cover
Contact Name
Tohir Zuhdi
Contact Email
tohirz@uinsaizu.ac.id
Phone
+6281327056975
Journal Mail Official
jurnalkependidikan@uinsaizu.ac.id
Editorial Address
UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto Jl. Jend. A. Yani No. 40A Purwokerto 53126 Jawa Tengah - Indonesia
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kependidikan
ISSN : 2355018X     EISSN : 25984845     DOI : https://doi.org/10.24090/jk
Core Subject : Education,
Jurnal Kependidikan is a peer-reviewed journal that mediates the dissemination of researchers in education, especially from management, research, a study of thinking, and educational evaluation. The journal is published by Ikatan Keluarga Alumni Institut Agama Islam Negeri Purwokerto. We accept submissions from all over the world. All submitted articles shall never been published elsewhere, original and not under consideration for other publication.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol. 13 No. 3 (2025)" : 11 Documents clear
Dua Wajah Kepemimpinan Pendidikan Indonesia: Komparasi Arketipe Kepala Sekolah Birokratis dan Kiai Karismatis di Persimpangan Tradisi dan Modernitas Rahman, Zaky Dhiaulhaq; Fikri Fauzan, Mochammad; Syarifudin, Encep; Lugowi, Rifyal Ahmad
Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v13i3.14752

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komparatif dua arketipe kepemimpinan dominan dalam lanskap pendidikan Indonesia: kepala sekolah yang birokratis dan kiai pesantren yang karismatis. Tujuan utamanya adalah untuk membongkar sumber legitimasi, paradigma kepemimpinan, dan kerentanan struktural yang inheren pada masing-masing model. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis komparatif kritis berbasis studi literatur sistematis. Kriteria inklusi mencakup artikel jurnal dan laporan penelitian yang dipublikasikan antara 2018-2024 dan secara eksplisit membahas kepemimpinan, manajemen, atau kebijakan di sekolah formal dan pesantren. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi, mengkodekan, dan menyintesis tema-tema kunci yang relevan dengan kerangka penelitian. Temuan menunjukkan bahwa legitimasi kepala sekolah yang bersumber dari negara melahirkan ketergantungan pada birokrasi dan kerentanan terhadap patronase politik, yang menghambat inovasi. Sebaliknya, legitimasi kiai yang berbasis kharisma personal dan komunitas menciptakan otonomi namun rentan terhadap krisis suksesi yang mengancam keberlanjutan institusional. Kepemimpinan Nyai teridentifikasi sebagai pilar penopang stabilitas dan agen pemberdayaan gender. Perlunya de-birokratisasi dan de-politisasi rekrutmen kepala sekolah serta fasilitasi pemerintah untuk mendorong perencanaan suksesi yang sehat di pesantren. Secara praktis, pemimpin di kedua sistem didorong untuk mengadopsi model kepemimpinan hibrida. Keterbatasan utama penelitian ini adalah ketergantungannya pada data sekunder (literatur), sehingga tidak menangkap dinamika spesifik dari konteks lapangan yang tidak terdokumentasi.
Penguatan Merek Madrasah Melalui Pengelolaan Program Kurikulum di Madrasah Ibtidaiyah Darul Hikmah Bantarsoka Harisatunisa, Harisatunisa; Laras, Srikandi Tri Wahyu
Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v13i3.14875

Abstract

One of the main challenges to the sustainability of private educational institutions has been their ability to attract student interest, as private schools are often perceived as a second-choice option. The ability of madrasahs to manage their brand effectively remains a significant challenge to the sustainability of private madrasahs. Madrasah Ibtidaiyah Darul Hikmah Bantarsoka is one such private madrasah in Purwokerto that has succeeded in maintaining its institutional brand through effective curriculum management. This study aims to provide an overview of the brand strengthening process of the madrasah through the curriculum management program at Madrasah Ibtidaiyah Darul Hikmah Bantarsoka. Employing a qualitative approach with a case study design, data were collected through interviews and document analysis. The findings of this study reveal that brand strengthening at Madrasah Ibtidaiyah Darul Hikmah Bantarsoka is carried out through the reinforcement of brand identity by implementing an Islamic education curriculum based on the values of Ahlusunnah Wal Jamaah. Furthermore, the madrasah fosters a positive brand experience by collaborating with parents in the implementation of curriculum programs. The madrasah also builds a positive brand image through digital marketing of its curriculum programs. The final effort in maintaining brand performance involves the effective allocation of teaching staff resources in the implementation of curriculum programs. A limitation of this study is that the perspective is solely from the madrasah as the service provider, without involving the parents of the students.
Pengembangan Media Papan Pecahan untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Pecahan Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Yuliyanti, Aulia Silvi; Ardi Saputro, Bagus; Agustini, Ferina
Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v13i3.14962

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan siswa kesulitan menangkap materi pecahan yang disampaikan oleh guru dan pemahaman konsep siswa terhadap materi pecahan masih kurang. Selain itu, penggunaan media pembelajaran masih terbatas. Tujuan dari penelitian ini untuk mengembangkan media papan pecahan, menganalisis kelayakan media papan pecahan, dan untuk mengetahui media papan pecahan dapat meningkatkan pemahaman konsep pecahan siswa kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian ini dengan jenis Penelitian dan Pengembangan (R&D) model pengembangan ADDIE terdiri dari lima tahap yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Jumlah subjek penelitian ini sebanyak 17 siswa. Pengumpulan data pada penelitian ini melalui angket, tes, dan wawancara. Hasil penelitian pengembangan media papan pecahan dengan kriteria sangat layak digunakan yang diperoleh ahli media, ahli materi, respon guru dan respon siswa. Hasil normalitas gain didapatkan 0,77 yang berarti media papan pecahan berkriteria tinggi sehingga media papan pecahan efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep pecahan siswa kelas IV SD.
Strategi Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Sekolah Berbasis Lingkungan Berkelanjutan Sabrifha, Eli
Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v13i3.14995

Abstract

This study aims to uncover the needs of educational facilities and infrastructure, identify the obstacles faced, and formulate sustainable and practical maintenance strategies. A qualitative approach with a literature study method was chosen as the research method. Various sources were referred to, including journals, books, articles, theses, theses, and the latest information from social media. The data collection process was carried out through analysis and reading of relevant information. Data analysis used an interactive analytical model, including data condensation, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that effective planning and maintenance of facilities and infrastructure are the keys to improving the quality of education. Adequate and well-maintained facilities will create a conducive learning environment and support an effective learning process. To achieve optimal management, a comprehensive strategy and collaboration between various parties are needed. The challenges faced are quite complex, ranging from limited funds to a lack of awareness of the importance of sustainable maintenance. Therefore, careful planning and solid cooperation are needed to overcome these obstacles. It is hoped that the implementation of the right strategy can provide maximum support for teaching and learning activities, creating a better and more sustainable educational environment. The success of this effort will have a positive impact on the overall quality of education.
Integrasi Pembelajaran Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Dengan Mata Pelajaran Umum Melalui Program Tahfidz Di Madrasah Antoni, Putri Alfianah; Syaikhu Rozi; Muhammad Ali Rohmad
Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v13i3.14996

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk integrasi antara Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan mata pelajaran umum melalui program tahfidz di MTs Roudlotun Nasyiin serta menganalisis dampaknya terhadap capaian akademik dan religius siswa. Berbeda dari studi sebelumnya yang bersifat filosofis-teoritis, penelitian ini menekankan aspek empiris implementasi integrasi di madrasah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, serta dianalisis melalui proses kondensasi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi dilakukan dengan mengganti mata pelajaran PAI secara operasional, namun nilai-nilai keislaman tetap diajarkan melalui pengaitan materi umum dengan ayat-ayat Al-Qur’an serta melalui penilaian akademik-tahfidz yang terpadu. Dampak integrasi ini terlihat pada meningkatnya kedisiplinan, pemahaman nilai Islam yang lebih mendalam, serta perkembangan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan model integrasi yang sistematis dan longitudinal guna memastikan efektivitas keberlanjutan integrasi PAI dalam pembelajaran umum.
Peran Kepala Sekolah dalam Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di SD Negeri 1 Pasir Kidul Kecamatan Purwokerto Barat Dwi Cahyani, Siti Robbi'ah; Gunawan, Yosi Intan Pandini; Purnomo, Sutrimo
Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v13i3.15343

Abstract

Strategi kepala sekolah dalam implementasi kurikulum merdeka merupakan usaha kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas mutu pendidikan, sebagai seorang manajer kepala sekolah memiliki tugas untuk memimpin lembaga pendidikan menuju kesuksesan suatu program unggulan di sekolah yang dipimpin. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana strategi kepala sekolah dalam implementasi kurikulum merdeka di SD Negeri 1 Pasir Kidul Kecamatan Purwokerto Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode deskriptif. teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru. Hasil penelitian menemukan bahwa strategi kepala sekolah dalam implementasi kurikulum merdeka di SD Negeri 1 Pasir Kidul Kecamatan Purwokerto Barat meliputi strategi kepala sekolah, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi serta kendala dalam implementasi kurikulum merdeka. Dalam strategi kepala sekolah langkah pertama melakukan sosialisasi kurikulum merdeka, memberikan pelatihan tentang pemahaman kurikulum merdeka, perencanaan diawali dengan pembuatan modul ajar, metode ajar serta pembagian jam mengajar guru, pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan ketentuan pemerintah dan penerapan kurikulum merdeka menyesuaikan dengan karakteristik warga sekolah, evaluasi pembelajaran menggunakan penilaian formatif dan penilaian sumatif untuk evaluasi kurikulum merdeka dilaksanakan setiap 1 minggu sekali diikuti seluruh guru untuk mengetahui keefektifan pengimplementasian kurikulum merdeka di sekolah.
Upaya Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Satria Tama Purwokerto Dalam Menanamkan Jiwa Kewirausahaan Bagi Siswa Fauzy, Dziky; Widiastuti, Nur Isnaeni; Ramadhan, Annaafi Putra; Maulana, Iqvan; Romadoni, Kholifah Nur; Safangaturohman, Galih; Mardliyah, Layla
Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v13i3.15398

Abstract

Abstract PKBM Satria Tama Purwokerto was established on February 14, 2006, as an equivalency education institution focused on community empowerment and reducing school dropout rates. The institution provides Package A, B, and C programs using modules from the Ministry of Education, and involves 92 students and 8 tutors. In addition to academic learning, PKBM also provides skills training such as fish farming and urban agriculture to improve students' practical competencies and environmental awareness. The Merdeka Curriculum, with the theme P5 "Sustainable Living," is implemented to instill values ​​of environmental concern. This study used field research methods using interview, observation, and documentation techniques to gather data from administrators, tutors, and students. The results show that PKBM Satria Tama plays a significant role in expanding educational access for communities unable to attend formal education. The training programs implemented have been proven to increase economic independence and environmental awareness among students. With B accreditation and community support, PKBM continues to innovate post-pandemic. Overall, PKBM Satria Tama not only functions as an alternative educational institution, but also as a forum for community empowerment towards a productive, sustainable, and independent life. Keywords Equality Education, Community Empowerment, Independent Curriculum, PKBM Satria Tama Purwokerto Abstrak PKBM Satria Tama Purwokerto berdiri pada 14 Februari 2006 sebagai lembaga pendidikan kesetaraan yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat dan pengentasan putus sekolah. Lembaga ini menyelenggarakan program Paket A, B, dan C dengan modul dari Kementerian Pendidikan, serta melibatkan 92 peserta didik dan 8 tutor. Selain pembelajaran akademik, PKBM juga mengadakan pelatihan keterampilan seperti budidaya ikan dan pertanian kota untuk meningkatkan kompetensi praktis dan kesadaran lingkungan peserta didik. Kurikulum Merdeka dengan tema P5 “Kehidupan Berkelanjutan” diterapkan guna menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk menggali data dari pengelola, tutor, dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PKBM Satria Tama berperan penting dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang tidak dapat mengikuti pendidikan formal. Program pelatihan yang dijalankan terbukti meningkatkan kemandirian ekonomi dan kepedulian lingkungan warga belajar. Dengan akreditasi B dan dukungan masyarakat, PKBM terus berinovasi pascapandemi. Secara keseluruhan, PKBM Satria Tama tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan alternatif, tetapi juga sebagai wadah pemberdayaan masyarakat menuju kehidupan yang produktif, berkelanjutan, dan mandiri. Kata Kunci Pendidikan Kesetaraan, Pemberdayaan Masyarakat, Kurikulum Merdeka, PKBM Satria Tama Purwokerto
Strategi Pembelajaran IPA di Pendidikan Non Formal pada Upaya Pemahaman Materi Peserta Didik: Studi di SKB Purwokerto Kurniawan, Aziz; Mabarun, Mohamad
Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v13i3.15508

Abstract

Education plays a strategic role in advancing a nation. However, not all members of society have equal opportunities to access proper formal education, a condition that contributes to the high rate of school dropouts (APS). Therefore, the presence of non-formal education institutions, such as the Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), serves as an alternative pathway for educational access and a platform for life-skill development. This study aims to analyze science (IPA) learning strategies in non-formal education as an effort to enhance learners’ understanding of the material. A qualitative approach with a case study design was employed in this research, conducted at SKB Purwokerto. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and analysis of curriculum documents. The findings indicate that the implementation of education at SKB Purwokerto has been carried out systematically using a differentiation approach. In the learning process, mastery of basic science concepts, scientific skills, and connections to daily life are emphasized. Although there is a slight difference in the depth of material compared to formal education, non-formal education presents content in a simplified manner while maintaining the essential scientific aspects of IPA. In terms of learning resources, IPA tutors at SKB Purwokerto have maximized the use of government-provided modules, contextual simple experiments, and the seTARA LMS platform to support science learning. Therefore, this study concludes that SKB Purwokerto has implemented inclusive, adaptive, and relevant strategies for science learning that effectively support the development of meaningful understanding among learners.
Analisis Kebijakan Pendidikan Inklusif di Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah: Perspektif Keadilan dan Pemerataan Akses Pendidikan Sekarinasih, Anggitiyas; Arif, Mahmud; Waseso, Hendri Purbo
Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v13i3.15549

Abstract

Pendidikan inklusif menjadi isu strategis dalam upaya mewujudkan keadilan sosial di bidang pendidikan dasar, namun pelaksanaannya di Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah masih menghadapi kesenjangan antara regulasi dan praktik. Ketimpangan sumber daya, kapasitas guru, serta persepsi sosial terhadap anak berkebutuhan khusus memperlihatkan bahwa prinsip keadilan yang diamanatkan belum sepenuhnya terwujud. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan pendidikan inklusif di Indonesia dari perspektif keadilan distributif dan substantif guna menilai kesetaraan dan pemerataan akses pendidikan. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis penelitian kepustakaan (library research) dengan data primer berupa regulasi nasional dan daerah seperti Permendiknas No. 70 Tahun 2009, KMA No. 1 Tahun 2024, dan Perda Jateng No. 2 Tahun 2023. Data sekunder diperoleh dari hasil penelitian relevan dan publikasi ilmiah, kemudian dianalisis dengan teknik content analysis melalui tahapan reduksi, kategorisasi, dan interpretasi berbasis teori justice as fairness (Rawls) dan pluralism and equality (Walzer). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan inklusif di Indonesia baru mencapai tahap normatif-administratif dan belum menyentuh keadilan substantif, karena masih terdapat ketimpangan distribusi sumber daya antarwilayah serta lemahnya koordinasi lintas lembaga. Selain itu, banyak sekolah dan madrasah belum mampu menerapkan kurikulum adaptif serta asesmen diferensiatif karena keterbatasan pelatihan guru dan dana afirmatif. Budaya sekolah yang masih sarat stigma terhadap peserta didik disabilitas juga menjadi penghalang terciptanya ekosistem pembelajaran yang benar-benar inklusif. Penelitian ini merekomendasikan reformasi kebijakan melalui pendekatan equity-oriented policy design dengan strategi needs-based funding, penguatan kapasitas guru, serta pembentukan National Inclusive Education Council sebagai wadah koordinasi lintas kementerian. Reformasi ini diharapkan mampu mengubah pendidikan inklusif dari sekadar mandat hukum menjadi instrumen nyata bagi keadilan sosial yang berkelanjutan.
Revitalisasi Moral Remaja melalui Pendidikan Islam dalam Dinamika Lingkungan dan Pergaulan Sosial Amelia, Fatma; Azmi, M. Ulul; Imam Junaris; Amalia Rizki Lailatul Khilwa; Mar'atus Sholikhah; Salma Nadhirroh Fatma Yuthi
Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v13i3.15567

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya revitalisasi moral remaja melalui peran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menghadapi dinamika lingkungan dan pergaulan sosial pada era modern. Krisis moral yang melanda generasi muda menuntut hadirnya pendidikan agama yang tidak hanya bersifat kognitif, tetapi juga aplikatif dan berorientasi pada pembentukan karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di SMK Miftahul Huda Bojonegoro, melalui teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi moral remaja dilakukan melalui integrasi pembelajaran PAI, pembiasaan keagamaan, keteladanan guru, serta sinergi antara sekolah, keluarga, dan peserta didik. Kegiatan keagamaan seperti salat berjamaah, pembacaan Asmaul Husna, dan kajian rutin menjadi media efektif dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan dan tanggung jawab moral. Temuan ini menegaskan bahwa PAI berperan penting sebagai benteng moral sekaligus sarana pembentukan karakter religius remaja agar tetap berpegang pada nilai-nilai Islam di tengah tantangan globalisasi dan perubahan sosial yang kompleks.

Page 1 of 2 | Total Record : 11