cover
Contact Name
AFDHAL ILAHI
Contact Email
jipdas8@gmail.com
Phone
+6281277708480
Journal Mail Official
jipdas8@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sutan Mhd. Arif Kel. Batang Ayumi Jae, Kec. Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS)
ISSN : -     EISSN : 27752445     DOI : https://doi.org/10.37081/jipdas
Core Subject : Education,
Jurnal JIPDAS (Jurnal Imiah Pendidikan Dasar) merupakan sarana publikasi untuk para Akademisi seperti Guru, Mahasiswa dan Dosen. jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah publikasi penelitian dibidang pendidikan dasar, jurnal JIPDAS dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan. Jurnal JIPDAS memiliki cakupan yang membahas tentang model pembelajaran, media pembelajaran, bahan ajar yang berhubungan dengan pendidikan dasar.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,007 Documents
lIMPLEMENTASI HAFALAN DOA SEHARI-HARI MELALUI METODE READING A LOUD PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK AISYIYAH 104 CILANDAK Siti Alfina Nazmi; Yayah Nurmaliyah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3967

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi hafalan doa sehari-hari melalui metode Reading A Loud pada anak usia 5-6 tahun di TK Aisyiyah 104 Cilandak. . Fokus penelitian ini mencakup bagaimana perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dalam hafalan doa melalui metode Reading A Loud pada anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung di kelas, wawancara mendalam dengan para guru, serta dokumentasi pendukung. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari tiga orang guru kelas sebagai informan. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman, yang meliputi empat tahapan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi hafalan doa melalui metode Reading A Loud di TK Aisyiyah 104 Cilandak, terbukti efektif dalam membantu anak-anak menghafal doa dengan pengucapan dan artikulasi yang benar, serta meningkatkan kelancaran membaca mereka. Faktor pendukung dukungan orang tua, penyediaan sumber belajar tambahan, kolaborasi antara orang tua, sekolah, dan lingkungan. Namun, terdapat juga faktor penghambat, seperti kurangnya fokus dan partisipasi anak, serta kurangnya dukungan orang tua di rumah. Kesimpulannya, implementasi metode Reading A Loud di TK Aisyiyah 104 Cilandak menunjukkan efektivitas dalam meningkatkan hafalan doa anak usia dini.
PENGGUNAAN METODE DIRECT INSTRUCTION DALAM MENINGKATKAN PEMBELAJARAN KETERAMPILAN SENI PANTOMIM PADA ANAK TUNARUNGU DI SKHN 01 KOTA SERANG Lathifah Khoirunnisa; Toni Yudha Pratama; Sayidatul Maslahah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3969

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode Direct Instruction dalam meningkatkan keterampilan seni pantomim pada anak tunarungu di SKH Negeri 01 Kota Serang. Latar belakang penelitian didasari oleh rendahnya partisipasi siswa kelas kecil (SD) dalam pembelajaran pantomim, yang selama ini didominasi oleh siswa SMA. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen one group pretest-posttest dengan dua siklus yang masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah empat siswa tunarungu kelas 2 SD. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keterampilan pantomim dari pretest ke pretestI, baik dari segi ketepatan gerakan, ekspresi wajah, maupun kepercayaan diri siswa. Metode Direct Instruction efektif digunakan karena memberikan contoh konkret dan tahapan terstruktur yang memudahkan siswa tunarungu memahami materi. Hasil penelitian ini sejalan dengan pendapat Toni Yudha Pratama (2021:45) bahwa pembelajaran yang bersifat langsung dan terstruktur membantu siswa berkebutuhan khusus memahami materi dengan lebih cepat. Temuan ini juga diperkuat oleh Sayidatul Maslahah (2020:62) yang menekankan pentingnya model pembelajaran yang memfasilitasi interaksi visual dan praktik langsung bagi anak tunarungu.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT PADA MATA PEMBELAJARAN MATEMATIKA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS IV SDN PEJAGAN 3 BANGKALAN Annisa Putri Azalia Maulidina; Ayu Maghfirah Widiyati; Nurul Makkiyah; Fiki Riehaz Zuhdi; Ahmad Syafii Karim; Ahmad Sudi Pratikno
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3972

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SDN Pejagan 3 Bangkalan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif jenis quali eksperiment non-equivalent design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SDN Pejagan 3 Bangkalan. Sampel dari penelitian ini adalah kelas VA sebagai kelas eksperimen dan kelas VB sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, angket, tes, dan dokumensi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji N-Gain untuk menguji keefektifan model pembelajaran dan uji t untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwanilai signifikansi pada uji t sebesar  0.019, sehingga nilai sig.< 0,05 makadapat dikatakan Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SDN Pejagan 3 Bangkalan. Nilai rata-rata pada uji N-Gain adalah 42,2%. Rentang nilai rata-rata 40%-50% pada uji N-Gain ada pada kategori kurang efektif. Sehingga meskipun terdapat pengaruh dari penerapan model kooperatif tipe TGT terhadap hasil belajar matematika, model TGT masih kurang efektif untuk diterapkan dalam pembelajaran matematika.Kesimpulannya adalah terdapat pengaruh penerapan model kooperatif TGT terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SDN pajagan 3 Bangkalan.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS AUGMENTED REALITY (AR) PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI DI SMP NEGERI 7 PALOPO Nurul Huda; Nurdin Kaso; Muhammad Zuljalal Al Hamdany
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3973

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis Augmented Reality (AR) pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMP Negeri 7 Palopo dengan tujuan mengetahui hasil uji validitas dan hasil uji praktikalitas media pembelajaran interaktif berbasis Augmented Reality (AR) pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti materi mengagungkan Allah Swt. dengan tunduk pada perintah-Nya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Research and Development (R&D) yang berfokus pada pengembangan dengan menggunakan model ADDIE (Analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi). Adapun subjek dalam penelitian ini yaitu peserta didik kelas VII A di SMP Negeri 7 Palopo dan objeknya yaitu media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR). Dalam hal ini pengumpulan data melalui hasil observasi, wawancara, angket dan validasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis Augmented Reality (AR) dinyatakan valid berdasarkan penilaian oleh validator, ahli materi 91% dengan kriteria “Sangat Valid”, ahli bahasa 80% dengan kriteria “Valid” dan ahli media 82% dengan kategori “Sangat Valid”. Hasil kepraktisan yang diperoleh dari uji coba pendidik memperoleh nilai 100% dengan kategori “Sangat Praktis” dan hasil dari uji coba peserta didik memperoleh nilai rata-rata 81% dengan kategori “Sangat Praktis” yang dilakukan oleh 18 peserta didik. Dari hasil tersebut, disimpulkan bahwa pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis Augmented Reality (AR) pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dinyatakan layak digunakan dalam proses pembelajaran.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN VISUAL, AUDITORY, DAN KINESTHETIC (VAK) DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PELAJARAN SKI KELAS VII MTS SA PATIMANJAWARI MALANGKE BARAT Jihan Nazilah; Hasriadi Hasriadi; Sukmawaty Sukmawaty
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3975

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar peserta didik pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) kelas VII MTs SA Patimanjawari Malangke Barat. Proses pembelajaran yang monoton dan kurang inovatif menyebabkan peserta didik cenderung pasif dan hasil belajar yang belum optimal. Rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi: (1) Bagaimana implementasi model pembelajaran Visual, Auditory, dan Kinesthetic (VAK) dalam meningkatkan minat belajar peserta didik? (2) Apakah model pembelajaran VAK efektif dalam meningkatkan minat belajar peserta didik? (3) Bagaimana hasil belajar peserta didik setelah diterapkannya model pembelajaran VAK? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses implementasi model pembelajaran VAK, efektivitasnya dalam meningkatkan minat belajar, serta dampaknya terhadap hasil belajar peserta didik. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 15 peserta didik kelas VII. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan minat belajar peserta didik dari kategori “cukup” pada siklus I menjadi “sangat baik” pada siklus II. Hasil belajar peserta didik juga meningkat signifikan, di mana seluruh peserta didik mencapai nilai di atas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Kesimpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran Visual, Auditory, dan Kinesthetic (VAK) terbukti efektif dalam meningkatkan minat dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran SKI. Pendekatan ini mampu mengakomodasi gaya belajar yang beragam sehingga menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, menyenangkan, dan bermakna. Model ini direkomendasikan untuk digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran di sekolah.
PENGARUH MODEL INQUIRY LEARNING BERBASIS KEARIFAN LOKAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPAS KELAS V SDN 07 RANTAU SELATAN Kesti Anggreani; Husna Parluhutan Tambunan; Eva Betty Simanjuntak; Robenhart Tamba; Yusra Nasution
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3977

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran Inquiry Learning berbasis kearifan lokal terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas V SDN 07 Rantau Selatan. Model inquiry learning dipadukan dengan unsur-unsur kearifan lokal sebagai pendekatan pembelajaran kontekstual yang diharapkan dapat meningkatkan pemahaman konsep dan keterlibatan aktif siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi-experiment) dan desain Non-equivalent Control Group Design. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan berupa wawancara, tes (pre-test dan post-test berupa 25 soal pilihan ganda), dan dokumetasi. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V di SDN 07 Rantau Selatan, yang terdiri 2 kelas yaitu kelas VA yang berjumlah 30 siswa sebagai kelompok eksperimen dan kelas VB yang berjumlah 30 siswa sebagai kelompok kontrol. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan uji hipotesis (Independent Sample T-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajarab Inquiry Learning secara signifikan meningkatkan hasil belajar IPAS siswa. Nilai signifikan uji statistik sebesar 0,000 (p < 0,05) menegaskan adanya pengaruh positif model ini. Rata-rata nilai post-test pada kelas eksperimen (83,59) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (61,40), dan distribusi nilai pada kelas eksperimen menunjukkan peningkatan signifikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada model pembelajaran Inquiry Learning dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas V di SDN 07 Rantau Selatan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN OPEN ENDED TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA MATA PELAJARAN IPAS SISWA KELAS V SDN PERUMNAS 3 KOTA TANGERANG Lisa Denanda Putri; Warsito Warsito; Aris Gumilar
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3978

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) siswa antara yang menggunakan model pembelajaran Open Ended dengan yang menggunakan metode pembelajaran secara konvensional yaitu ceramah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian quasi eksperimen dengan desain penelitian Nonequivalent Control Gruop Design. Subjek populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V(A) berjumlah 26 siswa dan V(B) berjumlah 27 siswa di SDN Perumnas 3, dengan mengambil sample jenuh yakni semua populasi dijadikan sample berarti sebanyak 53 siswa yang dijadikan sample. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan tes kemampuan berpikir kritis siswa yang berbentuk essay sebanyak 10 soal. Pengujian hipotesis pretes menggunakan uji-t, diperoleh thitung = 1,41 < ttabel = 2,00 maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan kemampuan awal berpikir kritis siswa kelas kontrol maupun eksperimen. Sedangkan untuk pengujian hipotesis postes dari uji-t diperoleh thitung = 15 > ttabel = 2,00 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan akhir berpikir kritis siswa kelas kontrol dan kelas eksperimen. Hal ini dapat simpulkan bahwa kemampuan berpikir kritis dengan menggunakan model pembelajaran Open Ended lebih tinggi dibandingkan dengan model konvensional.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW BERBANTUAN POWER POINT INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA TENTANG KEBERAGAMAN BUDAYA DI INDONESIA DI KELAS V SD NEGERI NAIKOTEN 1 Agnes Engelia Sui; Silvester P. Taneo; Martha Khristina Kota
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3980

Abstract

Hasil oleh Agnes Engelia Sui, NIM:2101140002, dengan judul “Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Berbantuan PowerPoint Interaktif Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Tentang Keberagaman Budaya Di Indonesia Di Kelas V SD N Naikoten 1”. Dengan rumusan masalah adalah : Bagaimana penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berbantuan powerpoint interaktif untuk meningkatkan hasil belajar siswa tentang keberagaman budaya di indonesia di kelas V SD N Naikoten 1? Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Berbantuan PowerPoint Interaktif. Metode Penelitian ini Yakni Penelitian Tindakan Kelas, teknik pengumpulan data yang digunakan terdiri dari teknik observasi, teknik  tes dan studi dokumentasi; subjek penelitian 26 orang peserta didik yang terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 12 siswi perempuan dengan teknik dan analisis data yakni deskriptif kuantitatif. Penelitian ini diadakan di SD N Naikoten , dengan hasil penelitian ini meninjukan bahwa hasil pada siklus I dari 26 orang yang tuntas 16 orang (61%), tuntas karena tidak bermain pada saat pembelajaran berlangsung, menyimak dengan baik penjelasan guru, memahami materi yang diajarkan, mempresentasikan hasil diskusi, mengerjakan soal tes dengan benar. Sedangkan yang tidak tuntas 10 orang (38%), dinyatakan belum tuntas karena bermain/bercerita pada saat pembelajaran berlangsung,belum memahami materi yang diajarkan , belum mampu mengerjakan soal tes dengan benar. Kekurangan guru yakni belum mampu menguasai kelas dan memberikan motivasi kepada peserta didik,guru menjelaskan materi tidak sesuai dengan alokasi waktu yang ditentukan. Selanjutnya siklus II dari 26 orang peserta didik, dinyatakan tuntas 26 orang (100%), karena peserta didik mampu bekerja sama dalam belajar kelompok dengan baik, mampu mengikuti pembelajaran dengan Penerapan  Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Berbantuan Powerpoint Interaktif dengan baik, mampu bertanya dan menjawab pertanyaan yang guru berikan, mampu memahami dengan baik penjelasan guru. Berdasarkan hasil penelitian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa Penerapan Model Pembelajaran Koopertaif Tipe Jigsaw Berbantuan Powerpoint Interkatif Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Tentang Keberagaman Budaya Di Indonesia Di Kelas V SD N Naikoten 1, Dapat Meningkatkan Hasil Belajar Siswa.
PENGARUH PEMBELAJARAN WORDWALL TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA PADA PENGUASAAN ALJABAR DITINJAU DARI DISPOSISI MATEMATIS Indah Indah; Dwi Yulianto; Egi Adha Juniawan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3981

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah dan disposisi matematis siswa pada materi aljabar akibat pembelajaran yang monoton dan minim media interaktif. Tujuannya untuk: (1) menguji pengaruh pembelajaran Wordwall terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis; (2) membandingkan kemampuan tersebut antara siswa pengguna Wordwall dan pembelajaran konvensional pada disposisi matematis rendah, sedang, dan tinggi; serta (3) mengetahui interaksi keduanya. Metode yang digunakan adalah eksperimen faktorial (factorial experiment). Populasi diambil mengunakan metode Purposive Sampling yaitu sekolah Negeri di Kalanganyar. Sampel Penelitian mengunakan Cluster Random Sampling yaitu SMP Negeri 4 Kalanganyar. Instrumen berupa tes pemecahan masalah dan angket disposisi matematis yang telah valid dan reliabel. Analisis menggunakan ANOVA dua arah. Hasilnya menunjukkan: (1) Wordwall berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah; (2) terdapat perbedaan signifikan kemampuan berdasarkan tingkat disposisi matematis; dan (3) terdapat interaksi signifikan antara penggunaan Wordwall dan disposisi matematis. Disarankan penelitian selanjutnya memperluas materi, menambah durasi, dan mengombinasikan Wordwall dengan strategi lain.
ANALISIS STRATEGI GURU DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV DI SD NEGERI SUKATANI VI KABUPATEN TANGERANG Nabilah Aulia; Aam Amaliyah; Septy Nurfadhillah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3982

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru dalam mengatasi kesulitan belajar matematika. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan mengambil data di SD Negeri Sukatani VI Kabupaten Tangerang dengan subjek penelitian guru dan siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dikumpulkan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyaringan data  dan menarik Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Analisis strategi guru dalam mengatasi kesulitan belajar matematika yaitu dilihat dari pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi bahwa strategi guru dalam mengatasi kesulitan belajar matematika secara keseluruhan sudah cukup baik, namun alangkah baiknya guru memberikan motivasi sebelum pembelajaran dimulai. Karena memberikan motivasi kepada siswa sebelum pembelajaran dimulai. Dapat membangkitkan semangat belajar siswa, dalam kegiatan pembelajaran.

Page 88 of 101 | Total Record : 1007