cover
Contact Name
-
Contact Email
bastrajurnal01@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
bastrajurnal01@gmail.com
Editorial Address
https://dmi-journals.org/deiktis/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
ISSN : -     EISSN : 28077504     DOI : https://doi.org/10.53769/deiktis
DEIKTIS: Journal of Language and Literature Education is an academic journal published in April, August and December by the Indonesian Muslim Lecturer Association. This journal presents scientific articles on Learning, Education, Literature, Linguistics, Culture
Articles 769 Documents
Pergeseran Register Bahasa Formal ke Kasual dalam Retorika Presiden: Kajian Fonetik dan Dampaknya Pada Etika Publik Erna Sri Mardani; Adjeng Putri Wahyoerie; Sahida Nur Arofah; Hendra Apriyadi
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.2074

Abstract

Fenomena pergeseran gaya komunikasi politik dari formal ke kasual dalam pidato presiden mencerminkan perubahan dalam strategi retorika yang memengaruhi persepsi publik terhadap etika berbahasa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk penyimpangan register, aspek fonetik, dan unsur retorika dalam pidato presiden yang diunggah melalui kanal YouTube resmi, serta dampaknya pada etika publik. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan dengan teknik simak dan catat sebagai metode pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan adanya penggunaan register kasual dalam ujaran presiden, terutama pada kata “ndasmu” yang mengandung makna emosional, ejekan, serta ketegasan penolakan terhadap kritik publik. Kajian fonetik mengungkap bahwa intonasi, tekanan kata, tempo, dan kualitas suara dalam ujaran tersebut memperkuat kesan emosional pidato. Secara retoris, presiden menggunakan pendekatan pathos, ethos, dan logos untuk memperkuat citra kepemimpinan dan merespons kritik. Namun, pergeseran bahasa tersebut menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat, terutama terkait etika komunikasi publik. Implikasi dari temuan ini menyoroti pentingnya menjaga kesantunan dan keteladanan dalam komunikasi resmi seorang pemimpin negara, agar tidak mengaburkan batas antara ekspresi pribadi dan tanggung jawab moral dalam ruang publik.
The Society’s Perception of Social Justice and Gender Injustice in Film Enola Holmes 2 Putri Arviani Azzahra; Danang Dwi Harmoko
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.2093

Abstract

This study analyzes society’s perception of social justice and gender injustice issues in film Enola Holmes 2. Set in the Victorian era, this film presents a powerful narrative about social struggles and inequalities. This study uses a descriptive qualitative method with data collection trough an online questionnaire distributed using Google Form. The data is interpreted using Fiske and Taylor’s Social Cognition Theory, which focuses on how individuals process social information to form perceptions. The result shows that the audience has a very positive perception of the character Enola Holmes as a symbol of female empowerment. A total of 40% of respondents perceive Enola as independent, 27% as smart, and 20% as strong. This consensus reflects the strong activation of modern gender schemas in the audience. Regarding social issues. 85% of the audience agreed that the film depicts gender injustice, while 75% agreed that it depicts social justice. This study concludes that the film Enola Holmes 2 is effective in communicating its social message.
Transformasi Nilai Karakter dalam Sastra Lisan Bugis Nénék Pakandé sebagai Media Pendidikan Intergenerasional Bungatang Bungatang; Ita Rosvita; Ilma Rahim
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.2099

Abstract

Penelitian ini mengkaji sastra lisan Nénék Pakandé sebagai warisan budaya yang mengandung nilai-nilai kearifan lokal dan potensi sebagai media pendidikan intergenerasional. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menelaah struktur naratif dan konteks historis cerita, mengidentifikasi nilai-nilai karakter yang terkandung di dalamnya, serta mengeksplorasi relevansi dan kontribusinya terhadap pembentukan karakter dalam konteks masyarakat modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita Nénék Pakandé tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan tradisional, tetapi juga mengandung pesan moral mendalam yang mencerminkan nilai-nilai seperti keberanian, kewaspadaan, rasa hormat, dan solidaritas sosial. Aspek-aspek kearifan lokal seperti aspek pendidikan, aspek sosial budaya, dan aspek kultural mampu menjembatani pembelajaran lintas generasi dan tetap relevan digunakan sebagai bahan ajar kontekstual dalam pendidikan karakter pada era modern.
Slapstick Humor Komentar Netizen dalam Postingan Instagram @awreceh.id Nabila Tasya Aulia; Sri Yanuarsih
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.2101

Abstract

Tujuan utama penelitian untuk menganalisis penggunaan humor slapstick dalam konten Instagram @awreceh.id, khususnya bagaimana gaya humor tersebut memengaruhi interaksi netizen. Bahasa humor slapstick merupakan gaya komunikasi mengandalkan aksi atau narasi berlebihan, kejutan, absurditas untuk menciptakan efek lucu mudah dipahami dan menghibur audiens. Memberikan wawasan tentang peran humor dalam membangun keterikatan emosional antara pembuat konten dan audiens, sekaligus menunjukkan bagaimana humor dapat menjadi alat komunikasi efektif di era media sosial. Dalam teori bahasa dan humor, pendekatan yang relevan adalah teori Incongruity. Menjelaskan bahwa humor muncul ketika terdapat ketidaksesuaian antara ekspektasi dan kenyataan. Ketidaksesuaian menciptakan kejutan yang menghasilkan efek komedi dan memancing tawa. Dalam konteks bahasa, humor sering muncul melalui permainan kata, ironi, atau ambiguitas. Sangat relevan untuk menganalisis konten @awreceh.id menggunakan perpaduan narasi dan visual untuk menciptakan humor efektif. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, pendekatan analisis isi untuk memahami humor slapstick dalam konten Instagram @awreceh.id. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi unggahan serta komentar netizen, kemudian dianalisis berdasarkan teori Incongruity. Validitas data dijaga dengan triangulasi antara sumber primer dan sekunder untuk memperoleh gambaran peran humor dalam interaksi media sosial. Postingan Instagram @awreceh.id cenderung menggunakan humor slapstick mengandalkan absurditas, hiperbola, dan kejutan untuk memancing tawa. Komentar-komentar lucu dari netizen memperkuat narasi dengan logika tidak masuk akal namun menghibur. Humor terasa sederhana dan relatable, sehingga mampu melibatkan audiens secara emosional. Gaya bahasa santai dan penggunaan istilah populer menambah daya tarik di kalangan muda. Tingginya interaksi seperti komentar dan like menunjukkan bahwa pendekatan humor efektif membangun komunitas daring yang aktif.
Sentimen Negatif atas Kebijakan Prabowo Subianto dalam Komentar pada Akun Instagram Folkative Khoirun Nisa; Sri Yanuarsih; I Wayan Letreng
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.2102

Abstract

Sentimen negatif merupakan pandangan, emosi, atau sikap yang kurang baik terhadap suatu topik, produk, maupun layanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ketidaksantunan berbahasa dalam komentar warganet pada akun Instagram Folkative terkait kebijakan Prabowo Subianto, dengan menggunakan teori ketidaksantunan berbahasa yang dikemukakan oleh Culpeper (1996) yaitu (1) ketidaksantunan secara langsung, (2) ketidaksantunan positif, (3) ketidaksantunan negatif, (4) sarkasme atau kesantunan semu, (5) menahan kesantunan. Fokus penelitian adalah untuk memahami pola ketidaksantunan tersebut dalam konteks interaksi digital, khususnya pada unggahan tentang kebijakan pemerintah di Instagram. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi digital. Data berupa komentar yang mencerminkan ketidaksantunan berbahasa yang diambil dari unggahan populer Folkative mengenai kebijakan Prabowo Subianto pada periode November 2024 yang membahas tiga kebijakan utama, yaitu Investasi Luar Negeri, Kenaikan Gaji Guru, dan Program Makan Bergizi Gratis. Data dianalisis melalui pendekatan tematik untuk menemukan pola utama ketidaksantunan serta pendekatan pragmatik untuk memahami konteks dan makna komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk ketidaksantunan berbahasa yang paling dominan adalah ketidaksantunan negatif, diikuti dengan sarkasme dan ketidaksantunan langsung. Komentar warganet banyak berisi kritik frontal, ejekan, serta sindiran sinis terhadap kebijakan pemerintah. Faktor yang melatarbelakangi fenomena tersebut meliputi skeptisisme terhadap transparansi kebijakan, ketidakpercayaan pada janji politik, serta kebebasan berekspresi di media sosial yang memungkinkan masyarakat menyampaikan kritik tanpa batasan etika. Peneliti menyimpulkan bahwa ketidaksantunan berbahasa di media sosial mencerminkan ketidakpuasan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah. Fenomena ini menyoroti pentingnya meningkatkan kesadaran etika komunikasi di ruang digital guna menciptakan interaksi yang lebih sehat dan konstruktif. Penelitian ini memberikan wawasan tentang dinamika komunikasi digital yang relevan dalam memahami hubungan antara masyarakat dan kebijakan pemerintah, sekaligus mendorong perlunya penguatan literasi digital untuk meminimalisasi ketidaksantunan dalam komunikasi daring, sehingga tercipta ruang diskusi yang lebih positif dan produktif.
Penerapan Metode Belajar Aktif Dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia pada Siswa Kelas VII di MTs Roudlotur Rosmani Rendy Ario Pratama; Irwan Satria; Welti Wediasti
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.2107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan pendidikan di kelas VII, di mana siswa mulai mempelajari berbagai mata pelajaran yang lebih mendalam dibandingkan dengan pendidikan dasar. Dalam konteks ini, interaksi antara guru, siswa, dan materi ajar menjadi sangat penting untuk menciptakan proses pembelajaran yang optimal. Penerapan pendidikan menurut Slameto menekankan integrasi antara teori pendidikan yang ada dengan kebutuhan nyata di lapangan, yang mencakup kurikulum, strategi pengajaran, dan evaluasi untuk mencapai tujuan pendidikan yang diharapkan. Siswa sebagai individu unik memiliki kesiapan dan kemampuan fisik, psikis, serta intelektual yang berbeda-beda. Oleh karena itu, penting bagi guru untuk memahami karakteristik masing-masing siswa agar proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik. Dalam hal ini, siswa berperan sebagai komponen inti dalam kegiatan pendidikan. Melalui penelitian ini, penulis juga mengungkapkan pentingnya penggunaan Bahasa Indonesia dalam proses pembelajaran, terutama dalam pelajaran Bahasa Inggris atau Bahasa daerah. Penggunaan Bahasa Indonesia sebagai pengantar dapat membantu siswa memahami materi dengan lebih baik, sehingga proses pembelajaran tidak terhambat Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan metode pengajaran yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan siswa dikelas VII serta memberikan wawasan bagi pendidik dalam menghadapi tantangan di lapangan dengan demikian diharapkan proses pembelajaran dapat berjalan secara harmonis dan mencapai tujuan pendidikan yang di inginkan.
Pengaruh Kemampuan Membaca Cepat Terhadap Pemahaman Teks Prosedur oleh Siswa Kelas X TKJ 2 di SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan Muhammad Rifki; Charles Butar-Butar; Yusni Khairul Amri
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.2116

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan membaca cepat terhadap pemahaman teks prosedur oleh siswa kelas X TKJ 2 di SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan Tahun Ajaran 2024/2025. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah rendahnya pemahaman siswa terhadap teks prosedur yang dipengaruhi oleh rendahnya kemampuan membaca cepat siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Populasi berjumlah 800 orang dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X TKJ 2 yang berjumlah 32 orang, sekaligus menjadi sampel penelitian (sampling jenuh).Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes kemampuan membaca cepat dan tes pemahaman teks prosedur. Data dianalisis menggunakan uji normalitas dengan One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test dan uji hipotesis dengan korelasi Pearson Product Moment melalui bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data membaca cepat dan teks prosedur berdistribusi normal dengan nilai signifikansi masing-masing sebesar 0,200 (>0,05). Hasil uji korelasi Pearson diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,948 dengan nilai signifikansi sebesar 0,001 (<0,05). Hal ini menunjukkan adanya hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara kemampuan membaca cepat dengan pemahaman teks prosedur.Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kemampuan membaca cepat terhadap pemahaman teks prosedur oleh siswa kelas X TKJ 2 di SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan. Dengan demikian, semakin tinggi kemampuan membaca cepat siswa, maka semakin tinggi pula pemahaman siswa terhadap teks prosedur yang dibaca. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi guru dalam menerapkan latihan membaca cepat untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi teks prosedur dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.
The Role Of Storytellin In Enhancing Students ‘Understanding Of Verb Tense’ Radita Yogi Oktaviani; Danang Dwi Harmoko
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.2122

Abstract

This study analyzes the effectiveness of storytelling in iproving students’ understanding of English Grammar, particulary verb tenses (simple present, simple past, and simple future tense). Using a quantitative approach with a quasiexperimental design, this study involved seventhgrade students at SMP Bina Bangsa Mandiri 2. The learning moel applied was storytelling-Based Grammar Learning, with the narrative “Squirrel’s Dream House” as the core material. Data collection instruments include written tests (post-test), classroom observations, and retelling assignments. The result of the analysis showed that more than 70% of students experienced a significant increase in their understanding of verb tenses after the implementation of storytelling-based learning. In addition, this method proved to be effective in creasing students’ confidence in speaking, vocabulary acquisition, and classroom participation. These findings indicate that storytelling provides a framework for grammar learning that is not only meaningful and engaging, but also highly contextual, successfully bridging the gap between abstract grammar rules and real communication needs. Therefore, storytelling is recommended as an effective, enjoyable, and holistic grammar teaching strategy, especially in the context of EFL (English as a Foreign Language) classroom.
Konflik Politik Negatif dalam Novel Pulang Karya Leila S. Chudori Melati Sukma Dewi; Nazla Maharani Umaya; Setia Naka Andrian
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.2124

Abstract

This study aims to describe the negative political conflict in the novel Pulang by Leila S. Chudori using Ramlan Surbakti's conflict theory. The focus of this study is on the forms of negative political conflict. This novel represents Indonesian political history, especially the events of 1965 and the 1998 reformation. The method used is qualitative with a mimetic approach. In this study, reading and listening techniques are used to collect research data in the form of quotations in the novel related to negative political conflict. This research is presented using qualitative descriptive techniques. The results of this study show the forms of negative political conflict in the form of conflicts in the struggle for power and conflicts in maintaining power. Negative political conflict involves parties including conflicts between political parties and state apparatus, conflicts between state apparatus and state leaders, conflicts between civil society and the government, and conflicts between academics and state leaders.
Pengembangan Media Pembelajaran Komik Digital Berorientasi STEM Pada Pembelajaran Keterampilan Membaca Pemahaman Siswa Sekolah Dasar Khairiza Sativa; Bunga Mulyahati; Muhammad Febri Rafli
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.2130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan, validitas, praktikalitas, dan efektivitas keterampilan membaca pemahaman siswa. Adapun permasalahan yang didapati kurangnya inovasi dalam penggunaan media pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan model ADDIE. Subjek penelitian dari penelitian pengembangan media pembelajaran komik digital adalah guru dan 21 siswa kelas IV SDN 13 Langsa, Ahli Materi, Ahli Bahasa, Ahli Media dan Ahli Soal. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, angket dan tes. Analisis data yang digunakan yaitu analisis kualitatif dan kuantitatif. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu (1) Pengembangan media komik digital meliputi lima tahap yaitu tahap analisis, tahap desain, tahap pengembangan, tahap implementasi dan tahap evaluasi. (2) Tingkat kevalidan media pembelajaran komik digital berorientasi STEM mendapatkan hasil 91,6%, dengan kategori “Sangat Valid” (3) Penilaian kepraktisan mendapatkan hasil persentase sebesar 94,48% dengan kategori skala “Sangat Praktis”. (4) Penilaian efektivitas dengan Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal. Uji Paired Sample T-Test menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara pretest dan posttest. Nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,68 termasuk dalam kategori sedang, dengan efektivitas sebesar 67,86% yang menunjukkan bahwa media tergolong cukup efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa. Dari hasil yang didapati, media komik digital berorientasi STEM dinyatakan valid, layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran keterampilan membaca pemahaman bagi siswa sekolah dasar.