cover
Contact Name
Hisan Mursalin
Contact Email
hisanmursalin@gmail.com
Phone
+6285884149993
Journal Mail Official
mauriduna@gmail.com
Editorial Address
Jl. Printis Kemerdekaan km.6, 01/05 Sukamulya, Cimenteng, Cikembar 43157 Sukabumi, Indonesia
Location
Kab. sukabumi,
Jawa barat
INDONESIA
Mauriduna : Journal of Islamic studies
ISSN : -     EISSN : 27970876     DOI : 10.37274
Core Subject : Religion, Education,
Mauriduna merupakan Jurnal Kajian Islam yang terbit dua kali dalam setahun, publikasi ilmiah ini dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Perguruan Tinggi Bahasa Arab Ar-Raayah (STIBA) Sukabumi. Jurnal ini berfokus pada kajian Islam, berupa Hasil Penelitian, Ide, Teori, Metode dan Masalah Aktual lainnya yang Berkaitan dengan kajian Islam. Jurnal ini secara terbuka menerima kontribusi para ahli untuk mempublikasikan hasil penelitiannya. Mauriduna Jurnal Ilmu Islam mempunyai fokus dalam kajian ilmu Islam, dengan scope sebagai berikut : Teologi Islam, Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir, Filsafat dan pemikiran Islam, Hadis, Fiqh, Ilmu Dakwah, Bahasa dan sastra sangat disambut baik.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 220 Documents
Perencanaan Berbasis Data dalam Supervisi Pendidikan dengan Metode Identifikasi, Refleksi dan Benahi (IRB) Mustaqim, Nadlif; Satriah
Mauriduna: Journal of Islamic Studies Vol 6 No 1 (2025): Mauriduna: Journal of Islamic Studies, January 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/mauriduna.v6i1.1317

Abstract

Supervisi pendidikan merupakan salah satu komponen penting dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di institusi pendidikan. Dalam praktiknya, supervisi bertujuan untuk memberikan bimbingan kepada pendidik agar dapat meningkatkan kompetensi profesionalnya. Salah satu pendekatan yang semakin relevan dalam supervisi pendidikan adalah perencanaan berbasis data. Artikel ini akan membahas konsep perencanaan berbasis data dalam supervisi pendidikan, langkah-langkah implementasinya, serta manfaat yang dapat diperoleh. Pengumpulan data yang akurat untuk Perencanaan Berbasis Data (PBD) dalam pendidikan dapat dilakukan melalui beberapa metode sistematis. Konsep Perencanaan Berbasis Data (PBD) adalah pendekatan yang menggunakan data sebagai dasar dalam pengambilan keputusan dan perencanaan strategis. Dalam konteks supervisi pendidikan, pendekatan ini bertujuan untuk: 1. Mengidentifikasi kebutuhan profesional guru berdasarkan data hasil observasi, asesmen, atau evaluasi kinerja. 2. Merancang strategi supervisi yang spesifik sesuai dengan kebutuhan individu atau kelompok pendidik. 3. Mengukur efektivitas supervisi dengan membandingkan data awal (baseline) dan data hasil implementasi supervisi. Perencanaan berbasis data merupakan pendekatan yang efektif dalam supervisi pendidikan. Dengan memanfaatkan data, pengawas pendidikan dapat merancang program supervisi yang lebih terarah, objektif, dan berorientasi pada hasil. Langkah-langkah seperti pengumpulan data, analisis, penyusunan rencana, implementasi, dan evaluasi menjadi kunci keberhasilan pendekatan ini. Dengan demikian, supervisi berbasis data dapat menjadi alat yang ampuh untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Educational supervision is an important component in efforts to improve the quality of learning in educational institutions. In practice, supervision aims to provide guidance to educators so they can improve their professional competence. One approach that is increasingly relevant in educational supervision is data-based planning. This article will discuss the concept of data-based planning in educational supervision, the steps for its implementation, and the benefits that can be obtained. Accurate data collection for Data-Based Planning (PBD) in education can be done through several systematic methods. The Data-Based Planning (PBD) concept is an approach that uses data as a basis for decision making and strategic planning. In the context of educational supervision, this approach aims to: 1. Identify teachers' professional needs based on data from observations, assessments or performance evaluations. 2. Design specific supervision strategies according to the needs of individual or groups of educators. 3. Measuring the effectiveness of supervision by comparing initial data (baseline) and data resulting from the implementation of supervision. Data-based planning is an effective approach in educational supervision. By utilizing data, educational supervisors can design supervision programs that are more focused, objective and results-oriented. Steps such as data collection, analysis, planning, implementation and evaluation are the keys to the success of this approach. Thus, data-based supervision can be a powerful tool for improving the quality of education.
Metode Asesmen Guru Dirosah Terhadap Pengembangan Karakter Religius Siswa Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu Surau Minang Aulia Mufti, Zaki; Sabri, Ahmad; Remiswal
Mauriduna: Journal of Islamic Studies Vol 6 No 1 (2025): Mauriduna: Journal of Islamic Studies, January 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/mauriduna.v6i1.1318

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode asesmen yang diterapkan oleh guru Dirosah di Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu Surau Minang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dimana data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan Kepala Sekolah, Guru Dirosah, serta Wali Kelas. Teknik analisis data mengikuti model analisis dari Miles dan Huberman, yang mencakup pengumpulan, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan asesmen guru Dirosah meliputi beberapa langkah, antara lain: (a) menentukan tujuan pembelajaran, (b) mengidentifikasi bentuk asesmen, (c) membuat instrumen asesmen, (d) pelaksanaan asesmen, (e) pengolahan hasil asesmen, dan (f) penyajian hasil asesmen dalam rapor. Dalam pelaksanaannya, asesmen dilakukan dengan pendekatan formatif dan sumatif. Terdapat tujuh langkah dalam melakukan asesmen, yaitu: 1) observasi, 2) tes, 3) asesmen diri, 4) asesmen teman sejawat, 5) wawancara, 6) unjuk kerja, dan 7) penugasan. Penelitian ini memberikan gambaran mengenai penerapan asesmen yang komprehensif dan terintegrasi untuk mendukung perkembangan karakter religius siswa di SMPIT Surau Minang. This study aims to investigate the assessment methods implemented by Dirosah teachers at the Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu Surau Minang. This research employs a qualitative approach with a case study method, where data is collected through interviews, observations, and documentation involving the school principal, Dirosah teachers, and homeroom teachers. Data analysis is conducted using the Miles and Huberman analytical model, which includes data collection, reduction, presentation, and conclusion drawing. The findings reveal that the assessment planning by Dirosah teachers includes several steps: (a) determining the learning objectives, (b) identifying the assessment types, (c) developing assessment instruments, (d) conducting assessments, (e) processing assessment results, and (f) presenting the assessment results in the report card. In practice, assessments are conducted using both formative and summative approaches. There are seven steps in the assessment process: 1) observation, 2) tests, 3) self-assessment, 4) peer assessment, 5) interviews, 6) performance tasks, and 7) assignments. This study provides an overview of the comprehensive and integrated assessment practices aimed at supporting the development of students' religious character at SMPIT Surau Minang.
Fawatih Al-Suwar : Kajian Tentang Makna-Makna Pada Pembukaan Surah dalam Al-Quran Tenri, Andriani; Basri, Halimah; Khalid, Rusydi
Mauriduna: Journal of Islamic Studies Vol 6 No 1 (2025): Mauriduna: Journal of Islamic Studies, January 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/mauriduna.v6i1.1319

Abstract

Penelitian ini membahas fawâtih al-suwar, yaitu pembukaan surah dalam Al-Qur’an, yang menjadi isu penting dalam kajian ilmu tafsir. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna yang terkandung dalam fawâtih al-suwar serta memahami bagaimana pembukaan surah memberikan kontribusi terhadap pemahaman keseluruhan isi surah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif-deskriptif berbasis library research dengan pendekatan ilmu tafsir, dengan data utama berupa teks Al-Qur’an dan referensi sekunder seperti literatur klasik dan modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa huruf-huruf pembuka surah memiliki kedudukan unik dalam Al-Qur’an, baik sebagai tanda kebesaran ilahi maupun sarana untuk menarik perhatian pendengar. Interpretasi terhadap huruf-huruf ini terbagi menjadi dua: sebagian ulama menganggapnya sebagai rahasia ilahi, sementara lainnya mencoba menafsirkannya secara simbolis maupun linguistik. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan integratif dalam memahami fawâtih al-suwar, menggabungkan metode tradisional dan kontemporer untuk menghasilkan pemahaman yang lebih komprehensif. This research discusses fawâtih al-suwar, which is the opening of the surah in the Qur'an, which is an important issue in the study of interpretation. The purpose of this study is to analyze the meaning of the opening letters of the surah and their relevance in deepening the understanding of the Qur'an, especially in the context of the lives of Muslims today. This study uses a qualitative-descriptive approach based on library research, with the main data in the form of Qur'an texts and secondary references such as classical and modern literature. The results of the study show that the opening letters of the surah have a unique position in the Qur'an, both as a sign of divine greatness and a means to attract the attention of listeners. The interpretation of these letters is twofold: some scholars consider them to be divine secrets, while others try to interpret them symbolically as well as linguistically. This study recommends an integrative approach in understanding fawâtih al-suwar, combining traditional and contemporary methods to produce a more comprehensive understanding.
Kurikulum Merdeka: Kurikulum Berorientasi Masa Depan Nur Qolbi, Muhammad; Susiawati, Wati
Mauriduna: Journal of Islamic Studies Vol 6 No 1 (2025): Mauriduna: Journal of Islamic Studies, January 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/mauriduna.v6i1.1320

Abstract

Kurikulum Merdeka merupakan inisiatif terbaru dalam sistem pendidikan Indonesia yang dirancang untuk menjawab tantangan global dan perkembangan zaman. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep, implementasi, dan implikasi Kurikulum Merdeka pada sekolah menengah atas (SMA)/sederajat sebagai kurikulum yang berorientasi pada masa depan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis konten. Data diperoleh dari berbagai sumber, termasuk dokumen resmi pemerintah dan artikel akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka menawarkan fleksibilitas pembelajaran, fokus pada pengembangan kompetensi abad ke-21, dan memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengeksplorasi minat dan potensi mereka. Namun, implementasi kurikulum ini menghadapi tantangan, seperti kesiapan tenaga pendidik, fasilitas pendukung, dan kesenjangan pemahaman di berbagai wilayah. Dengan penyempurnaan dan dukungan berkelanjutan, Kurikulum Merdeka diharapkan mampu menjadi fondasi pendidikan yang relevan dan adaptif terhadap kebutuhan masa depan. The Merdeka Curriculum is the latest initiative in the Indonesian education system which is designed to answer global challenges and current developments. This article aims to analyze the concept, implementation and implications of the Independent Curriculum as a future-oriented curriculum. This research uses a descriptive qualitative method with a literature study and document analysis approach. Data was obtained from various sources, including official government documents, academic articles, as well as reports on the implementation of the Independent Curriculum in various educational institutions. The research results show that the Merdeka Curriculum offers learning flexibility, focuses on developing 21st century competencies, and provides space for students to explore their interests and potential. However, the implementation of this curriculum faces challenges, such as the readiness of teaching staff, supporting facilities, and gaps in understanding in various regions. With continuous improvement and support, it is hoped that the Independent Curriculum will be able to become the foundation for education that is relevant and adaptive to future needs.
Peran Pembiayaan Pendidikan dalam Mendukung Program Sekolah Permana, Moch Andi; Almubarokah, Lutfiah; Mizana, Fadhila
Mauriduna: Journal of Islamic Studies Vol 6 No 1 (2025): Mauriduna: Journal of Islamic Studies, January 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/mauriduna.v6i1.1321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembiayaan pendidikan di MI Al-Fitroh Tangerang dalam peningkatan program sekolah. Metode penelitian kualitatif melalui studi kasus. Pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi . Pengolahan data dengan kondensasi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MI Al-Fitroh Tangerang memahami pentingnya pendanaan pendidikan mendukung program ekstrakurikuler yang penting bagi pengembangan bakat siswa. Sekolah mengalokasikan sebagian anggaran tahunannya untuk kegiatan ekstrakurikuler, sehingga siswa dapat berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang memperkaya pengalaman belajar mereka. Selain itu, sekolah juga mengalokasikan dana untuk perbaikan infrastruktur dan pelatihan tenaga pengajar. Kegiatan seperti seminar dan workshop bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru. This research aims to analyze education financing at MI Al-Fitroh Tangerang in improving school programs. Qualitative research method through case studies. Data collection using interviews, observation and documentation. Data processing by condensation, data presentation and drawing conclusions. The research results show that MI Al-Fitroh Tangerang understands the importance of educational funding to support extracurricular programs which are important for developing students' talents. Schools allocate a portion of their annual budget for extracurricular activities, so that students can participate in a variety of activities that enrich their learning experience. Apart from that, schools also allocate funds for infrastructure improvements and teaching staff training. Activities such as seminars and workshops aim to improve teacher skills.
Prospects and Challenges of Inclusive Education in Indonesia: Examining the Educational Environment of Students with Disability Hafid, Abdul
Mauriduna: Journal of Islamic Studies Vol 5 No 5 (2024): Mauriduna: Journal of Islamic Studies, December 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/mauriduna.v6i1.1322

Abstract

Penyelenggaraan pendidikan inklusi di Indonesia menunjukkan upaya serius negara dalam memberikan akses pendidikan yang setara, termasuk bagi siswa berkebutuhan khusus. Ini sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945, diperkuat dengan Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Namun, upaya tersebut masih menghadapi beberapa tantangan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerangka kerja, hambatan, dan prospek pendidikan inklusi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-analitis. Penelitian ini mengandalkan dokumen hukum dan kebijakan yang dikombinasikan dengan data empiris dalam menilai implementasi kebijakan pendidikan inklusif baru-baru ini. Penelitian ini menemukan adanya kemajuan yang signifikan dalam implementasi pendidikan inklusif, terutama dalam hal integrasi anak berkebutuhan khusus ke dalam kelas reguler. Namun demikian, beberapa tantangan juga ditemukan, seperti kesiapan guru , aksesibilitas yang terbatas, dan stigma sosial yang masih muncul. Penelitian ini lebih lanjut menyarankan perlunya koordinasi kelembagaan lintas sektor untuk memperkuat pendidikan inklusi dengan perhatian khusus pada hak-hak siswa dengan disabilitas. The implementation of inclusive education in Indonesia exhibited the state’s effort to provide equal access to education, including students with special needs. As stipulated by the 1945 Constitution, coupled with the Law No. 20 of 2003 on the National Education System. However, it remained face a several challenges. In this sense, this paper seeks to analyses the framework, obstacles, and prospects of inclusive education in Indonesia. The research uses a descriptive-analytical methods. It relies on the legal and policy documents combined with empirical data in assessing the recent implementation of such inclusive education policies. It found significant advancement of the implementation of inclusive education, especially the integration of children with special needs into regular classes. Nevertheless, some challenges also found, such as the teacher preparation, limited accessibility, and social stigma that remain arise. The research further suggests the need for cross-sectors institutional-coordination to strengthen the inclusive education with special attention to the rights of students with disabilities.
Pengaruh Media Pembelajaran Pada Pendidikan Agama Islam Wahyuni, Sri; Kusumawati; Tumenggung, Ham Idris
Mauriduna: Journal of Islamic Studies Vol 6 No 1 (2025): Mauriduna: Journal of Islamic Studies, January 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/mauriduna.v6i1.1323

Abstract

Di Indonesia sendiri untuk pelaksanaan Pendidikan agama islam mengacu pada dasar yang secara langsung mengatur pelaksanaan Pendidikan agama islam yang ada di Indonesia terdapat dalam Tap MPR No.IV/MPR/1973 yang kemudian dikukuhkan pada Tap MPR No.IV/1978 jo Ketetapan MPR No.II/MPR/1983, Ketetapan MPR No. II/MPR/1988, ketetapan MPR No.II/MPR/1993. Tentang GBHN yang pada pokoknya dinyatakan bahwa pelaksanaan Pendidikan agama secara langsung dimasukkan ke dalam kurikulum pada semua jenjang Pendidikan di Indonesia. landasan dalil QS. Al -Mujadalah ayat 11 mengenai Allah SWT memberikan keleluasan bagi manusia untuk memperoleh ilmu pengetahuan dan Allah SWT angkat derajat manusia yang memiliki ilmu, terkait dengan penelitian ini sekaligus sebagai dasar indikator penelitian yang berjudul Pengaruh Media Pembelajaran Pada Pendidikan Agama Islam. Rumusan dari penelitian ini yaitu Bagaimana Pengaruh Media Pembelajaran Pada Pendidikan Agama Islam bagi aspek sikap kognitif mahasiswa. Bagaimana Implementasi Religiusitas mahasiswa saat pelaksanaan media pembelajaran Pendidikan Pendidikan Agama Islam. Penggunaan Metode yaitu kualittaif dengan menddeskripsikan hasil sebaran angket kepada mahasiswa dan memaparkan hasil Analisa sesuai dengan kondisi yang sebenarnya selama penelitian berlangsung. Dengan sumber sekunder penelitian yaitu dilaksanakan dengan menelaah literatur (kepustakaan), baik berupa buku, catatan maupun laporan hasil penelitian dari peneliti terdahulu. Populasi penelitian mahasiswa Teknik informatika UNPAM semester 1 tahun ajaran ganjil 2024/2025. Dengan pengambilan sampel sebanyak 61 responden. Observasi, pengamatan perilaku menggunakan lembar observasi sikap untuk mengukur aspek sikap kognitif dan afektif mahasiswa pada penelitian ini terdiri dari sikap, Implementasi Religiusitas, disiplin, Interaksi, Keterampilan, dan Sikap proses berfikir. Hasil Analisa penggunaan media pembelajaran berbentuk aplikasi dengan responden sebanyak 18 (29.5%) Selalu menggunakan media pembelajaran berbentuk aplikasi, sebanyak 16 (26.2%)sering menggunakan media pembelajaran berbentuk aplikasi, dan 22 (36%) responden kadang – kadang, 4 (7%) menggunakan media pembelajaran berbentuk aplikasi, sebanyak 4 (7%) responden tidak pernah menggunakan media pembelajaran berbentuk aplikasi, pada saat memulai pembelajaran menggunakan Apk al-Qur’an kemenag terdapat kendala yang dihadapi menggunakan media pembelajaran tersebut ketika pelaksanaan pembelajaran berlangsung. Rutinitas pelaksanaan penggunaan apk al-Qur’an kemenag dapat mengurangi kendala yang dihadapi menggunakan media pembelajaran dalam menyelsaikan tugas, dan aplikasi al-Qur’an kemenag digunakan secara berkesinambungan pada saat kegiatan belajar mengajar mata kuliah pendidikan islam.
Menggali Nilai Kejujuran Melalui Tafsir Bayani: Solusi Al-Qur'an Terhadap Hoaks di Era Digital Safruddin, Rhay; Abubakar, Achmad; Irham, Muhammad; Alimin, Muh
Mauriduna: Journal of Islamic Studies Vol 6 No 1 (2025): Mauriduna: Journal of Islamic Studies, January 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/mauriduna.v6i1.1324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali nilai kejujuran melalui pendekatan tafsir bayani dengan fokus pada analisis kebahasaan QS. Al-Ahzab: 70 dan QS. Al-Baqarah: 42. Metode yang digunakan adalah kajian kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep kejujuran dalam Al-Qur'an, seperti sidq dan qawl sadid, memiliki implikasi sosial yang luas, termasuk untuk menangkal hoaks. Pendekatan bayani memberikan pedoman penting tentang klarifikasi informasi (tabayyun). Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa tafsir bayani dapat memberikan solusi praktis bagi tantangan moral di era digital, terutama dalam membentuk budaya literasi yang Islami. This study aims to explore the value of honesty through the bayani tafsir approach, focusing on the linguistic analysis of QS. Al-Ahzab: 70 and QS. Al-Baqarah: 42. The research method employed is a library study. The findings show that the concept of honesty in the Qur'an, such as sidq and qawl sadid, has broad social implications, including combating hoaxes. The bayani approach provides important guidance on the clarification of information (tabayyun). This study concludes that bayani tafsir offers practical solutions to moral challenges in the digital era, especially in fostering an Islamic literacy culture.
Latar Belakang Filosofis dan Sosiologis Lahirnya Integrasi Agama dan Sains Hasnawati; Amril M.
Mauriduna: Journal of Islamic Studies Vol 6 No 1 (2025): Mauriduna: Journal of Islamic Studies, January 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/mauriduna.v6i1.1326

Abstract

Agama dan sains merupakan dua hal yang tidak bisa dipisahkan bahkan menjadi peranan yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Agama muncul dari keyakinan yang bisa dijadikan sebagai tuntunan atau arahan dalam kehidupan manusia tentunya hidup yang beretika, bermoral dan beradab. Sedangkan sains menjadi sumber penggalian ilmu pengetahuan untuk perkembangan manusia sebagai proses untuk memajukan dunia dengan berbagai penelitian dan penemuan yang berguna untuk memudahkan keberlangsungan hidup manusia. Dengan adanya integrasi ini maka berusaha mewujudkan kesatuan antara agama dan sains agar bisa menjawab berbagai perumusan masalah telogi agama serta agama juga bisa membantu menjawab permasalahan yang mungkin tidak bisa dijawan dengan sains. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah bagaimana integrasi agama dan sains bisa memcahkan masalah dengan motedo kolaborasinya. Metode dalam penelitian ini menggunakan kualitatif library research. Dengan penelitian ini integrasi agama dan sains bisa ditinjau dari dari sudut filosofis fan sosiologisnya. Science and religion are inextricably linked and even have a significant impact on human existence. Religion develops from ideas that can serve as a guide or a direction for living a morally upright, civilized, and ethical existence. As a process of advancing the globe through varied study and discoveries that are helpful for aiding human survival, science provides scientific information for human development. In order to address different formulations of religious theological problems, this integration aims to actualize the oneness between religion and science. Religion can also assist in addressing issues that science may not be able to address. The goal of this research is to determine how the joint approach of integrating religion and science can address issues. This study's methodology is qualitative library research. This study allows for a philosophical and social evaluation of the relationship between religion and science.
Kontribusi Pemikiran Semantik Fayizad-Dayah dalam Studi Linguistik Modern Halim, Muhamad Fauzan; Nova Fatimah, Salsabila; Thib Raya, Ahmad; Muhbib M
Mauriduna: Journal of Islamic Studies Vol 6 No 1 (2025): Mauriduna: Journal of Islamic Studies, January 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/mauriduna.v6i1.1328

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi pemikiran semantik Fayizad-Dayah dalam studi linguistik modern, dengan fokus pada penerapan pendekatan kontekstual, pragmatik, dan budaya dalam pemahaman makna bahasa. Dalam studi semantik, konteks sosial, budaya, dan pengalaman pribadi memegang peranan penting dalam memahami makna yang tidak dapat dipisahkan dari faktor-faktor tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yang mengkaji pemikiran-pemikiran Fayizad-Dayah dalam kaitannya dengan teori semantik kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teori semantik Fayizad-Dayah memberikan perspektif yang lebih komprehensif terhadap makna dengan menekankan pentingnya hubungan antara bahasa dan konteks sosial serta budaya, yang relevan dengan perkembangan linguistik modern, terutama dalam studi bahasa Arab. This study aims to analyze the contribution of Fayizad-Dayah's semantic thinking in modern linguistic studies, focusing on the application of contextual, pragmatic, and cultural approaches in understanding language meaning. In semantic studies, social, cultural, and personal experience contexts play a crucial role in understanding meaning, which cannot be separated from these factors. The method used in this research is descriptive qualitative, which examines Fayizad-Dayah's ideas in relation to contextual semantic theory. The research findings show that Fayizad-Dayah's semantic theory offers a more comprehensive perspective on meaning by emphasizing the importance of the relationship between language and social as well as cultural contexts, which is relevant to the development of modern linguistics, especially in Arabic language studies.