cover
Contact Name
Fitrahayunitisna
Contact Email
fitrahayunitisna@ub.ac.id
Phone
+6285777556060
Journal Mail Official
kusalawafibub@gmail.com
Editorial Address
Jalan Veteran, Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Kusa Lawa
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : 28278194     DOI : https://doi.org/10.21776/ub.kusalawa
Jurnal ini mewadahi gagasan ilmiah dan publikasi hasil penelitian dari para ilmuwan, akademisi, maupun peneliti. Untuk itu jurnal ini terbuka dan menerima artikel ilmiah yang berupa hasil penelitian, gagasan ilmiah, dan penciptaan seni.
Articles 66 Documents
DINAMIKA CINTA SEBAGAI IDE PENCIPTAAN KARYA SENI LUKIS Anandaputri, Siti Zahra Andriyani; Anggrian , Mayang
Kusa Lawa Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Kusa Lawa
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinamika cinta menjadi landasan penciptaan untuk merefleksikan bagaimana cinta tidak hanya sekadar perasaan kasih sayang, namun menjadi sesuatu yang mengartikan berbagai pemahaman dalam kehidupan sebagai seorang individu dan makhluk sosial. Bagaimana cinta dalam berbagai bentuk dan dinamikanya adalah kekuatan dalam menghubungkan diri, masyarakat, dan membentuk pengalaman manusia secara mendalam. Mewujudkan kompleksitas dinamika cinta menjadi berbagai ide narasi guna mendeskripsikan terkait dinamika yang terjadi dari pengalaman dan pengamatan pribadi, yang kemudian divisualisasikan ke dalam karya seni lukis dengan perupaannya terinspirasi oleh gaya abstrak ekspresionisme. Menggunakan metode Alma Hawkins, yang mencerminkan ekspresi pribadi, memanfaatkan berbagai teknik dan media, serta merayakan kreativitas dalam suasana yang mendukung. Penciptaan ini menghasilkan 12 karya lukis, yaitu Lihatlah Lebih Dekat, Semua Aku Dirayakan, Meramu Tanpa Henti, Cintanya Manusia, aku ke dalammu; tenggelam, Gigitan Rindu, Dari Sebuah Mimpi Buruk, Renjana, Rumpang, Cintanya Setengah Hampa, Setia Selamanya, Sirna Dalam Cinta. Kompleksitas dari dinamika cinta yang terjadi pada kehidupan dapat menyentuh aspek-aspek fundamental kita sebagai manusia, bagaimana dinamika cinta menjadi peristiwa-peristiwa yang saling berinteraksi dan mempengaruhi satu sama lain. Cinta dan dinamikanya memiliki peran penting yang tidak dapat dipungkiri keberadaannya atau dihilangkan dalam kehidupan manusia, karena dengan adanya cinta maka akan banyak dimensi-dimensi atas pengalaman manusia yang akan terus berulang menghadirkan makna dan atau pembelajaran.
Kritik Instrumentalistik; Narasi Penyadaran Ekologi Air sebagai Aset Kota pada Ragam Hias Batik Kontemporer Cahyani, Isma Awal
Kusa Lawa Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Kusa Lawa
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kritik Insrumentalistik; Narasi Penyadaran Ekologi Air sebagai Aset Kota Pada Ragam Hias Batik Komtemporer. Kritik instrumentalistik digunakan dalam menganalisis atau membedah visual, struktur, makna, tujuan hingga evaluasi penciptaan motif batik kontemporer yang diproduksi oleh pengrajin Rumah Batik Lokatmala; yaitu motif batik Parigi terinspirasi dari toponimi Kampung yang berada di Kota Sukabumi, bernama Parigi yang berarti sumber air. Kritik instrumentalistik beranggapan seni dapat memberikan suatu penyelesaian yang lebih penting dari pada seni itu sendiri. Ide yang diilustrasikan ditujukan untuk menstimulir emosi yang memang sudah ditujukan, meliputi nilai sosial, budaya hingga politis. Objek penelitian dibedah berdasarkan empat tahapan kritik; 1) Deskripsi karya dengan menemukan secara objektif apa yang tampak pada karya seni; 2) Analisis formal yang menelusuri karya seni berdasarkan struktur formal; 3) Interpretasi berupa penafsiran makna; 4) Evaluasi pada karya seni. Interaksi yang dihadirkan pengrajin melalui motif batik dengan masyarakat harus menimbulkan timbal balik dalam hal yang positif. Sehingga dalam tulisan kritik ini, peneliti menganalisis kepentingan sosial, kecakapan kerja, hubungan formal dan yang sejenis pada karya seni yang dihadirkan pengrajin. Hasilnya tidak hanya sekedar dinikmati visualnya atau dipahami informasinya, melainkan pengrajin juga sampai memastikan adanya tindak lanjut/perubahan yang muncul, baik dalam hal pola pikir, pola perilaku masyarakat hingga sistem regulasi atau kebijakan yang akan dihadirkan, khususnya dalam penyadaran ekologi air sebagai aset kehidupan di Kota Sukabumi. Kata Kunci: Kritik Intrumentalistik, Penyadaran Ekologi Air, Ragam Hias Batik Kontemporer Abstract Instrumentalistic Criticism; Narrative of Water Ecology Awareness as a City Asset in Contemporary Batik Decorative Varieties. Instrumentalistic criticism is used in analyzing or dissecting the visual, structure, meaning, purpose to evaluation of the creation of contemporary batik motifs produced by craftsmen of Rumah Batik Lokatmala; namely the Parigi batik motif inspired by the toponymy of the Village in Sukabumi City, named Parigi which means water source. Instrumentalistic criticism assumes that art can provide a solution that is more important than art itself. The illustrated idea is intended to stimulate emotions that have indeed been intended, including social, cultural to political values. The object of research is dissected based on four stages of criticism; 1) Description of the work by objectively finding what appears in the artwork; 2) Formal analysis that traces the artwork based on formal structure; 3) Interpretation in the form of interpretation of meaning; 4) Evaluation of the artwork. The interaction presented by craftsmen through batik motifs with the community must create reciprocity in a positive way. So in this critical writing, the researcher analyzes social interests, work skills, formal relationships and the like in the artwork presented by craftsmen. The results are not only enjoyed visually or understood information, but the craftsmen also ensure that there is follow-up/change that appears, both in terms of mindset, community behavior patterns and the regulatory system or policies that will be presented, especially in raising awareness of water ecology as a life asset in Sukabumi City. Keywords: Instrumentalistic Criticism, Water Ecology Awareness, Contemporary Batik Decorative Varieties
Menghanyutkan Diri dalam Diri Sendiri: Tinjauan Proses Kreatif dan Strategi Media Ary Juane Zauzia; I Kadek Yudi Astawan
Kusa Lawa Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Kusa Lawa
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penciptaan seni tidak hanya melibatkan pemahaman emosional tetapi juga melalui proses kreatif yang panjang dan pertimbangan media yang rumit. Artikel ini bertujuan untuk memperjelas bagaimana proses kreatif termasuk pengelolaan media sangat berperan penting dalam hasil akhir karya seniman, termasuk kepada makna yang akan ditangkap audiens nantinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Artikel menyajikan dan menjelaskan tahapan-tahapan kreatif seniman secara naratif, serta memberikan gambaran yang jelas tentang pengalaman subjektif seniman dalam membuat karya seni, melalui lukisan berjudul “Menghanyutkan Diri dalam Diri Sendiri”. Karya seni tersebut melewati 3 tahap penciptaan, yaitu “Inception of an Idea”, Elaboration and Refinement”, dan “Heention in a Medium”. Setiap tahapannya juga diiringi dengan pertimbangan serta strategi media yang baik sehingga dapat mendukung dan memperkuat konsep keseluruhan.
PENDIDIKAN BERBASIS PROYEK (PROJECT-BASED LEARNING) UNTUK MAHASISWA Mukhlishin, Muh. Irfan; Nakti , Esa Kharisma Muhammad
Kusa Lawa Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Kusa Lawa
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Berbasis Proyek (Project-Based Learning atau PBL) merupakan pendekatan pembelajaran inovatif yang menempatkan mahasiswa sebagai pusat proses pembelajaran. Dalam PBL, mahasiswa dilibatkan secara aktif untuk menyelesaikan proyek nyata yang relevan dengan bidang studinya. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi manfaat, relevansi, dan bentuk implementasi PBL di Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Wisnuwardhana Malang. PBL memberikan banyak manfaat, seperti meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, kreativitas, dan literasi digital mahasiswa, serta menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia kerja. Implementasi PBL di PBSI diwujudkan dalam berbagai proyek, seperti penulisan karya sastra, dokumentasi budaya lokal, pementasan drama, dan pengembangan media pembelajaran. Dengan pendekatan ini, mahasiswa tidak hanya memahami teori tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan nyata. Kesimpulannya, PBL merupakan strategi pembelajaran yang efektif dan relevan dalam membekali mahasiswa PBSI dengan kompetensi yang holistik dan kontekstual.
PROSES KREATIF PRODUKSI PERHIASAN BERBAHAN ALPAKA DI UMKM STAR CASTING PASURUAN Nafisah
Kusa Lawa Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Kusa Lawa
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses Kreatif Produksi Perhiasan Berbahan Alpaka di UMKM Star Casting Pasuruan. UMKM Star Casting merupakan sebuah UMKM yang memproduksi kerajinan perhiasan, yang berlokasi di Jl. Balai Agung, Glanggang, Beji, Pasuruan, Jawa Timur. Dirintis oleh Muhammad Yunus sejak tahun 1995, Star Casting, dengan dilatar belakangi motivasi mereka untuk melanjutkan keterampilan bidang kerajinan perhiasan yang pada saat itu, kurang diminati oleh kalangan anak muda. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan menggunakan teori proses kreatif Graham Wallas pada proses kreatif pengrajin Star Casting. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, dokumentasi dan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa yang melatar belakangi proses kreatif dari Muhammad Yunus adalah keluarga, Lingkungan sekitar, dan Tujuannya. Proses kreatif Yunus sendiri kemudian dikaji melalui teori proses kreatif Graham Wallas yang meliputi Persiapan, Inkubasi, Penerangan, dan Verifikasi. Kesimpulan proses pembuatan perhiasan Star Casting meliputi beberapa langkah antara lain; a) Persiapan bahan, b) Pembuatan cetakan, c) Injecting, d) Quality Control dan Pemasangan batu, e) Penyolderan, f) Investment (pengecoran gipsum), g) Loss-Waxing, h) Pembakaran dan pengecoran logam, i) Pembersihan, j) Finishing dan pengemasan. Faktor-faktor yang memengaruhi proses produksi Star Casting, dapat disimpulkan menjadi; faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi, keterampilan pekerja, fasilitas, dan bahan baku. Sementara faktor eksternal meliputi, tren pasar dan kolaborasi.
Strategi Retorika dalam Pidato Calon Presiden Prabowo: Analisis Wacana pada Pemilu 2024 Fau, Helnanirma Susanti; Laia , Askarman; Ndraha , Lies Dian Marsa; Luahambowo, Baspuri
Kusa Lawa Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Kusa Lawa
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini mengeksplorasi strategi retorika yang digunakan oleh calon presiden Prabowo dalam pidato kampanyenya selama Pemilu 2024. Data dikumpulkan dari transkrip pidato yang disampaikan oleh Prabowo selama kampanye. Metode analisis wacana kritis digunakan untuk mengidentifikasi teknik-teknik retorika, seperti penggunaan metafora, narasi nasionalisme, dan kritik terhadap lawan politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Prabowo menggunakan strategi retorika yang efektif untuk membangun citra kepemimpinan yang kuat dan mendapatkan dukungan publik. Analisis ini juga menemukan bahwa retorika Prabowo berhasil memperkuat dukungan pemilih melalui penggunaan narasi yang mengedepankan nasionalisme dan solusi konkret terhadap isu-isu nasional. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi strategi kampanye politik dan memberikan wawasan bagi studi komunikasi politik di masa mendatang.
CULTURAL AND PHILOSOPHICAL INSIGHTS INTO CHINESE ACCULTURATION IN JAVANESE BATIK: COASTAL TO HINTERLAND TRANSITIONS Rahayuningtyas, Putrie; Andarwulan, Trisna; Endrayanto, Nanang
Kusa Lawa Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Kusa Lawa
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research examines the philosophical meanings of motifs and colors in Javanese batik that has undergone acculturation with Chinese culture from coastal to inland areas. The research focuses on batik from Pekalongan, Lasem, as well as Demak and Kudus. Using a qualitative approach and discourse analysis, this study reveals how batik motifs and colors reflect the fusion of Javanese and Chinese cultural values. The results show that acculturation is reflected in motifs such as hong birds (phoenix), dragons, butterflies, and chrysanthemums in coastal batik, while in inland areas it is seen in Sudagaran batik. In terms of color, Chinese influence is evident in the use of getih pitik red (chicken blood), beer bottle green, and dark blue in Lasem batik, as well as bright color combinations such as red, yellow, and green in Pekalongan batik. The philosophical meanings in these motifs and colors represent values of luck, prosperity, balance, and harmony believed in Chinese culture, while adapting to Javanese aesthetic values.
PERAN POSISI SLAMET HENKUS SEBAGAI SENIMAN AGEN KEBUDAYAAN DI KOTA BATU Putri, Zahra Anandita
Kusa Lawa Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Kusa Lawa
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran Posisi Slamet Henkus sebagai Seniman Agen Kebudayaan di Kota Batu. Kota Batu, sebuah kota di Jawa Timur yang dikenal sebagai pusat pariwisata berpotensi menjadi panggung bagi ekspresi budaya. Keberadaan seniman sebagai agen kebudayaan adalah elemen kunci yang mencerminkan identitas lokal dan memberikan kontribusi signifikan terhadap dinamika sosial dan budaya di Kota Batu. Slamet Henkus, seorang seniman lukis senior asal Kota Batu berkontribusi langsung terhadap perkembangan budaya di Kota Batu. Penelitian ini bertujuan untuk memahami apa saja peran dan posisi Slamet Henkus sebagai seniman agen kebudayaan di Kota Batu. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, serta ditinjau melalui tinjauan sosiologis yang mencakup faktor individu dan sosiologis dari Slamet Henkus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Slamet Henkus mendukung kebudayaan di Kota Batu melalui kegiatan advokasi budaya dan lingkungan. Ini menunjukkan bahwa seniman dapat mengisi peran dan fungsinya sebagai agen kebudayaan dengan memberdayakan diri di masyarakat.
MEMILIH ANTARA PERTANIAN DAN PARIWISATA: ETNOGRAFI PEKERJA MUDA DESA MADIREDO, KABUPATEN MALANG Al hamid, Ahmad Farhan
Kusa Lawa Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Kusa Lawa
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.kusalawa.2022.05.01.02

Abstract

Penelitian etnografi ini mengamati lebih lanjut terkait dengan pilihan pekerjaan pemuda desa, khususnya pemuda Desa Madiredo, yang mana desa ini adalah sebuah desa yang terkenal dengan komoditas pertanianya, khususnya sayur dan apel. Pada masa sekarang pertanian aple mulai menunjukan kondisi penurunan yang sangat tinggi hal ini memicu munculnya pariwisata yang menjadi pilihan baru anak muda Madiredo. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa, pilihan pekerjaan pemuda Madiredo dipengaruhi oleh kelas sosial masyarakat petani yang ada, dimana petani kaya cenderung bisa mendiversifikasi moda produksi ke sektor lain yaitu pariwisata.. Anak petani kecil cenderung hanya tidak mempunyai modal untuk meningkatkan moda produksi yang lain, sehingga mereka memilih untuk bertani. Kelas sosial petani juga sangat berpengaruh dalm membuat gaya hidup dan pola pikir pemudanya.
ANGKOT MALANG: EKSISTENSI ANGKUTAN PUBLIK MALANG DI TENGAH MODA TRANSPORTASI MODERN Baskoro, Muhammad Ajiprasojo Naufaldy; Kumoro, Nindyo Budi
Kusa Lawa Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Kusa Lawa
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.kusalawa.2022.05.01.01

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai eksistensi dari sebuah transportasi publik. Mengambil fokus penelitian pada angkot yang masih hadir di tengah perkembangan transportasi modern. Eksistensi angkot hingga saat ini mengartikan bahwa angkot masih diperlukan bagi kategori sosial tertentu. Penelitian ini menggunakan metode etnografi melalui catatan lapangan (fieldwork), observasi partisipasi, wawancara mendalam, arsip dan dokumentasi. Kota Malang, Jawa Timur menjadi lokasi penelitian ini melalui rute trayek angkot Kota Malang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa angkot Kota Malang lekat dengan sebuah kategori sosial, yaitu slow paced mobility. Kategori sosial tersebut terjadi karena adanya sebuah seleksi dari sebuah masyarakat Kota Malang menjadi penumpang angkot yang dapat dilihat dari segi keselarasan akan sebuah rute, keterikatan antara masyarakat dan modernitas dari sebuah angkot dengan penumpang angkot. Angkot Malang masih hadir hingga saat ini mengartikan bahwa angkot masih memenuhi kategori sosial masyarakat slow paced mobility.