cover
Contact Name
Ari Apriyansa
Contact Email
snppm2020@unj.ac.id
Phone
+6289662901239
Journal Mail Official
snppm2020@unj.ac.id
Editorial Address
Gd. Ki Hajardewantara Lt. 6-7 Universitas Negeri, RT.7/RW.14, Rawamangun, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 29853648     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.21009/snppm.041
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (SNPPM) merupakan kumpulan artikel ilmiah yang dipresentasikan pada kegaiatan Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPM) diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta. Tema dari seminar ini ialah "Membangun Kemitraan Perguruan Tinggi dengan Masyarakat Menuju Indonesia Maju" dengan topik (1.) Pendidikan, (2.) Sosial dan Humaniora, (3.) Sains dan Teknologi, (4.) Ekonomi Kreatif, (5.) Lingkungan, dan (6.) Bidang Relevan Lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 855 Documents
PEMBUATAN SHIBORI SEBAGAI BEKAL KETERAMPILAN WARGA BINAAN LAPAS KELAS 1 MALANG Annisau Nafiah; Eddy Sutadji; Hapsari Kusumawardani
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract There are more than 3000 active prisoners in Malang class 1. Many activity programs are carried out by prisons to equip prisoners to train independence even behind bars. One of the independence coaching that needs to be highlighted at this time is the field of shibori making. The problems encountered in the field at this time are still minimal knowledge about making shibori, the quality of the products produced is not optimal, and the variety of designs produced is also limited. In the previous community service, training in shibori making had been carried out and received good interest from the fostered residents, but after evaluating the field, it turned out that there were many enthusiasts who entered the sibori work guidance and the human resources who understood shibori making were still very minimal. In addition, participants who participated in the previous training also felt not too confident to pass on the knowledge they had gained in the previous training to their friends. For this reason, shibori work guidance feels that further training is still needed to strengthen the skills of existing human resources and also explore shibori-making motifs with various techniques. The average foster citizen does not understand the technique and color composition of making shibori that can produce good motifs and colors. So that in this shibori bimker further training is needed to solve these problems. Abstrak Warga binaan Lapas kelas 1 Malang tercatat 3000 lebih penghuni yang aktif sekarang ini. Banyak program kegiatan yang dilakukan oleh Lapas guna membekali warga binaan untuk melatih kemandirian meskipun dibalik jeruji besi. Salah satu pembinaan kemandirian yang perlu mendapat sorotan saat ini adalah bidang pembuatan shibori. Permasalahan yang dijumpai di lapangan saat ini masih minim pengetahuan tentang pembuatan shibori, kualitas hasil produk yang dihasilkan kurang maksimal, dan ragam design yang diproduksi juga terbatas. Pada pengabdian masyarakat sebelumnya sudah pernah dilaksanakan pelatihan pembuatan shibori dan mendapatkan animo yang bagus dari warga binaan, namun setelah dilakukan evaluasi dilapangan ternyata banyak peminat yang masuk pada bimbingan kerja sibori dan SDM yang faham terkait pembuatan shibori masih sangat minim. Selain itu peserta yang mengikuti pelatihan sebelumnya juga merasa belum terlalu percaya diri untuk menularkan ilmu yang telah didapatkan pada pelatihanan sebelumnya kepada teman-temannya. Untuk itu Bimbingan kerja shibori merasa masih sangat memerlukan pelatihan lanjutan guna memantapkan skill SDM yang sudah ada dan juga mengeksplore motif pembuatan shibori dengan berbagai teknik. Rata-rata warga binaan kurang mengerti teknik dan komposisi warna pembuatan shibori yang dapat menghasilkan motif dan warna yang bagus. Sehingga pada bimker shibori ini diperlukan pelatihan lanjutan guna menyelesaikan persoalan tersebut.
EDUKASI PEMAHAMAN DAN PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK SEKOLAH DASAR KOTA SERANG Evi Afiati; Arga Satrio Prabowo; Alfiandy Warih Handoyo; Rahmawati; Raudah Zaimah Dalimunthe; Meilla Dwi Nurmala
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The Indonesian Teachers' Union Federation has mentioned that there were three major sins in education during 2022. These three major sins are bullying, sexual harassment, and intolerance. Sexual harassment continues to be a struggle for the Indonesian nation to this day. According to a press release from the National Commission on Violence Against Women (Komnas Perempuan) on the 2022 Annual Report (CATAHU), there were a total of 338,496 reported cases of sexual harassment in 2021. According to the CATAHU 2021 data from Komnas Perempuan, over the past 10 years (2010-2020), the incidence of sexual violence against women has seen a significant increase, starting with 105,103 cases in 2010 and reaching 299,911 cases in 2020, with an average annual increase of 19.6%. Community Service activities were conducted to provide education on understanding and preventing sexual violence to elementary school students in the city of Serang. The activities included providing educational materials, showing educational videos to students, and engaging in games related to preventing child violence, followed by explanations and discussions. The results of this activity are reflected in the pre-test and post-test scores, where the pre-test score was 75%, while the post-test score was 96%. This indicates an increase in knowledge after receiving education on child sexual violence. Based on observations, students understand child sexual violence and agree on which parts of their bodies can and cannot be touched by others. They are also encouraged to always be open with their biological mother, teachers, or trusted individuals regarding suspected sexual violence. Keywords: Violence, Sexual, Elementary School Children, Serang City. Abstrak Federasi Serikat Guru Indonesia menyebutkan bahwa terdapat tiga dosa besar pendidikan selama 2022. Tiga dosa besar tersebut, yakni: kasus perundungan (bulliying), pelecehan seksual (sexual harrasment), dan intoleransi. Pelecehan seksual masih menjadi pergumulan bangsa Indonesia hingga kini. Saat ini, menurut siaran pers Komnas Perempuan tentang Catatan Tahunan (CATAHU) 2022, tercatat sebanyak 338.496 kasus pelecehan seksual yang telah diadukan pada tahun 2021. Menurut data CATAHU 2021 Komnas Perempuan, dalam kurun 10 tahun terakhir (2010-2020), angka kekerasan seksual terhadap perempuan banyak mengalami peningkatan, mulai dari 105.103 kasus pada tahun 2010 hingga mencapai 299.911 kasus pada tahun 2020 atau rata-rata kenaikan 19,6% per tahunnya. Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilakukan adalah memberikan edukasi pemahaman dan pencegahan kekerasan seksual pada siswa Sekolah dasar Kota Serang. Kegiatan dilaksanakan melalui pemberian materi, para siswa diberikan tayangan tentang video edukasi dan permainan terkait pencegahan kekerasan anak, dilanjutkan dengan penjelasan dan diskusi. Hasil dari kegiatan ini dapat tergambar berdasarkan hasil pre-test dan post test, dimana hasil pre-test dengan nilai 75%, sedangkan hasil post-test didapatkan 96%, terdapat penambahan pengetahuan setelah diberikan edukasi tentang kekerasan seksual pada anak. Berdasarkan hasil pengamatan, siswa memahami kekerasan seksual pada anak dan menyepakati bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain dan juga selalu untuk diajarkan selalu terbuka kepada Ibu kandung, guru atau kepada orang yang dipercaya terkait praduga kekerasan seksual Kata kunci : Kekerasan, Seksual, Anak Sekolah Dasar, Kota Serang.
PELATIHAN KADER OLAHRAGA SEBAGAI UPAYA MENUMBUHKAN KESADARAN BEROLAHRAGA PADA MASYRAKAT JAKARTA TIMUR DKI JAKARTA Heru Miftakhudin; Okki Yonda
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The aim of forming and training sports cadres is as an effort to increase awareness and develop the level of health/fitness of the people of East Jakarta with the aim of (1) The community can improve health/fitness through sports cadres, (2) improve social relations between communities. The method used in this activity is socialization which is adapted to the analysis of the situation and the needs of the strategic target audience. The steps taken are: (1) Approach and collaboration with the community (2) Observation of places where the community is (3) formation and training of sports cadres. In its implementation, this research carried out collaboration between the UNJ Faculty of Sports Science and the people of Jakarta Timur, which in this case is represented by the Pulo Gadung sub-district sports movement and together has the aim of introducing and developing the Jatinegara class community, Pulo Gadung DKI Jakarta. The implementation of this activity took place in East Jakarta. The formation and training of sports cadres will be held in 2 meetings. From activities to form and train sports cadres, efforts to introduce and develop the level of fitness and health of the people of East Jakarta and can result in improved social relations between communities. Keywords: Sports, Society Abstrak Tujuan pembentukan dan pelatihan kader olahraga adalah sebagai upaya meningktkan kesadaran dan mengembangkan tingkat kesehatan/kebugaran masyarakat Jakarta Timur bertujuan (1) Masyarakat dapat meningkatkan kesehatan/kebugaran melalui kader-kader olahraga, (2) meningkatkan hubungan sosial antar masyarakat. Metode yang dipakai dalam kegiatan ini adalah sosialisasi yang disesuaikan dengan analisis situasi dan kebutuhan khalayak sasaran stategis. Adapun langkah- langkah yang ditempuh dengan cara: (1) Pendekatan dan kerjasama dengan masyarakat (2) Pengamatan ke tempat dimana masyarakat (3) pembentukan dan pelatihan kader olahraga, Dalam pelaksanaannya, penelitian ini menjalankan kerja sama antara Fakultas Ilmu keolahragaan UNJ dengan masyarakat Jakarta Timur yang dalam hal ini diwakili oleh pengerak olahraga kecamatan pulo gadung dan secara bersama memiliki tujuan dalam memperkenalkan dan mengembangkan pada masyarakat jatinegara kaum, Pulo Gadung DKI Jakarta. Pelaksanaan kegiatan ini mengambil tempat di Jakarta TImur. Kegiatan Pembentukam dam pelatihan kader-kader olahraga ini akan di laksanakan 2 kali pertemuan. Dari Kegiatan Pembentukam dam pelatihan kader-kader olahraga Upaya memperkenalkan dan mengembangkan tingkat kebugaran dan kesehatan masyarakat Jakarta Timur serta dapat menghasilkan peningkatan hubungan sosial antar masyarakat. Kata Kunci : Olahraga, Masyarakat
PENDAMPINGAN LEGALITAS USAHA UNTUK MENDUKUNG PERKEMBANGAN UMKM KERIPIK PISANG ZEFANYA Apri Irianto; M Nushron Ali Mukhtar; Untung Lasiyono
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Business legality is an important factor for business actors in running their business. Business actors can provide confidence that the business they run meets legal requirements so that customer or business partner confidence can increase. The legality of the business owned by the business actor becomes a reinforcement to convince customers that the business being run has gone through an adequate testing and assessment process so that the safety and quality of the business product is guaranteed. Based on the survey results, it was found that there are still many business actors in Kalikatir Village, Gondang District, Mojokerto who do not yet have business legality and have minimal knowledge of business actors regarding managing business legality. The large number of business actors who do not yet know the urgency of business legality has resulted in micro, small and medium businesses in Kalikatir Village, Gondang District, Mojokerto not developing optimally. Based on the problem analysis that had been carried out, it encouraged the team to carry out business legality assistance activities for Zefanya banana chips, Kalikatir Village, Gondang District, Mojokerto. It is hoped that the mentoring activities carried out by the team can open wider market access and increase the development of the Zefanya banana chips business. Keywords: umkm; optimization;legalty Abstrak Legalitas usaha menjadi faktor penting bagi pelaku usaha dalam menjalankan usahanya. Pelaku usaha dapat memberikan keyakinan bahwa usaha yang dijalankan telah memenuhi persyaratan secara hukum sehingga kepercayaan pelanggan atau mitra usaha dapat meningkat. Legalitas usaha yang telah dimiliki oleh pelaku usaha menjadi penguat untuk meyakinkan pelanggan bahwa usaha yang dijalankan telah melalui proses pengujian dan penilaian yang memadai sehingga keamanan dan kualitas produk usaha terjamin. Berdasarkan hasil survey ditemukan masih banyaknya pelaku usaha Desa Kalikatir Kecamatan Gondang Mojokerto yang belum memiliki legalitas usaha serta minimnya pengetahuan pelaku usaha mengenai kepengurusan legalitas usaha. Banyaknya pelaku usaha yang belum mengetahui urgensi dari legalitas usaha mengakibatkan usaha mikro kecil dan menengah di Desa Kalikatir Kecamatan Gondang Mojokerto kurang berkembang secara optimal. Berdasarkan pada analisis permasalahan yang sudah dilakukan mendorong tim untuk melakukan kegiatan pendampingan legalitas usaha kepada keripik pisang Zefanya Desa Kalikatir Kecamatan Gondang Mojokerto. Kegiatan pendampingan yang dilakukan oleh tim diharapkan dapat membuka akses pasar yang lebih luas dan meningkatkan pengembangan usaha keripik pisang Zefanya. Kata Kunci: umkm; optimalisasi; legalitas
PENGEMBANGAN PENANGANAN MASALAH PELECEHAN SEKSUAL MELALUI ADVOKASI DI SEKOLAH Susi Fitri; Eka Wahyuni
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This community service focuses on developing the handling of sexual harassment problems through advocacy in schools. The annual records of the National Commission on Violence Against Women for 10 years (2012-2020) show that sexual violence in schools needs special attention, especially with the emergence of new forms of sexual violence that dominate such as online bullying (cyber harassment), threats of distributing private photos/videos (malicious distribution) and blackmail. online sexual harassment (sextortion). Problem-solving focuses on 1) developing the competence of guidance and counseling teachers in designing advocacy programs to deal with sexual harassment problems at a) the student level b) at the school level c) being involved in advocacy for handling sexual harassment in the community. 2) Develop guidelines for handling the problem of sexual harassment in schools. The methodology used in the community service program is data collection through student problem questionnaires, guidance and counseling teacher advocacy competency questionnaires, webinars, focus group discussions (FGD), and program development training. There are 4 stages, namely 1) introduction to the issue of sexual harassment and advocacy, 2) development of advocacy programs and signs, 3) implementation, and 4) evaluation. The outputs of this community service program are 1) Instruments for assessing the problem of sexual violence in schools 2) an Advocacy training guide 3) Advocacy signs for dealing with the problem of sexual violence in schools. Abstrak Pengabdian masyarakat ini berfokus pada pengembangan penanganan Masalah pelecehan seksual melalui advokasi di sekolah. Catatan tahunan komnas perempuan selama 10 tahun (2012-20220 memperlihatkan bahwa kekerasan seksual di sekolah perlu menjadi perhatian khusus terutama dengan munculnya bentuk kekerasan seksual baru yang mendominasi yaitu intimidasi daring (cyber harassment), ancaman penyebaran foto/video pribadi (malicious distribution) dan pemerasan seksual online (sextortion). Pemecahan masalah menitikberatkan pada 1) pengembangan kompetensi guru bimbingan dan konseling dalam merancang program advokasi untuk menangani masalah pelecehan seksual pada a) tingkat siswa b) pada tingkat sekolah c) terlibat dalam advokasi penanganan pelecehan seksual di masyarakat. 2) mengembangkan rambu-rambu dalam penanganan masalah pelecehan seksual di sekolah Metodologi yang digunakan dalam program pengabdian kepada masyarakat adalah pengambilan data melalui angket permasalah siswa, angket kompetensi advokasi guru BK, webinar, diskusi kelompok terfokus (FGD) dan pelatihan pengembangan program. Ada 4 tahap yaitu 1) pengenalan mengenai isu pelecehan seksual dan advokasi, 2) pengembangan program dan rambu-rambu advokasi, 3) pelaksanaan dan 4) evaluasi. Luaran dari program pengabdian masyarakat ini adalah 1) Instrumen untuk melakukan asesmen terhadap masalah kekerasan seksual di sekolah 2) Panduan pelatihan advokasi 3) Rambu-rambu advokasi untuk menangani masalah kekerasan seksual di sekolah.
PASTIKAN SUKSESNYA ERA PENDIDIKAN BARU: Pelatihan Virtual Meeting untuk Guru dan Tata Usaha di SMK Henry Eryanto; Marsofiyati; Roni Faslah; Ponco Dewi Karyaningsih; Maulana Amirul Adha; Puji Wahono; Muhammad Alfian
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Vocational education at the secondary level, such as vocational schools (SMK), plays a crucial role in preparing students for the workforce with relevant competencies. However, in the midst of the COVID-19 pandemic, SMK Walisongo 2 in Depok, West Java, faced challenges in adapting to the implementation of education. One solution adopted in the world of education is the use of virtual meetings for learning and meetings. The literature review describes the understanding, types of meetings, meeting requirements, meeting objectives, meeting procedures, meeting etiquette, communication styles in meetings, and meeting organization techniques. The method of implementing community service involves mentoring and training to achieve the desired outcomes. The results of the Office Administration Competency Training program for students and teachers at SMK in Parung, West Java, include understanding the material, discussions, and practical application. The conclusion of this activity is the improvement of competence in office administration for students and teachers. Recommendations provided include continuing efforts to develop competence in this field. Thanks to Universitas Negeri Jakarta and SMK 2 Walisongo Depok for their financial support and collaboration in the success of this program. Keywords: meeting; administration; virtual meeting. Abstrak Pendidikan kejuruan di tingkat menengah, seperti SMK, memiliki peran krusial dalam mempersiapkan peserta didik untuk dunia kerja dengan kompetensi yang relevan. Namun, di tengah pandemi COVID-19, SMK Walisongo 2 di Depok, Jawa Barat, harus menghadapi tantangan adaptasi dalam pelaksanaan pendidikan. Salah satu solusi yang telah diadopsi di dunia pendidikan adalah penggunaan virtual meeting untuk pembelajaran dan pertemuan. Tinjauan literatur menggambarkan pengertian, jenis-jenis rapat, syarat-syarat rapat, tujuan rapat, tata tertib rapat, etika dan gaya komunikasi dalam rapat, serta teknik penyelenggaraan rapat. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat melibatkan pendekatan pendampingan dan pelatihan untuk mencapai luaran yang diinginkan. Hasil program pelatihan Kompetensi Administrasi Perkantoran bagi Siswa dan Guru SMK di Parung, Jawa Barat, mencakup pemahaman materi, diskusi, dan penerapan dalam praktik. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah peningkatan kompetensi siswa dan guru dalam administrasi perkantoran. Saran yang diberikan adalah melanjutkan upaya dalam pengembangan kompetensi di bidang ini. Terima kasih kepada Universitas Negeri Jakarta dan SMK 2 Walisongo Depok atas dukungan finansial dan kerjasamanya dalam kesuksesan program ini. Kata Kunci: rapat; administrasi; virtual meeting
MENUMBUHKAN KARAKTER SISWA BERBASIS BUDAYA TABE’ DI ERA DIGITAL (Studi Kasus Pada Siswa Madrasah Aliyah di Kota Makassar) Muhammad Nur Ibrahim; Mochammad Aziizul Putera Syulkarnain; Khoiri; Agus Triyanto
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This study aims to determine the application of tabe' culture among students of Madrasah Aliyah in Makassar City, to determine the application of tabe' culture among students of Madrasah Aliyah in Makassar City in the digital era, and to determine the influence of tabe' cultural values and practices on the character formation of Madrasah Aliyah students in Makassar City. The method used in this study is a qualitative research method using interviews and observations to collect data. The results of the study show that Madrasah Aliyah students in Makassar City still apply and consider tabe' culture as an important culture to be preserved and remain relevant to the times. The application of tabe' culture is classified into two based on its implementation, namely tabe' culture in the form of speech and in the form of actions. The application of tabe' culture is supported by two factors, namely internal factors and external factors. The application of tabe culture in the digital era is also still relevant. Tabe's culture has a very large influence on the formation of student character because it contains the values of sipakatau (not discriminating against everyone), sipakalebbi (mutual respect), and sigunakannge' (reminding each other). Keywords: character; tabe’ culture; digital era Abstrak Penelitian ini bertujuan mengetahui penerapan budaya tabe’ di kalangan siswa Madrasah Aliyah di Kota Makassar, mengetahui penerapan budaya tabe’ di kalangan siswa Madrasah Aliyah di Kota Makassar pada era digital, dan mengetahui pengaruh nilai dan praktik budaya tabe’ terhadap pembentukan karakter siswa Madrasah Aliyah di Kota Makassar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan menggunakan wawancara dan observasi untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa Madrasah Aliyah di Kota Makassar masih menerapkan dan menganggap budaya tabe’ sebagai budaya yang penting untuk dilestarikan dan tetap relevan terhadap perkembangan zaman. Penerapan budaya tabe' diklasifikasikan menjadi dua berdasarkan pelaksanaannya, yaitu budaya tabe' dalam bentuk ucapan dan dalam bentuk tindakan. Penerapan budaya tabe’ didukung oleh dua faktor, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Penerapan budaya tabe’ pada era digital juga masih tetap relevan. Budaya tabe’ memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap pembentukan karakter siswa karena budaya tabe’ mengandung nilai sipakatau (tidak membeda-bedakan semua orang), sipakalebbi (saling menghormati), dan sipakainge’ (saling mengingatkan). Kata Kunci: karakter; budaya tabe’; era digital
PELATIHAN PENULISAN KARYA ILMIAH BAGI GURU PPKN DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Muhammad Japar; Nadiroh; Hermanto; Pradityana, Karisdha; Mahendra, Muhammad Yahya; Payanti, Irena Dwi; Fadhillah, Dini Nur
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The limitations of intellectual work produced by teachers are due to a lack of sufficient knowledge and insight about writing scientific papers. In addition, teachers are not used to doing research. Thus, teachers have difficulties in writing scientific research results that meet the publication requirements in a journal. Meanwhile, the need for scientific papers plays a strategic role as an effort to develop the teaching profession. This community service aims to provide training and assistance for SMP PPKn teachers in DKI Jakarta so that they can improve their skills in writing scientific papers. The method used in this service is mentoring, discussion and direct technical guidance. This activity has a significant impact on the ease for teachers in understanding scientific writing techniques. This can be seen from the results of the questionnaires given to respondents by 78.6%. Besides that, 82.1% of respondents assessed that this service material was in accordance with the needs and expectations of the teacher. These results indicate that training in writing scientific papers supports teachers to develop professional competence in the field of scientific publications. Abstrak Keterbatasan karya intelektual yang dihasilkan oleh guru dikarenakan minimnya pengetahuan dan wawasan yang cukup tentang penulisan karya ilmiah. Selain itu belum terbiasanya guru melakukan penelitian. Sehingga, guru memiliki kesulitan dalam menulis karya ilmiah hasil penelitian yang memenuhi syarakat publikasi pada sebuah jurnal. Sedangkan kebutuhan karya tulis ilmiah berperan strategis sebagai upaya pengembangan profesi guru. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan bagi guru PPKn SMP di DKI Jakarta agar dapat meningkatkan keterampilan menulis karya ilmiah. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu pendampingan, diskusi dan bimbingan teknis secara langsung. Kegiatan ini memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap kemudahan bagi guru dalam memahami Teknik penulisan karya ilmiah. Hal tersebut terlihat dari hasil kuesioner yang diberikan kepada responden sebesar 78,6%. Disamping itu, 82,1% responden menilai materi pengabdian ini sesuai dengan kebutuhan dan harapan guru. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pelatihan penulisan karya ilmiah mendukung guru untuk mengembangkan kompetensi professional di bidang publikasi ilmiah.
PELATIHAN MANAJEMEN DIRI PADA PELATIH PEMULA OLAHRAGA DI DESA CISAAT JAWA BARAT Aryati; Kurnia Tahki
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The purpose of this Community Service Program is to provide training to Beginner Sports Trainers on self-management. The method of implementing activities is the instructor method which comes from academics and practitioners who are competent in their fields. The learning provided is not only fixated on providing material verbally, but the material can be practiced through physical activity. The target output to be achieved is that novice sports coaches can understand and practice knowledge according to the needs in the field of sports. Keywords: Self-Management, Beginner Sports Trainers Abstrak Tujuan pada Program Pengabdian Pada Masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan kepada Pelatih Olahraga Pemula tentang manajemen diri. Metode pelaksanaan kegiatan adalah dengan metode instruktur yang berasal dari akademisi dan praktisi yang sudah berkompeten dibidangnya. Pembelajaran yang diberikan tidak hanya terpaku dalam pemberian materi secara verbal, namun materi dapat dipraktekan melalui aktivitas fisik.. Target luaran yang akan dicapai adalah pelatih pemula Olahraga dapat memahami dan mempraktekan ilmu sesuai dengan kebutuhan dibidang olahraga. Kata kunci: Manajemen Diri, Pelatih Pemula Olahraga
PELATIHAN PENINGKATAN KONDISI FISIK SEBAGAI UPAYA MENUMBUHKAN KESADARAN BEROLAHRAGA PADA MASYARAKAT GANDARIA SELATAN DKI JAKARTA Fajar Arie Mangun; Ari Subarkah
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The purpose of training to improve physical condition is to raise awareness of exercising in the South Gandaria community, which aims (1) To improve health/physical condition by exercising and (2) to improve social relations between communities. The method used in this activity is socialization, adapted to the analysis of the situation and the needs of the strategic target audience. The steps taken are: Approach and collaboration with the community. Observation of places where the community is. Training to improve physical condition with sports. In its implementation, this research carried out a collaboration between the Faculty of Sports Science UNJ and the people of South Jakarta, who in this case were represented by the Cilandak sub-district sports activist and together have the goal of introducing and developing it to the people of Gandaria Selatan, DKI Jakarta. This activity took place in South Jakarta. This training activity to improve physical condition will be held in 2 meetings. Efforts to introduce and develop the level of fitness and health for the people of South Jakarta can result in increased social relations between communities. Keywords: Sports, Society Abstrak Tujuan pelatihan peningkatan kondisi fisik sebagai upaya menumbuhkan kesadaran berolahraga pada masyarakat Gandaria Selatan yang bertujuan (1) Masyarakat dapat meningkatkan kesehatan/kebugaran kondisi fisik dengan berolahraga, (2) meningkatkan hubungan sosial antar masyarakat. Metode yang dipakai dalam kegiatan ini adalah sosialisasi yang disesuaikan dengan analisis situasi dan kebutuhan khalayak sasaran stategis. Adapun langkah- langkah yang ditempuh dengan cara: (1) Pendekatan dan kerjasama dengan masyarakat (2) Pengamatan ke tempat dimana masyarakat (3) pelatihan peningkatan kondisi fisik dengan olahraga. Dalam pelaksanaannya, penelitian ini menjalankan kerja sama antara Fakultas Ilmu keolahragaan UNJ dengan masyarakat Jakarta Selatan yang dalam hal ini diwakili oleh pengerak olahraga kecamatan cilandak dan secara bersama memiliki tujuan dalam memperkenalkan dan mengembangkan pada masyarakat Gandaria Selatan, DKI Jakarta. Pelaksanaan kegiatan ini mengambil tempat di Jakarta Selatan. Kegiatan pelatihan peningkatan kondisi fisik ini akan di laksanakan 2 kali pertemuan. Upaya memperkenalkan dan mengembangkan tingkat kebugaran dan kesehatan masyarakat Jakarta Selatan serta dapat menghasilkan peningkatan hubungan sosial antar masyarakat. Kata Kunci : Olahraga, Masyarakat