cover
Contact Name
AFDHAL ILAHI
Contact Email
jipdas8@gmail.com
Phone
+6281277708480
Journal Mail Official
jipdas8@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sutan Mhd. Arif Kel. Batang Ayumi Jae, Kec. Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS)
ISSN : -     EISSN : 27752445     DOI : https://doi.org/10.37081/jipdas
Core Subject : Education,
Jurnal JIPDAS (Jurnal Imiah Pendidikan Dasar) merupakan sarana publikasi untuk para Akademisi seperti Guru, Mahasiswa dan Dosen. jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah publikasi penelitian dibidang pendidikan dasar, jurnal JIPDAS dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan. Jurnal JIPDAS memiliki cakupan yang membahas tentang model pembelajaran, media pembelajaran, bahan ajar yang berhubungan dengan pendidikan dasar.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,359 Documents
PENGEMBANGAN DAN INOVASI KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI DALAM PERSPEKTIF MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM KONTEMPORER: KAJIAN KONSEPTUAL, IMPLEMENTASI, DAN STRATEGI INOVATIF Meri Yulia; Iswantir Iswantir
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.5637

Abstract

Penelitian ini mengkaji secara mendalam pengembangan dan inovasi Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) dalam konteks manajemen pendidikan Islam di Indonesia. Di tengah arus globalisasi, revolusi industri 4.0, masyarakat 5.0, dan perkembangan teknologi yang eksponensial, lembaga pendidikan Islam menghadapi tekanan yang kian besar untuk melakukan reformasi kurikulum secara sistematis, terencana, dan berkelanjutan. Kurikulum yang stagnan dan tidak responsif terhadap perubahan zaman akan menghasilkan lulusan yang tidak relevan dan tidak kompetitif, baik di tingkat nasional maupun global. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif dan analisis kritis. Data dikumpulkan melalui telaah mendalam terhadap berbagai sumber literatur primer dan sekunder yang mencakup buku-buku akademis, regulasi pendidikan, laporan lembaga internasional, dan artikel jurnal ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis secara kritis dan sintetis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil kajian menunjukkan beberapa temuan penting: (1) KBK merupakan pendekatan kurikulum yang relevan dan strategis bagi pendidikan Islam karena mampu mengintegrasikan dimensi kognitif, afektif, psikomotorik, dan karakter secara holistik, sejalan dengan tujuan pendidikan Islam membentuk insan kamil; (2) pengembangan KBK dalam pendidikan Islam wajib berpijak pada landasan filosofis teologis yang bersumber dari Al-Qur'an, As-Sunnah, dan ijtihad, tanpa melepaskan diri dari tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi; (3) model-model pengembangan kurikulum seperti Tyler, Taba, Beauchamp, dan model KBK Indonesia dapat diadaptasi dalam konteks pendidikan Islam dengan penyesuaian yang memperhatikan nilai-nilai keislaman; (4) implementasi KBK menghadapi tantangan kompleks yang meliputi keterbatasan kompetensi SDM, infrastruktur yang belum merata, budaya pembelajaran yang masih pasif, dan resistensi terhadap perubahan; (5) integrasi ICT melalui tiga model yaitu substitusi, augmentasi, dan transformasi merupakan inovasi strategis yang tidak dapat ditunda; serta (6) strategi implementasi yang efektif mencakup pengembangan kurikulum partisipatif, penguatan kompetensi guru secara berkelanjutan, integrasi nilai-nilai Islam secara sistematik, evaluasi kurikulum komprehensif, dan inovasi berkelanjutan melalui siklus PDCA. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan teori dan praktik manajemen kurikulum pendidikan Islam yang responsif, adaptif, dan tetap berakar pada nilai-nilai Islam yang fundamental.
PENINGKATAN KETERAMPILAN GERAK MANIPULATIF MELALUI PERMAINAN LEMPAR TANGKAP BOLA PADA MURID DENGAN DISABILITAS INTELEKTUAL KELAS III (Classroom Action Research di SLB Autis Harapan Bunda Padang) Jelly Naskar; Damri Damri; Antoni Tsaputra; Gaby Arnez
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.5663

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan gerak manipulatif, khususnya koordinasi mata dan tangan, pada murid dengan disabilitas intelektual kelas III di SLB Autis Harapan Bunda Padang. Kondisi tersebut menyebabkan murid mengalami kesulitan dalam melakukan gerakan melempar dan menangkap bola secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan gerak manipulatif melalui permainan lempar tangkap bola pada murid dengan disabilitas intelektual. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah satu orang murid kelas III dengan disabilitas intelektual. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi, sedangkan data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif melalui persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan lempar tangkap bola dapat meningkatkan keterampilan gerak manipulatif murid. Persentase kemampuan awal murid sebesar 38,2% dengan kriteria mulai berkembang. Setelah diberikan tindakan pada Siklus I, persentase meningkat menjadi 76,4%, kemudian mengalami peningkatan kembali pada Siklus II menjadi 82,3% dengan kriteria berkembang sangat baik. Peningkatan tersebut terlihat pada kemampuan melempar dan menangkap bola, koordinasi mata dan tangan, konsentrasi, serta keaktifan murid selama mengikuti pembelajaran PJOK. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa permainan lempar tangkap bola efektif digunakan sebagai alternatif pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan gerak manipulatif pada murid dengan disabilitas intelektual.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS AUGMENTED REALITY UNTUK MENGENALKAN HURUF KONSONAN BILABIAL BAGI MURID DISABILITAS INTELEKTUAL Iga Saputri; Johandri Taufan; Damri Damri; Yosa Yulia Nasri
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.5764

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) yang memiliki tingkat validitas dan kepraktisan tinggi untuk membantu pengenalan huruf konsonan bilabial b, p, dan m pada Murid disabilitas intelektual ringan. Penelitian menerapkan metode Research and Development (R&D) dengan mengadaptasi model pengembangan Borg & Gall yang dibatasi hingga lima tahapan, yaitu identifikasi potensi dan masalah, pengumpulan informasi, perancangan produk, validasi produk, serta revisi produk. Penilaian terhadap kelayakan media dilakukan oleh empat orang validator yang meliputi ahli instrumen, ahli bahasa, ahli materi, dan ahli media menggunakan lembar validasi. Sementara itu, aspek kepraktisan dievaluasi melalui uji coba yang melibatkan tiga guru dan satu Murid dengan menggunakan instrumen praktikalitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis Augmented Reality memperoleh skor validitas sebesar 92,8% yang termasuk dalam kategori sangat valid, sedangkan hasil uji kepraktisan mencapai 97,75% dengan kategori sangat praktis. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa media yang dikembangkan memenuhi kriteria kelayakan dan mudah diterapkan dalam pembelajaran pengenalan huruf konsonan bilabial bagi Murid disabilitas intelektual ringan. Dengan demikian, media berbasis Augmented Reality berpotensi menjadi alternatif pembelajaran yang inovatif, interaktif, dan mampu mendukung proses membaca permulaan sehingga dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran bagi Murid disabilitas intelektual ringan.
PENGGUNAAN TEKNIK TIME-OUT UNTUK MENGURANGI PERILAKU AGRESIF PADA ANAK DENGAN HAMBATAN INTELEKTUAL (Studi Eksperimen Single Subject Research (SSR) di Kelas VII SMPKH Elok Asri) Ulwy Audira Saskia; Neti Asmiati; Yuni Tanjung Utami
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4244

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan teknik time-out dalam mengurangi perilaku agresif verbal pada anak dengan hambatan intelektual di kelas VII SMPKH Elok Asri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, metode eskperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah Single Subject Research (SSR) dengan model A-B-A. Subjek penelitian adalah seorang siswa kelas VII SMPKH Elok Asri yang menunjukkan perilaku agresif verbal seperti membentak, mengejek, dan berkata kasar. Pada fase Baseline 1 (A1), data dikumpulkan selama empat sesi tanpa intervensi untuk memperoleh gambaran awal perilaku agresif. Fase Intervensi (B) dilakukan selama delapan sesi dengan menerapkan prosedur time-out, yaitu anak dipisahkan dari aktivitas menyenangkan ketika perilaku agresif muncul, kemudian diberikan penguatan positif setelah menunjukkan perilaku sesuai aturan. Fase Baseline 2 (A2) dilaksanakan selama empat sesi tanpa intervensi untuk melihat keberlangsungan perubahan perilaku setelah perlakuan dihentikan. Data dianalisis menggunakan parameter frekuensi, mean level, trend, serta stabilitas antar fase. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan pada frekuensi perilaku agresif verbal. Rata-rata perilaku agresif pada fase A1 adalah 0,29, menurun menjadi 0,17 pada fase intervensi B, dan bertahan pada 0,18 pada fase A2. Analisis visual memperlihatkan tren penurunan dan konsistensi hasil antar fase, yang mengindikasikan bahwa teknik time-out efektif menurunkan perilaku agresif pada anak dengan hambatan intelektual. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi guru, orang tua, dan sekolah untuk menggunakan time-out sebagai strategi manajemen perilaku yang sederhana, efektif, dan dapat diterapkan dalam setting pendidikan khusus.
STRENGTHENING EARLY READING SKILLS THROUGH A PHONICS-BASED APPROACH IN ENGLISH LESSONS Tiarnita Maria Sarjani; Nemia Exdima Hutagaol; Agnes Paska Dewita Saragih; Cerin Angelyva Br Banjarnahor; Sindy Sindy
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4395

Abstract

Strengthening early reading abilities is an important foundation for supporting students’ literacy growth, particularly in the lower grades of elementary school. This study investigates the effectiveness of using a phonics-based approach to improve students’ initial English reading skills. A descriptive qualitative design was employed, with data gathered through classroom observations, reading assessments, and interviews with teachers. The results reveal that phonics instruction, which includes letter-sound recognition, blending, segmenting, and decoding activities, significantly enhanced students’ ability to read simple English vocabulary and identify phonemes correctly. Students also showed increased engagement and confidence during reading sessions. These findings indicate that phonics provides a systematic and effective model for early English literacy instruction in primary classrooms. The study recommends that English teachers apply structured phonics strategies to strengthen reading readiness and literacy achievement.
PENANAMAN KARAKTER RELIGIUS SISWA USIA SEKOLAH DASAR DI PANTI ASUHAN KHOIRUL WALAD DESA DUKU ILIR Siswanto Siswanto; Muhammad Istan; Eka Apriani; Affrilia Nafa Sundari
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4463

Abstract

Panti Asuhan merupakan suatu lembaga sosial yang mengasuh anak-anak yang berlatar belakang kurang sempurna dari segi kekeluargaan seperti anak yatim, anak piatu dan anak yatim piatu serta anak fakir miskin yang terlantar. Panti Asuhan Khoirul Walad adalah salah satu panti asuhan yang terletak di Desa Duku Ilir Kabupaten Rejang Lebong. Di panti ini sudah menerapkan karakter religius kepada santri-santrinya dengan melatih, membimbing, mencontohkan dan membiasakan kegiatan-kegiatan yang bersifat religius. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses penanaman karakter religius siswa usia sekolah dasar di panti asuhan Khoirul Walad di Desa Duku Ilir dan untuk mengetahui faktor penghambat dan faktor pendukung penanaman karakter religius siswa usia sekolah dasar di panti asuhan Khoirul Walad di Desa Duku Ilir. Penelitian ini merupakan jenis penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan adalah observasi untuk mengamati objek, wawancara untuk mencari informasi dari responden, dan dokumetasi untuk bukti penelitian. Sumber data terdiri dari sumber data primer yaitu hasil observasi dan wawancara, dan sumber data sekunder yaitu buku serta dokumen-dokumen lainnya. Data yang sudah terkumpul kemudian dianalisis dengan metode reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah Pertama, penanaman karakter religius yang dilakukan di panti asuhan Khoirul Walad desa Duku Ilir yaitu menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang bersifat religius, merancang tata tertib yang harus dipatuhi santri, menyekolahkan santri di sekolah formal, membiasakan santri untuk menjalankan kewajiban umat muslim seperti sholat, dan mengaji
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN TIK UNTUK MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL SISWA KELAS VII MTS NURUL AMALIYAH Susila Wati; Armando Sidabutar; Murdani Murdani; Taronisokhi Zebua
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4621

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) menuntut dunia pendidikan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan abad ke-21, khususnya dalam penguatan literasi digital peserta didik. Literasi digital tidak hanya mencakup kemampuan menggunakan perangkat teknologi, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, etika, dan tanggung jawab dalam memanfaatkan informasi digital. Pembelajaran TIK di MTs.S Nurul Amaliyah telah memanfaatkan teknologi digital, namun dalam pelaksanaannya masih ditemukan beberapa permasalahan, seperti keterbatasan sarana dan prasarana, kompetensi digital guru yang belum optimal, serta kemampuan peserta didik yang masih terbatas dalam mengevaluasi dan memanfaatkan informasi digital secara bijak. Jika kondisi ini tidak dikembangkan, peserta didik berpotensi mengalami penyalahgunaan teknologi dan rendahnya kesiapan menghadapi tantangan era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran TIK dalam meningkatkan literasi digital peserta didik kelas VII di MTs.S Nurul Amaliyah, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta menganalisis solusi yang diterapkan. Solusi yang dilakukan meliputi penerapan model pembelajaran berbasis teknologi, peningkatan peran guru sebagai fasilitator, serta penanaman etika dan tanggung jawab digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran TIK mampu meningkatkan literasi digital peserta didik secara positif.
IMPLEMENTASI GOOGLE CLASSROOM UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SISWA DALAM TUGAS TIK Imanuel Marpaung; Shanty Sari Girsang; Wenistra Gulo; Ilhamsyah Ilhamsyah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4622

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong perubahan signifikan dalam proses pembelajaran, khususnya dalam penggunaan media pembelajaran berbasis digital di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan Google Classroom sebagai media pembelajaran berbasis teknologi informasi dalam pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan perannya dalam meningkatkan disiplin siswa di SMP Swasta Eria. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan siswa kelas delapan dan guru mata pelajaran TIK sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi kegiatan pembelajaran di Google Classroom. Pendekatan ini digunakan untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif tentang proses pembelajaran, perubahan perilaku siswa, dan dinamika interaksi antara guru dan siswa dalam konteks pembelajaran digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Google Classroom secara konsisten mampu meningkatkan disiplin siswa, terutama dalam ketepatan waktu pengiriman tugas, tanggung jawab belajar, dan kemandirian siswa. Fitur Google Classroom seperti penjadwalan tugas, tenggat waktu, notifikasi, dan sistem pelacakan pengiriman telah terbukti membantu siswa mengelola waktu belajar mereka dengan cara yang lebih terstruktur dan sistematis. Selain itu, Google Classroom memfasilitasi guru dalam memantau aktivitas belajar siswa, memberikan umpan balik yang cepat, dan mengelola pembelajaran secara lebih efektif dan transparan. Validitas temuan diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik, serta jejak audit dalam proses analisis data. Dengan demikian, Google Classroom dapat berfungsi sebagai media pembelajaran yang efektif tidak hanya dalam menyampaikan materi TIK tetapi juga dalam menumbuhkan disiplin dan tanggung jawab belajar di kalangan siswa SMP.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS V PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SDN GROGOL 1 DEPOK Lilis Wulandari; Venni Herli Sundi; Apri Utami Parta Santi; Bambang Irawan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4623

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar, sehingga diperlukan model pembelajaran yang mampu melibatkan siswa secara aktif, salah satunya melalui model Problem Based Learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas V pada mata pelajaran matematika di SDN Grogol 1 Depok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Quasi Experimental Design dan desain Pretest–Posttest Non-Equivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas 71 siswa, dengan 36 siswa sebagai kelas eksperimen dan 35 siswa sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes esai sebanyak 7 soal, sedangkan analisis data menggunakan uji korelasi product moment dan uji t. Hasil penelitian  menunjukkan nilai t hitung sebesar 11,742 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Dengan demikian, model Problem Based Learning efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar dalam pembelajaran matematika.
THE CORRELATION BETWEEN STUDENTS’ ACTION VERBS MASTERY AND THEIR WRITING ABILITY IN PROCEDURE TEXTS AT NINTH GRADE SMPN 4 TAMBANG Regi Muliana
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4628

Abstract

Writing is one of the essential skills that students must master in learning English, especially in writing procedure texts that require clear and systematic instructions. Action verbs play an important role in procedure texts because they indicate the steps or actions that must be performed. However, many students still face difficulties in using action verbs when writing procedural texts. This study aims to determine the correlation between students’ mastery of action verbs and their writing ability in procedure texts at the ninth grade of SMPN 4 Tambang. This research used a quantitative correlational design. The population of this research consisted of 62 ninth-grade students. The data were collected through two instruments: a multiple-choice test to measure students’ mastery of action verbs and a writing test to measure students’ ability in writing procedure texts. The data were analyzed using the Pearson Product Moment correlation with the help of SPSS 25.0. The results of the analysis showed that the correlation coefficient (r) was 0.680 with a significance value of 0.000, which is lower than 0.05. This indicates that there is a positive and statistically significant correlation between students’ mastery of action verbs and their writing ability in procedure texts. Therefore, students who have better mastery of action verbs tend to have better writing ability in procedure texts. These findings suggest that English teachers should pay more attention to teaching action verbs as part of vocabulary development to improve students’ writing skills.