cover
Contact Name
Fathiyyatul Khaira
Contact Email
fathiyyatul.khaira@gmail.com
Phone
+6285161910033
Journal Mail Official
jikesi.editorial@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Jln. Limau Manis, Pauh – Padang – Sumatera Barat. 25163.
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia (JIKSI)
Published by Universitas Andalas
ISSN : -     EISSN : 27224848     DOI : https://doi.org/10.25077/jikesi.v1i3
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia is a peer-reviewed and open-access journal that focuses on promoting health sciences to integrate research in all aspects of human health. This journal publishes original articles, reviews, and case reports. Subjects suitable for publication include but are not limited to the following fields: Anesthesiology Cardiovascular Cell and molecular biology Child health Dermato-venereology Histopathology Internal medicine Neuro-psychiatric medicine Nutrition Obstetrics and Gynecology Ophthalmology Otorhinolaryngology Pharmacology Pulmonology Radiology Surgery
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 4 (2024): Desember 2024" : 13 Documents clear
Kualitas Hidup Pasien dengan JJ-Stent Pasca Operasi Percutaneous Nephrolithotomy (PCNL) dan Ureteroscopy (URS) Arrahman, Najmi Shauqy; MYH, Etriyel; Darwin, Eryati
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Vol. 5 No. 4 (2024): Desember 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jikesi.v5i4.876

Abstract

Latar Belakang: Pemasangan JJ-Stent adalah prosedur rutin untuk memastikan bahwa aliran urin dari ginjal bisa sampai ke kandung kemih. Pemasangan JJ-Stent juga berdampak buruk terhadap kualitas hidup, produktivitas, dan fungsi seksual pasien. Objektif: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas hidup pasien yang menggunakan JJ-Stent pasca operasi PCNL dan URS. Metode: Penelitian merupakan penelitian desktriptif observasional. Pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling pada pasien pasien yang menggunakan JJ-Stent pasca operasi PCNL dan URS di Rumah Sakit Umum Bunda BMC Padang periode Januari – Februari 2022. Data diperoleh dari data primer yang diambil menggunakan kuesioner USSQ dan data sekunder pada bulan Januari – Februari 2022 dengan sampel 29 orang. Hasil: Pada penelitian ini di dapatkan sebagian besar pasien yang menggunakan JJ-Stent pasca operasi PCNL dan URS berjenis kelamin laki – laki dengan kelompok usia terbanyak 18 – 65 tahun, dan sebagian besar pasien didiagnosis batu ginjal. Gejala yang paling sering muncul sesuai dengan kuesioner USSQ yaitu nokturia, nyeri, tidak bisa melakukan aktivitas berat, dan gangguan dalam aktivitas seksual. Gejala yang muncul menyebabkan terjadinya penurunan kualitas hidup pada pasien pasca pemasangan JJ-Stent. Kesimpulan: Mengetahui hubungan gejala dengan kualitas hidup pasien pasca pemasangan JJ-Stent juga dapat dikaji lebih lanjut.
Perbandingan Lama Rawatan Pasien Sectio Caesarea Metode ERACS dengan Metode Konvensional di RSIA Restu Ibu Padang Harbaindo, Shavira Quincy; Effendi, Rinal; Linosefa, Linosefa; Suharti, Netti; Rustini, Rini; Antonius, Puja Agung
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Vol. 5 No. 4 (2024): Desember 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jikesi.v5i4.989

Abstract

Latar Belakang. Angka sectio caesarea yang mengalami peningkatan dari tahun ke tahun mendorong banyaknya potensi yang timbul untuk mengembangkan pelayanan, salah satunya dari aspek kecepatan pemulihan yang ditawarkan metode ERACS (Enhanced Recovery After Caesarean Surgery). Metode ERACS memiliki beberapa perbedaan dari metode konvensional, dan menurut penelitian terdahulu, metode ERACS menunjukan lebih banyak keunggulan yang dapat menguntungkan pasien, salah satunya dari segi lama rawatan. Objektif. Mengetahui perbandingan lama rawatan pasien sectio caesarea metode ERACS dengan metode konvensional di RSIA Restu Ibu Padang. Metode. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain kohort. Data diambil secara retrospektif dari rekam medik pasien sectio caesarea di RSIA Restu Ibu periode November-Desember 2021. Sampel berjumlah 67 pasien yang dipilih menggunakan total samplingberdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil. Frekuensi lama rawatan paling tinggi pada pasien sectio caesarea dengan metode konvensional adalah lebih dari atau sama dengan 3 hari, sedangkan lama rawatan pada metode ERACS menunjukan paling banyak pasien dirawat selama 2 hari. Hasil analisis dengan uji Chi-square pada perbandingan lama rawatan antara metode ERACS dengan metode konvensional di rumah sakit tempat penelitian menunjukan nilai p=0,002. Kesimpulan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan (p<0,05) dari perbandingan lama rawatan antara metode ERACS dengan metode konvensional di RSIA Restu Ibu Padang.
Karakteristik dan Faktor Risiko Bibir dan Langit-Langit Sumbing di RSUP Dr. M. Djamil Padang Periode 2018-2021 Ziqri, Muhammad Fathi Naufal; Saputra, Deddy; Usman, Elly; Alvarino, Alvarino; Rusjdi, Selfi Renita; Windasari, Noverika
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Vol. 5 No. 4 (2024): Desember 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jikesi.v5i4.998

Abstract

Latar Belakang: Sumbing bibir dan langit-langit merupakan salah satu malformasi orofasial yang paling sering terjadi yang meliputi isolated cleft lip, cleft lip with cleft palate, dan isolated cleft palate. Angka kejadian CL/P dipengaruhi oleh faktor etnis, ras, geografis, maupun jenis kelamin. Faktor-faktor risiko CL/P melingkupi usia ibu lanjut, merokok, konsumsi alkohol, dan defisiensi asam folat.. Objektif: Tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui karakteristik sumbing bibir dan langit-langit di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan rekam medis pasien sumbing bibir dan langit-langit di RSUP Dr. M. Djamil Padang pada tahun 2018-2021 serta wawancara dengan keluarga pasien. Penelitian ini dilakukan di bagian rekam medis RSUP Dr. M. Djamil Padang pada Maret-September tahun 2022. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan distribusi frekuensi celah bibir dan langit-langit terbanyak yakni 60,9% untuk cleft lip and palate. Celah bibir yang paling sering ditemukan yakni celah unilateral kiri dengan 36,8%. Jenis kelamin terbanyak adalah laki-laki dengan 51,1%. Terdapat 56% pasien yang berasal dari daerah luar Padang. Rata-rata usia saat labioplasty yakni 15,21 bulan dan palatoplasty yakni 30,14 bulan. Terdapat 79,3% dari kehamilan tidak berisiko. Distribusi frekuensi faktor risiko terbanyak yakni paparan asap rokok selama kehamilan trimester pertama dengan 80,4% Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini didapatkan cleft lip and palate terbanyak. Celah unilateral sisi kiri paling sering ditemukan. Laki-laki lebih banyak ditemukan dibandingkan perempuan. Faktor risiko paling banyak yakni paparan asap rokok dengan kemungkinan penyebab rendahnya kesadaran masyarakat terkait PHBS rumah tangga.
Gambaran Antenatal Care Pada Pasien Preeklamsia dan Eklamsia Di RSUP Dr. M. Djamil Padang Periode 2021 Aisha, Fahra Audina; Ariadi, Ariadi; Hasmiwati, Hasmiwati
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Vol. 5 No. 4 (2024): Desember 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jikesi.v5i4.1037

Abstract

Latar Belakang: Salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas ibu di dunia adalah preeklamsia. Bila terjadi kejang umum pada wanita preeklamsia, maka itu merupakan eklamsia. Beberapa faktor risiko preeklamsia dapat diketahui lebih awal dengan dilakukannya pemeriksaan antenatal care (ANC) secara teratur dan berkualitas. Objektif: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran ANC pada pasien preeklamsia dan eklamsia yang menjalani perawatan di RSUP Dr. M. Djamil Padang periode 2021 Metode: Penelitian ini adalah penelitian penelitian deskriptif retrospektif. Penelitian ini dilakukan di rekam medis RSUP Dr. M. Djamil Padang pada bulan Januari 2022 – Oktober 2022. Penelitian ini menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 42 pasien preeklamsia dan eklamsia. Hasil: Sebagian besar sampel berusia 20-35 tahun 73.8%, pendidikan 52,4% SMA, sampel ibu rumah tangga sebanyak 73.8%. Terdapat 78.6% dengan diagnosis preeklamsia dan 21.4% dengan diagnosis eklamsia. Mayoritas sampel tidak memenuhi kunjungan antenatal K4 yaitu sebanyak 61.9%. Sampel sebagian besar telah memenuhi standar 7T yaitu sebanyak 88.1% Kesimpulan: Pasien preeklamsia dan eklamsia di RSUP Dr. M. Djamil mayoritas berusia 20-35 tahun, pendidikan terakhir SMA, dan mayoritas merupakan ibu rumah tangga dengan sebaran kasus 78,6% preeklamsia dan 21,4% eklamsia. Gambaran ANC pada seluruh pasien berdasarkan kunjungan ANC yaitu lebih banyak yang tidak memenuhi minimal kunjungan K4. Berdasarkan standar 7T ANC yang telah memenuhi standar 7T sebanyak 88.1%.
Korelasi Lama Menjalani Hemodialisis dengan Kualitas Hidup Pasien Penyakit Ginjal Kronik di RSUP Dr. M. Djamil Padang Rashieka, Shaydi Amala; Rasyid, Rosfita; Miro, Saptino; Yulia, Dwi; Ilmiawati, Cimi
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Vol. 5 No. 4 (2024): Desember 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jikesi.v5i4.1081

Abstract

Latar Belakang: Penyakit ginjal kronik (PGK) adalah suatu kondisi adanya gangguan struktur dan gangguan fungsi ginjal yang dapat dilihat melalui pemeriksaan laboratorium ataupun pencitraan dan terjadi lebih dari tiga bulan. Pada pasien PGK yang sudah mencapai tahap akhir akan memerlukan terapi pengganti ginjal. Terapi pengganti ginjal yang sering diberikan pada pasien PGK di Indonesia adalah hemodialisis. Akan tetapi pada hemodialisis terdapat beberapa komplikasi yang dapat menurunkan kualitas hidup pasien. Penurunan kualitas hidup pada pasien PGK juga dapat sebagai prediktor dari angka kesakitan dan kematian pada pasien PGK. Objektif: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi lama menjalani hemodialisis dengan kualitas hidup pasien PGK di RSUP Dr. M. Djamil Padang Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel yaitu 93 pasien PGK yang menjalani hemodialisis. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu kuesioner KDQOL SFTM 1.3. Uji Statistik yang digunakan yaitu korelasi Spearman. Hasil: Jumlah pasien yang menjalani hemodialisis yang kecil atau sama 60 bulan sebanyak (84,9%) dan setengah dari pasien tersebut (50,5%) mempunyai kualitas hidup yang baik. Pada penelitian ini didapatkan hubungan yang bermakna antara kualitas hidup dan lama hemodialisis dan korelasi yang bernilai positif (r=0,263; p=0,017). Kesimpulan: Semakin lama pasien menjalani hemodialisis maka kualitas hidup pasien akan semakin baik.
Hubungan Koping dengan Prestasi Akademik pada Mahasiswa Perantau Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Wijaya, Harwin; Yanis, Amel; Yanni, Mefri; Murni, Arina Widya; Fasrini, Ulya Uti; Abdiana, Abdiana
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Vol. 5 No. 4 (2024): Desember 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jikesi.v5i4.1206

Abstract

Latar Belakang: Koping merupakan suatu upaya kognitif atau perilaku untuk menghadapi tuntutan dari luar maupun dari dalam diri. Mahasiswa perantau sebagai individu yang pergi ke daerah lain dan dituntut untuk mampu menyesuaikan diri pada lingkungan baru, bila upaya penyesuaian tidak berjalan dengan baik dapat memunculkan stres atau bahkan beban mental yang dapat berdampak pada kemampuan mencapai prestasi akademik yang optimal. Dibutuhkan suatu mekanisme untuk menghadapi masalah tersebut, salah satunya adalah koping. Objektif: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kemampuan koping dengan prestasi akademik pada mahasiswa perantau Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Andalas angkatan 2019. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional yang menggunakan total sampling dengan didapatkan jumlah sampel sebanyak 96 orang yang merupakan mahasiswa perantau Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Pengumpulan data responden diperoleh dari kuesioner dan data dianalisis menggunakan uji Fisher’s Exact Test. Hasil: Hasil analisis univariat menunjukkan mayoritas responden memiliki kemampuan koping adaptif (93,8%) dan minoritas responden memiliki kemampuan koping maladaptive. Kategori cukup memuaskan, memuaskan, dan sangat memuaskan (53,1%) merupakan kategori indeks prestasi yang terbanyak diperoleh responden dan minoritas responden memiliki kategori dengan pujian (46,9%). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan koping dengan prestasi akademik (p=1).
Gambaran Klinis COVID-19 pada Mahasiswa FK Universitas Andalas Berdasarkan Status Vaksinasi COVID-19 Hanif, Rayhendra; Suharti, Netti; Rasyid, Rosfita; Putra, Andani Eka; Russilawati, Russilawati; Izzah, Amirah Zatil
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Vol. 5 No. 4 (2024): Desember 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jikesi.v5i4.1256

Abstract

Background: COVID-19 is a disease caused by SARS-CoV-2 that’s highly infectious and has caused a pandemic. Vaccines are one of the most effective measures to control the spread of COVID-19. COVID-19 vaccines work by targeting the viral spike protein which can be varied in each variant of SARS-CoV-2 that threatens vaccines’ performance. This may allow breakthrough infection to occur with varying clinical characteristics. Objectives: This study aims to determine the clinical characteristics of COVID-19 on students at Medical Faculty of Andalas University based on their COVID-19 Vaccination status Methods: This research was observational descriptive. Data were collected using questionnaire with total sampling technique from December 2022 to January 2023 at the Medical Faculty of Andalas University. The questionnaire contained identity of respondent’s history, clinical characteristics of COVID-19 and their COVID-19 vaccination status. Questionnaire data were processed and displayed in frequency distribution tables. Results: The result showed that 100 samples out of 241 populations on this study were mostly women, mean age of 21.2 years old ± 0,7, range of age between 19-23 years old, most were already vaccinated for the third time, most were infected only once, and most infections happened after the second vaccination. The most common symptoms were fever, sore throat and cough. The severity of COVID-19 infections were relatively mild based despite of the vaccination status. No samples were reported of having severe critical illness. Conclusion: The symptoms of COVID-19 were relatively similar regardless of the vaccination status and the severity of COVID-19 infections were relatively mild regardless of the vaccination status on students at Medical Faculty of Andalas University.
Gambaran Asupan Makronutrien Pada Petugas Kesehatan RSUP Dr. M. Djamil Padang Dengan Indeks Massa Tubuh Obesitas Tahun 2022 Putri, Rahmi Dwi; Anggraini, Fika Tri; Lipoeto, Nur Indrawati; Desmawati, Desmawati; Irawati, Lili; Julizar, Julizar
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Vol. 5 No. 4 (2024): Desember 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jikesi.v5i4.1310

Abstract

Latar Belakang: Kejadian obesitas terus meningkat dari tahun ke tahun termasuk pada kategori pekerjaan petugas kesehatan. Salah satu faktor penyebab obesitas adalah adanya peningkatan asupan nutrisi dan penurunan aktivitas fisik. Objektif: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran asupan makronutrien pada petugas kesehatan RSUP Dr. M. Djamil Padang dengan IMT obesitas. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan desain penelitian cross sectional study pada data sekunder penelitian pengembangan diet terhadap petugas kesehatan RSUP Dr. M. Djamil Padang yang obesitas dengan subjek penelitian 40 responden yang diambil dengan teknik total sampling. Data IMT diukur dengan metode antropometrik dan data asupan makronutrien menggunakan food recall 2x24 jam. Analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil: Hasil penelitian didapatkan rerata asupan energi, karbohidrat, protein, dan lemak petugas kesehatan RSUP Dr.M. Djamil Padang dengan kategori obesitas 1 secara berurutan adalah 1796,6 kkal/hari, 158,4 gr/hari, 58,44 gr/hari, dan 58,50 g/hari. Untuk rerata asupan asupan energi, karbohidrat, protein, dan lemak pada kategori obesitas 2 secara berurutan adalah 1473,92 kkal/hari, 224,35 gr/hari, 64,12 gr/hari, dan 60,60 g/hari. Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini adalah gambaran asupan energi dan makronutrien (karbohidrat, protein dan lemak) pada kategori obesitas 2 lebih tinggi dibandingkan kategori obesitas 1.
Uji Daya Hambat Filtrat Lactobacillus gasseri Terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus yang Diisolasi dari Genitalia Wanita Husna, Annisa Tamara; Suharti, Netti; Akhyar, Gardenia; Putra, Andani Eka; Muhammad, Syamel; Ilmiawati, Cimi
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Vol. 5 No. 4 (2024): Desember 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jikesi.v5i4.1329

Abstract

Latar Belakang: Lactobacillus gasseri merupakan salah satu jenis bakteri terbanyak ditemukan pada vagina wanita yang dapat menghasilkan bakteriosin sebagai senyawa antibakteri. Bakteriosin dijadikan alternatif melawan bakteri yang resisten terhadap antibiotik, salah satunya Staphylococcus aureus. Selain itu, Staphylococcus aureus merupakan salah satu penyebab vaginitis aerobik yang diteliti dapat membahayakan kehamilan hingga persalinan. Objektif: Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kadar hambat minimal (KHM) dan kadar bunuh minimal (KBM) sebagai indikator untuk melihat kemampuan filtrat bakteriosin Lactobacillus gasseri dalam menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus. Metode: Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei-November 2023 di Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Laboratorium Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Unand. Sampel penelitian ini adalah Staphylococcus aureus yang diperoleh dari swab vagina yang dikultur di Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Penelitian dilakukan dengan teknik dilusi dan Real Time PCR dengan desain penelitian rancangan acak lengkap. Hasil: Nilai KHM dari filtrat bakteriosin Lactobacillus gasseri terhadap Staphylococcus aureus diperoleh pada konsentrasi >20% dan <40%, sedangkan nilai kadar bunuh minimal (KBM) diperoleh pada konsentrasi 40%. Kesimpulan: Filtrat bakteriosin Lactobacillus gasseri memiliki efek bakteriostatik dan bakterisidal terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus yang dipengaruhi oleh konsentrasi dari filtrat bakteriosin Lactobacillus gasseri.
Uji Potensi Bacteriocin-Containing Cell-Free Supernatant Dari Lactobacillus Crispatus Terhadap Pertumbuhan Pathogenic Escherichia Coli Yang Diisolasi Dari Genitalia Wanita Farras, Umar Al; Putra, Andani Eka; Darwin, Eryati
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Vol. 5 No. 4 (2024): Desember 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jikesi.v5i4.1330

Abstract

Latar Belakang: Infeksi Escherichia coli (E. coli)yang resisten terhadap antibiotik yang umum digunakan dapat mempersulit, mengganggu, dan memberikan hasil terapi yang buruk. Objektif: Untuk menguji kemampuan bacteriocin-containing Cell-Free Supernatant (CFS) dari Lactobacillus crispatus (L. crispatus) sebagai senyawa antimikroba yang dapat meminimalisir pengembangan resistensi antibiotik pada bakteri E. coli dengan menilai Kadar Hambat Minimal (KHM) dan Kadar Bunuh Minimal (KBM). Metode: Penelitian ini menggunakan teknik dilusi dan quantitative Polymerase Chain Reaction (qPCR) dengan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL). Konsentrasi bacteriocin-containing CFS dari L. crispatus dibagi dalam berbagai konsentrasi yaitu 100%, 80%, 60%, 40%, 20%, dan 0% (kontrol) dengan empat kali pengulangan. Nilai KHM dan KBM diperoleh dari jumlah bakteri yang tumbuh dan terdeteksi melalui Real Time PCR pada masing-masing konsentrasi. Hasil penelitian diolah secara statistik dengan uji One Way ANOVA dan Post Hoc LSD. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa bacteriocin-containing CFS dari L. crispatus tidak dapat menghambat pertumbuhan pathogenic E. coli dan tidak ditemukan nilai KHM dan KBM. Pada perhitungan statistik tidak ditemukan perbedaan yang bermakna pada konsentrasi 100%, 80%, 60%, 40%, dan 20% terhadap kontrol. Kesimpulan: Bacteriocin-containing CFS dari L. crispatus tidak memiliki efek bakteriostatik dan bakterisidal terhadap pertumbuhan pathogenic E. coli.

Page 1 of 2 | Total Record : 13