cover
Contact Name
Ejen Jenal Mutaqin
Contact Email
caxra@institutpendidikan.ac.id
Phone
+6285222293501
Journal Mail Official
caxra@institutpendidikan.ac.id
Editorial Address
https://journal.institutpendidikan.ac.id/index.php/caxra/about/editorialTeam
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
ISSN : 27984028     EISSN : 27982036     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Artikel di caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar IPI Garut harus mengikuti fokus dan ruang lingkup jurnal ini. Fokus dan ruang lingkup jurnal ini dimaksudkan agar artikel tersaji sesuai bidang keahliannya. Adapuan fokus dan ruang lingkup tersebut diantaranya adalah: Penelitian Pendidikan Dasar Teori Belajar Kurikulum dan Teknologi dalam Pendidikan Manajemen dan Sekolah Kebijakan Sekolah Siswa Meta Kognitif di Sekolah Dasar Literasi Sekolah Dasar Metodologi Pembelajaran Sekolah Dasar (belajar dan pembelajaran, strategi, model, pendekatan, metode dan teknik pembelajaran, evaluasi pembelajaran, psikologi pembelajaran, dan atau pedagogy, sains, sosial, matematika, kewarganegaraan, bahasa, seni, budaya, agama, keolahragaan, teknologi, lingkungan)
Articles 188 Documents
Dampak Ekstrakurikuler Paskibra terhadap Karakter Nasionalisme Siswa SDN 5 Regol Nur Aini Zakiyah Hajar; Dea Asri Pujiasti; Maulida Aulia Rahman; Abdul Hakim
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.1806

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak kegiatan ekstrakurikuler paskibra terhadap karakter nasionalisme siswa SDN 5 Regol. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis ex-post facto. Sampel penelitian berjumlah 32 siswa yang mengikuti ekstrakurikuler paskibra. Data dikumpulkan melalui angket, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan korelasi Spearman dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler paskibra memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap karakter nasionalisme siswa, dengan koefisien korelasi sebesar 0,452 dan nilai signifikansi 0,009 < 0,05. Koefisien determinasi sebesar 0,313 menunjukkan bahwa ekstrakurikuler paskibra memberikan kontribusi sebesar 31,3% terhadap karakter nasionalisme siswa, sedangkan 68,7% dipengaruhi faktor lain. Dengan demikian, ekstrakurikuler paskibra berperan dalam mendukung pembentukan karakter nasionalisme siswa di sekolah dasar.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Talking Stick terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas III SDN 7 Regol Garut Nazwa Kaisya Insira; Eko Fajar Suryaningrat; Fitri Ayu Febrianti; Ejen Jenal Mutaqin
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.1810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran PPKN di kelas III SDN 7 Regol Garut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain nonequivalent control group. Sampel penelitian terdiri atas 38 siswa, yaitu 19 siswa kelas III A sebagai kelas eksperimen dan 19 siswa kelas III B sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda dan uraian. Data dianalisis melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen meningkat dari 40,53 pada pretest menjadi 79,21 pada posttest, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 46,71 menjadi 72,89. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai t-hitungĀ  2,592 lebih besar daripada t-tabel 2,0281. Dengan demikian, model Talking Stick berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa.
Metode Outing Class Berpendekatan Saintifik untuk Meningkatkan Sikap Ilmiah Siswa dalam Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar Sinthia Rahmawati Mardiyah; Rohani; Abdul Hakim; Yennie Indriati Widyaningsih
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.1815

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan sikap ilmiah siswa melalui penerapan metode outing class dalam pendekatan saintifik pada pembelajaran IPA kelas V SDN 04 Sukamanah. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas model Kemmis dan Taggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas dua pertemuan, dengan subjek 30 siswa. Data dikumpulkan melalui angket sikap ilmiah dan lembar observasi pelaksanaan tindakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan tindakan meningkat dari 83,33% pada siklus I menjadi 96,67% pada siklus II. Persentase siswa yang mencapai kategori sikap ilmiah tinggi juga meningkat dari 80,00% pada siklus I menjadi 95,00% pada siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa metode outing class dalam pendekatan saintifik efektif meningkatkan sikap ilmiah siswa dan dapat menjadi alternatif pembelajaran IPA di sekolah dasar.
Pengaruh Media Film Pendek terhadap Keterampilan Menyimak Siswa Sekolah Dasar Ajeng Tri Handayani; Rajji Koswara Adiredja; Risma Nuriyanti; Dani Gunawan; Neni Nadiroti Muslihah
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.1877

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media film pendek terhadap keterampilan menyimak siswa kelas IV SDN 1 Wanaraja pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental tipe one-group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 25 siswa. Data dikumpulkan melalui tes pilihan ganda yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan serta dokumentasi selama pembelajaran. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji-t, dan normalized gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai t hitung sebesar 78,728 lebih besar daripada t tabel 1,708, dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penggunaan media film pendek berpengaruh signifikan terhadap keterampilan menyimak siswa. Dengan demikian, media film pendek dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keterampilan menyimak di sekolah dasar.
Pengaruh Model Picture and Picture terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Sekolah Dasar Dea Ilma Nurjanah; Rayi Siti Fitriani; Acep Ruswan
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.2971

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Picture and Picture terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa sekolah dasar pada materi perkalian. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe nonequivalent control group design. Subjek penelitian terdiri atas 40 siswa kelas III SDN Pangulah Selatan III, yaitu 20 siswa kelas eksperimen dan 20 siswa kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes uraian pretest dan posttest yang telah memenuhi uji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, independent sample t-test, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata posttest kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol, yaitu 84,38 dan 72,63. Uji hipotesis menunjukkan perbedaan yang signifikan (p < 0,001), sedangkan nilai N-Gain kelas eksperimen berada pada kategori tinggi. Dengan demikian, model Picture and Picture efektif meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa.
Penerapan Metode Jarimatika untuk Peningkatan Pemahaman Konsep Perkalian Siswa Kelas V SDN 2 Pagerwangi Tuti Kurniati Rahayu; Rayi Siti Fitriani; Yudi Bachtiar
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.2976

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan pemahaman konsep perkalian siswa kelas V SDN 2 Pagerwangi melalui penerapan metode Jarimatika. Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam tiga siklus pada 29 siswa tahun ajaran 2024/2025. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan tes hasil belajar, lalu dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Jarimatika meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran. Aktivitas guru meningkat dari 93,54% pada siklus I menjadi 100% pada siklus III, sedangkan aktivitas siswa meningkat dari 84% menjadi 96,42%. Rata-rata nilai siswa naik dari 54,28 pada pra-siklus menjadi 88,52 pada siklus III. Ketuntasan belajar klasikal juga meningkat dari 21% pada pra-siklus menjadi 93% pada siklus III. Dengan demikian, metode Jarimatika efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep perkalian siswa sekolah dasar.
Penerapan Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Perkalian Siswa Kelas III SDN 3 Munjuljaya Desviana Azzahra; Atep Lesmana; Wina Mustikaati
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.2981

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan pemahaman matematis siswa kelas III SDN 3 Munjuljaya pada materi perkalian melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT). Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek 32 siswa. Data dikumpulkan melalui tes dan observasi selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan NHT meningkatkan pemahaman matematis siswa secara bertahap. Ketuntasan belajar klasikal meningkat dari 47% pada pra-siklus menjadi 60% pada siklus I dan 88% pada siklus II. Nilai rata-rata kelas pada akhir tindakan mencapai 89. Selain itu, siswa menjadi lebih aktif berdiskusi, lebih berani mengemukakan pendapat, dan lebih siap menjawab pertanyaan secara individual maupun kelompok. Dengan demikian, model NHT efektif digunakan untuk meningkatkan pemahaman konsep perkalian siswa sekolah dasar.
Penggunaan Media Pembelajaran Audio Visual untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas IV SDN Rancabali Dewi Budyanti; Hany Handayani; Yudi Bachtiar
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.2984

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV SDN Rancabali pada materi perubahan wujud benda melalui penggunaan media pembelajaran audio visual. Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing melalui tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 16 siswa. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa secara bertahap. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 53 pada tahap awal menjadi 69 pada siklus I dan 84 pada siklus II. Ketuntasan belajar klasikal juga mencapai 87%, dengan 14 dari 16 siswa dinyatakan tuntas. Temuan ini menunjukkan bahwa media audio visual efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar IPAS pada materi perubahan wujud benda di sekolah dasar.
Pengaruh Model Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Pengurangan Siswa Sekolah Dasar Rita Solihah; Rayi Siti Fitriani; Agus Muharam
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.2986

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap kemampuan pemahaman konsep pengurangan siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe non-equivalent control group design. Subjek penelitian berjumlah 46 siswa kelas II SDIT Albina Purwakarta yang terbagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes uraian pretest dan posttest serta dokumentasi. Analisis data meliputi uji normalitas, homogenitas, uji hipotesis, dan N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol pada skor posttest (t = 3,127; sig. = 0,003 < 0,05). Selain itu, peningkatan kemampuan pemahaman konsep pengurangan pada kelas eksperimen juga lebih tinggi, dengan hasil uji N-gain menunjukkan signifikansi < 0,001. Dengan demikian, model CTL efektif meningkatkan pemahaman konsep pengurangan siswa sekolah dasar.
Pengaruh Model Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap Kemampuan Memahami Teks Cerita Siswa Sekolah Dasar Dewi Asri Nurfalah; Yudi Bachtiar; Atep Lesmana
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.2987

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap kemampuan memahami teks cerita siswa sekolah dasar pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe pretest-posttest control group design. Subjek penelitian berjumlah 40 siswa kelas III SDN Pangulah Selatan III, yang terdiri atas 20 siswa kelas eksperimen dan 20 siswa kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes pilihan ganda yang telah diuji validitas, reliabilitas, daya pembeda, dan tingkat kesukarannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai kelas eksperimen meningkat dari 53,50 menjadi 84,00, sedangkan kelas kontrol dari 50,00 menjadi 60,50. Nilai N-gain kelas eksperimen sebesar 0,66 berkategori sedang, sedangkan kelas kontrol sebesar 0,21 berkategori rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa model CTL berpengaruh positif terhadap kemampuan memahami teks cerita siswa sekolah dasar.