cover
Contact Name
AFDHAL ILAHI
Contact Email
jipdas8@gmail.com
Phone
+6281277708480
Journal Mail Official
jipdas8@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sutan Mhd. Arif Kel. Batang Ayumi Jae, Kec. Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS)
ISSN : -     EISSN : 27752445     DOI : https://doi.org/10.37081/jipdas
Core Subject : Education,
Jurnal JIPDAS (Jurnal Imiah Pendidikan Dasar) merupakan sarana publikasi untuk para Akademisi seperti Guru, Mahasiswa dan Dosen. jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah publikasi penelitian dibidang pendidikan dasar, jurnal JIPDAS dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan. Jurnal JIPDAS memiliki cakupan yang membahas tentang model pembelajaran, media pembelajaran, bahan ajar yang berhubungan dengan pendidikan dasar.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,359 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MATERI TEMPAT TINGGALKU DI KELAS I SD KRISTEN CITRA BANGSA MANDIRI KUPANG Elreta Kana Mangngi; Taty R. Koroh; Vera R. Bulu
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4715

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran discovery learning terhadap hasil belajar IPAS pada materi tempat tinggalku di kelas I SD Kristen Citra Bangsa Mandiri Kupang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian terdiri dari 26 murid kelas I. Teknik pengumpulan data menggunakan tes (pretest dan posttest) serta observasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari 57,69 pada pretest menjadi 82,12 pada posttest. Hasil uji Paired Samples T-test menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti hipotesis kerja (Ha) diterima. Selain itu, uji Effect Size menggunakan Cohen’s d menghasilkan nilai 3,501 yang termasuk dalam kategori pengaruh "Sangat Besar". Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan model discovery learning secara signifikan meningkatkan hasil belajar murid.
PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING DALAM PEMBELAJARAN IPAS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI GAYA DAN GERAK PADA SISWA KELAS IV DI UPTD SD INPRES LILIBA Aludry Justine Putri Kale Lado; Fembriani Fembriani; Habibi Musa
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4747

Abstract

Berdasarkan hasil pengamatan awal di kelas IV UPTD SD Inpres Liliba, ditemukan bahwa sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi gaya dan gerak pada pembelajaran IPAS. Penguasaan konsep, keterlibatan dalam proses penemuan, serta kemampuan mengaitkan materi dengan pengalaman nyata belum terlihat secara optimal. Kondisi ini disebabkan oleh proses pembelajaran yang masih didominasi oleh metode konvensional sehingga berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model discovery learning. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Berdasarkan hasil temuan dan pembahasan, penerapan model discovery learning terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi gaya dan gerak. Peningkatan tersebut terlihat dari persentase ketuntasan belajar pada setiap siklus. Pada tahap pretest, siswa yang mencapai ketuntasan hanya 16,67%, kemudian meningkat pada siklus I menjadi 63,34%, dan pada siklus II meningkat menjadi 93,4%. Dengan demikian, model discovery learning dapat direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa, khususnya pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN MEDIA WORDWALL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VI PADA MATA PELAJARAN PPKN DI SDN 106805 MANUNGGAL Suci Melati; Siti Rahmadhani Siregar
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4773

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai dampak paradigma pembelajaran TGT, menggunakan media wordwall, terhadap hasil pendidikan siswa kelas enam PPKN di SDN 106805 Manunggal. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian eksperimental, yaitu metodologi Eksperimental Sejati, untuk membandingkan model pembelajaran TGT dengan media Wordwall pada kelompok kontrol pre-test dan post-test. Penelitian ini “mengevaluasi hasil belajar melalui ujian esai yang terdiri dari 10 pertanyaan post-test dan 13 pertanyaan pre-test, yang telah divalidasi, menghasilkan nilai reliabilitas post-test sebesar 0,901 dan koefisien reliabilitas pre-test sebesar 0,884. Nilai t yang dihitung adalah 2,079, dan nilai t kritis adalah 2,000, yang diperoleh dari analisis data post-test menggunakan uji t pada tingkat α 0,05 dengan 58 derajat kebebasan. Hipotesis nol (H0) ditolak, dan hipotesis alternatif (Ha) diterima jika nilai t yang dihitung melebihi nilai t kritis (2,079 > 2,000)”. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa pada mata kuliah PPKN di SDN 106805 Manunggal, siswa yang menggunakan model pembelajaran TGT dengan media Wordwall mencapai hasil belajar yang lebih unggul dibandingkan dengan siswa yang menggunakan metode pembelajaran klasik.
EKSPLORASI KEMANDIRIAN BELAJAR (SELF REGULATED LEARNING) SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR PADA MATERI PECAHAN DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Imroa Hasna Berliana; Chrisnaji Banindra Yudha; Yustia Suntari
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4784

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kemandirian belajar atau self regulated learning siswa kelas V sekolah dasar dalam pembelajaran matematika pada materi pecahan. Penelitian menggunakan pendekatan systematic literature review dengan mengacu pada pedoman PRISMA untuk mengidentifikasi, menyeleksi, dan mensintesis artikel ilmiah yang relevan. Sumber data diperoleh dari basis data akademik bereputasi dengan kriteria inklusi artikel lima tahun terakhir yang membahas self regulated learning dalam konteks pendidikan matematika sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self regulated learning memiliki peran signifikan dalam meningkatkan pemahaman konsep pecahan, terutama melalui kemampuan perencanaan, pemantauan, dan evaluasi belajar. Namun, kompleksitas materi pecahan serta keterbatasan kemampuan metakognitif siswa menjadi faktor penghambat utama dalam pengembangan kemandirian belajar. Selain itu, model pembelajaran aktif seperti problem based learning dan pembelajaran berbasis teknologi terbukti efektif dalam meningkatkan self regulated learning siswa. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi analisis self regulated learning dengan karakteristik materi pecahan secara kontekstual pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan kerangka konseptual yang menghubungkan metakognisi, karakteristik materi, dan strategi pembelajaran sebagai dasar penguatan kemandirian belajar siswa.
PERAN STRATEGIS GURU DALAM MENGOPTIMALKAN PEMBELAJARAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH DASAR KAMAL 1 Audita Hani Wiajaya Putri; Tia Izzatul Awalia; Yasmin Mumtaz Tsabitah; Mei Ika Ramawati; Nova Estu Harsiwi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4797

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran strategis guru dalam mengoptimalkan proses pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) di sekolah dasar inklusif, khususnya di SDN Kamal 1. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi pustaka. Subjek penelitian terdiri atas siswa kelas 1, terutama dua peserta didik berkebutuhan khusus kategori slow learner yang mengalami hambatan dalam berbicara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pendidikan inklusif masih menghadapi berbagai hambatan, seperti rendahnya pemahaman orang tua, adanya stigma masyarakat terhadap ABK, keterbatasan sarana dan prasarana, belum tersedianya guru pendamping khusus (GPK), serta minimnya pelatihan bagi tenaga pendidik. Untuk mengatasi kondisi tersebut, guru menerapkan strategi pembelajaran yang adaptif dan fleksibel melalui pembelajaran berdiferensiasi, pendekatan individual, tutor sebaya, serta observasi harian guna menyesuaikan proses pembelajaran dan penilaian dengan kebutuhan peserta didik. Penilaian pada ABK dilakukan dengan indikator keberhasilan yang disesuaikan berdasarkan kemampuan masing-masing siswa. Temuan penelitian menegaskan bahwa guru memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, responsif, dan penuh empati terhadap keberagaman peserta didik sehingga potensi anak berkebutuhan khusus dapat berkembang secara optimal meskipun di tengah berbagai keterbatasan.
PELAKSANAAN PROGRAM EKSTRAKULIKULER MUHADHARAH DALAM MENUNJANG PRESTASI SANTRI MTS DI PONDOK PESANTREN ANNAJAH SENGETI MUARO JAMBI Anita Yuliana; Summiyani Summiyani
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4799

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan program ekstrakurikuler Muhadharah dalam menunjang prestasi santri di Pondok Pesantren An najah Sangeti Provinsi Jambi. Kegiatan Muhadharah merupakan salah satu program yang berfokus pada pengembangan kemampuan berbicara di depan umum, kepercayaan diri, serta keterampilan berpikir kritis santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap kepala madrasah, ustazah pembimbing, serta 150 santri yang aktif mengikuti kegiatan Muhadharah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program Muhadharah di Pondok Pesantren Annajah Sangeti berjalan dengan baik dan terstruktur, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. Program ini terbukti berkontribusi positif dalam meningkatkan prestasi santri, baik dalam aspek akademik maupun non- akademik, terutama dalam hal kemampuan komunikasi, keberanian tampil di depan umum, dan kedisiplinan. Dengan demikian, kegiatan Muhadharah menjadi salah satu sarana penting dalam membentuk karakter dan meningkatkan kualitas prestasi santri di pondok pesantren tersebut.
INTEGRASI FILANTROPI ISLAM UNTUK PEMBIAYAAN PENDIDIKAN: PEMETAAN LITERATUR META-SINTESIS, TANTANGAN, DAN PROSPEK MASA DEPAN Ade Suryani; Hamdi Abdul Karim
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4967

Abstract

Latar Belakang: Institusi pendidikan Islam kontemporer, khususnya sektor swasta, kerap kali mengalami kerentanan fiskal akibat tingginya dependensi terhadap sumber pendanaan konvensional dan iuran rutin peserta didik. Di tengah keterbatasan anggaran tersebut, instrumen filantropi Islam (ZISWAF) hadir sebagai alternatif yang strategis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren ilmiah, mengevaluasi model integrasi, serta mengurai tantangan laten pengadopsian dana kebajikan sebagai pilar pembiayaan pendidikan berkelanjutan. Metode: Menggunakan pendekatan kualitatif dengan strategi meta-sintesis, data dikoleksi melalui protokol Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) pada pangkalan data Scopus, SINTA, dan Google Scholar dalam rentang waktu lima tahun terakhir (2021–2026). Analisis substansi dilakukan secara komprehensif melalui teknik Thematic Synthesis dan instrumen Critical Appraisal Skills Programme (CASP). Hasil: Hasil sintesis menunjukkan bahwa model integrasi yang ideal beroperasi melalui mekanisme kompensasi silang (cross-subsidization model), di mana zakat difungsikan sebagai jaring pengaman biaya personal, infaq/sedekah menopang defisit biaya operasional variabel, dan wakaf uang diproyeksikan sebagai jangkar dana abadi (endowment fund) institusi. Meski menjanjikan keberlanjutan fiskal yang mandiri, implementasi model ini secara mikro terhambat oleh benturan regulasi makro antarlemen kelembagaan, minimnya transparansi kepatuhan akuntansi syariah (PSAK 109/112) yang mereduksi public trust, serta keterbatasan kapasitas manajerial SDM keuangan madrasah. Kesimpulan/Implikasi: Penelitian ini merekomendasikan percepatan digitalisasi filantropi (fintech) dan unifikasi regulasi tripartit demi mewujudkan tata kelola keuangan yang akuntabel dan independen.
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA DI KELAS V DI SD NEGERI 101340 BATANG BARUHAR JULU Afdhal Ilahi; Reviva Safitri; Sofiah Harahap
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 4 (2025): Vol. 5 No. 4 Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i4.5027

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan gambaran motivasi belajar, mengetahui hasil belajar, serta menganalisis hubungan keduanya pada mata pelajaran Pendidikan Agama siswa kelas V SD Negeri 101340 Batang Baruhar Julu. Metode yang digunakan adalah kuantitatif, dengan populasi seluruh siswa kelas V yang berjumlah 30 orang dari 2 kelas. Data dikumpulkan melalui instrumen observasi untuk mengukur motivasi dan tes untuk mengetahui hasil belajar, yang kemudian diuji validitas, reliabilitas, dan dianalisis menggunakan korelasi. Hasil penelitian menunjukkan motivasi belajar siswa mencapai 66%, masuk dalam kualifikasi “Cukup Baik”. Berdasarkan perhitungan statistik, diperoleh nilai koefisien korelasi (rxy) sebesar 0,478. Pada taraf kepercayaan 5% dengan derajat kebebasan 28, nilai tabel korelasi adalah 0,361. Karena nilai hitung lebih besar dari nilai tabel, disimpulkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara motivasi belajar dengan hasil belajar Pendidikan Agama siswa kelas V di SD Negeri 101340 Batang Baruhar Julu.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENGIKAT TALI SEPATU MENGGUNAKAN MODEL DIRECT INSTRUCTION PADA ANAK DISABILITAS INTELEKTUAL Erlince Sinaga; Gaby Arnez; Mega Iswari; Safaruddin Safaruddin
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.5084

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan bina diri peserta didik yang berdampak pada kurangnya kemandirian dalam aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model direct instruction dan meningkatkan keterampilan mengikat tali sepatu pada peserta didik disabilitas intelektual. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan masing-masing siklus terdiri atas dua kali pertemuan untuk memberikan kesempatan latihan berulang sebelum evaluasi tindakan dilakukan. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan tes keterampilan mengikat tali sepatu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model direct instruction memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan peserta didik. Pada Siklus I, nilai rata-rata peserta didik mencapai 68,75 dengan ketuntasan belajar sebesar 50%, sedangkan pada Siklus II meningkat menjadi 84,38 dengan ketuntasan belajar mencapai 100%. Peningkatan keterampilan pada Siklus I sebesar 43,47% dan pada Siklus II sebesar 22,67%. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran yang dilakukan secara langsung, bertahap, dan disertai latihan berulang mampu meningkatkan keterampilan motorik halus, keterlibatan aktif, serta kemandirian peserta didik disabilitas intelektual. Dengan demikian, model direct instruction efektif digunakan dalam pembelajaran keterampilan bina diri, khususnya keterampilan mengikat tali sepatu.
PERSEPSI MAHASISWA PGSD TERHADAP MEDIA SOSIAL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNIVERSITAS NEGERI MANADO Junita C. Makawawa; Felisitas Waruwu; Putri Dasima Sembiring; Marselin Sawolino; Veronica Sipir; Natasya Tamuntuan; Joelandi Kalangie
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.5105

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong pemanfaatan media sosial sebagai salah satu media pembelajaran di perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Negeri Manado terhadap media sosial sebagai media pembelajaran. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 50 mahasiswa semester IV sebagai responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket yang terdiri atas 20 butir pernyataan yang mencakup empat aspek, yaitu kemudahan, manfaat, efektivitas, dan dampak penggunaan media sosial dalam pembelajaran. Analisis data dilakukan menggunakan skala Likert dan dihitung dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap penggunaan media sosial sebagai media pembelajaran. Pada aspek kemudahan, media sosial dinilai sangat baik karena memudahkan akses informasi dan materi pembelajaran. Pada aspek manfaat, media sosial membantu mahasiswa mencari informasi terkait tugas, meningkatkan pemahaman materi, serta membuat pembelajaran lebih menarik. Pada aspek efektivitas, media sosial mendukung komunikasi akademik, interaksi dengan dosen, dan diskusi dengan teman. Sementara itu, pada aspek dampak, media sosial memberikan dampak positif dalam mendukung kerja kelompok dan kolaborasi belajar, meskipun masih ditemukan dampak negatif berupa distraksi, penurunan produktivitas belajar, dan kesulitan mengontrol waktu penggunaan. Secara keseluruhan, media sosial dapat menjadi media pembelajaran yang efektif, fleksibel, dan sesuai dengan perkembangan teknologi digital, namun penggunaannya perlu dilakukan secara bijak agar manfaat yang diperoleh lebih optimal.