cover
Contact Name
Ejen Jenal Mutaqin
Contact Email
caxra@institutpendidikan.ac.id
Phone
+6285222293501
Journal Mail Official
caxra@institutpendidikan.ac.id
Editorial Address
https://journal.institutpendidikan.ac.id/index.php/caxra/about/editorialTeam
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
ISSN : 27984028     EISSN : 27982036     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Artikel di caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar IPI Garut harus mengikuti fokus dan ruang lingkup jurnal ini. Fokus dan ruang lingkup jurnal ini dimaksudkan agar artikel tersaji sesuai bidang keahliannya. Adapuan fokus dan ruang lingkup tersebut diantaranya adalah: Penelitian Pendidikan Dasar Teori Belajar Kurikulum dan Teknologi dalam Pendidikan Manajemen dan Sekolah Kebijakan Sekolah Siswa Meta Kognitif di Sekolah Dasar Literasi Sekolah Dasar Metodologi Pembelajaran Sekolah Dasar (belajar dan pembelajaran, strategi, model, pendekatan, metode dan teknik pembelajaran, evaluasi pembelajaran, psikologi pembelajaran, dan atau pedagogy, sains, sosial, matematika, kewarganegaraan, bahasa, seni, budaya, agama, keolahragaan, teknologi, lingkungan)
Articles 271 Documents
Penggunaan Cerita Digital Interaktif untuk Mendukung Pembelajaran Literasi Membaca di SDN III Cikampek Barat Trisna Aolia Meiliawati; Asep Nurhuda; Maman Johari
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i2.3143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk efektivitas pemanfaatan cerita interaktif digital dalam meningkatkan kemampuan literasi membaca siswa sekolah dasar. Literasi membaca merupakan keterampilan dasar yang sangat penting untuk mendukung keberhasilan akademik dan pengembangan kognitif anak. Melalui penggunaan media cerita digital interaktif yang menggabungkan elemen visual, audio, dan interaktivitas, diharapkan dapat meningkatkan minat baca, pemahaman teks, dan penguasaan pengetahuan siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek siswa kelas IV SDN Cikampek Barat III. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan literasi membaca siswa setelah menggunakan media cerita digital interaktif, baik dari segi pemahaman bacaan maupun minat membaca. Temuan ini mengindikasikan bahwa cerita interaktif digital dapat menjadi media pembelajaran yang efektif untuk menunjang literasi membaca pada pendidikan dasar. Oleh karena itu, implementasi media interaktif ini direkomendasikan untuk digunakan secara lebih luas dalam proses pembelajaran di sekolah dasar.
Pengaruh Model Problem Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Materi Pecahan Kelas III Sekolah Dasar Nenis Ati Rohayati; Agus Muharam; Annisa
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i2.3145

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa pada materi pecahan di kelas III SDN 2 Cibogo. Penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal matematika konseptual yang membutuhkan kreativitas. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen. Sampel berjumlah 32 siswa yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen belajar menggunakan PBL, sedangkan kelompok kontrol menggunakan metode konvensional. Data diperoleh melalui pretest, posttest, dan observasi aktivitas siswa. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata posttest kelompok eksperimen mencapai 80, sedangkan kelompok kontrol 70, dengan beberapa siswa masih berada pada nilai 60. Uji-t menghasilkan signifikansi 0,0006 < 0,05, sehingga terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Berdasarkan indikator Guilford dan Torrance, yaitu fluency, flexibility, originality, dan elaboration, kelompok PBL memperoleh skor lebih tinggi. Dengan demikian, PBL berpengaruh positif dalam meningkatkan berpikir kreatif siswa. 
Pengaruh Media Tiga Dimensi (3D) terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V Sekolah Dasar Yuni Suryani; Yudi Bachtiar; Rukman Aca
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i2.3153

Abstract

litian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran tiga dimensi (3D) terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS di kelas V SD. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dan desain pretest-posttest control group. Sampel penelitian adalah 40 siswa SDN 4 Kembangkuning yang terbagi dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan berupa tes uraian yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media 3D berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Media ini membantu siswa memahami konsep spasial secara konkret dan meningkatkan keterlibatan dalam pembelajaran. Dengan demikian, media 3D dapat dijadikan alternatif inovatif dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar
Pengaruh Model Problem Based Learning terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika di Sekolah Dasar Verna Ana Agustiana; Annisa Nurfitriani; Mamad Kasmad
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i2.3154

Abstract

Model Problem-Based Learning (PBL) merupakan alternatif pembelajaran inovatif yang menekankan keterlibatan aktif siswa dalam memahami dan menyelesaikan masalah. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model PBL terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa sekolah dasar, khususnya pada materi sudut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu dan desain Non-Equivalent Control Group Design. Subjek penelitian adalah 48 siswa kelas V SD Plus Marhamah Hasanah Margahayu yang terbagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen memperoleh pembelajaran dengan model PBL, sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes uraian berupa pretest dan posttest. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji Fisher, uji-t, serta uji nonparametrik Mann-Whitney. Hasil pretest menunjukkan tidak terdapat perbedaan kemampuan awal antara kedua kelas. Namun, hasil posttest dan N-Gain menunjukkan perbedaan signifikan. Dengan demikian, PBL berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Firman Hidayatullah; Agus Muharam; Asep Nurhuda
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i2.3164

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN Panundaan berjumlah 34 siswa. Instrumen penelitian terdiri dari lembar observasi, tes berpikir kritis, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa dari pra-siklus hingga siklus II. PBL terbukti mendorong partisipasi aktif siswa, meningkatkan kemampuan berpikir analitis dan evaluatif, serta meningkatkan hasil belajar IPAS. Dengan demikian, PBL dapat dijadikan alternatif pembelajaran kontekstual dan efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.
Pengaruh Model Take and Give Learning terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Kelas V Sekolah Dasar Dani Gunawan; Maulida Aulia Rahman; Syahidah Pebrianti
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i2.3173

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Take and Give Learning terhadap keterampilan berbicara siswa kelas V SD Muhammadiyah Cikacang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest–posttest yang melibatkan 35 siswa melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan berbicara, observasi, dan dokumentasi. Penilaian keterampilan berbicara mencakup ketepatan vokal, intonasi, kelancaran, ekspresi, dan keakuratan isi percakapan. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk dan paired-sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berbicara siswa meningkat setelah penerapan model pembelajaran. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 42,57 pada pretest menjadi 70,91 pada posttest. Hasil uji t menunjukkan perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest (t = 18,016; p < 0,05). Dengan demikian, model Take and Give Learning efektif untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa sekolah dasar.
Guru sebagai Motivator dalam Menumbuhkan Sikap Percaya Diri Siswa Kelas III Sekolah Dasar Fitri Salzabillah; Irfan Supriatna; Neza Agusdianita
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i2.3176

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peran guru sebagai motivator dalam menumbuhkan sikap percaya diri siswa kelas IIIC SD Negeri 09 Kota Bengkulu. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, dengan subjek terdiri dari satu orang guru kelas dan lima siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menjalankan peran sebagai motivator melalui penerapan pembelajaran aktif, seperti kegiatan tanya jawab, pemberian pujian, dukungan serta penguatan positif, dan penciptaan suasana belajar yang menyenangkan. Upaya tersebut mendorong siswa untuk lebih berani dan percaya diri dalam mengikuti proses pembelajaran secara aktif. Kepercayaan diri siswa tampak melalui partisipasi aktif mereka dalam kegiatan pembelajaran, seperti bertanya, menjawab, dan memberikan pendapat, yang berkaitan dengan peran guru sebagai motivator di kelas.
Analisis Analisis Kecerdasan Interpersonal dalam Proses Pembelajaran Peserta Didik Kelas III Ibrahim di SDIT Atikah Musaddad Muhammad Nurjamaludin; Maulida Aulia Rahman; Ramila Nuraeni
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i2.3193

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan variasi kecerdasan interpersonal dalam proses pembelajaran kelas III Ibrahim. Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya perkembangan siswa kelas III dimana mereka belajar keterampilan sosial seperti bekerjasama, berkomunikasi, dan berempati. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan jenis fenomenologi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian ini terdiri dari 5 siswa kelas III Ibrahim yang dipilih berdasarkan angket kecerdasan interpersonal, 4 guru kelas III, dan kepala sekolah. Hasil penelitian tergambarkan melalui indikator kecerdasan interpersonal yaitu, kepekaan sosial, wawasan sosial dan komunikasi sosial. Kecerdasan interpersonal siswa memiliki variasi, dimana terdapat siswa yang memenuhi semua area kecerdasan interpersonal, adapula siswa yang memenuhi sebagian area kecerdasan interpersonalnya dan memerlukan bimbingan lebih di area lainnya. Peran sekolah melalui kebijakan dan program sekolah seperti pembiasaan sosial positif, strategi pembelajaran kolaboratif, mengintegrasikan nilai karakter, dan melibatkan masyarakat sekolah serta orang tua dipandang sangat penting dalam mendukung pengembangan kecerdasan interpersonal.
Pengaruh Metode Multisensori Berbantuan Media Video terhadap Kemampuan Menulis Deskripsi Siswa Kelas 4 Sekolah Dasar Indah Ratnasari; Dani Gunawan; Risma Nuriyanti; Ejen Jenal Mutaqin
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i2.3200

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode multisensori berbantuan media video terhadap kemampuan menulis deskripsi siswa kelas 4 SD. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperimen. Sampel penelitian adalah siswa kelas 4 SD Kartika XIX-3 dengan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data dengan menggunakan tes, wawancara, dan dokumentasi, dengan instrumen  yang digunakan tes menulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen rata-rata nilai pretest sebesar 39 dan posttest 76,5, dengan nilai signifikansi uji independent t sebesar 0,002 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan. sehingga dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan nilai N-Gain sebesar 0,58 termasuk kategori sedang dengan persentase sebesar 57,87% (cukup efektif). Dengan demikian, metode multisensori berbantuan media video berpengaruh terhadap menulis deskripsi dan dapat digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan menulis deskripsi siswa sekolah dasar.
Manajemen Strategi Sarana Prasarana dalam Meningkatkan Mutu Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SDIT Atmaliah Garut Wulan Rahmawati; Karantiano S Putra; De Budi Irwan Taofik
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i2.3401

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi manajemen sarana dan prasarana, kondisi ketersediaan sarana dan prasarana, serta faktor pendukung dan penghambat pengelolaannya di SDIT Atmaliah Garut. Masalah penelitian berfokus pada belum optimalnya pemanfaatan fasilitas pembelajaran meskipun sarana sekolah cukup memadai. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Instrumen penelitian berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, dan staf tata usaha di SDIT Atmaliah Garut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen sarana dan prasarana sudah berjalan cukup baik melalui perencanaan, pengadaan, penggunaan, pemeliharaan, dan penghapusan barang. Sekolah juga melakukan evaluasi kebutuhan dan penyusunan anggaran tahunan. Kesimpulannya, sarana dan prasarana sudah mendukung pembelajaran, tetapi pemanfaatannya perlu ditingkatkan melalui kerja sama guru, siswa, dan warga sekolah.