cover
Contact Name
-
Contact Email
bastrajurnal01@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
bastrajurnal01@gmail.com
Editorial Address
https://dmi-journals.org/deiktis/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
ISSN : -     EISSN : 28077504     DOI : https://doi.org/10.53769/deiktis
DEIKTIS: Journal of Language and Literature Education is an academic journal published in April, August and December by the Indonesian Muslim Lecturer Association. This journal presents scientific articles on Learning, Education, Literature, Linguistics, Culture
Articles 769 Documents
Pengembangan Media Pembelajaran Komik Digital Pada Materi Dongeng Untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Siswa Kelas II Sekolah Dasar Maya Urva; Bunga Mulyahati; Ronald Fransyaigu
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.2133

Abstract

This research examines the creation, validation, practicality, and effectiveness digital comic media designed to improve reading skills in second-grade students. Employing the ADDIE-based Research and Development (R&D) approach, the study involved one teacher, 23 students from SD Negeri Suka Jadi, and experts in materials, language, media, and assessment. Data were obtained through observations, interviews, questionnaires, and tests, and analyzed qualitatively. The development process involved five consecutive stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The results demonstrate that. (1) validity achieved 90.18% (“very valid”), (2) practicality reached 85.33% (“very practical”), and (3) effectiveness testing showed a significant improvement (p < 0.05) Between the pretest and posttest, the average N-Gain was 0.5529 (moderate), indicating that the media is valid, practical, and moderately effective in improving reading proficiency.
Upaya Guru Bimbingan Konseling dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa Suriani Suriani; Taufik Taufik; Fiptar Abdi Alam
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.2134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran guru bimbingan dan konseling dalam meningkatkan minat baca siswa di Madrasah Aliyah Muhammadiyah Padaelo kabupaten Barru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan Guru Bimbingan Konseling dan siswa , observasi langsung, serta analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru BK berperan penting melalui: (1) pelaksanaan bimbingan klasikal dan konseling individual yang fokus pada pengembangan minat baca, (2) kolaborasi dengan guru mata pelajaran dan pustakawan dalam program literasi, (3) pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung kegiatan membaca, dan (4) pelibatan orang tua dalam pengembangan minat baca siswa. Tantangan utama yang dihadapi meliputi dominasi media elektronik dalam kehidupan siswa dan perlunya pengembangan sistem monitoring yang lebih terstruktur. Program yang dilaksanakan menunjukkan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya membaca, meskipun tingkat efektivitasnya bervariasi. Penelitian merekomendasikan pengembangan sistem penghargaan, program mentoring sebaya, dan peningkatan integrasi teknologi dalam program literasi.
Persepsi Mahasiswa PGSD terhadap Penerapan Pendekatan Deep Learning dalam Pembelajaran PPKn di Sekolah Dasar Shofi Nur Amalia
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.2135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) terhadap penerapan pendekatan deep learning dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di sekolah dasar. Pendekatan deep learning dalam konteks pedagogis menekankan pada pemahaman konsep secara mendalam, keterlibatan aktif siswa, serta pembelajaran kontekstual yang mendorong refleksi dan pemikiran kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa PGSD memiliki persepsi yang positif terhadap pendekatan ini. Mereka menilai bahwa deep learning mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran PPKn dengan cara yang lebih bermakna dan relevan bagi kehidupan siswa. Namun, masih ditemukan keterbatasan pada aspek keterampilan implementasi, seperti perencanaan pembelajaran berbasis refleksi dan penilaian autentik. Temuan ini menunjukkan pentingnya pelatihan pedagogis praktis yang lebih mendalam agar mahasiswa mampu mengimplementasikan pendekatan ini secara optimal di kelas.
Investigating the Integrating of ICT in English Language Learning: A Case Study at SMP Negeri 1 Panca Rijang Isumarni Isumarni; Muhammad Hanafi; Sam Hermansyah; Aliyah Aliyah; Nia Ramadhani; Dewi Anjasari; Rahmah Nurhalisah Mulyadi
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.2139

Abstract

This study investigates the integration of Information and Communication Technology (ICT) in English language learning at SMP Negeri 1 Panca Rijang. The research is driven by the increasing demand for innovative teaching methods in the 21st century, where digital tools are considered essential to support effective learning environments. A qualitative case study approach was employed, involving eighth-grade students as participants. Data were gathered through classroom observations, semi-structured interviews, and questionnaires in order to capture both teachers’ and students’ perspectives on ICT integration. The findings indicate that ICT integration provides multiple benefits in English learning. First, it enhances classroom interaction by promoting active student participation through the use of multimedia presentations, online quizzes, and language learning applications. Second, it fosters student motivation by making lessons more engaging, enjoyable, and relevant to real-life communication. Third, ICT offers authentic learning experiences by exposing students to original English materials such as videos, digital texts, and interactive exercises. However, the research also identified several challenges in implementing ICT. These include limited school facilities, unequal access to digital devices, unstable internet connectivity, and the need for teachers to develop stronger digital literacy and pedagogical skills for technology-enhanced instruction. Despite these challenges, the overall results suggest that ICT, when appropriately designed and systematically integrated, significantly improves the quality of English language teaching and learning at the junior high school level.
Warna Lokal Peralatan Hidup dan Teknologi dalam Novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata Hida Al Maida; Hariadi Susilo; Emma Marsella
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.2144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan dan mendeskripsikan warna lokal peralatan hidup dan teknologi masyarakat Melayu Belitong dalam novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. Dengan pendekatan antropologi sastra, penelitian ini menggunakan teori Koentjaraningrat. Menurut Koentjaraningrat (2005:23) teknologi adalah cara manusia membuat, memakai, dan memelihara seluruh peralatannya, dan bahkan bertindak selama hidupnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif, yaitu dengan menguaraikan, mendeskripsikan, dan menganalisis peralatan hidup dan teknologi yang terdapat dalam novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. Adapun teknik analisis data pada penelitian ini dilakukan dalam tiga langkah, yaitu pengumpulan data, reduksi data, analisis data, dan penyajian data dalam bentuk narasi. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa warna lokal peralatan hidup dan teknologi masyarakat Melayu Belitong dalam novel Laskar Pelangi diperinci ke dalam 7 jenis, yaitu alat produksi, wadah, senjata, makanan, pakaian, tempat berlindung/perumahan, dan alat-alat transportasi.
Penyimpangan Sosial dalam Antologi Cerpen Juita karya Herlambang Aditya Tantra: Kajian Kritik Mimetik Rahmi Adelina; Hariadi Susilo; Nurhayati Harahap
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.2145

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penyimpangan sosial yang terdapat dalam antologi cerpen Juita karya Herlambang Aditya Tantra. Kajian difokuskan pada dua bentuk penyimpangan sosial berdasarkan klasifikasi Narwoko dan Suyanto, yaitu tindakan antisosial dan tindakan kriminal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui studi pustaka terhadap cerpen menggunakan pendekatan kritik mimetik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyimpangan tindakan antisosial yang ditemukan dalam cerpen terdiri atas : (1) prostitusi, dan (2) isolasi sosial yang meliputi: a) menarik diri dan b) tidak komunikatif. Sementara itu, penyimpangan tindakan kriminal yang ditemukan dalam cerpen terdiri atas: (1) pembunuhan, (2) kekerasan yang meliputi: a) penganiayaan, b) ancaman, c) pencemaran nama baik, dan d) kekerasan seksual pada anak; dan (3) penipuan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa antologi cerpen Juita tidak hanya berfungsi sebagai karya fiksi, melainkan sarana menggambarkan dan mengkritik masalah sosial yang terjadi di kehidupan nyata.
Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Berita dengan Menggunakan Metode Picture And Picture pada Siswa Kelas VII.A SMPN Satap 2 Patimpeng Natiara Natiara; Asdar Asdar; Idris Idris
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.2146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model picture and picture terhadap pembelajaran menulis teks berita siswa kelas VII SMP Satap 2 Patimpeng. Fokus penelitian ini dilihat pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran menulis teks berita siswa kelas VII SMP Negeri Satap 2 Patimpeng yang dilakukan dengan dua siklus. Data penelitian ini berupa data primer yaitu data yang diperoleh langsung dari hasil penelitian dengan menggunakan alat pengukur atau alat pengambil data langsung pada subyek sebagai sumber informasi. Adapun data sekunder adalah data dari hasil penelitian melalui tangan kedua atau dengan cara tidak langsung. Data primer dalam penelitian ini adalah data primer yang diambil dari penelitian berupa hasil tes menulis teks berita siswa kelas VIII SMP Satap 2 Patimpeng, Kecamatan Patimpeng, Kabupaten Bone. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan Penerapan Model picture and picture dapat meningkatkan pemahamn siswa kelas VII SMP Negeri Satap 2 Patimpeng, Kecamatan Patimpeng, Kabupaten Bone dalam memahami teks berita, terkait tiga aspek yaitu aspek pokok berita, keragka berita, dan menulis berita. Tetapi dalam merangkai kalimat-kalimat berita menjadi sebuah artikel berita masih belum bisa dan perlu pendekatan lainnya. Model picture and picture memiliki daya Tarik tersendiri bagi siswa dalam proses pembelajaran menulis teks berita. Terlebih lagi jika gambar-gambar yang diperlihatkan berkaitan dengan maslah budaya yang ada disekitar lingkungan Masyarakat dimana siswa berada, misalnya gambar-gambar tentang pesta panen.
Penggunaan Deiksis pada Cerpen Pemilik Dua Belas Bintang karya Iin Farliani (Kajian Pragmatik) Audryane Anindita Fadilla; Rohanda Rohanda
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.2148

Abstract

Bahasa merupakan media utama dalam komunikasi manusia. Untuk mencapai komunikasi yang efektif dibutuhkan pemahaman terhadap konteks ujaran. Cabang ilmu linguistik yang mengkaji konteks ujaran adalah pragmatik. Bagian dari pragmatik yang mempelajari kata atau frasa yang menghubungkan lansung ujaran kepada orang, tempat, dan waktu adalah deiksis. Penelitian yang berjudul "Deiksis pada Cerpen Pemilik Dua Belas Bintang karya Iin Farliani (Kajian Pragmatik)" bertujuan untuk menganalisis penggunaan deiksis persona, tempat, waktu, sosial dan wacana dalam cerpen. Penelitian ini tergolong ke dalam penelitian deskriptif kualitatif dengan data berupa morfem, kata, dan frasa yang termasuk deiksis. Sumber data penelitian adalah cerpen Pemilik Dua Belas Bintang yang terdapat pada antologi cerpen Mei Salon karya Iin Farliani. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik baca catat. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data pilah unsur penentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari kelima jenis deiksis yang terdapat dalam cerpen Pemilik Dua Belas Bintang karya Iin Farliani, deiksis persona merupakan deiksis yang paling dominan digunakan.
Humor Observasional pada Akun Instagram @raditya_dika Nabila Tasya Aulia; Sri Yanuarsih; I Wayan Letreng
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.2149

Abstract

Observasional merupakan jenis humor yang menceritakan kejadian atau situasi sehari-hari dengan sudut pandang lucu. Berupa pengamatan tentang kejadian sekitar, bahkan keanehan dalam hal biasa terjadi. Penelitian bertujuan menganalisis dan memperoleh gambar objektif penggunaan bahasa humor pada akun Instagram @raditya_dika, khususnya bagaimanakah humor observasional menggabungkan pengalaman sehari-hari dengan elemen jenaka relevan. Dengan teori Incongruity, humor tercipta melalui ketidaksesuaian antara ekspektasi audiens dan realita yang disampaikan secara mengejutkan namun logis. Metode yang digunakan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi digital dan pendekatan analisis tematik, menganalisis unggahan Instagram selama enam bulan , termasuk teks, caption, elemen visual, dan respons audiens. Analisis data mengidentifikasi pola bahasa humor, konteks situasional, dan pesan yang terkandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Raditya Dika mengandalkan humor observasional yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, menggunakan kombinasi absurditas dan logika untuk menciptakan elemen kejutan mengundang tawa. Bahasa yang digunakan sederhana, lugas, cerdas, sehingga mudah dipahami dan diterima berbagai kalangan. Selain itu, humor sering disisipkan dengan pesan serius dikemas secara santai, membuat audiens menerima pesan tanpa merasa tertekan. Humor observasional terbukti efektif sebagai alat komunikasi di media sosial karena mampu membangun kedekatan emosional, menciptakan keterhubungan personal, serta meningkatkan interaksi melalui komentar dan respons. Temuan ini relevan untuk memahami strategi komunikasi kreatif di media sosial, terutama dalam membangun engagement menyampaikan pesan secara efektif.
Penggunaan Bahasa Slang pada Kolom Komentar Akun Tiktok @Vilmei Manda Aprilia; Sri Yanuarsih; I Wayan Letreng
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.2151

Abstract

Tujuan utama penelitian untuk mengkaji kejadian penggunaan bahasa slang dalam komunikasi digital pada kolom komentar akun TikTok @vilmei. TikTok merupakan salah satu aplikasi media sosial dan platform video musik yang populer dikalangan masyarakat yang sering kali disertai dengan komentar-komentar bahasa slang. Bahasa Slang merupakan ragam bahasa tidak resmi dan tidak baku yang digunakan oleh kelompok sosial tertentu, terutama kaum remaja, untuk berkomunikasi secara internal. Dalam penelitian ini ditemukan bahasa gaul sebanyak 23 kata pada kolom komentar akun tiktok @vilmei berupa bentuk kata, yaitu abreviasi, absorbsi, dan gabungan abreviasi dan absorbsi. Pada bentuk kata abreviasi ditemukan sebanyak empat belas kata bahasa slang, diantaranya gercep, salfok, fotbar. Pada bentuk kata absorbsi ditemukan sebanyak enam kata bahasa slang, diantaranya seperti kata gemoy, kocak dan anjay. Pada bentuk kata gabungan berjumlah tiga kata bahasa slang, yaitu collab, bjirr dan kepo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa gaul di TikTok didominasi oleh bentuk pemendekan kata, seperti akronim dan singkatan, yang bertujuan menyederhanakan penyampaian pesan tanpa mengurangi maknanya. Fenomena ini mencerminkan bagaimana media sosial memengaruhi pola komunikasi, di mana efisiensi dan kecepatan menjadi prioritas utama. Selain itu, bahasa gaul yang digunakan juga menunjukkan kemampuan pengguna untuk beradaptasi dengan tren dan menciptakan cara komunikasi yang unik dalam komunitas digital mereka. Penelitian ini memberikan wawasan yang mendalam tentang peran bahasa gaul dalam membentuk dinamika komunikasi digital, khususnya di Indonesia. Dengan demikian, studi ini menjadi referensi penting bagi pihak-pihak yang tertarik untuk memahami hubungan antara bahasa, media sosial, dan generasi muda.