cover
Contact Name
Misbah
Contact Email
misbah_pfis@ulm.ac.id
Phone
+628975586104
Journal Mail Official
jurnal.ilung@ulm.ac.id
Editorial Address
Jl. Brigjend H. Hasan Basry, Kayu Tangi Banjarmasin , Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Articles 271 Documents
Konsolidasi Kelompok Tani Dalam Pembentukan Wisata Edukasi Kampung Sayur Laura Di Kelurahan Landasan Ulin Utara Kota Banjarbaru Dewi Purboningsih; Aulia -; Sidderatul Akbar; Muhammad Rizal Bima Saputra; Hijjatin Mardhatina; Jhanny Sabatina Frinitasari
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v3i2.10293

Abstract

Mitra kegiatan ini adalah kelompok tani Karang Taruna Tunas Muda  di Jalan Sukamara Kampung Baru RT 04 RW 02 Kelurahan Landasan Ulin Utara Kecamatan Liang Anggang Kota Banjarbaru. Program ini berdasarkan analisis situasi dan permaslahan mitra yaitu belumnya adanya kelompok atau komunitas yang fokus mengelola wisata kampung sayur, serta kurangnya pengetahuan dan pemahaman dalam mengelola destinasi wisata, hal ini dikarenakan kelompok tani lebih dominan meningkatkan pengetahuan dalam produktifitas hasil pertanian. Solusi atas permasalahan mitra adalah peningkatan pengetahuan dalam pengelolaan wisata edukasi Kampung Sayur LAURA dan pelatihan penyusunan rancangan model wisata edukasi Kampung Sayur LAURA. Konsolidasi atau penguatan peran pada kelompok tani bertujuan untuk mendorong atau memotivasi kelompok tersebut bersinergi dengan kelompok karangtaruna, Kelurahan setempat dalam membentuk wisata edukasi Kampung Sayur. Target dari kegiatan ini adalah mitra memahami konsep wisata edukasi serta melaksanakan tahapan-tahapan tata kelola pembentukan wisata edukasi Kampung Sayur LAURA. Metode yang digunakan untuk mencapai target kegiatan yaitu dengan sosialisasi konsep pengembangan wisata edukasi dan pelatihan menyusun rancangan model pembentukan wisata edukasi Kampung Sayur LAURA. Adapun hasil dari kegiatan pengabdian ini meliputi pertama, mitra terdorong untuk membuat rancangan model tata kelola wisata edukasi kampung sayur; kedua, mitra sudah menentukan lokasi yang akan menjadi spotlite wisata edukasi kampung sayur; ketiga, mitra berusaha untuk melakukan kerjasama ke berbagai pihak untuk mendapatkan sumber pendanaan Kata Kunci: Wisata, Edukasi, Kampung Sayur, LAURA.
Peningkatan Pola Hidup Sehat melalui Pelatihan Teknik Menyikat Gigi pada Anak Usia Dini Nurdiana Dewi; Beta Widya Oktiani; Sherli Diana; Hasnaa Ramadhani P.P.; Ainna Dewi Iriani
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v3i2.10137

Abstract

One of the dental and oral problems that often occurs is caries. Young children are at higher risk because their ability to maintain oral hygiene is still not optimal. Caries in children causes various impacts, including obstruct children's development, thereby reducing children's intelligence levels, which in the long term will have an impact on people's quality of life. Efforts to improve dental and oral health must begin as early as possible. One effort to improve dental and oral health is to instill in children the habit of maintaining healthy teeth through counseling and training. The counseling and toothbrushing training provided in this service activity is carried out to young children supported by parents and teachers. It is hoped that this outreach activity and toothbrushing training will provide an opportunity to teach children the importance of oral health and how to care for them properly. Counseling and training were carried out to students, teachers and parents at PAUDIT Nurul Fikri Banjarmasin using a participatory approach consisting of 3 stages, namely planning, implementation and evaluation. Counseling was carried out through animated videos, banners and dental puppets. Tooth brushing training was carried out with students brushing their teeth accompanied by parents and teachers. Based on the evaluation results, it was found that all parents were able to help their children brush their teeth better, and based on the results of interviews regarding the habit of brushing their teeth at home, all parents admitted that they always accompanied their children in brushing their teeth morning and night. It is hoped that this activity will become the basis for the establishment of the Little Dentist Program.
Pemberdayaan Perisai Diri (Pelatihan Pendidik Sebaya Hindari Sex Bebas Dan Pernikahan Dini) Di Sma Muhammadiyah Sintang Dian Indahwati Hapsari; Putri Nurlinda
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v3i2.10445

Abstract

Masa remaja adalah salah satu periode pertumbuhan dan perkembangan yang pesat terkait fisik, psikologis maupun intelektual. Masa remaja ini memiliki rasa keingintahuan yang besar seperti sudah mulai menyukai tantangan dan pertualangan serta banyak yang berani menanggung resiko atas perbuatannya tanpa pertimbangan yang matang. Di Kabupaten Sintang perkawinan anak usia < 19 tahun nomor 2 tertinggi dari Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat yaitu sebesar 25%, Sedangkan data ibu hamil usia kurang 20 tahun sebesar 829 kasus. Untuk kasus penyakit  HIV/AIDS di Kabupaten Sintang tiap tahunnya mengalami peningkatan. Dapat dilihat dari tahun 2021 kasus HIV sebanyak 575 kasus dan AIDS 50 kasus meningkat lagi pada tahun 2022 yaitu kasus HIV sebanyak 672 kasus sedangkan AIDS 97 kasus. Berdasarkan kelompok umur yang terbanyak pada umur 15-19 tahun (55%). SMA Muhammadiyah Sintang merupakan salah satu amal usaha Muhammadiyah di Kecamatan Sintang, Di SMA Muhammadiyah Sintang masih ditemukan siswa yang berhenti sekolah dikarenakan hamil dan pemahaman siswa tentang seks bebas dan penikahan dini yang kurang. Untuk mengatasi permasalahan ini maka perlu diadakan penyuluhan dan pembentukan kader serta pelatihan kader pendidik sebaya  untuk mempermudah mendapatkan informasi maupun menyampaikan informasi kepada remaja. Metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi sosialisasi dan pembentukan serta pelatihan pendidik sebaya,hasil kegiatan menunjukan ada perbedaan yangbermakna tingkat pengetahuan siswa sebelum dan sesudah dilaksanakan pelatihan dan sosialisasi peserta yaitu sebesar 1,53. Kegiatan pengabdian ini sudah membentuk dan mengaktifkan kader teman sebaya di SMA Muhammadiyah Sintang   Kata kunci: Pemberdayaan; pendidik sebaya; sex bebas; pernikahan dini
Pendampingan Budidaya Sayuran Lokal Khas Rawa di Pekarangan dalam Upaya Peningkatan Keberagaman Konsumsi Pangan Masyarakat di Polder Alabio Hilda Susanti; Rila Rahma Apriani; Hikma Ellya; Nukhak Nufita Sari; Ronny Mulyawan; Nurlaila Nurlaila
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v3i2.10222

Abstract

The supply of nutritious food through a variety of food consumption is very important in reducing stunting prevalence. Some areas of Hulu Sungai Utara (HSU) Regency are the alabio polder area with high cases of stunting children and unproductive swamp land conditions when flooded with rainwater. This service activity provides a solution in utilizing home yards as a place to cultivate local swamp vegetables that have high nutrition, namely water spinach and water mimosa. The activities carried out include planning, which is done by direct observation and coordination with related stakeholders, then educating about the importance of consuming nutritious vegetables. Training and mentoring were given to 25 residents, the majority of whom were farming mothers. Evaluation was carried out by giving a questionnaire to participants regarding the sustainability of the activity. This activity was able to increase the knowledge and skills of the community in cultivating plants in the yard. The application of semi-hydroponic cultivation techniques of typical swamp vegetables has helped the community in providing vegetables when swamp rice fields are flooded in the rainy season and cannot be planted. Evaluation results showed that 88% of participants were enthusiastic about implementing the training in their daily lives because it suited their needs.
Sosialisasi Tentang Pentingnya Pencegahan Jentik pada Fase Aquatik dan 4M plus (Kelurahan Guntung Manggis Banjarbaru) Pardi Affandi Affandi; Thresye Thresye; Mariatul Q; Andriyani Andriyani; Anjel A; Mawardi Mawardi; Aisyah Aisyah
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v3i2.9883

Abstract

Data Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan pada tahun 2020 menginformasikan bahwa penyakit yang disebabkan oleh Dengue erat kaitannya dengan kondisi lingkungan dan perilaku masyarakat yang masih kurang dalam melakukan 4M plus yaitu menguras tempat penampungan air, mengubur barang bekas, menutup tempat penampungan air supaya tidak dijadikan tempat perindukan nyamuk, serta memantau jentik secara rutin. Selain itu faktor aquatik juga sangat penting dipahami sehingga dapat melakukan pencegahan terhadap jentik secara dini. Hal ini dapat mencegah pertumbuhan nyamuk penyebab DBD dengan cepat. Faktor-faktor ini menjadi penyebab penyakit DBD bersifat endemik baik di daerah perkotaan maupun pedesaan.  Salah satu daerah Banjarbaru yang banyak terjadi DBD adalah di Kelurahan Guntung Manggis Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan..
Sosialiasi KEMENDESA Nomor 136 Tahun 2022 dalam Rangka Akuntabilitas dan Transparasasi Desa Rahma Yuliani; Atma Hayat; Kasyful Anwar; Ayu Oktaviani; Sofina Azkia
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 3, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v3i3.11666

Abstract

Keterlibatan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD) dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Pendirian BUM Desa bertujuan untuk mengurangi ketergantungan desa pada bantuan keuangan pemerintah, mengawasi pengelolaan aset, mendorong peningkatan investasi, dan menyediakan berbagai layanan. Sejak diberlakukannya Undang-Undang Desa, BUM Desa telah menjadi lembaga sentral dalam pengembangan desa.Namun, dalam penelitian ini, teridentifikasi dua masalah utama yang dihadapi oleh BUM Desa, yaitu pemahaman yang kurang memadai terhadap Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) Nomor 136 Tahun 2022, serta kendala dalam menerapkannya. Tujuan utama dari penelitian ini adalah membantu BUM Desa memahami dan menerapkan peraturan tersebut dengan baik.Metode penelitian ini melibatkan pendampingan, pemantauan, dan evaluasi secara berkelanjutan untuk memberikan pemahaman mendalam dan bantuan dalam menerapkan peraturan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pengelola BUM Desa memiliki pemahaman yang baik terhadap peraturan, namun implementasinya perlu ditingkatkan.Pedoman ini dirancang untuk membangun BUM Desa yang bersifat administratif, akuntabel, efisien, dan efektif dalam pengelolaan keuangan. Pedoman ini memberikan dukungan kepada fungsi akuntansi dalam mengenali, mengukur, menyajikan, dan mengungkapkan transaksi keuangan serta menyusun laporan keuangan.Hasil studi menunjukkan bahwa penting bagi pengelola BUM Desa untuk memahami secara mendalam Peraturan Kemendesa PDTT Nomor 136 Tahun 2022 guna memastikan kelangsungan operasional dan meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi dalam pengelolaan keuangan.
Desain Dan Implementasi Shelter Di Daerah Wisata Bukit Tamiyang Sebagai Persiapan Desa Tangguh Bencana, Desa Kandangan Baru, Kabupaten Tanah Laut Yulian Firmana Arifin; Yuswinda Febrita; Adriani Adriani; Muhammad Hafizhir Ridha; Muhammad Nur Arfiandoyo; Rizqi Arrahman
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 3, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v3i3.11167

Abstract

Gapoktan Tamiyang Tinggi di Desa Kandangan Baru, Kec. Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut memiliki usaha-usaha seperti jasling termasuk lokasi wisata. Bukit Tamiyang yang merupakan salah satu bukit dengan pemandangan indah di Kalimantan Selatan. Kelompok usaha ini kesulitan mengembangkan objek wisata karena beberapa hal termasuk jalur yang sulit untuk dicapai dan lokasi rawan longsor. Masalah ini telah diselesaikan dengan pembuatan peta wisata yang meliputi jalur pendakian yang aman serta potensi-potensi disana. Hanya saja, shelter yang merupakan tempat beristirahat dan berlindung belum tersedia secara memadai. Pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan bantuan teknis penentuan lokasi, mendesain dan membangun shelter yang diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai tempat berlindung tapi juga sebagai daya tarik pengunjung untuk mengabadikan diri disana. Langkah-langkah kegiatan yang dilakukan antara lain berdiskusi dengan masyarakat tentang kebutuhan shelter tersebut, menentukan lokasi yang aman dengan sistem informasi geografis, desain, dan implementasi bersama masyarakat untuk membangun shelter tersebut. Dari hasil analisis lokasi kegiatan dengan drone didapatkan gambaran mengenai zona-zona yang rawan longsor. Titik shelter didapatkan ketinggian 295m di atas permukaan laut di koordinat -3o55’15”‒144o43’48”. Shelter dengan ukuran 2×2m2 dengan bahan dominan kayu dan penutup atap multiroof telah terpasang dan dapat langsung digunakan masyarakat.
Konsep Arsitektur Islam pada Perancangan Masjid Hijratul Hidayah, Banjarmasin Dahliani Dahliani; Anna Oktaviana; Muhammad Deddy Huzairin
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 3, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v3i3.10674

Abstract

Masjid merupakan tempat ibadah umat Islam di kawasan permukiman. Salah satu masjid di Banjarmasin adalah Hijratul Hidayah, yang semakin hari jamaahnya semakin bertambah, sehingga perlu adanya penambahan ruang. Perancangan masjid ini menggunakan konsep arsitektur Islam dengan menerapkan 3 kaidah yaitu keesaan, keindahan dan ekonomis. Konsep diterapkan pada fungsi dan bentuk bangunan. Kaidah keesaan diterapkan pada adanya mihrab sebagai orientasi utama masjid dan menara yang tinggi vertikal sebagai hubungan yang agung kepada Allah SWT. Kaidah keindahan diterapkan dengan penggunaan ornamen Islam pada tampilan bangunan dan bentuk kubah. Kaidah ekonomis diterapkan pada bentuk segiempat pada ruang masjid dan posisi masjid yang berorientasi ke kiblat. Keadaan ini memudahkan pengaturan shaft saat shalat berjama’ah, sehingga tidak ada ruang yang mubazir atau terbuang.
Pelatihan Pembuatan LKPD Elektronik Berbasis Kompetensi Siswa Dan Lingkungan Sekolah Kepada Guru Biologi SMA/Sederajat Sri Amintarti; Muhammad Zaini; Aulia Ajizah; Luthfiana Nurtamara
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 3, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v3i3.11624

Abstract

Pengajaran paradigma baru yang dicanangkan oleh pemerintah pada kurikulum merdeka di SMA merujuk pada pembelajaran yang disesuaikan dengan kemampuan siswa dan budaya daerah setempat dengan model Teaching at Right Level dan Culturally Responsive Teaching. Salah satu perangkat pembelajaran yang disesuaikan dengan model tersebut adalah lembar kerja peserta didik (LKPD). Ketrampilan   penyusunan lembar kerja peserta didik (LKPD) harus dimiliki oleh para guru yang akan  melaksanakan pengajaran  di Sekolah., khususnya LKPD elektronik yang  mudah digunakan dan efektif  dalam meningkatkan ketrampilan berpikir kritis siswa. Tujuan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini untuk membangun ketrampilan guru Biologi SMA/sederajat dalam penyusunan LKPD elektronik. Metode yang digunakan: 1) Penyampaian materi tentang LKPD dan pembuatan LKPD elektronik; 2) Praktek pembuatan LKPD elektronik.  Hasil kegiatan berupa: 1) Peningkatan keterampilan guru Biologi dalam membuat LKPD elektronik; 2) Peningkatan keterampilan guru dalam merancang LKPD berbasis kemampuan siswa, lingkungan sekolah, keterampilan berpikir kritis siswa serta permaslahan yang ada di sekitar siswa; dan 3) Respon peserta kegiatan setelah mengikuti pelatihan 100% menyatakan bahwa mereka memerlukan pelatihan pembuatan LKPD elektronik ini, dan 100% guru menyatakan termotivasi untuk membuat LKPD elektronik sendiri karena selain membuatnya tidah sulit, LKPD elektronik diyakini dapat memotivasi serta memudahkan siswa dalam belajar. LKPD elektronik yang dilatihkan diharapkan diimplementasikan pada pelaksanaan kurikulum Merdeka karena telah menerapkan pembelajaran berdiferensiasi dan menerapkan ketrampilan berpikir kritis abad 21 serta berbasis IT. Setelah kegiatan, peserta mampu membuat LKPD interaktif dengan bantuan aplikasi Live Worksheet walaupun sebelumnya 100% peserta pelatihan belum pernah menggunakan dan membuat LKPD digital dan  secara interaktif dengan aplikasi Live worksheet.
Penyuluhan Asal Mula Teknologi Polymerase Chain Reaction Bagi Komunitas Minggu Raya (Bagian 2) Tanto Budi Susilo; Oni soesanto; Dewi sri susanti; Arfan Eko Fahrudin; Eko Suhartono; Yuyun Hidayat; Sri Cahyo Wahjono; Muchamad Arief Soendjoto; Krisdianto Krisdianto
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 3, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v3i3.11887

Abstract

Program kegiatan masyarakat (PKM) ini merupakan bagian edukasi publik terhadap masa endemi or post-covid-19. Ulasan PKM sebagai berikut ini; Setelah penentuan struktur DNA oleh Watson-Crick, setelah amplifikasi dan pengurutan DNA oleh Mullis dan Sanger, selanjutnya Human Genome Project mambaca 3,055 milyar urutan pasang basa manusia abad 21 ini. Bank-bank data DNA/protein atau informasi biologi telah berdiri seperti; NCBI, DDBJ dan EMBI telah memuat lebih 500 juta urutan DNA berbagai jenis species. Bank ini sumber genomics, proteomics, metabolomics dan economics sekaligus, pada masa depan. Bagi Carpentier dan Daudna bukan hanya sekedar jumlah urutan DNA yang luar biasa tetapi harta karun yang tidak ternilai harganya, mengapa? Karena dia tidak buta huruf membaca urutan DNA, karena dia mampu memilih dan memilah mana fragmen yang palindromics mana yang bukan. Mana yang genes musics mana yang bukan. Mana genes memory penyandi antibody mana yang bukan. Ringkasnya seluruh persoalan genetic tubuh manusia dapat dibaca, di Human Genom Project ini. Jadi, apakah kita tetap ingin menutup mata. Metode structural equation modelling (SEM) dengan uji pretest dan post test terhadap tulisan asal usul PCR ini. Hasil uji ditunjukan kepada 32 responden berumur kisaran 18 tahunan dan 12 responden berumur kisaran 19 tahunan, berturut-turut sebagai berikut; sangat mengerti (0), mengerti (80,55), kurang mengerti (19,45) dan tidak mengerti (0); dan sangat mengerti (4,16), mengerti (82,83), kurang mengerti (13,03) dan tidak mengerti (0). Respon terhadap urgensi epistemologi PCR, untuk yang merumur 19 tahunan lebih mengerti daripada responden yang berumur 18 tahun, walaupun perbedaannya tidak nyata.