cover
Contact Name
Noviana Zara
Contact Email
noviana.zara@unimal.ac.id
Phone
+628116702685
Journal Mail Official
galenical.journal@unimal.ac.id
Editorial Address
Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh Jl.Uteunkot Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh
ISSN : -     EISSN : 28306473     DOI : https://doi.org/10.29103/jkkmm.v1i2.8108
The focus of interest include but are not limited to: 1. Biomedical sciences: anatomy and physiology, cell biology, biochemistry, microbiology, genetics and molecular biology, immunology, mathematics and statistics, and bioinformatics. 2. Clinical medicine: internal medicine, general surgery, pediatrics, obstetrics and gynecology, orthopedics, psychiatry, radiology, pulmonary medicine, dermatology and venereology, infectious diseases, anesthesiology, cardiology, cancer research, endocrinology, urology, neurosurgery, geriatric medicine, gastroenterology, neurology, nephrology, ophthalmology, dentistry, immunology, infertility, hematology, medical genetics, laboratory medicine, medical statistics, clinical psychology, clinical pharmacy, pharmaceutical sciences and biotechnology. 3. Global, international and public health: climate change, reduction of disparities, and protection against global threats, tropical medicine, travel medicine, epidemiology, biostatistics, social sciences and management of health services, maternal and child health, environmental health, community health, behavioral health, health economics, public policy, mental health, health education, occupational safety, gender issues in health, and sexual and reproductive health. 4. Health profession education/ Medical Education. 5. Interdisciplinary research articles that are found appropriate by the editor.
Articles 283 Documents
Dukungan Keluarga dalam Kepatuhan Minum Obat Anti Hipertensi Aliyah, Nurul
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 4 No. 6 (2025): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - November 2
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jkkmm.v4i6.24133

Abstract

Hipertensi didefinisikan sebagai suatu kondisi meningkatnya tekanan darah secara persisten di atas nilai normal, yaitu tekanan sistolik ≥ 140 mmHg dan/atau tekanan diastolic ≥ 90 mmHg. Penyakit ini termasuk dalam kategori kronis dan apabila tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan komplikasi serius, antara lain stroke, gagal jantung, serta gangguan fungsi ginjal. Salah satu kendala utama dalam pengendalian hipertensi adalah rendahnya tingkat kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat antihipertensi secara teratur. Dalam hal ini, dukungan keluarga berperan sangat penting dalam meningkatkan kepatuhan pasien, melalui pengawasan, pengingat jadwal pengobatan, bantuan akses pelayanan kesehatan, serta pemberian motivasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat antihipertensi pada pasien di Puskesmas X Kota Palembang. Desain penelitian yang digunakan adalah potong lintang dengan jumlah responden sebanyak 102 orang yang dipilih secara purposive. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstandar yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas, mencakup aspek dukungan keluarga dan perilaku kepatuhan pasien. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square untuk menilai hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan pasien (p < 0,05). Nilai odds ratio mengindikasikan bahwa pasien dengan dukungan keluarga memadai memiliki peluang lebih besar untuk patuh dibandingkan dengan pasien yang memperoleh dukungan rendah. Temuan ini menegaskan bahwa keterlibatan keluarga merupakan faktor determinan dalam manajemen hipertensi. Oleh karena itu, intervensi berbasis keluarga serta program edukasi berkelanjutan dari tenaga kesehatan sangat direkomendasikan untuk meningkatkan kepatuhan terhadap pengobatan antihipertensi.
Gambaran Karakteristik Pasien Bedah Anak dengan Apendisitis di RSD Gunung Jati Cirebon Periode Tahun 2021 sampai dengan Tahun 2024 Putri Sofiyani, Dwi; Mohammad Ishaq, Rhiza; Nurbaiti, Nurbaiti
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 4 No. 6 (2025): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - November 2
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jkkmm.v4i6.24211

Abstract

Apendisitis adalah peradangan apendiks vermiformis yang umunya terjadi akibat obstruksi lumen oleh fekalit. Kondisi tersebut banyak dialami anak-anak dan remaja dengan gejala khasnya yaitu nyeri perut kanan bawah, demam, dan peningkatan leukosit. Berdasarkan data global tahun 2019, prevalensi dari apendisitis dapat terus meningkat setiap tahunnya. Apendisitis di Indonesia termasuk kedalam penyakit keempat yang terbanyak. Mengetahui karakteristik pasien bedah anak dengan apendisitis di Rumah Sakit Daerah Gunung Jati Cirebon periode 2021-2024. Berdasarkan usia, jenis apendisitis, Pediatric Appendicitis Score (PAS), dan berdasarkan jenis kelaminnya.  Penilitian ini menggunakan metode deskriptif, pengambilan data berdasarkan rekam medis dengan total sampling sebagai teknik pengambilan datanya. Pengambilan data berdasarkan rekam medis di Rumah Ssakit Daerah Gunung Jati Cirebon periode 2021-2024. Hasil penilitian ini berdasarkan data rekam medis di Rumah Sakit Daerah Gunung Jati Cirebon terdapat 122 kasus pasien bedah anak dengan apendisitis. Namun, setelah dimasukan kedalam kriteria inklusi dan kriteria eksklusi terdapat 65 sampel, prevalensi kejadian apendisitis berdasarkan usia terbanyak pada rentang usia 10-18 tahun sebanyak 44 orang (67,7%), jenis kelamin terbanyak pada anak perempuan dengan jumlah 37 orang (56,9%), jenis apendisitis yang terbanyak yaitu apendisitis akut sebanyak 57 orang (87,7%), PAS terbanyak dengan nilai PAS <5 sebanyak 49 orang (75,6%). Kesimpulan penelitian ini didapatkan insiden dari karakteristik pasien bedah anak dengan apendisitis di Rumah Sakit Daerah Gunung Jati Cirebon adalah pada rentang usia 10-18 tahun dengan jenis kelamin perempuan dan berdasarkan penialain skor PAS sebelum ditentukan diagnosis apendisitis dapat ditemukan skor PAS <5, jenis apendisitis paling sering diderita pada anak yaitu apendisitis akut.
Profil Histopatologi Pasien Endoskopi Upper and Lower Gastrointestinal di RSU Cut Meutia Kabupaten Aceh Utara Sayuti, Muhammad; Novalia, Vera; Aulia, Nadia; Ilhami Surya Akbar, Teuku; Mimbar Topik, Mohamad
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 4 No. 6 (2025): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - November 2
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jkkmm.v4i6.24235

Abstract

Penyakit sistem gastrointestinal merupakan salah satu masalah kesehatan global. Endoskopi, merupakan prosedur diagnostik sekaligus terapeutik dalam evaluasi saluran cerna bagian atas (Esofagogastroduodenoskopi/EGD) maupun bawah (Kolonoskopi). Selain itu, pemeriksaan histopatologi berperan sebagai gold standard dalam penegakan diagnosis keganasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui distribusi frekuensi hasil histopatologi pasien endoskopi gastrointestinal di RSU Cut Meutia Kabupaten Aceh Utara periode Januari 2020 – Juni 2022. Metode yang digunakan adalah deskriptif retrospektif berdasarkan data sekunder rekam medis dari 47 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien berusia 46–55 tahun (36,2%) dengan jenis kelamin laki-laki (55,3%). Kolonoskopi merupakan prosedur yang paling banyak dilakukan (72,3%), dengan indikasi utama BAB berdarah (44,6%), sedangkan EGD paling banyak dilakukan pada kasus disfagia (10,6%). Pada EGD, diagnosis yang paling banyak ditemukan adalah tumor gaster dan ulkus peptikum (masing-masing 6,4%), sedangkan pada kolonoskopi adalah tumor rektum (29,8%). Gastritis kronik (15%) merupakan hasil histopatologi yang paling sering dijumpai pada EGD, sementara adenokarsinoma (31,9%) mendominasi pada kolonoskopi. Lokasi temuan paling umum adalah gaster untuk EGD (21%) dan rektum untuk kolonoskopi (38,3%).
Perbandingan Nilai NLR, Jumlah Leukosit dan Persentase Neutrofil pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Terkontrol dan Tidak Terkontrol di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping Mutiara Indira, Aulia; Suryanto, Suryanto; Dyah Astuti, Tri
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 4 No. 6 (2025): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - November 2
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jkkmm.v4i6.24361

Abstract

Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit metabolik kronis yang berkaitan dengan inflamasi sistemik. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan dan hubungan NLR, jumlah leukosit, serta persentase neutrofil pada pasien DMT2 terkontrol dan tidak terkontrol. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Studi ini melibatkan 72 data pasien DMT2 yang dibedakan berdasarkan HbA1c yaitu, 36 data pasien terkontrol dan 36 data pasien tidak terkontrol. Analisis data dilakukan dengan analisis Mann-Whitney, Independent T-Test, dan Spearman menggunakan SPSS versi 27. Hasil menunjukkan terdapat perbedaan pada NLR (p=0,004), leukosit (p=0,005), dan persentase neutrofil (p=0,026) pada kelompok terkontrol dan tidak terkontrol. Selain itu, NLR berkorelasi positif sedang dengan leukosit (r=0,376; p = 0,001) dan sangat kuat dengan neutrofil (r=0,864; p < 0,001). Temuan ini menegaskan bahwa NLR dapat menjadi indikator tambahan untuk memantau inflamasi pada pasien DMT2 tidak terkontrol.
Pengaruh Media Audioviosual terhadap Pengetahuan Remaja Putri mengenai Anemia di SMPN 11 Kota Lhokseumawe Noviana Zara; Ariba Nadiva Ayk, Dara; Zubir, Zubir; Asmaul Husna, Cut; Maulina, Meutia; Mardiati, Mardiati; Fardian, Nur
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 4 No. 6 (2025): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - November 2
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jkkmm.v4i6.24373

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan global yang banyak dialami remaja putri. Berdasarkan data WHO tahun 2023 prevalensi anemia mencapai 30,7%, sedangkan di Asia Tenggara prevalensinya < 25% dan di beberapa negara tersebut mencapai 50% termasuk Indonesia. Data riskesdas tahun 2018 mencatat prevalensi anemia di Indonesia sebesar 32%, sedangkan di Provinsi Aceh lebih tinggi yaitu 36,93%. Dinas Kesehatan kota Lhokseumawe melaporkan prevalensi anemia pada remaja putri sebesar 18,52% dengan angka tertinggi berada di SMP Kecamatan Blang Mangat yaitu 61,81%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media audiovisual terhadap pengetahuan remaja putri mengenai anemia di SMPN 11 Kota Lhokseumawe yang berada di wilayah angka kasus tertinggi. Desain penelitian menggunakan quasi eksperimen tipe one group pretest-posttest. Populasi berjumlah 75 orang dengan teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen yang digunakan kuesioner dan analisis data menggunakan uji Wilcoxon signed-rank test. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia 13-14 tahun (82,7%) dan sebagian besar berada di kelas VII (54,7%). Sebelum intervensi, sebagian besar berpengetahuan sangat baik, namun sekitar seperempat dari populasi masih berpengetahuan kurang. Setelah diberikan edukasi media audiovisual, pengetahuan meningkat signifikan dengan nilai p <,001. Kesimpulan penelitian adalah media audiovisual berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri mengenai anemia di SMPN 11 Kota Lhokseumawe.
Hubungan Paritas dan Preeklampsia terhadap Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di Rumah Sakit Permata Cirebon Rahmawati Hikmah, Nurul; Adi Suroso, Triono; Thysmelia Affandi, Thysa
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 4 No. 6 (2025): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - November 2
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jkkmm.v4i6.24380

Abstract

Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) masih menjadi salah satu penyebab utama terjadinya kematian dan masalah kesehatan pada bayi. Data Kementerian Kesehatan RI 2023 mencatat angka BBLR sebesar 39%. Preeklampsia dan paritas adalah faktor-faktor risiko utama BBLR. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara paritas dan preeklampsia dengan kejadian BBLR di Rumah Sakit Permata Cirebon. Metode yang digunakan adalah desain cross-sectional dengan data rekam medis dari 95 responden, diambil secara purposive sampling dari Januari 2022 hingga Desember 2024. Hasilnya menunjukkan 55,8% primiparitas, 69,5% mengalami preeklampsia, dan 57,9% bayi lahir BBLR. Uji pada Chi-Square menunjukkan hubungan signifikan antara paritas dan preeklampsia dengan BBLR.
Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Kejadian Kecacingan pada Siswa Sekolah Dasar Negeri 10 Kota Lhokseumawe Alia Natasha, Cut; Maulina, Nora
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 4 No. 6 (2025): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - November 2
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jkkmm.v4i6.24666

Abstract

Kecacingan masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, khususnya pada anak usia sekolah dasar. Infeksi cacing usus dapat menimbulkan dampak jangka panjang berupa gizi buruk, anemia, dan gangguan konsentrasi belajar. Berbagai faktor risiko seperti kondisi tempat tinggal, sanitasi lingkungan, dan ketersediaan jamban diduga berperan dalam tingginya angka kejadian kecacingan. Sebuah studi terbaru di Indonesia melaporkan bahwa prevalensi kecacingan pada anak mencapai 30,5% dengan 67,2% terinfeksi oleh lebih dari satu jenis parasit usus. Spesies utama yang menginfeksi manusia antara lain cacing gelang (Ascaris lumbricoides), cacing cambuk (Trichuris trichiura), dan cacing tambang (Necator americanus dan Ancylostoma duodenale). Tujuan penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian kecacingan pada siswa Sekolah Dasar Negeri 10 Kota Lhokseumawe. Metode penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Sampel penelitian adalah siswa kelas III–V yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang berhubungan secara signifikan dengan kejadian kecacingan adalah kondisi tempat tinggal yang tidak memenuhi syarat kesehatan (p < 0,05), sanitasi lingkungan yang buruk (p < 0,01), dan tidak tersedianya jamban sehat (p < 0,01). Faktor yang paling dominan berhubungan dengan kejadian kecacingan adalah ketersediaan jamban sehat dengan nilai Odds Ratio (OR) tertinggi. Kesimpulan penelitian ini kondisi tempat tinggal, sanitasi lingkungan dan ketersediaan jamban merupakan faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian kecacingan pada siswa SDN 10 Kota Lhokseumawe. Disarankan adanya peningkatan program perbaikan sanitasi dasar, penyediaan jamban sehat, serta edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi siswa dan keluarga.
Analisis Tingkat Polifarmasi dan Kepatuhan Pengobatan terhadap Risiko Drug Related Problems pada Pasien Prolanis di Puskesmas Dewantara Aceh Utara Rahmayani Siregar, Sarah; Fitriany, Julia; Utariningsih, Wheny; Husni Fansury Nasution, Muhammad; Mazaya Balqis, Kamila; Miranda, Miranda
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 4 No. 6 (2025): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - November 2
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jkkmm.v4i6.25074

Abstract

Polifarmasi dan kepatuhan pengobatan merupakan faktor penting yang berkontribusi terhadap timbulnya Drug Related Problems (DRP), terutama pada pasien dengan penyakit kronis seperti peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat polifarmasi dan kepatuhan pengobatan terhadap risiko DRP pada pasien Prolanis di Puskesmas Dewantara, Aceh Utara. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan teknik total sampling terhadap 98 pasien Prolanis yang menjalani pengobatan rutin selama periode 1–30 September 2025. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner kepatuhan (MMAS-8) dan telaah resep pasien untuk identifikasi polifarmasi serta DRP. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kelompok usia pra-lansia (40,8%) dan berjenis kelamin perempuan (59,2%), dengan diagnosis terbanyak adalah Diabetes Melitus (26,5%). Mayoritas pasien mengalami polifarmasi minor (39,8%), memiliki tingkat kepatuhan rendah (48%), serta mengalami DRP (68,4%) dengan kategori terbanyak berupa interaksi obat (22,4%). Uji bivariat menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara tingkat polifarmasi dan kepatuhan pengobatan dengan kejadian DRP (p<0,001). Dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi tingkat polifarmasi dan semakin rendah kepatuhan pasien, maka semakin besar risiko terjadinya DRP.
Studi Perbandingan Regulasi Emosi Remaja di Pesantren dan Non-Pesantren yang Terdampak Banjir di Kecamatan Matangkuli Nanda Safitri, Yulia; Rahma , Febriani; Lestari, Maya; Jaka Pratama, M. Fikri; Nanda Aulia, Dea; Asyura, Rifqa; Ita Zahara, Cut; Dewi, Rahmia
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 4 No. 6 (2025): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - November 2
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jkkmm.v4i6.25142

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan regulasi emosi antara remaja di pesantren dan non-pesantren di Kecamatan Matangkuli yang terdampak banjir. Metode yang digunakan pada penelitian ini dengan menggunakan metode kualitatif dengan jenis komparatif. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh remaja di pesantren dan non pesantren yang terdampak banjir di Kecamatan Matangkuli. Sampel diambil dengan menggunakan purposive sampling, yaitu sampel yang dipilih berdasarkan karakteristik tertentu yang sesuai dengan tujuan penelitian. Adapun karakteristik dari sampel yang dipilih dalam penelitian ini adalah remaja berusia 12-18 tahun, menempuh pendidikan di Matangkuli dan pernah terdampak banjir. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbandingan yang signifikan terhadap regulasi emosi antara remaja pesantren dan non-pesantren yang terdampak banjir di Kecamatan Matangkuli. Kesamaan tingkat regulasi emosi tersebut kemungkinan disebabkan oleh pengalaman emosional yang relatif sama dalam menghadapi bencana banjir. Baik remaja di pesantren maupun non-pesantren sama-sama mengalami tekanan psikologis seperti rasa takut, kehilangan, dan ketidakpastian akibat bencana, yang mendorong mereka untuk mengembangkan strategi pengelolaan emosi yang sama.
Karakteristik Pasien dengan Kasus Benda Asing di Bagian THT-KL Pada RS Prima Inti Medika Aceh Utara Tahun 2024 Maulana, Arif; Iskandar Putri, Baluqia
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 4 No. 6 (2025): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - November 2
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jkkmm.v4i6.25299

Abstract

Benda asing pada Telinga, Hidung, Tenggorok, Kepala, dan Leher (THT-KL) merupakan kasus yang sering dijumpai di bidang otorhinolaringologi. Benda asing dapat berupa benda mati maupun hidup yang masuk ke saluran THT-KL dan bukan bagian normal dari tubuh, sehingga dapat menimbulkan keluhan hingga komplikasi. Gejala yang ditimbulkan bervariasi tergantung lokasi dan ukuran benda asing. Kasus ini dapat terjadi pada semua usia dan jenis kelamin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran klinis pasien dengan kasus benda asing di THT-KL di RS Prima Inti Medika Aceh Utara periode Januari–Desember 2024. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif retrospektif dengan desain cross-sectional. Data penelitian diperoleh dari rekam medis pasien dengan diagnosis benda asing di THT-KL selama periode penelitian dengan teknik total sampling. Variabel yang dikaji meliputi usia, jenis kelamin, lokasi benda asi ng, jenis benda asing, yang ditemukan. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel dan diagram. Hasil penelitian diperoleh 42 kasus benda asing di THT-KL. Kasus terbanyak ditemukan pada perempuan (58%), Berdasarkan usia, kelompok dewasa (31–60 tahun) merupakan yang terbanyak (38%), berdasarkan lokasi terbanyak adalah telinga (90%), sedangkan hidung dan hipofaring masing-masing 5%. Jenis benda asing terbanyak adalah serangga (55%), diikuti kapas (29%) dan jenis lainnya dalam jumlah kecil. Kesimpulan penelitian ini adalah kasus benda asing di THT-KL paling banyak ditemukan pada perempuan usia dewasa, dengan telinga sebagai lokasi tersering dan serangga sebagai jenis benda asing yang paling sering dijumpai. Faktor kebersihan dan kebiasaan membersihkan telinga diduga berperan dalam meningkatnya kejadian pada perempuan dewasa.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 1 (2026): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Februari 2 Vol. 4 No. 3 (2025): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Juni 2025 Vol. 4 No. 2 (2025): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - April 2025 Vol. 4 No. 5 (2025): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Oktober 20 Vol. 4 No. 4 (2025): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Agustus 20 Vol. 4 No. 6 (2025): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - November 2 Vol. 4 No. 1 (2025): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Februari 2 Vol. 3 No. 3 (2024): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Juni 2024 Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - April 2024 Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Februari 2024 Vol. 3 No. 5 (2024): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Oktober 20 Vol. 3 No. 4 (2024): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Agustus 20 Vol. 3 No. 6 (2024): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - November 2 Vol. 2 No. 3 (2023): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Juni 2023 Vol 2, No 2 (2023): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - April 2023 Vol. 2 No. 5 (2023): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Oktober 20 Vol. 2 No. 4 (2023): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Agustus 20 Vol 2, No 1 (2023): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Februari 20 Vol. 2 No. 6 (2023): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - November 2 Vol. 1 No. 1 (2022): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Juni 2022 Vol. 1 No. 3 (2022): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Oktober 20 Vol. 1 No. 2 (2022): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Agustus 20 Vol. 1 No. 4 (2022): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - November 2 More Issue