cover
Contact Name
Lalu Masyhudi
Contact Email
laloemipa@gmail.com
Phone
+6287864008292
Journal Mail Official
laloemipa@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Taman alamanda III Blok T No.3 Karang Pule Mataram
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Innovation Research and Knowledge
Published by bajang Institute
ISSN : 27983471     EISSN : 27983641     DOI : 10.53625
Journal of Innovation Research and Knowledge, published by Bajang Institute. Published in two formats, print and online, print version of ISSN: 2798-3471 and the online version of ISSN: 798-3641, both of which are published every month. The scope of the journal studies broadly includes: Culture (a unique study of performing arts and classical culture, traditional from various regions in Indonesia, and modern cultural arts such as dance, fine arts, and music art also includes the study of Indonesian literature on classical and contemporary literary issues) Religion (Study of comparative religion, study of pluralism and religious diversity in Indonesia) Sociopolitical Science/State Administration Media (Cultural studies and media, New Media and Contemporary Societies) Gender (Urban Culture, Gender bias, and gender inequality) Public policy (extractive public policies, distributive public policies, and regulative public policies) Development (economic and social development, urban and regional development) Environment (customs, social and environmental, land and natural resource utilization) Disaster (local wisdom and social culture, disaster management, community empowerment, survival and humanity, disaster and social emergency response organizations) Tourism (ecotourism, tourism management, religious tourism, urban tourism, and cultural tourism) Agriculture Economics Health Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,861 Documents
BULK METALLIC GLASS: KARAKTERISTIK MATERIAL DAN POTENSINYA SEBAGAI BIOMATERIAL: LITERATUR REVIEW Steffiola Hiandy; Elin Karlina; Gema Gempita
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 12 (2026): Mei 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Bulk Metallic Glass (BMG) merupakan material logam inovatif dengan struktur atom amorf tanpa batas butir dan dislokasi kristal. Struktur ini memberikan kombinasi sifat mekanik unggul, seperti kekuatan luluh tinggi, batas regangan elastis, ketahanan fraktur yang baik, serta resistensi korosi melalui pembentukan lapisan oksida pasif yang stabil dalam lingkungan fisiologis. Literatur review ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik material BMG serta potensinya sebagai biomaterial, khususnya dalam bidang kedokteran gigi. Metode penelitian dilakukan melalui studi literatur terhadap jurnal ilmiah yang dipublikasikan pada rentang tahun 2015–2026 yang diperoleh melalui Google Scholar. Hasil kajian menunjukkan bahwa BMG memiliki biokompatibilitas yang baik, ditandai dengan kemampuan adhesi dan proliferasi sel, rendahnya pelepasan ion logam, serta respon inflamasi yang minimal dibandingkan logam konvensional. Beberapa jenis BMG berbasis Zr, Ti, Mg, dan Fe juga memiliki modulus elastisitas yang lebih mendekati tulang. Meskipun sebagian besar penelitian masih berada pada tahap preklinis, BMG menunjukkan prospek yang signifikan sebagai biomaterial modern di masa depan.
ANALISIS SPASIAL DISTRIBUSI VEGETASI PERKOTAAN DI KOTA DEPOK, JAWA BARAT BERBASIS NORMALIZED DIFFERENCE VEGETATION INDEKS (NDVI) Lisa Aditia Putra; Chotib, Chotib; Irene Sondang Fitrinitia
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 12 (2026): Mei 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Urbanisasi di kota penyangga metropolitan tidak hanya mengurangi vegetasi perkotaan secara keseluruhan, tetapi juga membentuk distribusi vegetasi yang tidak merata di dalam kota. Penelitian ini menganalisis distribusi vegetasi perkotaan di Kota Depok menggunakan NDVI yang dipadu dengan data kepadatan penduduk dengan mengonstruksi dua indikator diagnostik, yakni proporsi tekanan vegetasi (PTV) dan proporsi hijau (PH). Hasil menunjukkan bahwa 55,09% wilayah Depok berada pada kondisi non-vegetasi dan vegetasi sangat rendah, sedangkan vegetasi sedang hingga tinggi hanya mencakup 16,74%. Pada tingkat kecamatan, PTV berkisar antara 43,51%-64,53%. Kondisi ini menunjukkan adanya ketidakmerataan distribusi spasial vegetasi intra-kota, yang membentuk pola gradien spasial utara-selatan. Eksplorasi terhadap kepadatan penduduk menunjukkan bahwa kecamatan yang lebih padat cenderung memiliki PTV lebih tsnggi, meskipun hubungan tersebut tidak sepenuhnya linier. Temuan ini menunjukkan bahwa analisis NDVI bisa digunakan untuk menganalisis ketidakmerataan distribusi vegetasi intra-kota, alih-alih hanya untuk mengklasifikasikan kerapatan dan mengestimasi luasan vegetasi secara deskriptif.
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN DALAM KEGIATAN PERDAGANGAN Novi Septiani; Muhamad Sidik; Indah Mustika Sari; Fifi Noviana; Muhamad Sundari; Yuyut Prayuti
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 12 (2026): Mei 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Perlindungan hukum bagi konsumen dalam kegiatan perdagangan merupakan instrumen penting untuk menciptakan keseimbangan antara kepentingan pelaku usaha dan hak-hak konsumen dalam sistem ekonomi nasional. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen menjadi landasan hukum utama yang memberikan kepastian hukum mengenai hak, kewajiban, tanggung jawab, dan mekanisme penyelesaian sengketa antara konsumen dan pelaku usaha. Namun, perkembangan perdagangan modern, khususnya perdagangan melalui sistem elektronik, memperlihatkan bahwa tantangan perlindungan konsumen semakin kompleks dan menuntut penguatan regulasi maupun implementasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dasar hukum perlindungan konsumen dalam kegiatan perdagangan, menelaah tantangan implementasinya, serta merumuskan arah penguatan hukum perlindungan konsumen di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil kajian menunjukkan bahwa perlindungan konsumen dalam kegiatan perdagangan di Indonesia telah memiliki fondasi yang cukup kuat melalui UUPK dan penguatan kebijakan melalui Peraturan Presiden Nomor 49 Tahun 2024 tentang Strategi Nasional Perlindungan Konsumen. Meski demikian, efektivitas perlindungan konsumen masih menghadapi kendala berupa lemahnya pengawasan, rendahnya kepatuhan pelaku usaha, keterbatasan penyelesaian sengketa, serta munculnya risiko baru dalam perdagangan digital dan lintas negara. Oleh karena itu, dibutuhkan pembaruan hukum, penguatan kelembagaan, peningkatan literasi konsumen, dan penyesuaian sistem pengawasan terhadap dinamika perdagangan modern.
FILSAFAT ILMU EPISTEMOLOGI SEBAGAI PARADIGMA PENGEMBANGAN ILMU HUKUM KESEHATAN DI INDONESIA Asep Sapsudin; Novi Septiani; Muhamad Sidik; Indah Mustika Sari
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 12 (2026): Mei 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Perkembangan ilmu hukum di Indonesia menunjukkan pergeseran dari pendekatan normatif menuju pendekatan yang lebih interdisipliner dan kontekstual, seiring meningkatnya kompleksitas permasalahan hukum modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran filsafat ilmu sebagai landasan dan arah pengembangan ilmu hukum di Indonesia dengan menitikberatkan pada dimensi ontologis, epistemologis, dan aksiologis. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan konseptual berbasis studi kepustakaan, yang dianalisis secara kualitatif melalui teknik deskriptif-analitis dan content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara ontologis, ilmu hukum berkembang dari sekadar norma tertulis menjadi fenomena sosial yang dinamis; secara epistemologis, terjadi perluasan metode penelitian melalui integrasi pendekatan normatif dan empiris; serta secara aksiologis, hukum diarahkan pada pencapaian keadilan, kemanfaatan, dan kepastian hukum yang seimbang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa filsafat ilmu memiliki peran fundamental dalam membangun kerangka pengembangan ilmu hukum yang lebih reflektif, kritis, dan kontekstual. Kontribusi utama penelitian ini adalah penyusunan kerangka integratif yang menghubungkan ketiga dimensi filsafat ilmu sebagai dasar pengembangan ilmu hukum nasional berbasis nilai-nilai Pancasila
UJI EFEKTIVITAS ANTIBAKTERI KOMBINASI EKSTRAK KAYU MANIS (CINNAMOMUM BURMANNII) DAN DAUN KUNYIT (CURCUMA LONGA LINN.) TERHADAP BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS Atika Jaya Rani; Putri Yogi Selviana; Aprilia Fatma
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 12 (2026): Mei 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Staphylococcus aureus is one of the pathogenic bacteria found on the skin, where it exists in small numbers without causing disease; however, in larger quantities, it can lead to infections. The use of plants as traditional medicine is considered relatively effective and safe for wound management, as it rarely causes side effects and is quite affordable. The bark of cinnamon contains eugenol and cinnamaldehyde, which function as antibacterials. Additionally, turmeric leaves have bioactive compounds such as flavonoids, tannins, and phenolics that also serve as antibacterials. This study aims to analyze the phytochemical properties of a combination of cinnamon extract (Cinnamomum burmannii) and turmeric leaf extract (Curcuma longa Linn.), and to determine the antibacterial activity and inhibition zones against Staphylococcus aureus using this combination. This research is classified as a laboratory experimental study. The method used to measure antibacterial activity is the disk diffusion method. The phytochemical test results of the combination of cinnamon extract (Cinnamomum burmannii) and turmeric leaf extract (Curcuma longa Linn.) positively indicated the presence of flavonoid compounds, specifically flavanones or dihydroflavonols. The results of the antibacterial inhibition test showed that the combination of cinnamon extract and turmeric leaf extract at all concentrations of 15%, 30%, and 60% produced inhibition zones of 4.67 mm, 6.67 mm, and 12.17 mm, respectively. The combination of cinnamon extract and turmeric leaf extract effectively inhibits the growth of Staphylococcus aureus at a concentration of 60%, with an inhibition zone of 12.17 mm. Furthermore, the combination of these extracts can reduce the antibacterial effectiveness of cinnamon (Cinnamomum burmannii).
PENGARUH PENDAPATAN, AKSESIBILITAS, DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP ANAK PUTUS SEKOLAH DI DESA LOCE Anatolia Suryati Luden; Mikael Samin; Arvita Rahmawati
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 12 (2026): Mei 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor pendapatan, aksesibilitas, dan motivasi belajar terhadap tingkat putus sekolah anak di Desa Loce, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai. Fenomena ini dianggap sebagai masalah ruang yang kompleks, di mana aspek geografis berinteraksi dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Metode yang digunakan adalah kuantitatif, dengan populasi sebanyak 60 rumah tangga yang memiliki anak putus sekolah, diambil melalui sensus. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda melalui perangkat lunak SPSS versi 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, variabel ketiga tersebut berpengaruh signifikan terhadap putus sekolah dengan nilai F-hitung 104,756 dan signifikansi 0,000, serta nilai R² sebesar 0,851, yang berarti 85,1% variasi anak putus sekolah dapat dijelaskan oleh faktor-faktor ini. Secara parsial, pendapatan berpengaruh positif dan signifikan (t-hitung 4,236, sig. 0,000), dengan rata-rata pendapatan orang tua Rp 1.182.500 per bulan, sebagian besar bekerja sebagai petani, nelayan, dan buruh harian. Aksesibilitas juga berpengaruh positif dan signifikan (t-hitung 2,765, sig. 0,008), dengan kondisi jalan rusak, jarak dekat hingga agak jauh ke sekolah, serta kondisi transportasi dan topografi yang kurang baik. Motivasi belajar memiliki pengaruh positif dan signifikan (t-hitung 2,354, sig. 0,026), dengan sebagian besar anak memiliki motivasi intrinsik rendah dan belajar karena takut hukuman. Anak putus sekolah paling banyak terjadi pada jenjang SMP, khususnya kelas 7, serta lebih banyak terjadi pada anak laki-laki.
HOW PERCEPTIONS OF COST, ACCESS, AND QUALITY DRIVE OUTPATIENT REVISIT INTEREST Gaby Priscillia Putri; Mugi Wahidin; Anggun Nabila; Susi Shorayasari; Arif Rachman
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 12 (2026): Mei 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This research was motivated by a decrease in interest in revisiting patients at RSGM X, Jakarta, from 40.5% (2020) to 16.2% (2024).The purpose of the study was to analyze the relationship between cost perception, access, and service quality with outpatient revisit interest.The research method used a cross-sectional design of 63 patients by 2025 with quota sampling technique. Bivariate analysis used Chi-Square and Prevalence Ratio (PR) tests. The results showed that 57.1% of patients had low interest in repeat visits. The majority of respondents perceived high costs (74.6%), unaffordable access (68.3%), but good quality (61.9%). There was a significant relationship between cost perception (PR=5,787), access (PR=3,721), and quality (PR=2,875) and interest in repeat visits (p=0,000). Cost is the dominant factor with a risk of 5.8 times, followed by access and quality. There is a significant relationship between these three factors and interest in repeat visits. Priority recommendations are to improve access through integrated digital systems and flexible tariff schemes, as well as strengthen service quality through continuous surveys and empathic communication training.
ANALISIS TIMBAL DAN KADMIUM DALAM AIR BERSIH MENGGUNAKAN GFAAS Gilang Reynaldy Supriadi Putra
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 12 (2026): Mei 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Heavy metal contamination in water is a critical environmental issue due to its potential adverse effects on human health. This study aims to analyze the concentrations of lead (Pb) and cadmium (Cd) in refill drinking water and clean water (PDAM) using Graphite Furnace Atomic Absorption Spectrometry (GFAAS). This method was selected for its high sensitivity in detecting trace-level metals. The analytical procedure involved sample preparation through acidification, filtration, and digestion, followed by calibration curve construction and quantitative analysis using GFAAS. The results demonstrated excellent linearity for Pb and Cd calibration curves, with coefficients of determination (R²) of 0.9958 and 0.9973, respectively. The concentrations of Pb and Cd in all samples were below the method detection limits (<LOD), indicating compliance with applicable water quality standards. Accuracy testing using the spike recovery method yielded acceptable recovery values, confirming the reliability of the analytical method. These findings suggest that the tested water sources are safe from heavy metal contamination and highlight the importance of continuous water quality monitoring to protect public health.
PERAN COLLOIDAL OATMEAL TERHADAP BIOMARKER KERUSAKAN SKIN BARRIER IN VITRO Khoiron, Khoiron; Anggraini Iriani; Much. Restu Syamsul Hadi; Nenden Lilis
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 12 (2026): Mei 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Kerusakan skin barrier merupakan masalah dermatologis yang umum terjadi dan berperan penting dalam patogenesis berbagai gangguan kulit, seperti atopic dermatitis, psoriasis, serta iritasi akibat penggunaan bahan eksfoliatif kimia. Disrupsi skin barrier ditandai oleh peningkatan transepidermal water loss (TEWL), penurunan protein diferensiasi epidermis, aktivasi respons inflamasi, dan stres oksidatif pada tingkat seluler. Colloidal oatmeal yang berasal dari Avena sativa telah lama digunakan sebagai skin protectant dan diakui memiliki sifat humektan, antiinflamasi, serta penyeimbang pH kulit. Namun, kajian yang secara khusus membahas pengaruh colloidal oatmeal terhadap biomarker molekuler kerusakan skin barrier pada model in vitro masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara komprehensif peran colloidal oatmeal terhadap biomarker kerusakan skin barrier pada keratinosit in vitro. Metode yang digunakan adalah narrative review dengan penelusuran literatur pada basis data PubMed, ScienceDirect, Elsevier, SAGE Journals, dan Google Scholar. Hasil kajian menunjukkan bahwa colloidal oatmeal mampu memodulasi diferensiasi epidermis melalui peningkatan ekspresi protein epidermal differentiation complex, menekan mediator inflamasi seperti IL-1α dan TNF-α, serta menurunkan biomarker stres oksidatif. Selain itu, colloidal oatmeal juga berperan sebagai prebiotic yang mendukung keseimbangan mikrobioma kulit. Temuan ini menegaskan bahwa colloidal oatmeal merupakan agen bioaktif yang berpotensi mendukung perbaikan skin barrier berbasis mekanisme molekuler dan relevan untuk pengembangan formulasi dermatologis yang aman.
OPTIMASI DOSIS ENTRANCE SURFACE DOSE (ESD) MELALUI VARIASI FAKTOR EKSPOSI DENGAN PHANTOM PADA RADIOGRAFI ABDOMEN KONDISI KEGAWATDARURATAN Jusi Yuliandani; Fisnandya Meita Astari
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 12 (2026): Mei 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Latar Belakang: Pemeriksaan radiografi abdomen pada kondisi kegawatdaruratan menuntut kecepatan penegakan diagnosis. Namun, tantangan klinis sering menyebabkan penggunaan faktor eksposi yang tidak optimal, yang berisiko meningkatkan paparan radiasi bagi pasien. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan nilai faktor eksposi dalam menghasilkan ESD paling optimal pada pemeriksaan radiografi Abdomen kondisi kegawatdaruratan. ESD (Entrance Suface Dose) merupakan indikator langsung dosis radiasi yang diterima kulit pasien. ESD perlu diteliti karena berhubungan dengan keselamatan pasien. Digunakan untuk evaluasi proteksi radiasi pasien. Menjadi dasar perbandingan dengan standar seperti DRL/IDRL, dan mambantu menerapkan prinsip ALARA tetap diterakan. Metode: Penelitian eksperimentan dengan pengambilan data secara kuantitatif. Di Laboratorium Radiologi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta bulan Februari 2026. Nilai ESD di dapatkan dengan mengkalikan BSF x TO (Tube Output) x FFD/FSD2 x mAs. Pengambilan data menggunakan Pesawat Sinar X, Phantom Abdomen, Dosimeter (Raysafe), Alat tulis/kertas penanda, Handphone (dokumentasi), Penggaris, Meteran, di lakukan dengan 5 kali pengulangan pada setiap variasi faktor eksposi (kV dan mAs) dengan FFD 102 cm. Hasil: Peningkatan tegangan (kV) yang dikompensasi dengan penurunan arus (mAs) efektif menurunkan nilai ESD. Penggunaan faktor eksposi 70 kV dan 40 mAs menghasilkan ESD 5,2 mGy, 75 kV dan 35 mAs menghasilkan 4,8 mGy, 80 kV dan 25 mAs menghasilkan 4,3 mGy, 85 kV dan 20 mAs menghasilkan 3,9 mGy, dan 90 kV dan 16 mAs menghasilkan 3,5 mGy. Nilai paling optimal dengan nilai ESD terendah sebesar 3,5 mGy (90 kV dan 16 mAs), dibandingkan teknik konvensional (70 kV dan 40 mAs) yang menghasilkan ESD sebesar 5,2 mGy. Seluruh hasil pengukuran berada di bawah standar acuan Diagnostic Reference Level (DRL). Nilai IDRL (Indonesia Diagnostic Referance Level) yang umum digunakan adalah + 5 mGy. Kesimpulan: Nilai faktor eksposi yang dapat menghasilkan nilai ESD paling optimal pada pemeriksaan radiografi abdomen kondisi kegawatdaruratan menggunakan phantom adalah penggunaan variasi 90 kV dan 16 mAs dengan hasil ESD 3,5 mGy.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 12 (2026): Mei 2026 Vol. 5 No. 11 (2026): April 2026 Vol. 5 No. 10 (2026): Maret 2026 Vol. 5 No. 9 (2026): Februari 2026 Vol. 5 No. 8 (2026): Januari 2026 Vol. 5 No. 7 (2025): Desember 2025 Vol. 5 No. 6 (2025): Nopember 2025 Vol. 5 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 4 No. 12: Mei 2025 Vol. 4 No. 11: April 2025 Vol. 4 No. 10: Maret 2025 Vol. 5 No. 4: September 2025 Vol. 5 No. 3: Agustus 2025 Vol. 5 No. 2: Juli 2025 Vol. 5 No. 1: Juni 2025 Vol. 4 No. 9: Februari 2025 Vol. 4 No. 8: Januari 2025 Vol. 3 No. 12: Mei 2024 Vol. 3 No. 11: April 2024 Vol. 3 No. 10: Maret 2024 Vol. 4 No. 7: Desember 2024 Vol. 4 No. 6: Nopember 2024 Vol. 4 No. 5: Oktober 2024 Vol. 4 No. 4: September 2024 Vol. 4 No. 3: Agustus 2024 Vol. 4 No. 2: Juli 2024 Vol. 4 No. 1: Juni 2024 Vol. 3 No. 9: Februari 2024 Vol. 3 No. 8: Januari 2024 Vol. 2 No. 12: Mei 2023 Vol. 2 No. 11: April 2023 Vol. 2 No. 10: Maret 2023 Vol. 3 No. 7: Desember 2023 Vol. 3 No. 6: Nopember 2023 Vol. 3 No. 5: Oktober 2023 Vol. 3 No. 4: September 2023 Vol. 3 No. 3: Agustus 2023 Vol. 3 No. 2: Juli 2023 Vol. 3 No. 1: Juni 2023 Vol. 2 No. 9: Februari 2023 Vol. 2 No. 8: Januari 2023 Vol. 1 No. 12: Mei 2022 Vol. 1 No. 11: April 2022 Vol. 1 No. 10: Maret 2022 Vol. 2 No. 7: Desember 2022 Vol. 2 No. 6: November 2022 Vol. 2 No. 5: Oktober 2022 Vol. 2 No. 4: September 2022 Vol. 2 No. 3: Agustus 2022 Vol. 2 No. 1: Juni 2022 Vol. 1 No. 9: Februari 2022 Vol. 1 No. 8: Januari 2022 Vol. 1 No. 7: Desember 2021 Vol. 1 No. 6: Nopember 2021 Vol. 1 No. 5: Oktober 2021 Vol. 1 No. 4: September 2021 Vol. 1 No. 3: Agustus 2021 Vol. 1 No. 2: Juli 2021 Vol. 1 No. 1: Juni 2021 More Issue