cover
Contact Name
Muh. Nasir
Contact Email
perahubima@gmail.com
Phone
+6285253506723
Journal Mail Official
perahubima@gmail.com
Editorial Address
Jln. Pemuda No. 65 RT.003 RW.001 Kel. Penataoi Kec. Mpunda, Kota Bima, NTB
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
ISSN : 28097998     EISSN : 28097998     DOI : https://doi.org/10.55784/jupeis
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial menerbitkan artikel ilmiah pendidikan dan ilmu sosial berdasarkan hasil penelitian dan hasil kajian pustaka. Jurnal ini menggunakan Bahasa Indonesia dan bahasa inggris. Terbit 4 kali setiap tahun pada bulan Januari, Maret, Juli, dan November
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 356 Documents
Filantropi Islam Masjid Baitul Huda Untuk Pemberdayaan Sosial Nurul Wanda Aulia; Neng Deva Nurlaela
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol5.Iss2.2318

Abstract

The Baitul Huda Mosque, which had been quiet since its establishment in 2022 on the side of a main road, needed revitalization to become a center worship and social activities; thus, the “makan-makan” philanthropy program was designed as a transit mosque to attract congregants through free lunch after the Dhuhr prayer, fostering brotherhood, and strengthening the habit of congregational prayer .The primary objectives include providing for spiritual and food needs, empowering the community, and developing a holistic mosque ecosystem based on Islamic philanthropy Management approaches include collaborative charity contributions via social media, integration of spiritual rituals (dhikr, brief study sessions), and tiered programs: daily (varied meals), weekly (study sessions, Quran recitation improvement, elderly care), monthly (rice/vegetable distribution, iftar), and support for other mosques/Islamic boarding schools The findings indicate a significant increase in congregants, the fulfillment of the needs of the poor and the elderly, strong social solidarity, and inclusive spiritual well-being. This comprehensive program establishes the mosque as a self reliant and sustainable center of Islamic civilization.
Peran Media Sosial Dalam Mendorong Ekonomi Kreatif di Maumere, Kabupaten Sikka Kristianto Ratu Marius Naben; Adam March Eufrasdeo Miracle Angel; Yohanes Alexsandrio; Maria Anysia Ayu; Avelina Yulwidyawanti
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol5.Iss2.2587

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran strategis media sosial dalam mengembangkan ekonomi kreatif di Kota Maumere, Kabupaten Sikka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif. Metode ini dipilih untuk memahami secara holistik bagaimana pelaku usaha mengembangkan usahanya di tengah keterbatasan modal dan latar belakang pemasaran formal. Data-data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap lima pelaku ekonomi kreatif serta observasi terhadap usaha ekonomi kreatif yang mereka jalankan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial, seperti Whatsapp, Facebook, dan Tiktok, berperan dalam peningkatan penjualan, perluasan jangkauan pasar hingga ke luar daerah, dan penguatan branding dengan biaya yang relatif rendah. Media sosial memfasilitasi interaksi dua arah yang efektif untuk loyalitas pelanggan. Hal ini mempertegas fakta bahwa ekonomi kreatif telah berkembang baik di Maumere berkat pemanfaatan media sosial. Keberlanjutan bergantung usaha kreatif ini juga ditentukan oleh kemampuan pelaku usaha terus melakukan literasi digital, konsistensi membuat konten, dan kolaborasi dengan komunitas lain.
Analisis Kebutuhan Multimedia Presentasi Dalam Pembelajaran Teks Editorial di SMA Muhammadiyah 1 Pekanbaru Aisyah Nuriyah Sardila; Elvrin Septyanti; Oki Rasdana
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol5.Iss2.2594

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kebutuhan guru dan siswa terhadap multimedia presentasi dalam mengatasi kesulitan dan hambatan pada proses pembelajaran di kelas XII SMA Muhammadiyah 1 Pekanbaru. Latar belakang penelitian yaitu terdapat hasil belajar siswa yang sebagian besar tidak memenuhi KKM dan terjadi secara berulang yang disebabkan oleh menurunnya semangat belajar, minat, dan pemahaman pada materi teks editorial. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif dan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan angket. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari 3 guru dan 33 siswa kelas XII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa merasa jenuh saat pembelajaran berbasis teks seperti teks editorial, sehingga membutuhkan media pembelajaran digital yang menarik dan beragam. Selain itu, guru merasa kesulitan dalam meningkatkan semangat belajar dan menemukan media pembelajaran yang tepat untuk memotivasi, meningkatkan semangat serta hasil belajar siswa. Temuan pada penelitian ini mengandung implikasi bahwa perubahan penggunaan media pembelajaran konvensional menjadi digital penting dilakukan agar sesuai dengan gaya belajar dan kebutuhan guru serta siswa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam tahap pengembangan media pembelajaran dengan memperhatikan kebutuhan guru dan siswa, sehingga produk yang dihasilkan bermanfaat dan relevan.
Pendidikan Progresivisme Sebagai Landasan Pembelajaran Motorik Adaptif Berbasis Lingkungan Bermain Dengan Sekitar di Lembaga PAUD Gervasius Adam; Stefanus Divan
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol5.Iss2.2605

Abstract

Permasalahan utama pembelajaran PAUD adalah rendahnya implementasi pembelajaran motorik adaptif berbasis lingkungan dan terbatasnya pemahaman guru terhadap progresivisme, sehingga pengalaman belajar anak belum terintegrasi dengan aktivitas fisik dan konteks nyata. Penelitian ini bertujuan menganalisis progresivisme sebagai landasan pengembangan model pembelajaran motorik adaptif serta memotret implementasinya pada 6 lembaga PAUD di Kabupaten Manggarai dengan melibatkan 6 kepala sekolah dan 12 guru sebagai informan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, yang dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil menunjukkan sebagian besar PAUD masih berorientasi pada aktivitas kelas dan belum menjadikan lingkungan sebagai sumber belajar utama. Pemahaman guru tentang progresivisme dan motorik adaptif juga masih terbatas. Namun, pada PAUD yang mengintegrasikan lingkungan dalam pembelajaran, terlihat peningkatan adaptasi gerak, keberanian, kreativitas, dan interaksi sosial anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pembelajaran motorik adaptif berbasis lingkungan relevan untuk memperkuat praktik PAUD yang berlandaskan progresivisme dan pengalaman belajar kontekstual.
Integrasi Literasi Digital dalam Pembelajaran PPKn untuk Pembentukan Digital Citizenship di Era Society 5.0 Agung Supriyanto
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol5.Iss2.2616

Abstract

Transformasi pendidikan pada era Society 5.0 menuntut penguatan literasi digital sebagai fondasi pembentukan karakter kewargaan digital dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi literasi digital dalam pembelajaran PPKn serta implikasinya terhadap pembentukan digital citizenship peserta didik di SMK Telkom Malang sebagai sekolah vokasi berbasis teknologi informasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan teknik untuk menjamin kredibilitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi literasi digital diterapkan pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi melalui pemanfaatan platform berbasis kecerdasan artifisial, diskusi isu kewargaan digital, serta proyek reflektif berbasis media digital. Praktik tersebut berkontribusi terhadap penguatan etika bermedia, kemampuan berpikir kritis, partisipasi digital konstruktif, dan kesadaran hukum peserta didik. Penelitian ini menegaskan kebaruan berupa model integratif literasi digital berbasis nilai Pancasila dalam pembelajaran PPKn yang relevan dengan konteks Society 5.0.
Struktur Sosial dan Ekonomi Penghuni Rumah Susun Blok 17 Kelurahan 24 Ilir Kota Palembang Deva Agustrianda; Moh Alif Awaluddin; Sisy Viola Gendis Nasution; Nara Zatty; Oktaviana Br Ginting; Rudy Kurniawan; Lisya Septiani Putri; Suci Wahyu Fajriani
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol5.Iss2.2709

Abstract

Perkembangan wilayah perkotaan di Indonesia ditandai dengan meningkatnya urbanisasi yang membawa dampak perubahan pada struktur sosial dan ekonomi masyarakat. Kota sebagai tempat pemusatan sosial dan ekonomi menjadi tujuan bagi masyarakat untuk meningkatkan taraf kesejahteraan mereka, akan tetapi di sisi lain hal ini dapat memicu ketimpangan sosial dan ekonomi terutamabagi masyarakat menegah ke bawah. Penelitian ini bertujuan untuk memahami sebuah struktur sosial dan ekonomi masyarakat perkotaan yaitu penghuni Rumah Susun Blok 17, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Fenomenologi. Teknik yang digunakan yaitu melalui observasi langsung ke lapangan, wawancara mendalam dengan para penghuni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas penghuni Rumah Susun Blok 17 berasal dari kalangan masyarakat menengah ke bawah, dengan tingkat pendidikan yang relatif rendah dan dominan bekerja di sektor informal. Meskipun demikian, struktur sosial masyarakat di lingkungan rumah susun tersebut menunjukkan adanya tingkat kepedulian dan solidaritas yang kuat antarwarga.
Analisis Interferensi Dalam “Podcast Rijal Djamal Anu Bae’ji” Pada Kanal Youtube “Rijal Djamal”: Tinjauan Sosiolinguistik Usman Nur; Asdar Asdar
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol5.Iss1.2735

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk interferensi dalam Podcast Rijal Djamal Anu Bae’ji pada Kanal Youtube Rijal Djamal ditinjau dari Sosiolinguistik. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif yang bersifat analisis isi (Content analysis). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri atas tiga alur yaitu tahap reduksi data atau proses pemilahan, penyajian data, penyimpulan dan verifikasi data. Sumber data dalam penelitian ini adalah Podcast Rijal Djamal Anu Bae’ji pada Kanal Youtube Rijal Djamal. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui proses simakan, catat dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menujukkan terjadi bentuk interferensi dari bahasa Makassar terhadap bahasa Indonesia dan penggunaan bahasa asing terhadap bahasa Indonesia yang terdiri menjadi tiga bentuk interferensi yang ditemukan dalam Podcast Rijal Djamal Anu Bae’ji pada Kanal Youtube Rijal Djamal yaitu (1) Interferensi fonologi terdiri dari penambahan fonem dengan total 10 data, pengurangan fonem dengan total 6 data dan penggantian fonem dengan total 6 data, (2) Interferensi morfologi terdiri dari sufiks dengan total 12 data, prefiks dengan total 4 data, konfiks dengan total 1 data dan reduplikasi dengan total 1 data, (3) Interferensi leksikal berupa penyerapan unsur leksikal bahasa Makassar dan asing dengan total 29 data. Adapun jumlah keseluruhan data dalam penelitian ini sebanyak 69 data.
Model Pendidikan Karakter Berbasis Nilai-Nilai Qur’ani Melalui Metode Experiential Learning SMP IT Al-Hafizh Palopo Ibrahim Halim; Lalu Sugiar
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol5.Iss1.2430

Abstract

Dunia pendidikan saat ini menghadapi tantangan besar berupa degradasi moral dan krisis karakter di kalangan peserta didik yang dipicu oleh masifnya kemajuan teknologi tanpa penguatan fondasi etika yang memadai. Pendidikan Agama Islam (PAI) sering kali terjebak dalam pendekatan kognitif-tekstual yang monoton, sehingga tercipta kesenjangan antara pemahaman keagamaan dan perilaku nyata di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dan efektivitas model pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Qur’ani melalui metode Experiential Learning sebagai upaya transformasi karakter siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis di sebuah institusi pendidikan di Kota Palopo. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi yang kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model ini mengintegrasikan nilai-nilai utama Al-Qur'an seperti Shiddiq, Amanah, Fathonah, Tabligh, Ta’awun, serta Sabar dan Syukur ke dalam empat siklus pembelajaran berbasis pengalaman. Proses internalisasi nilai dimulai dari Concrete Experience sebagai stimulan akhlak, diikuti Reflective Observation melalui mekanisme muhasabah, Abstract Conceptualization sebagai kristalisasi ibrah berbasis wahyu, dan diakhiri dengan Active Experimentation dalam bentuk amal shalih yang nyata. Temuan penelitian mengindikasikan praktis singkat bagi guru PAI bahwa keterlibatan emosional dan praktik langsung meningkatkan retensi perubahan perilaku secara signifikan dibandingkan metode konvensional. Model ini berhasil menciptakan "jembatan emosional" yang mengubah nilai-nilai teologis menjadi karakter yang istiqomah, menjadikan PAI lebih humanis, aplikatif, dan relevan dalam menjawab tantangan zaman.
Etika Islam Dalam Pemikiran Ibnu Miskawaih dan Relevansinya Pada Pembentukan Karakter Murid dan Guru Syaukani Ismar; Ringgo Putri Lestari
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol5.Iss1.2500

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secera komprehensif konsep etika Islam dalam pemikiran Ibnu Miskawaih sebagaimana tertulis dalam kitab Tahdzib al- Akhlak wa Tathir al-A’raq, serta menganalisis relevansinya terhadap pembentukan karakter murid dan guru dalam konteks pendidikan kontemporer.  latar belakang penelitian ini didorong oleh meningkatnya degradasi moral, maraknya kekerasan, nirempati, serta disoreantasi peran guru dan murid dalam dunia pendidikan Indonesia, sehingga dibutuhkan rumusan etika dengan berbasis pada nilai-nilai Islam. metode penelitian menggunakan penelitian kepustakaan (library research). Data dianalisis menggunkan metode deskriptif-analisis melalui proses interpretasi dan klasifikasi gagasan utama etika Ibnu Miskawaih. Temuan penelitian menunjukkan bahwa etika Ibnu Miskawaih dibangun atas konsep penyucian jiwa, pengendalian hawa nafsu, pembiasaaan moral berkesinambungan, serta prinsip jalan tengah sebagi fondasi kebajikan. Pemikiran ini memiliki relevansi bagi pendidikan karakter guru yang dituntut membangun integritas moral melalui keteladanan dan keseimbangan jiwa sedangkan murid dilatih untuk mengembangkan akal, menahan dorongan negatif dan membiasakan perilaku baik. Penelitian ini menegaskan bahwa etika Ibnu Miskawah dapat menjadi rujukan filosofis bagi penguatan pendidikan karakter yang lebih humanis, rasional dan religius.
Penerapan Teori Behaviorisme Dalam Pembelajaran Kewarganegaraan Ahmad Faqih; Syayid Al Manar
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol5.Iss1.2582

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi penerapan teori behaviorisme dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) pada mahasiswa. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan metode survei dan kuesioner. Subjek penelitian terdiri atas 50 mahasiswa semester III yang telah mengikuti mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang disusun berdasarkan indikator stimulus, respons, dan reinforcement. Data dianalisis menggunakan teknik persentase untuk melihat kecenderungan penerapan teori behaviorisme dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teori behaviorisme dalam pembelajaran PKn berada pada kategori sangat baik dengan persentase sebesar 82,08%. Secara rinci, indikator stimulus memperoleh persentase sebesar 81,3%, indikator respons mahasiswa sebesar 83,0%, dan indikator reinforcement sebesar 82,5%. Temuan ini menunjukkan bahwa stimulus pembelajaran yang dirancang secara terstruktur mampu memunculkan respons belajar yang positif, dan diperkuat melalui mekanisme penguatan berupa nilai, pujian, serta umpan balik, sehingga membentuk perilaku belajar dan sikap kewarganegaraan mahasiswa secara berkelanjutan. Implikasi penerapan teori behaviorisme tampak pada perubahan pola pikir mahasiswa terhadap nasionalisme, menguatnya orientasi kolektif, serta meningkatnya kepedulian terhadap pelestarian identitas bangsa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa teori behaviorisme masih relevan dan efektif digunakan dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, khususnya sebagai pendekatan awal dalam membentuk sikap, karakter, dan perilaku kewarganegaraan mahasiswa secara sistematis dan terukur.