cover
Contact Name
AFDHAL ILAHI
Contact Email
jipdas8@gmail.com
Phone
+6281277708480
Journal Mail Official
jipdas8@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sutan Mhd. Arif Kel. Batang Ayumi Jae, Kec. Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS)
ISSN : -     EISSN : 27752445     DOI : https://doi.org/10.37081/jipdas
Core Subject : Education,
Jurnal JIPDAS (Jurnal Imiah Pendidikan Dasar) merupakan sarana publikasi untuk para Akademisi seperti Guru, Mahasiswa dan Dosen. jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah publikasi penelitian dibidang pendidikan dasar, jurnal JIPDAS dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan. Jurnal JIPDAS memiliki cakupan yang membahas tentang model pembelajaran, media pembelajaran, bahan ajar yang berhubungan dengan pendidikan dasar.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 781 Documents
PERAN GURU DALAM MENGURANGI DAMPAK TEKANAN AKADEMIK DINI (EARLY ACADEMIC PRESSURE) MELALUI PENDEKATAN BERMAIN DI PAUD Ridho, Mansyur; Iik Zakiah Darajat; Imamah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 4 (2025): Vol. 5 No. 4 Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i4.4292

Abstract

Fenomena early academic pressure atau tekanan akademik dini semakin mengkhawatirkan dalam pendidikan anak usia dini (PAUD) di Indonesia. Banyak lembaga dan orang tua menuntut anak menguasai kemampuan baca, tulis, dan hitung (calistung) sebagai tolok ukur keberhasilan, bahkan sebelum masuk sekolah dasar. Kondisi ini menimbulkan dilema bagi guru dalam menyeimbangkan tuntutan akademik dengan kebutuhan perkembangan anak. Tekanan yang berlebihan dapat menimbulkan stres belajar, menurunkan motivasi, serta menghambat perkembangan sosial-emosional anak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan upaya guru dalam mengurangi dampak tekanan akademik dini melalui pendekatan bermain di PAUD. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan studi literatur, Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan studi literatur. Pengumpulan data dilakukan melalui analisis artikel ilmiah dan jurnal penelitian terkait yang diterbitkan pada periode 2014–2024. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi tema tentang tekanan akademik, strategi guru, dan pembelajaran berbasis bermain. Hasil menunjukkan bahwa guru menerapkan strategi seperti mengembalikan esensi pembelajaran pada proses bermain bermakna, menerapkan play-based learning, menciptakan lingkungan yang menyenangkan, berkomunikasi positif dengan orang tua, dan menggunakan asesmen autentik. Pendekatan bermain secara signifikan berkontribusi pada penurunan tingkat stres, peningkatan keterlibatan, dan penguatan aspek kesejahteraan anak. Oleh karena itu, peran sentral guru menjadi kunci dalam merealisasikan pembelajaran PAUD yang berfokus pada pengalaman yang menyenangkan, holistik, dan sesuai dengan tahapan perkembangan.
STRATEGI GURU DALAM MELIBATKAN ORANG TUA PADA PEMBELAJARAN LITERASI DINI DI KELAS 1 SEKOLAH DASAR Irwan, Alken
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 4 (2025): Vol. 5 No. 4 Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i4.4297

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi strategi guru dalam melibatkan orang tua pada pembelajaran literasi dini di kalangan siswa kelas satu. Menyadari pentingnya peran keterlibatan orang tua dalam mendukung perkembangan literasi anak, penelitian ini berfokus pada bagaimana guru merancang dan menerapkan strategi praktis untuk memperkuat kolaborasi antara rumah dan sekolah. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan dua orang guru, delapan orang tua, dan kepala sekolah SD Bunga Persada di Cianjur, Jawa Barat, Indonesia. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Temuan penelitian mengidentifikasi tiga strategi utama yang digunakan guru untuk meningkatkan keterlibatan orang tua: (1) strategi berbasis komunikasi, seperti buku komunikasi harian, grup pesan digital, dan pertemuan rutin; (2) aktivitas literasi berbasis rumah, termasuk membaca bersama, jurnal keluarga, dan pendampingan membaca; serta (3) program kolaboratif berbasis sekolah, seperti hari literasi, pojok baca, dan kelas terbuka. Guru menyesuaikan strategi-strategi ini dengan kondisi sosial ekonomi keluarga untuk memaksimalkan partisipasi. Tingkat keterlibatan orang tua bervariasi, dengan 37,5% sangat aktif, 50% cukup aktif, dan 12,5% kurang aktif. Perbedaan ini dipengaruhi oleh pendidikan orang tua, pekerjaan, persepsi terhadap literasi, dan kualitas komunikasi. Penelitian ini merekomendasikan pemberdayaan orang tua melalui pelatihan, peningkatan keterampilan komunikasi guru, serta penerapan kebijakan sekolah yang inklusif untuk memperkuat kemitraan literasi.
PENINGKATAN KEPERCAYAAN DIRI ANAK USIA DINI MELALUI EKSTRAKURIKULER TARI DI TK STRADA MGR. SUGIYOPRANOTO, SJ Wijayanti, Yosephine; Bahtiar; Putra, I Made Suardana; Imamah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 4 (2025): Vol. 5 No. 4 Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i4.4306

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan kepercayaan diri anak melalui kegiatan ekstrakurikuler tari di TK Strada Mgr. Sugiyopranoto, SJ. Kepercayaan diri merupakan aspek penting dalam perkembangan sosial-emosional anak usia dini, yang dapat ditumbuhkan melalui pengalaman positif dan dukungan lingkungan belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan subjek lima anak peserta ekstrakurikuler tari dan dua guru pembimbing. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan tari mampu meningkatkan keberanian anak dalam berekspresi, tampil di depan umum, serta berinteraksi dengan teman sebaya. Proses latihan rutin, apresiasi guru, dan dukungan teman turut memperkuat rasa percaya diri anak. Dengan demikian, ekstrakurikuler tari berperan efektif sebagai sarana pengembangan kepercayaan diri di lingkungan pendidikan anak usia dini.
SOSIALISASI DAMPAK PENGGUNAAN BAHASA GAUL PADA KALANGAN PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Utami, Candra Tri; Julia Anis Handayani; Aan Yuliyanto; Tia Citra Bayuni; Natasya
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 4 (2025): Vol. 5 No. 4 Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i4.4308

Abstract

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pengaruh penggunahan Bahasa gaul terhadap Kemahiran berbahasa Indonesia yang baik dan formal serta dapat mempertahankan identitas budaya peserta didik. Selain itu, dapat memberikan solusi praktis menggunakan komik edukatif “Si Kodu” yang dapat peserta didik baca sebagai contoh penggunaan bahasa Indonesia yang baku. Berdasarkan hasil pengamatan, (a) sebanyak 38,2% peserta didik yang “selalu” menggunakan bahasa Indonesia baku di sekolah. Selebihnya, peserta hanya sering, bahkan jarang menggunakan Bahasa baku di sekolah, (b) kemampuan mengingat peserta didik masih dalam kategori rendah, hal tersebut dibuktikan karena intensitas membuka buku masih sering dilakukan. Ketika memperagakan, peserta didik masih terbata-bata dan kaku menggunakan Bahasa yang baku, sehingga perlu dilakukan evaluasi berkala
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SD MENURUT TAHAPAN POLYA DALAM SOAL CERITA Jeujanan, Mariana; Wahyudin; Silmi Azzahra
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 4 (2025): Vol. 5 No. 4 Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i4.4309

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis dan mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa sekolah dasar berdasarkan tahapan metode Polya dalam menyelesaikan soal cerita. Metode Polya mencakup empat tahap, yaitu memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana, dan meninjau kembali hasil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan subjek siswa kelas III salah satu SD di Kabupaten Manokwari. Data dikumpulkan melalui tes soal cerita matematika yang dianalisis berdasarkan tahapan Polya serta data kuantitatif berupa skor pada tiap tahap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada dalam kategori kemampuan rendah, yaitu 37% dalam kategori "kurang" dan 30% "sangat kurang". Hanya 9% siswa yang mencapai kategori "baik", dan tidak ada siswa yang berada pada kategori "sangat baik". Analisis korelasi dan regresi menunjukkan bahwa tahap melaksanakan rencana (T3) dan meninjau kembali (T4) memberikan kontribusi paling besar terhadap total skor, sedangkan tahap memahami masalah (T1) memiliki kontribusi terendah. Hasil ini mengindikasikan pentingnya pelatihan keterampilan teknis dan reflektif dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini merekomendasikan penerapan pembelajaran berbasis metode Polya secara eksplisit dan menyeluruh di kelas, dengan penekanan pada penguatan tahap awal (pemahaman masalah) dan akhir (refleksi). Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan proses berpikir matematis siswa dan membantu guru dalam merancang intervensi pembelajaran yang lebih efektif.
PERAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN BAHAN AJAR YANG BERMAKNA DAN ADAPTIF TERHADAP KARAKTERISTIK SISWA Rahmawati, Rahmawati; Setiawati, Adinda; Hermawan Wahyu Setiadi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 4 (2025): Vol. 5 No. 4 Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i4.4311

Abstract

AbstrakPengembangan bahan ajar yang bermakna dan adaptif telah menjadi kebutuhan mendesak dalam praktik pendidikan modern. Guru bukan hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai perancang, inovator, dan evaluator bahan ajar yang mampu menjawab kebutuhan belajar siswa secara individual. Artikel ini merupakan studi literatur yang mengkaji peran guru dalam merancang bahan ajar yang relevan, kontekstual, serta berorientasi pada kebutuhan siswa. Melalui peninjauan berbagai penelitian tahun 2019–2025, ditemukan bahwa pengembangan bahan ajar adaptif dan bermakna berkontribusi signifikan terhadap motivasi, keterlibatan, dan capaian belajar siswa. Kajian ini menekankan bahwa penguatan kapasitas guru dan dukungan institusi pendidikan menjadi faktor kunci keberhasilan implementasi bahan ajar yang berkualitas.
ANALISIS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA SEKILAH DASAR Hidayanti, Desi; Juar Lidiya Sumadiono; Tri Wahyuni; Firma Andrian; Ahmad Madkur
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 4 (2025): Vol. 5 No. 4 Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i4.4323

Abstract

Pemahaman konsep IPA di sekolah dasar merupakan fondasi penting, namun pembelajaran yang bersifat konvensional sering kali menghambat pemahaman mendalam siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran Discovery Learning dalam meningkatkan pemahaman konsep IPA pada siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian siswa kelas IV B SD N 1 Metro Timur. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama proses pembelajaran materi magnet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Discovery Learning memberikan dampak positif terhadap pemahaman konsep IPA siswa. Secara kuantitatif, 13 dari 22 siswa (59%) mencapai nilai di atas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dengan nilai rata-rata kelas 70. Secara kualitatif, siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi, kemampuan menjelaskan konsep dengan bahasa sendiri, dan keterlibatan aktif selama pembelajaran. Model ini terbukti efektif dalam membantu siswa membangun pemahaman konsep secara mandiri melalui tahapan stimulasi, pengumpulan data, dan generalisasi. Kendala teknis menjadi tantangan, namun secara keseluruhan, Discovery Learning merupakan alternatif pembelajaran yang relevan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di sekolah dasar.
PENGARUH INTENSITAS BERMAIN GAME ONLINE TERHADAP REGULASI EMOSI SISWA: TINJAUAN LITERATUR Sofa, Reza Malik
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 4 (2025): Vol. 5 No. 4 Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i4.4324

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan popularitas game online telah memicu meningkatnya perhatian terhadap dampak perilaku bermain game terhadap kesejahteraan emosional remaja. Intensitas bermain game online yang tinggi dapat memengaruhi regulasi emosi dan berpotensi memunculkan perilaku adiksi, yang pada gilirannya berdampak pada prestasi akademik dan interaksi sosial siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas bermain game online terhadap kondisi emosional siswa melalui kajian literatur dari berbagai jurnal nasional dan internasional terbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review, dengan pendekatan analisis tematik, mencakup identifikasi, sintesis, dan interpretasi hasil penelitian terdahulu yang relevan mengenai game online, regulasi emosi, dan perilaku remaja. Hasil kajian menunjukkan bahwa intensitas bermain game online berkorelasi dengan peningkatan risiko emosi negatif, termasuk kecemasan, stres, dan agresivitas, namun regulasi emosi berperan sebagai faktor protektif yang signifikan (Naeem, Rafique, Nazir, & Rasool, 2025; Gross, 1999). Temuan ini menegaskan pentingnya strategi pengelolaan waktu dan pelatihan regulasi emosi bagi siswa untuk mencegah dampak negatif adiksi game online. Kesimpulannya, artikel ini memberikan pemahaman mendalam mengenai hubungan antara intensitas bermain game dan kondisi emosional remaja, sekaligus merekomendasikan penelitian lanjutan dengan metode empiris atau longitudinal untuk memvalidasi temuan dan mengembangkan intervensi efektif.
INTEGRASI PENDEKATAN SOCIAL INQUIRY DALAM PEMBELAJARAN IPAS MELALUI BAHAN AJAR DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENYELIDIKAN SISWA SEKOLAH DASAR Fakhruddin, Muhammad Fikri; Sapriya
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 4 (2025): Vol. 5 No. 4 Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i4.4330

Abstract

Penelitian ini menggunakan metodologi Design and Development (D&D) dengan model ADDIE untuk mengembangkan bahan ajar IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial) berbasis social inquiry yang bertujuan untuk meningkatkan ecoliteracy siswa fase C di sekolah dasar. Pengembangan bahan ajar ini meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Ahli melakukan validasi terhadap bahan ajar yang dikembangkan dengan hasil 88,78%, yang menunjukkan kualitas yang sangat baik. Uji coba implementasi selanjutnya memvalidasi keefektifannya, dengan peningkatan skor ecoliteracy siswa dari rata-rata pre-test 52 menjadi rata-rata post-test 87,1. Pendekatan inovatif ini menawarkan implikasi yang menjanjikan bagi para pendidik yang ingin mengintegrasikan ecoliteracy ke dalam metode pengajaran mereka, mendorong peningkatan pemahaman dan kesadaran siswa tentang isu-isu lingkungan serta partisipasi dalam tindakan yang berkelanjutan.
ANALISIS GAYA KOMUNIKASI GURU TERHADAP PARTISIPASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS 3 SD Sulistiyowati, Devi; Dwi Pebriana; Latifa Halya Andini; Firma Andrian; Ahmad Madkur
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 4 (2025): Vol. 5 No. 4 Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i4.4331

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya komunikasi guru terhadap partisipasi belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas III Sekolah Dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus melalui observasi, wawancara guru dan siswa, serta dokumentasi untuk memperoleh data secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan gaya komunikasi yang jelas, empatik, dan demokratis melalui komunikasi verbal dan nonverbal yang efektif. Gaya komunikasi tersebut berdampak positif terhadap peningkatan partisipasi siswa, yang tercermin dari keberanian siswa dalam menjawab pertanyaan, memberikan pendapat, bekerja sama, serta menunjukkan antusiasme selama pembelajaran. Meskipun partisipasi siswa secara umum berada pada kategori baik hingga sangat baik, sebagian siswa masih membutuhkan stimulus untuk lebih aktif bertanya dan terlibat dalam diskusi kelompok. Kesimpulannya, penerapan gaya komunikasi guru yang tepat berperan signifikan dalam menciptakan pembelajaran yang interaktif dan mendorong keaktifan siswa. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya guru untuk terus mengembangkan strategi komunikasi yang inklusif dan memotivasi guna meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah dasar.