 tons/ha, k3 = 20 tons/ha). The results of the research showed that there was an independent effect in the 30 cm x 30 cm planting spacing treatment which had a better influence on plant height, number of branches, number of planted pods and weight of planted pods. Meanwhile, the chicken manure dose of 10 tonnes/ha had a better effect on the number of pods planted and the weight of the pods planted.

Page 6 of 10 | Total Record : 94