cover
Contact Name
-
Contact Email
bastrajurnal01@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
bastrajurnal01@gmail.com
Editorial Address
https://dmi-journals.org/deiktis/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
ISSN : -     EISSN : 28077504     DOI : https://doi.org/10.53769/deiktis
DEIKTIS: Journal of Language and Literature Education is an academic journal published in April, August and December by the Indonesian Muslim Lecturer Association. This journal presents scientific articles on Learning, Education, Literature, Linguistics, Culture
Articles 769 Documents
Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Negosiasi Melalui M-Learning Berbasis Wordwall Kelas X SMAN 21 Surabaya Lailiyatus Saidah; Kaswadi Kaswadi
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1645

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis teks negosiasi melalui penerapan M-learning berbasis Wordwall di SMAN 21 Surabaya. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Februari 2025. Subjek penelitian terdiri dari 22 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan dikelas X-3. Brdasarkan analisis data. Pada siklus I, nilai rata-rata siswa adalah 66,66%. Sedangkan pada siklus II, rata-rata nilai meningkat menjadi 83,77%. siswa berhasil mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Dengan demikian, berdasarkan temuan peneliti dapat disimpulkan bahwa penerapan m-learning berbasis wordwall terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis teks negosiasi siswa SMA Negeri 21 Surabaya tahun ajaran 2024/2025.
Ekofeminisme Sebagai Etika Perilaku Tokoh Dalam Novel Sepasang Yang Melawan 1 Karya Jazuli Imam Nur Hasbi; Sahban Nur
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1646

Abstract

Ekofeminisme sebagai pendekatan sastra ekologis memandang bahwa perempuan dan alam memiliki hubungan esensial yang khas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan kajian sastra ekokritik berbasis ekofeminisme. Metode ini digunakan untuk mendeskripsikan dan menganalisis representasi nilai-nilai ekofeminisme yang terwujud dalam etika perilaku tokoh-tokoh dalam novel Sepasang yang Melawan 1 karya Jazuli Imam. Sumber data pada penelitian ini, yaitu novel yang berjudul Sepasang yang Melawan 1 karya Jazuli Imam. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka/library research, Analisis data dilakukan secara interpretatif dan induktif. Keabsahan data dijaga dengan teknik triangulasi teori dan sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tokoh perempuan dalam novel, khususnya Sekar, merepresentasikan prinsip-prinsip ekofeminisme melalui tindakan perawatan terhadap lingkungan, penolakan terhadap eksploitasi lingkungan, serta resistensi tanpa kekerasan terhadap sistem sosial yang menindas. Etika kepedulian, kesadaran ekologis, dan solidaritas perempuan menjadi kunci dalam membentuk narasi perjuangan kolektif yang ditawarkan novel ini. Penelitian ini menegaskan bahwa Sepasang yang Melawan 1 bukan hanya sekadar narasi fiksi, melainkan juga bentuk kritik sosial dan ekologi yang relevan dalam konteks krisis lingkungan dan ketimpangan gender di Indonesia. Dengan demikian, sastra terbukti mampu menjadi ruang reflektif dan transformatif dalam menyuarakan nilai-nilai keberlanjutan dan keadilan ekologis melalui perspektif ekofeminisme. Kata Kunci: ekofeminisme, etika perilaku, tokoh perempuan, sastra ekologis
Analisis Ekokritik Kumpulan Puisi berjudul Krisis Ekologi: Bumi yang Merintih karya Budi Hartono Budi Hartono; Masnita Massaguni; Al Furqan
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1647

Abstract

Kumpulan puisi Krisis Ekologi: Bumi yang Merintih karya Budi Hartono merepresentasikan kegelisahan ekologis akibat kerusakan alam yang ditimbulkan oleh aktivitas manusia. Kajian ini bertujuan untuk mengungkap narasi ekologis dalam puisi-puisi tersebut melalui pendekatan ekokritik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan teknik analisis isi. Temuan menunjukkan bahwa puisi-puisi dalam kumpulan ini memuat kritik terhadap antroposentrisme, ajakan pada kesadaran ekologis, dan relasi emosional antara manusia dan alam. Implikasi hasil penelitian ini mendukung penggunaan karya sastra ekologis sebagai media pembelajaran bahasa Indonesia yang mampu menumbuhkan literasi lingkungan dan apresiasi estetis.
Strategi Wacana dan Kekuasaan dalam Pemberitaan Pembebasan Bea Masuk Barang Jemaah Haji: Telaah Model Teun A. Van Dijk Andi Sahtiani Jahrir; Muhammad Tahir
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1651

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi wacana dan praktik kekuasaan dalam pemberitaan tentang pembebasan bea masuk barang bawaan jemaah haji di beberapa media Indonesia, menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis model Teun A. van Dijk. Fokus penelitian terletak pada bagaimana struktur teks (superstruktur), pilihan bahasa dan strategi linguistik (mikrostruktur), representasi sosial, serta konteks kekuasaan memengaruhi konstruksi makna dan legitimasi kebijakan tersebut. Data diperoleh dari pemberitaan BeaCukai.go.id, Tempo.co, Detik.com, dan Garuda.tv. Hasil analisis menunjukkan media-media tersebut tidak sekadar menyampaikan informasi, melainkan juga membingkai narasi sesuai dengan kepentingan ideologis dan politik masing-masing. Media pemerintah cenderung menekankan aspek formal dan legitimasi hukum, sementara media populer menggunakan bahasa yang lebih komunikatif dan persuasif untuk menarik simpati publik. Pemberitaan ini mereproduksi ideologi dominan yang menempatkan negara sebagai pelindung rakyat, dengan minim kritik terhadap kebijakan. Temuan ini menegaskan bahwa media berperan sebagai arena perebutan wacana yang mencerminkan dan memperkuat hubungan kekuasaan dalam masyarakat. Penelitian ini memberikan wawasan penting mengenai dinamika bahasa dan kekuasaan dalam praktik jurnalistik Indonesia, khususnya dalam isu sosial-keagamaan yang strategis.
Teachers’ Perceptions of Student Motivation and Its Influence on Assessment Validity in Junior High Schools in South Sulawesi Muhammad Tahir
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1652

Abstract

Abstract This study explores junior high school teachers’ perceptions of student motivation and its influence on assessment validity in South Sulawesi, Indonesia. Grounded in Self-Determination Theory and Expectancy-Value Theory, the research investigates how teachers understand and integrate motivational factors into their assessment practices. A total of 100 teachers participated in a quantitative descriptive survey using a structured Likert-scale questionnaire consisting of 10 items. The data were analyzed using descriptive statistics, including frequency and percentage distributions, and visualized through line and bar charts. The results reveal a strong consensus among teachers that student motivation significantly affects the accuracy and fairness of assessment outcomes. Most respondents agreed or strongly agreed that motivated students perform better and produce more valid results. However, a small proportion of teachers expressed uncertainty regarding how to factor motivation into assessment interpretation, particularly when dealing with low-motivation students. These findings underscore the importance of incorporating motivational considerations into classroom assessment practices and call for professional development programs that equip teachers with strategies to support and evaluate student motivation effectively. The study contributes to the growing body of literature advocating for motivation-sensitive assessment systems, particularly in the Indonesian secondary education context.
Kajian Psikolinguistik terhadap Gangguan Berbahasa dan Pemrosesan Bahasa pada Tokoh Banyu dalam Film "Dancing in the Rain" Siti Nurbaiti; Zilfa Ghifara; Sundawati Tisnasari
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1653

Abstract

Artikel ini mengkaji gangguan dalam berbahasa dan pemrosesan bahasa yang dirasakan oleh tokoh Banyu dalam film Dancing in the Rain, yang menceritakan tentang anak yang memiliki gangguan spektrum autisme. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi tantangan komunikasi yang dihadapi Banyu, dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis deskriptif terhadap dialog serta interaksi dalam film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Banyu mengalami keterlambatan dalam memberikan respons, kesulitan dalam memahami konteks sosial, serta lebih mengandalkan komunikasi non-verbal dan simbol visual. Temuan ini menyoroti pentingnya dukungan sosial dan intervensi yang sesuai untuk membantu individu dengan gangguan bahasa agar dapat berfungsi lebih baik dalam masyarakat. Penelitian ini juga memberikan pemahaman tentang tantangan yang dihadapi oleh individu dengan gangguan berbahasa, serta perlunya kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap kondisi ini untuk menciptakan lingkungan yang lebih inklusif.
Pengaruh Globalisasi Terhadap Struktur Sosial Budaya dan Penggunaan Bahasa Masyarakat Lokal Desa Percut-Deli Serdang Evika Kartika Sari Lawolo; Ebyghael Joito Nababan; Salwa Zahra; Citra Nanda Purba; Labora Sianturi; Rosita Sitohang; Anifah Anifah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1656

Abstract

Globalisasi memberi permasalahan yang sangat beragam dan tersebar di berbagai negara, turut ikut mempengaruhi berbagai aspek kehidupan termasuk struktur sosial budaya masyarakat di desa percut. Penelitian ini membahas pengaruh globalisasi terhadap struktur sosial, budaya,bahasa dan ekonomi masyarakat Desa Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, mengandalkan wawancara, observasi, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa globalisasi membawa perubahan dalam pola interaksi sosial, nilai-nilai buday, dan mata pencaharian masyarakat. Meskipun memberikan manfaat seperti kemudahan akses informasi dan peluang ekonomi baru, globalisasi juga menimbulkan tantangan seperti berkurangnya interaksi sosial, menurunnya nilai budaya lokal, serta meningkatnya ketergantungan pada teknologi digital. Oleh karena itu, diperlukan strategi adaptasi yang tepat agar masyarakat dapat memanfaatkan globalisasi tanpa kehilangan identitas budaya mereka.
Strategi Linguistik Perempuan dalam Menegosiasikan Identitas Sosial di Forum Digital Atikah Nurul Asdah; Muhammad Musawir
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.1657

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk strategi linguistik yang dominan digunakan oleh perempuan di ruang digital, serta menganalisis praktik stance-taking, positioning, dan indexicality berkontribusi dalam konstruksi representasi diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan lensa sosiolinguistik, khususnya teori identitas dan interaksi dari Bucholtz dan Hall. Data berupa tiga belas data naratif dari forum digital dianalisis secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan tujuh strategi linguistik dominan: emotif-ekspresif, repetisi dan afirmasi, kontras dan antitesis, afiliatif-kolektif, retoris-reflektif, naratif otobiografis, serta deklaratif-imperatif. Strategi-strategi ini mencerminkan perempuan yang menyuarakan ketahanan emosional, menantang norma gender konvensional, dan membangun solidaritas kolektif. Analisis terhadap stance, positioning, dan indexicality mengungkap bahwa identitas dalam ruang digital bersifat relasional dan emergen dinegosiasikan melalui ekspresi afektif, pemilihan posisi sosial, serta tanda-tanda semiotik yang mencerminkan nilai budaya dan ideologi gender. Kebaruan studi ini terletak pada integrasi antara sosiolinguistik interaksional dan teori wacana feminis dalam memahami praktik kebahasaan perempuan di era digital. Kontribusi penelitian ini penting bagi pengembangan kajian bahasa dan gender, dengan menyoroti penggunaan bahasa sebagai alat perlawanan simbolik dan pemberdayaan identitas dalam komunikasi yang dimediasi teknologi.
Gaya Bahasa dalam Puisi Di Negeri Amplop Karya KH Mustofa Bisri: Kajian Stilistika dan Relevansi Sosial Lutvy Nur Farikhah; Eko Prasetyo
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1659

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya bahasa dalam puisi Di Negeri Amplop karya KH Mustofa Bisri melalui pendekatan stilistika serta mengkaji relevansinya dengan kondisi sosial masyarakat Indonesia. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik analisis stilistika untuk mengidentifikasi unsur kebahasaan seperti metafora, personifikasi, ironi, repetisi, dan antitesis. Data diperoleh dari teks puisi dan diklasifikasikan berdasarkan kategori gaya bahasa, kemudian dianalisis secara mendalam untuk mengungkap makna implisit dan kritik sosial di dalamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi ini memanfaatkan berbagai gaya bahasa untuk menyampaikan kritik tajam terhadap praktik korupsi, ketidakadilan hukum, dan hegemoni uang dalam masyarakat. Metafora "negeri amplop" melambangkan sistem yang dikendalikan suap, sementara personifikasi dan ironi mengekspos absurditas birokrasi. Repetisi dan antitesis memperkuat pesan tentang ketidakpastian hukum. Temuan ini relevan dengan realitas Indonesia, di mana korupsi masih menjadi masalah sistemik. Penelitian ini memperkaya kajian stilistika dalam sastra Indonesia sekaligus menegaskan peran puisi sebagai media kritik sosial
Rhetorical Strategies in Zakir Naik’s Speech: A Critical Discourse Analysis Approach Ahmad Rizal Abdullah; Fitriansal Fitriansal; Ashar Pramono
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1660

Abstract

This study explores the rhetorical strategies employed by Dr. Zakir Naik in one of his public speeches, focusing on how persuasion is constructed through Aristotle’s rhetorical appeals: ethos, pathos, and logos. Using a descriptive qualitative method, the research analyzes a selected speech transcript to uncover how language and argumentation are strategically used to influence audiences in a religious and intercultural context. Drawing on Aristotle's classical rhetorical theory as the main analytical framework, the study identifies how Dr. Naik establishes credibility (ethos), appeals to emotion (pathos), and constructs logical reasoning (logos) to strengthen his message. The analysis reveals that Dr. Naik effectively blends these rhetorical elements to assert religious authority, counter opposing viewpoints, and engage audiences from diverse backgrounds. This study contributes to the understanding of rhetorical discourse in contemporary religious communication and provides insight into how language can be used as a powerful tool for persuasion in cross-cultural settings.