cover
Contact Name
Ari Apriyansa
Contact Email
snppm2020@unj.ac.id
Phone
+6289662901239
Journal Mail Official
snppm2020@unj.ac.id
Editorial Address
Gd. Ki Hajardewantara Lt. 6-7 Universitas Negeri, RT.7/RW.14, Rawamangun, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 29853648     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.21009/snppm.041
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (SNPPM) merupakan kumpulan artikel ilmiah yang dipresentasikan pada kegaiatan Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPM) diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta. Tema dari seminar ini ialah "Membangun Kemitraan Perguruan Tinggi dengan Masyarakat Menuju Indonesia Maju" dengan topik (1.) Pendidikan, (2.) Sosial dan Humaniora, (3.) Sains dan Teknologi, (4.) Ekonomi Kreatif, (5.) Lingkungan, dan (6.) Bidang Relevan Lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 855 Documents
PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT SAWAH GEDE KECAMATAN CIANJUR PASCA GEMPA BUMI MELALUI PEMANFAATAN MINYAK JELANTAH SEBAGAI BAHAN SABUN CAIR CUCI TANGAN Abdul Asywalul Fazri; Nurhalizah; Fabian Glorious Kenaya; Shyla Noureen Zahra; Vinka Juniaty Lestari; Revita Nurul Rafah; Sukro Muhab; Setia Budi
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The earthquake that struck the Cianjur region had an impact on the economic resources and income of the community, including those in the Sawah Gede neighborhood. This natural disaster affected the crucial sectors of the community's economic activities, indirectly leading to a decline in the economic performance of the area. However, when viewed from a positive perspective, this natural disaster actually has the potential to trigger new economic growth in the region. The emergence of new economic growth can be facilitated, in part, by the establishment of small home-based industries. One option that the community can consider is the production of soap using used cooking oil as a raw material. This potential is substantial, given the high consumption of cooking oil by the community, which is directly proportional to the increase in the amount of used cooking oil waste generated. This business opportunity not only contributes to the growth of the community's economy but also educates the public about environmental conservation. This Community Service Program (PKM-KKN) is implemented as an effort to empower the community's economy through the production of liquid hand soap. This involves various stages, including the manufacturing process, product packaging, and product promotion. Abstrak Gempa bumi yang melanda wilayah Cianjur berdampak pada sumber ekonomi atau pendapatan masyarakat, Salah satunya masyarakat di kelurahan Sawah Gede. Bencana alam ini berdampak pada sektor penting kegiatan ekonomi masyarakat, yang secara tidak langsung berimplikasi pada penurunan kinerja perekonomian wilayah tersebut. Namun, jika dilihat dari sisi positifnya, bencana alam justru berpeluang dapat memicu pertumbuhan ekonomi yang baru di wilayah tersebut. Pertumbuhan ekonomi baru dapat dibentuk salah satunya dengan menciptakan industri kecil rumahan. Salah satu opsi yang dapat dipilih masyarakat adalah industri pembuatan sabun berbahan baku minyak jelantah. Potensi ini cukup besar mengingat konsumsi minyak goreng masyarakat yang tinggi dan berbanding lurus dengan peningkatan jumlah limbah minyak goreng yang dihasilkan. Peluang usaha tersebut tidak hanya berpengaruh pada meningkatnya pertumbuhan ekonomi masyarakat tetapi juga mengedukasi masyarakat untuk turut menjaga lingkungan. Kegiatan PKM-KKN ini dilaksanakan sebagai upaya dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pembuatan sabun cair cuci tangan, kemudian pengemasan produk hingga promosi produk.
INOVASI PENERAPAN BISNIS PRODUK PINTU PANEL BERBASIS BAHAN BAKU BATANG KELAPA SAWIT SISA KEGIATAN REPLANTING Fakhri; Haji Gussyafri; Azhari; Elianora; Lisa Suryani; Hendro Ekwarso; Zulkifli Nurdin
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Replanting activities on oil palm land will leave solid waste of oil palm trunks. Efforts to utilize it will provide a solution to reduce the impact of environmental pollution, as a business opportunity for business units in the wood sector, and can be an alternative material to replace commercial wood. However, the implementation of a business based on palm oil stem raw materials still requires assistance in the timber industry. The aim of the activity is to provide business innovation solutions for the use of palm oil trunk waste as raw material for panel door products in wood processing business units. The problem-solving method is carried out by providing skills training to timber industry partners in the Tapung District, Kampar Regency and Pekanbaru City. The results of the activity have been able to provide partners with technical understanding and calculation of the economic value of panel door production from palm oil stem raw materials. Technically and economically implementing the business of utilizing oil palm trunks can compete with other commercial wood panel door materials, and can provide business opportunities for the timber industry unit in the future. Abstrak Kegiatan replanting pada lahan sawit akan menyisakan limbah padat batang kelapa sawit. Upaya pemanfaatannya akan memberikan solusi untuk mengurangi dampak pencemaran lingkungan, sebagai peluang bisnis bagi unit usaha di bidang perkayuan, serta dapat menjadi bahan alternatif pengganti kayu komersial. Namun, penerapan bisnis berbasis bahan baku batang kelapa sawit masih perlu pendampingan pada industri perkayuan. Tujuan kegiatan adalah untuk memberikan solusi inovasi bisnis terhadap pemanfaatan limbah batang sawit sebagai bahan baku produk pintu panel di unit-unit usaha pengolahan kayu. Metode pemecahan masalah dilakukan dengan cara memberikan pelatihan keterampilan pada mitra industri perkayuan di wilayah Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar dan Kota Pekanbaru. Hasil kegiatan telah dapat memberikan pemahaman teknis dan perhitungan nilai ekonomis produksi pintu panel dari bahan baku batang kelapa sawit pada mitra. Penerapan bisnis pemanfaatan batang kelapa sawit secara teknis dan ekonomis dapat bersaing dengan bahan pintu panel dari kayu komersial lainnya, serta dapat memberikan peluang bisnis bagi unit industri perkayuan di masa yang akan datang.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK DASAWISMA DALAM PEMANFAATAN LIMBAH TONGKOL JAGUNG SEBAGAI PLASTIC BIODEGRADABLE BERBASIS RAMAH LINGKUNGAN Sunarti; Andi Muhammad Irfan Taufan Asfar; Andi Muhamad Iqbal Akbar Asfar; Dewi Nurul Rukmi; Riska
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The Bone Regency in South Sulawesi is predominantly an agricultural region with significant corn production. While corn is high in nutritional value and has various uses, the increase in agricultural production has also led to increased agricultural waste, such as corn cobs, which can cause environmental pollution. This community service aims to address this issue by transforming corn cob waste into environmentally friendly plastic biodegradables. The implementation method of this community service involves outreach, training, and mentoring for local community groups, particularly the Dasawisma Pisang in Patimpeng Village. The outreach provides an understanding of the benefits of corn cob waste, while the training teaches how to process it into biodegradable plastic. Mentoring is conducted to assist partners in overcoming challenges in production and product marketing. The results of the community service show an improvement in the partners' understanding and skills in processing corn cob waste into biodegradable plastic. Partners can economically utilize this waste, increase their income, and create environmentally friendly products. Thus, this community service contributes positively to the environment and the welfare of the local community. Abstrak Wilayah Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, didominasi oleh sektor pertanian dengan produksi jagung yang signifikan. Meskipun jagung memiliki nilai gizi tinggi dan beragam penggunaan, peningkatan produksi pertanian juga meningkatkan limbah pertanian, seperti tongkol jagung, yang dapat menyebabkan pencemaran lingkungan. Pengabdian ini bertujuan untuk mengatasi masalah ini dengan mengubah limbah tongkol jagung menjadi plastic biodegradable yang ramah lingkungan. Metode pelaksanaan pengabdian ini melibatkan penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan kepada kelompok masyarakat setempat, khususnya Dasawisma Pisang Desa Patimpeng. Penyuluhan memberikan pemahaman tentang manfaat limbah tongkol jagung, sementara pelatihan mengajarkan cara mengolahnya menjadi plastik biodegradable. Pendampingan dilakukan untuk membantu mitra mengatasi kendala dalam produksi dan pemasaran produk. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra dalam mengolah limbah tongkol jagung menjadi plastic biodegradable. Mitra dapat memanfaatkan limbah ini secara ekonomis, meningkatkan pendapatan, dan menciptakan produk yang ramah lingkungan. Dengan demikian, pengabdian ini memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan dan kesejahteraan masyarakat setempat.
PENINGKATAN KAPASITAS KELOMPOK KERJA IV MELALUI PENGOLAHAN LIMBAH SERBUK GERGAJI SEBAGAI MULSA RAMAH LINGKUNGAN Vivi Evira Ekawati; Muh. Safar; Andi Muhammad Irfan Taufan Asfar; Andi muhamad Iqbal Akbar Asfar; Nurlia; Andi Nurannisa
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Sawdust is a waste that is quite common in Batulappa Village, Patimpeng District, Bone Regency. Sawdust that is not managed properly can cause air and environmental pollution, because sawdust contains dangerous chemical compounds such as formaldehyde, phenols and aromatic hydrocarbons which can cause health problems if inhaled in the long term. This community service program is carried out by involving partners fully (society participation) in all stages of implementation which includes counseling, training, and mentoring. The program implementing partner is Working Group IV of Batulappa Village, Patimpeng District, Bone Regency, South Sulawesi with a focus on processing sawdust waste into environmentally friendly mulch with the aim of overcoming the problem of sawdust waste as well as increasing partners' knowledge and skills. The results of the implemented program show an increase in partners' knowledge and skills in processing sawdust waste into environmentally friendly mulch products that have high economic value. The positive impact of the implementation of this community service is that it can build an entrepreneurial spirit, and make environmentally friendly mulch a potential product as a superior village product with high commercial value, which is typical of Batulappa Village. Abstrak Serbuk gergaji merupakan limbah yang cukup banyak ditemukan di Desa Batulappa Kecamatan Patimpeng Kabupaten Bone. Serbuk gergaji yang tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan pencemaran udara dan lingkungan, karena serbuk gergaji mengandung senyawa kimia berbahaya seperti formaldehida, fenol, dan hidrokarbon aromatik yang dapat menyebabkan masalah kesehatan jika terhirup dalam jangka panjang. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan melibatkan mitra secara penuh (society parcipatory) dalam semua tahapan pelaksanaan yang meliputi penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Adapun mitra pelaksana program yaitu Kelompok Kerja IV Desa Batulappa, Kecamatan Patimpeng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan dengan fokus kegiatan pengolahan limbah serbuk gergaji menjadi mulsa ramah lingkungan dengan tujuan untuk menanggulangi permasalahan akan limbah serbuk gergaji sekaligus untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra. Hasil program yang dilaksanakan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam mengolah limbah serbuk gergaji menjadi produk mulsa ramah lingkungan yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Dampak positif dari pelaksanaan pengabdian ini, yakni dapat membangun jiwa enterpreneurship (wirausaha), serta menjadikan mulsa ramah lingkungan sebagai produk potensial sebagai produk unggul desa yang bernilai komersil tinggi berciri khas Desa Batulappa.
PELATIHAN PENGEMBANGAN PRODUK MOTIF 3D MANTEN KUCING UNTUK MENDONGKRAK PENJUALAN PRODUK KAMPUNG BATIK SUJO Kusumawardani, Hapsari; Nurul Aini; Annisau Nafiah; Emmalia Nur; Agiesta Shofi
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract As an area near the SUJO' (Sumberejo) batik village tourist area, it is necessary to constantly improve the quality of its batik products so that they become the mainstay and attraction of tourists and people outside the region. Batik that has been pioneered needs to be developed with a variety of motifs that can be more popular and can be worn by all levels of both parents, teenagers, and children, not limited only to motifs suitable for adults, but also acceptable and in demand from various groups so that people are interested in buying it. The purpose of this Community Service is to make Sujo batik village products better known to the public with their characteristics, both from agricultural products such as bananas and sugar cane, or from local wisdom that is usually carried out such as the Manten Kucing culture. In the delivery of product development material for making 3D motif variations using lecture, question and answer, and demonstration methods, followed by direct practice from the participants. The results of the questionnaire as an evaluation of the activities distributed to the core batik makers showed that the women who were members of the core batik team were very enthusiastic and hoped that there would be a continuation of the activities to improve product quality and marketing. Keywords: Batik training, Skills, 3D Motif, Manten Kucing Abstrak Sebagai daerah yang dekat kawasan wisata Kampung batik SUJO’ (Sumberejo) perlu senantiasa meningkatkan kualitas produk batiknya sehingga menjadi andalan dan daya tarik wisatawan serta masyarakat luar wilayah. Batik yang telah dirintis perlu dikembangkan dengan variasi motif yang dapat lebih digemari dan dapat dipakai segala lapisan baik orang tua, remaja, maupun anak-anak, tidak terbatas hanya pada motif yang cocok utk orang dewasa, tetapi juga dapat diterima dan diminati dari berbagai kalangan sehingga orang tertarik untuk membelinya. Tujuan dilaksanakannya Pengabdian kepada Masyarakat ini, agar produk kampung batik Sujo lebih dikenal masyarakat dengan ciri khasnya, baik dari hasil pertanian seperti pisang dan tebu, ataupun dari kearifan lokal yang biasa dijalankannya seperti budaya Manten Kucing. Dalam penyampaian materi pengembangan produk pembuatan variasi motif 3D menggunakan Metode ceramah, Tanya jawab, dan demonstrasi, selanjutnya diikuti praktik langsung dari peserta. Hasil questioner sebagai evaluasi kegiatan yang dibagikan pada pembatik inti menunjukkan bahwa ibu-ibu yang tergabung sebagai tim inti pembatik sangat antusias dan mengharap ada kelanjutan dari kegiatan untuk meningkatkan kualitas produk dan pemasarannya. Kata kunci: Pelatihan batik, Keterampilan , Motif 3D, Manten Kucing
DIGITALISASI RANCANGAN PEMBELAJARAN BERBICARA BAHASA INGGRIS TERINFUSI KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS BERBASIS MICROLEARNING KE DALAM VIRTUAL REALITY BAGI GURU SMP KABUPATEN AGAM Sulistyaningrum, Siti Drivoka; Dewanti, Ratna; Iskandar, Ifan; Sumarni, Sri; Mardiana, Rizdika; Herawati, Atika; Putri, Rizky Syahra
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The purpose of this community service activity is to assist English teachers for junior high schools (SMP) in West and East Agam Districts, West Sumatra, to be able to digitize English-speaking learning materials by incorporating microlearning-based critical thinking skills into Virtual Reality (VR). This activity is carried out through training and workshops, which are carried out online through Zoom meetings and Google Classroom. The activity was carried out for 2 hours online through a Zoom meeting and 4 meetings through Google Classroom during August 2023. The participants in the activity were 25 English teachers who are members of the Subject Teacher Consultation (MGMP) for Middle School in Agam Regency. The presenters were five lecturers from the Master of English Education study program, Faculty of Languages and Arts Universitas Negeri Jakarta. The training materials cover the independent curriculum concept, microlearning, critical thinking, VR and speaking skills which are tailored to the objectives of teaching English at the junior high school level. This activity generates understanding and skills in making speaking learning material products medium microlearning Objects (MeMos) infused with microlearning-based. Abstrak Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk membantu guru Bahasa Inggris sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Agam Barat dan Timur, Sumatera Barat, mampu melakukan digitalisasi rancangan pembelajaran berbicara Bahasa Inggris terinfusi keterampilan berpikir kritis berbasis microlearning ke dalam Vitual Reality (VR). Kegiatan ini dilakukan melalui pelatihan dan lokakarya, yang dilaksanakan secara daring (online) melalui zoom meeting dan Google Classroom. Kegiatan dilaksanakan selama 2 jam secara daring melalui zoom meeting dan 4 pertemuan melalui Google Classroom selama bulan Agustus 2023. Peserta kegiatan adalah 25 orang guru Bahasa Inggris yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) SMP Kabupaten Agam. Pemateri adalah lima orang dosen dari program studi Magister Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Jakarta. Materi pelatihan mencakup konsep kurikulum merdeka, microlearning, berpikir kritis, VR dan keterampilan berbicara yang disesuaikan dengan tujuan pengajaran Bahasa Inggris di tingkat SMP. Kegiatan ini menghasilkan pemahaman dan keterampilan dalam membuat produk materi pembelajaran berbicara medium microlearning Objects (MeMos) terinfusi keterampilan berpikir kritis berbasis microlearning ke dalam VR.
PELATIHAN TES DAN PENGUKURAN PROFIL FISIK ATLET JUNIOR TENIS WILAYAH DKI JAKARTA TAHUN 2023 Okki Yonda; Heru Miftakhudin
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Based on a survey conducted in several tennis clubs in DKI Jakarta in September 2022, it was found that out of the 10 tennis clubs in Jakarta, only 3 out of 10 clubs conducted physical profiling. The remaining 7 clubs did not assess or evaluate athletes prior to designing physical training programmes. The development of a junior athlete's physical abilities necessitates the use of physical profiling data as a fundamental reference for designing future training programmes. The primary objective of physical profiling is to understand the underlying issues faced by athletes and to determine the extent of the gap or disparity they possess compared to their opponents. It is observed that tennis clubs in Jakarta lack physical profiling data as a basis for designing physical training programmes. While physical training is provided, the objectives pursued lack a solid foundation and are subject to bias in planning. Furthermore, there is a lack of future targets concerning the physical development of the athletes. On the basis of the existing problem, researchers are interested in developing a basic training programmes in order to contribute to the local tennis club's technical and physical coaches. The goal of this training is to improve the coaching staff's ability to create appropriate and accurate workout programmes, as well as to increase the coaching staff's general knowledge of the importance of physical training to the growth of junior tennis players in the DKI Jakarta area. Keywords: Course, Physical Profiling, Tennis Abstrak Dari survey yang dilakukan di beberapa klub tenis lapangan di DKI jakarta pada september tahun 2022, dari 10 klub tenis lapangan yang ada di jakarta hanya 3 dari 10 klub yang melakukan pembuatan profil fisik, 7 diantaranya tidak melakukan tes dan pengukuran sebelum proses membuat program latihan fisik,dan dari 42 atlet yang diambil profilnya, 82% masuk benchmarking standar atlet junior nasional, dan 65% dari 42 yang masuk standar pemain internasional dan dalam mengembangkan fisik seorang atlet junior deperlukan data profil fisik yang menjadi dasar acuan dalam membuat program latihan kedepan, keutamaan dalam membuat profil fisik adalah untuk mengerti akar permasalahan yang dimiliki atlet, dan seberapa kerenggangan atau gap yang dimiliki oleh atlet tersebut jika di bandingkan dengan lawan lawannya, saya tidak melihat klub tenis dijakarta memiliki data fisik profil sebagai acuan dalam membuat program latihan fisik, mereka melatih fisik, tapi tujuan yang mereka kembangkan tidak memiliki dasar, bias dalam merencanakan, tidak memiliki target kedepan tentang fisik atlet tersebut. Maka dari itu peneliti tertarik untuk membuat suatu program kegiatan pelatihan dasar dalam rangka memberikan kontribusi pada klub tenis di daerah binaan kepada para pelatih tehnik maupun fisik. Luaran yang akan ditargetkan berupa kompetensi pelatih dalam membuat program latihan fisik dengan tepat dan akurat, serta meningkatkan pengetahuan lebih untuk para pelatih tentang peranan fisik dalam perkembangan atlet tenis junior di wilayah DKI jakarta. Kata Kunci: Pelatihan, Profil Fisik, Tenis Lapangan
EKSPLORASI CERITA LOKAL KAMPUNG CILIMUS BERBASIS KAMISHIBAI SEBAGAI SENI PERTUNJUKAN BARU Rakhman, Rizki Taufik; Leiliyanti, Eva; Prayitno, Eko Hadi; Tesaannisa
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Cilimus Village, Cisaat Village, Subang, West Java has been declared a Language and Arts Village through the area program under the supervision of Jakarta State University. The Fine ArtsEducation study program responded to this by inviting the English Literature study program to collaborate. The need for new performing arts is the root of the problem in Cilimus village, the aim is to prepare Cilimus village as a Language and Arts village through a new performance that has the uniqueness of Cisaat village, Subang, West Java. This activity is a continuation of the previous year's community services which produced a positive response among the young generation ofCisaat village. The concept of kamishibai originated from Japanese speaking techniques and media which were later adopted into a new performing art. This has been tested in previous activities using participatory experimental methods. However, in this activity the participants consisted of the young generation of Cilimus village aged 15-18 years. Abstrak Kampung Cilimus Desa Cisaat, Subang Jawa Barat telah dicanangkan sebagai kampung Bahasa dan Seni melalui program wilayah binaan Universitas Negeri Jakarta. Program Studi Pendidikan Seni Rupa merespon hal tersebut dengan mengajak prodi Sastra Inggris untuk kolaborasi. Kebutuhan seni pertunjukan baru menjadi akar permasalahan dari kampung Cilimus bertujuan untuk mempersiapkan kampung Cilimus sebagai kampung Bahasa dan Seni melalui sebuah pertunjukan baru yang memiliki kekhas-an desa Cisaat, Subang-Jawa Barat. Kegiatan ini merupakan lanjutan pengabdian pada masyarakat tahun sebelumnya yang menghasilkan respon positif di generasi muda desa Cisaat. Konsep kamishibai bermula dari teknik dan media bertutur di Jepang yang kemudian diadopsi menjadi sebuah seni pertunjukan baru. Hal ini telah diujicobakan dengan menggunakan metode eksperimental partisipatori. Namun, pada kegiatan kali ini para peserta yang terdiri dari generasi muda kampung Cilimus berumur 15-18 tahun.
PERAN CAFE TULUS DALAM MEREALISASIKAN BAHASA ISYARAT SEBAGAI INKLUSIVITAS TERHADAP PENYANDANG TULI DI MAKASSAR Anya Adhwa Nuraini; Rozaidah Lestari ZD; Agus Triyanto; Khoiri
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Education about the importance of equal rights related to persons with disabilities has not been too encouraged, so it is not uncommon for Deaf people to get an attitude of discrimination and not fulfillment of rights and obligations that should be, so that Deaf people feel sidelined in social life. This research was conducted to find out the role of Cafe Tulus in realizing sign language in everyday life and the supporting and inhibiting factors in realizing sign language in the community. The research is expected to add information about sign language and add insight into the thinking of the community, especially the people of Makassar about the importance of sign language. The subjects in this research are employees and visitors of Cafe Tulus. The data collection method in this research is qualitative method. So that researchers can collect data on how Cafe Tulus in realizing sign language in everyday life and what are the supporting and inhibiting factors in realizing sign language among the community. Cafe Tulus is a cafe that provides employment opportunities for Deaf friends. In addition to aiming to open employment opportunities for Deaf friends, Cafe Tulus also aims to spread awareness to the public. Keywords: Deaf, Sign Language, Cafe Tulus, Inclusivity Abstrak Edukasi tentang betapa pentingnya kesetaraan hak terkait penyandang disabilitas belum terlalu digalakkan, sehingga tak jarang penyandang Tuli mendapatkan sikap diskriminasi dan tidak terpenuhinya hak dan kewajiban yang seharusnya, sehingga penyandang Tuli merasa dikesampingkan dalam kehidupan bermasyarakat. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui peran Café Tulus dalam merealisasikan bahasa isyarat dalam kehidupan sehari-hari dan faktor pendukung dan penghambat dalam merealisasikan bahasa isyarat di kalangan masyarakat. Penelitian diharapkan dapat menambah informasi tentang bahasa isyarat dan menambah wawasan pemikiran masyarakat, khususnya masyarakat Makassar tentang pentingnya bahasa isyarat. Subjek dalam penelitian ini adalah karyawan dan pengunjung Cafe Tulus. Metode pengumpulan data pada penelitian ini adalah metode kualitatif. Sehingga peneliti dapat mengumpulkan data bagaimana Café Tulus dalam merealisasikan bahasa isyarat dalam kehidupan sehari-hari dan apa faktor pendukung dan penghambat dalam merealisasikan bahasa isyarat di kalangan masyarakat. Cafe Tulus adalah Cafe yang memberi kesempatan kerja untuk teman Tuli. Selain bertujuan membuka lapangan kerja untuk teman Tuli, Cafe Tulus juga bertujuan untuk menyebarkan awareness kepada masyarakat. Kata Kunci: Tuli, Bahasa Isyarat, Cafe Tulus, Inklusivitas
PSIKOEDUKASI CERDAS MENGELOLA KEUANGAN KELUARGA PADA KOMUNITAS IBU PENERIMA MANFAAT GERAKAN SEMBAKO JUMAT (GESMAT) MASJID ATTAUFIQ GUNTUR JAKARTA SELATAN SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA Megawati, Hermeilia; Takidah, Erika; Mozalipa, Nadira; Dilarse, Made Dayu; Haninda, Mutiara
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Many business actors in the informal sector experience difficulties in managing family finances because the income they receive is daily and not fixed. This community service activity aims to increase knowledge about how to manage the finances of families of informal sector entrepreneurs in the beneficiary community of the Friday Grocery Movement (Gesmat) At-Taufiq Guntur Mosque, Setiabudi District, South Jakarta. The program designed is Psychoeducation in Managing Family Finances with the seminar method. This seminar was attended by 39 participants and was held in the hall of the At-Taufiq Mosque. To measure the success of the program, seminar participants were asked to complete a pre-test and post-test to determine the extent to which participants' knowledge of how to manage the family finances with daily and non-fixed incomes increased. The results obtained from this activity indicate that the pretest and posttest results have a significance value of 0.036 (p <0.005). This shows that there is a significant difference in scores between before and after the program. In other words, this psychoeducation is proven to increase participants' knowledge of how to manage family finances with an irregular daily income. Abstrak Banyak pelaku usaha di sektor informal mengalami kesulitan dalam mengatur keuangan keluarga karena penghasilan yang diterima bersifat harian dan tidak tetap. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai cara mengatur keuangan keluarga pelaku usaha sektor informal pada komunitas ibu penerima manfaat Gerakan Sembako Jumat (Gesmat) Masjid At-Taufiq Guntur, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan. Adapun program yang dirancang adalah Psikoedukasi Cerdas Mengelola Keungana dengan metode seminar. Seminar ini dihadiri oleh 39 peserta dan dilaksanakan di Aula Masjid At-Taufiq Halimun. Untuk mengukur keberhasilan program, peserta seminar diminta untuk mengisi pre-test dan post-test untuk mengetahui sejauh mana peningkatan pengetahuan peserta mengenai cara mengatur keuangan keluarga berpenghasilan harian dan tidak tetap. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini menunjukkan bahwa hasil pretest dan posttest memiliki nilai signifikansi sebesar 0.036 (p < 0,005). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan skor yang signifikan antara sebelum dan setelah program. Dengan kata lain, psikoedukasi ini terbukti meningkatkan pengetahuan mitra tentang cara mengelola keuangan keluarga dengan penghasilan harian yang tidak tetap.