cover
Contact Name
Tarmiji Siregar
Contact Email
mijisiregar@gmail.com
Phone
+6285275356446
Journal Mail Official
assingkily27@gmail.com
Editorial Address
Jln. Willem Iskandar Ps. V, Medan Estate 20371
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27769305     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian kepada Masyarakat Aim and focus scope journal 1. Education 1. Community service and Digital Technology in Education
Articles 123 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 3 (2025)" : 123 Documents clear
Meningkatkan Minat dan Disiplin Belajar Anak Suryadi, Suryadi; Dianto, Mori; Adison, Joni
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1972

Abstract

Sekolah dasar merupakan hal yang mendasar dan sebagai penentu untuk bisa mengembangkan segala potensinya anak pada masa yang akan datang. Peserta didik yang memiliki kecerdasan emosional cenderung mampu untuk mengendalikan dirinya baik dalam hal belajar maupun kehidupan sosialnya. Untuk mencapai sebuah kesuksesan, maka perlu individu memiliki minat yang tinggi dan kedisplinan dalam belajar serta kegiatan lainnya. Untuk meningkatkan minat siswa terhadap pelajaran. Dalam hal ini penting untuk memahaminya perlu kitaketahui apa itu minat?. Minat dapat diartikan sebagai sejauh mana seorang siswa tertarik atau terlibat dalam aktivitas tertentu. Ini bukan hanya masalah apakah siswa menyukai mata pelajaran tersebut atau tidak. Sebaliknya, minat mencakup sikap, motivasi, dan keterlibatan siswa dengan materi. Minat belajar siswa dapat berbeda-beda tergantung dari banyak faktor, seperti kepribadian, lingkungan, dan materi yang diajarkan. Siswa yang memiliki minat belajar yang tinggi cenderung lebih termotivasi untuk belajar dan mencapai prestasi yang lebih baik daripada siswa yang minat belajarnya rendah. Disiplin belajar sangat penting, karena sikap disiplin bertujuan agar dapat menjaga dari perilaku yang menyimpang dan hal-hal yang dapat menganggu dalam proses pembelajaran. Dengan disiplin membuat siswa terlatih dan mempunyai kebiasaan melakukan tindakan yang baik serta dapat mengontrol setiap tindakannya sehingga siswa akan taat, patuh dan tertib terhadap kegiatan belajar mengajar. Di dalam pembelajaran, disiplin sangat dibutuhkan karena tanpa adanya kesadaran melaksanakan aturan yang ditetapkan sebelumnya, pembelajaran tidak akan berjalan efektif dan optimal. Oleh karena itu, agar pembelajaran berjalan lancer, maka semua siswa harus disiplin baik disiplin mentaati peraturan sekolah, disiplin mengerjakan PR, disiplin dalam mengerjakan tugas, dan disiplin dalam belajar di rumah. Tingkat kedisiplinan belajar setiap siswa akan berbeda-beda. Siswa yang terbiasa dalam disiplin belajar akan mempergunakan waktu sebaik-baiknya di rumah maupun di sekolah sehingga akan menunjukkan kesiapannya dalam proses pembelajaran di sekolah, sedangkan siswa yang tidak disiplin belajar mereka kurang menunjukkan kesiapannya dalam belajar. Mereka akan menunjukkan perilaku yang menyimpang dalam proses pembelajaran seperti tidak mengerjakan PR, membolos, tidak memperhatikan penjelasan guru, melanggar tata tertib sekolah.
Analisis Membangun Disiplin dan Pemahaman: Gaya Mengajar Guru Kelas II SD 024 Rambah Samo Sari, Nauli Tama; Nasution, Lanna; Angraini, Rini; Ulfa, Diana
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2075

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya mengajar guru kelas II SD 024 Rambah Samo dalam membangun disiplin dan pemahaman belajar siswa. Pembentukan disiplin dan pemahaman konsep pada siswa kelas rendah merupakan aspek penting dalam keberhasilan proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan gaya mengajar demokratis-otoritatif dengan ciri komunikasi jelas, penggunaan contoh konkret, responsivitas terhadap kesulitan siswa, serta pengelolaan kelas yang rapi dan kondusif. Observasi menunjukkan bahwa guru berbicara dengan bahasa yang jelas dan terdengar, menggunakan benda nyata sebagai patokan materi, aktif membantu siswa yang tidak memahami soal, memperhatikan kondisi kelas seperti kerapian meja, dan siswa memperhatikan guru dengan baik. Temuan ini menguatkan bahwa gaya mengajar yang komunikatif, konkret, dan konsisten mampu meningkatkan disiplin dan pemahaman siswa.
Edukasi Pencegahan Pelecehan Seksual dan Kekerasan Seksual pada Anak Sekolah Dasar melalui Kegiatan Penyuluhan Cahyani, Andini Wulan; Agustin, Virna Dwi; Hani', Roukhil Ummu; fitriyah, Fadilatul; Mardiyana, Isna Ida; Wulandari, Rika; Putro, Sigit Susanto
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1709

Abstract

Maraknya kasus pelecehan dan kekerasan seksual pada anak salahsatunya disebabkan oleh rendahnya pengetahuan serta pemahaman mengenai bentuk dan dampak pelecehan seksual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan partisipatif, yang menekankan pada pelibatan aktif anak-anak, guru, dan pihak sekolah mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program. kegiatan ini menggunakan pendekatan partisippasi dengan mengajak seluruh peserta hadir dalam kegiatan penyulihan, penggunaaan metode demonstrasi dan simulasi sederhana, yaitu penyampaian pembelajaran dengan cara memperagakan suatu proses secara langsung kepada peserta. Melalui cerita, permainan peran, simulasi, serta nyanyian edukatif, kegiatan ini memperkuat pentingnya pendekatan edukasi berbasis partisipasi dalam pencegahan pelecehan seksual pada anak. Dari sisi praktis, program ini membuktikan bahwa sekolah dapat menjadi ruang aman sekaligus ruang belajar proteksi diri. Tingginya partisipasi anak menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif dengan media kreatif efektif meningkatkan pemahaman. Kegiatan penyuluhan pencegahan pelecehan seksual pada anak di SDN Kemayoran 1 Bangkalan memberikan hasil yang signifikan dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa terhadap pentingnya melindungi diri dari tindakan pelecehan. Melalui pendekatan partisipatif yang melibatkan 260 siswa kelas 3 dan 4 serta 8 guru pendamping, kegiatan ini berhasil menciptakan proses pembelajaran yang interaktif, menyenangkan, dan bermakna bagi anak-anak usia sekolah dasar.
Pelatihan Pembuatan Poster Melalui Aplikasi Canva Untuk Melatih Kraetivitas Siswa SDN Tambung 1 Amalia Putri, Nor Aida; Habibur Rohman, Achmad; Fauziah, Humairah; Pangestu, Widya Trio; Ambarwati, Wulan
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1853

Abstract

Perkembangan teknologi dan informasi terus berkembang mengikuti zaman yang semakin modern. Perkembangan teknologi digital saat ini telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang pendidikan. Siswa-siswi SDN Tambung 1, khususnya kelas V dan VI, masih memiliki kemampuan literasi digital dan pemahaman penggunaan aplikasi digital yang belum optimal, sehingga menghambat proses penyaluran kreativitas mereka, salah satunya dalam bidang desain ilustrasi. Siswa siswi SDN Tambung 1 masih menyalurkan kreativitasnya khususnya dalam hal desain dengan cara menggambar manual. Mereka memang sudah familiar dengan aplikasi Canva, namun hanya sebatas penggunaan dasar, oleh karena itu mahasiswa KKN-T UTM berinisiatif untuk mengadakan pelatihan pembuatan poster melalui aplikasi Canva guna melatih kreativitas siswa-siswi SDN Tambung 1. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk mengenalkan aplikasi Canva sebagai aplikasi desain grafis secara lebih detail, sehingga mereka dapat menggunakannya untuk menuangkan kreativitas mereka dengan lebih mudah dan mengikuti perkembangan terkini dalam bidang pendidikan, dengan mengangkat tema-tema poster yang dekat dengan kondisi siswa sekolah dasar pada umumnya, seperti anti bullying, hemat energi, menjaga kebersihan sekolah, dan bijak digital. Setelah pelatihan pembuatan poster menggunakan aplikasi canva, siswa siswi SDN Tambung 1 bisa menghasilkan poster yang menarik dengan desain yang kreatif menggunakan aplikasi canva, yang nantinya poster tersebut akan ditempel di lingkungan SDN Tambung 1 sebagai hasil karya dan ajakan kepada seluruh warga sekolah sesuai tema yang diangkat. Kata Kunci: Poster, Canva, dan Kreativitas
Pemberdayaan Kemampuan Calistung Anak Melalui Program Kelas Bina Siswa oleh Mahasiswa KKN-T di SDN Tambung 1 Hasanah, Alfiatul; Rusandi, Rusandi; Fauziah, Humairah; Trio Pangestu, Widya; Ambarwati, Wulan
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1854

Abstract

Kemampuan membaca, menulis, dan berhitung (calistung) merupakan kompetensi dasar penting bagi siswa sekolah dasar. Namun, hasil observasi awal di SDN Tambung 1 menunjukkan bahwa sebagian besar siswa kelas rendah masih mengalami kesulitan dalam penguasaan calistung, ditandai dengan rendahnya kelancaran membaca, ketidakkonsistenan dalam menulis huruf, serta lemahnya pemahaman konsep bilangan. Melalui program KKN-T, mahasiswa melaksanakan program Kelas Bina Siswa sebagai upaya pemberdayaan dan peningkatan kemampuan dasar siswa. Kegiatan dilaksanakan selama tiga bulan dengan pendekatan pembelajaran kreatif menggunakan metode fonik, kartu huruf, permainan menulis, media visual, dan kuis berhitung. Pendekatan kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan proses dan hasil pendampingan melalui observasi, wawancara, serta pre-test dan post-test. Hasil pelaksanaan program menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tiga aspek kemampuan dasar siswa. Pada kemampuan membaca, 73% siswa telah mampu membaca kalimat sederhana dan 27% sudah mampu membaca suku kata terbuka dan tertutup. Pada aspek menulis, 67% mampu menulis 2–3 kalimat sederhana dengan struktur yang benar, sedangkan 33% dapat menulis kata dan kalimat pendek. Pada aspek berhitung, 77% siswa mampu menyelesaikan penjumlahan dan pengurangan hingga bilangan 20 dan 23% mampu menyelesaikan penjumlahan sederhana. Program ini mampu meningkatkan kemampuan dasar siswa sekaligus memperkuat kolaborasi antara mahasiswa, guru, dan orang tua dalam mendukung pembelajaran anak.
Pelatihan Seni Ramah Lingkungan : Ecoprint dengan Teknik Pounding untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa Kelas 4 SDN Tambung Shofiatin, Indah; Rananda, Danar Rizky; Hasyim, Ahmad Furqoni; Fauziah, Humairah; Pangestu, Widya Trio; Ambarwati, Wulan
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1870

Abstract

Tumbuhan memiliki berbagai bentuk daun. Jika daun-daun tersebut berguguran, lingkungan sekitar bisa menjadi kotor dan keindahannya berkurang. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong kreativitas siswa serta memperluas pengetahuan mereka tentang manfaat tumbuhan di sekitar. Kegiatan ini merupakan salah satu program KKN-T yang dilaksanakan di SDN Tambung 1 bersama siswa kelas 4 dengan menggunakan teknik pounding dalam pembuatan ecoprint. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan ecoprint mampu memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap proses belajar siswa. Mereka terlihat lebih tertarik mempelajari berbagai jenis tumbuhan di lingkungan sekitar, sekaligus memahami pentingnya mengelola sampah dengan baik. Selain meningkatnya minat belajar, siswa juga mengalami perkembangan dalam keterampilan menggunakan bahan alami sebagai media seni. Melalui proses menumbuk daun dan bunga pada kain, mereka dapat menciptakan pola ecoprint sederhana yang memperlihatkan kreativitas masing-masing.Secara keseluruhan, kegiatan ini membuktikan bahwa ecoprint menjadi metode yang efektif untuk meningkatkan kretivitas siswa kelas 4 di SDN Tambung 1. Pendekatan ini tidak hanya menambah wawasan siswa, tetapi juga membuat pembelajaran lebih menyenangkan dan bermakna bagi siswa sekolah dasar. Kata Kunci: Ecoprint, Tumbuhan, Lingkungan, Teknik Pounding, Kreativitas
Pendekatan Maqashid Syari’ah dalam Pendidikan Agama Islam: Sebuah Kajian Systematic Literature Review Sari, Laila; Khadijah, Khadijah; Sari, Widya
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Agama Islam memainkan peran strategis dalam pembentukan kepribadian dan karakter Muslim yang kaffah (utuh). Pada hakikatnya, seluruh ajaran Islam tidak pernah lepas dari tercapainya tujuan utama maqashid syari'ah. Artikel ini bertujuan menyajikan kajian literatur mengenai penerapan pendekatan maqashid syari'ah dalam Pendidikan Agama Islam di sekolah. Maqashid syari'ah sebagai tujuan-tujuan fundamental dari hukum Islam menawarkan kerangka pedagogis yang menekankan nilai kemaslahatan, perlindungan, dan pengembangan potensi peserta didik. Kajian ini menerapkan metode Systematic Literature Review (SLR) untuk menganalisis literatur yang relevan. Sumber data diambil dari penelusuran yang dilakukan melalui basis data Google Scholar, dengan mengambil sembilan (9) artikel jurnal yang dipilih berdasarkan kriteria relevansi, keterbaruan, dan kontribusinya terhadap tema yang diteliti. Hasil teaah menunjukkan bahwa; (a) pendekatan maqashid syari'ah sejalan dengan visi dan tujuan pendidikan Islam; (b) kurikulum pendidikan hendaknya dibuat dengan landasan maqashid syari'ah (namun realitas kurikulum pendidikan sekarang, Kurikulum Merdeka belum mengintegrasikan nilai-nilai maqashid syari'ah secara optimal; (c) maqashid syari'ah dalam PAI sangat urgen (penting) karena mencetak pemahaman yang benar kepada peserta didik tentang tujuan utama ditetapkannya syariat Islam; (d) perlunya penggunaan model pembelajaran yang holistik dalam menerapkan konsep maqashid syari'ah dalam pembelajaran; serta (e) Maqashid syari'ah sangat penting bagi pendidikan karakter peserta didik. Artikel ini memberikan rekomendasi pengembangan kurikulum dan desain pembelajaran yang lebih kontekstual dan berorientasi kemaslahatan.
Implementasi Kebijakan Pesantren Ramah Anak dalam Menanggulangi Bullying dan Kekerasan di Pesantren Aminah, An An; Fadjarajani, Siti; Mulya, Gumilar; Marwan, Iis
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2021

Abstract

The Child-Friendly Pesantren (Pesantren Ramah Anak/PRA) policy is a strategic initiative developed as an urgent response to the need for ensuring the protection and optimizing the potential of all students (santri) within Islamic boarding schools. This policy is particularly crucial given the inherent risks present in pesantren environments, which often involve a high incidence of violence, psychological pressure, and the absence of standardized child protection mechanisms. This study aims to comprehensively analyze the implementation of the PRA policy in modern pesantren settings, specifically focusing on internal regulations, caregiving models, learning approaches, and child protection management. The research employed a qualitative methodology using a case study design, conducted in two modern pesantren institutions that have actively embraced and implemented the PRA policy. The findings reveal that the policy’s implementation is actualized through three primary mechanisms: strengthening institutional collaboration, enhancing the capacity and competency of caregivers (musyrif), and improving the physical environment of the pesantren. However, the study also identified several significant operational challenges, including inconsistent supervision mechanisms, a deeply entrenched culture of seniority, and limited competencies among dormitory mentors (musyrif). Overall, this research underscores the imperative need to reinforce integrated and standardized Standard Operating Procedures (SOPs) for child protection. These SOPs must be aligned with the regulations set forth by both the Ministry of Religious Affairs (Kemenag) and the Ministry of Women’s Empowerment and Child Protection (KemenPPPA) to ensure the policy's effectiveness. Keywords: child-friendly pesantren, boarding school system, child protection, modern
Optimalisasi Layanan Bimbingan dan Konseling dalam Safe School Environment: Pencegahan Bullying Di SMP Negeri 3 Kawali Dharsono, Farhan Maulana; Ema Siti Nurfadilah; Siti Fadjarajani; Gumilar Mulya; Iis Marwan
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perundungan (bullying) didefinisikan sebagai penyalahgunaan kekuasaan yang berdampak buruk pada kesehatan fisik dan mental korban serta merusak iklim sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Bimbingan dan Konseling (BK) yang diterapkan di SMP Negeri 3 Kawali untuk mengatasi masalah ini. Dengan menggunakan metode studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dari siswa korban dan guru BK. Hasil studi menunjukkan bahwa perundungan memiliki berbagai bentuk dan dipicu oleh faktor kompleks, terutama aspek psikologis siswa dan lingkungan sosial. Dalam penanganannya, sekolah mengandalkan strategi terpadu meliputi program pendidikan karakter, deteksi dini, dan kolaborasi dengan orang tua. Meskipun demikian, tantangan dalam penanganan berulang masih ada. Oleh karena itu, penelitian merekomendasikan perlunya pengembangan program pencegahan yang melibatkan siswa secara aktif dan pelatihan berkala bagi guru dan orang tua guna meningkatkan efektivitas penanganan bullying di sekolah.
Analisis Strategi Pemasaran Produk Pisang Coklat dan Es Timun untuk Meningkatkan Penjualan Usaha Kuliner Mahasiswa Geografi Universitas Negeri Medan Harefa, Meilinda Suriani; Hidayat, Syukrie; Simamora, Angelina Setia; Hasibuan, Novita Annisah; Sinaga, Risdo Hotray; Sipayung, Hadriadi Iskandar
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan kewirausahaan adalah sarana penting untuk mengajarkan siswa kreativitas, kemampuan manajerial, dan keterampilan mengelola usaha secara praktis. Dalam kegiatan bazar kewirausahaan, mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Negeri Medan mengembangkan strategi pemasaran untuk produk pisang coklat dan es timun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi ini. Produk ini dipilih karena bahan bakunya mudah diperoleh, proses produksinya sederhana, dan memiliki pangsa pasar luas di kampus. Penetapan harga kompetitif, promosi melalui media sosial, lokasi penjualan yang strategis, dan pelayanan responsif adalah beberapa pendekatan pemasaran yang dapat digunakan. Hasil penjualan menunjukkan bahwa kedua produk mendapat respons yang baik dari pelanggan, terutama es timun yang menjual paling banyak. Pendapatan total sebesar Rp740.000 dan laba bersih sebesar Rp467.500 menunjukkan keberhasilan ini. Oleh karena itu, perencanaan stok yang buruk, manajemen waktu produksi yang buruk, dan pencatatan transaksi yang tidak sistematis adalah masalah lain dalam proses ini. Analisis ini menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang tepat dapat meningkatkan penjualan dan mengajarkan siswa bagaimana mendirikan bisnis kuliner skala kecil.

Page 6 of 13 | Total Record : 123