cover
Contact Name
Merissa Laora Heryanto
Contact Email
jurnal@univ-bhi.ac.id
Phone
+6285323499111
Journal Mail Official
jurnal@univ-bhi.ac.id
Editorial Address
Jl. Lingkar Kadugede No. 2 Kuningan Jawa Barat 45561
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 28094646     DOI : https://doi.org/10.34305/jppk.v1i02
Core Subject : Health,
Pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan Pemberdayaan masyarakat dalam bidang kesehatan Pembangunan kesehatan pedesaan Promosi kesehatan Penerapan teknologi dalam kesehatan Aplikasi bisnis di bidang kesehatan
Articles 89 Documents
Edukasi pentingnya kesadaran ibu terhadap imunisasi pada bayi dari sejak dini Yusnia, Nina; Khoirunnisa, Khoirunnisa; Rachmani, Meidyna; Maulida, Milda; Khofia, Nada
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 4 No. 01 (2024): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jppk.v4i01.1308

Abstract

Latar Belakang: Menurut World Health Organization (2019), imunisasi atau vaksinasi adalah cara sederhana, aman, dan efektif  untuk melindungi seseorang dari penyakit berbahaya, sebelum bersentuhan dengan agen penyebab penyakit. Pelaksanaan pertemuan kegiatan penyuluhan dilakukan sesuai dengan kesepakatan antara kader/petugas kesehatan dengan peserta/ibu yang memiliki bayi dan balita, dengan tahapan pelaksanaan. Tujuan dari kegiatan penyuluhan ini agar ibu mengetahui betapa pentingnya imunisasi pada bayi sejak dini.Metode: Metode yang digunakan adalah diskusi dan ceramah tanya jawab. Dengan pretest dan posttest kuesioner.Hasil: Hasil uji pre test dan post test dapat diketahui data pre test bahwa respondens paling banyak pada pengetahuan kurang baik (56.7%) dan paling sedikit pada pengetahuan baik (43.3%). Setelah dilakukan pemberian materi hasil post test menunjukkan bahwa diketahui sebagian besar terdapat pada kategori pengetahuan baik (100.0%) dan paling sedikit pada pengetahuan kurang baik (0%).Kesimpulan: adanya peningkatan pengetahuan ibu yang memiliki bayi dan balita sebelum dan sesudah pemberian materi.
Penerapan inovasi smoothies pisang ambon dengan jambu biji merah untuk meningkatkan hb pada anak pra sekolah Heryanto, Merissa Laora; Novianti, Sri; Sari, Esti Permata
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 4 No. 01 (2024): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jppk.v4i01.1320

Abstract

Latar Belakang: Pada anak prasekolah, anemia dinyatakan jika kadar hemoglobin berada di bawah batas normal, yaitu kurang dari 10,5 g/dl, penting untuk memberikan nutrisi yang seimbang. Seperti mengonsumsi sayuran dan buah-buahan yang kaya akan zat besi, seperti pisang ambon dan jambu biji merah, serta suplementasi tablet besi, merupakan strategi utama dalam pencegahan dan penanggulangan anemia.Metode: Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini yaitu Quasi Eksperimen design dengan rancangan one group pretest posttest. Analisis yang dilakukan untuk melihat perbedaan maka dilakukan uji man whitney. Adapun sampel yang digunakan pada pengabdian masyarakat ini sebanyak 34. Nilai p value pada kelompok kontrol didapat sebesar (p=0,368) atau tidak ada perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan terapi.Hasil: Nilai p value pada kelompok kontrol didapat sebesar (p=0,368) atau tidak ada perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan terapi. Nilai p value pada kelompok kontrol didapat sebesar (p=0,000) atau terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan terapi smoothies pisang ambon dan jambu biji merah.Kesimpulan: Tidak ada perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan terapi pada kelompok kontrol (p=0,368).
Demonstrasi pengolahan ikan lele sebagai makanan tambahan dalam pencegahan stunting pada calon pengantin Asrina, Andi; Soviyati, Evi; Nurmalia, Eka
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 4 No. 01 (2024): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jppk.v4i01.1337

Abstract

Latar Belakang: Pencegahan stunting dimulai saat masa pranikah dan prakonsepsi, salah satunya makanan nilai gizi tinggi yaitu ikan lele. Ikan lele memiliki kandungan protein yang dapat mencegah stunting. Selain itu, ikan lele juga mudah dibudidayakan oleh masyarakat, menjadikannya pilihan yang baik untuk meningkatkan asupan gizi. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendemonstrasikan pengolahan ikan lele sebagai makanan tambahan dalam pencegahan stunting.Metode: Kegiatan ini dilakukan dengan metode demonstrasi dan pemberian informasi menggunakan media power point. Pengabdian masyarakat ini dilakukan selama 2 hari, pada tanggal 2-3 April 2024.Hasil: Berdasarkan hasil kegiatan ini ada kenaikan pengetahuan calon pengantin dari sebelum pemberian edukasi dan praktek yang sebelumnya presentase calon pengantin dengan pengetahuan baik sebanyak 25% meningkat menjadi 75%, dan presentase calon pengantin dengan pengetahuan kurang dari yang sebelumnya 25% berkurang menjadi 0%. Diharapkan calon pengantin dapat senantiasa membiasakan perilaku gemar makan ikan dalam mempersiapkan kehamilan sehingga tidak terjadinya ibu hamil dengan enrgi kronik yang dapat mengakibatkan generasi stunting.Kesimpulan: adanya peningkatan pengetahuan calon pengantin setelah adanya sosialisasi pemanfaatan dan pengolahan ikan lele.
Manajemen ansietas melalui pemberian benson relaxation pada kelompok lansia penderita hipertensi Aini, Khusnul; Mamlukah, Mamlukah; Yunita, Refinda; Fitriyani, Devi; Agung, Eki Rios Cipta
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 4 No. 01 (2024): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jppk.v4i01.1360

Abstract

Latar Belakang: Lansia yang mengalami hipertensi dapat menyebabkan masalah mental emosional, salah satunya kecemasan. Kecemasan dapat diartikan sebagai keadaan tegang, perasaan tidak aman, dan khawatirakan suatu peristiwa yang tidak menyenangkan. Teknik relaksasi benson merupakan salah satu terapi komplementer untuk menurunkan ansietas. Dari hasil wawancara menyatakan kecemasan yang dialami dapat muncul ketika penyakitnya kambuh,diantara mereka ketika mengalami kecemasan dengan gejala merasa sulit tidur dan jantung yang berdegup kencang.Metode: Metode kegiatan pengabdian masyarakatini dilakukan dengan cara memberikan penyuluhan kesehatan dan latihan teknik relaksasi benson pada 27 lansia penderita hipertensi dengan kecemasan. Terapi benson sebagai salah satu terapi non farmakologi yang dapat dilakukan untuk menurunkan kecemasan.Hasil: Sebelum diberikan terapi benson tingkat ansietas yang dialami lansia memiliki nilai Mean = 9,9259, dan setelah pemberian diperoleh nilai Mean = 4,0370, diperoleh hasil p value = 0,000 (<0,05).Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan pemberian terapi benson terhadap penurunan ansietas pada kelompok lansia dengan hipertensi.
Penerapan senam aerobic low impact terhadap nilai ankle brachial index pada penderita diabetes melitus tipe 2 Moonti, Mutia Agustiani; Malihah, Lulu; Puspanegara, Aditiya; Heryanto, Merissa Laora; Nugraha, Moch. Didik
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 4 No. 02 (2025): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jppk.v4i02.1434

Abstract

Latar Belakang: Indonesia menempati urutan kelima dunia dalam jumlah kasus diabetes, dengan 19,47 juta penderita tercatat pada tahun 2021. Salah satu jenis olahraga yang sangat bermanfaat untuk pasien diabetes adalah senam aerobic low impact. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini yaitu untuk mensosialisasikan dan mendemonstrasikan penerapan senam aerobic low impact terhadap nilai ankle brachial index pada penderita diabetes melitus tipe 2.Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan selama 7 hari menggunakan metode ceramah, pretest dan posttest untuk evaluasi pengetahuan, serta demonstrasi langsung kepada peserta dewasa.Hasil: Hasil pretest sebagian besar pengetahuan peserta kurang yaitu sebesar 40%, sedangkan pada hasil posttest Sebagian besar peserta pengetahuannya baik 70%. Nilai rata-rata ankle brachial index sebelum diberikan 0,790 dengan standar deviasi 0,1287, nilai minimum 5 dan maximum 9 sedangkan nilai rata-rata pada nilai ankle brachial index sesudah diberikan 0,850 dengan  standar  deviasi  0,0972, nilai minimum 6 dan maximum 9.Kesimpulan: Terdapat perbedaan rerata nilai ankle brachial index sebelum dan sesudah intervensi senam aerobic low impact,  yang terbukti efektif dan mudah dilakukan sebagai upaya pencegahan komplikasi perifer pada diabete melitus tipe 2.
Spiritual building dan sex education untuk mencegah pergaulan bebas pada remaja Aini, Khusnul; Wulan, Nur; Rohim, Abdal; Mawaddah, Anggi Ulfah
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 4 No. 02 (2025): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jppk.v4i02.1591

Abstract

Latar Belakang: Sex education merupakan upaya memberikan pemahaman kepada anak-anak sesuai dengan usianya mengenai fungsi alat reproduksi dan berkaitan dengan alat kelamin. Beberapa masalah yang biasanya juga ditanyakan oleh remaja seperti kehawatiran tentang masa transisi dari anak-anak ke dewasa yaitu pubertas, terinfeksi penyakit menular (IMS), HIV/AIDS, kehamilan, alat kontrasepsi dan berbagai mitos atau kesalahpahaman yang terlanjur menyebar luas di masyarakat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi remaja tentang pendidikan seksual remaja sebagai bentuk upaya meminimalisisr terjadinya perilaku seksual pra nikah pada remaja.Metode: Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini menggunakan Partisipatori Action Research (PAR) yang menghasilkan pemahaman dan kesadaran tentang pendidikan seskualitas dan pengembangan spiritual pada usia remaja. Hasil: Hasil pengabdian menunjukkan bahwa setelah mendapatkan sex   education dan spiritual building, siswa memiliki pemahaman yang baik tentang  pentingnya sex education untuk mencegah perilaku bebas pada remaja.Kesimpulan: Spiritual Building dan sex education dapat meningkatkan pemahaman remaja terhadap perilaku yang aman dan sehat dalam pergaulan dan dapat mencegah pergaulan bebas  diantara mereka.
Pengetahuan ibu, stimulasi dan status gizi terhadap kemampuan motorik kasar anak usia 1-5 tahun Rosalina, Lina; Novita, Astrid; Putri, Rizkiana
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 4 No. 02 (2025): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jppk.v4i02.1606

Abstract

Latar Belakang: Data UNICEF menyatakan  tingginya angka kejadian gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada anak usia balita khususnya gangguan perkembangan motorik mencapai 27,5% atau 3 juta anak,  di Indonesia gangguan pertumbuhan dan perkembangan yaitu 28,7%. Faktor yang mempengaruhi gangguan perkembangan motork pada anak diantaranya adalah pengetahuan ibu, stimulasi dan status gizi. Metode: Pengabdian masyarakat ini menggunakan desain cross-sectional. Dengan sampel sebanyak 96 Responden. Uji yang di gunakan Chiesquare.Hasil: Hasil Pengabdian Masyarakat tentang pengetahuan ibu nilai Pvalue = 0,00, stimulasi anak p value 0,00 dan  Status Gizi p value = 0,02 kesimpulan Pvalue < 0,05.Kesimpulan: Ada hubungan pengetahuan ibu, stimulasi dan status gizi terhadap kemampuan motorik kasar anak usia 1 - 5 tahun di desa Benda Kecamatan Sukamulya tahun 2024.
Games edukasi balok terhadap keterampilan motorik halus anak pra sekolah Heryanto, Merissa Laora; Sonia, Vina; Novianti, Sri; Marliana, Mala Tri; Septina, Yona
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 4 No. 02 (2025): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jppk.v4i02.1693

Abstract

Latar Belakang: Kemampuan kognitif merupakan aspek penting yang harus distimulasi pada anak sejak usia dini. Perkembangan mental dapat didorong melalui alat bantu edukatif seperti permainan bola, balok, puzzle, dan kegiatan sejenisnya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menilai kemampuan motorik halus anak.Metode: Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode tutorial bermain game secara langsung. Pengukuran hasil pengabdian masyarakat menggunakan pretest dan posttest. Populasi anak TK IT Miftahul Huda sebanyak 41 orang. Presentasi melibatkan 41 anak. Alat ukur yang digunakan adalah Kuesioner Denver II. Analisis yang digunakan adalah gabungan analisis univariat dan bivariat dengan uji Wilcoxon.Hasil: Hasil statistik menghasilkan nilai p sebesar 0,00, yang menunjukkan temuan yang signifikan.Kesimpulan: Disimpulkan bahwa permainan balok edukatif efektif menstimulasi kemampuan motorik halus anak. prasekolah. Orang tua dianjurkan untuk lebih memperhatikan kebutuhan perkembangan anak mereka dan memberikan stimulasi motorik halus yang tepat berdasarkan usia anak.
Pendidikan kesehatan berperan penting dalam membentuk perilaku remaja untuk mengurangi nyeri saat menstruasi (dismenore) Srimulyawati, Tia; Marliana, Mala Tri; Lilis, Lilis
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 4 No. 02 (2025): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jppk.v4i02.1713

Abstract

Latar Belakang: Dismenore merupakan salah satu keluhan menstruasi yang sering dialami remaja perempuan. Walaupun lazim terjadi, kondisi ini kerap dianggap biasa dan tidak ditangani dengan serius, padahal dapat berdampak pada aktivitas dan kualitas hidup. Edukasi kesehatan dapat berperan dalam meningkatkan pemahaman serta membentuk perilaku sehat dalam mengatasi nyeri haid.Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan pra-eksperimen one group pretest-posttest. Sebanyak 67 remaja putri dipilih melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon.Hasil: Terdapat peningkatan skor perilaku setelah pemberian edukasi kesehatan. Rata-rata skor pretest adalah 12,66 dan meningkat menjadi 18,03 pada posttest. Hasil analisis menunjukkan perbedaan yang signifikan (p < 0,000).Kesimpulan: Pendidikan kesehatan memiliki dampak signifikan terhadap perubahan perilaku remaja dalam mengelola nyeri menstruasi (dismenore).
Peningkatan modal sosial menghadapi bencana tsunami melalui edukasi kesiapsiagaan bencana Sanjaya, Waqid
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 4 No. 02 (2025): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jppk.v4i02.1714

Abstract

Latar Belakang: Indonesia memiliki risiko tinggi terhadap bencana tsunami karena berada di wilayah pertemuan lempeng tektonik yang rawan bencana. Kesiapsiagaan menjadi langkah penting dalam menghadapi bencana, dimulai dari upaya prabencana hingga pemulihan dengan cara menningkatkan modal sosial. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah peningkatan modal sosial remaja dalam menghadapi bencana tsunami melalui sosialisasi dan edukasi.Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dalam bentuk nonformal dengan melakukan sosialisasi dan edukasi. Kegiatan ini dilaksanakan selama sehari di SMPN 3 Surade Kabupaten Sukabumi. Sasaran adalah remaja SMPN 3 Surade Kabupaten Sukabumi sebanyak 40 orang. Instrumen adalah kuesioner kesiapsiagaan yang mengacu pada skala guttman. Analisis data menggunakan uji statistik paired sample t test.Hasil: Hasil uji paired sampel t test sebesar <0,001 (p-value <0,05) sehingga dapat dikatakan bahwa sosialisasi dan edukasi efektif dalam meningkatkan modal sosial remaja dalam menghadapi bencana tsunami.Kesimpulan: Berdasarkan hasil pengabdian masyarakat menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan pemahaman remaja terkait modal sosial melalui edukasi kesiapsiagaan.